www.okenews.net: Sosial
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2024

Mi6 Tolak Larangan Kesenian Kecimol

 

Mi6 Tegas menolak Larangan Kecimol
Okenews.net-– Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menolak larangan atau pembubaran kesenian musik Kecimol di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Belum lama ini Kecimol yang menampilkan penari erotis beredar di media sosial sehingga memicu pro kontra dan permintaan untuk ditertibkan dan bahkan dibubarkan.

Beberapa pemerintah daerah di Lombok telah mengkaji penertiban dan bahkan pelarangan Kecimol di jalanan.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto menolak rencana penertiban dan pembubaran Kecimol. 

Didu sapaan akrab Direktur Mi6 mengatakan wacana pembubaran Kecimol dengan alasan sering membuat keributan atau kegaduhan dinilai terlalu berlebihan. Kecimol kata Didu merupakan kesenian rakyat yang dapat dinikmati masyarakat kelas bawah. Sehingga tidak adil jika itu dibubarkan.

“Jadi soal kegaduhan akibat Kecimol ini yang seharusnya diperbaiki adalah kedewasaan masyarakat sebagai penikmat seni, bukan justru kesenian (Kecimol) itu yang dibubarkan,” katanya, Kamis, 6 Juni 2024.

Kegaduhan merupakan risiko dari hiburan jalanan. Tidak hanya Kecimol, tapi kegaduhan juga dapat terjadi pada Gendang Beleq atau saat Nyongkolan. Artinya, mindset masyarakat selaku penikmat kesenian yang mesti berubah, bukan justru menghilangkan kesenian itu sendiri.

Kemudian soal Kecimol yang kerap kali menampilkan penari erotis, Didu menggarisbawahi bahwa Kecimol merupakan kesenian kontemporer Lombok, di mana kesenian tidak bersentuhan dengan etika atau moral. Kesenian itu adalah soal estetika bukan etika.

“Kesenian itu tidak bicara soal etika. Itu murni estetika, murni ekspresi,” ujarnya.

Analogi bisa diambil di bidang olahraga seperti renang wanita, lompat indah putri, lompat galah putri dan bahkan voli pantai yang menampilkan atlet wanita berpakaian terbuka. Jika soal olahraga pun harus ditarik ke ranah etika, maka hampir sama dengan kasus Kecimol. Karena cabang-cabang olahraga tersebut menampilkan perempuan dengan kostum terbuka.

“Artinya apa, ya kedewasaan masyarakat yang perlu diperbaiki. Mereka menikmati kesenian sebagai hiburan atau menikmati tontonan erotis,” ujarnya.

“Sekali lagi kesenian tidak berurusan dengan moral, yang berurusan dengan moral itu agama. Kesenian bukan ranah etik tapi estetika. Kesalahan yang fatal jika kesenian dikaitkan dengan ranah etik. Mereka yang sering kaitkan kesenian dengan ranah etik itu tidak paham budaya. Kesenian murni ekspresi,” jelasnya.

Hiburan Rakyat Jelata

Didu mengatakan para pelaku usaha Kecimol merupakan masyarakat kelas bawah yang tersisih secara sosial ekonomi. Pemerintah mestinya mendukung masyarakat tersebut menyambung hidup dengan melestarikan kesenian kontemporer.

Hiburan Kecimol merupakan hiburan masyarakat kelas bawah yang dapat dinikmati oleh semua lapisan. Masyakakat pelosok yang tinggal di lingkungan sepi hiburan dan jauh dari gemerlap kota, tentu sangat diuntungkan dengan kehadiran kesenian kontemporer ini. 

Apalagi saat ini kesenian tradisional Lombok nyaris saja hampir punah karena minimnya bantuan pemerintah. Seperti Wayang Sasak maupun penatah wayang yang nyaris tidak mendapat bantuan pemerintah.

“Alih-alih membantu melestarikan kesenian, eh justru mau dibubarkan. Kok ruwet sekali,” ujar dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Mataram resmi melarang kesenian musik tradisional Lombok, Kecimol. Hal tersebut karena orkes musik jalanan tersebut dinilai sering menampilkan penari erotis dan kemacetan. Menyusul juga daerah-daerah lain di Lombok saat ini tengah mempertimbangkan rencana mengatur kesenian Kecimol.

Sejarah Singkat

Kecimol diketahui merupakan suatu kesenian tradisional yang terbentuk berdasarkan akulturasi budaya dengan budaya luar. Kecimol adalah seni kontemporer yang merupakan produk masa kini sebagai bagian dari akulturasi budaya akibat aksi interaksi dengan budaya lain.

Akulturasi budaya dimaksud yaitu budaya Eropa yang bermula dari drum band. Dari drum band tersebut, muncul ide untuk membentuk kesenian baru yang dikenal dengan Kecimol.

Dilansir dari koranntb.com, Kecimol berkembang pertamakali dari Kecamatan Masbagik, Lombok Timur. Kecimol mulai dikenal sekitar era 80-an dan mulai berkembang menjadi seni hiburan saat Nyongkolan atau tradisi mengantar pengantin suku Sasak. Dahulu Kecimol dikenal dengan nama Esot.

Dulunya Kecimol digunakan untuk menghibur masyarakat yang sedang bergotong royong di masjid atau sedang bekerja di sawah, yang kemudian mulai digunakan di acara perkawinan.

Sabtu, 01 Juni 2024

Danrem 162/WB: Pancasila tidak hanya Dihafal, tapi Diamalkan

Okenews.net – Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (1/6/2024). 

Selain Danrem 162/WB, terlihat hadir juga Waka Polda NTB Brigjen Pol Drs. Ruslan Aspan dan anggota Forkopimda NTB lainnya.

Pada upacara tersebut, PJ. Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan peserta upacara dari pasukan TNI, Polri, ASN semua OPD Pemda Provinsi NTB.

Usai mengikuti upacara, Danrem 162/WB mengatakan founding father bangsa ini melahirkan satu dasar negara yang digunakan sebagai falsafah hidup, sebagai nilai-nilai dasar dan sumber dari segala sumber hukum yaitu Pancasila.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat dan dunia terus bergerak dinamis, tetapi nilai-nilai dasar Pancasila tidak akan pernah bergeser. 

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk selalu berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara dengan mengenal dan mempedomaninya dalam kehidupan berbangasa dan bernegara.

Kita ketahui bersama, sambung Agus Bhakti, Pancasila sangat komprehensif sebagai dasar negara, dimana ada lima dasar yang dilengkapi dengan butir-butir Pancasila. 

“Mari kita hayati isi dari Pancasila, mempedomani dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi seluruh masyarakat harus tahu, mengerti, menghayati dan mempedomani serta melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari,” imbaunya.

Pati bintang satu itu juga menegaskan memperingati Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita semua terhadap perjuangan para pendahulu yang cukup berat, bagaimana mereka memikirkan dan menghasilkan sebuah produk yang sangat luar biasa sehingga Indonesia menjadi negara seperti sekarang ini.

Danrem 162/WB juga mengingatkan banyak negara yang hancur karena tidak mempunyai dasar negara yang kuat, sedangkan negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, adat dan budaya dan masih banyak perbedaan lainnya masih tetap bersatu dalam kebhinekaan dengan semboyaan Bhineka Tunggal Ika yang terdapat dalam dasar negara Pancasila.

Mantan Kapen Kostrad itu juga mengajak seluruh komponen bangsa mulai dari sedini mungkin memperkenalkan tentang Pancasila, tidak hanya sekedar menghapal.

Namun juga menghayati dan mengamalkannya dengan harapan generasi muda akan mengenal jati diri sebagai bangsa yang besar untuk terus memacu diri, berkembang dan maju menuju Indonesia Emas sesuai dengan tema pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yaitu "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Sementara di Makorem 162/WB, pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila dengan Irup Kasrem 162/WB Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung, S.I.P., dan dihadiri Kasiren Korem 162/WB, para Kasi Kasrem, Dan/Ka/Pa Balak Ajudam beserta seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Korem 162/WB.

Jumat, 31 Mei 2024

TMMD, Sinergitas TNI dan Pemda Wujudkan Pembangunan Daerah


Okenews.net
– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu bentuk operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan secara bersama-sama antara TNI dengan Pemerintah Daerah yang melibatkan berbagai instansi terkait dan masyarakat. 

Hal itu dikatakan Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., disela-sela kesibukannya di Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, Jumat (31/5/2024).

Program TMMD menurutnya, perpaduan program TNI dengan Pemerintah Daerah terkait dengan pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang dilaksanakaan secara bersama-sama dengan melibatkan semua unsur baik TNI, Polri, Kemernterian, Lembaga Pemerintah Non Kementrerian, Pemda dan Mahasiswa dan masyarakat setempat. 

“TMMD ini program lintas sektoral yang melibatkan semua unsur terutama Pemerintah Daerah, Kepolisian dan instansi terkait termasuk Mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Adapun tujuan TMMD itu sendiri adalah membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan di daerah terutama desa-desa tertinggal, membuat infrastrukrur sebagai penghubung desa yang terisolir karena tidak ada akses jalan dan lainnya sehingga adanya keseimbangan dan pemerataan pembangunan secara berkesinambungan.

Agus Bhakti juga memberikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang ikut serta bergotong royong mensukseskan TMMD ke 120 tahun 2024 Kodim 1614/Dompu sehingga pelaksanaan TMMD ke 120 dapat diselesaikan tepat waktu nantinya.

Pelaksanaan TMMD ke 120 Kodim 1614/Dompu kali ini dilaksanakan selama satu bulan di dua desa Kecamatan Woja. Dua desa tersebut adalah Desa Madaprama dan Serakapi sasaran fisik antara lain pembangunan Musala Assalam, jembatan ekonomi dan gorong-gorong, MCK, pembukaan jalan baru, pembuatan bak sampah, pembangunan sumur bor air bersih.

Selain sasaran fisik, beberapa sasaran non fisik menjadi program Satgas TMMD seperti memberikan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, digital kewirausahaan, KB Kes, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan bahaya terorisme dan deradikalisme, pertanian, kehutanan, Poyandu, stunting dan Posbindu, penyuluhan lingkungan hidup dan rekrutmen TNI.

Alumnus Akmil 1996 itu juga mengapresiasi pencapaian TMMD di Kodim 1614/Dompu selama tiga minggu terakhir yang sudah mencapai 95 persen.

Ia berharap semua sasaran baik fisik dan non fisik mencapai 100 persen sebelum TMMD ke 120 tahun 2024 di tutup secara serentak pada tanggal 7 Juni mendatang karena tidak ada tambahan waktu pelaksanaan TMMD.

Rannya Sayangkan Ada Relawan Catut Nama "HBK" Dukung Paslon

Rannya Agustyra Kristiono Ketua Yayasan HBK Peduli

Okenews.net
-- Rannya Agustyra Kristiono Ketua Yayasan "HBK Peduli" angkat bicara perihal adanya sejumlah orang yang mengeklaim dirinya berasal dari relawan yang menyebut dirinya "HBK Center" mendukung salah satu pasangan calon (paslon) di Pemilihan Bupati Lombok Timur. Diketahui, "HBK" merupakan akronim dari Almarhum Mantan Anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra asal Daerah Pemilihan (Dapil) P. Lombok. 

Rannya, yang juga putri Almarhum HBK itu dengan tegas mengatakan bahwa relawan yang menyebut dirinya "HBK Center" tak ada kaitannya dengan Yayasan HBK Peduli yang selama ini aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial di Pulau Lombok, khususnya di Lombok Timur. Rannya menerangkan bahwa HBK Center memang dulu pernah ada tetapi dipakai hanya untuk kepentingan tim kemenangan Pileg 2019 Almarhum HBK. Setelah pileg selesai, HBK Center sudah bubar dan tidak ada lagi.

Rannya menerangkan, saat ini, Yayasan HBK Peduli merupakan yayasan sosial yang berdiri sendiri. Tidak memiliki jaringan dengan nama lain di kabupaten/kota. 

"Perlu kami sampaikan khususnya kepada masyarakat Kabupaten Lombok Timur bahwasanya, sekelompok orang yang mengatakan dirinya berasal dari relawan "HBK Center" bukanlah bagian dari kami (HBK Peduli), tidak afiliatif dengan kami," ungkap Rannya dalam keterangannya kepada media pada Jumat (31/5/2024).

Rannya menerangkan, memang, sejumlah orang yang tergabung dalam HBK Center tersebut pernah menjadi keluarga besarnya di Yayasan HBK Peduli. Namun, orang-orang tersebut dahulunya telah dipecat lantaran ada persoalan yang diperbuat. Orang-orang tersebut, kata Rannya yang menjadi penggerak relawan HBK Center. 

"Dulu Pak Ihsan memang pernah menjadi bagian dari kami (HBK Peduli) namun saat itu sudah dipecat. Jadi mereka, tidak lagi memiliki hak untuk mengeklaim menjadi bagian daripada keluarga besar kami. Kami sudah tidak lagi memiliki keterkaitan dengan mereka," ujar Rannya. 

Rannya menyayangkan sikap yang ditunjukkan orang-orang di HBK Center. Apalagi sampai mendeklarasikan dukungan kepada salah satu paslon yang akan berlaga di Pilbup Lombok Timur.

"Tentu kami menyanyangkan ada pihak-pihak yang mengatasnamakan, atau mencatut nama kami. Ini sama sekali tidak benar, apalagi sampai ada deklarasi dukungan yang sifatnya sangat politis. Kami perlu meluruskan persoalan ini agar tidak muncul spekulasi liar di masyarakat," terang Rannya. 

Untuk urusan dukung-mendukung di Pilkada, Selaku Ketua Yayasan HBK Peduli, Rannya menggarisbawahi bahwa pihaknya tegak lurus terhadap apapun keputusan dari Partai Gerindra. 

"Jangan sampai akan mengkait-kaitkan kami dalam urusan dukungan ini. Kami tegak lurus dan menghormati apapun sikap politik dari Partai Gerindra, khususnya di Pilbup Lombok Timur," beber Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu.

Rannya pun mengajak seluruh pihak untuk beepolitik dengan tetap mengedepankan etika dan fatsun politik yang saling menghargai, tidak mengadu domba apalagi memecah belah.

"Semua pihak harus bersikap dewasa dalam berpolitik. Jangan menggunakan segala cara hanya dengan tujuan yang politis," bebernya.

Diketahui, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sejumlah media, Relawan HBK Center mengarahkan dukungannya kepada Syamsul Luthfi-Abdul Wahid untuk Pilkada Lombok Timur 2024.

Tim dari HBK Center telah bersilaturahmi ke kediaman Syamsul Luthfi di Desa Dasan Pekong, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur. Relawan HBK Center pun telah melebur dan bergabung menjadi relawan LUTHFI WAHID. Dukungan ini secara resmi disampaikan kepada calon Bupati Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi.

“Dukungan kami telah disampaikan kepada calon bupati, H. Muhammad Syamsul Luthfi, pada malam Selasa, 28 Mei 2024, di kediaman beliau di Gelang Lombok Timur,” ungkap Ketua Relawan Luthfi Wahid, Muh Ihsan.

Ihsan menegaskan bahwa relawan yang telah bergabung siap sepenuh hati untuk mendukung dan memenangkan pasangan HM Samsul Luthfi dan H. Abdul Wahid.

Sebagai sosok yang turut berperan dalam pengembangan Ormas Laskar Sasak sejak awal berdirinya, mantan ketua DPD LS Lotim yang kini bergabung dalam DPP LS, menyatakan komitmennya sebagai relawan Luthfi Wahid.

Ihsan menilai bahwa pasangan Luthfi-Wahid merupakan pilihan yang ideal dan rasional dalam Pilkada 2024, lebih baik daripada kandidat lainnya.

“Pasangan Luthfi-Wahid adalah pilihan yang sangat ideal. Dengan niat yang tulus, paket LUTHFI – Wahid ini diharapkan dapat membawa Lombok Timur menuju mandiri, adil, jujur, unggul, maju, dan harmonis ke depannya,” tambahnya.

Selasa, 21 Mei 2024

Panglima TNI Kunjungan Kerja di Korem 162/WB


Okenews.net
- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja di Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan nomor 162 Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, Selasa (21/5/2024).

Kunjungan perdana Jenderal TNI Agus Subiyanto di wilayah Korem 162/WB itu disambut Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti bersama Kasrem 162/WB Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung.

Selain itu, turut hadir Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Waluyo, Danlanud Bizam Rembiga Kolonel Pnb Erwin Sugiandi dan PJU Korem 162/WB yang dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon sawo kecik di halaman depan Makorem.

Penanaman pohon sawo kecik sendiri memiliki makna yaitu menanam kebaikan terhadap alam dan lingkungan yang berarti dalam melaksanakan program dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara selalu didasarkan pada kebaikan terhadap orang lain.

Kesempatan yang baik tersebut dimanfaatkan Panglima TNI untuk bertatap muka dan memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI baik darat, laut maupun udara serta PNS jajaran.

Dalam arahannya, Panglima TNI menyampaikan disela-sela pengamanan WWF ke 10 di Bali, ia menyempatkan diri untuk bertemu dengan personel jajaran TNI dan PNS khususnya di wilayah NTB.

Panglima TNI kemudian menjelaskan Visi Misi TNI yang dikenal dengan slogan “Prima” yang dijabarkan menjadi TNI harus profesioanal, responsif, integratif, modern dan adaptif.

Untuk mencapai TNI yang profesioanal, maka harus dilatih dengan baik, dilatih secara khusus ditempat yang khusus untuk melaksanakan tugas secara khusus. 

Responsif dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis, meningkatkan kemampuan untuk bersinergi dengan lembaga dan komponen bangsa lainnya, mempercepat modernisasi alutsista sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mewujudkan TNI yang adaptif terhadap tuntunan tugas dan spektrum ancaman yang ada.

Ia juga menyebutkan salah satu program TNI saat ini yaitu membantu Pemerintah untuk mensukseskan swasembada pangan dengan melakukan pendampingan kepada para petani dalam mengolah lahannya sehingga menjadi lebih produktif dengan hasil yang lebih baik.

Mengakhiri arahannya, Panglima TNI mengutif potongan ayat suci Al Qur’an Surat Al Is’ra ayat 7 yang artinya “Jika berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. 

Jika berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri" dengan harapan seluruh Prajurit TNI dan PNS jajarannya senantiasa melaksanakan tugas diawali dengan niat yang baik, tulus dan ikhlas karena semuanya akan kembali kepada diri sendiri.

Usai memberikan arahan, Alumnus Akmil 1991 itu menorehkan tinta sebagai kesan dan pesan kepada seluruh warga Korem 162/WB yang berbunyi.

“Saya Bangga Kepada Prajurit Korem 162/WB yang PRIMA, Loyal, Tulus dan Ikhlas. Jadilah Prajurit yang senantiasa berbuat baik untuk bangsa dan negara, bekerja dengan niat ibadah”. 

Sebelumnya, kedatangan Panglima TNI di Bandara Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) disambut PJ. Gubernur NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, Danrem 162/WB, Danlanal Mataram, Danlanud Bizam Rembiga, Kabinda NTB, Kajati NTB dan tarian Gendang Belek khas masyarakat Lombok NTB yang dimainkan oleh personel TNI Polri.

Selasa, 07 Mei 2024

Perang Bikin Ruwet, M16 Desak Rusia – Ukraina Berdamai di Lombok

 

Okenews.net-– Sudah lebih dari dua tahun lamanya Rusia dan Ukraina terlibat perang pasca Presiden Rusia, Vladimir Putin melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Kremlin mengklaim pertempuran tersebut merupakan Operasi Militer Khusus ke negara tetangganya yang dipimpin Volodymyr Zelenskyy tersebut. Ini merupakan pertempuran paling berdarah Rusia dan Ukraina pasca aneksasi Krimea pada 2014 silam.

Tidak dapat diperkirakan secara akurat jumlah korban tewas selama lebih dari dua tahun bertempur. Terdapat banyak klaim berbeda soal korban jiwa. Ukraina menyebut sebanyak 31 ribu tentara mereka tewas dalam perang. Ini mematahkan tudingan Putin yang sebelumnya menyebut tentara Ukraina luka atau tewas berkisar 150 hingga 300 ribu jiwa dan belum termasuk warga sipil.

Di sisi yang berbeda, tentara Rusia tewas di Ukraina diklaim mencapai 45,123 orang. Meskipun demikian terdapat perbedaan klaim korban tewas.

Banyaknya korban jiwa yang berjatuhan membangkitkan rasa ngeri terhadap perang.  

Lembaga Kajian Sosial - Politik Mi6 menilai pertempuran tersebut sangat berisiko dengan eskalasi perang yang lebih meluas lagi menjadi Perang Dunia ketiga.

“Ini akan memicu eskalasi pada perang dunia ketiga. Tentu saja tidak hanya merugikan kedua belah pihak (Rusia – Ukraina), tetapi banyak negara termasuk Indonesia,” ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, Selasa, 7 Mei 2024.

Pria yang akrab disapa Didu itu meminta kedua belah pihak menahan diri. Putin dan Zelensky disarankan untuk berkepala dingin dan berlapang hati untuk terus memperbanyak negosiasi damai.

“Kedua pimpinan negara tersebut harus berlapang dada untuk terus melakukan negosiasi damai. Tentunya negara-negara lain ikut aktif menjaga perdamaian dunia,” kata dia.

Kiamat akan Tiba

Didu mengatakan perang Rusia ini bisa membawa malapetaka yang buruk untuk bumi. Kiamat bisa saja tiba jika perang terus menerus terjadi.

Meskipun Didu berharap kiamat tiba lebih cepat melihat dinamika dunia semakin buruk, namun dia berubah pikiran melihat banyaknya korban jiwa yang berjatuhan akibat perang.

“Tapi dipikir-pikir ternyata kiamat itu ngeri. Enggak enak, lebih baik berdamai saja, jangan sudah perang-perang itu, kok ruwet perang terus,” ujarnya.

“Coba Pak Putin dan Bro Zelensky itu ngopi di Tuwa Kawa (sebuah kafe di Mataram), kan enggak ruwet mikirin perang terus. Perang kan udah boros, enggak hemat, menyeramkan lagi. Adoh berhenti sudah perang-perang itu,” kata dia.

Lombok Jadi Solusi

Didu menawarkan agar negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina dapat dilakukan di Lombok. Meskipun terlihat unik, namun dia meyakini negosiasi damai di Lombok dapat membuat kedua pemimpin yang tengah bertikai tersebut dapat mengakhiri konflik.

“Negosiasi damai bisa dilakukan di Lombok. Indonesia bisa menawarkan diri untuk menjadi negosiator damai dan dilaksanakan di Lombok yang kini sudah mulai mendunia dengan berbagai kegiatan internasional yang hadir,” ujarnya.

Lombok bukan kali pertama menjadi lokasi untuk perjanjian internasional. Pada 13 November 2006, Lombok menjadi lokasi perjanjian antara Indonesia dan Australia soal kerjasama keamanan negara, atau yang dikenal dengan Lombok Treaty atau Kesepakatan Lombok.

Kesepakatan tersebut pada substansinya meliputi kerjasama bidang pertahanan, penegakan hukum, kontra terorisme, intelijen, keamanan maritim, keselamatan pembangunan dan keamanan pencegahan senjata pemusnah massal. Perjanjian tersebut juga berisi tidak saling campur tangan masalah internal negara, seperti masalah Papua yang saat ini masih dihadapi Indonesia.

“Dengan kesepakatan tersebut sampai sekarang hubungan Indonesia dan Australia langgeng. Ini bisa menjadi contoh dan bisa ditiru menjadi lokasi untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina,” kata Didu.

Dengan Lombok sebagai tempat perjanjian atau negosiasi damai, Mi6 meyakini perang Kremlin dan Kiev akan segera berakhir.

Siap Jadi Negosiator

Setali tiga uang dengan Didu, Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah mengatakan Mi6 akan siap menjadi negosiator damai antara Rusia dan Ukraina jika pemerintah tidak siap.

Athar meminta agar Indonesia kembali melobi kedua negara untuk menjadi juru damai yang sebelumnya sempat buntu.

“Jika pemerintah tidak sanggup, Mi6 juga siap untuk menjadi juru damai,” ujarnya meyakinkan.

Dia mengatakan, dengan Lombok menjadi lokasi negosiasi atau perundingan damai maka akan berefek pada nama Lombok yang semakin besar lagi, dan meningkatkan sektor pariwisata Lombok.

“Mungkin nanti kalau Pak Putin dan Pak Zelensky di Lombok bisa negosiasi sambil berwisata. Pikiran mereka akan lebih fresh dan bisa berdamai dengan nyaman di sini (Lombok),” kata Athar.

Minggu, 28 April 2024

Mi6 Nilai Pelatih STY Layak Diberi Gelar Warga Negara Kehormatan Indonesia

 

Okenews.net--Sejarah yang telah ditorehkan Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U23, benar-benar membuat seluruh warga negara bersuka cita. Membawa anak asuhnya lolos ke semifinal, dan kini berpeluang besar lolos ke olimpiade Paris 2024, membuat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY), layak mendapat apresiasi tinggi.

Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mengusulkan agar STY mendapat gelar warga negara kehormatan dari Indonesia. Sebuah penghargaan yang hanya diberikan kepada orang-orang yang memiliki jasa besar kepada dunia, khususnya Indonesia.

”Coach STY telah menulis sejarah bagi sepakbola Indonesia yang akan dikenang selamanya. Dengan visi, dedikasi, dan kepemimpinan yang luar biasa, Coach STY telah membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto didampingi Dewan Pendiri Mi6, Hendra Kesumah dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah di Mataram, Ahad (28/4/2024).

Berpartisipasi untuk pertama kali di ajang Piala Asia U23, Indonesia kini sedang menjadi perhatian dunia. Timnas Indonesia lolos ke semifinal setelah menumbangkan rasasa sepakbola Asia Korea Selatan.

Timnas Indonesia kini berpeluang lolos ke Olimpiade Paris 2024 dengan mengantongi tiket playoff dan akan menghadapi Guinea, salah satu negara wakil Afrika. Bahkan, jika Timnas Indonesia mampu lolos ke partai final Piala Asia U23, maka Indonesia akan lolos otomatis ke Olimpiade Paris 2024, sebuah prestasi tingkat tinggi yang belum pernah diraih sebelumnya semenjak Indonesia merdeka.

Didu, begitu Bambang Mei Finarwanto beken disapa mengatakan, sesungguhnya, setiap kali bermain, Timnas Indonesia tidak hanya mewakili negara, tetapi juga mewakili harapan dan impian kita semua. Itulah mengapa menurut Didu, apresiasi tinggi layak diberikan kepada Pelatih STY.

”Keberhasilan Timnas bukan hanya sebuah kemenangan bagi tim, tetapi juga kemenangan bagi seluruh negeri. Itulah mengapa menurut kami Mi6, Coach STY layak mendapat gelar Warga Negara Kehormatan,” kata Didu.

Dalam sejarah sepakbola, gelar Warga Negara Kehormatan pernah diterima Guus Hiddink dari Pemerintah Korea Selatan, atas prestasinya yang membawa Timnas Korsel menjadi juara tiga Piala Dunia tahun 2002.

Tentu saja, apresiasi kepada Caoch STY sambung Lalu Athari, tak hanya harus datang dari negara semata. Bisa juga datang dari berbagai kalangan. Dia misalnya mendorong Pemerintah Daerah memberikan apresiasi. Apresiasi tersebut misalnya dengan mengabadikan nama Coach STY sebagai nama stadion.

"Apresiasi juga layak diberikan kalangan dunia usaha. Semisal Guus Hiddink, atas prestasinya, dia mendapat tiket gratis dari maskapai penerbangan sepanjang usianya, ketika hendak datang ke Korea Selatan. Hal serupa, bisa diberikan kepada Coach STY, manakala pelatih asal Korea Selatan bertandang ke Indonesia," kata Athari 

”Coach STY telah mengharumkan nama bangsa kita,” imbuh didu 

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini menegaskan, usulan apresiasi tinggi kepada Pelatih STY ini bukan hendak menciptakan diskriminasi dalam dunia olahraga Indonesia. Mengingat di cabang olahraga yang lain, prestasi Indonesia juga tak kalah menjulangnya.

Namun kata Didu, olahraga sepakbola, memiliki karakteristik yang khas. Sebab, prestasi tinggi dalam sepakbola, terutama oleh Timnas, memiliki kemampuan yang kuat untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang. Itu sebabnya, kesuksesan Timnas sepakbola sering kali dipandang sebagai pencapaian nasional yang membanggakan. Memicu rasa patriotisme dan identitas nasional yang kuat di antara seluruh warga negara.

Itulah mengapa, kemenangan dalam olahraga ini, membawa kebanggaan dan kesenangan bagi banyak orang. Dan inilah yang terjadi di seluruh masyarakat Indonesia saat ini. Hiruk pikuk sidang sengketa Pilpres yang baru saja usai, dilupakan, dan khalayak merayakan keberhasilan Timnas secara bersama-sama sebagai satu bangsa.

”Prestasi besar dalam sepakbola mampu mengalihkan perhatian masyarakat dari isu politik yang sedang mamanas sekalipun. Kegembiraan dan semangat positif yang terjadi selama perayaan kemenangan Timnas ini, dapat meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis masyarakat secara keseluruhan,” tandas Didu.

Sementara itu, Dewan Pendiri Mi6, Hendra Kesumah menambahkan , Sepakbola memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang, suku, agama, dan pandangan politik. Prestasi Timnas yang besar seringkali menjadi titik fokus yang mempersatukan masyarakat dalam keragaman Indonesia.

”Prestasi tinggi sepakbola Timnas ini menjadi peluang untuk meningkatkan kesatuan, kebahagiaan, dan identitas nasional kita sebagai Indonesia,” tukas Hendra Kesumah.

Sabtu, 27 April 2024

Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat Bersuara Lantang Menentang Pembuangan Limbah Radioaktif ke Laut.

 

Okenews.net--Suara yang menentang langkah Perusahaan Listrik Tokyo Electric Power Company Jepang yang membuang limbah radioaktif ke laut, terus bermunculan. Kali ini, suara lantang datang dari Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat.

”Saya menganggap tindakan oleh Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO) ini dan Pemerintah Jepang sebagai tindakan yang egois dan tidak ilmiah, yang akan menyebabkan kerusakan permanen pada ekosistem laut,” tandas Rachmat Hidayat di Mataram,  Jumat (26/4/2024).

Pada 19 April, Tokyo Electric Power Company Jepang telah memulai pembuangan limbah radioaktif ke laut untuk kelima kalinya. Langkah ini imbas gempa bumi yang diikuti oleh tsunami pada tahun 2011 yang menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima, menghancurkan sistem pendinginnya, dan menyebabkan inti reaktor menjadi terlalu panas dan mencemari air di dalam fasilitas dengan bahan radioaktif tinggi.

Sejak bencana, TEPCO telah memompa air untuk mendinginkan batang bahan bakar reaktor. Ini berarti setiap hari pabrik menghasilkan air yang terkontaminasi, yang disimpan di lebih dari 1.000 tangki atau cukup untuk mengisi lebih dari 500 kolam renang Olimpiade.

Pemerintah Jepang menyebutkan, membutuhkan tanah dengan tank-tank sebagai fasilitas baru untuk menonaktifkan pabrik dengan aman. Namun, hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang konsekuensi jika tank-tank itu runtuh dalam bencana alam.

Pemerintah Jepang kemudian memutuskan untuk melepaskan air limbah ke laut secara bertahap. Dan hal ini pun telah memperoleh lampu hijau dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Pelepasan perdana telah dimulai pada bulan Agustus 2023 dan dijadwalkan terus berlangsung hingga 2024. Seluruh proses pembuangan ini, disebutkan akan memakan waktu setidaknya 30 tahun.

Jika Jepang mampu menghilangkan semua unsur radioaktif dari air limbah sebelum menyalurkannya ke laut, mungkin itu tidak akan begitu kontroversial. Namun masalahnya, unsur radioaktif hidrogen yang disebut tritium, tidak dapat dihilangkan dari air yang terkontaminasi karena tidak ada teknologi untuk melakukannya. Sebagai solusi alternatif, air itu dilarutkan. Pesan dari para ahli adalah bahwa langkah pelepasan itu aman. Tetapi, tidak semua ilmuwan setuju tentang dampaknya.

Rachmat menegaskan, tindakan membuang limbah radioaktif ke laut akan merugikan kesehatan masyarakat Jepang, dan merugikan kepentingan langsung masyarakat negara tetangga.

”Ini merupakan tindakan yang tidak bermoral dan tidak bertanggung jawab. Sebagai anggota parlemen Indonesia, saya dengan tegas menentangnya,” tandas Rachmat.

Banyak informasi yang berseliweran terkait langkah Jepang yang mendapat lampu hijau dari IAEA ini. Ada sejumlah pihak yang melihat adanya laporan tentang adanya aliran uang antara Pemerintah Jepang dan IAEA. Namun, seberapa akurat hal tersebut, Rachmat menegaskan, masih butuh upaya untuk memastikan dan memvalidasi.

Yang jelas, kata Rachmat, "Laporan Evaluasi Komprehensif Penanganan Limbah Radioaktif Fukushima" adalah evaluasi pribadi antara Jepang dan Departemen Fungsional IAEA, yang cakupannya terbatas pada kepentingan pihak yang memberikan komisi. Karena itu, Hasilnya tidak dapat mewakili pandangan IAEA.

”Kita memiliki alasan yang cukup untuk mempertanyakan keamanan limbah radioaktif, dan sebagai anggota IAEA, Indonesia berhak mengetahuinya, dan Jepang harus memberikan penjelasan kepada kita,” tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Namun begitu, akan menjadi lain, jika Jepang dapat membuktikan dengan tanpa keraguan bahwa limbah radioaktif aman, dan melakukan evaluasi lingkungan ilmiah yang komprehensif dan terbuka sesuai dengan kewajiban hukum internasional.

”Jepang tidak boleh membuang limbah radioaktif ke laut. Pemerintah Jepang dan Perusahaan Listrik TEPCO harus mempertimbangkan kembali cara penanganan limbah radioaktif. Jika limbah radioaktif ini memang aman, mengapa tidak langsung dituangkan ke sungai di Jepang?” ucap Rachmat dengan lantang.

Ditegaskannya, laut bukanlah tempat pembuangan sampah Jepang. Laut adalah rumah bagi Indonesia dan semua negara maritim, yang merupakan dasar kehidupan. Indonesia memiliki banyak nelayan, memiliki pantai yang indah.

”Zat radioaktif yang dibuang ke laut akan selamanya merugikan nelayan kami. Merusak industri pariwisata kami. Kerugian ini tak terhingga,” ucap politisi yang sudah delapan periode menjadi anggota parlemen ini.

Dengan tulus, Rachmat pun berharap Pemerintah Jepang dan Perusahaan Listrik Tokyo memikul tanggung jawab yang seharusnya, dan bersama-sama dengan lebih banyak negara maritim, melindungi laut yang menjadi milik seluruh umat manusia.

Perlu Kepedulian Banyak Pihak

Rachmat menegaskan, laut saat ini sudah menanggung sudah begitu banyak beban. Oleh karena itu, harusnya tidak ada lagi langkah tidak bertanggung jawab untuk terus menerus membebani laut dengan pencemaran.

Ditegaskan, permasalahan lingkungan yang terkait dengan laut saat ini sangatlah kompleks dan memiliki dampak yang luas, meliputi berbagai aspek mulai dari pencemaran, perubahan iklim, degradasi ekosistem, hingga pemanfaatan sumber daya secara berlebihan.

Di antara sejumlah hal yang mendesak adalah pencemaran plastik. Ton-ton sampah plastik masuk ke laut setiap tahunnya, mengancam kehidupan laut dan ekosistemnya. Selain itu, limbah industri, pestisida, dan bahan kimia lainnya juga mencemari laut, meracuni organisme laut dan memengaruhi rantai makanan.

Pemanasan global kata Rachmat adalah bukti nyata, bagaimana perubahan iklim menyebabkan kenaikan suhu laut, yang berdampak pada ekosistem terumbu karang, ikan, dan spesies lainnya. Pada akhirnya, ini juga dapat menyebabkan kejadian cuaca ekstrem seperti badai tropis yang lebih kuat.

”Penyerapan karbon dioksida oleh laut juga menghasilkan peningkatan keasaman air laut. Ini dapat mengganggu organisme laut seperti moluska dan terumbu karang,” tandasnya.

Di sisi lain, pemanfaatan sumber daya juga jauh dari tindakan berkelanjutan. Telah terjadi overfishing dimana penangkapan ikan berlebihan telah menyebabkan penurunan drastis dalam populasi ikan tertentu, mengganggu keseimbangan ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan perikanan.

Belum lagi penambangan laut seperti penambangan pasir dan mineral, yang mana hal tersebut dapat mengganggu habitat laut dan mengancam keberlanjutan ekosistem bawah laut.

Menurut Rachmat, kurangnya kerja sama internasional dalam pengelolaan sumber daya laut, bersama dengan konflik kepentingan antara negara-negara pesisir, sering kali menghambat upaya perlindungan lingkungan laut.

“komunitas pesisir dan nelayan kecil sering kali menderita dampak langsung dari degradasi lingkungan laut, tetapi memiliki akses terbatas terhadap sumber daya dan keputusan pengelolaan,” tandasnya.

Belum lagi jika memperhitungkan penggundulan hutan mangrove untuk pembangunan infrastruktur dan akvakultur, hal yang telah mengurangi habitat penting untuk ikan dan menyebabkan erosi pantai.

Rachmat menegaskan, solusi untuk permasalahan lingkungan laut ini membutuhkan kerja sama global, regulasi yang ketat, serta kesadaran dan tindakan dari individu, industri, dan pemerintah.

”Perlindungan laut dan kesejahteraan manusia terhubung erat. Jadi, upaya untuk menjaga laut yang sehat sangat penting untuk masa depan planet ini,” tandasnya.

Kamis, 25 April 2024

Dinas Peternakan Lombok Timur Gencar Atasi PMK

 

Buku Panduan Ternak
Okenews.net--Upaya pembenasan penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi dan hewan ternak lainnya di Lombok Timur, Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Lombok Timur melalui Kabid Kesehatan Hewan galakkan program Pengembangan Peternak Terpadu Desa (PEPADU DESA) sejak di luncurkan tahun 2021 lalu.

"Kalau Dinas Kesehatan Kolaboradi dengan Rumah Sakit dinamakan PEPADU SAKTI, Kita di Dinas Peternakan dinamakan PEPADU DESA yang kolaborasi dengan Pemerintah Desa," ucap Hultatang Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Lombok Timur. Rabu (24/4/2024)

Makanya jika melihat penanganan PMK di Lombok Timur kemarin, cukup efektif dan relatif cepat. Namun yang perlu itu penggalakan kembali agar kinerja lebih baik dalam penanganan dan pengelolaan hewan ternak.
"Melalui program ini, kita ingin melakukan pengembangan baik itu dalam bidang penataan kandang dan penanganan kesehatan hewan ternak ditiap desa dapat cepat tertangani," harap Tatang.

Diterangkan Tatang, Program ini tentu bertujuan untuk memberikan panduan penataan dan tata pengolaan hewan ternak dengan baik sehingga menghasilkan output yang lebih baik pula dari sebelumnya, Semua itu dilakukan secara terencana dan terpadu dengan terpusat di desa juga dengan melibatkan pemerintah desa.

"Untuk buku panduannya juga sudah saya buat dan itu juga Alhamdulillah sudah ditandatangi sama bapak Pj Bupati," ungkap Tatang.

PEPADU DESA sejak diluncurkan tahun 2021 belum berjalan maksimal karena butuh anggaran, karenanya perlu kaborasi dengan semua pihak, utamanya pihak desa melalui penguatan pangan dan hewani dalam APBDes.

"PEPADU DESA itu sejak 2021 sudah dibantu sama desa dan dewan tapi masih spot spot menyeluruh kita terus optimalkan dengan seluruh petugas kita berada di desa, membangun komonikasi dan koordinasi dengan desa, membuat program bahkan dana desa untuk ketahanan pangan hewani dan nabati 20% bisa difokuskan untuk peternakan dan kesehatan hewan," sambung Tatang.

Terkait tindak lanjut pasca wabah PMK, Dikatakan Tatang, Kabupaten Lombok Timur sudah bebas dari penyakit PKM tetapi tidak bisa dikatakan 100 persen, karenanya untuk mencegah timbulnya PMK kembali pihaknya melakukan vaksinasi lanjutan terhadap hewan ternak baru.

"Utamanya pada ternak yang datang dari luar daerah dan yang dilahirkan pasca wabah PMK," jelas Tatang.

Untuk vaksinasi itu sendiri, Disampaikan Tatang, Dilakukan pada tenak yang baru lahir masimal berumur 5 bulan sejak kelahiran, itu dilakukan untuk menghindari penyakit pada anak ternak karena tidak menutup kemungkinan ditularkan oleh induk ternak yang sebulumnya sudah terjangkit PMK.
"Ternak baru bisa dikatakan bebas dari PMK bila sudah divaksinasi minimal 3 kali, tapi tidak dengan anaknya makanya harus di vaksin" terang Tatang.

Karena itu, Tatang berharap pada peternak yang ternaknya belum divaksinasi PMK sebanyak 3 kali atau induk ternaknya melahirkan, untuk memberitahukan petugas agar anak tenaknya divaksin untuk menghindari terjangkitnya PMK pada hewan ternak yang baru dilahirkan dan belum mencapai umur 5 bulan tersebut.

"Kita harap masyarakat melapor kepetugas setempat, Sebelum anak hewan ternak dimiliki masyakarat sebelum mencapai umur 5 bulan supaya divaksin untuk menghindari terjangkiti PMK dari induknya," harap Tatang.

Karena itu, ungkap Tatang, untuk mengkoordinir kesehatan hewan milik masyarakat di tiap desa, Ia juga mengumpamakan seperti posyandu yang dilakukan pemerintah melalui dinas kesehatan pada masyarakat terpusat pelayanannya ditiap kekadusan.

"Namun untuk hewan ternak, kita pusatkan ditiap desa dengan program Pengembangan Peternak Terpadu Desa atau PEPADU DESA dan petugas juga kita tebar ditiap desa untuk melakukan posyandu ternak secara terpadu," tutup Tatang. 

Ikuti kami di berita google

Rabu, 24 April 2024

Ternak Kena Scabies, Masyarakat Diminta Lapor Petugas

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Lotim  Hul Tatang 
Okenews.net--Penyakit scabies merupakan penyakit kulit dan wajar diderita ternak, yang mana penyakit tersebut umumnya diderita hewan.

Gejala gatal gatal pada kulit penyakit ini umumnya disebabkan karna perubahan musim dari musim panas ke musim hujan dan kandang yang kurang terurus dan kumuh.

"Scabies merupakan penyakit umum yang tidak begitu berbahanya, hanya dengan beberapa penanganan penyakit Scabies ini bisa disembuhkan, asal para peternak segera melapor," ungkap Kepala Bidang Keswan dr. Hul Tatatng, Rabu, (24/04/2024)

Hul Tatang menyebut, penyakit ini kerap terjadi pada hewan ternak kambing, yang disebabkan dengan kandang yang kumuh dan kotor, buruknya pola makan yang kurang bergizi pada hewan ternak.

Penyakit Scabies merupakan penyakit kulit yang diderita oleh hewan ternak, berupa gatal, yang menyebabkan hewan ternak bisa mengalami kurangya pergerakan dan nafsu makan pada hewan ternak,

Tak hanya itu harga jual juga kadang cenderung murah untuk hewan ternak yang mengalami penyakit kulit jenis Scabies tersebut,

Dinasa Peternakan Kabupaten Lombok Timur himbau seluruh peternak untuk segera melaporkan hewan ternaknya jika mengalami gatal gatal, agar secepatnya dilakukan penanganan oleh petugas.

Menurut Hul Tatang, penyakit scabies ini penyakit ringan, ternak yang banyak mengalami penyakit scabies hanya baru muncul di kawasan tanjung ringgit, karna kurangya makanan rumput bagi hewan ternak,

"Saya berharap para peternak untuk segera melaporkan ternaknya ke pihak pihak terkait yang telah disediakan," tambahnya.

Hultatang juga menghimbau agar peternak tak perlu hawatir denagan penyakit tersebut, karna menurutnya, scabies ini merupakan penyakit yang ringan.

"Scabies ini penyakit ringan, cukup dengan di obati penyakit tersebut bisa aman," sambungnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak mengkonsumsi daging hewan yang terkena secabies,

"Saya harap sebelum di konsumsi, hewan yang terkena scabies harus smbuh dulu," tutupnya.

Meriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Selong Gelar Pekan Olahraga Tahun 2024

 

Lapas kelas IIB Selong
Okenews.net--Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong Kanwil Kemenkumham NTB, membuka pekan olahraga untuk seluruh warga binaan untuk memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan yang memasuki Usia ke 60.

Dalam acara tersebut Ahmad Sihabudin selaku kepala Lapas kelas IIB Selong  mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga ketertiban serta keamanan selama pelaksanaan Pekan Olahraga berlangsung.

Hal ini disampaikan Kalapas Sihabudin saat membuka Pekan Olahraga Pemasyarakatan (PORPAS) dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-60 Tahun 2024, Rabu (24/04).

“Pekan Olahraga Pemasyarakatan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke – 60 ini kami harap dilaksanakan dengan penuh antusias dari warga binaan dan petugas, tetap junjung tinggi sportifitas, jaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan,” ungkap Kalapas Sihabudin.

Pembukaan pekan olahraga pemasyarakatan ini ditandai dengan pelepasan burung dara, di dampingi seluruh pejabat struktural dan disaksikan seluruh warga binaan Lapas Selong Lombok Timur.

Sihabudin menjelaskan, Pekan Olahraga Pemasyarakatan ini akan dimeriahkan dengan berbagai macam Lomba dan memperebutkan Tropi dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Adapun olahraga dan permainan yang dilombakan dalam Pekan Olahraga Pemasyarakatan terdiri atas 4 Kategori lomba meliputi tenis meja, catur, tarik tambang dan kebersihan kamar .

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Nasruddin menjabarkan, gelaran PORPAS akan berlangsung selama satu minggu kedepan dan akan ditutup dengan pembagian hadiah dan tropi bagi para pemenang sebagai acara puncak.

Minggu, 21 April 2024

Wakil Rektor IAIH Pancor Ajak Masyarakat Mengambil Spirit Pendirian Madrasah NBDI

 

H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd
Okenews.net--Wakil Rektor IAH Pancor Ajak Masyarakat Belajar dari Pendirian NBDI Wakil Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd kepada media mengatakan, bahwa masyarakat sangat penting untuk mengambil inspirasi, spirit dan pelajaran dari pendirian dan keberadaan Madrasah Nahdhatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) yang didirikan oleh pahlawan nasional asal Nusa Tenggara Barat – TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid 81 tahun silam. 

Di antara pelajaran penting dari pendirian madrasah NBDI adalah kepeloporan, kemajuan untuk perempuan, emansipasi perempuan, kesungguhan dalam perjuangan, kerja keras, tidak menyerah pada tantangan dan hambatan demi kemajuan bangsa.

Sebagaimana diketahui, madrasah NBDI adalah sekolah pertama sebagai wadah pendidikan yang diperuntukan untuk kaum perempuan di Pulau Lombok. Sejak pendirianya 21 April 1943, NBDI telah hadir memberikan yang terbaik bagi bangsa terutama untuk kemajuan perempuan Indonesia.

Karena itu, tanggal 21 April 1943 adalah bagian hari bersejarah bagi pendidikan kaum perempuan khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Pada konteks ke-Indonesiaan, tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Hari emansipasi perempuan di Indonesia yang disematkan pada hari lahirnya Raden Ajeng Kartini di Jepara, Jawa Tengah. 

Menurut Dr. Hayyi Akrom, pendirian NBDI sendiri didirikan untuk memberikan pendidikan secara maksimal khusus bagi kaum perempuan ketika itu. Karena itu, lahirnya NBDI adalah realisasi kejeniusan ulama asal Lombok (TGKH. Zaenuddin Abdul Majid) yang kemudian menjadi kesadaran dan gerakan kolektif partisipasi perempuan di Indonesia. 

Pada saat pendirian NBDI, kaum perempuan tidak memiliki ruang untuk menuntut ilmu dan masih jauh dari ilmu pengetahuan dan pendidikan. Pendidikan masih menjadi barang mewah dah hanya bagi kaum lelaki. Situasi itu menjadi kegelisahan tersendiri bagi Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat, TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdil Majid. Di tengah keadaan yang masih penuh keterbatasan, dimana bangsa Indonesia belum merdeka. Sosok TKGH. Zaenuddin Abdujl Majid menjadi pelopor pendirian madrasah pertama untuk kemajuan pendidikan kaum perempuan. 

Ujian dan tantangan pendirian NBDI tidak hanya datang dari kaum penjajah yang masih bercokol di Tanah Air ketika itu. Ujian dan tantangan juga datang dari kelompok bangsanya sendiri, bahwa dari tokoh-tokoh agama ketika itu yang memandang pendirian madrash khusus untuk kaum perempuan adalah sesuatu yang tabu di zaman itu. TGKH. Zaenuddin Abdul Majid sama sekali tidak gentar dengan segala rintangan dan hambatan yang datang. Malah semakin kokoh dan bersemangat memberikan pendidikan terbaik bagi kaum perempuan. 

Dari peristiwa pendirian NBDI 81 tahun silam, Wakil Rektor IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengambil inspriasi dan spirit dari kepeloporan pendirian NBDI untuk bersama sama memajukan Tanah Air. Lebih –lebih pada saat ini, di mana fasilitas dan teknologi yang banyak dapat digunakan sebagai instumen memajukan kehidupan bangsa dalam berbagai bidang kehidupan. Tidak lupa, kepada media, mewakili sivitas akademika IAIH Pancor, Dr. Hayyi Akrom menyampaikan selamat mengkaji dan mengambil inspirasi dari HUT 81 tahun Madrasah NBDI. 


Selamat Idul Fitri 1444 H


Selamat Idul Adha 1445 H

 


Pendidikan

Hukum

Ekonomi