www.okenews.net: NTB
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2022

Sukseskan MTQ, Camat dan Kades Diajak Berkontribusi

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy

Okenews.net
- Guna mesukseskan pelaksanaan MTQ XXIX tingkat provinsi NTB yang akan digelar di Lombok Timur mulai 29 Juni mendatang, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menggelar pertemuan semua kepala desa dan camat.

Rapat yang berlangsung secara virtual, Senin (13/06/2022) itu, bupati berharap agar turut berkontribusi menjaga kondusifitas wilayah masing-masing, terutama yang menjadi lokasi.

Bupati menegaskan, semua harus menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik bagi kafilah, tidak saja kafilah Lombok Timur tetapi juga kafilah asal kabupaten/kota lain.

Kepada camat dan Kepala Desa yang warganya menjadi peserta, Sukiman memerintahkan agar memberikan dukungan dan perhatian optimal. 

Para kepala desa diharapkan agar dapat memberikan yang terbaik untuk wilayahnya dan juga untuk Lombok Timur.

Selain meminta dukungan untuk suksesnya MTQ, Sukiman menyampaikan apresiasi terhadap desa-desa yang berhasil meriah prestasi. 

Apalagi desa yang merupakan desa pemekaran. Ia berharap seluruh desa dapat menunjukkan keunggulan masing-masing. Tidak hanya di aspek tertentu melainkan di semua aspek.

Bupati juga menekankan kembali pentingnya para kepala Desa dan Camat serta aparat lainnya untuk meningkatkan kepekaan sosial dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Diharpakan tidak ada lagi masyarakat yang menanggung kesulitan sendiri, terlebih yang mengalami sakit, atau kemalangan lainnya.

Senin, 29 November 2021

Poltekpar Lombok Lakukan Pelatihan di Lima Desa Wisata NTB

Okenews.net - Poltekpar Lombok hadir di beberapa desa wisata dalam rangka implementasi tridharma perguruan tinggi sebagai tugas utama lembaga pendidikan. Beberapa pelatihan yang diberikan dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia khususnya sektor pariwisata.


"Di antaranya pelatihan merancang paket wisata, pengolahan makanan dan minuman berbahan lokal, penyiapan kamar tamu dan pelatihan pemahaman masyarakat terhadap pariwisata halal dan berkelanjutan," jelas Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par, Senin (29/11/2021)


Kata Herry, pelatihan yang diberikan tidak hanya pelatihan yang sifatnya sekali tetapi pelatihan yang akan dipantau dan dievaluasi sejauh mana pelatihan yang telah diberikan dapat diimplementasikan oleh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak Oktober sampai dengan November 2021 di lima desa wisata di NTB. 


Hal ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata NTB dengan Poltekpar Lombok.  Adapun desa wisata yang dimaksud adalah Desa Wisata Tete Batu, Desa Wisata Senaru, desa Wisata Sesaot, desa Wisata Bonjeruk serta Desa Wisata Batu Dulang Sumbawa.


Pola pengabdian yang dilakukan  pada tahun ini adalah dengan melibatkan empat  program studi yaitu Program Studi Pengaturan Perjalanan, Program Studi Tata Hidang, Program Studi Seni Kuliner dan Program Studi Divisi Kamar. 


Masing-masing program studi mengirimkan dosen dan instruktur sebagai narasumber dan praktek secara langsung untuk meningkatkan skill dan pengetahuan para pengelola desa wisata.


"Bahwa Poltekpar Lombok akan terus mendukung Pemerintah Provinsi NTB dalam upaya mengembangkan kapasitas SDM," kata Herry. Tidak hanya pada pengelola desa wisata, namun pada kesempatan yang lain juga Poltekapar Lombok mendukung perhelatan WSBK dan MotoGP.


Bentuknya dengan telah memberikan pelatihan hospitality kepada 160 orang pengelola Sarana Hunian Pariwisata di kawasan Mandalika serta pemberian pelatihan pengembangan SDM bagi para driver yang merupakan bentuk dukungan kepada Dinas Perhubungan NTB.


"Kami siap berkomitmen mendukung pengembangan SDM di NTB. Kemudian terus mewujudkan dan meningkatkan kolaborasi antara Poltekpar Lombok dengan pihak-pihak terkait," kata Herry.


Sementara itu, Kadispar Provinsi NTB Yusron Hadi di Desa Wisata Bonjeruk mengatakan, kolaborasi antar stakeholder dalam pengembangan desa wisata sangat penting. "Dan Dispar NTB saat ini juga memberikan perhatian khusus bagi desa wisata," kata Yusron.


Pada kesempatan yang sama Kepala Disbudpar Loteng H Lendek Jayadi mengatakan, kebijakan pariwisata Loteng yaitu, bagaimana mengembangkan desa wisata sehingga menjadi pilihan berwisata bagi wisatawan. "Ini sebagai salah satu destinasi pilihan setelah Mandalika dengan sirkuitnya," kata Lendek.

Senin, 02 Agustus 2021

Lagi, PT Gerbang NTB Emas dan DNA Kirim Ratusan Ton Jagung Rendah Aflatoksin

Okenews - Setelah berhasil mengirimkan 100 ton jagung rendah aflatoksin pada tahap pertama bulan Mei lalu. Hari ini (Senin, 02/08/2021) Kemitraan PT Gerbang NTB Emas (GNE) dan DNA kembali  mengirim tahap kedua sebanyak 120 ton dengan tujuan PT Miwon Indonesia sehingga total yang sudah dikirim 220 ton. 




Dean Novel, selaku pengusaha PT DNA mengaku percaya terhadap kualitas jagung rendah aflatoksin NTB yang di kirim ke PT Miwon Indonesia. "Kualitas jagung rendah aflatoksin kita bersaing, makanya kita kirim dengan jumlah lebih banyak," terangnya.


Kedepan bersama PT GNE akan adakan pengembangan jagung rendah aflatoksin dengan budidaya sendiri di lahan pertanian yang dikelola dengan pola mekanisasi dan modern.


Produk jagung dengan spesifikasi khusus merupakan sektor yang menarik untuk dikembangkan di NTB. Dan PT GNE terus berupaya maksimal termasuk pada sektor lainnya. 


Klik: PT Gerbang NTB Emas


Ia menywbutkan, sektor pertanian seperti padi kita sudah bangun ekosistem bisnisnya, termasuk jagung kita mulai melalui kerjasama dengan PT DNA. 


"Kedepan masuk pada sektor perkebunan seperti tembakau. Kita berharap seluruh hasil sumberdaya kita di NTB bisa dikelola maksimal oleh BUMD," ungkap Syamsul Hadi selaku Direktur Utama PT GNE.


Samsul Hadi berjanji akan terus membuka ruang selebar-lebarnya bagi para pengusaha yang ingin bekerja sama untuk membantu para petani jagung di NTB. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Muhammad Riadi menyampaikan apresiasi atas capaian PT GNE dan DNA dalam pengembangan dan pengiriman komoditas jagung rendah aflatoksin. Termasuk model pertanian modern yang diusung oleh PT DNA. 


"Jadi petani itu jangan jadi petani tradisional, kita harus lihat peluang pasar dulu, baru melakukan penanaman seperti pola yang dicontohkan PT DNA," pesannya.


Selain itu perwakilan Bank NTB Syariah Kasri Arrahman juga menyampaikan, kerjasama Bank NTB Syariah dengan PT GNE sudah berlangsung lama, termasuk kerja sama dalam pengadaan jagung bersama PT DNA. 


Kepala Sub Branch Manager Bank NTB syariah KCP Sueta tersebut mengungkapkan akan terus mensupport pengadaan jagung yang dilakukan oleh PT GNE dan DNA. 


Ia meneyebut, kerjasama dengan PT GNE dalam beberapa item. Salah satunya pada hasil pertanian. "Kami akan mensupport PT GNE tergantung dari berapa pesanan order dari PT Miwon," pungkasnya.

Selasa, 06 Juli 2021

Polda NTB Gulung Dua Terduga Bandar Narkoba

Okenews - Tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda NTB berhasil meringkus terduga bandar sabu yang sedang melakukan transaksi di kamar kos-kosan milik terduga M alias Wawan dan Wan alias Iis di jalan Leo IV Kelurahan Banjar Ampenan, Senin 5/7/2021 sekitar pukul 21.00 Wita.



Pelaku diamankan bersama barang bukti sabu-sabu dan sejumlah barang bukti lain saat polisi melakukan pemeriksaan dan pengeledahan yang disaksikan langsung oleh ketua RT setempat.


Diresnarkoba Polda NTB melalui Katim Iptu Hendry menyampaikan para pelaku diamankan saat sedang asyik transaksi barang haram tersebut. Hendry mengungkapkan para tersangka diamankan bersama barang bukti yang di duga Shabu dengan berat bruto 2,77 gram plus 1,06 gram bruto.


Selain itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bendel klip plastik, satu poket bekas sisa pemakaian, satu HP Samsung dan HP merk Vivo, sati tablet Samsung, dan uang Rp.555.000 serta barang bukti lainnya.


Penagkapan tersebut dipimpin langsung oleh Ketau Tim IPTU, Hendry Christianto. Saat ini kedua orang terduga pelaku bandar narkoba tersebut di Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jumat, 02 Juli 2021

Potensi Berlimpah, NTB Terbuka Terhadap Investor

Okenews - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah. Baik yang sudah dikelola, maupun yang belum dikelola.

Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah (foto dokumen)


Termasuk di sektor alam, pariwisata, pertanian, perkebunan, kelautan, ekonomi hingga sektor lainnya. "Kami welcome terhadap investor yang ingin datang berinvestasi di NTB," katanya.


Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi PT. Menara Langit Subada terkait pengembangan pariwisata dan tourisme di NTB, Jum'at (2/7/2021) di Aula Pendopo Wagub.


Namun, investasinya harus yang benar-benar serius. Jangan hanya datang membicarakan dan menawarkan konsep. Tapi ujung-ujungnya tidak terealisasi. "Hal seperti ini yang kita jaga," tegas Ummi Rohmi sapaan Wagub.


Sedangkan urusan semua proses perizinan dan administasinya sangat muda dan tidak berbelit-belit. Kemudahan ini demi mensejahterakan masyarakat dan keberpihakan terhadap daerah.


Ditambahkan Wagub, banyak sektor yang memiliki prospek bagus untuk investasi dan sangat menjajikan kedepannya.


Selain potensi alam seperti Geopark Rinjani, yang telah mendunia, yang dapat menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat dan sejarah.


Ada juga potensi industri, apalagi di pulau Sumbawa tepatnya di KSB sedang dibangun Smelter. Termasuk ada destinasi wisata super prioritas di Mandalika, sebagai lokasi MotoGP. "Itu semua sektor yang harua terus digarap dan dikelola," tandas Ummi Rohmi.


Semua investasi yang mendukung dan mensuport daerah dan masyarakat sangat dibutuhkan di NTB. "Kita tidak persulit investor asal baik untuk masyarakat," tutupnya.


Ditambahkan Kadis DPM-PTSP Provinsi NTB, H. Muhammad Ruum, proses izin bagi investor sangat mudah dan simpel. "Bisa datang langsung ke kantor atau melalui aplikasi,"terangnya.


Sementara itu, Co-Operating System PT. Menara Langit Subada, Hendra Nova selaku investor, menyambut baik keterbukaan Wagub menerimanya untuk beraudiens. Termasuk kemudahan untuk berinvestasi di NTB.


Pihaknya sangat tertarik untuk untuk mensuport kegiatan-kegiatan pariwisata dan tourism Geopark Rinjani. Apalagi sudah diakui oleh UNESCO. "Kami ingin bangun kerjasama yang saling menguntungkan,"kata Hendra.


Termasuk daerah peyangga tourism di Geopark Rinjani, dapat dihadirkan sport tourism. Seperti running, hiking, treking, surfing dan lainnya.


Termasuk menyambut ribuan masyarakat dunia yang akan hadir pada ajang MotoGP nanti. "Kami bisa tawarkan transportasi jet speed, mobil dan lain-lain," ungkapnya.


Ini dalam rangka mendukung dan menyambut even dunia ini. Tentu akan melibatkan masyarakat lokal.


Turut mendampingi Wagub, Kadis PMPTSP,GM Geopark Rinjani, Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Rabu, 30 Juni 2021

Wagub Minta Layanan E-Samsat Autodebet Harus Diperkuat

Okenews - Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta layanan E-Samsat Autodebet agar terus diperkuat eksekusi dan implementasinya dalam mewujudkan kesadaran ASN untuk taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) demi tercapaian pembangunan NTB yang gemilang.



"Karena saya sangat yakin kalau layanan ini dikawal betul eksekusi dan implementasinya maka pembangunan yang kita harapkan akan segera terwujud dengan baik," harap Ummi Rohmi saat melaunching pelaksanaan e-Samsat Autodebet ASN yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembayaran PKB ASN lingkup Prov NTB dengan PT Bank NTB Syariah di Gedung Graha Bakti Praja, Rabu (30/06/2021).


Layanan E-Samsat Autodebet merupakan terobosan yang dikembangkan oleh Bappenda NTB sebagai fasilitas pelayanan khusus yang diberikan kepada ASN yang bertujuan mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor lewat skema autodebet, ASN tak perlu lagi antri membayar di Samsat. Pembayaran PKB cukup dilakukan lewat pemotongan tunjangan bulanan ASN bersangkutan.


Oleh karenanya, Ummi Rohmi menegaskan, Layanan E-Samsat Autodebet harus  betul-betul bisa terimplementasi, mengevaluasi dan memonitoring dengan baik. Misalnya kalau kendaraan itu berpindah tangan seperti apa yang harus dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan sehingga ada sop-sop yang harus diikuti oleh seluruh pegawai di lingkup Pemprov NTB.


"Mudah-mudahan kabupaten kota dan lembaga vertikal di seluruh NTB untuk memanfaatkan layanan tersebut, sehingga secara keseluruhan layanan ini bisa terintegrasikan dengan baik," ujarnya. 

Wagub NTB Sebut Kehadiran Investor Beri Kemaslahatan Bagi Masyarakat

Okenews - Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menghadirkan investor untuk dapat menanamkan modal dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Hal ini, perlu sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani masalah investasi, baik dalam segi mencari dan mengakomodir kehadiran investor agar dapat berjalan lancar.

Hj Sitti Rohmi Djalilah
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat membuka Rapat Evaluasi Hasil Workshop Percepatan Penanganan Investasi di Sekaroh Tahun 2021 yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Rabu (30/06/2021).


“Tugas tanggung jawab kita adalah memperjuangkan agar investasi itu hadir dengan win - win solution dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB,” kata Ummi Rohmi.


Ummi Rohmi juga menegaskan kepada seluruh stakeholder agar mencari terobosan dalam merealisasikan jalannya investasi.


“Kita harus justru mencari terobosan agar semua dapat terealisasi, betapa sulita kita memancing para investor tetapi kita tidak bisa eksekusi karena suatu hal yang seharusnya bisa diselesikan jika kita mau bekerja keras,” pungkas Ummi Rohmi.


Berbagai permaslahan hadir ditengah – tengah jalannya investasi, seperti halnya masalah sertifikat yang belum dikeluarkan dan memperngaruhi sertifikat yang lainnya. 


“Seritifkat itu belum dikeluarkan karena ada peraturan PTUN, yang aman sebelumnya ada peraturan yang memenangkan itu, sehingga harus betul – betul kita lihat secara objektif  supaya ini bisa jalan,” jelas Ummi Rohmi. 

Sabtu, 26 Juni 2021

Program 99 Desa Wisata, Terobasan Zul-Rohmi Pulihkan Ekonomi

Okenews - Program Unggulan 99 Desa Wisata yang sejak awal digagas pemerintahan Zul - Rohmi terbukti menjadi jalan keluar pemulihan ekonomi pasca musibah gempa dan pandemi saat ini. 



"Terobosan yang dilakukan pemerintah provinsi oleh Gubernur Zulkiefli dan Wagub Umi Rohmi dengan program unggulan 99 Desa Wisata sangat terasa karena sekarang pemulihan ekonomi itu dilakukan dengan pemberdayaan potensi masyarakat sendiri," ujar Kadis Kominfotik NTB Najamudin Amy di Hotel Astoria, Jumat (25/06/2021).


Beberapa diantaranya sebut Najam adalah pemberdayaan UKM/ IKM dengan produk lokal di JPS Gemilang dan progres pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas dengan agenda event internasional. 


Sebagai daerah tujuan wisata dunia, pengembangan Desa Wisata untuk mendukung  kebangkitan pariwisata akan mendatangkan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat selain membangkitkan lagi industri pariwisata sebagai sektor andalan selain pertanian, kelautan dan lainnya. 


Bahkan, Sekretaris Dinas Pariwisata, L Hasbul Wadi menyebut Desa Wisata saat ini dihajatkan tidak lagi menjadi alternatif wisata. Di tahun ketiga ini, pengembangan Desa Wisata dengan konsep pentahelix harus dikelola bersama oleh kabupaten/ kota, stakeholder terkait, perguruan tinggi, komunitas lokal dan dunia usaha agar menghadirkan pariwisata berkualitas dari jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan. 


"Sampai tahun kedua ada 41 Desa Wisata yang sudah ada dan 16 di tahun ketiga ini yang disiapkan dengan tata kelola yang baik," ujar Wadi dalam acara talkshow Bincang Gemilang itu.


I Made Pari Wijaya, perwakilan ITDC, BUMN yang saat ini mengelola KEK Mandalika menambahkan, pengembangan kawasan Mandalika tidak hanya dilihat dari hasil akhirnya namun pengerjaan proyek bernilai triliunan itu menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar dan NTB. 


"Terkait Desa Wisata ada tambahan dua hal selain aksesibilitas, keramahan dan atraksi tapi juga promosi dan masyarakat agar benar benar siap menjadi tuan rumah dengan memberikan rasa aman bagi wisatawan," ucapnya. 


Sementara itu, General Manager Hotel Lombok Astoria, Saeno Kunto mengatakan, faktor keamanan dalam industri pariwisata sangat penting. Ia menyebut, Lombok Astoria dapat bertahan di masa pandemi tidak dengan melakukan PHK karena dapat mengurangi keamanan dan kenyamanan. 


Selain itu dalam mengemas produk, ia menekankan pada promosi by experience karena dengan pengalaman layanan yang baik, tamu akan mengulang kunjungannya.


"Pekerjaan rumah terbesar kita pelaku industri pariwisata adalah bagaimana menjadi tuan rumah yang baik dengan pengelolaan aksi dan aset yang benar", ucap Kunto.


Lombok Astoria Hotel salah satu hotel di NTB yang tingkat huniannya di masa pandemi diatas 50 persen dengan 165 kamar terisi.

Kamis, 24 Juni 2021

Kader Posyandu Curhat Sama Wagub NTB

Okenews - Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Keluarga di Kabupaten Lombok Utara menyampaikan curahan hatinya kepada Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd yang sedang kunjungan kerja lapangan untuk meninjau perkembangan  Posyandu Keluarga.

Hj Sitti Rohmi Djalilah (foto dokumen)


"Menjadi kader posyandu ini, memang pekerjaan yang harus mengedepankan hati dan keihlasan," ungkap Kalsum (35), salahsatu diantara 7 kader Posyandu Keluarga Senumpeng Dusun Amor-Amor Desa Gumantar Puskesmas Kayangan Kab Lombok Utara.


Mewakili rekan-rekannya, ibu 2 orang anak ini bercerita bahwa pilihannya menjadi kader posyandu adalah keinginan yang tulus. Diakui ibu yang telah menjadi kader posyandu sejak 2012 ini, dengan intensif Rp. 200.000,- dirasa cukup. Kalau mengharap intensif besar dari pemdes tidak mungkin. Maka ketulusanlah modalnya menjalani pekerjaan kemanusiaan ini.


"Kadang tidak kenal waktu, bahkan tengah malampun kita bekerja. Misalnya mengantar ibu yang melahirkan ke puskemas," ujarnya dengan nada semangat.


Bersama kader lain, ia tidak mengharap banyak kepada pemerintah. Cukup melengkapi sarana prasarana dan edukasi saja. "Kami mohon dibantu dan didukung meja, kursi dan tempat agar nyaman kami bekerja," ucapnya didepan Wagub Ummi Rohmi.


Termasuk pelatihan dan bimbimgan teknis untuk menjadi kader yang terampil dalam segala persoalan di desa. Sehingga bisa memberikan edukasi dan keyakinan yang pasti kepada masyarakat.


Lain halnya dengan Kades Posyandu Keluarga Ida Apriana (33) asal Posyandu Mentari Dusun Santong Barat Desa Santong, Kabupaten Lombok Utara, ia tidak berani mengeluh kepada kades, kendati insentifnya hanya Rp. 100.000,- perbulan.


Selama 4 tahun, Ida bekerja sepenuh hati. Karena menurutnya, amal perbuatan yang baik akan dibalas ditempat lain. Kalau sarana di posyandunya lumayan memadai. Pelayanan juga maksimal terus bersama kader lain. "Kami hanya terima intensif 100.000 per bulan, harapannya seperti ketentuan, 150.000 lah perbulan," ujarnya.


Menjawab isi hati kader Posyandu Keluarga, Ummi Rohmi tegas mengatakan, sinergi dan kolaborasi sangat dibutuhkan untuk membantu para kader. Ia menjelaskan selama ini untuk sarana prasarana itu tugasnya Pemerintah Desa dan Kabupaten. Sedangkan bimtek dan peningkatan SDM serta regulasi Pemrov yang mengawalnya.


Wagub Ummi Rohmi menegaskan agar kader yang telah diberikan pelatihan dan sertifikat jangan sembarangan diganti. Pemerintah desa juga harus memperhatikan insentif para kader. 


Sesuai aturan yang telah dikeluarkan Gubernur NTB, paling minimal insentif kader Rp. 150.000/ bulan. "Ingat bapak Kepala desa, jangan seenaknya gonta ganti kader, karena melatih mereka butuh biaya. Dan jangan intensifnya dibawah 150.000," dingatkan Wagub didepan Kades.


Diakhir kunjungannya, mantan ketua DPRD Lotim ini mengingatkan kader walaupun ini pekerjaan yang butuh keihlasan, berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. "Jangan lupa pak kades, perhatikan para kader posyadu keluarga," tutupnya. 

Polda NTB Ungkap 374 Kasus Premanisme

Okenews - Kasus premanisme sedang menjadi atensi pihak Polri setelah diterbitkannya perintah Kapolri beberapa waktu lalu. Semua jajaran terus melakukan pemberantasan di sejumlah wilayah, tak terkecuali di wilayah Hukum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB)



Selama 13 Hari dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Polda NTB bersama Polres jajarannya berhasil ungkap 374 kasus dan mengamankan 455 pelaku.


Berikut data kasus premanisme yang berhasil di ungkap Polda NTB bersama jajarannya mulai 11 hingga 23 Juni 2021, Dit Reskrimum berhasil ungkap 9 kasus dan mengamankan 31 orang sebagai pelaku premanisme di NTB.


Polresta Mataram 178 kasus dengan 179 pelaku, Polres Lobar 62 kasus 65 pelaku, Polres Lotara 6 kasus 15 pelaku, Polres Loteng 26 kasus 26 pelaku, Polres Lombok Timur (Lotim) 57 kasus 75 pelaku, Polres KSB 5 kasus 18 pelaku, Polres Sumbawa 5 kasus 17 pelaku, Polres Dompu 3 kasus 3 pelaku, Polres Bima Kota 21 kasus dengan 21 pelaku, terakhir Polres Kabupaten Bima berhasil ungkap 2 kasus dan mengamankan 5 pelaku.


Pelaku yang dimaksud adalah, Juru Parkir 433 orang, pungutan lahan pantai 2 orang, pungutan pertokoan 2 orang, pungutan angkutan umum 1 orang, Debt Colektor 7 orang terakhir calo tiket penyebrangan sebnyak 10 orang, total keseluruhannya menjadi 455 orang.


Preman yang diamanakan selanjutnya akan diberi pembinaan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan dinas sosial sebagai tidak lanjut kedepannya. Adapun pemberantasan aksi premanisme di NTB akan terus berlanjut sampai batas waktu yang tidak ditentukan.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.S.I pada acara Konferensi Pers, Kamis (24/6/2021) mengatakan, permasalahan ini tidak bisa diselesaikan oleh pihak kepolisian saja namun juga seluruh Stakeholder yang ada diharapkan proaktif dalam menanggulangi hal tersebut.


"Ini kan termasuk penyakit masyarakat juga, untuk itu seluruh stakeholder yang ada seperti Dinas Sosial, Pol PP harus secara komprehensif menangani masalah ini," jelasnya.


Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata, S.I.K menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan KRYD, dan untuk sementara waktu pihaknya akan membatasi kegiatan setiap 30 hari, baik penindakan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) atau juga premanisme. 


"Setiap akhir bulan kita akan rilis hasil kegiatan KRYD ini baik itu Premanisme termasuk kasus 3C," ungkapanya. Terkait premanisme Hari mengatakan, pelaku premanisme yang ditindak adalah, Juru Parkir, Debt Colektor, penjual tiket yang tidak mempunyai izin atau ilegal. 


Terhadap pelaku premanisme yang terjaring, pihaknya mengingatkan agar tidak melakukan perbuatan serupa lagi agar tidak berurusan lagi dengan pihak Kepolisian.

Hebat...! 189 Siswa MAN 1 Lotim Lulus Seleksi PTN 2021

Okenews - MAN 1 Lombok Timur Provinsi NTB terus berikhtiar wujudkan madrasah hebat bermartabat yang menjadi visi Kementerian Agama. Salah satunya dengan menunjukkan prestasi dan output siswa yang sukses lulus di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan ragam jurusan yang dikenal hebat dan kompetitif. 



Waka Kurikulum MAN 1 Lotim Mahpuz mengatakan, pada pelaksanaan seleksi masuk PTN tahun 2021, siswa MAN 1 Lotim yang dinyatakan lulus sejumlah 189 siswa dari 337 siswa kelas XII MAN 1 Lotim dengan rincian kelulusan 25 siswa lulus jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau populer dengan sebutan Jalur Prestasi/Raport).


"Selain itu, 58 siswa lulus melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau jalur tes bersama, 76 siswa lulus Seleksi Prestasi Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan 30 siswa lulus jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN)," paparnya, Kamis (24/06/2021). 


Menurut Mahpuz, dalam proses seleksi masuk PTN ini ada beberapa hal yang istimewa disamping besarnya angka kelulusan siswa yang diterima di PTN yang mencapai hampir 60% tapi siswa atas nama Windi Satria Ananda sukses meraih nilai 1000 (Nilai Sempurna) pada UTBK jurusan ekonomi Unram.


Kemudian 3 siswa yang sukses lulus di jurusan kedokteran yakni 1 orang di Kedokteran Unram melalui jalur prestasi, 1 orang lulus di Kedokteran Universitas Udayana Bali, 1 orang yang lulus UTBK di Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, 2 orang di UIN Jakarta, 1 orang lulus Psikologi di UI dan 1 orang lulus di UGM dan seterusnya. 


Capaian prestasi ini buah dari kerja sama semua komponen madrasah termasuk efek positif dari giatnya pihak madrasah dalam pengembangan minat bakat siswa dan semangat mengikuti lomba. "Alhamdulillah prestasi demi prestasi terus kita raih," ungkap Mahpuz yang diiyakan M Nurul Wathoni selaku Kepala MAN 1 Lotim.

Wujudkan NTB Bebas Narkoba, Pemprov Masifkan "Desa Bersinar"

Okenews - Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah mengatakan, program BNN yakni Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dapat dimasifkan penyebarannya di seluruh kabupaten/kota, demi mewujudkan NTB Gemilang yang bebas dari narkoba.



“Desa Bersinar harus disebar di seluruh kabiupaten/kota, hal ini dapat mengurangi penyebaran narkoba,” kata Zulkiefli saat menerima audeinsi Kepala BNN NTB yang baru, Kombes Pol. Gagas Nugraha yang berlangsung di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (24/06/2021).


Zul mengapresiasi BNN atas kerja kerasnya memberantas hal-hal yang merusak generasi muda sedini mungkin, sehingga peredaran narkoba dapat ditekan kontribusinya bagi seluruh negeri. “Semoga daerah kita menjadi bersih, terdepan, bersinar dan bebas dari narkoba,” tutup Zul.


Kepala BNN NTB, Kombes. Pol. Gagas Nugraha menjelaskan, Desa Bersinar adalah program pusat yang diteruskan oleh BNNP di seluruh Indonesia. 


Gagas panggilan akrab Kepala BNNP NTB ini akan terus memprioritaskan "Desa Bersinar" dan menjalankannya di seluruh kabupaten/kota se NTB. 


“Kita akan fokus juga dengan "Desa Bersinar" dan  program pemerintah daerah akan kita satukan dan kita akan berkoordinasi dengan beberapa stakeholder serta komponen masyarakat lainnya dalam memberantas narkoba,” jelasnya.

Selasa, 22 Juni 2021

Hari ini Museum NTB Gelar Pameran di Gedung Birrul Walidain

Okenews - Museum NTB menggelar pameran keliling. Kali ini berpusat di Gedung Birulwalidain Pancor. Pameran ini akan berlangsung selama 3 hari. Mulai hari ini (22-24 Juni 2021). 



"Pameran ini merupakan agenda rutin kami, bahwa setiap tahun kami minimal dua kali mengadakan pameran. Satu kali di Pulau Lombok satu kali di Pulau Sumbawa," papar Kepala Museum NTB Bunyamin, Selasa (22/06/2021).


Tujuan dari pameran ini untuk mendekatkan museum kepada masyarakat terutama untuk menyebarluaskan informasi atau memberi upaya agar masyarakat bisa mengetahui tentang museum.


"Karena terus terang saja selama ini citra museum di masyarakat terutama yang belum pernah ke museum agak kurang bagus tempatnya menyeramkan kemudian tidak nyaman dan sebagainya," ulasnya. 


Ia menegaskan, citra museum NTB ini harus dibagun dengan baik agar masyarakat lebih mengenal dan memahami sejarah peninggalan masyarakat pada tempo dulu.


"Kami ingin merubah citra tersebut dengan cara salah satunya melakukan pameran ini dan juga untuk meningkatkan pendekatan pada masyarakat," ungkapnya. 


Adapun tema pameran kali ini adalah sejarah dan purbakala Nusa Tenggara Barat, karena hasil survei ke beberapa daerah ternyata sejarah ini merupakan informasi yang ditunggu oleh masyarakat.


"Terus terang saja untuk sejarah lokal Nusa Tenggara Barat banyak masyarakat kita yang belum mengetahui nah Kami mencoba setiap pameran keliling," ulasnya.


Dalam pameran ini Museum NTB menampilkan koleksi sejarah dan purbakala agar masyarakat merasa bangga dengan bukti-bukti sejarah yang dimiliki. Kemudian pamer ini nanti akan ada ruang pameran dibagi menjadi subtema.


"Karena sejarah ini periodisasinya mulai zaman prasejarah kemudian masa hindu, masa Islam sampai ke masa kolonial," papanya.


Pantaun wartawan, sejak dibuka tadi pagi oleh Wakil Gubernur NTB, tampak pengunjung mulai ramai-ramai mengunjungi lokasi gedung yang dibangun Pahlawan Nasional TGKH M. Zainuddin Abdul Majid itu.

Ummi Rohmi Tinjau Sistem Layanan Tiket Non Tunai di Pelabuhan

Okenews - Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan sistem layanan tiket non tunai merupakan salah satu cara untuk menghindari kontak fisik dalam pembayaran dan transaksi tiket di era pandemi Covid-19 memudahkan masyarakat dalam perjalanan.



"Pembayaran tiket dengan kartu elektronik ini, upaya kita agar tidak ada kontak  demi memutus matarantai Covid-19," kata Ummi Rohmi sapaan Wagub saat kunjungan kerjanya, Selasa (22/06/2022) di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur. 


Saat memasuki area pelabuhan, Ummi Rohmi mencoba menggunakan kartu elektronik, dan langsung menuju kapal Ferry, untuk memastikan penerapan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) di layanan angkutan laut.


Ia juga berpesan agar pemilik kapal penumpang laut tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan kapal.


Disebutkan, Dermaga dan Kapal Fery ini pintu gerbang dan transportasi memasuki 2 pulau di NTB. Sehingga, penataan dermaga sebagai pintu masuk juga harus seindah dan senyaman mungkin dilihat dari semua sisi pelabuhan se NTB.


Sementara itu, Kadis Perhubungan Provinsi NTB Lalu Moh. Faozal menambahkan pembayaran sistem ini juga memberikan rasa aman dengan standar pengisian data diri yang lengkap untuk jaminanan asuransi diri. "Pembayaran jadi mudah dan praktis serta terhindar dari uang palsu," jelas Kadis. 


Selain itu, dengan sistem ini juga menghindari antrian dan kemacetan saat  kendaraan dan penumpang memasuki pelabuhan. 


Selain itu, menyinggung penerapan CHSE di layanan angkutan laut, ia menegaskan bila tidak ada mengantongi sertifikat CHSE akan diberikan peringatan.


"Bila masih bandel, kita kandangi kapal Ferrynya," tegasnya seraya menambahkan, secara setahap demi setahap pelabuhan terus dibenahi dan ditata agar lebih baik lagi. 

Jumat, 18 Juni 2021

Kapolda NTB Ajak Pemuda Bersinergi Bangun Daerah

Okenews - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Timur, Taufik Hidayat memberi apresiasi atas Kinerja Kapolda NTB yang saat ini dijabat oleh Irjen Pol. H. Mohammad Iqbal, S. IK. MH. 



Ia mengatakan, jika Kapolda saat ini adalah Kapolda pertama yang bertandang ke Lombok Timur dan bersedia dialog serta silaturrahmi dengan pemuda Lombok Timur. "Baru kali ini kita didatangi oleh Kapolda NTB selama kepengurusan KNPI Lombok Timur," katanya. 


Ia juga menyampaikan, kehadiran pemuda di acara silaturahim tersebut bagian dari penyatuan persepsi untuk membangun daerah, sebab sedikit tidak para pemuda mampu merubah warna kebijakan yang ada di Lombok Timur. 


Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas keguyuban dan rukunnya pemuda Lombok Timur, hal itu tentu tidak lepas dari niatan dan hajatan untuk bersama-sama menjadikan Lombok Timur ini menjadi baik dan bagus. 


"Terima kasih kepada adik-adik pemuda yang hadir pada sore ini, kelihatan sekali hari ini bisa tertawa bersama, guyub, rukun sebagai pemuda, dan itu sangat baik, the best pokoknya, sebab Lombok Timur ini banyak the best-nya," katanya. 


Ia berharap, semua pihak harus mengambil peran untuk memerangi narkoba, sebab narkoba sangat merusak generasi bangsa. 


"Apa yang terjadi mengenai peredaran narkoba yang begitu pesat. Itu tugas kita bersama, bersama aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kita harus bersatu padu, memerangi narkoba," ungkapnya dalam sesi tanya jawab.


Jenderal bintang dua asal Palembang itu menerangkan, upaya Polda dan jajaran dalam mengelola kamtibmas adalah dengan pre emptive dan preventif. Melalui banyak silaturrahmi dan komunikasi. Adapun pemidanaan adalah upaya terakhir. 


Selain Kapolda dan aktifis pemuda Timbok Timur, acara itu dihadiri juga Sekda Lombok Timur, Kadis Sosial Provinsi NTB, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemprov NTB, Kapolres Lombok Timur dan Dir Binmas Polda NTB.

Rabu, 16 Juni 2021

Ummi Rohmi: Pemprov NTB akan Bangun Pabrik Pengolah Sampah

Okenews - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membangun pabrik pengelolah sampah menjadi bahan bakar solar ramah lingkungan dengan sistem Pirolisi dan Pabrik Bata Ecobrik di Kabupaten Lombok Barat. 



Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil  Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah M.Pd saat mengunjungi Bank Sampah Gelisah (Gerakan Lingkungan Sampah Nihil) yang berlokasi di Kampung Banjar Ampenan, Rabu (16/06/2021). 


Menurutnya, untuk menjaga Kontiunitasnya sampah harus ada pabriknya. Sementara pabrik sampah dibangun, kunci utama dalam pengelolaan sampah adalah pilah sampah dari rumah, mulai dari sampah organik, sampah anorganik dan sampah bahan berbahaya dan beracun. 


Dengan demikian, maka dapat dipastikan pemanfaatan sampah menjadi sumberdaya dapat direalisasikan oleh masyarakat. “Kalau sampah sudah dipilah, baru kita bisa membuatnya bermanfaat. Kalau yang organik bisa dibuat menjadi pupuk organik, sisa yang lain dapat dibawa ke bank sampah untuk diolah kembali,” kata Ummi Rohmi.

 

Selain itu, pendiri Bank Sampah Gelisah, Lailatul Ulfa, mengungkapkan bahwa masyarkat Kampung Banjar sudah mulai bergerak melakukan pemilahan sampah. 


"Pemilihan sampah sudah dilakukan oleh masyarakat, masalah sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun bersama kita gotong royong dalam mengelola sampah untuk menjadi sumber daya," tutup Ulva. 


Ummi Rohmi juga melakukan peninjauan ke Rumah Ingez di Kelurahan Mataram Barat dan Bank Sampah Organik Andalan.

Selamat Idul Fitri 1443 H


Selamat Idul Fitri 1443 H

Pendidikan

Hukrim

Ekonomi