www.okenews.net

Berita Utama

Politik

Sosial



 


Video

Kamis, 05 November 2026

Wabup Edwin Hadiri Rakor Penanggulangan Kemiskinan NTB 2026

Okenews.net – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 yang berlangsung di Mataram, Kamis (5/11/2026).

Rakor tersebut dibuka Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, dengan mengusung tema “Bersinergi, Beraksi, Berdampak, dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mempercepat penanganan kemiskinan.

Dalam sambutannya, Wagub Indah menyampaikan bahwa angka kemiskinan di NTB menunjukkan tren penurunan selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026.

Berdasarkan data BPS Provinsi NTB, tingkat kemiskinan pada Maret 2025 tercatat sebesar 11,78 persen atau 654,57 ribu jiwa. Angka tersebut turun menjadi 11,17 persen atau 628,50 ribu jiwa pada Maret 2026.

Penurunan sebesar 0,61 poin persentase tersebut dinilai sebagai kemajuan yang patut disyukuri. Namun, Wagub mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan intervensi pemerintah.

“Ini merupakan kemajuan yang kita syukuri bersama. Namun, kita juga harus jujur bahwa angka ini menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah kita semua. Masih ada ratusan ribu saudara kita yang membutuhkan perhatian dan intervensi,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial. Sinergi seluruh pemerintah daerah diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk kesenjangan antarwilayah dan memastikan masyarakat di desa, daerah terpencil, serta kelompok rentan mendapatkan kesempatan yang setara.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan program Desa Berdaya di wilayah masing-masing berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, pelaksanaan program pada tahun pertama menjadi penting untuk mengukur efektivitasnya dalam mendorong penurunan angka kemiskinan. Terlebih, waktu yang tersisa pada tahun 2026 semakin terbatas.

Rakor ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), BPS Provinsi NTB, Dinas Sosial dan PPPA Provinsi NTB, serta Baznas.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mi6 : Pentingnya budaya membaca dan berdiskusi dikalangan aktivis pergerakan

Okenews.net - Ditengah budaya serba instan dan pragmatis akibat kemajuan tehnologi 4.0 maupun AI yang begitu masiv disemua platform media digital. Aktivis Pergerakan tidak boleh terkooptasi oleh tradisi instan dalam mencari dan mengkaji referensi alternatif. 

Kecepatan Tehnologi AI dalam mengagregasi sumber data yang secara cepat dan praktis tidak boleh dijadikan satu satunya sumber informasi tunggal.

"Aktivis Pergerakan perlu rajin kembali membaca  buku /text book untuk memperkaya khasanah ilmu dan analisis yang mendalam," ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa didu, Kamis 5 November 2026. 

Menurut didu , aktivis pergerakan di NTB perlu memiliki referensi yang kuat yang menjadi sumber gagasan alternatif dalam melakukan advokasi kemanusiaan agar tidak dipandang sepele oleh pihak yang berbeda pandangan. 

"Ruang kajian dan diskusi harus diperbanyak untuk menebalkan letupan semangat perjuangan dalam membedah permasalahan secara holistik dan tidak parsial,"tandas didu.

Didu melanjutkan ditengah era pragmatisme dan kemudahan akses informasi 4.0,  tidak boleh membuat aktivis pergerakan terlena oleh kemudahan akses digital tersebut. Hal ini justru akan menjebak aktivis pada kebenaran tunggal yang belum tentu terverifikasi dengan valid. 

"Untuk itu tradisi membaca guna mengimbangi budaya oral // bersuara // lewat  buku buku pencerahan yang kaya norma dalam menganalisis setiap problem kebijakan dengan data kajian yang valid dan terukur agar tercipta solusi alternatif, " urai didu. 

didu melanjutkan saat ini disinyalir ada kecendrungan ditengah gempuran tehnologi AI dan berbagai platform digital membuat minat membaca buku manual menurun. Akibatnya ini berpengaruh pada soliditas ide dan gagasan yang orisinil dalam menarik basis kesimpulan. 

"Hal ini bisa tercermin dari maraknya  aksi aksi yang tidak populis serta tidak menyentuh akar permasalahan utama sebagai bahan kajian," imbuhnya. 

Terakhir didu mengatakan sudah saatnya aktivis pergerakan memiliki konsep alternatif sebagai second opini terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. 

"konsep tandingan ini penting agar menjadi pegangan pengambil kebijakan dalam menelaah atau kritik atas kebijakan yang salah tersebut," pungkas didu..

BAZNAS Lotim Bersama TNI-Polri Salurkan 10 Tangki Air untuk Warga Sakra Timur

Sebanyak 10 tangki air bersih disalurkan oleh BAZNAS Lombok Timur bersama Kodim 1615/Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan PDAM Lombok Timur
Okenew.net– Sebanyak 300 kepala keluarga di tiga dusun wilayah Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, menerima bantuan air bersih di tengah kemarau panjang, Kamis (5/11/2026).

Bantuan sebanyak 10 tangki air bersih tersebut disalurkan oleh BAZNAS Lombok Timur bersama Kodim 1615/Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan PDAM Lombok Timur. Distribusi menyasar warga Dusun Lekong, Desa Lepak Timur, serta Dusun Monjet dan Dusun Leda, Desa Surabaya.

Penyaluran yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita itu disambut antusias masyarakat. Warga berbondong-bondong membawa ember, jeriken, dan galon untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan sejumlah sumur warga mengering. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan memperoleh air untuk memasak, mandi, hingga mencuci.

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan ketika warga menghadapi kesulitan.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan. Saat warga kesulitan air, kami harus turun bersama-sama,” ujarnya.

Senada, Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Hadiansyah menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu upaya mempercepat penanganan kebutuhan air bersih. Ia juga memastikan TNI siap terus membantu masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

“Kami siap bersinergi dan bergerak bersama. Tidak ada masyarakat yang boleh dibiarkan kesulitan air sendiri. Selama kemarau masih berlangsung, kami akan terus hadir membantu,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Lombok Timur H. Muhammad Kamli menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari penyaluran amanah para muzakki melalui zakat, infak, dan sedekah.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah kondisi kekeringan.

“Ini merupakan wujud nyata zakat, infak, dan sedekah untuk meringankan beban masyarakat. Selama masih ada warga yang kesulitan air, BAZNAS akan terus bergerak bersama TNI, Polri, dan PDAM,” ungkapnya.

BAZNAS Lombok Timur bersama TNI, Polri, dan PDAM berkomitmen melanjutkan distribusi air bersih ke wilayah lain yang masih mengalami kekeringan.

Bagi warga di tiga dusun tersebut, bantuan ini menjadi harapan untuk kembali memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga di tengah keterbatasan air akibat kemarau panjang.

Lansia Ditemukan Meninggal di Sawah Jerowaru, Polisi Lakukan Olah TKP

Penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di area persawahan
Okenews.net– Warga Dusun Temorok, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di area persawahan milik H. Rumase, Kamis (5/11/2026) pagi. Korban diketahui bernama Kamarudin (65), seorang petani asal Dusun Kute Timur, Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Lombok Timur.

Penemuan tersebut bermula sekitar pukul 07.00 Wita, ketika Ady Jayadi (50), menantu pemilik sawah, melihat seseorang dalam posisi terlentang bersandar di pematang sawah. Karena merasa curiga, saksi sempat mengamati dari jarak sekitar 10 meter sebelum kembali ke rumahnya.


Sekitar pukul 08.30 Wita, saksi kemudian menyampaikan temuannya kepada Amak Saiful (40). Keduanya kembali mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi orang tersebut, sebelum melaporkan kejadian itu kepada warga dan Pemerintah Desa Pandan Wangi.


Laporan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Jerowaru. Kapolsek bersama anggota piket tiba di lokasi sekitar pukul 09.05 Wita untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.


Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah benda di sekitar korban, di antaranya kemasan pestisida merek Benefit serta beberapa botol dan kemasan obat-obatan pertanian yang berserakan. Petugas juga mencatat adanya busa pada mulut korban serta plastik yang melilit bagian pergelangan tangan dan kaki.


Sekitar pukul 10.45 Wita, Pamapta Polres Lombok Timur bersama Tim Identifikasi (Inafis) tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan informasi, serta mendokumentasikan kondisi di lapangan.

Usai pemeriksaan awal, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Jerowaru untuk menjalani pemeriksaan medis.


Pihak keluarga kemudian mendatangi Polsek Jerowaru sekitar pukul 11.45 Wita dan memastikan identitas korban. Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi.


Berdasarkan keterangan awal keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan tetap harus mengacu pada hasil pemeriksaan serta penanganan pihak berwenang.


Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengatakan kepolisian telah melakukan serangkaian langkah setelah menerima laporan masyarakat.


Langkah tersebut meliputi mendatangi dan mengamankan lokasi, berkoordinasi dengan Tim Inafis serta Puskesmas Jerowaru, mengumpulkan keterangan saksi, hingga melakukan dokumentasi dan pelaporan.

Menurutnya, respons cepat tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.


“Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti. Kehadiran personel di lokasi bertujuan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur,” jelas Rusmaladi.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan kejadian mencurigakan atau peristiwa serupa di lingkungan masing-masing.


“Kami berharap masyarakat segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau hotline 110 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas,” tegasnya.


Hingga penanganan awal selesai, situasi di sekitar lokasi penemuan jenazah dilaporkan aman dan kondusif.


Polres Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Rabu, 04 November 2026

KNMP Ekas Buana Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan Lotim

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Okenews.net– Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan potensi kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat nelayan.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan yang digelar di Ekas Buana, Lombok Timur, Rabu (4/11). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ridwan Mulyana, yang membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan, menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan nelayan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Potensi kelautan Indonesia yang begitu besar harus dikelola secara bijak agar memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.

Ia menjelaskan, KKP telah menyiapkan enam program prioritas nasional untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mendorong ekonomi biru berkelanjutan.

Keenam program tersebut meliputi modernisasi kapal perikanan, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pembangunan model tambak udang terintegrasi, budi daya ikan darat tematik, revitalisasi tambak Pantura, serta pengembangan kawasan sentra industri garam nasional.

Khusus KNMP, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menyiapkan kawasan tersebut sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Pada 2026, KKP menargetkan 100 lokasi KNMP beroperasi di seluruh Indonesia. Enam di antaranya berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk kawasan Ekas Buana, Lombok Timur.

Menurut Ridwan, keberadaan KNMP mulai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan nelayan. Meski demikian, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan.

Untuk itu, KKP berkomitmen memperkuat perencanaan mulai 2027 agar pembangunan KNMP benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Pemerintah daerah dan pengelola juga diminta memastikan bantuan tepat sasaran, menjaga fasilitas yang telah dibangun, serta merespons berbagai persoalan nelayan secara cepat. Pengelolaan kawasan diharapkan dilakukan secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati, berharap masyarakat Ekas Buana mampu memanfaatkan KNMP sebagai peluang untuk meningkatkan taraf hidup dan mengembangkan usaha produktif.

Menurutnya, persoalan kemiskinan masyarakat pesisir tidak terlepas dari tiga faktor utama, yakni keterbatasan aset, minimnya modal usaha, serta rendahnya kunjungan atau daya tarik kawasan.

Kehadiran KNMP di Ekas Buana dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan aset masyarakat. Namun, fasilitas yang tersedia harus diikuti dengan pengelolaan dan kreativitas dalam mengembangkan produk perikanan.

"Aset gedung dan fasilitas ini sudah ada. Jika dikelola dan diberdayakan dengan bagus, insyaAllah dampaknya akan sangat terasa. Meskipun jumlah tangkapan nelayan secara kuantitas sama, melalui pengolahan dan branding produk yang baik di KNMP ini, nilai jualnya bisa meningkat hingga dua kali lipat," ujarnya.

Juaini Taofik juga mengajak masyarakat untuk bersyukur, bersabar dalam mengembangkan usaha, serta bersama-sama merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan kawasan, Pemkab Lombok Timur berkomitmen mengarahkan lebih banyak kegiatan ke Ekas Buana. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dari luar sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan sejumlah bantuan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Bantuan itu meliputi premi asuransi nelayan bagi 100 orang, 200 paket perbekalan atau sembako, serta satu ton bibit rumput laut.

Selain itu, diserahkan Sertifikat Pengolahan Hasil Perikanan untuk wilayah Ekas Buana, Sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), serta fasilitas Poskastras.

Melalui program dan dukungan tersebut, pemerintah berharap KNMP Ekas Buana tidak sekadar menjadi kawasan dengan fasilitas baru, tetapi berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi pesisir yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan, memperluas peluang usaha, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat nelayan.

Lapas Selong Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong salurkan bantuan air bersih di Desa Pandan Wangi

Okenews.net – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong melalui penyaluran bantuan air bersih di Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Imipas Peduli 2026 dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) ke-2.

Sejumlah pegawai Lapas Selong turun langsung ke lokasi untuk mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki. Bantuan disalurkan ke sejumlah penampungan milik warga guna memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan air akibat musim kemarau.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengabdian jajaran Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Bakti Imipas tidak sekadar menjadi momentum refleksi institusi, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program Imipas Peduli, kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga terdampak kekeringan serta mempererat hubungan baik antara Pemasyarakatan dengan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan tersebut disambut positif oleh masyarakat Desa Pandan Wangi. Warga mengapresiasi kepedulian jajaran Lapas Selong yang hadir membantu mengatasi kesulitan akses air bersih.

Sudirman menegaskan, Lapas Selong berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Melalui program Imipas Peduli, pihaknya berharap keberadaan institusi Pemasyarakatan tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan lingkungan, khususnya dampak kekeringan yang masih dirasakan sejumlah wilayah di Lombok Timur.

Selasa, 03 November 2026

ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah

Okenews.net - Keterbatasan waktu dan jauhnya jarak ke Kantor Pertanahan (Kantah), kerap menjadi kendala bagi sebagian masyarakat saat ingin mengurus tanahnya. Kini, dengan layanan ATR/BPN Dekat yang umumnya hadir di pusat keramaian kabupaten/kota, masyarakat bisa memperoleh layanan pertanahan secara lebih mudah. Dari mobil layanan keliling yang disediakan, masyarakat bisa mencari informasi pertanahan, konsultasi, dan mendapatkan sejumlah layanan seperti layanan Hak Tanggungan/Roya.

“Layanan ATR/BPN Dekat ini sangat membantu sekali untuk saya karena untuk singgah di Kantah itu kan agak susah ya, merepotkan,” ujar warga Desa Baregbeg, Enung Hodijah, setelah mencoba langsung layanan ATR/BPN Dekat yang tersedia di kawasan Car Free Day (CFD) BMX Ciamis, Jawa Barat pada Minggu (25/10/2026).

Keberadaan ATR/BPN Dekat di tengah keramaian saat warga menikmati CFD BMX Ciamis ternyata juga membuka peluang bagi mereka yang tadinya belum berniat untuk mengurus tanahnya ke Kantah. Hal itulah yang dialami oleh Edeng Hernani.

Saat sedang menikmati aktivitas akhir pekan di kawasan CFD BMX Ciamis, Edeng Hernani melihat ada mobil layanan keliling bertuliskan ATR/BPN. Detik itu juga ia tertarik untuk mendatangi dan mencari tahu layanan yang tersedia. Di sana, ia bisa berkonsultasi dengan petugas. Dari yang awalnya tidak ada niatan, ternyata ia merasa sangat terbantu karena mendapatkan informasi yang jelas dari hasil konsultasinya.

“Sangat membantu dan menguntungkan. Begitu jelas informasi yang diberikan oleh para petugas. Alhamdulillah, jadi bisa konsultasi dengan leluasa,” ungkap Edeng Hernani.

Dengan mobil layanan keliling ATR/BPN Dekat, masyarakat tidak hanya dapat berkonsultasi dan mengadukan persoalan pertanahan. Masyarakat juga bisa memperoleh berbagai informasi dan layanan, mulai dari pengecekan status tanah, pendaftaran tanah pertama kali, hingga perubahan data sertipikat, seperti perubahan nama dan alamat.

Untuk saat ini, layanan ATR/BPN Dekat hadir di 45 Kantor Pertanahan kabupaten/kota di Indonesia. Kantor Pertanahan Kabupaten Ciamis sendiri secara rutin menyediakan layanan ATR/BPN Dekat di dua lokasi, yakni di Alun-Alun Ciamis setiap Sabtu dan di kawasan CFD BMX Ciamis setiap Minggu. Pelayanan di kedua lokasi dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Kehadiran layanan ATR/BPN Dekat menjadi bentuk komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menghadirkan pelayanan publik yang makin mudah dijangkau, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan mendekatkan layanan ke ruang-ruang aktivitas masyarakat, diharapkan berbagai kebutuhan informasi dan konsultasi pertanahan dapat terpenuhi tanpa harus terkendala jarak maupun waktu. 

Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah

Okenew.net - Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Andi Tenri Abeng, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau ke lokasi hasil program Bedah Rumah di Kelurahan Klender, Jakarta Timur, Minggu (01/11/2026). Keduanya mengunjungi tiga rumah warga di tiga lokasi berbeda yang direnovasi.

“Dalam peninjauan ini, kita melihat langsung kondisi rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni. Selain memperbaiki kondisi rumah, kita juga perlu memastikan tanah yang ditempati masyarakat memiliki kepastian hukum. Karena itu, dukungan sertipikasi tanah menjadi bagian penting dari program ini,” ujar Andi Tenri Abeng yang hadir ke lokasi Bedah Rumah dengan didampingi jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta.

Masyarakat yang menjadi penerima manfaat program Bedah Rumah juga mendapatkan fasilitas sertipikasi tanah secara gratis dari Kementerian ATR/BPN. Kategori tanah yang dapat difasilitasi dalam program ini meliputi tanah milik sendiri, tanah ulayat, tanah milik keluarga besar, tanah hibah, maupun tanah yang baru beralaskan girik.

Untuk memastikan pelaksanaan program dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, Andi Tenri Abeng menekankan perlunya penguatan kerja sama lintas kementerian. “Ini sebenarnya kegiatan yang sangat membutuhkan sinergi. Mudah-mudahan ke depan sinergi antara Kementerian PKP, Kementerian ATR/BPN, dan beberapa pihak lainnya dapat semakin kuat,” ujarnya.

Menteri PKP, Maruar Sirait, juga menyepakati bahwa keberhasilan program Bedah Rumah membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Setiap pihak memiliki peran untuk saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan hunian, kepastian hukum tanah, hingga penguatan ekonomi keluarga.

“Bedah rumahnya diurus Kementerian PKP, sertipikatnya diberikan gratis pengurusannya oleh Kementerian ATR/BPN, dan ekonominya dibantu ditingkatkan melalui KUR Perumahan serta PNM (PT Permodalan Nasional Madani) serta pendampingan dan pelatihan. Orkestrasi ini atas arahan Presiden Prabowo dilakukan bersama sama. Kita membangun _superteam_ bukan _superman_,” pungkas Maruarar Sirait.

Sebelum peninjauan pada Minggu pagi ke Kelurahan Klender, Andi Tenri Abeng pada Sabtu (31/10/2026), juga meninjau ke lokasi pelaksanaan program Bedah Rumah di Kampung Boncos, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, ia menyerahkan 15 sertipikat tanah hasil dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi masyarakat penerima manfaat program Bedah Rumah.

Senin, 02 November 2026

BAZNAS Lotim Perkuat Sinergi dengan PN dan PA Selong, Dorong Optimalisasi Pengumpulan ZIs

 

Okenews.net– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Lotim menjajaki penguatan kemitraan bersama Pengadilan Negeri (PN) Selong dan Pengadilan Agama (PA) Selong, Senin (2/11/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan partisipasi aparatur peradilan dalam menunaikan ZIS melalui lembaga resmi sekaligus memperkuat kontribusi zakat bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kunjungan ke Pengadilan Negeri Selong, jajaran BAZNAS Lotim memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, dakwah dan advokasi, hingga sosial kemanusiaan.

Melalui pemaparan tersebut, BAZNAS ingin memberikan gambaran mengenai manfaat dana ZIS yang dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat, khususnya para mustahik di Kabupaten Lombok Timur.

Pertemuan juga membahas peluang kerja sama kelembagaan, termasuk rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Negeri Selong. Pembentukan UPZ diharapkan dapat mempermudah dan mengorganisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah secara lebih terarah.

Selain itu, BAZNAS mendorong penyusunan kesepakatan kerja sama secara tertulis serta penerapan mekanisme pelaporan berkala guna memastikan pengelolaan ZIS berjalan transparan dan akuntabel.

Agenda koordinasi kemudian dilanjutkan bersama Pengadilan Agama Selong. Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Selong.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua II BAZNAS Lotim turut menjelaskan berbagai program yang dijalankan lembaga tersebut, sekaligus mengajak aparatur Pengadilan Agama Selong memperkuat dukungan terhadap pengumpulan ZIS.

Ketua Pengadilan Agama Selong menyatakan kesepakatannya untuk menjalin kerja sama dengan BAZNAS Lotim. Sebagai tindak lanjut, Wakil Ketua Pengadilan Agama Selong akan menginisiasi pembentukan UPZ di lingkungan lembaga tersebut.

Diketahui, Pengadilan Agama Selong sebelumnya telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Lotim. Meski demikian, potensi pengumpulan zakat di lingkungan tersebut dinilai masih dapat ditingkatkan melalui koordinasi dan penguatan kelembagaan.

Untuk mendukung kerja sama tersebut, BAZNAS Lotim berkomitmen menyampaikan laporan pengumpulan dan pengelolaan ZIS setiap tiga bulan sekali kepada Pengadilan Agama Selong.

Draf kerja sama juga akan disiapkan sebagai landasan pelaksanaan kolaborasi. Kepala Pelaksana BAZNAS Lotim bersama Wakil Ketua Pengadilan Agama Selong akan mengawal proses tersebut, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

Melalui penguatan kemitraan dengan kedua lembaga peradilan tersebut, BAZNAS Lotim berharap pengumpulan ZIS semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Lotim dalam membangun pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan amanah, sehingga dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Lotim pun mengajak masyarakat dan berbagai instansi untuk terus mendukung program zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya bersama membantu para mustahik di Lombok Timur.

Sumpah Pemuda ke-98, BPN Lombok Utara Teguhkan Semangat Persatuan dan Integritas Pelayanan

Okenews.net– Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan dalam setiap langkah pengabdian. Persatuan, kebersamaan, dan semangat bekerja untuk kepentingan bangsa merupakan nilai penting yang harus kita jaga,” ujarnya.

Muhammad Shaleh Basyarah juga menekankan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Sebagai aparatur yang melayani masyarakat, kita harus menjadikan semangat persatuan sebagai kekuatan untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan terpercaya,” tegasnya.

Ia turut mengajak seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik.

“Semangat pemuda adalah semangat perubahan, kreativitas, dan kemajuan. Mari kita terus berkarya, berkolaborasi, dan bersinergi untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan perjuangan generasi muda harus terus diwariskan melalui tindakan nyata.

Melalui momentum tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan, sejalan dengan cita-cita mewujudkan bangsa yang maju serta pelayanan pertanahan yang semakin baik bagi masyarakat.

Kampung Reforma Agraria Bayan Dicanangkan, Bupati lombok Utra Dorong Tanah Jadi Sumber Kesejahteraan

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Reforma Agraria yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan Pencanangan Kampung Reforma Agraria yang dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., pada Kamis (29/10/2026), bertempat di Aula Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Pencanangan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penataan aset dan penataan akses pertanahan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanah untuk meningkatkan kesejahteraan.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Reforma Agraria harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menghadirkan keadilan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Reforma Agraria bukan hanya tentang kepastian hukum atas tanah, tetapi bagaimana tanah dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Tanah harus menjadi sumber kesejahteraan, produktivitas, dan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Najmul

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar program Reforma Agraria tidak berhenti pada pencanangan, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, menegaskan bahwa Kampung Reforma Agraria merupakan bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria secara menyeluruh.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan keterpaduan antara penataan aset melalui kepastian dan legalitas hak atas tanah dengan penataan akses berupa pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

“Reforma Agraria harus memberikan dampak nyata. Tidak cukup hanya menghadirkan kepastian hak atas tanah, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses, peluang, dan kemampuan untuk mengelola tanahnya secara produktif,” tegas Muhammad Shaleh

Ia berharap pencanangan Kampung Reforma Agraria di Desa Bayan dapat menjadi momentum untuk mengoptimalkan potensi wilayah, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui program ini, pemanfaatan tanah diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi fondasi bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pencanangan Kampung Reforma Agraria di Lombok Utara menjadi wujud pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Reforma Agraria diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak kesejahteraan sekaligus memperkuat pembangunan daerah secara berkelanjutan.

BPN Lombok Utara Buka 13 Lowongan Magang, Ada Posisi Survei dan Pemetaan

Okenews.net– Kabar baik bagi generasi muda yang ingin menambah pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi di bidang pertanahan. Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara membuka kesempatan magang bagi masyarakat yang ingin belajar langsung mengenai dunia kerja dan pelayanan pertanahan.

Melalui program magang ini, peserta berkesempatan mendapatkan pengalaman praktis, memperluas wawasan, serta mengasah keterampilan sesuai bidang yang diminati.

Terdapat dua posisi yang dibuka, yakni Tenaga Teknik Survei dan Pemetaan sebanyak 12 orang serta Tenaga Administrasi dan Yuridis Pertanahan sebanyak 1 orang. Dengan demikian, total tersedia 13 kesempatan magang bagi calon peserta yang ingin bergabung.

Peluang ini menjadi kesempatan bagi para pencari pengalaman kerja, khususnya yang memiliki minat di bidang survei, pemetaan, administrasi, dan urusan yuridis pertanahan.

Bagi masyarakat yang tertarik, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan di:

https://maganghub.kemnaker.go.id/

Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara mengajak generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah awal membangun kompetensi, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Mari belajar, berkembang, dan berkarya bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara.

Pumice Stone Kotaraja Juara Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026

Okenews.net– Klub Pumice Stone Kotaraja sukses meraih gelar juara Liga 3 PSSI Kabupaten Lombok Timur 2026 setelah mengalahkan PS Benyer dalam pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Rinjani Kotaraja, Senin (2/11/2026).

Pertandingan puncak berlangsung sengit dengan dukungan antusias dari ribuan penonton yang memadati lapangan. Kemenangan Pumice Stone sekaligus menutup rangkaian kompetisi Liga 3 PSSI Lombok Timur yang diikuti 115 klub.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang hadir sekaligus menutup turnamen, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan liga.

“Liga 3 PSSI Lombok Timur yang diikuti 115 klub ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan sepak bola daerah berjalan dengan baik. Kesuksesan ini tentu berkat kerja sama kita semua,” ujarnya.

Menurut Bupati, kompetisi sepak bola tidak hanya menjadi wadah pembinaan atlet dan hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki dampak terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia mengajak masyarakat yang hadir untuk turut mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk-produk lokal selama berlangsungnya kegiatan olahraga.

“Setiap liga sepak bola selalu diikuti masyarakat dalam jumlah besar. Jangan lupa membeli produk UMKM kita agar perekonomian daerah ikut bergerak,” pesannya.

Haerul Warisin juga mengapresiasi kemampuan Lombok Timur menyelenggarakan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 secara bersamaan dalam satu bulan. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti berkembangnya sepak bola di daerah.

Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB), Bupati meminta para pemain potensial Lombok Timur mulai mempersiapkan diri secara serius.

Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin latihan, pola makan, serta konsistensi dalam meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dan meraih prestasi.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Lombok Timur, Muhammad Yusri, menyampaikan terima kasih kepada panitia, Pemerintah Desa Kotaraja, para donatur, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Liga 3.

“Sinergi antara Askab PSSI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan sepak bola Lombok Timur. Insyaallah, jika kita bekerja sama dengan baik, sepak bola Lombok Timur akan semakin baik,” katanya.

Yusri menilai sepak bola Lombok Timur kini semakin diperhitungkan di tingkat regional maupun nasional. Ia menyebut berbagai prestasi yang diraih menjadi bukti kebangkitan sepak bola daerah.

“Dulu kita diremehkan kabupaten lain, tetapi alhamdulillah sekarang banyak menorehkan juara. Kita pernah mewakili NTB di tingkat nasional dan meraih medali emas pada Porprov. Seiring bangkitnya Timnas Indonesia, Lombok Timur juga ikut bangkit,” pungkasnya.

Keberhasilan Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi sepak bola daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kegiatan olahraga.

Minggu, 01 November 2026

SK Kepengurusan Berakhir, Pelantikan IKA Unram Kabupaten/Kota Dipertanyakan

Okenews.net- Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) mulai dipertanyakan. Pasalnya, masa kepengurusan Pengurus Pusat IKA Unram periode 2021–2025 telah berakhir, namun hingga kini belum ada penyelenggaraan Munas untuk menentukan kepemimpinan organisasi alumni tersebut ke depan.

Alumni Universitas Mataram, M. Fihirudin, menilai kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan dari pengurus pusat. Menurutnya, berakhirnya masa kepengurusan semestinya menjadi momentum bagi organisasi untuk menjalankan mekanisme pergantian kepemimpinan melalui forum tertinggi organisasi.

“Kalau kita merujuk pada periode kepengurusan, Pengurus Pusat IKA Unram itu dilantik pada 3 Juli 2021 untuk masa bakti 2021–2025," kata Fihir sapaan akrabnya, Minggu 1 November 2026. 

Fihir menambahkan,  artinya masa kepengurusan tersebut sudah berakhir. Pertanyaannya, mengapa sampai sekarang Munas belum juga diselenggarakan?. Ada apa dengan organisasi ini 

Ia melanjutkan , Munas IKA Unram  bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari mekanisme organisasi untuk mengevaluasi pertanggungjawaban pengurus sekaligus menentukan arah kepemimpinan berikutnya.

“Organisasi sebesar IKA Unram seharusnya memberikan contoh dalam hal tertib organisasi. Kalau masa kepengurusan sudah berakhir, mestinya ada kejelasan mengenai proses pergantian kepemimpinan," imbuhnya 


Seraya menambahkan, jangan sampai kemudian muncul kesan bahwa masa jabatan pengurus bisa berjalan tanpa batas waktu yang jelas

Selain mempertanyakan belum adanya Munas, Fihirudin juga menyoroti pelantikan sejumlah pengurus IKA Unram tingkat kabupaten/kota. Ia mempertanyakan dasar pelantikan tersebut ketika masa berlaku SK kepengurusan yang melantik disebut telah berakhir.

“Ini juga menjadi persoalan yang perlu dijelaskan. Bagaimana mungkin pengurus kabupaten/kota dilantik sementara SK kepengurusan di tingkat pusat yang menjadi dasar kewenangannya sudah berakhir? Apa landasan organisasi yang digunakan untuk melakukan pelantikan tersebut?” katanya. 


Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata menyangkut siapa yang sedang memimpin IKA Unram, melainkan menyangkut kepatuhan terhadap aturan dan konstitusi organisasi.


“Jangan sampai kita berbicara tentang membangun solidaritas alumni dan membesarkan nama Universitas Mataram, tetapi di dalam organisasi sendiri mekanisme dan aturan dasar justru tidak dijalankan dengan baik," katanya.


"Pengurus harus memberikan penjelasan kepada alumni. Jangan biarkan persoalan ini menggantung tanpa kepastian,” sambung Fihir.


Diketahui, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Mataram periode 2021–2025 dengan Ketua Umum Hj. Baiq Isvie Rupaeda resmi dilantik pada Sabtu, 3 Juli 2021.

Bupati Lotim Dukung Pengembangan Ponpes Yanwi NW Kebon Erat

Okenews.net – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam dan pembangunan infrastruktur sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Haflah Hadi ke-5 Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (YANWI) NW Kebon Erat, Kelayu Utara, Selong, Lombok Timur, Ahad (1/11). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menguatkan Pendidikan Islami Menuju Generasi Qurani yang Berakhlak Rabbani”.

Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendorong perubahan dan kemajuan Lombok Timur. Menurutnya, pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun wilayah perdesaan.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah saat ini terus menggenjot pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi. Perhatian terhadap irigasi dinilai penting mengingat Lombok Timur merupakan salah satu daerah penyangga pangan.

“Kelestarian sumber air dan saluran irigasi harus kita jaga bersama. Jangan sampai persoalan pengairan mengganggu produktivitas pertanian dan berdampak terhadap ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Pondok Pesantren YANWI NW Kebon Erat yang telah berkontribusi menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan berbasis pesantren sangat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak, sekaligus membentuk generasi yang memiliki pengetahuan umum, pemahaman agama, serta akhlak yang baik.

“Pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga bagaimana membentuk adab dan akhlak generasi muda. Karena itu, pendidikan umum dan agama harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan yayasan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan bantuan sebesar Rp50 juta. Selain itu, Haerul Warisin secara pribadi membeli tanah seluas dua are untuk diwakafkan bagi pengembangan pondok pesantren.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua IV BAZNAS NTB H. Ahmad Rusli turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan Yayasan Pondok Pesantren YANWI NW Kebon Erat yang telah merintis lembaga pendidikan selama hampir lima tahun.

Ia mengakui membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan bukanlah perkara mudah. Namun, dengan semangat dan dukungan masyarakat, pondok pesantren diharapkan terus berkembang serta mampu melahirkan ulama yang berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Barat.

Ahmad Rusli juga menyebut para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya di pondok pesantren sebagai orang yang beruntung, karena turut menanamkan nilai-nilai agama sejak dini.

Ia berharap momentum milad kelima menjadi titik awal bagi YANWI NW Kebon Erat untuk semakin maju dalam membina masyarakat.

“Pondok pesantren tidak akan berkembang tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk memajukan lembaga pendidikan ini,” pungkasnya.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi