www.okenews.net: Sosial
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2026

Tangis Campur Bahagia, Ketua Baznas Lotim “Sebrangi Lautan” ke Gili Beleq

Okenews.net- Jarak dan kondisi geografis bukan penghalang bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur untuk terus hadir di tengah masyarakat. Hal itu dibuktikan melalui kegiatan “Sebrangi Lautan”, ketika Ketua Baznas Lombok Timur bersama jajaran dan timnya menyeberangi laut menuju Gili Beleq, Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Selasa (8/9/2026).


Kehadiran rombongan Baznas Lotim tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus penyerahan santunan bagi anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa di Gili Beleq.


Kedatangan rombongan Baznas disambut hangat masyarakat. Warga terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terlebih karena kehadiran pimpinan Baznas Lotim secara langsung menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat yang selama ini tinggal di wilayah kepulauan dengan akses yang tidak mudah.


Suasana haru bercampur bahagia pun terasa dalam kegiatan tersebut. Ketua Baznas Lotim mengaku tersentuh melihat antusiasme masyarakat Gili Beleq yang tetap semangat berkumpul dan mengikuti peringatan Maulid Nabi meski berada jauh dari pusat pemerintahan.


Menurutnya, perjalanan menuju Gili Beleq bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar Baznas memastikan kepedulian dan manfaat zakat dapat dirasakan masyarakat tanpa terkecuali.


“Kami menyeberangi lautan bukan karena dekatnya jarak, tetapi karena besarnya cinta dan kepedulian kepada saudara-saudara kita di Gili Beleq. Ketika melihat masyarakat berkumpul, anak-anak yatim tersenyum dan warga menyambut kami dengan penuh kehangatan, jujur hati saya sangat tersentuh. Ada rasa haru, tetapi juga kebahagiaan yang luar biasa,” ungkapnya.


Ia menegaskan, keberadaan Baznas tidak boleh hanya dirasakan masyarakat yang tinggal di perkotaan atau wilayah yang mudah dijangkau. Masyarakat pesisir, pulau-pulau kecil, hingga wilayah terpencil juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Lotim juga mengajak masyarakat Desa Pare Mas, khususnya warga Gili Beleq, untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.


Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga memiliki peran besar dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Mari kita tunaikan zakat melalui Baznas Lombok Timur. InsyaAllah amanah dan tepat sasaran. Zakat yang kita keluarkan mungkin terlihat kecil bagi kita, tetapi bagi saudara kita yang membutuhkan, nilainya bisa sangat besar dan berarti bagi kehidupan mereka,” ajaknya.


Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kepedulian, kedermawanan, dan kasih sayang kepada sesama.


“Kecintaan kepada Rasulullah SAW jangan hanya kita tunjukkan dengan memperingati Maulid. Mari kita buktikan dengan memperbanyak amal, membantu sesama, menyantuni anak yatim, memperhatikan kaum dhuafa, dan berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Lombok Timur menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa di Gili Beleq.

Santunan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat Lombok Timur yang disalurkan kepada para penerima manfaat yang membutuhkan.


Bagi masyarakat Gili Beleq, kedatangan rombongan Baznas Lotim menjadi momen yang sangat berarti. Tidak hanya menerima santunan, warga juga merasa mendapatkan perhatian dan kepedulian meski tinggal di wilayah kepulauan yang membutuhkan perjalanan khusus untuk menjangkaunya.


Camat Jerowaru turut menyampaikan apresiasi atas langkah Baznas Lombok Timur yang hadir secara langsung di Gili Beleq. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi bukti bahwa perhatian kepada masyarakat tidak dibatasi oleh jarak dan kondisi geografis.


“Ini merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Kehadiran pimpinan Baznas Lotim secara langsung ke Gili Beleq tentu menjadi kebanggaan sekaligus membawa harapan bagi warga. Ini menunjukkan bahwa masyarakat di pulau juga menjadi bagian penting dari perhatian dan kepedulian sosial di Lombok Timur,” ujarnya.


Kelancaran kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur pemerintahan dan keamanan setempat. Rombongan Baznas Lotim didampingi Camat Jerowaru, Polmas Desa Pare Mas, serta Babinsa.


Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, dan unsur keamanan dalam menghadirkan pelayanan serta kepedulian hingga ke wilayah kepulauan.


Kegiatan “Sebrangi Lautan” ditutup dengan tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW, doa bersama, dan ramah tamah antara jajaran Baznas Lotim dengan masyarakat Gili Beleq.

Senyum dan kebahagiaan terlihat di wajah warga, terutama anak-anak yatim serta penerima santunan yang mendapat perhatian langsung dari Baznas.


Melalui program “Sebrangi Lautan”, Baznas Kabupaten Lombok Timur ingin menegaskan bahwa gerakan zakat harus terus tumbuh dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Zakat tidak sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi instrumen kepedulian sosial yang mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.


Perjalanan menyeberangi laut menuju Gili Beleq pun meninggalkan pesan sederhana namun kuat: jarak bukan alasan untuk berhenti peduli.


Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian, Baznas Lotim berkomitmen untuk terus hadir, menyapa, berbagi, dan memastikan amanah zakat dapat dirasakan hingga pelosok dan pulau-pulau di Kabupaten Lombok Timur.


“Kami ingin tidak ada satu pun saudara kita yang merasa terlupakan. Sebab zakat adalah amanah, dan amanah itu harus sampai kepada mereka yang berhak menerimanya,” tutup Ketua Baznas Lotim.

Rabu, 02 September 2026

Ketua LKKS Lotim Kunjungi LKS Nurul Huda, Bawa Bantuan dan Perkuat Kepedulian Sosial

Okenews.net- Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahmi Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Lombok Timur, Hj. Ro’yal Ain Warisin, ke Sekretariat LKS Nurul Huda Gegurun, Desa Tumbuh Mulia, Kecamatan Suralaga, Rabu (2/9/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kesejahteraan sosial, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga dalam meningkatkan kepedulian dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hj. Ro’yal Ain Warisin menyerahkan bantuan berupa wireless kepada LKS Nurul Huda Gegurun. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan yang dilaksanakan masyarakat, khususnya di wilayah Gegurun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Kepala Desa Tumbuh Mulia, Kepala Wilayah Gegurun Lauk, Ketua PKK Desa Tumbuh Mulia, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader, serta masyarakat setempat.

Ketua LKS Nurul Huda Gegurun, Muh. Munir Fauzi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap keberadaan lembaga sosial di tingkat desa.

Menurutnya, kehadiran Ketua LKKS Lombok Timur menjadi motivasi bagi pengurus dan masyarakat untuk terus bergerak dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Bantuan wireless ini tentu sangat berarti bagi masyarakat. Insyaallah akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami berharap silaturahmi dan sinergi seperti ini dapat terus terjalin,” ujar Muh. Munir Fauzi.

Sementara itu, Hj. Ro’yal Ain Warisin menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan lembaga sosial, kader, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan kebersamaan. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi manfaatnya diharapkan bisa dirasakan dan mendukung berbagai kegiatan masyarakat. Yang paling penting, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita jaga,” ungkap Hj. Ro’yal Ain Warisin.

Ia berharap keberadaan LKS di tengah masyarakat dapat terus menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian antarsesama.

Menurutnya, kekuatan pembangunan sosial tidak hanya terletak pada program pemerintah, tetapi juga pada kepedulian masyarakat untuk saling membantu dan hadir bagi mereka yang membutuhkan.

Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan ramah tamah. Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, masyarakat dan pengurus LKS menyampaikan berbagai aspirasi serta kebutuhan sosial yang dihadapi di lingkungan setempat.

LKS Nurul Huda Gegurun pun berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat guna mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, mandiri, dan sejahtera.

Senin, 24 Agustus 2026

BAZNAS Lotim Bantu Rehabilitasi Asrama MA Mu’allimin NW Anjani Pasca Kebakaran

Okenews.net- Di tengah puing-puing bangunan dan sisa bau asap yang masih menyengat, secercah harapan hadir bagi para santri MA Mu’allimin Nahdlatul Wathan (NW) Anjani.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung rehabilitasi asrama yang terbakar pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Kebakaran tersebut menghanguskan empat ruang asrama. Sejumlah barang milik santri, mulai dari kasur, lemari, buku hingga perlengkapan pribadi, turut menjadi korban amukan api.

Beruntung, saat kejadian para santri sedang dalam masa libur sehingga tidak terdapat korban jiwa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus amanah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS.

“Ini bukan sekadar bantuan berupa barang. Ini adalah wujud kepedulian dan amanah dari para muzaki, munfiq, dan masyarakat yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kami ingin hadir cepat, tepat, dan membawa rasa,” ujar H. Muhammad Kamli saat menyerahkan bantuan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengurus serta keluarga para santri yang terdampak kebakaran.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu proses pemulihan asrama sehingga aktivitas pendidikan dan pembinaan santri dapat kembali berjalan dengan baik.

“Di tengah musibah, selalu ada tangan-tangan baik yang hadir membawa harapan. Semoga bantuan ini dapat menguatkan hati semua pihak untuk segera bangkit,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGH. Zaini Abdul Hanan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat BAZNAS Lombok Timur.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Lotim. Kehadiran ini sangat berarti bagi kami untuk segera memulihkan sarana asrama agar para santri bisa kembali belajar dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mempercepat proses rehabilitasi asrama yang terdampak kebakaran.

BAZNAS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir secara responsif dalam berbagai kondisi kebencanaan maupun persoalan sosial yang membutuhkan perhatian.

Prinsip cepat, tanggap, tepat sasaran, dan berlandaskan kepedulian menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah masyarakat.

BAZNAS Lombok Timur juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Mari bersama menghadirkan lebih banyak harapan. Setiap titipan zakat, infak, dan sedekah akan kembali menjadi kekuatan, menguatkan yang lemah, meringankan mereka yang membutuhkan, serta membantu membangun kembali masa depan anak-anak kita di Lombok Timur.”

Minggu, 23 Agustus 2026

Gawe Beleq Sakra Barat 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Okenews.net- Lapangan Barokah, Sakra Barat, Lombok Timur, tak mampu menampung antusiasme warga pada malam penutupan Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026, Sabtu (22/8/2026). Sejak sore, masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan hingga membuat area parkir penuh dan kawasan lapangan dipadati penonton.

Tenda-tenda pelaku UMKM juga terlihat ramai. Sebagian warga bahkan rela berdiri di sisi lapangan untuk menyaksikan rangkaian acara hingga penghujung festival yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut.

Malam penutupan menjadi puncak kemeriahan Gawe Beleq Sakra Barat. Suasana semakin semarak ketika Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, memukul gong sebagai tanda berakhirnya festival.

Ketua Panitia Gawe Beleq Sakra Barat, Muhammad Faizun Fikry, mengaku terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat sejak malam pertama hingga penutupan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih. Semoga event ini tetap bisa dilaksanakan pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Kemeriahan penutupan juga diwarnai aksi sosial. Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di tengah rangkaian acara, Baznas Lombok Timur menyalurkan santunan kepada sejumlah warga lanjut usia.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur menilai Festival Gawe Beleq Sakra Barat tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi warga.

Menurutnya, ramainya pengunjung menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama festival berlangsung.

“Ini momentum yang luar biasa untuk mengangkat UMKM dan mencari rezeki dengan hadirnya Festival Gawe Beleq ini. Terima kasih Mas Fikry dan seluruh panitia yang telah berhasil menghibur masyarakat Lombok Timur, khususnya Sakra Barat,” katanya.

Malam penutupan semakin meriah dengan penampilan Rudat Temu Karya yang mendapat sambutan antusias dari penonton.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Camat Sakra Barat, Kapolsek, para kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Setelah beberapa hari menghadirkan hiburan, kegiatan sosial, dan ruang bagi pelaku UMKM, Gawe Beleq Sakra Barat 2026 akhirnya ditutup dengan suasana meriah.

Festival tersebut meninggalkan catatan positif tentang semangat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi UMKM dan pelaku seni lokal untuk tampil dan berkembang.

Bagi masyarakat Sakra Barat, gong penutupan malam itu bukan sekadar tanda berakhirnya pesta rakyat, tetapi juga menjadi harapan agar Gawe Beleq kembali digelar dan menghadirkan kemeriahan yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.

Minggu, 16 Agustus 2026

Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 Siap Digelar, Ribuan Warga Diajak Rayakan HUT RI ke-81

Okenews.net– Lapangan Umum Kecamatan Sakra Barat sebentar lagi kembali bergemuruh. Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 resmi membuka ruang bagi seluruh masyarakat Lombok Timur untuk bersama-sama memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama tujuh hari, mulai 17 hingga 23 Agustus 2026, Sakra Barat akan disulap menjadi pusat pesta rakyat yang sarat hiburan, budaya, olahraga, religi hingga kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti masyarakat secara gratis tanpa tiket maupun syarat khusus. Warga dapat datang bersama keluarga, sahabat, maupun kerabat untuk menikmati berbagai agenda yang telah disiapkan panitia.

Ketua Panitia Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026, Faizun Fikry, S.IP., M.AP., mengatakan festival tahun ini tidak semata-mata menghadirkan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat Lombok Timur.

Mengusung tema “Karya Bersama Untuk Semua Menuju Lombok Timur Smart”, Gawe Beleq diharapkan mampu menjadi panggung bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.

“Kami mengundang Bapak, Ibu dan seluruh masyarakat Lombok Timur untuk hadir. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan tawa, doa, budaya dan karya bersama. Sakra Barat siap menyambut dengan tangan terbuka,” ujar Faizun.

Sekretaris Panitia, M. Ilham Jauhari, S.Pd.I., menambahkan, rangkaian kegiatan sengaja dirancang agar dapat dinikmati berbagai kalangan dan usia.

Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari lantunan Alba yang akan membuka malam kemerdekaan, Cilokaq Tokol Songak yang menghadirkan hiburan khas masyarakat, Temu Karya sebagai ruang bertukar gagasan dan kreativitas, hingga Sakbar Bersholawat yang menjadi momentum memperkuat nilai religius.

Kemeriahan diprediksi mencapai puncaknya pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ribuan warga diperkirakan memadati Lapangan Umum Sakra Barat untuk menyaksikan Rudat Temu Karya sekaligus pelepasan 1.000 lampion yang akan menghiasi langit Sakra Barat.

Sebelum malam puncak, masyarakat juga dapat mengikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama. Panitia turut menghadirkan Samsat Keliling dan Bazar Murah, sehingga kehadiran festival tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, rangkaian festival akan ditutup dengan kegiatan olahraga Fun Bike pada 23 Agustus 2026.

Panitia juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi melalui bazar. Langkah ini diharapkan dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat selama festival berlangsung.

Ilham mengajak seluruh masyarakat Lombok Timur untuk tidak sekadar mendengar kemeriahan Gawe Beleq, tetapi datang dan menjadi bagian dari perayaan tersebut.

“Jangan sampai hanya dengar ceritanya. Datang langsung dan jadilah bagian dari Gawe Beleq Sakra Barat 2026. Karena ini bukan acara panitia, ini acara kita semua,” tegasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Hairuman Syahroni di 081917802277 atau Agus Satriawan di 081944388887.

Sakra Barat telah bersiap menyambut masyarakat. Kini, ajakan untuk meramaikan Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 menjadi milik seluruh warga Lombok Timur.

Selasa, 11 Agustus 2026

247 Warga Bintang Rinjani Masuk Data Perlinsos, Desa Kejar Warga Belum Terdata

Okenews.net- Sebanyak 247 warga Desa Bintang Rinjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, berhasil terdaftar dalam program Perlindungan Sosial atau Perlinsos. Proses pendaftaran dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah desa dengan agen dari Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian Kabupaten Lombok Timur pada Kamis (11/8/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya memastikan warga yang berhak menerima bantuan sosial tidak terlewat dalam pendataan dan verifikasi.

Pjs Kepala Desa Bintang Rinjani, Risyad Nuqson Hakim, mengatakan pendataan akan terus dilakukan secara bertahap. Pihak desa mendorong agen desa dan pendamping Program Keluarga Harapan untuk aktif menjaring data langsung di lapangan.

"Pendataan ini akan terus kami lakukan dengan mendorong agen yang ada di desa juga pendamping PKH, sehingga masyarakat yang layak tidak ada yang terlewatkan. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar hanya karena keterbatasan informasi atau akses," ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan para pendamping di lapangan sangat penting agar bantuan sosial tepat sasaran. Dengan capaian 247 warga yang sudah terdaftar, pemerintah desa menargetkan jumlah penerima Perlinsos akan terus bertambah seiring berjalannya proses verifikasi data.

Pemerintah desa berharap seluruh warga yang memenuhi kriteria segera terdata, sehingga manfaat Perlinsos dapat dirasakan secara merata di Desa Bintang Rinjani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, H. Fauzan, menegaskan bahwa kegiatan di Bintang Rinjani merupakan bagian dari percepatan pendataan di seluruh wilayah. 

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kominfo  untuk mendukung percepatan pencapaian target pemerintah kabupaten. Di bulan ini sebanyak 501 ribu warga di Kabupaten Lombok Timur bisa terdaftar dalam program Perlinsos. Oleh karena itu pihaknya menerjunkan langsung sebanyak 18 orang bersama agen-agen di desa, bekerja sama dengan pemerintah desa dan para pendamping PKH agar proses pendataan berjalan cepat, akurat, dan tidak ada masyarakat yang memenuhi syarat namun tertinggal. 

"Kami juga terus melakukan validasi dan verifikasi data agar apa yang diharapkan kabupaten Lombok Timur salah satu jadi pilot project bisa tercapai tepat waktu," jelas H. Fauzan.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Dinas Kominfo Lombok Timur optimis target 501 ribu warga dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditentukan.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Mancing Bareng di Momen Kemerdekaan, FWMO Lotim Perkuat Silaturahmi

Okenews.net– Ada cara berbeda yang dilakukan Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan dengan seremoni, FWMO memilih memancing bersama sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi lintas sektor.

Lomba Mancing Kemerdekaan yang digelar Minggu (9/8/2026) itu berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Puluhan wartawan dari berbagai media di Lombok Timur ikut ambil bagian, berbaur bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, TNI dan Polri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Kepala Dinas Pariwisata H. Mirayang, Direktur PDAM Lombok Timur Sopian Hakim, serta sejumlah insan pers.

Di tengah suasana perlombaan, komunikasi antarpeserta berlangsung cair. Tidak ada sekat jabatan maupun profesi. Wartawan, pejabat pemerintah dan aparat keamanan duduk bersama, berbincang dan menikmati suasana kemerdekaan.

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sederhana justru dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kedekatan.

“Kegiatan seperti ini sederhana tapi penuh makna. Tidak perlu mewah, yang penting kebersamaan,” ujar Ariakta.

Ia mengatakan, silaturahmi antara insan media dengan pemerintah daerah serta TNI-Polri perlu terus dirawat. Hubungan yang baik dinilai akan memudahkan komunikasi dan koordinasi, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan kamtibmas Lotim yang tetap kondusif, sehingga menjadi zona yang nyaman untuk tempat tinggal, tempat bekerja dan mencari nafkah,” katanya.

Menurut Ariakta, media juga memiliki peran penting dalam membangun suasana positif di tengah masyarakat. Informasi yang disampaikan wartawan dapat ikut memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun kepercayaan publik.

“Rekan-rekan media punya peran yang luar biasa. Rekan-rekan media bisa membuat Kabupaten Lombok Timur ini dinilai menjadi baik,” tegasnya.

Kapolres yang baru bertugas di Lombok Timur itu juga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk berkenalan dan membangun komunikasi lebih dekat dengan para jurnalis.

Ia berharap kegiatan positif yang mempertemukan media dengan berbagai unsur tersebut dapat terus dilaksanakan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan media dan Pemda yang telah mensupport kegiatan ini. Ke depan harapan saya kegiatan positif seperti ini bisa tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Polres Lombok Timur, lanjutnya, siap mendukung berbagai kegiatan positif insan pers yang dapat memperkuat kebersamaan dan memberikan manfaat bagi daerah.

“Kami dari Polres Lombok Timur pasti akan sangat mendukung hal-hal yang sifatnya positif untuk kepentingan rekan-rekan media, demi kebersamaan,” pungkasnya.

Lomba Mancing Kemerdekaan FWMO pun menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Di balik keseruan mendapatkan ikan, kegiatan tersebut menjadi ruang bertemu, berbincang dan memperkuat hubungan antara media, pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Semangat kemerdekaan akhirnya dirayakan dengan cara sederhana: duduk bersama, berbagi cerita dan merawat kebersamaan untuk Lombok Timur yang aman dan kondusif.

Senin, 03 Agustus 2026

UNISDA dan Institut Elkatarie Edukasi Pengolahan Sampah Jadi Energi

Okenews.net – KKN Kolaboratif Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan dan Institut Elkatarie bekerja sama dengan ICM Green Circular Community menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Inovasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan dengan tema "Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas dan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar melalui Teknologi Pirolisis sebagai Solusi Energi Ramah Lingkungan" di Balai Desa Timba Gading, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur Senin, 03/7/2026


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif. Masyarakat diberikan edukasi tentang pengolahan sampah organik menjadi biogas serta sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis, sehingga limbah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi.


Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Irfan Azim, S.Kom., M.M., akademisi dan praktisi ekonomi sirkular, serta Lalu Guguh Putraji, praktisi di bidang pengelolaan sampah dan energi terbarukan. Kegiatan diikuti oleh masyarakat Desa Timba Gading, perangkat desa, mahasiswa KKN Kolaboratif, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.


Dalam paparannya, Dr. Irfan Azim menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari strategi pembangunan desa yang berkelanjutan melalui penerapan ekonomi sirkular.


"Sampah bukan lagi beban, tetapi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Sampah organik dapat diolah menjadi biogas, sementara sampah plastik dapat dikonversi menjadi bahan bakar melalui teknologi pirolisis. Inovasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Perguruan tinggi harus hadir sebagai motor penggerak inovasi yang mampu menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan dan energi," tegas Dr. Irfan Azim.


Sementara itu, Lalu Guguh Putraji menjelaskan aspek teknis pengolahan sampah menjadi energi. Ia memaparkan proses pembuatan biogas dari limbah organik melalui fermentasi anaerob, sekaligus memperkenalkan teknologi pirolisis, yaitu proses pemanasan sampah plastik tanpa oksigen yang menghasilkan bahan bakar cair, gas, dan residu karbon yang dapat dimanfaatkan kembali. Menurutnya, teknologi ini menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang sulit terurai.


Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penerapan teknologi biogas dan pirolisis di tingkat desa, termasuk peluang pengembangannya sebagai usaha produktif berbasis lingkungan.


Melalui KKN Kolaboratif UNISDA Lamongan dan Institut Elkatarie bersama ICM Green Circular Community, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Program ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri energi, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menciptakan nilai tambah ekonomi dari pengelolaan sampah organik maupun sampah plastik.

Jumat, 31 Juli 2026

Bantu Warga Terdampak Kemarau, RSUD Soedjono dan DWP Salurkan Air Bersih ke Sekaroh

Kabag Humas RSUD dr. R. Soedjono Selong, H. Muksan Efendi, S.Kep., M.M bersama tokoh masyarakat Sekaroh
Okenews.net - RSUD dr. R. Soedjono Selong bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD dr. R. Soedjono Selong menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat musim kemarau.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 RSUD dr. R. Soedjono Selong sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah selatan Lombok Timur.

Penyaluran air bersih dilakukan secara langsung kepada warga dengan melibatkan jajaran manajemen rumah sakit, pengurus Dharma Wanita Persatuan, serta Pemerintah Desa Sekaroh agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. Anjasmor, Sp.Rad., menyampaikan bahwa peringatan hari ulang tahun rumah sakit hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Perayaan HUT bukan hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan rumah sakit selama 43 tahun, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sekaroh yang sedang menghadapi dampak musim kemarau," ujarnya.

Menurut dr. Anjasmor, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat HUT ke-43 yang mengusung tema "Semangat Kebersamaan Mewujudkan Pelayanan Profesional dan Inovatif" melalui aksi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Bagian Humas RSUD dr. R. Soedjono Selong, H. Muksan Efendi, S.Kep., M.M., mengatakan bakti sosial menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT tahun ini yang mengedepankan nilai kepedulian dan pengabdian.

"Kami ingin semangat kebersamaan dalam HUT ke-43 tidak hanya dirasakan di lingkungan rumah sakit, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat Lombok Timur sekaligus mempererat hubungan antara rumah sakit dan masyarakat," jelasnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuan RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. Hana Milatieka, Sp.K.F.R., menyampaikan keterlibatan DWP merupakan bentuk dukungan terhadap program sosial rumah sakit sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat.

"Dharma Wanita Persatuan selalu berkomitmen mendukung setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan RSUD dr. R. Soedjono Selong. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah nilai yang harus terus kita jaga," ungkapnya.

Masyarakat dan Pemerintah Desa Sekaroh menyampaikan apresiasi atas kepedulian keluarga besar RSUD dr. R. Soedjono Selong bersama Dharma Wanita Persatuan yang menyalurkan bantuan air bersih di tengah musim kemarau.

Bagi warga, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari ketika pasokan air semakin terbatas akibat kemarau yang melanda Desa Sekaroh dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui kegiatan sosial tersebut, RSUD dr. R. Soedjono Selong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional dan inovatif, sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat Lombok Timur.

Semangat kebersamaan yang diusung pada HUT ke-43 diharapkan semakin mempererat hubungan antara rumah sakit dan masyarakat serta mendorong lahirnya lebih banyak aksi kemanusiaan yang memberi manfaat nyata.

Kamis, 30 Juli 2026

Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 501 Ribu KK Mulai Didata

Foto: Kepala Dinas Sosial Lombok Timur

Okenews.net– Kabupaten Lombok Timur resmi ditunjuk sebagai salah satu pilot project nasional dalam uji coba transformasi digital bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlinsos. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyempurnakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Siti Aminah, mengatakan sebanyak 501.140 Kartu Keluarga (KK) di Lombok Timur menjadi sasaran pendataan melalui Portal Perlinsos. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai pada Kamis (30/7/2026).


"Melalui Portal Perlinsos, kami ingin memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Data yang akurat menjadi kunci agar tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran," ujar Siti Aminah.


Ia menjelaskan, Lombok Timur menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan perluasan uji coba Portal Perlinsos. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya Kabupaten Lombok Timur dan Kota Mataram yang dipercaya menjalankan program tersebut.


Pendataan dilakukan melalui dua mekanisme, yakni secara mandiri oleh masyarakat yang telah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau melalui pendampingan petugas lapangan. Untuk mempercepat proses, Dinas Sosial melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), operator SIKS-NG desa dan kelurahan, kepala dusun, kepala lingkungan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga aparatur sipil negara (ASN).


Menariknya, pelaksanaan pendataan ini dilakukan tanpa dukungan anggaran khusus.


"Program pendataan ini murni dilaksanakan secara sukarela. Tidak ada anggaran khusus yang disiapkan, tetapi semangat gotong royong para pendamping, perangkat desa, hingga ASN menjadi kekuatan utama untuk menyukseskan program nasional ini," kata Siti Aminah.


Melalui Portal Perlinsos, pemerintah dapat memverifikasi kelayakan calon penerima bantuan secara lebih akurat dengan memanfaatkan data yang telah terintegrasi, seperti kepemilikan aset, kendaraan, penggunaan listrik, hingga status pekerjaan anggota keluarga, termasuk ASN. Selain itu, masyarakat juga diberikan ruang untuk mengajukan sanggahan apabila terdapat data yang tidak sesuai.


Menurut Siti Aminah, digitalisasi data bansos ini diharapkan mampu menekan kesalahan pendataan, baik inclusion error (masyarakat mampu yang menerima bantuan) maupun exclusion error (masyarakat miskin yang belum memperoleh bantuan).


"Harapan kami, data masyarakat semakin valid sehingga seluruh program bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Dengan data yang akurat, penyaluran bansos akan lebih adil, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

Rabu, 29 Juli 2026

BAZNAS Lotim Bekali Petani Gunung Malang dengan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Okenews.net- BAZNAS Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat program pemberdayaan mustahik melalui zakat produktif yang berkelanjutan. Kali ini, BAZNAS menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota Kelompok Tani Barokah Zakat di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya Rabu, 29/7/2026

Penyerahan kartu berlangsung di balai desa setempat dan dihadiri jajaran BAZNAS Lombok Timur, pemerintah desa, pendamping program, serta seluruh anggota Kelompok Tani Barokah Zakat.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Nurul Hadi, S.S., M.Pd., mengatakan bahwa pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya melengkapi program zakat produktif yang selama ini telah dijalankan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi harus dibarengi dengan jaminan perlindungan bagi para petani yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam bekerja.

"Kami berharap para petani tidak hanya mendapatkan bantuan berupa pemberdayaan usaha, tetapi juga memiliki perlindungan apabila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan adanya kartu ini, para petani dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki jaminan perlindungan," ujar Nurul Hadi.

Ia menjelaskan, sektor pertanian memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, mulai dari kecelakaan kerja di sawah maupun ladang hingga berbagai kondisi yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha tani. Karena itu, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi jaring pengaman bagi para petani dan keluarganya.

Menurut Nurul Hadi, komitmen BAZNAS tidak berhenti pada pemberian bantuan modal atau sarana usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memperoleh perlindungan sosial sehingga dapat terus menjalankan usahanya secara berkelanjutan.

"Semoga kartu BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga keberlangsungan usaha para petani serta memberikan rasa aman bagi mereka beserta keluarganya," tambahnya.

Sementara itu, anggota Kelompok Tani Barokah Zakat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS. Mereka menilai program tersebut menunjukkan kepedulian BAZNAS yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga terhadap aspek keselamatan dan perlindungan kerja.

Melalui program ini, BAZNAS Lombok Timur berharap Kelompok Tani Barokah Zakat semakin berkembang, mandiri, dan produktif. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah desa, serta kelompok tani juga akan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sektor pertanian.

Program tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat di Lombok Timur tidak hanya diwujudkan dalam bantuan sesaat, melainkan diarahkan pada pemberdayaan yang berkelanjutan melalui perlindungan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah.

Rabu, 22 Juli 2026

Bupati Lotim Kucurkan Rp200 Juta untuk Lanjutkan Pembangunan Panti Asuhan Ampera

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung lembaga sosial yang bergerak di bidang kesejahteraan anak. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memastikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk melanjutkan rehabilitasi asrama LKSA Panti Asuhan (PA) Ampera Pringgasela.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Milad ke-48 Yayasan Siti Khodijah dan LKSA PA Ampera yang dirangkaikan dengan Haul pendiri yayasan almarhum Mayor H. Ahmad Siddiq serta tasyakuran selesainya rehabilitasi ringan asrama oleh Korem 162/Wira Bhakti. Kegiatan berlangsung di Masjid Besar Jami'yyatul Qudsiyyah, Pringgasela, Rabu (22/7).

Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pembina, relawan, hingga para donatur yang selama hampir lima dekade terus menjaga keberlangsungan yayasan dalam membina anak-anak yatim.

Menurutnya, eksistensi LKSA PA Ampera hingga memasuki usia 48 tahun merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.

"Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan membantu pembangunan lanjutan asrama sebesar Rp200 juta. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas yang masih membutuhkan rehabilitasi," ujar Haerul Warisin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari, Bupati menyebut orang yang memelihara anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah di surga.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Korem 162/Wira Bhakti yang telah merehabilitasi sebagian asrama panti sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sosial di Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua LKSA PA Ampera, Hasanain Ayyubi, mengatakan perjalanan lembaga yang dipimpinnya selama 48 tahun tidak terlepas dari kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi seluruh pengurus serta para pembina.

Ia menyampaikan, peringatan milad tahun ini menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yayasan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Korem 162/Wira Bhakti atas bantuan rehabilitasi asrama.

"Selama 48 tahun, kami terus berupaya memberikan pendidikan, pembinaan, dan kasih sayang kepada anak-anak asuh agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik," ungkap Hasanain.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 65 anak yatim piatu dan 55 lanjut usia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi