www.okenews.net: BAZNAS
Tampilkan postingan dengan label BAZNAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAZNAS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Februari 2026

Perkuat Transparansi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Lombok Timur Gandeng Forum Wartawan

Ketua Baznas Lombok Timur

 Okenews.net Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur mengundang seluruh forum wartawan di Lombok Timur dalam sebuah pertemuan resmi guna membahas pola kerja sama pemberitaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi terbuka antara pengurus BAZNAS dan insan pers. Fokus pembahasan diarahkan pada pentingnya publikasi yang akurat, berimbang, serta edukatif terkait pengelolaan dan penyaluran dana umat.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.


“Kami ingin membangun pola kerja sama yang sehat dan profesional dengan seluruh wartawan di Lombok Timur. Transparansi adalah komitmen kami, dan media adalah mitra penting untuk menyampaikan kepada masyarakat bagaimana zakat, infak, dan sedekah dikelola serta disalurkan secara amanah,” ujarnya, Rabu, 11/2/2026


Ia menambahkan, keterbukaan informasi bukan hanya bentuk pertanggungjawaban lembaga, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.


“Semakin terbuka kami kepada publik, semakin besar pula kepercayaan masyarakat. Dana yang dihimpun adalah amanah umat, sehingga wajib kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” tambahnya.


Dalam pertemuan tersebut juga dibahas mekanisme penyampaian informasi kegiatan, laporan distribusi bantuan, hingga program pemberdayaan mustahik agar publik dapat mengetahui secara jelas dampak nyata dari dana yang dihimpun.


Sejumlah wartawan yang hadir menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menilai langkah BAZNAS membuka ruang komunikasi langsung merupakan bentuk komitmen serius terhadap akuntabilitas publik.


Dengan terbangunnya sinergi antara BAZNAS dan insan pers, diharapkan ke depan pemberitaan terkait pengelolaan zakat di Lombok Timur semakin informatif, transparan, serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.

Selasa, 10 Februari 2026

Viral Potongan Zakat Gaji PPPK Paruh Waktu, BAZNAS Lombok Timur Tegaskan Bukan Kewenangannya

Ketua Baznas Lombok Timur

Okenews.net- Media sosial diramaikan oleh beredarnya slip gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Lombok Timur yang menunjukkan adanya potongan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen.


Dalam slip gaji tersebut, honor yang diterima tercatat sebesar Rp650.000 per bulan dengan potongan zakat senilai Rp16.250. Pemotongan ini memicu polemik dan pertanyaan publik, terutama di kalangan tenaga honorer yang menilai penghasilan tersebut jauh dari ketentuan wajib zakat.


Isu ini mencuat setelah sejumlah tenaga honorer membagikan slip gaji mereka di media sosial dan mengaku mengalami potongan serupa. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena pendapatan PPPK Paruh Waktu dinilai masih sangat terbatas.


Merujuk ketentuan zakat penghasilan BAZNAS RI, kewajiban zakat baru berlaku apabila penghasilan telah mencapai nishab setara 85 gram emas murni atau sekitar Rp249,9 juta per tahun. Dengan demikian, penghasilan Rp650.000 per bulan dinilai tidak memenuhi syarat wajib zakat. Bahkan, nilai tersebut juga berada di bawah garis kemiskinan internasional versi Bank Dunia.


Menanggapi polemik tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyampaikan klarifikasi resmi pada Senin (9/2/2026). Ia menegaskan bahwa BAZNAS Lombok Timur tidak pernah menginstruksikan pemotongan zakat terhadap PPPK Paruh Waktu.


“BAZNAS Lombok Timur tidak pernah mengeluarkan instruksi, baik lisan maupun tertulis, terkait pemotongan zakat dari PPPK Paruh Waktu. Jika ada pemotongan yang terjadi, itu bukan kewenangan dan bukan tanggung jawab BAZNAS,” tegas Muhammad Kamli.


Ia juga memastikan bahwa BAZNAS Lombok Timur tidak pernah menerbitkan surat edaran atau dokumen apa pun yang berkaitan dengan pemotongan zakat PPPK Paruh Waktu.


“Tidak ada satu pun kebijakan BAZNAS Lombok Timur yang mengatur pemotongan zakat PPPK Paruh Waktu. Informasi yang menyebutkan sebaliknya adalah tidak benar,” ujarnya.


BAZNAS Lombok Timur mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan meminta publik melakukan konfirmasi melalui kanal resmi guna menghindari kesalahpahaman.


Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk mengelola zakat secara amanah, transparan, dan sesuai ketentuan syariat Islam serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kamis, 05 Februari 2026

BAZNAS Lombok Timur Tegaskan Tak Ada Dana Zakat Mengalir ke Pejabat OPD

Wakil Pimpinan II BAZNAS Lombok Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Hamidi, ST., M.Pd, 

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur meluruskan isu yang beredar terkait dugaan penyaluran dana zakat kepada sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Isu tersebut dipastikan tidak benar.

Wakil Pimpinan II BAZNAS Lombok Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Hamidi, menegaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dikelola dan disalurkan sesuai aturan yang berlaku serta hanya diberikan kepada penerima yang berhak.

“Tidak ada dana BAZNAS yang disalurkan kepada pejabat OPD untuk kepentingan pribadi. Informasi itu keliru,” ujar Hamidi saat memberikan klarifikasi, Selasa (4/2/2026).

Ia menjelaskan, peran pejabat OPD yang kerap dikaitkan dalam isu tersebut justru sebagai muzakki atau pemberi zakat. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur secara rutin menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menurut Hamidi, pendistribusian dana zakat dilakukan secara ketat dan berpedoman pada ketentuan delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam. Setiap bantuan yang disalurkan juga melalui proses verifikasi lapangan serta kelengkapan administrasi.

“Pengelolaan keuangan BAZNAS diaudit secara berkala, baik internal maupun eksternal. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama kami,” tegasnya.

BAZNAS Lombok Timur, lanjut Hamidi, siap memberikan penjelasan terbuka kepada pihak mana pun demi menjaga kepercayaan masyarakat dan para muzakki. Ia menegaskan komitmen lembaga untuk terus menjaga amanah umat.

“Fokus kami satu, memastikan dana zakat benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Rabu, 28 Januari 2026

Menuju Baznas Digital, Lombok Timur Belajar ke Lombok Tengah Demi Transparansi Zakat

BAZNAS Lombok Timur

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur mulai mengakselerasi transformasi digital dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah ini ditempuh sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.


Sebagai bentuk keseriusan, Baznas Lombok Timur mengutus tim teknologi informasi (IT) untuk melakukan studi tiru ke Baznas Kabupaten Lombok Tengah, daerah yang dinilai sukses menerapkan sistem informasi digital dan meraih penghargaan nasional melalui Baznas Award.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyebut Lombok Tengah menjadi rujukan karena dinilai paling optimal dalam memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA) beserta aplikasi pendukung lainnya.


“Lombok Tengah termasuk yang terbaik dalam pengelolaan aplikasi SIMBA. Kami ingin melihat langsung bagaimana operator di sana bekerja, agar sistem yang sama bisa kita terapkan di Lombok Timur demi transparansi lembaga,” ujarnya, Selasa (27/01/2026).


Menurut Kamli, secara kualitas sumber daya manusia, Baznas Lombok Timur telah memiliki tenaga IT yang mumpuni. Namun, penguatan sistem terintegrasi dan sarana pendukung menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan ZIS berjalan lebih efektif dan profesional.


Transformasi digital ini difokuskan pada penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat, yakni pengumpulan, administrasi, pendistribusian, dan pelaporan.


Senada dengan itu, Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nuruh Hadi, menjelaskan bahwa keberhasilan Lombok Tengah tidak hanya terletak pada SIMBA yang bersifat nasional, tetapi juga pada pengembangan aplikasi tambahan yang mampu memperluas konektivitas data dan mempercepat proses kerja.


“Empat bidang itu jadi fokus utama. Dengan sistem tambahan, data bisa langsung terhubung. Misalnya, hasil survei lapangan bisa diinput lewat HP dan otomatis masuk ke laporan pusat secara real-time,” jelasnya.


Keunggulan lain dari sistem digital ini adalah kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Ke depan, para muzakki dapat memantau langsung penyaluran zakat mereka melalui website maupun media sosial resmi Baznas.


Selain itu, sistem ini dirancang untuk mencegah terjadinya duplikasi bantuan. Basis data mustahik yang terintegrasi memungkinkan Baznas memastikan bantuan disalurkan secara lebih adil dan merata.


“Kalau seseorang sudah menerima bantuan di tahun tertentu, datanya akan tercatat. Tahun berikutnya kita bisa memprioritaskan yang belum tersentuh bantuan. Ini bagian dari keadilan sosial,” tambah Kamli.


Baznas Lombok Timur menyadari bahwa pembangunan infrastruktur digital membutuhkan anggaran yang tidak kecil, dengan estimasi mencapai Rp300 juta, tergantung pada fasilitas yang dibangun. Meski demikian, investasi tersebut dinilai sepadan dengan manfaat jangka panjangnya.


“Ini investasi untuk membangun kepercayaan publik. Dengan sistem yang terbuka dan transparan, kami optimistis minat masyarakat untuk berzakat akan terus meningkat,” pungkasnya.


Melalui penguatan sistem digital ini, Baznas Lombok Timur menargetkan layanan zakat yang terintegrasi dan merata di 21 kecamatan, sekaligus membawa pengelolaan ZIS ke arah yang lebih modern, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Rabu, 21 Januari 2026

Baznas Lombok Timur Salurkan Rp440 Juta Insentif untuk 1.434 Guru TK dan PAUD

Penyaluran Bantuan Guru
Okenews.netBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur Bersama Pemda kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada para tenaga pendidik non ASN. Pada tahap pertama Tahun 2026, Baznas menyalurkan insentif senilai Rp440 juta kepada 1.434 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB).

Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur sebagai mitra strategis dalam pendistribusian dana umat.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhamad Kamli, menjelaskan bahwa para penerima manfaat berasal dari tujuh kecamatan, yakni Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.


“Insentif ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan melalui Baznas Lombok Timur. Amanah ini kami kembalikan kepada mereka yang berhak, khususnya guru non ASN yang selama ini berjuang di pendidikan usia dini,” ujarnya.


Menurut Kamli, guru TK dan PAUD merupakan kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian karena berperan besar dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, meskipun sering berada dalam keterbatasan ekonomi.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi berupa hadiah umrah kepada seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama lebih dari dua dekade, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dalam dunia pendidikan.


Baznas Lombok Timur berharap penyaluran insentif ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat serta mendorong sinergi berkelanjutan antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di Lombok Timur.


Bupati Lotim Tegaskan Perhatian untuk Guru PAUD, Insentif Disalurkan hingga Hadiah Umrah

Penyaluran Intensif Bagi Guru, Non (GTT) (PTT) (PPPK)

Okenews.netPemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru pendidikan anak usia dini. Melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Pemkab Lombok Timur menyalurkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non PPPK dan non sertifikasi Tahun 2026.


Penyaluran insentif tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta jajaran OPD terkait.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan penghargaan tinggi kepada para guru TK dan PAUD yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi masa depan Lombok Timur.


“Guru paling teladan adalah guru TK dan PAUD. Mereka mengajar dengan sabar dan ikhlas. Jasa mereka tidak kecil, meski sering luput dari perhatian,” tegas Bupati.


Ia mengakui bahwa nilai insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengorbanan para guru. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas mulia di dunia pendidikan.


Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Timur juga memberikan hadiah umrah kepada Guru Kasturi, seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama 21 tahun di KB Tulus Ate, Dusun Kembang Kuning, Desa Banjar Sari. Penghargaan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap dedikasi panjang tenaga pendidik non ASN.


Pemkab Lombok Timur berharap, langkah ini dapat memperkuat kolaborasi dengan Baznas dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas pendidikan usia dini di daerah.

Kamis, 08 Januari 2026

Kolaborasi Pemda dengan Baznas, Puluhan Rumah Layak Huni dan Modal Usaha, Diserahkan untuk Warga Lombok Timur

Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni

Okenews.net- Upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan lembaga keuangan. Mengawali tahun 2026, sebanyak 73 unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada masyarakat pada Kamis (08/01/2026).


Bantuan tersebut terdiri dari 50 unit Rumah Layak Huni (Mahyani) yang bersumber dari dana bagi hasil serta zakat Bank NTB, dan 23 unit rumah hasil program rehabilitasi BAZNAS Lombok Timur. Tidak hanya hunian, pemerintah juga menyalurkan bantuan ekonomi produktif berupa 20 paket gerobak usaha dan modal usaha masing-masing sebesar Rp1,5 juta guna memperkuat kemandirian ekonomi warga.


Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan refleksi perjalanan pengelolaan zakat di daerahnya yang penuh dinamika, namun memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan rumah layak huni.


“Masih ada sekitar 20 ribu unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 21 kecamatan. Untuk itu, kami terus melakukan lobi intensif ke pemerintah pusat agar persoalan ini dapat ditangani secara bertahap,” ujar Bupati.


Selain sektor perumahan, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian program strategis nasional di Lombok Timur, seperti program Kementerian Kelautan dan Perikanan di kawasan Ekas serta proyek SPAM Pantai Selatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Pemprov NTB, dan pemerintah pusat terus terjaga sebagai kunci percepatan pembangunan.


Sementara, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Kamli menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga dalam menjalankan amanah umat.


“Alhamdulillah, kegiatan hari ini adalah kewajiban kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam urusan sosial kemasyarakatan. Kami berkomitmen agar tidak ada lagi saudara-saudara kita yang harus tidur di bawah rintikan hujan karena rumahnya tidak layak,” ungkapnya.


Ia menambahkan, 23 unit rumah layak huni telah tuntas dibangun, sementara program Mahyani yang merupakan inovasi asli NTB kini telah diadopsi secara nasional. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga zakat, diharapkan persoalan kemiskinan ekstrem di Lombok Timur dapat dituntaskan lebih cepat.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi NTB TGH. L. Muhyi Abidin menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat di NTB tidak terlepas dari peran aktif kepala daerah. Menurutnya, Bupati Lombok Timur telah menunjukkan kepemimpinan sejati dengan mendorong kesadaran berzakat di seluruh lapisan masyarakat.


“Kepala daerah di NTB patut dibanggakan karena telah mendapat penghargaan dari BAZNAS Pusat atas komitmennya mendorong para aghniya dan PNS untuk berzakat. Ketika Bupati mendorong zakat, sejatinya beliau sedang menjalankan tugas kepemimpinan, karena BAZNAS adalah perpanjangan tangan pemerintah,” tegasnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda berbuat kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Menurutnya, ZIS merupakan kewajiban religius yang tidak harus menunggu kaya, tetapi bertujuan membentuk kepedulian sosial.


Senin, 05 Januari 2026

LKS Istiqomah Boyemare Bersama BAZNAS Lotim Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Anak Yatim

Baznas Lombok Timur

Okenews.net- Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dan Lanjut Usia (LKSA–LKSLU) Istiqomah Desa Boyemare bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat jompo dan anak yatim, Senin, 05/01/2026


Kegiatan yang berlangsung di Dusun Montong Belo, Desa Boyemare ini menyasar sebanyak 100 penerima manfaat, berupa paket sembako dan uang santunan. Acara berlangsung penuh haru dan kebahagiaan, dihadiri oleh pengurus LKS Istiqomah, tokoh masyarakat, perwakilan FKDM Sakra Barat, serta BAZNAS Lombok Timur.


Ketua LKS Istiqomah, Fahrurrozi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur dan BAZNAS Lombok Timur atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Desa Boyemare.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Lombok Timur dan BAZNAS Lombok Timur yang selalu hadir saat masyarakat kami membutuhkan. Ini adalah upaya tulus kami untuk membantu warga, mencarikan solusi agar mereka tetap bisa tersenyum dan merasa diperhatikan,” ungkap Fahrurrozi.


Ia menegaskan, LKS Istiqomah akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam persoalan-persoalan kemanusiaan. Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat kecil merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.


“Kami akan selalu hadir untuk masyarakat bawah, terlebih dalam urusan kemanusiaan. Ini juga bagian dari komitmen kami membantu pemerintah dalam menekan angka kemiskinan,” imbuhnya.


Sementara itu, perwakilan BAZNAS Lombok Timur, M. Ilham Jauhari, selaku Kasubag Administrasi dan SDM, menyampaikan bahwa sinergi dan kebersamaan menjadi kunci dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi umat.


“Soal kemaslahatan umat, kita harus bergandengan tangan membantu sesama. Melihat senyum para mustahik adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami,” tutupnya.

Rabu, 31 Desember 2025

BAZNAS Lombok Timur Tancap Gas Awal 2026, Bidik ZIS Rp30 Miliar dan Luncurkan Program Pemberdayaan

Ketua Baznas Lombok Timur

Okenews.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur langsung memacu kinerja sejak awal tahun 2026. Di bawah kepemimpinan yang baru Baznas menargetkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hingga Rp30 miliar, seiring bertambahnya puluhan muzakki baru yang siap berkomitmen.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengungkapkan bahwa penandatanganan kesepakatan dengan para muzakki baru dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Januari 2026. Momentum tersebut akan menjadi pintu masuk peluncuran sejumlah program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Insya Allah Januari akan menjadi awal gebrakan. Kami sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati untuk meresmikan beberapa program besar. Target awal Rp20 miliar kami optimistis bisa terlampaui, bahkan mencapai Rp30 miliar,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).


Menutup tahun 2025, Baznas Lombok Timur juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap kemanusiaan. Bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Baznas berhasil menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp350.800.000 untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera.


Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Lombok Timur di sela peresmian jalan di Kecamatan Terara. Donasi ini melengkapi bantuan yang sebelumnya telah disalurkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, sehingga total bantuan daerah tersebut mencapai kisaran Rp800 juta hingga Rp1 miliar.


“Kolaborasi dengan KNPI dan FKDM sangat efektif karena jaringan mereka menjangkau hingga desa. Ini adalah wujud empati dan solidaritas masyarakat Lombok Timur bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” jelas Kamli.


Memasuki 2026, Baznas Lombok Timur juga telah menyiapkan sejumlah program unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat. Di antaranya penyerahan 25 unit gerobak usaha untuk pelaku UMKM, peresmian 57 unit rumah layak huni, serta rehabilitasi 27 rumah warga. Selain itu, Rumah Sakit Baznas juga masuk dalam agenda prioritas.


Kamli menegaskan, transformasi manajemen terus dilakukan guna memperkuat kepercayaan publik. Baznas Lombok Timur berkomitmen menjadi lembaga yang SMART Santun, Mapan, Amanah, Responsif, dan Transparan.


“Peran media sangat penting. Tanpa media, BAZNAS tidak akan dikenal hingga lapisan masyarakat pinggiran. Bersama media, kami ingin menumbuhkan kepercayaan publik dan melahirkan lebih banyak muzakki demi memperluas manfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Minggu, 21 Desember 2025

Gerak Cepat BAZNAS dan KNPI Lombok Timur Hadirkan Harapan bagi Korban Banjir Bandang Ekas Buana

Baznas bersama KNPI Lombok Timur
Okenews.net-Duka mendalam menyelimuti warga Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pasca musibah banjir bandang yang menerjang permukiman dan melumpuhkan aktivitas masyarakat. Namun, di tengah sisa lumpur dan kesulitan hidup yang dihadapi warga, secercah harapan hadir melalui aksi cepat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur.

Melalui program BAZNAS Responsif, lembaga pengelola zakat ini bergerak sigap turun langsung ke lokasi bencana dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak, Sabtu (20/12/2025). 

Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, didampingi jajaran pengurus. Aksi sosial tersebut juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Ketua KNPI Lombok Timur serta Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Pemberdayaan Desa, L. Irwan.

Kehadiran lintas elemen ini menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemuda, dan pemerintah daerah dalam merespons bencana secara cepat dan tepat sasaran.

Dalam keterangannya, H. Muhammad Kamli menegaskan bahwa kecepatan bertindak menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Ia bersyukur BAZNAS Lombok Timur dapat menjangkau lokasi terdampak dalam waktu singkat sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, kehadiran kami di tengah saudara-saudara yang tertimpa musibah di Ekas Buana ini merupakan bentuk kepedulian yang tidak lepas dari atensi dan respons cepat Bapak Bupati Lombok Timur terhadap masyarakat,” ujar H. Muhammad Kamli.

Ia berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat menjadi penguat semangat sekaligus penopang kebutuhan dasar warga di tengah situasi sulit.

“Musibah adalah takdir. Karena itu, pemerintah dan BAZNAS harus hadir paling depan untuk menguatkan dan melindungi rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Khusus Bupati Lombok Timur, L. Irwan, S.Pd., yang hadir mewakili Bupati, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dalam setiap kondisi yang dialami masyarakat, baik dalam situasi darurat bencana maupun upaya pengentasan kemiskinan.

“Kehadiran kami merupakan bentuk perhatian pemerintah yang nyata. Saat ini, pemerintah tidak hanya fokus pada tanggap darurat bencana, tetapi juga secara paralel terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat kategori rentan dan miskin ekstrem,” ungkap Irwan.

Suasana haru dan penuh syukur tampak jelas saat bantuan mulai diserahkan kepada warga. Meski baru saja dilanda musibah besar, senyum dan rasa terima kasih terpancar dari wajah para penerima manfaat. Kehadiran rombongan BAZNAS, KNPI, dan perwakilan pemerintah memberikan dukungan moril yang kuat bagi warga Desa Ekas Buana.

Kolaborasi dengan KNPI Lombok Timur dalam kegiatan ini turut menghadirkan energi positif, menegaskan tingginya empati pemuda terhadap kondisi sosial di daerahnya. Diharapkan, bantuan ini menjadi stimulus awal bagi masyarakat untuk bangkit dan memulihkan kehidupan pasca-banjir bandang

Selasa, 16 Desember 2025

Program Mahyani Baznas Lotim Berlanjut, 50 Rumah Layak Huni Dibangun untuk Warga Kurang Mampu

Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nurul Hadi

Okenews.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan melalui program pembangunan rumah layak huni Mahyani. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan zakat produktif yang dikelola secara berkelanjutan dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nurul Hadi, menjelaskan bahwa pada tahap awal, Baznas telah merealisasikan pembangunan 25 unit rumah layak huni yang bersumber dari dana bagi hasil antara Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Baznas Kabupaten Lombok Timur. Pembangunan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Terara, Sikur, dan Masbagik, yang masing-masing telah menuntaskan lima unit rumah.

Sementara itu, proses pembangunan di Kecamatan Jerowaru masih terus berjalan, sedangkan Kecamatan Sakra Timur ditargetkan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan pada tahun 2025.

“Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran sebesar Rp25 juta. Seluruh proses pembangunan dikelola langsung oleh Baznas hingga rumah siap dan layak dihuni oleh penerima manfaat,” ungkap Nurul Hadi, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, sasaran utama program Mahyani adalah masyarakat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun kelayakan struktur bangunan, sehingga memerlukan perbaikan secara menyeluruh.

Menurut Nurul Hadi, hingga saat ini pelaksanaan program berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Hal tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara Baznas kabupaten dan Baznas provinsi, serta dukungan berbagai pihak terkait di tingkat daerah.

Selain tahap awal, Baznas Lombok Timur juga kembali menggulirkan tahap lanjutan program Mahyani dengan target pembangunan 25 unit rumah tambahan. Program lanjutan ini juga bersumber dari skema dana bagi hasil zakat dan mulai dikerjakan di sejumlah kecamatan, seperti Terara, Pandan Wangi, Sambelia, Pringgasela, serta beberapa wilayah lainnya di Lombok Timur.

Melalui program Mahyani, Baznas Lombok Timur berharap dapat menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan peningkatan kualitas hidup warga.

Baznas Lotim Gandeng PTKIS Galang Dana Peduli Bencana Sumatera dan Aceh

Baznas Lotim

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Lombok Timur dan sekitarnya, guna membahas penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera, Aceh, dan sekitarnya.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV Baznas Lombok Timur, Dr. Asbullah Muslim, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen, khususnya civitas akademika, dalam aksi kemanusiaan tersebut.


“Ini bukan sekadar soal bantuan materi, tetapi wujud empati dan solidaritas kita sesama anak bangsa. Kita harus bahu-membahu dan saling membantu,” ujar Asbullah.


Ia menjelaskan, hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh masing-masing PTKIS di Lombok Timur dan wilayah sekitar akan dihimpun dan disalurkan melalui Baznas Lombok Timur agar pendistribusiannya terkoordinasi dan tepat sasaran.


Dalam upaya memastikan efektivitas gerakan, Baznas Lombok Timur juga telah membagi tim penggalangan dana di berbagai wilayah di Lombok Timur agar pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan terkoordinir.


Lebih lanjut, Asbullah yang juga Rektor Elkatarie mengungkapkan hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-NTB, yang salah satunya menyepakati rencana pembangunan satu masjid di Aceh. Selain itu, seluruh Baznas kabupaten/kota di NTB juga didorong untuk segera membentuk Tim Tanggap Bencana.


Sementara itu, Rektor STIT Palapa Nusantara, Dr. L. Fahri, selaku tuan rumah rapat, menyatakan komitmen penuh institusinya dalam mendukung gerakan kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan akan mengerahkan seluruh unsur kampus, mulai dari mahasiswa, BEM, DPM hingga MENWA, untuk turun langsung ke masyarakat melakukan sosialisasi sekaligus penggalangan dana.


“Kami siap menggerakkan semua komponen kampus untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Fahri yang juga Dewan Syariah Baznas Lombok Timur.


Melalui kesepakatan bersama seluruh pimpinan PTKIS yang hadir, kegiatan penggalangan dana tersebut resmi dimulai.



Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi