www.okenews.net: Pilkada
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2026

Mi6: Pilkada 2029 Panggung untuk Kader Muda

Okenews.net-Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2029 diprediksi menjadi momentum krusial bagi arah demokrasi di tingkat lokal. Keberanian mendorong kader muda untuk maju sebagai kandidat kepala daerah bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan demokrasi yang sehat dan adaptif.

”Membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda untuk tampil sebagai kandidat kepala daerah, adalah prasyarat utama bagi lahirnya demokrasi yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Analis politik kawakan NTB yang karib disapa Didu ini menegaskan, tanpa keberanian memberi panggung kepada generasi baru, NTB hanya akan mengulang pola lama yang stagnan, di mana kekuasaan berputar pada figur yang sama, sementara tantangan zaman terus berubah.

”Regenerasi itu nggak cuma pergantian usia. Tetapi pembaruan cara pandang, energi, dan keberanian untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi masa depan daerah,” tandas Didu.

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini mengungkapkan, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks. Di sisi lain, tuntutan masyarakat juga kian. Itu sebabnya, kebutuhan akan kepemimpinan daerah yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, menjadi semakin mendesak. 

Didu melihat adanya kecenderungan stagnasi dalam kontestasi politik lokal. Hal ini ditunjukkan dengan figur-figur yang sama terus mendominasi panggung Pilkada dari periode ke periode. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat lahirnya gagasan baru, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas kompetisi politik itu sendiri.

“Jika ruang kontestasi hanya diisi oleh aktor yang sama, maka yang terjadi bukan kompetisi gagasan, melainkan sekadar pengulangan pola. Demokrasi menjadi kehilangan daya dorongnya sebagai mekanisme perubahan,” tandas Didu.

Ia menjelaskan bahwa kader muda memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, generasi muda juga cenderung memiliki perspektif yang lebih terbuka terhadap inovasi kebijakan publik. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, hal ini menjadi penting mengingat banyaknya persoalan baru yang membutuhkan pendekatan lintas sektor dan berbasis data.

Menurut Didu, generasi muda juga memiliki kedekatan yang lebih kuat dengan kelompok demografis produktif yang saat ini mendominasi struktur penduduk NTB. Hal ini memungkinkan terjadinya komunikasi politik yang lebih efektif, sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses pembangunan daerah.

Namun demikian, Didu tak menampik, bahwa jalan bagi kader muda untuk masuk dalam kontestasi Pilkada tidaklah mudah. Salah satu hambatan utama terletak pada mekanisme rekrutmen politik di internal partai yang masih cenderung pragmatis. Partai politik, dalam banyak kasus, lebih memilih mengusung kandidat dengan tingkat popularitas dan elektabilitas yang sudah mapan, ketimbang memberi kesempatan kepada kader muda yang masih dalam tahap membangun basis dukungan.

“Di sinilah letak persoalannya. Partai politik sering kali terjebak dalam logika jangka pendek. Padahal, jika ingin menjaga keberlanjutan organisasi dan demokrasi, mereka harus berani berinvestasi pada kaderisasi,” tegasnya.

Didu menilai bahwa pimpinan partai politik memiliki peran kunci dalam mendorong perubahan ini. Keberanian untuk memberi ruang bagi kader muda harus dibarengi dengan sistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari pendidikan politik, penguatan kapasitas kepemimpinan, hingga pemberian panggung dalam berbagai level kontestasi. Tanpa itu, kader muda akan sulit bersaing secara setara dengan kandidat yang telah memiliki modal sosial dan politik yang kuat.

Selain peran partai, Didu juga menyoroti pentingnya sikap legowo dari para tokoh senior. Ia menekankan bahwa dalam tradisi demokrasi yang sehat, regenerasi kepemimpinan harus dipandang sebagai proses alami yang perlu didukung, bukan dihambat. Tokoh senior, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai sekaligus mentor bagi generasi berikutnya.

“Sudah saatnya para senior mengambil peran sebagai pembimbing. Memberikan ruang, membuka akses jaringan, serta mentransfer pengalaman. Ini bukan soal kehilangan panggung ya.... Ini tentang memastikan kesinambungan kepemimpinan,” katanya.

Dinasti Politik Jadi Tantangan

Dalam analisis yang lebih tajam, Didu juga mengkritisi masih kuatnya praktik dinasti politik di sejumlah daerah. Ia menilai bahwa fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang mempersempit ruang kompetisi bagi kader muda. Ketika akses terhadap kekuasaan hanya berputar di lingkar keluarga tertentu, maka prinsip meritokrasi menjadi sulit mewujud.

“Dinasti politik harusnya tentang bagaimana peluang itu didistribusikan. Jika sejak awal sudah tidak setara, maka hasil akhirnya pun sulit mencerminkan kualitas terbaik,” ujarnya.

Menurut Didu, praktik dinasti politik juga berpotensi melemahkan akuntabilitas publik. Kedekatan personal dalam lingkar kekuasaan dapat mengaburkan mekanisme kontrol, sehingga membuka ruang bagi penyalahgunaan wewenang. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi.

Ia menegaskan bahwa Pilkada 2029 harus menjadi titik balik untuk mengurangi dominasi dinasti politik. Hal ini, menurutnya, dapat dilakukan melalui kombinasi antara reformasi internal partai, peningkatan literasi politik masyarakat, serta penguatan regulasi yang mendorong kompetisi yang lebih adil.

Selain isu regenerasi dan dinasti politik, Didu juga menyoroti pentingnya pendekatan representasi dalam menentukan pasangan calon kepala daerah. Dalam konteks NTB yang sangat majemuk, ia menilai bahwa komposisi pasangan calon yang mencerminkan keberagaman sosial, termasuk suku dan kelompok masyarakat, menjadi faktor penting dalam membangun legitimasi politik.

“Perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah harus kita akui menjadi simbol komitmen terhadap inklusivitas. Ini penting untuk menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman,” jelasnya.

Namun demikian, Didu mengingatkan bahwa pendekatan ini tidak boleh berhenti pada aspek simbolik semata. Representasi yang dibangun harus memiliki basis substantif, di mana masing-masing kandidat benar-benar memahami dan mampu memperjuangkan kepentingan kelompok yang diwakilinya. Tanpa itu, representasi hanya akan menjadi alat politik yang dangkal dan tidak berdampak pada kualitas kebijakan.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah juga dapat memperkaya perspektif dalam proses pengambilan keputusan. Dengan adanya keberagaman pengalaman dan sudut pandang, kebijakan yang dihasilkan diharapkan menjadi lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang beragam.

Dalam konteks yang lebih luas, Didu melihat bahwa keberhasilan mendorong kader muda dalam Pilkada 2029 akan sangat ditentukan oleh sinergi antara berbagai aktor, mulai dari partai politik, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga media. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem politik yang mendukung tumbuhnya kepemimpinan muda yang berkualitas.

“Ini bukan hanya tugas satu pihak. Semua elemen harus bergerak bersama. Kita perlu menciptakan ruang yang memungkinkan kader muda tumbuh, belajar, dan berkompetisi secara sehat. Dan kabar gembiranya, kita masih punya waktu untuk mewujudkan ini hingga 2029 mendatang,” ujarnya.

Karena itu, Didu mendorong agar masyarakat, khususnya pemilih muda, lebih aktif dalam mengawal proses demokrasi. Partisipasi yang kritis dan rasional dinilai menjadi kunci untuk memastikan bahwa kandidat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dan integritas yang dibutuhkan.

”Jika kita ingin demokrasi daerah kita lebih berkualitas, maka kita harus berani berubah. Memberi ruang bagi kader muda sebuah keharusan. Tanpa itu, kita hanya akan terjebak dalam siklus lama yang tidak membawa kemajuan berarti,” pungkasnya.

Jumat, 29 November 2024

Pasangan Calon no. Urut 4 Ucapkan Selamat Untuk Pasangan Iron Edwin

H. Syamsul Lutfi
Okenews.net-Pilkada telah usai, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur 2024, H.M. Syamsul Luthfi - H. Abdul Wahid No. Urut 4 mengucapkan selamat ke pasangan terpilih calon no. Urut 2.

“Kami Pasangan calon no. Urut 4 mengucapkan selamat untuk calon yang telah terpilih, Semonga pasangan calon Haji Iron- Haji Edwin Bisa mengemban amanah yang duberikan oleh masyarakat," ungkap Syamsul Lutfi, Jumat, 29/11/2024

Syamsul Lutfi juga mengatakan, Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, perjuangan, dan kepercayaan masyarakat yang telah memilih mereka untuk memimpin daerah yang kita cintai ini. ujarnya.

Ia juga turut menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh relawan yang telah berjuang bersama, dari baru terbentuknya pasangan Calon Lutfi Wahid, sampai perosesi Pemilihan berakhir tetap setia mendukung pasangan Lutfi Wahid.

"Kami sampaikan terimaksih kepada seluruh tim pemenangan yang telah mengorbankan segalanya untuk Pilkada ini," tambahnya

Pasangan Calon no. Urut 4 juga mengajak masyarakat menerima hasil dari proses yang telah berlangsung beberapa waktu lau, karna menurutnya Pilkada ini merupakan cerminan kehendak Msyarakat dan hasil ini merupakan hasil dari pilihan masyarakat.

"Saya turut mengajak untuk kita semua untuk saling merangkul, jangan sampai dengan Pilkada ini kita malah terpecah belah dengan saudara saudara kita,"tambahnya.

Ia juga turut berharap, pasangan calon yang terpilih bisa membawa lombok timur ke arah yang lebih baik, dan persatuan dan kebersamaan demi lombok timur harus tetap dijaga.

"Kami turut titipkan, Visi Misi kami ke paslon yang terpilih, semoga kedepan lombok timur bisa lebih baik, adil dan sejahtera, dengan adanya pemimpin yang baru, harpanya.

Luthfi Wahid dan tim kampanyenya juga turut mengajak seluruh masyarakat Lombok Timur untuk terus bersatu, menjaga kondusivitas, dan mendukung proses transisi kepemimpinan yang lancar dan sukses demi kemajuan bersama.

"Semoga kepemimpinan Iron-Edwin dapat membawa Lombok Timur ke arah yang lebih baik, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat,"tutupnya.

Calon Wakil Bupati No. Urut 3 Ajak Masyarakat Menerima Hasil Pilkada, dan Uacapkan Selamat ke Paslon Terpilih

H. Daeng Paelori, calon Bupati Lombok Timur no. Urut 3 P
Okenews.net-Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Lombok Timur telah Usai, pada 27 November kemarin pasangan calon Bupati H. Daeng Paelori mengucapkan rasa syukur atas hasil yang di dapatkan dari perjuangannya.

Pasangan Calon Wakil Bupati Lombok Timur nomor 3, H. Daeng Paelori, menyambut positif pelaksanaan Pilkada yang berjalan dengan kondusif.

Ia juga Turut mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor urut No. 2, Iron-Edwin, yang terpilih sebagai pemenang.

"Pilkada Lombok Timur 2024 diikuti oleh lima pasangan calon (Paslon), dan masyarakat banyak Pilihan, dan kami sangat bersyukur dengan hasilnya, dan terselenggara dengan dami," ungmapnya

H. Daeng Paelori juga turut mengapresiasi sikap masyarakat yang sudah cerdas dalam menggunakan hak pilihnya tanpa terprovokasi oleh isu-isu negatif.

“Pilkada Lombok Timur sudah selesai, mari kita sama-sama menjaga kondusivitas ini dengan baik,” ujar H. Daeng Paelori saat diwawancarai di kediamannya pada 29 November 2024. 

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lombok Timur atas partisipasi mereka yang telah menjadikan pilkada kali ini berlangsung lancar dan aman.

Ia menambahkan, demokrasi yang damai ini mencerminkan tingkat kedewasaan politik masyarakat Lombok Timur. 

“Ini adalah hasil yang baik, dan saya berharap semangat kebersamaan ini terus dipertahankan ke depan,” tuturnya.

H. Daeng Paelori juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para relawan Paslon nomor 3, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. 

“Dalam kontestasi ini ada yang menang dan ada yang kalah, itu hal yang biasa. Mari kita saling menghormati dan menjaga kedamaian,” tambahnya.

Melihat hasil Quick Count yang menunjukkan kemenangan Paslon nomor 2, H. Daeng Paelori memberikan ucapan selamat kepada pasangan Iron-Edwin.

 “Selamat kepada Paslon nomor 2, semoga kedepannya bisa mensejahterakan masyarakat Lombok Timur, memajukan daerah ini, dan membawa perubahan positif untuk pembangunan,” harapnya.

Selain itu, H. Daeng Paelori juga berharap agar berbagai aspirasi yang telah disampaikan selama masa kampanye dapat menjadi perhatian Paslon terpilih, terutama terkait dengan isu-isu yang tengah berkembang di Lombok Timur. 

“Kami berharap Paslon yang terpilih dapat mengatasi tantangan dan memperhatikan keadaan Lombok Timur saat ini,” tutupnya.

Dengan berakhirnya Pilkada ini, H. Daeng Paelori kembali mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan melanjutkan aktivitas keseharian dengan penuh rasa persatuan.

Senin, 25 November 2024

Jubir RAMAH: Survei Median Benar Adanya, karena Kami Sudah Berkontrak

 Perwakilan TPK RAMAH, Taupik Hidayat dan Ketua Desk Pilkada Partai Gelora sekaligus Pemilik Lembaga Survei Median, Rico Marbun saat penyerahan rekomendasi Partai Gelora dan penandatanganan kontrak Median sebagai lembaga survei internal RAMAH di Pilkada Lombok Timur 
Okenews.net- Tim Pemenangan Kabupaten (TPK) pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi Sj - H Sukisman Azmy (RAMAH) Taupik Hidayat memberikan tanggapan keras atas tudingan oknum tim sukses calon bupati tertentu yang menyebut jika lembaga survei Media Survei Nasional (Median) tidak pernah melakukan survei di Lombok Timur.

Taupik menyatakan informasi hoax (palsu) yang digelindingkan oleh oknum tim sukses itu adalah bentuk kampanye negatif yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral. "Saya menduga informasi yang disebarkan oleh oknum itu adalah salah satu cara kampanye negatif yang dilakukan oleh pihak tertentu, karena mereka panik atas hasil survei kami," katanya. Senin (25/11/2024).

Masih lanjut dia, hasil survei Median di Pilkada Lombok Timur yang telah dirilis adalah benar adanya. Sebab, antara TPK dan lembaga survei Median telah melakukan berkontrak secara resmi pada tanggal 6 Juli 2024 lalu.

"Kok oknum itu bilang Median tidak pernah melakukan survei di Lombok Timur, ini kan lucu sekali. Kami sudah meneken kontrak dengan  Rico Marbun selaku pihak yang mewakili lembaga survei Median pada bulan Juli lalu di Jakarta," tegasnya.

Lanjut dia, lembaga Rico Marbun adalah pemilik dari lembaga survei Median sekaligus sebagai Ketua Desk Pilkada DPP Partai Gelora.

"Jadi saat kami mengurus rekomendasi Partai Gelora, kami juga langsung menyepakati untuk berkontrak dengan Median, sebagai lembaga survei yang akan digunakan RAMAH sebagai lembaga survei internal yang digunakan di Pilkada Lombok Timur," paparnya.

"Jadi clear, lembaga survei Median sudah melakukan survei di Lombok Timur, dan hasil surveinya adalah benar adanya yang kami jadikan patokan dalam perjuangan memenangkan RAMAH di Pilkada Lombok Timur," imbuhnya tegas.

Dirinya berpesan kepada pihak yang tidak bertangungjawab untuk tidak menyamakan perbuatan yang mereka lakukan dengan apa yang dilakukan oleh TPK RAMAH.

Sebab kata dia, TPK RAMAH senantiasa menjunjung nilai dan fatsun politik yang beretika dalam setiap perjuangan memenangkan RAMAH di Pilkada Lombok Timur.

"Jangan samakan dong kerja-kerja tim paslon yg menyebar hasil survei hoax dengan tim kami yang kerja keras dalam senyap memenangkan paslon RAMAH," tegasnya.

"Kita tahu bersama beberapa waktu lalu ada salah satu tim paslon yang sebar hasil survei hoax dan dibantah oleh lembaga survei itu sendiri dalam hitungan jam, itu yang pasti dan jelas tidak beretika," tandasnya.

Sabtu, 23 November 2024

PDIP Kota Mataram Latih Ratusan Saksi dan Koordinator, Kawal Rohmi-Firin

PDIP Kota mataram
Okenews.net- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Mataram, melakukan pelatihan  terhadap 581 saksi dan 100 koodinator TPS Pilkada NTB 2024, Sabtu 23 November 2024.

Ratusan peserta yang mengikuti pelatihan saksi TPS tersebut berasal dari semua lingkungan di Kota Mataram. 

Ketua DPC PDIP Kota Mataram, Made Slamet mengatakan, kegiatan ini ditujukan agar membekali para saksi dan para  koordinatornya untuk memahami kerja-kerja pengamanan suara paslon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 1, Sitti Rohmi Djalillah-HW Musyaifirin atau Rohmi-Firin di TPS nya masing-masing. 

"Ratusan saksi dan koordinatornya kita latih dan kita lakukan simulasi untuk juga mengantisipasi kecurangan yang terjadi di TPS," ujar Made dalam sambutannya. 

Anggota DPRD NTB ini menekankan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mewanti-wanti bahwa saksi TPS adalah ujung tombak kemenangan dalam Pilkada.

Karena itu, mereka harus dibekali ilmu menyangkut pengamanan suara. Serta, bagaimana mereka juga bekerja untuk mengajak tetangga hingga saudaranya untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024. 

"Kekuatan dalam Pemilu adalah saksi di TPS. Saksi TPS adalah pejuang partai, ujung tombak yang harus diperkuat. Maka, saksi PDIP siap bertarung dan siap ribut jika ada kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara," tegas Made Slamet 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dengan kian positifnya trend elektabilitas Rohmi-Firin di sejumlah lembaga survei dan survei internal, tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan kerja saksi yang terampil, dan berani tempur untuk mengawal suara kemenangan tersebut.

"Ratusan saksi yang kita latih adalah saksi pilihan yang memiliki loyalitas tinggi. Ini karena BSPN yang dimiliki partai harus melakukan validasi ulang atas keberadaan dan kinerja mereka sesuai TPS yang jumlahnya berkurang dari Pileg lalu," kata Made Slamet

"Yang pasti saksi PDIP di TPS di Kota Mataram, siap berjuang habis-habisan untuk mengawal dan mengamankan suara Rohmi-Firin," sambungnya. 

Saksi Terbaik

Sementara itu, Calon Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah yang hadir dan membuka kegiatan pelatihan saksi, mengaku surprise atas militansi saksi yang dihadirkan PDIP Kota Mataram dalam Pilgub 2024. 

Sebab, ratusan saksi yang terpilih merupakan orang-orang terbaik yang memiliki loyalitas dan pengalaman di ajang pemilu. 

"Jujur, saya bersyukur semua TPS di Kota Mataram akan terisi oleh saksi terbaik. Terima kasih PDIP Kota Mataram atas kesiapannya mengawal suara Rohmi-Firin di Pilgub 2024," ungkapnya. 

Ummi Rohmi, panggilan karibnya meminta para saksi untuk mengawal suara Rohmi-Firin dengan riang gembira. 

Selanjutnya, ia menekankan agar semua pleno berjenjang yang dilakukan KPU. Mulai dari TPS, PPK, KPU kabupaten/kota hingga Provinsi harus dikawal dengan optimal. 

"Bila perlu saksinya berlapis-lapis. Dan Insya Allah, jika saksinya semangat dan optimis, maka suara kemenangan Rohmi-Firin di Pilgub NTB 2024, tidak akan berani dicurangi oleh siapapun," tegas Jilbab Ijo  

Menyinggung trend survei Rohmi-Firin menjelang pencoblosan 27 November 2024. Ummi Rohmi, menegaskan bahwa sejauh ini, elaktibilitas suara paslon nomor urut 1 meningkat signifikan. 

"Makanya, kenapa saya hadir langsung ke pembekalan saksi TPS. Ini adalah dalam rangka memberikan semangat pada saksi-saksi untuk mengawal suara Rohmi-Firin menuju kemenangan 2024," tandasnya.

Jumat, 22 November 2024

PB HMI dan KAHMI NTB Mengimbau Kader Tidak Lakukan Aksi di Masa Tenang Pilkada

Okenews.net-Pengurus dan anggota badan koordinator (Badko HMI) dan Kohati Bali-Nusra Tenggara dikukuhkan langsung oleh ketua umum PB HMI di Mataram pada Senin (17/11/24) lalu. 

Pelantikan pengurus Badko HMI Bali-Nusra ini dihadiri oleh Koordinator Presidium KAHMI NTB, Para senior dan Tamu undangan dari Akademisi, Eksekutif dan Legislatif di NTB. 

Pada kesempatan ini Pengurus Besar (PB) HMI Bagas Kurniawan menyampaikan, kepada seluruh pengurus anggota dan kader diingatkan, di momen pilkada ini agar mengambil peran dalam menjaga nilai -nilai demokrasi. 

Turut mengawal norma kompetisi yang objektif dan menjaga hasil demokrasi yang sesuai dengan keinginan dan pilihan rakyat.

"HMI merupakan organisasi independen tidak masuk dalam politik praktis, Namun berkepentingan mengawal nilai demokrasi, dan mengawal pilihan Rakyat ", ungkapnya, Kamis (21/11/2024). 

Bagas menambahkan, pihaknya mengingatkan komitmen seluruh pengurus dan kader HMI dimanapun berada harus mendukung pilkada damai.

Usai dilantik Ketua umum Badan Koordinator HMI Bali-Nusra Caca Handika mengatakan, menjelang masa tenang dan hari pemungutan suara Pilkada serentak 2024. 

Meminta seluruh kader mendukung proses demokrasi,  tidak melakukan aksi demonstrasi pada masa tenang. Namun turut berperan menciptakan suasana yang aman dan damai jelang pemilihan.

"Kader HMI Badko Bali-Nusra sudah berkomitmen mendukung pilkada damai, dan tidak melakukan aksi atau gerakan tambahan", ucapnya

Sementara itu di tempat yang sama Koordinator Presidium KAHMI NTB Ir. HK Lalu Winengan, M M., menyampaikan, menjelang hari pemilihan kepala daerah pada tanggal 27 November 2024. 

Mengajak dan menyerukan seluruh kader HMI agar bersama mesukseskan kontestasi politik pada pilkada serentak 2024.

"HMI harus mendukung dan terlibat sukseskan pesta demokrasi, sebagai bentuk kontribusi organisasi pada proses Demokrasi yang merupakan amanat reformasi", ujarnya

 Lalu Winengan juga mengimbau pengurus anggota dan kader badko bali-nusra khususnya. Agar tidak melakukan aksi demonstrasi pada masa tenang menjelang hari pemilihan, dan menyarankan kader mengajak masyarakat datang ke TPS menyalurkan hak pilih. 

Mengawal bersama pilkada yang berkualitas, siapapun pemenang dari hasil pilihan rakyat, harus didukung dan dikawal untuk kepentingan rakyat. 

"Diingatkan seluruh kader jangan dulu ada aksi Demonstrasi, fokus pada pilkada ajak masyarakat ke TPS",katanya

Ia menambahkan, pentingnya HMI turut terlibat karena hampir 50 persen lebih komisioner penyelenggara di KPU dan Bawaslu merupakan Alumni HMI. 

Para kader HMI juga diharapkan dapat berperan dan menyuarakan dalam mencerahkan masyarakat, dari bahaya informasi hoax dan isu sara, yang dapat memicu gesekan sosial dan mempengaruhi kerukunan masyarakat.

Senin, 18 November 2024

Tim Pemenangan PDIP Yakin Paslon Jilbab Ijo Menang Telak di Lombok Timur

Ahmad Sukro, ketua DPC PDIP Lombok Timur
Okenews.net – Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro menegaskan pasangan calon Rohmi - Firin akan menang telak di Lombok Timur dalam Kontestasi Pilkada NTB yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

Pernyataan ini disampaikan Sukro setelah acara silaturahmi yang digelar pasangan Rohmi-Firin pada Senin, 18/11/2024 di Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur yang dbanjiri ribuan pendukung Jilbab Ijo.

Kehadiran mereka yang mengenakan jilbab hijau serta baju hijau dengan dipadukan kaos warna merah dari PDIP menandakan soliditas dukungan terhadap pasangan Rohmi-Firin.  

"Di Lombok Timur sudah jelas, pasangan Rohmi - Firin adalah satu-satunya calon asli Lombok Timur. Jadi dukungan kita harus tinggi dan solid," kata Sukro. 

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam acara tersebut bahkan melebihi perkiraannya, dengan sekitar 3.000 orang hadir, sebagian besar adalah ibu-ibu dan kaum milenial. 

“Lombok Timur sudah sangat jelas, pasangan Rohmi - Firin akan menang telak dan mendapatkan suara terbanyak," tegas Sukro. 

Sukro juga menambahkan bahwa seluruh kader PDIP di Lombok Timur solid dalam mendukung pasangan ini.

"Kader PDIP semua solid, dan kami di bawah terus bergerak untuk memperkuat dukungan suara, saya juga mengajak kita semua untuk sama sama bela raweng," jelasnya. 

Ia menekankan pentingnya dukungan dari warga Lombok Timur terhadap pasangan Rohmi-Firin, karena mereka merupakan satu-satunya calon asli dari daerah Lombok Timur yang berani maju dalam kontestasi Pilkada NTB. 

“Kita sebagai warga Lombok Timur, kalau tidak mendukung pasangan ini, kita sangat rugi. Ini adalah satu-satunya calon kita yang berani maju,” tutup Sukro.

Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Ajak Warga Menangkan Rohmi-Firin

Acara silaturrahmi paslon gubernur Rohmi-Firin
Okenews.net– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Rahmat Hidayat menyerukan kepada selurih warga NTB khususnya Lombok Timur intuk membela pasangan Rohmi-Firin

Dalam acara silaturahmi yang digelar di Desa  Montong Tangi Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur yang dihadiri ribuan masyarakat, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa Ummi Rohmi adalah calon yang patut dimenangkan. 

"Dia sudah teruji dan mampu mengulang kepemimpinan Tuan Guru Bajang (TGB)," ujar Rahmat Hidayat dengan penuh semangat. 

Lebih lanjut, Rahmat Hidayat menyatakan bahwa pasangan Rohmi-Firin merupakan pilihan tepat untuk melanjutkan perjuangan pembangunan di NTB. 

“Jadi, bagi yang merindukan kepemimpinan TGB, ayo pilih Jilbab Ijo Nomor Urut 1,” serunya mengajak massa yang hadir untuk mendukung pasangan Rohmi-Firin.

PDIP NTB, di bawah kepemimpinan H. Rahmat Hidayat, secara tegas mengerahkan seluruh jajaran partai untuk memenangkan pasangan ini dalam Pilgub NTB 2024.

 Dukungan yang mengalir menunjukkan komitmen PDIP dalam memastikan Lombok Timur dan NTB berkembang lebih baik di bawah kepemimpinan yang sudah teruji.

Rohmi- Firin Hadiri Silaturrahmi di Montong Tangi, Simpatisan dan Pendukung Padati Lokasi

Simpatisan Dan pendukung Rohmi Firin padati Lokasi Silaturahmi di Lenting
Okenews.net- Jelang Hari tenang yang akan dimulai pada 24 November Mendatang, calon gubernur Nusa Tenggara Barat Pasangan Calon No. 1 Rohmi- Firin Kembali menggelar kampanye yang di hadiri 5000 Masa dari 21 kecamatan memadati kediaman H. Najamuddin Mustafa di Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Senin 18/11/2024

Kehadiran warga Simpatisan dan pendukung mengenakan jilbab hijau menciptakan pemandangan spektakuler, bagai lautan hijau yang menyelimuti lokasi acara. Fenomena ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menjadi simbol dukungan yang kuat terhadap pasangan Rohmi-Firin menjelang pemilihan gubernur pada 27 November 2024

Sorak-sorai dan yel-yel menggema di antara kerumunan, menunjukkan antusiasme dan harapan akan perubahan yang lebih baik di Nusa Tenggara Barat. TGH Najamudin, selaku tuan rumah, dalam sambutannya menyatakan bahwa memilih Rohmi-Firin adalah langkah yang tepat.

Najamudin menekankan bahwa Rohmi adalah satu-satunya calon perempuan dari Lombok Timur dan memiliki posisi istimewa. "Ummi Rohmi adalah zuriat Maulana Syeh, sosok yang dihormati di sini," ujarnya, memberikan penekanan pada pentingnya keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan.

Ia juga mengajak para hadirin untuk merenungkan pentingnya sejarah dan dukungan Nahdlatul Wathan yang telah terbukti efektif dalam membawa perubahan. "Sebagai umat Islam, kita perlu belajar dari sejarah. Dari situ, kita bisa mendapatkan pelajaran berharga," ungkapnya.

Najamudin percaya bahwa sejarah akan terulang. Ia membandingkan situasi saat ini dengan tahun 2013 ketika Tuan Guru Bajang terpilih. "Hari ini, kita yakin Siti Rohmi akan mengikuti jejak tersebut," tegasnya.

Pendapat senada disampaikan Ketua DPD PDIP NTB, H. Rahmat Hidayat, yang menyatakan bahwa Ummi Rohmi adalah calon Gubernur yang patut dimenangkan. "Dia sudah teruji dan terbukti mampu mengulang kembali kepemimpinan Tuan Guru Bajang (TGB)," ujarnya.

"Jadi yang rindu kepemimpinan TGB, ayo coblos Jilbab Ijo Nomor urut 1," ajaknya, menegaskan pentingnya dukungan masyarakat untuk pasangan ini.

Calon Gubernur NTB, Ummi Rohmi, dalam pidatonya, menyampaikan harapan agar semua yang hadir selalu dalam keadaan sehat. Ia menegaskan niat tulusnya untuk membangun Nusa Tenggara Barat dan umat.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapatkan balasan dari Allah," ujarnya, sembari mengingatkan pentingnya menghargai jasa para tokoh yang telah berjuang untuk masyarakat.

Rohmi menyebut Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid sebagai pahlawan yang mengabdikan hidupnya untuk umat. "Cita-cita beliau adalah memberikan kebermanfaatan bagi umat, bangsa, dan agama," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rohmi mengajak semua warga untuk bersatu dan menjaga Lombok Timur sebagai benteng perjuangan. Ia menekankan bahwa masyarakat harus kuat menjaga rumah ini dari segala ancaman.

Rohmi juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemilihan ini sangat bergantung pada kekuatan suara masyarakat. "Kita tidak bisa digoyang-goyangkan. Insya Allah, pada 27 November, kita akan sujud syukur bersama," tegasnya.

Di akhir acara, Rohmi mengajak semua untuk terus berjuang dan tidak menyerah, berupaya maksimal agar Lombok Timur dapat terus maju dan sejahtera.

Tokoh NW, Lalu Gede Sakti, menambahkan alasannya mendukung Ummi Rohmi karena ada sejarah panjang bersama Ummi Rohmi.

"Saya pernah disuruh pidato sama Ummi Rohmi sama Almagfurullah Maulana Syaikh, sehingga saya sangat optimis memenangkan Rohmi-Firin," pungkasnya.

Minggu, 10 November 2024

TGH Muhsin Badri, Ulama Sepuh NW Siap Menangkan Rohmi-Firin di Pilgub NTB

Tasyakuran Atas dilantiknya kembali , H. Rahmat Hidayat sebagai Anggota DPRRI Priode 2024-2029
Okenews.net-Politisi Senior PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II Pulau Lombok H Rachmat Hidayat mengadiri acara syukuran atas kembali dilantiknya sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029. Ribuan jamaah hadir, dan menjadi saksi dukungan ulama sepuh Nahdlatul Wathan, TGH Muhsin Badri kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin atau Rohmi-Firin.

Acara syukuran besar-besaran tersebut diinisiasi tokoh Lombok Timur, TGH Najamuddin Moestafa. Syukuran digelar di kediaman TGH Najamuddin di Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Ahad (10/11/2024) siang. 

Selain ribuan jamaah, tasyakuran juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan se-Kabupaten Lombok Timur. Acara berlangsung khidmat. Di antara tokoh agama yang hadir adalah TGH Muhsin Badri, TGH Bahauddin, dan sejumlah tuan guru lain. 

Saat tiba di lokasi acara, H. Rachmat Hidayat langsung disambut TGH Najamuddin. Para tokoh juga tampak menyalami H. Rachmat Hidayat satu persatu.

Dalam sambutannya, sahibulbait TGH Najamuddin mengaku bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya acara tersebut. Mantan Anggota DPRD NTB itu mengaku kagum atas sosok dan kiprah H. Rachmat Hidayat.

"Kebetulan saya sama Kak Tuan (Rachmat Hidayat) saya ini sering berbeda pandangan politik. Tetapi tidak mengganggu hubungan baik saya dengan beliau. Selama satu setengah tahun terakhir, di sepertiga malam, kami selalu berkomunikasi, berdiskusi. Beliau selalu membangunkan kita untuk beribadah," kata TGH Najamuddin.

Secara eksplisit, eks Ketua DPW PKB NTB itu menilai ada satu karakter dan teladan yang sangat perlu dicontoh dari diri H. Rachmat Hidayat yakni istiqamah. Ilmu ini menurutnya jarang dimiliki oleh banyak orang. Terutama bagi pejabat publik. Dalam interaksi yang bersifat politik juga, kata TGH Najam, sifat istiqamah amat perlu.

"Kita berguru ilmu istiqamah kepada beliau. Ini yang sulit dilakukan banyak orang. Makanya pantas semua hajat beliau selalu diijabah oleh Allah SWT. Wajar empat periode DPR RI, seribu periode saja mungkin saja. Ini yang kita banggakan dengan beliau. Kak Tuan Rachmat guru kita semua. Orang-orang bertaqwa akan dimudahkan urusannya oleh Allah SWT," ujar Najamuddin di hadapan ribuan jemaah.

Selain itu, TGH Najam juga menilai figur H. Rachmat Hidayat sebagai pribadi yang tak memiliki dendam. Padahal, setiap hari, beliau berinteraksi dengan pejabat, sejawat politisi yang sebetulnya rentan munculnya friksi. Di usianya yang telah menginjak 74 tahun, H. Rachmat Hidayat menurutnya masih istiqamah menebar kebaikan, berbuat untuk ummat dan kemajuan daerah.

"Beliau selalu membuktikan omongan dan perkataannya dengan perbuatan. Beliau contoh, suri tauladan bahwa orang baik akan juga membawa banyak kebaikan untuk orang lain. Beliau orang yang tidak punya rasa dendam. Saya dari kecil sama beliau," tukasnya.

"Bentuk beliau istiqamahnsalah satunya beliau tidak pernah pindah partai. Tetap di PDI Perjuangan sajak dahulu sampai sekarang. Sebagai bentuk terima kasih, saya kibarkan bendera PDIP di Montong Tangi," imbuhnya melanjutkan.

TGH Najamuddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran H Rachmat Hidayat dalam acara tersebut. "Saya secara pribadi dan keluarga, mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Kak Tuan di tempat kami," ujarnya.

Di tempat yang sama, H Rachmat Hidayat menyampaikan sekapur sirih kepada ribuan jemaah yang hadir. Orang dekat Ketua Umum PDI Perjuangan yakni Megawati Soekarnoputri itu mengaku terharu ramainya sambutan masyarakat di acara silaturrahim sekaligus syukuran tersebut. Secara khusus, H Rachmat Hidayat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sohibul hajat, TGH Najamuddin.

"Saya hadir untuk menunaikan janji dan perkataan saya. Selama satu setengah tahun terakhir, saya intens berkomunikasi dengan adik saya, TGN Najamuddin. Acara ini ada kisahnya, ada ceritanya," ujar Rachmat.

Dalam kesempatan itu juga, Rachmat Hidayat banyak berkisah perihal kehidupan pribadinya. Terutama perjalanan hidup yang membawanyan sampai duduk selama empat kali di Senayan. Jemaah banyak belajar dari suka duka kehidupan yang dijalaninya. Secara khusus, H Racmat Hidayat mengisahkan ceritanya kala berinteraksi dengan Pahlawan Nasional asal NTB yakni Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid. 

Baik sejak dirinya muda, hingga setalah menjabat wakil rakyat. Termasuk kala dirinya mengusulkan penganugerahan Pahlawan Nasional kepada pendiri ormas Nahdatul Wathan, kemudian Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamisyah (NWDI) dan Nahdlatul Banat Diniyyah Islamiyah (NBDI) itu. 

"Perjalan hidup kita ini penting sebagai pengingat agar kita tetap bersyukur dan rendah hati. Bahwa semua yang kita lewati, kita dapati, semuanya adalah anugerah dari Allah SWT. Atas izin Allah SWT," jelasnya.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan doa dari para tuan guru untuk mengambil barokah dari acara yang ada. H Rachmat Hidayat juga kemudian santap siang sekaligus ramah tamah dengan para tokoh yang hadir.

TGH Muhsin Badri Dukung Rohmi-Firin

Dalam kesempatan tersebut, ulama sepuh Nahdlatul Wathan, TGH Muhsin Badri memberikan tausiyah, wejangan, sekaligus testimoni. TGH Muhsin Badri mengaku masih memiliki ikatan keluarga dengan H. Rachmat Hidayat. Dalam perjalanan hidupnya, beliau mengaku terkesan dengan perjalan hidup H. Rachmat Hidayat. 

"Tahaddus binni'mah. Jangan menilai orang dari luarnya, dari fisiknya. Tingkat ketakwaan kita itu adalah urusan pribadi kita dengan Allah SWT," jelasnya.

TGH Muhsin Badri juga mengaku siap ikut berjuang dengan arah politik H. Rachmat Hidayat dan PDI Perjuangan. Termasuk memenangkan pasangan Jilbab Ijo, Rohmi-Firin, di Pilgub NTB 2024.

"Insya Allah kita tidak akan lupa. Kita harus berterima kasih. Sanggup kita ikut beliau. Termasuk juga TGH Najamuddin bisa masuk PDIP. Kita juga siap ikut berjuang. InsyaAllah 'merah' besok Montong Tangi. Ini wilayah kita khususnya di Sakra Timur. Kita akan sampaikan kepada jamaah," jelasnya.

TGH Muhsin Badri mendoakan H. Rachmat Hidayat agar senantiasa dianugerahi kesehatan dan tetap menebar kemanfaatan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan beliau dipanjangkan umurnya, disehatkan badannya, ditambahkan keberkahan rezekinya," ujarnya.

Seusai acara, H. Rachmat Hidayat banyak berdialog dengan para tuan guru. Termasuk soal arah politik di Pilkada Serentak 2024.

Rabu, 30 Oktober 2024

Saksikan Debat Terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Lotim Live Malam ini

Debat terbuka calon bupati dan wakil bupati lotim 2024
Okenews.net- Dalam rangka menyonsong dan mesukseskan pilkada 2024 pihak KPU mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Timur untuk menyaksikan debat terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur.

Debat akan dilaksanakan 30 Oktober 2024, pukul 19.30 wita di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur. Live Streaming: Selaparang tv, Facebook, KPU Lombok Timur, Youtube, KPU LOTIM

Debat ini menjadi kesempatan emas bagi seluruh masyarakat Lombok Timur untuk mendengarkan Visi, Misi dan program program yang akan dilaksanakan oleh para calon pemimpin di Lombok Timur mendatang

Tak hanya itu para kandidat juga akan saling bertanya dan menjawab mengenai isu-isu penting yang dihadapi di Kabupaten Lombok Timur, Terutama dari segi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi.

Mari hadiri dan jangan lewatkan, kesempatan emas untuk lebih mengenal dan mengetahui para calon pemimpin daerah dimasa mendatang.

Hadiri dan saksikan, dan berikan suara terbaik anda dalam memilih pemimpin yang tepat untuk masdepan Lombok Timur yang lebih baik.

Ayo, hadir dan jadilah bagian dari demokrasi kita!

Minggu, 27 Oktober 2024

Buka Rakerdasus PDIP NTB, Hasto Kristiyo Yakin Masyarakat NTB Tetapkan Pilihan di Rohmi-Firin

Okenews.net-DPD PDI Perjuangan NTB menggelar Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) sebagai bagian dari konsolidasi pemenangan Pilkada Serentak 2024 di Bumi Gora, Sabtu (26/10/2024). Hadir secara langsung membakar semangat seluruh kader dalam Rakerdasus tersebut, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Seluruh calon kepala daerah yang diusung PDIP dalam Pilkada serentak di NTB, hadir dalam Rakerdasus ini. Termasuk yang utama yakni calon gubernur dan wakil gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin. Hadir pula perwakilan partai politik pengusung calon kepala daerah.

Rakerdasus dibuka dengan sambutan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat yang juga turut membakar semangat lebih dari seribu kader yang hadir. Mereka antara lain berasal dari kader dan pengurus anak ranting, pengurus ranting, pengurus anak cabang, pengurus cabang, dan pengurus daerah di tingkat provinsi.

Secara khusus, di hadapan para kader, Rachmat juga memaparkan peta terkini dukungan untuk pasangan Rohmi-Firin di setiap kabupaten/kota di NTB. Pemaparan tersebut tertutup untuk media. Namun, dalam peta itu terdapat daerah hijau yang berarti dukungan untuk Rohmi-Firin sangat besar di daerah tersebut. Ada pula daerah kuning yang mana dukungan untuk Rohmi-Firin masih di angka 50 persen. Sementara daerah label merah menandakan dukungan di bawah 50 persen untuk Rohmi-Firin.

“Dengan dukungan penuh Rakyat NTB, pasangan Rohmi-Firin akan memenangkan Pilgub NTB 2024,” tandas Rachmat yang disambut pekik dan tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, pasangan Rohmi Djalilah didampingi Musyafirin sendiri didaulat ke atas panggung untuk menyampaikan visi-misi mereka membangun NTB lima tahun mendatang. Kepada Sekjen PDI Perjuangan, cucu Almagfurulahu Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid yang juga Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 tersebut melaporkan betapa dukungan dari kader-kader Partai Banteng Moncong Putih di seluruh NTB sungguh luar biasa.

“Jika kami unggul di kabupaten/kota, itu karena support yang luar biasa dari para kader. Disuport penuh oleh Anggota DPRD kabupaten/kota dan DPRD Provinsi. Walaupun Pak Sekjen, partai pendukung kita ini tidak banyak-banyak amat seperti kandidat yang lain, alhamdulillah, kita solid luar biasa. Dan itu menjadi modal besar kita untuk memenangkan Pilkada NTB,” kata Rohmi.

Pekik “Coblos Baju Ijo” yang identik dengan pasangan Rohmi-Firin kemudian menggema. Disambut suara membahana seluruh hadirin. “Menang!, Menang! Menang!”. Ruangan ballroom Hotel Lombok Raya tempat Rakerdasus tersebut berlangsung pun terasa seperti bergetar.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di awal sambutannya membeberkan bagaimana kontribusi Bung Karno untuk dunia. Bagaimana kedekatan Bung Karno dengan umat Islam. Tidak hanya di Indonesia namun juga umat Islam di dunia. Dalam Konferensi Islam Asia Afrika tahun 1965, Bung Karno bahkan telah diberi gelar Pembebas Bangsa Bangsa Islam karena andil besar Bung Karno atas kemerdekaan sejumlah negara-negara Islam seperti Maroko, Tunisia, dan Aljazair, dan Pakistan.

Di Pakistan dan negara-negara Afrika Utara tersebut, Bung Karno bahkan langsung mengerahkan armada kapal selam Whiskey milik Indonesia, untuk membantu perjuangan kemerdekaan negara-negara tersebut. Pada saat itu, Indonesia memang merupakan negara di belahan selatan dunia yang memiliki kekuatan militer yang sangat tangguh. Indonesia bahkan memiliki 12 unit kapal selam jenis Whiskey yang merupakan kapal selam tercanggih pada masanya. Bahkan di Aljazair, Bung Karno menyelundupkan senjata ke sana untuk membantu perjuangan kemerdekaan warga Aljazair melawan penjajah Prancis.

Di bagian lain, Bung Karno bahkan adalah penyelamat Universitas Al Azhar, Kairo, sebuah perguruan tinggi Islam tertua di dunia yang namanya begitu masyhur hingga kini. Pada 1959, Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, sudah bersiap menandatangani Surat Keputusan penutupan Universitas Islam Al Azhar Kairo, dan akan diganti dengan suatu institusi pendidikan yang baru. Namun, dalam kunjungan untuk menemui sahabatnya, Presiden Nasser, Bung Karno menyampaikan ketidaksetujuannya. Disebutnya, penutupan Universitas Al Azhar adalah sebuah kesalahan dan kekeliruan. Nasihan Bung Karno sangat didengarkan Presiden Nasser, dan membuatnya membatalkan penutupan Universitas Al Azhar Kairo dan eksis sampai saat ini. Hasto ingin seluruh kader PDI Perjuangan menceritakan hal tersebut kepada seluruh masyarakat NTB.

Hasto juga menceritakan bagaimana Bung Karno menempatkan kepemimpinan perempuan. Dia mengutip ucapan Bung Karno. “Perempuan itu tiang negeri. Manakala baik perempuan, baiklah negeri. Manakala rusak perempuan, rusaklah negeri.”

Maka, betapa beruntungnya NTB kini memiliki momentum besar dengan kemunculan kandidat kepala daerah perempuan pada sosok Hj Sitti Rohmi DJalilah. Karena perempuan kata Hasto adalah pelopor. Perempuan adalah sumber kemanusiaan.

Banyak Program Manusiawi

Hasto memastikan, Rakerdasus PDIP NTB tersebut bagian dari konsolidasi untuk memastikan bahwa sisa kampanye yang tinggal 32 hari ke depan, seluruh kader PDI Perjuangan benar-benar bergerak dengan membangun semangat persahabatan, semangat kemajuan untuk NTB.

“Di bawah kepemimpinan Rohmi-Firin, kami percaya NTB akan jauh lebih baik,” tandas Hasto.

Doktor Ilmu Politik alumnus Universitas Indonesia ini menegaskan, sejarah mengajarkan, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh pemimpinnya. Rohmi-Firin adalah pasangan komplet dan memiliki pengalaman yang sangat lengkap.

Rohmi ditegaskan Hasto, adalah pendidik. Kemudian bagian dari keluarga Pahlawan Nasional Almagfurulahu Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, yang jelas-jelas mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Kemudian, Rohmi juga memiliki pengalaman di Nahdlatul Wathan, organisasi massa Islam terbesar di NTB. Suatu hal yang ditegaskan Hasto, melengkapi kepeimpinan Rohmi yang religius. Kepemimpinan yang juga digerakkan oleh nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil alamin.

“Karena itu lah Ibu Rohmi itu bukan mewakili sekedar dukungan partai. Tapi representasi dari seluruh hasrat NTB untuk maju. Dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan yang jauh lebih baik. Dengan kasih ibu sepanjang massa. Itu yang jadi tema sentral dari semua kepemimpinan itu,” tandas Hasto.

Pun begitu dengan sosok HW Musyafirin. Kader PDI Perjuangan yang mendampingi Rohmi tersebut sudah dua periode memimpin Kabupaten Sumbawa Barat. Prestasinya pun mentereng. Diakui tak hanya regional, tapi nasional dan dunia.

Hasto pun yakin, masyarakat NTB tidak akan pernah ragu memberikan dukungannya kepada pasangan perpaduan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini.

Dalam sesi konferensi pers usai membuka Rakerdasus tersebut, kepada awak media, Hasto pun ditanya terkait target tinggi kemenangan Rohmi-Firin di NTB. Hasto pun menjelaskan, dalam rapat tertutup telah diungkap oleh KEtua DPD PDI Perjuangan peta dukungan menyeluruh untuk pasangan Rohmi-Firin di NTB.

“Tentu saja spirit gotong royong akan kita kedepankan. Insya Allah, Rohmi-Firin akan menang,” tandas Hasto haqqulyakin.

Dia juga menegaskan, PDIP ketika memberi dukungan kepada pasangan Rohmi-Firin, dukungan tersebut bukan untuk PDIP. Melainkan untuk NTB yang jauh lebih baik. NTB yang mampu berpacu cepat dengan kasih seorang ibu kepada anak-anaknya tanpa pamrih.

“Ini yang justru kita dorong. Maka kami menggalang seluruh komponen-komponen relawan, tokoh masyarakat untuk bergabung dalam gerakan kemenangan ini,” tandas Hasto.

Khusus untuk program Rohmi-Firin dalam lima tahun mendatang, Hasto pun menjelaskan sejumlah hal. Misalnya yang terkait dengan tata ruang. Nantinya di era kepemimpinan Rohmi-Firin, tidak aka nada lahan pertanian produktif dialihkan untuk kepentingan yang lain.

Pasangan Rohmi-Firin juga menyiapkan program untuk kecukupan di bidang pangan. Dan terkait posisi secara geografis ada konsepsi untuk mengembangkan seluruh potensi maritim sehingga memberi nilai tambah besar bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup di sektor perikanan dan kelautan.

“Kami punya Prof Rokhmin Dahuri. Yang akan memberikan nasihat pengembangan sektor maritim di NTB,” tandas Hasto. 

Program-program Rohmi-Firin terkait Pendidikan, kesehatan, tata ruang, pencegahan stunting, ditegaskan Hasto merupakan program yang sangat manusiawi. Sebagai seorang ibu, Rohmi kata Hasto, sudah pasti tidak ingin mencelakakan anak-anak, dan masyarakat NTB.

“Inilah yang menjadi basis kepemimpinan Ibu Rohmi. Sehingga visi misi sudah digodok dan akan membawa kemajuan dari hal yang fundamental. Bukan artifisial,” tandas tokoh asal Jogjakarta ini.

Kemajuan fundalmental yang akan dicapai NTB di bawah kepemimpinan Rohmi-Firin tersebut akan seperti Singapura. Baik sektor pendidikan dan sistem hokum yang berkeadilan dan ditopang sistem meristokrasi. Semua itu kata Hasto, agar mereka yang memang berprestasi akan mendapatkan posisi sesuai dengan kepemimpinan dan profesionalitasnya.

“Bukan karena siapa bapaknya,” tandasnya.

Ditanya soal adanya kekuatan besar yang akan ikut campur demi memenangkan kandidat tertentu, Hasto menegaskan harusnya pucuk kekuasaan di negeri ini menempatkan diri sebagai pengayom bagi semua. Menjadikan pemilu ini demokratis.

“Maka tadi saya mengingatkan sekiranya ada aparatur negara yang mau dikerahkan. Harus dihadapi oleh kekuatan rakyat. Karena tidak boleh membungkam hati nurani rakyat,” tegas Hasto. 

Ditegaskan, PDI Perjuangan selalu percaya bahwa politik digerakkan oleh kebenaran. Digerakkan oleh keyakinan. Bukan oleh campur tangan kekuasaan, apalagi intimidasi.

Masyarakat di NTB pun diyakininya, akan menolak keras berbagai intimidasi. Andai pun misalnya ada kepala desa di NTB diintimidasi oleh kekuatan besar tersebut, maka PDIP memastikan akan memberikan advokasi.

“Desa itu harus menjadi pusat pertumbuhan. Harus menjadi pusat pengembangan kebudayaan dan gotong-royong. Menjadi kepala desa itu sebuah kehormatan. Sehingga nggak boleh diintervensi hanya untuk kepentingan kekuasaan,” tutup Hasto.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi