www.okenews.net

Berita Utama

Politik

Sosial



 


Video

Sabtu, 30 Mei 2026

Lentera Lombok Nusantara Satukan Tokoh Daerah, Siapkan Program Tahunan untuk Masyarakat

Foto: Yayasan Lentera Lombok Nusantara


Okenews.net– Yayasan Lentera Lombok Nusantara menggelar kegiatan makan bersama yang dihadiri pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan di Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Sabtu (30/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan program kerja tahunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Komisi Informasi (KI) NTB, Ketua Peradin dan Posbakumadin, Kapolsek Sakra Barat, Camat Sakra Barat, Ketua GLF, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.



Sekretaris Yayasan Lentera Lombok Nusantara, Hairuman Syahroni, mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkuat kebersamaan, tetapi juga wadah konsolidasi untuk menyusun berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Malam ini kita berkumpul bukan sekadar makan bersama, tetapi menyatukan visi dan langkah. Ke depan, Yayasan Lentera Lombok Nusantara akan menghadirkan program-program tahunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.


Menurutnya, sinergi antara yayasan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sakra Barat dan Camat Sakra Barat mengapresiasi inisiatif Yayasan Lentera Lombok Nusantara yang terus aktif membangun kolaborasi sosial di tengah masyarakat. Mereka berharap kerja sama lintas sektor dapat semakin diperkuat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman, maju, dan berdaya saing.


Sementara itu, Ketua KI NTB, Sahnam, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan maupun kegiatan sosial yang dilaksanakan.


Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi santai dan doa bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja-kerja sosial dan pemberdayaan masyarakat di Lombok Timur.


Yayasan Lentera Lombok Nusantara sendiri merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.


Peringati HKN 2026, Sekda Lotim Ingatkan Bahaya Echo Chamber bagi Pemuda

Foto: Peringatan HKN 2026

Okenews.net- Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak dalam fenomena echo chamber di media sosial yang dapat mengancam persatuan dan mempersempit cara pandang terhadap keberagaman.

Pesan tersebut disampaikan Juaini saat menjadi narasumber dalam dialog Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 2026 bertema “Peran Strategis Pemuda dalam Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital” yang digelar Komunitas Literasi dan Diskursus Politik Narasi Politik di Kedai Teduh, Kembang Sari, Selong, Jumat (29/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Juaini menyoroti besarnya potensi bonus demografi Indonesia. Saat ini sekitar 60 persen penduduk berada pada usia produktif, sementara mayoritas pengguna internet berasal dari kalangan muda.

“Ini adalah peluang besar bagi bangsa Indonesia. Pemuda harus kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif,” ujarnya di hadapan mahasiswa, komunitas pemuda, dan masyarakat umum.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas diri. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak menghabiskan masa produktif hanya untuk kesenangan sesaat.

“Jangan waktu muda hanya digunakan untuk foya-foya. Masa muda harus dimanfaatkan untuk belajar, membangun kapasitas diri, dan berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.

Juaini juga menyoroti fenomena echo chamber, yakni kondisi ketika seseorang hanya menerima informasi yang sejalan dengan pandangannya sendiri. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memicu fanatisme sempit, polarisasi, hingga sikap intoleran.

“Indonesia adalah negara yang majemuk. Kita membutuhkan pemuda yang terbuka, toleran, dan mampu menjaga harmoni sosial di tengah perbedaan. Anak muda tidak boleh menutup diri. Mereka harus aktif berdialog dan memperluas wawasan agar tidak mudah terjebak pada sikap intoleran,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen persatuan, pelopor literasi digital, penggerak perubahan sosial, sekaligus benteng dalam menghadapi radikalisme dan disinformasi di ruang digital.

Tak hanya itu, Juaini juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam menentukan isu-isu prioritas pembangunan sangat penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Peran pemuda dalam agenda setting sangat penting. Anak muda harus berani terlibat dalam proses penyusunan kebijakan agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar tantangan menjaga persatuan bangsa, dampak media sosial, serta peran generasi muda dalam memperkuat demokrasi dan kebhinekaan.

Sementara itu, Direktur Narasi Politik, Ahmad, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran politik, literasi digital, serta semangat kebangsaan di kalangan generasi muda Lombok Timur.

“Melalui forum seperti ini, kami berharap lahir pemuda yang kritis, cerdas bermedia, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di tengah perkembangan era digital,” ujarnya.


Ancam Korban Pakai Parang, Pelaku Begal di Labuhan Lombok Ditangkap

Foto: Terduga Pelaku Begal

Okenews.net – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Lombok Timur bersama Unit Reskrim Polsek Pringgabaya berhasil menangkap seorang pelaku begal yang beraksi di kawasan Bukit Khayangan, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.

Pelaku berinisial LD (41), warga Dusun Sandubaya Barat, Desa Labuhan Lombok, ditangkap pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA di rumahnya tanpa perlawanan.


Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban.


"Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas serta lokasi pelaku. Saat diamankan di rumahnya, pelaku tidak melakukan perlawanan," ujar IPTU Arie Kusnandar.


Peristiwa begal tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Korban, Lalu Muhammad Syamsir (17), bersama rekannya Dinda Jaskia sedang menikmati pemandangan di Bukit Khayangan.


Tiba-tiba pelaku datang dan meminta telepon genggam milik korban beserta PIN perangkat tersebut. Saat korban berusaha melarikan diri, pelaku mengintimidasi dengan memperlihatkan sebilah parang yang terselip di pinggangnya.


Setelah berhasil menguasai situasi, pelaku membawa kabur dua unit telepon genggam milik korban dan rekannya menggunakan sepeda motor. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp3,5 juta dan melaporkannya ke Polsek Pringgabaya.


Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan satu unit telepon genggam merek Infinix Hot 30i milik korban serta sebilah parang yang diduga digunakan saat beraksi.


"Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Pringgabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan pengembangan kasus," tegas IPTU Arie Kusnandar.

Polisi Ringkus Dua Pelaku Begal HP di Sakra Barat, Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Foto: Terduga Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

Okenews.net-  Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Lombok Timur membuahkan hasil. Dua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang beraksi di depan Indomaret Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah laporan diterima polisi.


Kedua pelaku masing-masing berinisial RK (24), warga Desa Keruak, dan RRSP (22), warga Desa Dane Rasa, Kecamatan Keruak. Keduanya diamankan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Lombok Timur pada Jumat (29/5/2026).


Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan timnya sesaat setelah menerima laporan dari korban.


Kurang dari 1x24 jam setelah laporan diterima, identitas dan keberadaan para pelaku berhasil kami ketahui hingga akhirnya keduanya dapat diamankan,” ujar IPTU Arie Kusnandar.


Peristiwa begal tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 19.20 WITA. Saat itu, anak korban bersama rekannya baru pulang setelah membeli jamur enoki di wilayah Desa Sepit. Ketika melintas di depan Indomaret Desa Rensing, dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat Street mendekati korban dari arah belakang.


Tanpa diduga, salah seorang pelaku langsung merampas telepon genggam Redmi 13 warna krem yang berada di boks depan sepeda motor korban. Korban yang panik kemudian berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mengejar pelaku.


Dalam upaya melarikan diri, sepeda motor yang digunakan pelaku sempat tertinggal dan diamankan warga di wilayah Desa Rensing Bat. Sementara kedua pelaku berhasil kabur dari lokasi kejadian.


Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Sakra Barat.

Berbekal laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Lombok Timur langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku. Petugas kemudian bergerak ke Kecamatan Keruak dan menangkap RK di rumahnya tanpa perlawanan.


Dari hasil interogasi, RK mengakui melakukan aksi tersebut bersama RRSP. Tim selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua di kediamannya, juga tanpa perlawanan.


Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam yang digunakan sebagai sarana melakukan aksi kejahatan.


Sementara barang bukti berupa telepon genggam milik korban belum ditemukan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ponsel tersebut diduga terjatuh saat para pelaku melarikan diri setelah beraksi.


Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Sakra Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut serta pengembangan kasus.

Kamis, 28 Mei 2026

Halal Bihalal Idul Adha, Kekompakan Pimpinan Lotim Tuai Apresiasi

Foto: Halal Bihalal Idul Adha

Okenews.net- Momentum halal bihalal Idul Adha di Kabupaten Lombok Timur berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Kebersamaan yang terlihat antara unsur pimpinan daerah dinilai menjadi simbol harmoninya kepemimpinan dalam membangun daerah.

Dalam suasana sederhana namun penuh makna itu, Bupati Lombok Timur tampak menyambut Wakil Bupati dengan penuh keakraban dan rasa hormat. Sikap tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Lombok Timur, Saparwadi.

Menurutnya, momen itu menunjukkan kedewasaan dan keteladanan seorang pemimpin dalam menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan pemerintahan.

“Hal seperti ini penting dilihat masyarakat. Kehangatan dan kebersamaan pimpinan daerah menunjukkan bahwa pemerintahan dibangun dengan rasa saling menghargai. Itu menjadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Saparwadi.

Ia juga menilai kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) dalam momentum tersebut mencerminkan profesionalisme birokrasi yang matang. Sikap Sekda dinilai menunjukkan kesiapan dalam menjaga stabilitas dan mendukung jalannya roda pemerintahan secara maksimal.

“Sekda menunjukkan sikap profesional dan memahami posisinya sebagai penguat jalannya pemerintahan serta pelayan administrasi daerah. Kehadiran seperti itu penting untuk menjaga keharmonisan antara kepemimpinan politik dan birokrasi,” tambahnya.

Saparwadi menegaskan, halal bihalal Idul Adha bukan hanya sekadar seremoni silaturahmi, melainkan simbol persatuan dan kekompakan para pemimpin daerah dalam menjaga arah pembangunan Lombok Timur.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan contoh kepemimpinan yang tidak hanya kuat dalam kebijakan, tetapi juga mampu menghadirkan keteduhan, etika, dan rasa saling menghormati dalam setiap momentum publik.

“Ketika pemimpin menunjukkan ketulusan, saling menghormati, dan birokrasi berjalan profesional, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” tutupnya.

Selasa, 26 Mei 2026

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Okenews.net- Sengketa tanah bisa bermula karena hal yang tampak sepele, seperti tidak adanya batas tanah yang jelas. Keadaan itu bisa sewaktu-waktu berkembang menjadi perselisihan atau bahkan konflik antartetangga yang berujung pada proses hukum.

Untuk mencegah konflik dan menjaga keamanan tanah, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yaitu memasang patok tanda batas tanah. Nyatanya, langkah sederhana ini masih sering diabaikan oleh para pemilik tanah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam berbagai kesempatan juga mengingatkan pentingnya keberadaan tanda batas tanah. 

“Dengan pemasangan tanda batas, tanahnya tambah aman. Dengan memasang patok, tidak ada cekcok dan tidak ada tanahnya dicaplok oleh tetangganya maupun orang lain,” ujar Menteri Nusron saat acara Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) di Purworejo, Jawa Tengah.

Proses pemasangan patok harus disaksikan juga oleh pemilik tanah yang berbatasan langsung. Dengan begitu, semua pihak bisa melihat dan menyetujui langsung posisi patok dan potensi perselisihan soal batas tanah di kemudian hari dapat diminimalisir.

“Yang punya tanah diharapkan dapat memasang patok di tapal batas tanahnya masing-masing dengan terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik tanah di sampingnya supaya terjadi kesepakatan mengenai batas tanah tersebut,” kata Menteri Nusron.

Langkah sederhana ini lebih mudah dan murah dibanding harus menyelesaikan sengketa di pengadilan. Bukan hanya bisa rugi materiel, konflik batas tanah yang membesar juga bisa merusak hubungan sosial antartetangga.

Tanda batas tanah baiknya dipasang dengan tanda yang paten. Hindari penggunaan tanda alami, seperti pohon, batu, atau gundukan tanah karena tanda itu bisa berubah seiring waktu. Kementerian ATR/BPN memiliki kriteria tanda batas tanah yang bisa diikuti oleh masyarakat, yakni panjang minimal patok di 50 cm, dengan 40 cm tertanam di dalam tanah dan 10 cm sisanya terlihat di permukaan tanah.

“Boleh patoknya berupa kayu, beton, atau besi. Intinya, batas tanah masing-masing harus diberi tanda yang jelas,” tegas Menteri Nusron.

Di tengah meningkatnya nilai tanah dan semakin padatnya permukiman, kejelasan batas tanah menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Patok-patok di sudut tanah mungkin terlihat sederhana, tetapi keberadaannya dapat menjaga hak pemilik tanah sekaligus menjaga hubungan baik dengan tetangga sekitar. 

Tanahmu Belum Terpetakan? Manfaatkan Fitur Swaplotting di Aplikasi Sentuh Tanahku

Okenews.net- Dalam aplikasi Sentuh Tanahku terdapat satu fitur yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan _plotting_ bidang tanah secara mandiri melalui _smartphone_. _Plotting_ yang dimaksud dalam hal ini adalah proses penetapan bidang tanah ke dalam peta digital berdasarkan koordinat (GPS) yang akurat. Jadi, tak hanya dapat mengurus langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah), masyarakat yang bidang tanahnya belum terpetakan kini bisa lebih mudah menyampaikannya secara _online_.

“pemilik tanah bisa mengajukan titik lokasi lewat fitur Swaplotting di Sentuh Tanahku. Dari data yang masuk, nanti Kantah setempat akan verifikasi sesuai dengan catatan kita di Kementerian ATR/BPN, benar tidaknya tanah tersebut letaknya di situ. Kalau benar, nanti akan di-_plotting_ dalam peta digital oleh teman-teman di Kantah,” jelas Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian ATR/BPN, I Gede Ketut Ary Sucaya, Selasa (26/05/2026).

Menurutnya, fitur Swaplotting dihadirkan untuk membantu pemetaan bidang tanah yang belum terdata ke dalam sistem digital Kementerian ATR/BPN. Fitur ini diperlukan bagi para pemilik tanah yang belum memiliki sertipikat serta pemilik tanah dengan sertipikat analog. Kehadiran fitur ini membuka ruang partisipasi publik dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan secara lebih akurat dan partisipatif. 

“Tanah yang sudah diverifikasi nantinya akan semakin terintegrasi dengan data keseluruhan bidang. Tujuannya adalah menciptakan kepastian lokasi dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendaftaran tanah,” ujar I Gede Ketut Ary Sucaya.

Fitur Swaplotting dapat diakses melalui menu utama Sentuh Tanahku yang tersedia dalam perangkat dengan sistem operasi Android maupun iOS. Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna perlu memberikan izin akses lokasi agar sistem Kementerian ATR/BPN dapat mengidentifikasi posisi secara akurat.

Bagi pemilik sertipikat analog, saat menggunakan Swaplotting bisa memilih opsi “Bersertipikat”. Kemudian, lanjut melengkapi identitas pemegang hak serta informasi yang tercantum pada sertipikat, seperti nomor hak, luas tanah, dan letak bidang. Selanjutnya, pengguna diminta mengunggah foto dokumen sertipikat sebagai data pendukung untuk proses verifikasi oleh Kantah setempat.

Sementara bagi masyarakat yang bidang tanahnya belum bersertipikat, dapat memilih opsi “Belum Sertipikat”. Mereka kemudian perlu melengkapi identitas diri, lokasi bidang tanah, alas hak yang dimiliki, serta bukti pembayaran pajak sebagai dokumen pendukung.

Setelah seluruh data dan dokumen pendukung dikirim, sistem Sentuh Tanahku akan meneruskan informasi tersebut kepada Kantah setempat untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih lanjut sebelum data digunakan dalam proses pemutakhiran peta bidang tanah.

ITDC Buka Peluang Investor Baru untuk Hidupkan SWRO Mandalika

Lombok Tengah – SPAM Mandalika yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Lombok Tengah (Loteng) kini menjadi pemasok utama air bersih untuk kawasan The Mandalika. Sebelumnya, fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang dikelola investor asal Amerika berhenti beroperasi sejak tahun 2025 lalu.

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika saat ini pun membuka peluang kerja sama dengan investor lain untuk pengaktifan kembali fasilitas SWRO tersebut.

Keberadaan fasilitas SWRO tersebut penting untuk memastikan keandalan layanan air bersih di kawasan The Mandalika. Sebagai kawasan pariwisata dunia pasokan air bersihnya harus bagus. Maka dibutuhkan setidaknya dua sumber air bersih yang melayani kebutuhan air bersih di kawasan The Mandalika. Untuk memastikan pasokan air bersih di kawasan The Mandalika tetap terjaga.

“Pasokan air di kawasan The Mandalika harus bagus. Maka keberadaan SWRO ini penting. Jangan sampai mati” sebut Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka, dalam keterangan pers di kawasan Kuta Mandalika, Jumat (23/5).

Terhadap persoalan dengan investor Amerika tersebut, Troy mengatakan saat ini tengah dalam pembahasan bersama. Situasi pembahasan juga berlangsung positif. Baik ITDC maupun investor Amerika tersebut juga berkeinginan menyelesaikan persoalan tersebut secara baik.

“Terkait persoalan SWRO akan kita bereskan. Inikah lebih pada persoalan business to business (BtoB) dan kita upayakan ambil keputusan yang baik,” ujarnya.

Pihaknya akan merunut ulang persoalan yang terjadi terkait pengelolaan SWRO tersebut. Untuk menemukan simpul persoalan yang sebenanya terjadi. Semua masalah yang muncul akan dikaji kembali. Supaya dalam pengambilan keputusan akhir nantinya tidak salah. Artinya, harus menguntungkan semua pihak.

Dalam ini pihaknya ingin membuktikan kalau Indonesia ramah investasi. Jadi ketika ada persoalan investasi yang terjadi di kawasan The Mandalika khususnya, tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Semua harus merasa diuntungkan dengan keputusan akhir yang diambil nantinya. (*)

Kantor Pertanahan Lombok Utara Perkuat Pelayanan Transparan Lewat Proses Sertipikat Pengganti

Foto: Bpn Lombok Utara saat Pengambilan Sumpah Sartipikat Hilag

Okenews.net- Upaya memperkuat pelayanan pertanahan yang profesional dan transparan terus dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara. Salah satunya melalui pelaksanaan pengambilan sumpah sertipikat pengganti karena hilang yang digelar pada Senin (11/5/2025).


Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penerbitan kembali sertipikat tanah yang hilang, sekaligus memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai regulasi yang berlaku.


Adapun sertipikat yang diumumkan merupakan Hak Milik Nomor 2198 Desa Bentek atas nama I Ketut Purna Yasa dengan luas tanah 1.054 meter persegi yang berada di Dusun Selolos RT 003, Desa Selolos, Kecamatan Gangga.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara Shaleh Basyarah mengatakan pelayanan pertanahan harus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta akuntabilitas agar hak masyarakat tetap terlindungi.


“Kami ingin memastikan setiap layanan pertanahan berjalan profesional, terpercaya, dan memiliki kepastian hukum yang jelas bagi masyarakat,” katanya.


Menurutnya, penerbitan sertipikat pengganti tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga bentuk perlindungan negara terhadap hak kepemilikan tanah warga.


“Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas kami, karena itu seluruh proses dilakukan secara transparan dan berintegritas,” tutupnya.

BPN Lombok Utara Ambil Sumpah PPAT, Dorong Percepatan Pengurusan Hak Tanah

Foto: Pengambilan Sumpah Jabatan

Okenews.net- Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara kembali memperkuat pelayanan pertanahan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Senin (25/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara Muhammad Shaleh Basyarah, bersama jajaran pejabat pengawas, koordinator substansi, hingga pengurus IPPAT Kabupaten Lombok Utara.


Dalam pelantikan tersebut, I Made Andre Dwiki Arya Wiguna, resmi diambil sumpah dan dilantik sebagai PPAT wilayah kerja Kabupaten Lombok Utara.


Muhammad Shaleh Basyarah menyampaikan bahwa keberadaan PPAT memiliki peranan strategis dalam mendukung tertib administrasi pertanahan sekaligus mempercepat pengurusan hak atas tanah di daerah.


“PPAT menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan kepastian hukum pertanahan,” ujarnya.


Menurutnya, pelayanan yang cepat dan akurat menjadi kebutuhan masyarakat yang harus terus ditingkatkan.


“Kami berharap proses pengurusan hak atas tanah dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” katanya.


Ia juga mengingatkan agar PPAT yang baru dilantik mampu menjaga amanah dan bekerja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Jumat, 22 Mei 2026

Pramuka Jadi Sarana Pembinaan Karakter Anak Binaan LPKA Lombok Tengah

Foto: Kegiatan LPKA Kelas II Lombok Tengah

Okenews.net– Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah terus menghadirkan kegiatan positif bagi anak binaan. Salah satunya melalui kegiatan kepramukaan yang digelar bekerja sama dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lombok Tengah, Jumat (22/5).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias dengan pendampingan dari pembina Pramuka Haris Fadli dan Nila Yunita. Anak binaan diberikan berbagai materi kepramukaan yang berfokus pada peningkatan disiplin, kekompakan, kerja sama tim, hingga pembentukan karakter.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, mengatakan kegiatan Pramuka menjadi bagian penting dalam proses pembinaan anak binaan selama berada di lingkungan LPKA.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut anak binaan diajarkan untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta rasa percaya diri yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka menjadi media pembinaan yang efektif untuk menanamkan nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan kepada anak binaan,” ujar Hidayat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Lombok Tengah yang telah mendukung program pembinaan di LPKA melalui kegiatan kepramukaan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak binaan mampu mengembangkan potensi diri dan memiliki karakter yang lebih baik sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Didukung Mi6, Oke Wiredarme Dinilai Bawa Energi Baru bagi Demokrat NTB

Foto: Oke Wiredarme


Okenews.net- Dukungan terhadap munculnya figur muda dalam bursa Ketua DPD Partai Demokrat NTB terus bermunculan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Kali ini dukungan datang dari Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 yang menilai sosok Oke Wiredarme layak diperhitungkan dalam kontestasi perebutan kursi pimpinan Demokrat NTB.


Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwono mengatakan kemunculan Oke Wiredarme menjadi fenomena politik yang menarik dalam dinamika internal Demokrat NTB. Sebab, untuk pertama kalinya mulai muncul figur eksternal muda yang secara terbuka menyatakan ketertarikan memimpin partai berlambang mercy tersebut.


“Dalam banyak momentum Musda partai politik di daerah, figur yang muncul biasanya didominasi kader internal yang sudah lama berada dalam struktur. Tetapi kali ini berbeda. Kemunculan Oke Wiredarme menghadirkan warna baru sekaligus menunjukkan bahwa Demokrat masih memiliki daya tarik politik yang kuat,” ujar Didu, sapaan akrab Bambang Mei Finarwono, Jumat 22 Mei 2026


Menurutnya, munculnya figur eksternal dalam bursa Musda Demokrat tidak bisa dibaca hanya sebagai dinamika biasa. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Demokrat masih dipandang sebagai partai yang memiliki prospek politik jangka panjang di daerah maupun nasional.


Didu menilai, ketertarikan figur eksternal terhadap Demokrat tidak bisa dilepaskan dari faktor kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono yang dinilai berhasil membangun wajah baru partai dengan pendekatan lebih modern, terbuka, dan dekat dengan generasi muda.


“AHY hari ini bukan hanya Ketua Umum Demokrat, tetapi juga simbol regenerasi politik nasional. Itu sebabnya banyak figur muda mulai melihat Demokrat sebagai rumah politik yang relevan dengan perkembangan zaman,” kata mantan Direktur  WALHI NTB ini.


Menurut Mi6, di bawah kepemimpinan AHY, Demokrat perlahan keluar dari citra lama partai yang identik dengan elite politik senior dan mulai membangun identitas baru sebagai partai modern yang lebih inklusif terhadap generasi muda, kelompok profesional, dan kalangan intelektual.


“Efek psikologis politik dari kepemimpinan AHY itu terasa sampai ke daerah. Anak-anak muda mulai merasa bahwa partai politik adalah ruang yang memungkinkan bagi mereka untuk tumbuh dan berkontribusi,” ujarnya.


Demokrat Dinilai Membutuhkan Figur Ekspansif


Dalam analisisnya, Mi6 menilai tantangan partai politik saat ini tidak lagi sekadar mempertahankan basis suara tradisional. Partai politik, termasuk Demokrat, dinilai harus mulai memikirkan strategi ekspansi politik dengan menjangkau pemilih muda, pemilih rasional, dan kelompok masyarakat produktif.


Didu mengatakan, dalam konteks itu, kemunculan Oke Wiredarme menjadi relevan dengan kebutuhan politik Demokrat NTB ke depan. Oke dinilai mewakili figur muda dengan pendekatan progresif serta memiliki keberanian masuk dalam ruang politik yang selama ini cenderung didominasi elite lama.


“Kalau Demokrat ingin tumbuh lebih besar di NTB, maka partai ini harus mulai membuka ruang terhadap figur yang mampu berbicara dengan generasi baru pemilih. Politik sekarang berbeda. Pemilih muda lebih tertarik pada figur progresif, komunikatif, dan memiliki rekam jejaring sosial yang luas,” katanya.


Mi6 berpandangan, pemilih muda saat ini tidak lagi terlalu terikat pada politik patronase seperti masa lalu. Pemilih generasi baru lebih melihat kapasitas figur, kemampuan komunikasi publik, kedekatan dengan masyarakat, serta gagasan yang ditawarkan.


Karena itu, menurut Didu, partai politik membutuhkan figur yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memiliki kemampuan membangun resonansi di ruang publik.


“Partai politik hari ini membutuhkan figur yang mampu menghubungkan struktur partai dengan aspirasi generasi baru. Ini penting karena komposisi pemilih Indonesia sekarang didominasi anak muda,” ujarnya.


Oke Wiredarme Punya Pondasi Kuat


Selain faktor usia, Mi6 juga menyoroti latar belakang Oke Wiredarme sebagai pengusaha muda dan pimpinan organisasi advokat. Menurut Didu, kombinasi tersebut menjadi modal sosial dan politik yang cukup penting dalam membangun kepemimpinan partai modern.


“Pengalaman organisasi penting, tetapi hari ini partai politik juga membutuhkan kemampuan manajerial, kemampuan membangun jaringan, dan kemampuan membaca perubahan zaman. Saya melihat Oke memiliki modal itu,” katanya.


Mi6 menilai pengalaman sebagai pengusaha memberikan kemampuan membaca dinamika ekonomi masyarakat dan membangun jejaring lintas kelompok. Sementara pengalaman di organisasi advokat dinilai membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengelolaan organisasi.


“Politik modern membutuhkan figur yang adaptif. Bukan hanya piawai dalam konsolidasi internal, tetapi juga mampu membangun komunikasi publik yang baik,” ujar Didu.


Momentum Regenerasi Politik Demokrat NTB


Mi6 berpandangan, kemunculan figur eksternal seperti Oke Wiredarme juga harus dibaca sebagai bagian dari momentum regenerasi politik di tubuh Demokrat NTB. Dalam banyak kasus, stagnasi partai di daerah terjadi karena minimnya regenerasi dan kurangnya keberanian menghadirkan figur alternatif.


Menurut Didu, partai besar seharusnya tidak alergi terhadap munculnya figur baru. Justru keterbukaan terhadap tokoh eksternal menunjukkan kepercayaan diri partai dalam membangun kompetisi yang sehat.


“Dalam politik modern, kompetisi gagasan jauh lebih penting dibanding sekadar senioritas. Kehadiran figur baru harus dipandang sebagai energi baru bagi partai,” tegasnya.


Mi6 juga menilai pernyataan Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron yang meminta kader membuka ruang bagi tokoh eksternal merupakan sinyal kuat bahwa Demokrat sedang membangun kultur politik yang lebih inklusif.


Menurut Didu, langkah tersebut merupakan strategi realistis partai dalam menghadapi kompetisi politik yang semakin dinamis. Partai politik tidak bisa hanya mengandalkan pola kaderisasi tertutup apabila ingin berkembang lebih besar.


“Partai besar itu bukan partai yang takut terhadap tokoh baru. Justru partai besar adalah partai yang percaya diri membuka ruang kompetisi sehat,” katanya.


Mi6 menilai Demokrat NTB membutuhkan figur yang mampu menghadirkan energi baru di tengah publik. Sebab, tantangan politik ke depan akan semakin berat, terutama dalam menghadapi perubahan perilaku pemilih yang semakin kritis dan dinamis.


“Partai politik sekarang tidak cukup hanya mengandalkan loyalitas tradisional. Harus ada kemampuan membaca isu publik, membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, dan menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan rakyat,” ujar Didu.


Dalam analisisnya, Mi6 menyebut keberanian Oke Wiredarme menyatakan diri siap maju juga menunjukkan adanya optimisme politik dari kalangan muda terhadap masa depan Demokrat.


“Ini menarik. Ketika ada figur muda eksternal yang tertarik masuk dan bahkan siap bertarung di Musda, itu artinya Demokrat masih dianggap memiliki masa depan politik yang menjanjikan,” katanya.


Mi6 menilai, jika Demokrat NTB mampu mengelola momentum regenerasi dengan baik, maka partai tersebut berpotensi kembali menjadi salah satu kekuatan politik dominan di NTB dalam beberapa tahun ke depan.


Menurut Didu, regenerasi tidak cukup hanya soal pergantian figur, tetapi juga menyangkut perubahan cara berpikir partai dalam menghadapi tantangan politik masa depan.


“Regenerasi itu bukan hanya mengganti orang lama dengan orang baru. Tetapi bagaimana menghadirkan cara berpikir baru, energi baru, dan strategi baru untuk menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.


Meski demikian, Mi6 menilai dinamika Musda Demokrat NTB masih sangat cair. Sejumlah nama internal partai disebut tetap memiliki peluang kuat. Namun kemunculan Oke Wiredarme diyakini akan memberi warna berbeda dalam kontestasi tersebut.


“Paling tidak, publik mulai melihat adanya wacana baru tentang regenerasi kepemimpinan partai di NTB. Dan itu sesuatu yang positif bagi demokrasi internal partai,” tutup Didu.

Kamis, 21 Mei 2026

TMMD ke-128 di Lotim Resmi Ditutup, Jalan Tani hingga Sumur Bor Rampung

Foto: Bupati Lotim Saat Menyerahkan Kunci Rumah  Secara Simbolis

Okenews.net – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lombok Timur resmi ditutup melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Suralaga, Kamis (21/5). Penutupan kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama jajaran TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Upacara penutupan dipimpin Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief yang membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program tersebut dinilai berhasil mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Partisipasi masyarakat yang begitu tinggi selama kegiatan berlangsung menunjukkan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Danrem.

Di Lombok Timur, seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan 100 persen. Pekerjaan fisik meliputi perabatan Jalan Usaha Tani sepanjang 60 meter serta pentalutan jalan sepanjang 1.130 meter.

Selain itu, Satgas TMMD juga mencatat capaian tambahan berupa rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan empat unit sumur bor, pembangunan tower penampungan air, hingga perbaikan fasilitas MCK dan tempat wudhu.

Tak hanya pembangunan infrastruktur, kegiatan nonfisik juga mendapat perhatian serius. Satgas TMMD menggelar berbagai penyuluhan dan pelayanan masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, penanggulangan bencana, edukasi hidup sehat, hingga sosialisasi rekrutmen TNI.

Program kesehatan dan lingkungan juga turut dilaksanakan melalui pelayanan KB kesehatan, Posyandu, Posbindu, pencegahan stunting, pengobatan gratis, penanaman 1.000 pohon, serta aksi bakti sosial pembersihan lingkungan.

Keberhasilan program tersebut didukung kekuatan personel gabungan sebanyak 150 orang dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah, bersama keterlibatan aktif masyarakat Desa Paok Lombok.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD hingga berjalan lancar dan sukses.

Tanah Ulayat jadi Prioritas pemprov dan BPN Dorong Perlindungan Hak Masyarakat Adat Lombok Uatara

Foto: Bpn Lombok Utara

Okenews.net – Upaya memperkuat perlindungan hak masyarakat adat terus didorong melalui kegiatan sosialisasi pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat yang digelar di Kabupaten Lombok Utara, Selasa (20/5/2026). 


Acara yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, perangkat desa, hingga unsur pertanahan itu berlangsung penuh antusias. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola pertanahan yang tertib, transparan, dan berpihak pada hak-hak masyarakat adat.


Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi NTB Stanley menegaskan bahwa pengadministrasian tanah ulayat bukan sekadar proses pencatatan, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan masyarakat hukum adat.


“Tanah ulayat memiliki nilai sejarah, budaya, dan identitas masyarakat adat. Karena itu negara hadir untuk memastikan hak-hak tersebut mendapatkan perlindungan hukum yang jelas dan tidak mudah diganggu pihak lain,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam proses pendataan serta pendaftaran tanah ulayat agar berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.


“Melalui pendaftaran tanah ulayat, kita ingin menciptakan kepastian hukum sekaligus menjaga keberlangsungan warisan adat bagi generasi mendatang,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara Kusmalahadi turut menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, keberadaan tanah ulayat memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat di Lombok Utara.


“Pemerintah daerah sangat mendukung program ini karena menyangkut hak masyarakat adat yang harus dijaga bersama. Ini bukan hanya soal administrasi pertanahan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan sejarah daerah,” katanya.


Ia berharap masyarakat dapat memahami pentingnya pengadministrasian tanah ulayat agar tidak mudah terjadi konflik kepemilikan maupun penguasaan lahan di kemudian hari.


“Kami ingin masyarakat adat merasa aman dan memiliki kepastian atas tanah yang diwariskan secara turun-temurun. Dengan legalitas yang jelas, hak-hak masyarakat akan semakin kuat,” tegasnya.


Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah berharap proses pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat di Lombok Utara dapat berjalan optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adat serta mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan.

Rabu, 20 Mei 2026

Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara

Foto: Penyerahan Sartifikat Oleh Menteri ATR/BPN

Okenews.net - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sertipikat Hak Pakai untuk Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) tepat pada momen perayaan 61 tahun Lemhannas RI yang berlangsung di Gedung Dwiwarna Purwa, Jakarta, Rabu (20/05/2026). Sertipikat tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily.

“Kami menyerahkan sertipikat Hak Pakai kepada Gubernur Lemhannas RI sebagai wujud komitmen menjaga keamanan aset negara dan memperkuat tertib administrasi pertanahan demi mendukung ketahanan nasional yang berkelanjutan,” kata Menteri Nusron, usai menghadiri Syukuran dan Orasi Kebangsaan memperingati HUT ke-61 Lemhannas RI.

Sertipikat tersebut diberikan untuk tanah seluas 11.860 meter persegi yang berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat. Tanah tersebut diperuntukkan sebagai kompleks perkantoran Lemhannas RI, termasuk gedung utama yang menjadi pusat kegiatan strategis lembaga dalam menjalankan fungsi pendidikan, pengkajian strategis, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi para pemimpin nasional.

Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily, mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN dalam penyelesaian legalisasi aset tanah Lemhannas RI. Menurutnya, sertipikat tersebut bukan sekadar dokumen administratif, namun jadi bentuk nyata kepastian hukum atas aset negara yang strategis.

“Saya ingin memberikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri ATR/Kepala BPN, Bapak Nusron Wahid, yang telah memberikan dukungan dan kerja sama strategisnya dalam penyelesaian legalisasi sertipikat tanah Lemhannas RI,” ujar TB Ace Hasan Syadzily dalam sambutannya.

TB Ace Hasan Syadzily menyebut, setelah 61 tahun berdiri, dengan sertipikat tersebut kini aset utama Lemhannas RI telah memiliki kepastian hukum. Hal ini menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan Lemhannas RI sebagai institusi strategis negara.

Pada kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Lemhannas RI: Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Erry Juliani Pasoreh dan jajaran 

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi