www.okenews.net: Menteri
Tampilkan postingan dengan label Menteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menteri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2026

Nusron Wahid: Al-Qur’an Petunjuk Hidup Manusia

Sumber Foto: ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan ceramah agama dalam Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aminullah Ibrahim, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Dalam ceramahnya, Nusron mengingatkan bahwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril merupakan rahmat dan nikmat terbesar bagi umat Islam.

“Di dalam Al-Qur’an terdapat petunjuk bagi manusia. Isinya memuat perintah, larangan, janji Allah tentang surga dan neraka, serta kisah-kisah masa lalu yang dapat menjadi pelajaran,” ujar Nusron di hadapan para prajurit Korps Marinir.

Ia menjelaskan, Al-Qur’an menjadi pedoman hidup bagi orang-orang yang beriman. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Yunus ayat 58 yang menyebutkan, “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.”

Menurutnya, melalui ayat tersebut Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan kepada umatnya agar bergembira atas turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk dan hidayah.

“Bagi orang yang beriman, Al-Qur’an adalah fakta tentang janji Allah mengenai surga dan neraka serta kisah-kisah masa lalu. Namun bagi yang tidak beriman, Al-Qur’an mungkin dianggap sekadar cerita,” jelasnya.

Acara yang digelar pada malam ke-17 Ramadan itu dihadiri sejumlah perwira, bintara, dan tamtama Korps Marinir TNI AL. Hadir pula Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Edwin, serta Komandan Korps Marinir Letnan Jenderal TNI Endi Supardi beserta jajaran TNI AL dan pengurus Jalasenastri Pusat.

Pada akhir kegiatan, Nusron Wahid bersama pimpinan TNI AL menyerahkan bingkisan kepada 10 perwakilan dari 50 anak yatim yang turut hadir dalam acara buka puasa bersama. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, alat tulis, dan tas sekolah.

Minggu, 02 Mei 2021

Menteri PPN Optimis Industrialisasi di NTB Berdampak Nasional

Okenews - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan geliat industrialisasi di NTB akan berpengaruh secara nasional jika kompetensinya dijaga dan dikembangkan. 



Ia mengakui langkah NTB mengembangkan industri sangat tepat. "Kalau berhasil merubah pasar lokal NTB maka tentu berdampak ekonomi secara nasional," ujar Monoarfa di STIPark Banyumulek, Ahad (02/05/2021). 


Dalam kunjungan di Science and Technology Park, Menteri Suharso selain mendorong industri manufaktur untuk produksi motor listrik, ia juga mengapresiasi industri pakan ternak yang menurutnya akan sangat membantu dalam mengendalikan harga komoditas daging dan menyejahterakan petani dan peternak. 


Suharso menjelaskan, pemerintah provinsi perlu memikirkan regulasi insentif agar masyarakat mau membeli dan menggunakan sepeda listrik. Namun sebelumnya, industri manufaktur sepeda listrik perlu dibangun agar dapat diproduksi massal dan membuat harga terjangkau. Ia menyarankan pula agar komponen baterai dapat diproduksi sendiri oleh NTB. 


Saat mengunjungi pabrik pakan ternak di lokasi STIPark Banyumulek, Menteri Suharso menegaskan bahwa industri seperti pakan membutuhkan langkah integratif. Secara umum, produksi pakan ternak yang melimpah akan membuat komponen komoditas seperti daging menjadi terjangkau. 


Dengan begitu, komoditas lokal akan terlindungi dari serbuan komoditas impor dan mencegah inflasi. Di hulu, pabrik pakan ternak telah mulai membantu petani, peternak maupun nelayan dalam komponen nilai tukar yang selama ini membuat mereka sulit bersaing dengan produk luar. 


"Kita berharap NTB bisa menjadi contoh bagaimana industri bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat," ujar Suharso. 


Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, STIPark Banyumulek memang diharapkan dapat menghasilkan industri permesinan yang membuat komoditas dan bahan baku diolah menjadi produk baru bernilai ekonomis tinggi. 


" Kita akan terus berupaya agar industrialisasi ini makin dikembangkan dalam banyak sektor. Sepeda listrik misalnya meski dibuat sebagai penanda alih teknologi di daerah, bisa saja diproduksi massal dan murah", jelas Zul. 


STIPark Banyumulek menargetkan sampai dengan 2023 akan tercipta 1000 purwarupa mesin industri yang siap dikembangkan untuk beragam sektor selain inkubasi bisnis dan penyiapan wirausaha baru. 


Zul sendiri menegaskan secara nasional, industrialisasi di NTB ini adalah yang pertama. Bahkan Perda yang mengaturnya telah dibuat agar melindungi IKM berproduksi dan masyarakat dapat terus berinovasi menemukan mesin dan teknologi untuk industri NTB. 

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi