Presean, Antarkan Siswa MAN 1 Lotim Rebut Juara Nasional Fotografi - www.okenews.net

Rabu, 19 Januari 2022

Presean, Antarkan Siswa MAN 1 Lotim Rebut Juara Nasional Fotografi


Okenews.net
- Siswa MAN 1 Lombok Timur NTB meraih juara pada lomba fotografi yang diselenggarakan Universitas Tarumanegara Jakarta dengan judul yang diangkat adalah presean. 

"Event lomba fotografi tingkat SLTA se-Indonesia itu digelar pada awal Januari 2022 dan baru diumumkan 17 Januari 2022," ungkap Pembina Jurnalis MAN 1 Lotim Bohari Muslim, Rabu (19/01/2022). 

Peraih juara itu atas nama Rafif Mardianto siswa kelas XI IPA yang mewakili MAN 1 Lotim dalam lomba. Dan berhasil meraih juara 3 dengan hadiah berupa sertifikat dan uang pembinaan Rp 500 ribu, ditambah apresiasi dari pihak madrasah.  

"Judul karya fotografinya adalah presean. Suatu atraksi budaya masyarakat Sasak Lombok yang masih terpelihara sampai saat ini," terang Bohari. 

Presean ini merupakan adu tangkas berupa adu tanding satu lawan satu dengan menggunakan rotan sebagai senjata dan tameng dengan bentuk persegi dilapisi kulit kambing atau lainnya yang telah diatur ukurannya. 


Disebutkan, tradisi presean ini merupakan tradisi masyarakat untuk menyambut kedatangan musim hujan dan juga adu ilmu kedigjayaan atau kesaktian. Ada yang menggunakan mantra dan ada yang pakai bebadong (azimat). 

"Ada kepercayaan kalau sang petarung atau disebut pepadu, mengalami bocor atau luka di kepala dan mengeluarkan darah, maka pertanda musim hujan segera datang," tuturnya.

Tradisi masyarakat ini juga diiringi dengan musik tradisional yang menjadi penambah unsur seni yang menarik untuk dinikmati. Sehingga hari ini bergeser menjadi atraksi pariwisata. 

Kepala MAN 1 Lotim, M Nurul Wathoni menyampaikan bahwa torehan prestasi siswanya ini semakin menambah deretan prestasi diawal tahun 2022 ini.

Menurutnya, prestasi dan semangat luar biasa serta kemampuan siswa untuk berkompetisi dalam berbagai bidang ini terjadi karena bimbingan pembina serta pengawalan program secara baik oleh pihak madrasah. 

"Insya Alloh pihak madrasah selalu memberikan ruang bagi siswa untuk berkreasi mengasah  minat bakatnya tentu secara termbimbing agar tidak keluar dari rambu-rambu pendidikan," tutup Wathoni.


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments