www.okenews.net: Pilkada
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2024

Sosialisasi Tahapan Pemilu, KPU Lotim Gandeng Insan Pers.

 

KPU Sosialisasi tahapan Pemilu Bersama Insan Pers
Okenews.net-- Sukseskan pemilu kada mendatang KPUD Lombok Timur gandeng Insan pers, guna percepatan informasi terkait Pilkada serentak mendatang, kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Lombok Syari'ah, 11/07/2024

Ada Suci Makbul Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur menyampaikan, Peroses persiapan Pilkada Serentak sudah memasuki tahapan pemutahiran data, guna akurasinya pengguna hak pilih.

"Dari bulan lalu KPUD Lotim telah memasuki beberapa persiapan dalam pemilu, diantranya membentutuk PPK,PPS, dan hingga saat ini KPUD telah memasuki peroses pemutahiran Data,"paparnya

Ucik juga mengatakan, Proses pemutahiran data juga telah mencapai 90% dari sejak para petugas Pantarlih mulai bekerja, yang dimna pantarlih sendri dibentuk langsung oleh PPS untuk membantu dalam proses pemutahiran data Pemilih.

“Alhamdulillah dari mulainya tim Pantarlih Bekerja sampai dengan hari ini sudah mencapai 90% Data akurasi yang telah dikumpulkan,” lanjutnya.

Dimana proses pencoklitan sendiri diberikan waktu selama satu bulan, KPU Lotim menargetkan proses pencoklitan selesai dalam 3 minggu, dan minggu terahir sebagai pencermatan hasil coklit bersama Bawaslu.

“Waktu kita satu bulan, namun 3 minggu kita targetkan semua data rampung, sisanya minggu terahir sebagai pencermatan hasil bersama Bawaslu,” tutup Ucik.

Kamis, 11 Juli 2024

TGH Fatihin Maju Pilkada Lotim, Masyarakat Menyambut Baik

 

TGH Fatihin
Okenews.net--Sejumlah pihak menyambut baik TGH Lalu Gede Muhmmad Khairul Fatihin, pasca mendeklarasikan dirinya siap maju sebagai Bakal Calon Bupati Lombok  Timur dalam Pilkada 2024.

Masyarakat berharap, cucu pahlawan nasional, Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid ini bisa membawa kemajuan untuk Kabupaten Lombok Timur ke depan.

Mengangkat jargon "Semangat Baru untuk Gumi Patuh Karya", TGF - demikian ulama muda ini akrab disapa - menekankan pentingnya mengelola Sumber Daya Alam (SDA) di Lombok Timur, untuk kemaslahatan masyarakatnya.

"Insha Allah semangat kita untuk semangat baru bagi Gumi Patuh Karya ini. Ada banyak SDA di daerah kita yang harus bisa dimanfaatkan dan dikelola maksimal untuk kemaslahatan masyarakatnya," kata Fatihin, Kamis 11 Juli 2024

Majunya TGF dalam kontestasi Pilkada Lotim 2024 disambut baik masyarakat. Baiq Nuraeni misalnya, menilai figur Tuan Guru Fatihin bisa mengejawantahkan perjuangan sang kakek, Maulauna Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid dalam pembangunan daerah Lombok Timur di masa mendatang.

"Tentu kami sebagai jemaah sangat bangga dan mendukung Tuan Guru Fatihin. Selain beliau cucu dari pahlawan nasional dan pendiri NW, figurnya juga ulama, akademisi. Bagi saya TGF ini ibarat Anies Baswedan nya Lotim," ujar Nuraeni, ibu rumah tangga warga Masbagik,  Selasa 9 Juli 2024.

Pemuda Desa Kalijaga, Muhammad Farid mengaku akan sepenuhnya mendukung TGH Fatihin di Pilkada Lotim.

Farid mengatakan, sosok Ketua STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani itu sebagai figur yang jujur, muda, dan pintar serta bisa membawa perubahan untuk Gumi Patuh Karya lebih baik lagi.

"Pasti, bukan hanya sekadar bangga. Kami pasti akan mendukung TGF di Pilkada Lotim. Apalagi beliau kan mewakili generasi muda," ujar Farid yang juga mahasiswa teknik Unram ini.

Sementara itu, anggota DPR RI Suryadi Jaya Purnama, menilai sudah saatnya generasi unggulan NW muncul di pentas kontestasi politik untuk memimpin Lombok Timur.

"TGF ini keren. Mantap dan perlu terus didorong generasi-generasi unggul NW," kata SJP.

Menurut dia, sudah berpuluh tahun Pahlawan Nasional Maulana Syaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid membina generasi unggul agar berani tampil.

SJP menilai majunya TGF dalam Pilkada Lombok Timur akan memberi khazanah dan warna baru dalam kontestasi lima tahunan di daerah Lombok Timur.

Rabu, 10 Juli 2024

Temui Warga Rembiga, Karman Dapat Dukungan Maju Pilwakot Mataram

 

Okenews.net--Sejumlah warga Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram mendukung H. Karman maju menjadi Calon Wali Kota Mataram 2024 ini. 

Seorang tokoh Rembiga, Ustadz Sukri mengatakan Karman merupakan  seorang tokoh pemuda asal Mataram yang melanglang buana di Ibu Kota. 

Dia berharap jika Karman bisa maju dan terpilih menjadi Wali Kota Mataram, akan memiliki jaringan yang kuat di Ibu Kota, sehingga membawa investasi. 

"Karman sosok pemuda asli Mataram yang punya dedikasi untuk mengabdi  kepada daerah. Kami optimis beliau mampu membawa investasi untuk Mataram," katanya, Selasa malam, 9 Juli 2024.

Pria yang sehari-hari menjadi guru ngaji ini berharap Karman dapat meneruskan event internasional seperti MXGP. Karena dengan kehadirannya event tersebut, dapat membawa berkah bagi masyarakat sekitar, khususnya UMKM di Mataram. 

"Semoga Karman dapat membawa event internasional seperti MXGP kemarin, karena sangat membawa dampak yang positif terhadap ekonomi masyarakat," ujar dia. 

Warga khususnya pemuda di Mataram akan mendukung Karman siapapun wakil dan lawannya. 

"Kita akan mendukung, mengerahkan dukungan kepada Karman agar dapat menang di Pilwakot Mataram," katanya. 

Sementara, Karman mengatakan akan terus menyerap isu di Mataram dengan berkeliling menemui masyarakat di Kota Mataram. 

"Saya akan terus menyerap aspirasi masyarakat dan memetakan isu berkaitan dengan Mataram, seperti saat ini isu dari pemuda lingkar Sirkuit Selaparang ini," katanya.

Selasa, 09 Juli 2024

Cucu Pahlawan Nasional, TGH Khairul Fatihin Digadang Maju di Pilkada Lotim

 

Okenews.net-- Peta konstelasi politik di Pilkada Lombok Timur 2024 dipastikan bakal seru dan semakin berwarna, Setelah sejumlah figur muncul dan dikabarkan bakal masuk bursa Pilkada, kini nama TGH Fatihin (TGF) digadang maju dalam kontestasi lima tahunan itu.

Pria bernama lengkap TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin merupakan cucu dari pahlawan nasional yang juga pendiri organisasi Nahdlatul Wathan (NW), Maulauna Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid.

Nama TGF bukan sosok asing di Lombok Timur. Adik kandung dari Ketua Umum PB NW TGH Lalu Gede M Zainuddin Atsani ini, kini menjabat sebagai Ketua STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani.

Kelompok milenial Lotim menilai TGF bisa menjadi representasi milenial dan Gen-Z dalam Pilkada Lotim.

Sejumlah baliho dan spanduk dukungan untuk TGH Fatihin maju sebagai Calon Bupati Lombok Timur pun mulai ramai beredar awal pekan ini. Aliansi milenial NW terus bergerak mendukung TGF.

Mahasiswa Unram yang juga jemaah NW Wanasaba, Hasrul Hadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung jika TGF maju dalam kontestasi Pilkada Lombok Timur.

Menurut dia, sudah saatnya Lotim dipimpin pemimpin muda yang mewakili milenial dan Gen-Z.

"Tuan Guru Fatihin mewakili milenial generasi muda. Beliau juga ulama, cucu dari pahlawan nasional Maulana Syaikh, selain itu beliau juga akademisi sekaligus pimpinan perguruan tinggi. Kapasitas kepemimpinannya saya rasa sangat mumpuni," ujar Hasrul Hadi, Senin, 8 Juli 2024

Ia menilai marak beredarnya baliho dan spanduk dukungan untuk TGH Fatihin merupakan aspirasi masyarakat terutama generasi muda di Lombok Timur yang ingin daerah bermotor Patuh Karya bisa lebih maju ke depannya.

"TGF akan punya dukungan dari generasi muda. Apalagi trend di nasional kan juga hampir sama, mendorong sebanyak mungkin tokoh muda tampil dalam kontestasi. Seperti Kaesang Pangarep misalnya yang digadang di Jateng dan DKI Jakarta," paparnya.

Dikonfirmasi terkait rumors dirinya bakal maju dalam Pilkada Lombok Timur, TGH Fatihin mengatakan, sepanjang hal itu adalah aspirasi masyarakat dan amanah maka dirinya siap maju dalam kontestasi Pilkada Lotim 2024.

"Untuk menjawab banyak pertanyaan dari jemaah dan masyarakat Lotim umumnya, maka saya sampaikan dengan mengucap Bismillah, saya akan maju sebagai Calon Bupati Lombok Timur," tegas TGH Fatihin.

Penegasan itu juga disampaikan TGF dalam sebuah forum resmi jemaah NW di Anjani, Lombok Timur.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr Ihsan Hamid menilai munculnya nama TGH Fatihin dalam bursa Pilkada Lotim akan memberikan warna baru, mengingat TGF bisa mewakili generasi muda.

Selain itu, TGF yang juga Pengurus PBNW juga dinilai memiliki modal  popularitas dan elektabilitas di basis NW.

"Dari segi usia TGF memang menarik karena bisa menjadi representasi generasi muda. Beliau juga punya basis pemilih yang riil," kata Dr Ihsan Hamid.

Hanya saja, papar Ihsan, perlu dipertimbangkan juga kendaraan politik untuk maju di Pilkada Lotim.

Beberapa waktu lalu sempat mencuat komposisi pasangan TGH Hazmi Hamzar dan TGH Fatihin. 

Ihsan menilai, bila terwujud komposisi Hazmi-Fatihin akan sangat kuat dan punya peluang memenangkan Pilkada Lotim dengan mudah.

"Kalau saya pikir, Koalisi Nahdlatul Wathan (NW) dengan Maraqitta’limat (Maraqit) akan memenangkan Pilkada Lombok Timur, jika koalisi kedua organisasi masyarakat (ormas) tersebut benar-benar terwujud," katanya.

Menurutnya, TGH Hazmi Hamzar dan TGH Fatihin dari kedua organisasi besar di Pulau Lombok itu, cukup dikenal luas oleh jemaah masing-masing. Hal itu menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki calon lain yang lain.

“Saya kira kalau terwujud pasangan TGH Hazmi Hamzar - TGH Fatihin ini tidak bisa diremehkan, karena masing-masing saling melengkapi dengan basis pemilih yang dikenal cukup loyal," papar Ihsan.

Menurutnya, pasangan ini juga merepresentasikan kombinasi pasangan muda dan dari kalangan politisi mapan yang kaya pengalaman.

TGF - Asrul Sani

Kemungkinan lain yang juga dinilai menarik adalah jika Tuan Guru Fatihin (TGF) berpasangan dengan Asrul Sani.

Asrul merupakan putra dari mantan Bupati Lotim dua periode, H Moch Ali Bin Dachlan. 

Komposisi ini, menurutnya, semakin klop menjadi representasi pasangan kaum muda. 

Asrul Sani yang juga berkarir di birokrasi punya modal dukungan riil dari pendukung militan sang ayahanda, Ali BD.

Nama Asrul juga sempat populer saat dikabarkan bakal maju di Pilgub NTB.

"Saya pikir, TGF ini bisa selaras juga dengan Asrul Sani. Mereka bisa merepresentasikan kalangan muda," ujarnya.

Sabtu, 06 Juli 2024

Mi6 Dorong Pilgub NTB Diikuti Banyak Kandidat

 

Okenews.net--Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong pemilihan Gubernur NTB yang akan digelar bersamaan dengan Pilkada Serentak pada 27 November mendatang, diikuti banyak kandidat. Jika hanya diikuti dua pasang kandidat yang head to head, Pilgub NTB dinilai justru tidak menarik dan malah berpotensi miskin gagasan.

”Ketika Pilgub diikuti oleh banyak kandidat, maka setiap kita berkesempatan menemukan calon yang benar-benar mewakili suara dan aspirasi kita. Itu akan menjadikan setiap detik kampanye sebagai momen yang penuh antusiasme dan harapan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Sabtu (6/7/2024).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini melontarkan hal tersebut, seiring munculnya pandangan sejumlah pihak agar Pilgub NTB diikuti dua pasang kandidat. Pandangan tersebut bahkan terang-terangan telah diungkapkan ke publik oleh pemimpin partai politik di NTB.

Didu menjelaskan, pemilihan kepala daerah dengan banyak calon adalah manifestasi dari demokrasi yang lebih hidup. Pada saat yang sama, hal tersebut bakal memperkaya pilihan pemilih, meningkatkan kualitas kepemimpinan, mendorong partisipasi serta keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat, dan menjadikan pilkada menjadi penuh warna.

Menurut Didu, dengan banyaknya calon yang bersaing, setiap kandidat biasanya akan memiliki platform, visi, dan pendekatan kampanye yang unik. Hal ini memperkaya spektrum ide dan pesan politik yang disampaikan kepada masyarakat. Tatkala setiap calon membawa isu-isu spesifik dan strategi kampanye yang berbeda, maka sudah pasti akan membuat diskusi politik lebih beragam dan menarik.

Hasil kajian yang dilakukan Mi6, pemilihan kepala daerah dengan banyak calon juga sering kali memicu partisipasi yang lebih besar dari masyarakat. Pemilih merasa memiliki lebih banyak pilihan yang mungkin lebih sesuai dengan preferensi mereka. Dengan lebih banyak pilihan, pemilih kata Didu, merasa lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan.

”Jangan lupa, setiap calon biasanya memiliki basis pendukung yang berbeda. Ini akan membawa energi dan semangat tersendiri dalam mendukung kandidat mereka,” ucap mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini.

Saat ini, Pilgub NTB berpotensi diikuti oleh empat pasang calon. Mereka adalah Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin, H Zulkieflimansyah-H Suhaili FT, Lalu Muhammad Iqbal-Hj Indah Damayanti Putri, dan pasangan HL Gita Ariadi-HM Sukiman Azmy.

Masalahnya, hingga saat ini, hanya dua pasang pertama yakni Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili yang sudah mengantongi dukungan partai politik secara defenitif. Sementara dua pasangan lainnya yakni Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman, masih belum terang-terangan terungkap ke publik terkait dukungan partai poltik tersebut.

Belakangan, malah muncul pandangan agar Pilgub NTB cukup dua pasangan calon saja, yakni Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili. Karenanya, partai yang belum juga melabuhkan dukungan, diminta menambatkan hati pada dua pasangan tersebut. Hal yang akan menjadikan Pilgub NTB menjadi ajang pertarungan head to head Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili. Seperti khayak Bumi Gora tahu, Zulkieflimansyah dan Rohmi adalah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023.

Didu menjelaskan, jika Pilgub NTB hanya diikuti dua pasang calon saja, maka hal tersebut akan menjadikan ajang lima tahunan ini bukanlah pesta demokrasi yang sesungguhnya. Padahal, harusnya, pilkada menjadi pesta demokrasi di mana semangat kompetisi dan keterlibatan masyarakat berpadu untuk menciptakan atmosfer yang meriah dan penuh gairah.

Ketika lebih banyak calon terlibat, persaingan menjadi lebih ketat dan dinamis. Ini menciptakan suasana kompetitif yang bisa sangat menarik untuk diikuti oleh publik. Dalam hal ini, kandidat perlu bersaing dalam menyampaikan argumen dan kebijakan mereka, yang sering kali menghasilkan debat-debat publik yang intens dan menarik.

Jangan pula dilupakan, Pilgub yang ramai dengan kandidat juga dapat memberikan dorongan ekonomi daerah menjadi lebih menggeliat terutama melalui berbagai aktivitas kampanye. Kajian Mi6 kata Didu, menunjukkan bagaimana kampanye yang melibatkan banyak calon sering kali mengakibatkan peningkatan pengeluaran untuk iklan, acara, dan merchandise, yang pada gilirannya mendukung bisnis di tingkat masyarakat turut bergairah.

Karena itu, Didu mendorong agar partai politik tidak memberikan dukungan yang menumpuk pada satu pasangan calon saja. Dengan begitu, akan memberi ruang bagi Pilgub NTB tidak diikuti dua kandidat saja.

Ditegaskan Didu, pasangan Iqbal-Dinda dan juga Gita-Sukiman, adalah figur-figur yang lebih dari pantas mendapat dukungan dari partai politik untuk maju dalam Pilgub NTB. Iqbal, putra NTB yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia di Turki. Iqbal memiliki karir birokrasi yang panjang sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri. Sementara Dinda, adalah Bupati Bima dua periode, dan merupakan salah satu politisi Partai Golkar yang moncer.

Gita Ariadi, adalah mantan Penjabat Gubernur NTB selama sembilan bulan, yang kini masih memangku jabatan sebagai Sekretaris Daerah NTB. Pengalaman birokrasinya juga sangat komplet dan panjang. Sementara wakilnya HM Sukiman Azmy, adalah Bupati Lombok Timur dua periode dengan prestasi yang diakui publik.

Hanya saja memang, Didu mengakui bahwa setiap perhelatan demokrasi pasti memiliki dinamikanya sendiri-sendiri. Politik juga memiliki panggung depan dan panggung belakang dengan realitasnya masing-masing. Publik kemudian hanya diperlihatkan panggung depan saja. Sementara panggung belakang acap ditutup rapat-rapat.

Adanya panggung depan dan panggung belakang itu pula, yang kata Didu, bisa menjelaskan mengapa saat ini sejumlah partai masih belum juga melabuhkan dukungannya kepada kandidat yang akan diusung di Pilgub NTB. Bahkan, di antara partai-partai besar tersebut, ada partai pemenang Pemilu di NTB seperti Partai Golkar dan Partai Gerindra.

Saat partai politik lain memberi pernyataan ke publik, Partai Gerindra misalnya malah adem ayem. Memang tersebar sejumlah spekulasi. Namun, tak ada yang pasti hingga saat ini kemana partai besutan presiden terpilih, Prabowo Subianto ini akan melabuhkan dukungan di Pilgub NTB. Pun Partai Golkar. Tak juga memberikan tanda-tanda kemana dukungan akan diberikan. Yang sudah pasti, Partai Beringin, menyebut, akan menunggu hasil survei ketiga, baru akan terungkap dukungan akan diberikan ke kandidat yang mana.

Minimnya partai politik yang sudah memberikan dukungan tiket Pilgub, menjadikan pasangan Iqbal-Dinda dan pasangan Gita-Sukiman, terlihat inferior di hadapan dua kandidat lainnya. Hal tersebut kata Didu, menempatkan dua pasang kandidat ini dalam framing sebagai pasangan yang sama-sama lemah.

Didu misalnya memberi contoh, bagaimana belum lama ini, pada saat peresmian posko pemenangan pasangan Iqbal-Dinda di Kabupaten Bima, justru Dinda tidak hadir dalam peresmian tersebut. Hal yang membuat publik bertanya-tanya. Ada apa? Pun begitu, tetiba menyeruak ke publik isu bahwa pasangan Gita-Sukiman bakal kandas di tengah jalan.

Semua itu kata Didu, bisa jadi semacam strategi untuk membuat pasangan ini tetap menjadi perbincangan di tengah-tengah publik. Sebuah strategi yang acap bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitas. Sehingga, Didu meyakini, justru dua pasang kandidat tersebut, Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman bisa jadi juga sedang menyiapkan kejutan-kejutan.

Analis politik dari kalangan aktivis ini menilai, Iqbal-Dinda maupun Gita-Sukiman, memiliki modal lebih dari cukup untuk meraih dukungan signifikan dari para pemilih di Bumi Gora. Hal yang tentu patut disyukuri publik Bumi Gora, bahwa Pilgub NTB yang diikuti banyak kandidat masih mungkin untuk terjadi.

“Bagaimanapun, kandidat yang banyak dalam Pilgub akan membuka ruang untuk lebih banyak dialog, lebih banyak ide, dan lebih banyak kesempatan untuk perbaikan. Hal yang akan membuat proses Pilgub menjadi lebih menarik dan substansial,” tutup Didu.

Kamis, 04 Juli 2024

Bawaslu Himbau Masyarakat Aktif Awasi Coklit Pilkada 2024

 

Ketua Bawaslu Lotim
Okenews.net--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur himbau masyarakat ikut serta mengawasi berperan aktif dengan berpatisipasi dalam proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pilkada serentak 2024 yang dilakukan oleh pantarlih yang saat ini sedang berjalan.

"Ini sangat penting masyarakat ikut berperan aktif untuk berpartisipasi ikut mengawasi mengingat jumlah SDM yang dimiliki Bawaslu jumlahnya terbatas," ucap Suaidi Mahsun, Ketua Bawaslu Lombok Timur. Kamis (4/7/2024)

Dengan keterbatasan jumalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tersebut, ungkap Suaidi, diperlukan keikutsertaan masyarakat, Karena ini sangat penting untuk menjaga hak pilihnya pada saat Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.

Karena itu, terang Suaidi, masyarakat harus jeli bila perlu melaporkan pada pengawas setempat atau PKD ditiap desa/kelurahan bila mana ada Pantarlih  yang tidak melakukan tugasnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau ada anggota keluarganya yang potensial sudah bisa memilih karena tepat pada hari H pemilihan sudah genap 17 tahun tapi belum di coklit.

"Karena saat ini, Bawaslu melalui Panwscam menemukan Pantarlih memakai joki atau jasa orang lain, termasuk juga ada petugas coklit yang tidak mengisi isian pada kolom stiker coklit. Itu tidak boleh," jelas Suaidi.

"Juga ada ditemukan pantarlih yang mencoklit pemilih yang tidak ditemukan dan tanpa menyandingkan  dengan data identitas yang bersangkutan," sambung Suaidi.

Dangan munculnya dinamika ini, Lanjut Suaidi, sangat penting keterlibatan masyarat untuk berperan aktif ikut mengawasi proses coklit, Karena itu pihaknya juga menyediakan posko pengaduan masyarakat di tiap sekretariat Panwascam atau paling tidak jika masyarakat enggan datang ke Panwascam dapat mengadukan itu ke tiap PKD yang ditugaskan di tiap Desa/Kelurahan.

"Kita ingin semua elemen berpartisipasi dalam pendataan pemilih ini agar semua proses pemutakhiran data pemilih pada tahapan pilkada berjalan sesuai ketentuan dan sukses tanpa ada kendala," harap Suaidi.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi dan memastikan hak pilih masyarakat terjamin, Bawaslu Lombok Timur telah menyediakan Posko-posko Aduan Masyarakat Kawal Hak Pilih.

Ini dilakukan sebagai upaya Bawaslu untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam melaporkan berbagai bentuk permasalahan yang ditemukan selama proses Coklit.

"Kami mengajak seluruh warga Lombok Timur untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan Coklit. Posko Aduan Masyarakat ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan setiap hak pilih masyarakat terlindungi dan tidak ada penyimpangan dalam proses coklit," ujar Suaidi

Dengan adanya Posko Aduan Masyarakat Kawal Hak Pilih, diharapkan masyarakat Lombok Timur lebih proaktif dalam mengawasi jalannya Pilkada 2024, sehingga kualitas demokrasi di daerah ini dapat terus meningkat. 

"Bawaslu Lombok Timur akan terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk demi menjaga integritas proses Pilkada serentak 2024," tutup Suaidi. 

Selasa, 18 Juni 2024

Bertemu Ali BD, Umi Rohmi Dapat Dukungan Maju Pilkada Gubernur NTB

Pose Bersama: HM. Kharul Rizal, HM Ali BD, dan Hj Sitti Rohmi Djalilah
Okenews.net – Bakal calon Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah bertandang ke kediaman mantan Bupati Lombok Timur HM Ali Bin Dachlan, Selasa (18/06/2024).

Kunjungan Umi Rohmi bersama suaminya, HM Khairul Rizal bukan semata meminta dukungan dalam kontestasi pilkada melain mempererat tali silaturrohmi yang selama ini telah terjalin.

Dalam pertemuan tersebut, Umi Rohmi menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada HM Ali Bin Dachlan atas dukungan dan wejangan yang diberikan.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan semakin kuat di masa mendatang terutama dalam konteks membangun NTB.

Sementara, Ali Bin Dachlan menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyatakan dukungannya untuk maju dalam kontestasi pilkada NTB.

Ali Bin Dachlan juga memberikan beberapa masukan dan saran yang konstruktif untuk Umi Rohmi dalam menghadapi pilkada mendatang.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Umi Rohmi untuk menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, serta mengedepankan kebersamaan dalam setiap langkah politiknya.

Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi proses demokrasi di NTB, khususnya dalam rangka mewujudkan pilkda damai dan berkualitas.

Pria yang dikenal dengan julukan sang pendobrak itu menilai kepemimpinan perempuan sama-sama memiliki kemampuan dalam memimpin di pemerintahan.

"Perempuan itu sama kemampuannya dengan laki-laki dalam hal memimpin daerah,” tegas Ali BD saat menerima Ummi Rohmi di kediamannya di Lombok Timur,

Tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) senior di NTB itu juga menyampaikan beberapa nasihat dan semangat untuk Ummi Rohmi jika kelak terpilih sebagai Gubernur NTB.

Menurutnya, Ummi Rohmi harus mencurahkan seluruh perhatian pada masalah yang dihadapi oleh masyarakat NTB yang sampai saat ini perlu diperhatikan. “Niatkan untuk berbuat melayani masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap Ummi Rohmi mengukuhkan tekad untuk menang, tidak boleh berhenti bergerak menyambangi masyarakat. “Terus bergerak berikhtiar, harus menang,” katanya.

Senin, 17 Juni 2024

Kecewa dengan Hasil Survei, Puji Selamet Pindah Dukung Luthfi Wahid

H Fuji Selamet (tengah) bersama HM Syamsul Luthfi (kanan)
Okenews.net - Relawan Haerul Warisin, H Puji Selamet mengalihkan dukungannya ke pasangan Luthfi Wahid dalam Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Tidak tanggung-tanggung, Fuji Slamet membawa gerbong relawan dengan struktur kepengurusan yang telah dibentuknya untuk gabung ke tim pemenangan Luthfi Wahid.

Haji Puji Selamet mengaku pindah dukungan ke Luthfi Wahid disebabkan karena dorongan keluarga dan kekecewaannya karena tidak merespon hasil survei yang beredar selama ini.

"Saya minta kepada HW untuk menanggapi hasil survei agar bisa saya jelaskan ke teman-teman relawan, tetapi sama sekali tidak mau dijawab selalu dia jawab No Comen," katanya di Gelang. Ahad (16/06/2024).

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan relawan kain akan turut pindah mendukungan Luthfi Wahid. "Saya yakin sekitar 30 atau 40 persen Tim Dipisi Relawan HW juga akan ikut mendukung Luthfi Wahid," terangnya. 

Aasan lain Fuji Selamet pndah mendukungan Luthfi-Wahid karena ada hubungan batin yang tidak bisa dipisahkan antara dirinya dengan HM Syamsul Luthfi yang ia kira tidak akan maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2024.

Fuji Slamet menuturkan saat HM Syamsul Luthfi mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI tahun 2018, ia bertanya apakah akan nyalon jadi bupati, tetapi dijawab belum berpikir ke arah itu dan fokus pada pileg.

Itulah sebabnya ia menyatakan diri mendukung Haerul Warisin sejak beberapa tahun lalu yang sudah menyatakan diri akan maju sebagai calon Bupati Lombok Timur.

Namun setelah beberapa bulan terakhir HM Syamsul Luthfi menyatakan diri maju sebagai calon Bupati Lombok Timur Fuji Slamet merasa gelisah.

"Beberapa bulan terakhir ini saya gelisah setelah saya tahu Pak Luthfi maju sebagai calon Bupati. Saya bimbang pak Luthfi ini teman baik saya dan semua keluarga mendorong untuk jangan meninggalkan Pak Luthfi," ucapnya.

Ia mengaku, semua keluarga mengetahui hubungan baiknya dengan Luthfi sehingga pada malam Idul Adha ini adalah momen terbaik untuk menyatakan gabung dengan pasangan Luthfi-Wahid.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya menyatakan diri all out untuk mendukung Luthfi Wahid pada Pilkada tahun ini," pungkas dalam rilis yang diterima media ini.

Berdasarkan hasil survei LSI Deny JA yang mengeluarkan rilis terbarunya, pasangan Luthfi Wahid dengan perolehan 35,4 persen, Iron-Edwin 21,6 persen, Rumaksi-Amrul 17,7 persen dan swing voter (belum menentukan pilihan) 22,3 persen.

Diketahui, H Fuji Slamet merupakan tokoh masyarakat sekaligus pengusaha (kontraktor) sukses yang bergerak dalam berbagai bidang yang selama ini dikenal luas masyarakat Lombok Timur.

Jumat, 14 Juni 2024

Representasi Aktivis, Dukungan Karman for Mataram Satu akan Dideklarasikan

 

Okenews.net-- Pilkada serentak sudah mulai panas. Berbagai manuver partai telah nampak, dengan beredarnya spanduk, meme di sosmed dan loby-lobby politik.

Teranyar beredar sejumlah pamflet dibeberapa WhatsApp group, bertuliskan Deklarasi 100 Aktivis mendukung Bang Karman BM untuk maju sebagai Calon Walikota Mataram. Rupanya tidak sekedar gimmick politik semata menjelang momentum Pilwakot yang akan diselenggarakan pada bulan November mendatang. 

Panitia pelaksana, Abdul Majid, menyampaikan kebenaran informasi tersebut, melalui pesan media, Kamis (13/06/2024).

"Kami melihat, pilkada kota mataram ini sangat strategis. Karena kota inj barometer nusa tenggara barat (NTB). Dan munculnya figur aktivis seperti Karman, itu sesuatu yang harus kita dukung" terang Abdul Majid.

"Ada pembicaraan dengan beberapa teman-teman aktivis dari berbagai latar belakang, akan mendeklarasikan dukungannya pada Bakal Calon Wali Kota Mataram, H Karman BM" ungkap Majid.

Abd. Majid yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB menyampaikan alasan-alasan mendukung Karman BM.

"Karman representatif aktivis. Punya pengalaman berorganisasi dari basic, nasional dan internasional, tentu punya kapasitas memimpin. Karman juga bergaul, dan berinteraksi dengan semua kalangan, tidak membeda-bedakan. Gayanya friendly, merangkul. Saya yakin ruang partipasi akan hidup di mataram nantinya" tambah majid.

Para aktivis tidak persoalkan Karman maju dari partai apapun dan berpasangan dengan siapapun.

"Mengenai waktu dan tempat penyelenggaraan acaranya kami akan informasikan kembali kepada rekan-rekan media secepatnya.” Tutup pemuda yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Kamis, 23 Mei 2024

Caleg Gagal Ramai Bertarung di Pilkada Serentak, Bukti Pemimpin Sejati

 

Okenews.net--Dinamika politik Bumi Gora memunculkan fenomena unik dan menarik, seiring dengan langkah sejumlah figur dan tokoh yang gagal dalam Pemilu Legislatif 2024, namun kembali bertarung dalam Pilkada Serentak November mendatang.

Lembaga Kajian Sosial Politik dan Politik Mi6 menilai, dari sisi psikologi politik, fenomena ini menunjukkan betapa politisi Bumi Gora memiliki resiliensi yang tinggi, motivasi berprestasi, dan ketangguhan mental yang luar biasa. Sebuah hal yang sangat dibutuhkan agar demokrasi terus berkembang.

“Resiliensi itu kemampuan untuk bangkit kembali dari kegagalan atau kesulitan. Dalam politik, tidak ada yang lebih mengagumkan daripada menemukan seseorang yang bangkit dari kegagalan untuk mencoba lagi,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Rabu (22/5/2024).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini mengemukakan, langkah sejumlah figur yang sebelumnya tidak terpilih dalam Pileg 2024 dan kembali bertarung dalam Pilkada serentak akhir tahun ini, layak mendapat apresiasi. Didu tak menampik jika ada sejumlah kalangan yang menilai hal tersebut sebagai ambisi politik. Namun, sesungguhnya, hal tersebut adalah ambisi politik yang sangat sehat.

”Keberanian mereka yang tidak terpilih di pemilu legislatif dan kembali bertarung di Pilkada adalah contoh nyata dari kepemimpinan sejati," ucap Didu.

Di Kabupaten Sumbawa, muncul figur Burhanuddin Jafar Salam, yang kini menjadi kandidat Bupati Sumbawa. Pada Pileg lalu, politisi Partai Gelora ini gagal melenggang ke kursi DPRD NTB. Di Lombok Timur, ada politisi kawakan Syamsul Lutfi, yang kini juga digadang-gadang menjadi kandidat bupati. Anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini sebelumnya tak berhasil melenggang kembali ke Senayan. Ada juga nama Suryadi Jaya Purnama dari Partai Keadilan Sejahtera yang akan diusung oleh partainya sebagai calon Bupati Lombok Timur setelah tidak lolos ke DPR RI. Sementara di Lombok Tengah, ada Anggota DPRD NTB lima periode, H Ruslan Turmuzi, yang kini menjadi kandidat bupati setelah sebelumnya tak terpilih kembali sebagai legislator di DPRD NTB. Di kota Mataram ada Caleg DPR RI dapil Lombok dari PKS yang gagal yakni H. Karman BM juga maju dalam Pentas Pilwakot Mataram. 

Didu mengungkapkan, selain resiliensi, kehadiran figur dan tokoh tersebut meramaian bursa Pilkada Serentak di NTB, juga menunjukkan ketangguhan mental dan komitmen terhadap tujuan politik mereka. Dan pada saat yang sama, juga menunjukkan betapa mereka memiliki motivasi berprestasi yang kuat, yang mendorong untuk terus berusaha mencapai posisi tertinggi untuk berkhidmat melayani rakyat.

Bagi figur dan tokoh-tokoh tersebut, boleh jadi kata Didu, kegagalan dalam pemilihan legislatif dianggap sebagai tantangan yang harus diatasi, alih-alih sebagai akhir dari karir politik. Kegagalan dianggap sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri, sehingga lebih siap untuk peran yang lebih besar.

”Hanya mereka yang memiliki identitas diri yang kuat sebagai pemimpin yang bisa melakukan hal begini,” ucap Didu.

Ada banyak contoh, bagaimana mereka yang gagal di pemilu legislatif, namun ketika memilih bertarung sebagai kepala daerah, mereka terpilih dan malah menjadi pemimpin daerah yang berprestasi dan mengundang decak kagum. Salah satunya adalah Dedy Mulyadi, yang sebelumnya gagal terpilih sebagai anggota DPRD di Purwakarta, namun terpilih sebagai bupati dua periode di salah satu daerah di Jawa Barat tersebut. Dedy kini adalah Anggota DPR RI peraih suara terbanyak dari daerah pemilihannya.

Dalam konteks pemimpin negara, nama Barack Obama mungkin layak dikedepankan. Sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat, Barack Obama sempat mengalami kegagalan dalam pemilihan sebagai Anggota DPR AS sebelum kemudian terpilih sebagai Senator dan menjadi pemimpin Negeri Adi Daya tersebut.

Menurut Didu, politisi yang memiliki karakter, tekad, dan mental yang kuat, lalu sempat sempat mengalami kegagalan dalam kontestasi, umumnya akan belajar dari hal tersebut. Mereka selanjutnya akan memperbaiki strategi politiknya dan akhirnya berhasil.

”Ini menunjukkan bagaimana sebuah kegagalan dapat menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar,” kata Didu.

Didu menjelaskan, ada fenomena menarik dari sisi psikologi politik tatkala mereka yang pernah gagal dalam kontestasi di Pileg namun bisa menang ketika mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Fenomena tersebut adalah bagaimana pemilih memandang hal tersebut sebagai tanda dan wujud ketekunan dan komitmen. Dan jumlah pemilih yang seperti ini umumnya terbukti lebih banyak dibanding yang menganggapnya sebagai sebuah tanda ketidakmampuan.

Selain itu, mereka juga mampu mengartikulasikan kegagalan sebagai pelajaran dan menunjukkan bagaimana mereka telah berkembang, sehingga menarik simpati dan dukungan dari pemilih. Sebuah hal yang sangat efektif dalam membangun kembali kepercayaan publik.

Obat Demokrasi Sehat

Didu melihat, majunya sejumlah politisi yang sempat gagal di Pileg dalam Pesta Demokrasi Pilkada Serentak, adalah sebuah langkah yang sangat positif bagi demokrasi. Kehadiran mereka yang sempat gagal tersebut, dapat mendorong partisipasi politik yang lebih luas.

”Ini adalah modal yang sangat dibutuhkan untuk proses demokrasi yang sehat,” kata Didu.

Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini mengemukakan, fenomena tersebut menunjukkan adanya ketahanan dalam sistem demokrasi di NTB. Di mana individu diberi kesempatan untuk belajar dari kegagalan dan berkontribusi kembali. Sebuah hal yang dapat memperkuat institusi demokrasi dengan menekankan pentingnya kontinuitas dan pembelajaran dalam proses politik.

Lagi pula kata Didu, lanscape Pileg dan Pilkada juga berbeda. Meski sama-sama pesta demokrasi, dinamika dan tantangan Pileg dan Pilkada sangat berbeda. Pemilihan legislatif biasanya lebih kompetitif karena melibatkan banyak calon dari berbagai partai politik, sementara pemilihan kepala daerah seringkali lebih terfokus pada individu calon.

Seseorang yang gagal di Pileg kata Didu, akan memiliki peluang lebih besar untuk menang dalam pemilihan kepala daerah, karena figur dalam Pilkada bisa lebih mudah menonjol sebagai individu dibandingkan dalam persaingan legislatif yang lebih ramai.

Selain itu, mereka juga umumnya maju bukan dengan tangan kosong. Turut serta dalam kontestasi Pileg menjadikan mereka telah memiliki basis dukungan yang signifikan dari kampanye Pileg sebelumnya. Basis dukungan ini bisa berupa jaringan partai, relawan, dan pemilih yang loyal.

Pada saat yang sama, model kampanye untuk pemilihan kepala daerah seringkali lebih personal dan terfokus pada isu-isu yang spesifik. Sehingga mereka yang telah memiliki pengalaman kampanye di pemilu legislatif, akan dapat lebih efektif berkomunikasi dengan pemilih ketika ikut Pilkada.

”Kuncinya sekarang tinggal bagaimana memulihkan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat. Jika masyarakat melihat mereka sebagai individu yang gigih dan berkomitmen, hal ini dapat mendekatkan pada kemenangan,” tutup Didu.

Minggu, 12 Mei 2024

Pasangan Luthfi-Wahid Tandatangani Kesepakatan Bersama Partai Pengusung

Tiga partai pengusung teken kesepakatan bersama
Okenews.net - Tiga partai pengusung pasangan HM Syamsul Luthfi dengan Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) gelar pertemuan guna menandatangani kesepakatan bersama, Ahad (12/05/2024).

Tiga partai itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), dan Partai Perindo bertemu di Labuhan Lombok, Peringgabaya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Lombok Timur Abrorni Lutfi menegaskan pertemuan ini menjadi momen penting guna memberikan dukungan bersama kepada pasangan Luthfi-Wahid.

"Selaku ketua DPC Partai PKB Lotim mewakili semua pengurus memberikan pernyataan serta dukungan yang pasti memperjuangkan paket Luthfi-Wahid.

Melalui dukungan bersama itu, Abrorni Lutfi  meyakini, dengan resminya pasangan Luthfi Wahid yang diusung oleh beberapa partai ini akan menunjukkan semangat yang luar biasa terhadap perjuangan ini.

"Insya Allah kami dari partai pengusung akan menunjukkan semangat perjuangan yang yang maksimal untuk mencapai kesuksesan pada pilbup mendatang," ujarnya.

Sekertaris Partai Gelora Lalu Fidian menyatakan telah membuka peluang dan dukungan seluas luasnya terhadap pasangan Luthfi-Wahid untuk mengikuti pilkada 27 November mendatang.

Ia menilai, dengan hadirnya paket Luthfi Wahid ini akan memberikan perubahan terhadap daerah khususnya Kabupaten Lombok Timur yang perlu pemimpin yang visioner untuk melanjutkan bupati sebelumnya.

"Kami dari partai Gelora seyakin-yakinnya paket Luthfi-Wahid ini akan menang dalam kontestasi Pilbup 2024 ini," ujar Lalu Pidian penuh semangat.

Sabtu, 11 Mei 2024

Pilkada Lombok Timur, Pasangan Luthfi-Wahid Daftar di 5 Partai


Okenews.net
- Bakal calon Bupati Lombok Timur HM Syamsul Luthf mengatakan akan berpasangan dengan anggota DPRD Provinsi NTB dari PKB H. Abdul Wahid.

Kedua figur ini dinilai memiliki kans kuat memenangkan Pilkada Lombok Timur 2024. Dan saat ini keduanya terus melakukan silaturrahmi dengan masyarakat.

Menurut Syamsul Luthfi, pihaknya sudah lama melakukan komunikasi dengan sejumlah partai pendukung tersebut sepakat untuk membangun Lombok Timur yang lebih Maju & Religius.

"Alhamdulillah sudah final, saya dan H. Abdul Wahid sudah membangun komunikasi sejak lama. Kami sepakat untuk berpasangan, yakni pasangan Luthfi-Wahid," kata Luthfi. 

Luthfi mengaku memiliki banyak kesamaan visi misi dengan Abdul Wahid, termasuk dalam rencana pembangunan daerah yang membutuhkan perhatian serius.

“Mohon doa dan dukungannya, kita Wujudkan Lombok Timur Maju dan Religius," harap Syamsul Luthfi yang juga cucu Pahlawan Nasional itu.

Sejuah ini pihaknya telah mendaftar di Partai Golkar dan PKB pada hari Senin 6 Mei 2024. Sementara PPP, Hanura dan Partai Gelora pada hari Jumat 10 Mei 2024.

Syamsul Luthfi mengawali penyerahan berkas pendaftaran ke Kantor DPC PPP Lombok Timur. Kemudian, ke Partai Gelombang Rakyat (Gelora) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Lombok Timur.

Ketua Gelora Lombok Timur Umar Ubaid mengatakan hingga saat ini Gelora hanya menerima pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) untuk Pilkada Lotim 2024.

"Kami hanya menerima pasangan Luthfi-Wahid, tidak ada calon lain yang mendaftar, sudah kami kunci untuk bakal calon," ucapnya.

Sementara itu, ketua DPC PPP Lombok Timur,  Lalu Husnan Karyadi mengatakan dari sekian banyak bakal calon bupati di Lombok Timur, pihaknya lebih condong mengarah ke pasangan Luthfi-Wahid. Namun demikian, kata dia, tetap menunggu arahan dari DPW dan DPP.

"DPC PPP Lombok Timur lebih condong ke pasangan Luthfi-Wahid pada Pilkada 2024", ucapnya.

Senin, 06 Mei 2024

Bakal Calon Bupati Lombok Timur Syamsul Luthfi Resmi Daftar ke Partai Golkar

Okenews.net - Menyongsong perhelatan Pilkada serentak yang semakin dekat, para kandidat telah mulai mengambil langkah-langkah strategis dengan mendaftarkan diri ke partai politik yang akan mengusungnya. 

Pendaftaran diri ke dalam partai politik menjadi salah satu tahapan awal yang harus dilalui oleh para calon kepala daerah. Dengan bergabung ke dalam partai politik tertentu, para kandidat berharap untuk memperoleh dukungan politik yang kuat dari struktur partai.

Selain itu, dengan mendaftar ke partai politik, para kandidat juga diharapkan dapat memperoleh akses lebih besar terhadap sumber daya yang diperlukan dalam kampanye politik, seperti dana, relawan, dan infrastruktur organisasi. 

Hari ini (Senin, 06/05/2024) bakal calon Bupati Lombok Timur HM Syamsul Luthfi mendatangi kantor DPD Partai Golkar Lombok Timur guna mendaftarkan diri ke dalam Partai Golkar  untuk mendapatkan dukungan dan rekomendasi mengikuti pilkada. 

Syamsul Luthfi mengakatan, pendaftaran ke Partai Golkar ini sebagai bagian dari proses untuk mengikuti pemilihan yang akan berlangsung nanti pada bulan November mendatang.

Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama HM Syamsul Lutfi mendaftar dan menyerahkan berkas persyaratan daftar bakal calon (BALON) melalui partai Golongan Karya," ucapnya sembari serah terima berkas.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan dan komitmen dalam memperjuangkan perubahan untuk masyarakat Lombok Timur yang lebih baik dan pembangunan daerah yang harus terus menerus dilakukan.

"Untuk menjadi calon bupati atau wakil bupati harus mendapatkan dukungan partai politik. Oleh karena itu pihaknya telah menyerahkan berkas pendaftaran untuk dapat diusung oleh partai Golkar," ucapnya 

Ia menegaskan, keputusan untuk maju di Pilkada ini berdasarkan dorongan dan dukungan masyarakat yang menginginkan perubahan dan kesinambungan pembangunan yang telah dilakukan pemimpin sebelumnya 

"Saya dengan tulus siap mengabdikan diri untuk melayani masyarakat Lombok Timur. Kehadiran saya di Partai Golkar sebagai bentuk komitmen yang saya pegang teguh untuk bekerja bersama dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ucapnya.

Menurutnya, pendaftaran ini merupakan bagian dari upaya  untuk memperkuat basis politik dan mendapatkan dukungan yang lebih luas dalam kompetisi. Dengan demikian, ia yakin akan tercipta sinergi antara visi dan misinya dengan program-program partai.

"Kolaborasi antara pemerontah, partai, dan semua elemen masyarakat sangat penting dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi didasari oleh kedekatan dengan rakyat dan kemampuan untuk mendengarkan serta merespons kebutuhan mereka," ucapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, partai Golkar sebagai partai besar dan memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan semua aspirasi rakyat, struktur organisasi yang solid sehingga Golkar menjadi partai ideal dalam mewujudkan visi dan misinya untuk mensejahterakan masyarakat Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Lombok Timur menyambut baik keputusan HM Syamsul Luthfi untuk mendaftarkan diri ke Partai Golkar. Tampak sejumlah petinggi partai Golkar Lombok Timur hadir menyambut kedatangan Syamsul Luthfi.

Selamat Idul Fitri 1444 H


Selamat Idul Adha 1445 H

 


Pendidikan

Hukum

Ekonomi