 |
| Fose bareng usai tanda tangan MoU di Universitas Hamzanwadi |
Okenwes.net —
Berangkat
dari kesamaan tradisi pendidikan pesantren dan pengabdian organisasi
kemasyarakatan Islam, kedua perguruan tinggi berkomitmen memperluas kerja sama
Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperkuat kelembagaan, serta membangun lingkungan
pendidikan yang aman dan bermartabat.
Universitas Hamzanwadi dan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU
NTB) memperkuat kerja sama kelembagaan melalui silaturahmi dan penandatanganan
nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam bidang Tri
Dharma Perguruan Tinggi.
Kesepakatan
yang berlangsung Rabu (07/10/2026) di Rektorat Universitas Hamzanwadi ini
menjadi landasan formal bagi pengembangan kemitraan akademik kedua institusi
yang memiliki kedekatan historis melalui tradisi pendidikan Islam dan
pesantren.
Penandatanganan
MoU dilakukan Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan
Rektor UNU NTB Dr. Hj. Baiq Mulyanah, M.Pd disaksikan jajaran pimpinan kedua
perguruan tinggi.
Rektor
Universitas Hamzanwadi didampingi Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, dan Wakil
Rektor IV. Sementara itu, dari UNU NTB hadir Wakil Rektor II, Wakil Rektor III,
Kepala Penjaminan Mutu, dan Kepala Pusat Ekonomi.
Pertemuan
kedua rektor perempuan tersebut turut menegaskan peran kepemimpinan perempuan
dalam pengembangan pendidikan tinggi, penguatan jejaring kelembagaan, dan
perluasan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
Penguatan
Kerja Sama Akademik dan Kelembagaan
Kerja
sama Universitas Hamzanwadi dan UNU NTB telah berkembang melalui keterlibatan
dosen dan sivitas akademika dalam berbagai kegiatan bersama, terutama
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hubungan akademik tersebut menjadi
modal awal bagi pengembangan kemitraan pada tingkat kelembagaan.
Selama
ini, kolaborasi berkembang melalui jejaring antardosen, pertukaran gagasan, dan
kesamaan perhatian terhadap persoalan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.
Namun, kerja sama tersebut belum diperkuat dengan dokumen kesepahaman formal
pada tingkat pimpinan universitas.
Penandatanganan
MoU memberikan landasan kelembagaan bagi pengembangan kerja sama yang lebih
terarah. Melalui kesepakatan ini, kedua perguruan tinggi diharapkan dapat
merencanakan program bersama, menetapkan sasaran kegiatan, serta mengevaluasi
pelaksanaannya secara sistematis dan berkelanjutan.
Ruang
lingkup kerja sama mencakup penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian
kepada masyarakat, pengembangan kapasitas dosen, serta peningkatan kualitas
pembelajaran dan pengalaman akademik mahasiswa. Program-program tersebut
diharapkan memperkuat mutu akademik sekaligus memperluas kontribusi kedua
institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Kemitraan
Perguruan Tinggi untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Kedua
rektor berpandangan bahwa kemajuan perguruan tinggi membutuhkan keterbukaan dan
kemitraan antarlembaga. Tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks
menuntut institusi untuk memperluas jejaring, mengembangkan keunggulan
akademik, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui kerja sama.
Di Nusa
Tenggara Barat, kemitraan antarkampus memiliki arti strategis dalam
meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat penelitian, dan memperluas jangkauan
pengabdian kepada masyarakat. Pertukaran pengalaman, pemanfaatan sumber daya,
dan pengembangan program bersama dapat memperkaya proses akademik sekaligus
meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan daerah.
Kerja
sama Universitas Hamzanwadi dan UNU NTB diharapkan turut memperkuat ekosistem
pendidikan tinggi di NTB yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan,
responsif terhadap persoalan masyarakat, dan berorientasi pada peningkatan mutu
akademik.
Kepemimpinan
kedua rektor perempuan juga mencerminkan kontribusi perempuan dalam pengambilan
keputusan strategis, pengembangan kemitraan, dan pengelolaan institusi
pendidikan tinggi. Peran tersebut penting dalam mendorong tata kelola perguruan
tinggi yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan bersama.
Kesamaan
Tradisi Pendidikan dan Pengabdian NWDI–NU
Universitas
Hamzanwadi dan UNU NTB memiliki kedekatan historis dan kultural melalui tradisi
pendidikan Islam, pesantren, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkembang
dalam lingkungan organisasi kemasyarakatan Islam.
Universitas
Hamzanwadi berakar pada perjuangan pendidikan Nahdlatul Wathan Diniyah
Islamiyah (NWDI), sedangkan UNU NTB tumbuh dalam lingkungan Nahdlatul Ulama
(NU). Kedua organisasi memiliki tradisi pengabdian dalam bidang pendidikan,
dakwah, sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kesamaan
orientasi tersebut menjadi modal sosial bagi kedua perguruan tinggi untuk
memperluas kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan
masyarakat. Tradisi pendidikan dan pengabdian yang melatarbelakangi kedua
institusi juga menjadi landasan kultural bagi penguatan hubungan antarkampus.
Kedekatan
historis tersebut tercermin dalam hubungan personal sejumlah dosen UNU NTB
dengan lingkungan pendidikan di Pancor. Sebagian di antaranya merupakan alumni
atau pernah menempuh pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren Pancor.
Latar
belakang tersebut turut menghadirkan suasana kekeluargaan dalam pertemuan kedua
institusi. Silaturahmi ini mempererat hubungan persaudaraan yang telah terjalin
melalui jejaring pendidikan dan keagamaan sekaligus membuka ruang bagi
pengembangan kemitraan akademik yang lebih luas.
Tata
Kelola Pendidikan dan Perlindungan Warga Kampus
Selain
membahas pengembangan kerja sama akademik, pertemuan kedua perguruan tinggi
turut menyoroti pentingnya tata kelola lembaga pendidikan yang menjamin
keamanan, perlindungan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Perhatian
tersebut relevan di tengah pemberitaan mengenai kasus kekerasan terhadap
perempuan, anak, dan santri di sejumlah lingkungan pendidikan dan keagamaan.
Persoalan tersebut menegaskan pentingnya sistem pencegahan dan perlindungan
yang terencana dalam penyelenggaraan pendidikan.
Mutu
lembaga pendidikan perlu tercermin melalui capaian akademik, tata kelola, serta
kemampuan institusi menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan bagi
seluruh warga kampus. Dalam pendidikan berbasis keagamaan, nilai moral dan
ajaran kemanusiaan perlu diwujudkan melalui kebijakan serta praktik kelembagaan
yang konsisten.
Universitas
Hamzanwadi dan UNU NTB memiliki tanggung jawab untuk memperkuat nilai
kemanusiaan, keteladanan, dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Upaya
tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan sistem pencegahan dan penanganan
kekerasan, peningkatan kesadaran sivitas akademika, serta penerapan tata kelola
yang transparan dan akuntabel.
Kemitraan
kedua perguruan tinggi juga dapat dikembangkan melalui pertukaran pengalaman
dan praktik baik dalam pengelolaan kampus, pendidikan karakter, serta
perlindungan terhadap perempuan, mahasiswa, dan santri. Pengembangan bidang
tersebut perlu didukung program yang terencana dan sesuai dengan kebutuhan
masing-masing institusi.
Kepemimpinan
kedua rektor perempuan diharapkan turut memperkuat perhatian terhadap
perlindungan dan kesetaraan di lingkungan pendidikan. Komitmen tersebut perlu
diwujudkan melalui kebijakan, mekanisme perlindungan, dan budaya kelembagaan
yang menghormati martabat setiap warga lingkungan pendidikan.
Dari
Silaturahmi Menuju Kolaborasi Berdampak
Kehadiran
jajaran pimpinan kedua universitas mencerminkan dukungan kelembagaan terhadap
pengembangan kemitraan yang menjangkau fakultas, program studi, lembaga, dan
unit pelaksana kegiatan akademik. Pelibatan berbagai unsur tersebut penting
agar kesepakatan pada tingkat pimpinan dapat ditindaklanjuti melalui program
yang terarah.
Ke depan,
kerja sama ini diharapkan menghasilkan penelitian kolaboratif, publikasi
ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, inovasi pembelajaran, serta peningkatan
kapasitas sumber daya manusia. Kedua perguruan tinggi juga dapat mengembangkan
program pemberdayaan sosial dan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan
masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.
Penandatanganan
MoU menjadi landasan formal bagi pengembangan kemitraan yang lebih terstruktur.
Keberlanjutan kerja sama memerlukan tindak lanjut melalui penyusunan program,
pembagian peran, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi bersama.
Melalui
kemitraan tersebut, Universitas Hamzanwadi dan UNU NTB diharapkan memperkuat
mutu kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi pendidikan tinggi bagi
masyarakat. Kesamaan tradisi pendidikan dan pengabdian menjadi modal bagi kedua
institusi untuk mengembangkan kolaborasi yang berdampak bagi kehidupan
akademik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah di Nusa Tenggara
Barat.