www.okenews.net: Desa
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2026

61 Pj Kades Dilantik, Bupati Lotim Tekankan Netralitas Pilkades

Okenews.net– Sebanyak 61 Penjabat (Pj) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Selasa (18/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur dan dihadiri Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Sekda, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat serta kepala desa yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin mengingatkan para Pj Kades bahwa jabatan tersebut bukan sekadar tugas sementara, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Penetapan para Pj Kades dilakukan berdasarkan usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui proses verifikasi pemerintah daerah.

Meski hanya menjabat hingga terpilihnya kepala desa definitif, para Pj Kades dituntut tetap menunjukkan profesionalisme dan integritas sebagai aparatur pemerintahan.

Terlebih, Kabupaten Lombok Timur akan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung Februari mendatang. Bupati meminta seluruh Pj Kades menjaga netralitas dan tidak memberikan dukungan kepada calon tertentu.

“Ukuran keberhasilan Pj Kades bukan hanya menjalankan pemerintahan, tetapi bagaimana mampu menciptakan rasa aman, tenteram dan damai di tengah masyarakat,” tegas Haerul Warisin.

Selain menjaga kondusivitas desa, para Pj Kades juga diminta memastikan validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos). Mereka diharapkan turun langsung untuk memastikan masyarakat miskin dan rentan tercatat secara akurat sehingga tidak ada warga yang tertinggal dari program bantuan pemerintah.

Dalam menjalankan pemerintahan, Bupati juga mengingatkan para Pj Kades agar menerapkan pola hidup sederhana, memperkuat silaturahmi dengan masyarakat dan menghindari janji-janji yang tidak realistis.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dalam menyelesaikan persoalan desa. Menurutnya, desa dan dusun merupakan garda terdepan pemerintahan karena menjadi tempat pertama masyarakat menyampaikan berbagai persoalan.

“Setelah dilantik, segera kembali ke desa. Duduk bersama masyarakat, dengarkan persoalan mereka dan selesaikan melalui silaturahmi serta koordinasi,” pesan Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Haerul Warisin juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah mengakhiri masa tugas. Pemerintah daerah memastikan hak pesangon bagi kepala desa purna tugas dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelantikan 61 Pj Kades tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan sekaligus menjaga stabilitas menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di Lombok Timur.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Pemuda Desa Surabaya Hidupkan UMKM Lewat Pasar Malam HUT RI

Okenews.net – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan hiburan. Momentum kemerdekaan itu juga dimanfaatkan para pemuda untuk menggerakkan roda perekonomian warga melalui Semarak Pasar Malam.

Kegiatan yang digagas Karang Taruna Desa Surabaya tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, M. Juaini Taofik, saat hadir dan melihat langsung aktivitas para pelaku UMKM, Jumat (7/8/2026).

Juaini menilai kreativitas pemuda dalam mengemas perayaan kemerdekaan menjadi ruang promosi dan pemasaran produk lokal merupakan langkah positif. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemuda desa memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini patut diapresiasi. Pemuda tidak hanya mengisi peringatan kemerdekaan dengan berbagai perlombaan, tetapi juga menghadirkan ruang bagi UMKM untuk berkembang sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Juaini yang akrab disapa Kak Ofik.

Menurutnya, pasar malam dapat menjadi sarana efektif bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus berinteraksi langsung dengan konsumen. Aktivitas ekonomi yang tercipta pun diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat setempat.

Ia mengingatkan, kegiatan serupa akan semakin memberikan manfaat apabila didukung fasilitas dan akses yang memadai. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kelancaran akses jalan agar aktivitas pasar malam tidak mengganggu mobilitas warga.

“Selama infrastruktur mendukung, dalam artian akses jalan tidak tertutup, ini menjadi kegiatan yang positif,” katanya.

Semarak pasar malam tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Puluhan pedagang memanfaatkan kesempatan itu untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan hingga jajanan kekinian.

Salah seorang pedagang bahkan mengaku mampu membukukan omzet sekitar Rp700 ribu dari modal Rp500 ribu selama mengikuti kegiatan tersebut.

Bagi Juaini, capaian tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan sederhana di tingkat desa dapat membuka peluang ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Menariknya, sebagian besar pedagang yang ambil bagian merupakan warga Desa Surabaya. Dari sekitar 60 pelaku UMKM yang berjualan, hanya sekitar 10 pedagang yang berasal dari desa tetangga.

Kondisi tersebut membuat perputaran uang dari kegiatan pasar malam lebih banyak dirasakan oleh masyarakat Desa Surabaya sendiri.

Saat meninjau lokasi, Juaini juga menyempatkan diri menyapa para pedagang dan mencicipi sejumlah kuliner yang tersedia. Beragam makanan ditawarkan, di antaranya kebab, cilok, salad hingga makanan bercita rasa Korea.

Ramainya aktivitas jual beli menjadi pemandangan tersendiri dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Desa Surabaya.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Tidak hanya melalui seremoni dan perlombaan, tetapi juga lewat gerakan nyata yang memberi ruang bagi masyarakat untuk berusaha.

Semangat pemuda Desa Surabaya pun menjadi contoh bahwa perayaan kemerdekaan bisa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat UMKM dan menggerakkan ekonomi dari desa.

Minggu, 26 Juli 2026

M. Zaini Menang Telak, Warga Pancor Sanggeng Antusias Sambut Kepala Dusun Baru

Okenews.net – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan Pemilihan Kepala Dusun (Kadus) Pancor Sanggeng yang digelar pada Minggu (26/7). Proses demokrasi tingkat dusun tersebut berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, M. Zaini berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh 70 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni M. Nasri yang memperoleh 54 suara, dan Alimudin dengan 9 suara. Dari total 135 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hampir seluruh warga menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin dusun yang baru.

Kemenangan putra asli Dusun Pancor Sanggeng itu disambut suka cita oleh keluarga, pendukung, tokoh masyarakat, dan warga yang sejak awal mengikuti jalannya pemungutan hingga penghitungan suara.

Dalam pernyataannya usai dinyatakan terpilih, M. Zaini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan seluruh warga, bukan hanya para pendukungnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pancor Sanggeng atas kepercayaan yang telah diberikan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, tetapi kemenangan seluruh warga. Mari kita bersama-sama membangun Dusun Pancor Sanggeng menjadi lebih maju, aman, harmonis, dan sejahtera," ujar M. Zaini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan usai serta menghilangkan perbedaan pilihan yang sempat terjadi selama pesta demokrasi berlangsung.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif bagi Dusun Pancor Sanggeng. Mereka menaruh harapan agar berbagai program pembangunan dapat menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi warga, penguatan peran pemuda, hingga menjaga nilai-nilai persatuan dan gotong royong.

Pelaksanaan pemilihan yang berlangsung aman dan kondusif dinilai menjadi bukti kedewasaan demokrasi masyarakat di tingkat dusun. Tingginya partisipasi warga juga menjadi modal penting bagi kepala dusun terpilih untuk menjalankan roda pemerintahan dengan dukungan penuh dari masyarakat.

Dengan mandat yang diberikan melalui proses demokrasi tersebut, M. Zaini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan dusun yang lebih baik serta menghadirkan program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Dusun Pancor Sanggeng.

Rabu, 22 Juli 2026

Dukungan Menggema dari Lima Wilayah Kenyalu, Tim Sebut 99% Masyarakat Bersama Munirudin

Okenews.net– Dukungan terhadap bakal calon Kepala Desa Jango, Munirudin, terus menguat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Jango. Tim pendukung menyebut antusiasme masyarakat semakin tinggi, khususnya di wilayah Kekadusan Kenyalu yang meliputi Kenyalu Timur, Kenyalu Barat, Kenyalu Utara, Kenyalu Selatan, dan Kenyalu Tengah.

Menurut tim pendukung, berdasarkan hasil konsolidasi dan komunikasi dengan masyarakat di lima wilayah tersebut, dukungan terhadap Munirudin diklaim telah mencapai sekitar 99 persen. Pernyataan tersebut merupakan klaim dari tim pendukung dan bukan hasil survei atau rekapitulasi resmi penyelenggara Pilkades.

Tim pendukung menilai besarnya dukungan tersebut lahir dari harapan masyarakat akan hadirnya kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif bagi Desa Jango. Visi "Mewujudkan Desa Jango yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan" dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan yang merata, pelayanan publik yang berkualitas, serta tata kelola pemerintahan desa yang transparan.

Munirudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh proses menjelang Pilkades akan dijalani sesuai ketentuan yang berlaku serta mengedepankan persatuan masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga persaudaraan, menghormati setiap perbedaan pilihan, serta menciptakan suasana Pilkades yang damai, aman, dan bermartabat," ujar Munirudin.

Tim pendukung juga mengajak seluruh masyarakat Desa Jango untuk menjaga kondusivitas menjelang tahapan Pilkades serta menghormati seluruh proses yang akan dilaksanakan oleh panitia sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan semakin menguatnya dukungan dari berbagai wilayah, tim optimistis Munirudin akan memperoleh kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan Pilkades mendatang. Namun demikian, mereka tetap mengajak seluruh pendukung untuk menjaga etika, menghormati bakal calon lainnya, serta menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan warga Desa Jango.

Rabu, 13 Mei 2026

Lantik 87 Pj Kades, Bupati Lotim Tekankan Kepemimpinan untuk Semua Warga

Foto: Pelantikan PJS Kepala Desa

Okenews.net – Sebanyak 87 Penjabat Kepala Desa resmi dilantik oleh Bupati H. Haerul Warisin di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (13/5/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa kepala desa harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok pendukung.


Menurut Haerul Warisin, seorang pemimpin wajib memberikan pelayanan secara merata setelah dipercaya menduduki jabatan. Ia menilai kepemimpinan yang baik akan meninggalkan teladan bagi generasi berikutnya.


“Ketika sudah menjadi pemimpin, maka yang dilayani adalah seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu,” tegasnya.


Ia juga meminta para Pj. Kepala Desa yang baru dilantik bekerja secara maksimal dalam menjalankan roda pemerintahan desa serta fokus pada program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah daerah, lanjutnya, yakni perbaikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembaruan data dinilai penting untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang membutuhkan.


Selain pembenahan data sosial, program pemberdayaan masyarakat desa juga diminta menjadi perhatian serius para penjabat kepala desa, termasuk mendukung pelaksanaan program Desa Berdaya.


Bupati mengingatkan bahwa tugas di tingkat desa memiliki beban kerja yang cukup berat. Karena itu, perlindungan ketenagakerjaan bagi aparatur desa harus dipastikan berjalan dengan baik.

Ia menegaskan seluruh kepala desa hingga kepala lingkungan wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan guna memberikan jaminan perlindungan kerja.


Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan turut memberikan sosialisasi terkait penghargaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Desa. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan santunan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada sejumlah penerima manfaat.

Senin, 16 Februari 2026

TPA Kebon Kongok Overload, Kades Suka Makmur Ajak Semua Pihak Duduk Bersama

Kades Suka Makmur

Okenews.net- Kepala Desa Suka Makmur, H. Selamet, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi TPA Kebon Kongok yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Menurut H. Selamet, kondisi tempat pembuangan akhir yang sudah overload harus segera ditangani secara komprehensif dan terencana. Jika dibiarkan berlarut-larut, dampaknya tidak hanya dirasakan warga sekitar, tetapi juga dapat meluas ke wilayah lain.

“Kondisi TPA yang overload tidak bisa dibiarkan terus berlanjut. Dampaknya akan sangat luas jika tidak segera ditemukan solusi yang tepat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penanganan persoalan ini bukan semata tanggung jawab satu pihak. Pemerintah desa, pemerintah daerah, pengelola TPA, hingga masyarakat harus bersinergi dalam mencari jalan keluar yang efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Suka Makmur, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis dalam setiap langkah penanganan yang dirancang pemerintah daerah. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kebijakan dilakukan secara terbuka, transparan, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Desa mendukung penuh setiap kebijakan dan strategi yang dirancang untuk menangani masalah ini. Yang paling penting adalah adanya komunikasi yang terbuka dan sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan masalah baru,” jelas H. Selamet.

Selain aspek lingkungan, H. Selamet juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika yang berkembang. Ia mengajak warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas, dan bersinergi menjaga kedamaian. Pemerintah desa siap berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah, demi mewujudkan solusi yang adil, tepat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengelola TPA, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan persoalan overload TPA Kebon Kongok dapat segera diatasi secara menyeluruh, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan kehidupan sosial masyarakat tetap harmonis.

Jumat, 23 Januari 2026

Mahasiswa Unram Dorong Olahan Kelapa Jadi VCO di Desa Korleko

KKN PMD Universitas Mataram

Okenews.net- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram menggelar sosialisasi bertema optimalisasi potensi kelapa melalui produksi Virgin Coconut Oil (VCO) di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (22/01/2026), bertempat di Aula Kantor Desa Korleko, dan diikuti oleh pemuda serta masyarakat setempat.


Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang besarnya potensi kelapa sebagai komoditas unggulan desa yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD mendorong terbentuknya kelompok UMKM baru yang mandiri, peningkatan keterampilan teknis produksi, diversifikasi usaha berbasis kelapa, serta peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat desa.


Selama ini, mayoritas petani di Desa Korleko menjual kelapa secara borongan kepada tengkulak dengan harga relatif murah. Kelapa tersebut kemudian dipasarkan keluar daerah setelah dipisahkan dari serabutnya dengan harga yang jauh lebih tinggi. Rendahnya nilai jual di tingkat petani disebabkan oleh minimnya pengolahan dan lemahnya sistem niaga. Padahal, di berbagai daerah lain, kelapa telah diolah menjadi beragam produk bernilai tambah dengan teknologi sederhana yang dapat diterapkan oleh industri kecil dan menengah.


Sebelum sosialisasi digelar, Tim KKN PMD Universitas Mataram Desa Korleko telah melaksanakan pelatihan pembuatan VCO bersama perwakilan pemuda dari setiap dusun. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pemaparan program kerja yang disampaikan kepada pemerintah desa pada 29 Desember 2025.


Sekretaris Desa Korleko, Mawardi, S.Pd., menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap kegiatan yang dijalankan mahasiswa KKN PMD dapat berkelanjutan.


“Jika adik-adik mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram mampu merancang program yang berkelanjutan, kami dari pihak desa siap mendukung pendanaannya. Kami juga meminta setiap dusun mengirimkan perwakilan pemuda untuk mengikuti pelatihan pembuatan VCO,” ujarnya.


Sebagai langkah keberlanjutan, Tim KKN PMD Universitas Mataram Desa Korleko membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang melibatkan pemuda desa. Pelatihan produksi Virgin Coconut Oil (VCO) dilaksanakan secara intensif mulai 5 hingga 17 Januari 2026.


Anggota Tim KKN PMD Universitas Mataram Desa Korleko 2025, Salju Anorawi, menyebutkan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.


“Program ini tidak hanya menambah pendapatan, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha dan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal. Masyarakat Korleko kini mulai antusias memasarkan produk VCO di wilayah Labuhan Haji,” ungkapnya.


Melalui pengolahan kelapa menjadi VCO, masyarakat Desa Korleko diharapkan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari peningkatan nilai tambah produk. Selain mendongkrak pendapatan rumah tangga, program ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap fluktuasi harga kelapa mentah.


Kamis, 22 Januari 2026

Puluhan Desa Terkendala Lahan, Pemda Lotim Bentuk Tiga Desk Percepat Koperasi Merah Putih

 

Rapat Koordinasi Pembangunan KDKMP

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai tancap gas mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembentukan tiga desk khusus untuk mengurai persoalan lahan yang hingga kini masih menjadi hambatan utama di puluhan desa.

Langkah tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pembangunan KDKMP yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (22/01/2026).

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengapresiasi tingginya kehadiran kepala desa dan lurah. Menurutnya, partisipasi tersebut mencerminkan kepatuhan aparatur desa terhadap kebijakan pemerintah, yang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025.

“Kepatuhan terhadap regulasi adalah pilar utama kebijakan, selain sumber daya, komunikasi, dan struktur birokrasi,” tegas Sekda.

Ia menjelaskan, rakor ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan beserta kelengkapan KDKMP. Namun di lapangan, pemerintah masih dihadapkan pada persoalan klasik, yakni keterbatasan dan ketidaksiapan lahan.

Bahkan, berdasarkan pemetaan awal, terdapat 14 desa yang sama sekali tidak memiliki potensi lahan untuk pembangunan gerai KDKMP. Selain itu, banyak desa menghadapi kendala teknis lain yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

“Prinsipnya, optimalkan dulu potensi lahan desa. Jangan langsung bergantung pada lahan milik kabupaten atau provinsi,” ujar Juaini.

Untuk itu, Pemkab Lombok Timur membentuk tiga desk khusus yang akan fokus menangani persoalan lahan. Desk tersebut masing-masing dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Kepala Bidang Aset BPKAD Lombok Timur.

Data Kodim 1615 Lombok Timur mencatat, kendala pembangunan KDKMP meliputi luas lahan tidak sesuai ketentuan di 36 desa, lokasi tidak strategis (24 desa), lahan berada di wilayah desa lain (14 desa), persoalan perizinan (8 desa), tukar guling (15 desa), penimbunan (11 desa), hingga keberadaan bangunan di atas lahan (22 desa).

Komandan Kodim 1615 Lombok Timur, Letkol Inf. Eky Anderson, menekankan pentingnya verifikasi awal oleh kepala desa sebelum persoalan dibahas lebih lanjut di masing-masing desk.

“Pastikan dulu kondisi lahan di desa masing-masing. Setelah itu baru kita lanjutkan ke pembahasan teknis dan peninjauan lapangan,” ujarnya.

Dengan pembentukan desk ini, Pemkab Lombok Timur berharap seluruh hambatan dapat diurai secara sistematis, sehingga pembangunan Koperasi Merah Putih benar-benar berjalan sesuai target dan memberi dampak nyata bagi penguatan ekonomi desa.


Sabtu, 06 Desember 2025

Warga Gang Ganang Swadaya Bangun Talut Irigasi Sepanjang 40 Meter

Warga Gang Ganang, Lendang Bedurik

Okenews.net- Puluhan warga Gang Ganang RT 20, Lingkungan Lendang Bedurik Induk, Kelurahan Sekarteja, melakukan gotong royong membangun talut atau jalur irigasi pada Jumat pagi (05/12/2025). 

Kegiatan ini diprakarsai oleh Pemerintah Kelurahan Sekarteja yang mengalokasikan dana sebesar Rp5 juta untuk pembelian material berupa batu, semen, dan pasir.

Ketua Lingkungan Lendang Bedurik Induk, M. Said, menjelaskan bahwa pembangunan jalur irigasi ini penting untuk mencegah penyumbatan air saat musim hujan yang kerap membuat air meluap ke badan jalan. Selain itu, irigasi juga dibutuhkan warga yang memiliki lahan perkebunan. 

“Ke depan aliran irigasi tetap dibutuhkan, terlebih di sini akan dibangun BTN, jadi memang irigasi itu sebuah keharusan,” ujarnya.

Meski dana pembangunan terbilang minim, warga tetap bersemangat melaksanakan pembangunan secara swadaya. Menurut M. Said, antusiasme masyarakat tinggi sehingga pembangunan irigasi sepanjang 40 meter tersebut dapat dikerjakan bersama. 

“Alhamdulillah, antusias masyarakat tinggi, jadi dengan semangat gotong royong irigasi ini bisa selesai,” lanjutnya.

Warga yang sebagian besar bekerja serabutan bahkan melanjutkan pengerjaan hingga larut malam. Adapun target penyelesaian talut ini diproyeksikan rampung dalam tiga hari. M. Said berharap pembangunan yang didukung dana material dari Pemerintah Kelurahan Sekarteja tersebut membawa manfaat besar bagi warga sekitar.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Irigasi, Ustadz Zuhri, mengatakan bahwa pembangunan ini menjadi pemantik semangat bagi warga, pemerintah, maupun donatur untuk turut berpartisipasi. Ia berharap ke depan ada tambahan bantuan agar irigasi dapat diperpanjang dan dibangun lebih permanen.

Selama proses gotong royong berlangsung, para ibu terlihat turut membantu dengan menyiapkan konsumsi sederhana secara sukarela. Warga berharap pembangunan irigasi ini membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Rabu, 19 November 2025

BPN Dorong Desa di Lombok Utara Lebih Siap Tangani Sengketa Pertanahan

ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net - Upaya memperkuat kapasitas desa dalam menangani berbagai persoalan pertanahan terus dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara. Hal ini terlihat dari kehadiran Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Ardian, S.H., dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota Majelis Kehormatan Desa (MKD) dan para Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Utara yang digelar pada Rabu (19/11/2025).

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa mengenai mekanisme penanganan sengketa pertanahan di tingkat akar rumput. Ardian menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai lini terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga pemahaman yang kuat mengenai aturan dan administrasi pertanahan menjadi sangat penting.

Dalam sambutannya, Ardian menyampaikan bahwa banyak persoalan pertanahan sesungguhnya dapat dicegah jika desa memiliki tata kelola administrasi yang tertib dan mampu melakukan komunikasi efektif dengan masyarakat. Menurutnya, kemampuan mengidentifikasi potensi masalah sejak dini akan membantu pemerintah desa mencegah konflik sebelum berkembang menjadi sengketa berkepanjangan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara desa dan Kantor Pertanahan. Kerja sama yang baik diharapkan dapat mempercepat proses klarifikasi, meningkatkan akurasi data pertanahan, serta memperkuat penyelesaian masalah secara berjenjang sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, desa tidak lagi menjadi titik rawan sengketa, melainkan menjadi bagian dari solusi untuk menciptakan ketertiban pertanahan.

Melalui pelatihan ini, para peserta didorong untuk lebih memahami prosedur penanganan sengketa, mulai dari identifikasi masalah, penelusuran data, hingga langkah mediasi awal sebelum berkoordinasi lebih lanjut dengan Kantor Pertanahan. Selain penguatan kapasitas, kegiatan ini juga dipandang sebagai momentum memperkokoh kelembagaan desa agar lebih profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan pertanahan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kegiatan pelatihan berjalan interaktif, dengan berbagai sesi diskusi mengenai kasus-kasus pertanahan yang sering terjadi di tingkat desa. Para peserta tampak antusias menggali pengetahuan dan berbagi pengalaman, terutama terkait praktik administrasi dan upaya pencegahan konflik.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, pemerintah berharap desa-desa di Lombok Utara semakin siap dalam menghadapi persoalan pertanahan, serta mampu menyediakan layanan yang lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi demi menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

Sabtu, 08 November 2025

Wabup Edwin Apresiasi Desa Sakra Selatan: Pemerintah Harus Hadir Dekat dengan Pelayanan

Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya

Okenews.net - Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sakra Selatan yang berinisiatif membangun lapangan dan pasar desa sebagai bagian dari penataan dan perencanaan pembangunan yang baik.

Menurutnya, pasar menjadi pusat pergerakan ekonomi, sementara lapangan berfungsi sebagai pusat aktivitas dan silaturahmi masyarakat. “Inisiatif membangun lapangan berhadapan dengan desa patut kita apresiasi. Pasar juga demikian, karena menjadi pusat ekonomi. Tentu ini layout yang bagus, Pak Kades,” ujar Wabup Edwin saat menghadiri Event Budaya Betanduran Gumi Paer di Lapangan Desa Sakra Selatan, Sabtu (08/11/2025).

Kegiatan bertema Pandik Daus, Janjam Jalung, Popot Purak ini digelar dalam rangka peringatan 15 tahun berdirinya Desa Sakra Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Wabup berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kebudayaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan, kehadiran pemerintah dalam acara seperti ini bisa sekaligus membawa pelayanan administrasi kependudukan, PBB, dan lain-lain agar masyarakat bisa merasakan manfaat langsung,” harapnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah desa dapat mengoptimalkan dana desa untuk pembangunan, sementara Pemda akan terus mendukung melalui pengelolaan pajak daerah, seperti pajak bumi dan bangunan serta pajak kendaraan bermotor.

Sementara itu, Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, menjelaskan bahwa kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan berbagai hiburan rakyat ini merupakan perayaan hari jadi pertama yang diselenggarakan sejak berdirinya desa 15 tahun lalu. Ia juga menyampaikan rencana pemanfaatan sebagian tanah pecatu desa untuk pembangunan lapangan dan pasar desa sebagai penunjang kemajuan wilayah.

Event budaya tersebut turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. R. Soedjono, perwakilan PMI Lombok Timur yang membuka stan donor darah, serta sejumlah sponsor dari pihak swasta. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, terutama saat menunggu pengundian doorprize usai kegiatan jalan santai.

Senin, 22 September 2025

Bocah 9 Tahun Diserang Anjing Liar di Terara, Warga Resah Serangan Terulang Enam Kali

Korban gigitan Anjing Liar

Okenews.net – Warga Dusun Keliwatanja, Desa Terara, Kecamatan Terara digemparkan oleh serangan anjing liar yang melukai seorang bocah berusia 9 tahun, Senin (22/09/2025) sore. Insiden ini merupakan kejadian yang ke enam kali di dalam beberapa bulan terakhir.

R A, warga dusun keliwatanja, diserang saat hendak pulang dari mengaji sekitar pukul 14.00 WITA. Namun Saat melintas di pematang sawah dekat rumahnya, ia tiba-tiba diserang dua ekor anjing liar dan mengalami luka gigitan pada bagian kaki hingga paha.

Melihat kejadian itu, Selamah alias Papuk Amok (63) segera menolong korban dan memanggil warga sekitar untuk membantu mengusir anjing liar tersebut. Sekitar pukul 14.20 WITA, keluarga bersama warga melarikan korban ke Puskesmas Terara untuk mendapat pertolongan medis. Namun, karena luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Selong pada pukul 17.40 WITA untuk perawatan lebih lanjut.

Kapolsek Terara menyampaikan pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, mengecek kondisi korban, serta memberikan himbauan ke masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Polisi juga melakukan koordinasi dengan UPT Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Terara serta Pemerintah Desa Terara untuk melakukan langkah penanggulangan.

Menurut informasi yang diterima, serangan anjing liar di Dusun Keliwatanja bukan yang pertama. namun kejadian tersebut telah terjari hingga enam kali dan diduga dilakukan oleh anjing yang sama. Kondisi ini membuat warga semakin cemas akan keselamatan anak-anak dan masyarakat sekitar.

Sementara Pihak UPT Peternakan dan Kesehatan Hewan menyebut, eliminasi hewan liar sudah lama tidak dilakukan karena adanya protes dari pecinta hewan dan keterbatasan anggaran. Namun, menyusul insiden ini, koordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait akan segera dilakukan untuk mencari solusi agar anjing liar yang meresahkan dapat ditangani tanpa menimbulkan korban lebih lanjut.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah, sembari menunggu tindakan resmi dari pemerintah dan pihak terkait untuk menuntaskan persoalan anjing liar yang sudah sangat meresahkan ini.

Minggu, 24 Agustus 2025

Kades Batu Putik dan Ketua Pansel Tegas Bantah Tudingan Nepotisme Seleksi Kawil

Kantor Desa Batu Putik

Okenews.net- Proses seleksi Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Esoh dan Batu Putik, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, menuai polemik. Sejumlah warga menduga seleksi tidak transparan dan sarat permainan panitia seleksi (pansel) serta kepala desa. Warga bahkan berencana menggelar aksi demonstrasi pada Senin (25/08/2025).

Menanggapi isu tersebut, Kepala Desa Batu Putik menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memihak pada salah satu calon Kawil. Ia menyebut, justru peserta yang dinyatakan lolos seleksi merupakan mantan pendukung lawan politiknya saat Pilkades 2023 lalu.

“Sebagaimana sudah saya jelaskan ke Kepala Dinas PMD, saya tidak punya orang pilihan. Yang lolos seleksi rata-rata malah mantan tim pendukung lawan politik saya waktu Pilkades kemarin,” ujarnya melalui pesan daring, Minggu (24/08/2025).

Kades juga membantah kabar adanya rekayasa seleksi. Menurutnya, proses sudah berjalan sesuai aturan. Untuk Dusun Esoh, hanya satu calon yang mengikuti seleksi. Sementara seorang calon bernama Hamzah dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa keterangan meski sudah menerima undangan resmi.

“Kalau tidak hadir, otomatis gugur. Itu sudah jelas diatur dalam Perbup tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pansel juga angkat bicara. Ia menolak tudingan keberpihakan dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan sesuai prosedur.

Namun, sebagian warga tetap bersikukuh menilai seleksi cacat prosedur. Mustawan, salah seorang tokoh masyarakat, menduga pansel tidak netral dan sudah mengusung calon tertentu.

“Indikatornya jelas, ada lembar soal dan kunci jawaban yang beredar ke calon tertentu. Ini mencederai keadilan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat mengklaim memiliki sejumlah bukti lain yang memperkuat dugaan adanya praktik curang dalam seleksi tersebut.

“Bukti-bukti sudah ada, Senin besok kami akan mendatangi kantor desa Batu Putik untuk meminta penjelasan langsung dari kepala desa dan pansel,” tandasnya.

Rabu, 20 Agustus 2025

Kades Sekaroh Tegas Bantah Isu Pungli TORA: Hanya Poto Arisan, Diduga Bermuatan Politik

Okenews.net- Kepala Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Mansyur angkat bicara terkait tuduhan pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di wilayahnya. Ia menegaskan, kabar yang beredar tidak benar dan justru sarat kepentingan politik.

Menurut Mansyur, tidak ada transaksi ilegal dalam program yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas tanah bagi warga. Ia bahkan menyebut, foto yang beredar luas di masyarakat bukanlah bukti pungli TORA, melainkan dokumentasi arisan warga.

“Saya pastikan pemerintah desa tidak pernah memungut biaya dari masyarakat. Foto yang beredar itu bukan transaksi TORA,” tegasnya saat ditemui wartawan, Selasa (19/08/2025).

Mansyur menambahkan, jika ada dana yang dikeluarkan masyarakat, hal itu murni hasil kesepakatan bersama, bukan kebijakan resmi desa. Program TORA sendiri, kata dia, diawasi langsung oleh Kementerian ATR/BPN serta KLHK, sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi penyimpangan.

Program TORA merupakan bagian dari Reforma Agraria Nasional yang menyasar 9 juta hektare lahan di Indonesia. Di Desa Sekaroh, program ini tidak hanya memberi kepastian hukum atas tanah, tetapi juga mempermudah pembangunan rumah warga, fasilitas umum, hingga tempat ibadah.

"Tidak ada paksaan. Masyarakat justru dengan sadar ikut serta karena merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Sejak dijalankan pada 2023, program TORA di Sekaroh diklaim berjalan lancar. Bahkan 95 persen penerima sertifikat tanah merasa terbantu dan bersyukur karena status kepemilikan lahan mereka kini jelas.

Lebih jauh, Mansyur menilai isu pungli ini sengaja digulirkan untuk kepentingan tertentu. Ia mempersilakan siapa pun yang keberatan untuk melapor secara hukum.

"Silakan lapor ke pihak berwenang. Kami siap ikuti proses hukum. Tapi saya yakin isu ini sarat kepentingan politik,” tegasnya.

"Banyak konflik lahan yang bisa terselesaikan. TORA menjadi jalan keluar atas persoalan agraria yang sudah lama terjadi,” tutup Mansyur.

Sabtu, 16 Agustus 2025

Jalan Sehat Karang Taruna Desa Waringin Meriahkan HUT ke-80 RI, Warga Antusias di Iringi Gendang Beleq


Okenews.net – Suasana Desa Waringin pada Sabgu pagi (16/08/2025) berubah menjadi lautan semangat merah putih. Ratusan warga, pelajar, dan tokoh masyarakat tumpah ruah mengikuti jalan sehat yang digelar Karang Taruna desa dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak pagi, masyarakat sudah tampak memadati lokasi acara,dengan penuh semangat. Tak hanya sekadar berjalan santai, kemeriahan semakin lengkap dengan alunan gendang beleq, kesenian khas Lombok yang memacu semangat dan menyedot perhatian warga sepanjang rute.

Kepala Desa Waringin yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya.

“Saya menyambut baik kegiatan ini. Terima kasih kepada Karang Taruna yang sudah berinisiatif. Kegiatan seperti ini mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan menjelang HUT Kemerdekaan,” ujarnya.

Dirinya juga mengharapkan kegitan positif seperti ini bisa terus di lakukan, baik jelang hari kemerdekaan maupun hari hari besar lain, agar rasa persaudaraan dan kesatuan di tengah masyarakat bisa lebih baik, dan semoga bisa menjadi contoh untuk desa desa yang lain.

"Kami harap karang taruna tidak bosan bosannya gelar acara postif seperti ini, agar rasa persaudaraan lebih bisa di bangun."

Sementara Ketua Panitia, Rokib, juga mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme peserta.

“Ini kegiatan yang sangat positif, tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga sebagai ajang memperkuat rasa persatuan di desa. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” katanya.

Ia juga turut menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga atas semua dukungan dari semua pihak yang telah antusias dalam mensukseskan acara, baik dari segi dana, maupun dukungan tenaga yang telah di sumbangkan.

"Saya sampaikan terimakasih tak terhingga kepada seluruh peseta dan panitia, dan semua pihak yang telah mendukung kelancaran acar". Tegasnya.

Rute jalan sehat melintasi pusat desa hingga area persawahan, membuat peserta bisa menikmati udara segar sambil menyapa warga yang berdiri di tepi jalan. Beberapa warga bahkan turut memberikan semangat dengan membawa bendera merah putih kecil dan ikut menari diiringi gendang beleq.

Acara ini menjadi penutup rangkaian kegiatan perayaan 17 Agustus di Desa Waringin kecamatan Suralaga.

Dengan gelaran yang penuh semangat dan kekompakan ini, Karang Taruna Desa Waringin sukses menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan di panggung upacara, tetapi juga di jalan-jalan desa dengan tawa, langkah kaki, dan irama gendang beleq yang menggema.

Kamis, 24 Juli 2025

Desa Waringin Kembangkan Koperasi Modern Tanpa Sistem Simpan Pinjam Konvensional

Ketua Pengurus Koprasi Merah Putih (kiri)

Okenews.net- Di Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, sedang tumbuh sebuah inisiatif yang berpotensi mengubah wajah ekonomi lokal. Koperasi Desa Merah Putih (KOPDes) tak hanya muncul sebagai badan usaha biasa, tetapi sebagai simbol optimisme baru yang dibarengi dengan kehati-hatian yang matang.


Dipimpin oleh Moh. Sari'in, KOPDes Merah Putih merancang sebuah peta jalan ekonomi desa yang lebih inklusif dan berbasis kemitraan. Alih-alih langsung terjun ke sistem simpan pinjam seperti banyak koperasi lainnya, KOPDes ini memilih pendekatan berbeda: fokus membangun ekosistem usaha yang terintegrasi, dari menggandeng UMKM dan pengusaha lokal hingga membentuk apotek desa dan menjajaki kerja sama distribusi barang pokok seperti pupuk dan LPG.


“Kami ingin koperasi ini benar-benar jadi penggerak ekonomi masyarakat, tapi tidak dengan gegabah. Banyak contoh koperasi atau BUMDes di tempat lain yang gagal karena pinjaman macet. Kami tidak ingin itu terjadi di sini,” ujar Sari'in dengan nada penuh pertimbangan, Kamis, (24/07/2025)


Langkah-langkah yang ditempuh koperasi ini tak sekadar bersandar pada semangat gotong royong. KOPDes Merah Putih juga memperhitungkan secara cermat konsekuensi dari skema pembiayaan. Sebagai salah satu koperasi percontohan yang mendapat dana dari pusat, mereka harus mengelola pinjaman bukan hibah berdasarkan regulasi dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2025.


Ini menjadi tantangan tersendiri. Pinjaman berarti ada beban tanggung jawab yang harus dibayar kembali, dan jika gagal, dampaknya bisa menjalar ke stabilitas dana desa. Namun alih-alih cemas, pengurus koperasi justru mulai merumuskan cara-cara kreatif untuk mengelola dana itu dengan efisien.

Salah satu gagasan yang tengah digodok adalah membangun apotek pertanian, serta melibatkan para agen pupuk dan pelaku usaha lokal sebagai anggota koperasi. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai penyalur barang, tetapi juga sebagai wadah kolaboratif antarwarga.


“Daripada kita buka toko dan kesulitan setor modal, lebih baik para pelaku usaha itu jadi anggota koperasi. Jadi sistemnya berbasis partisipasi dan saling menguatkan,” jelas Sari'in.


Langkah hati-hati juga tampak dalam perencanaan sistem keuangannya. Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, Koperasi Merah Putih tidak akan memegang dana secara langsung. Semua transaksi direncanakan berjalan lewat sistem perbankan agar pengelolaan keuangan tetap bersih dan terpantau.


“Kami ingin koperasi ini tidak pegang uang, biar bank yang pegang. Itu lebih aman dan transparan,” tutup Sari'in.


Kini, meskipun masih dalam tahap awal dan perencanaan, Koperasi Merah Putih memberi secercah harapan baru. Bukan hanya untuk menggerakkan roda ekonomi desa, tapi juga sebagai contoh bahwa kehati-hatian dalam pengelolaan usaha bisa sejalan dengan visi besar pemberdayaan masyarakat.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi