Okenews.net – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Raudatul Jannah, Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Kamis (10/9/2026), menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS).
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan santunan kepada anak yatim yang bersumber dari dana ZIS masyarakat Lombok Timur yang dihimpun dan dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur.
Kasubag Baznas Lombok Timur, M. Al. Wathani, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekahnya kepada Baznas.
Menurutnya, setiap zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki nilai manfaat yang besar ketika dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat kembali kepada masyarakat dalam bentuk kemanfaatan. Santunan ini adalah salah satu bukti bahwa ZIS dapat menjadi jembatan kebaikan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar M. Al. Wathani.
Ia mengajak masyarakat Lombok Timur yang telah memenuhi syarat untuk semakin sadar dan peduli terhadap kewajiban berzakat. Penyaluran melalui Baznas, kata dia, memungkinkan dana ZIS dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
“Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui Baznas, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Penyerahan santunan kepada anak yatim pun menjadi salah satu momen mengharukan dalam rangkaian Maulid Nabi tersebut. Kehadiran Baznas dalam kegiatan keagamaan itu sekaligus menunjukkan bahwa semangat memperingati kelahiran Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur, Dr. Drs. H. M. Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati Lombok Timur, mengingatkan masyarakat agar Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui penguatan silaturahmi, persaudaraan, kepedulian sosial dan kebersamaan.
“Maulid hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian kita kepada sesama,” pesan Sekda.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 27 Januari 2027. Perbedaan pilihan, kata dia, jangan sampai merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga mendorong dukungan masyarakat terhadap program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Suralaga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Baznas Lombok Timur.
Sinergi pemerintah, Baznas, tokoh agama dan masyarakat diharapkan terus diperkuat. Dengan demikian, semangat Maulid Nabi tidak hanya hadir dalam lantunan doa dan tausiah, tetapi juga diwujudkan melalui gerakan berbagi, berzakat dan membantu sesama.
.png)