www.okenews.net

Sabtu, 15 April 2023

Nelayan Diberikan Bantuan Mesin Ketinting

Bupati Sukiman menyerahkan bantuan mesin ketinting untuk nelayan
Okenews.net - Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyerahkan secara simbolis bantuan mesin ketinting kepada kelompok nelayan dari enam kecamatan.

Keenam kecamatan itu adalah Sambelia, Pringgabaya, Labuhan Haji, Sakra Timur, Keruak, dan Jerowaru.

Penyerahan itu berlangsung Jumat (14/04/2023) di halaman belakang kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur.

Bupati berharap agar mesin itu digunakan dengan seoptimal mungkin supaya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Manfaatkanlah apa yang didapatkan hari ini, ada kapal, perahu, penangkap atau jaring. Kita berikhtiar seoptimal mungkin, mudah-mudahan income masyarakat kita naik,” imbuhnya.

Bupati juga menjelaskan situasi dan kondisi yang dirasa sulit di daerah ini semasa gempa dan covid-19. Namun, daerah ini berhasil menghadapi situasi sulit tersebut. 

Terlebih lagi saat kabupaten atau daerah lain sibuk mengandalkan pariwisata sebagai objek PAD terbesar, Lombok Timur masih mengandalkan pertanian sehingga masyarakat tetap aman. 

Karena itu Bupati menilai potensi pertanian sangat besar kala itu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.  

Ia pun sangat bersyukur karena Allah SWT telah mengaruniakan banyak potensi kepada Lombok Timur mulai dari gunung hingga laut. 

Potensi tersebut dapat dioptimalkan dengan kerja keras dan soliditas semua pihak. Ia menekankan perlunya memperkuat kolaborasi dan koordinasi.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur M. Zainuddin menyampaikan bahwa gempa bumi dan pandemi menyebabkan penurunan produksi perikanan tangkap, khususnya. 

Karena itu bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat menstimulasi dan membangkitkan kembali semangat para nelayan Lombok Timur. 

Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur memberikan bantuan sebanyak 165 buah mesin ketinting kepada 99 kelompok nelayan. Bantuan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023.

Jumat, 14 April 2023

Pasca Lebaran, Pesta Pantai Labuhan Haji Siap Digelar

Okenews.net - Tradisi Pesta Pantai  di destinasi wisata Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB akan digelar pada Minggu pertama setelah Idul Fitri 1444 Hijriyah atau dari tanggal 23-30 April 2023 Masehi. 

Pelaksanaan kegiatan pesta pantai pada Minggu pertama pasca Idul Fitri ini sesuai dengan izin yang telah dikeluarkan oleh pihak yang berwajib.

Kepala Desa Labuhan Haji, Faminuddin berharap kepada masyarakat agar pelaksanaan pesta pantai sekaligus merupakan tradisi masyarakat Desa Labuhan Haji ini dapat berjalan dengan baik.

"Saya berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk dapat secara bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban di destinasi wisata Pantai Labuhan Haji," ucapnya.

Kegiatan pesta pantai  ini juga diikhtiarkan sebagai upaya promosi wisata dan budaya yang ada pada Desa Labuhan Haji.

Ketua panitia pelaksana pesta pantai, H.Zaenal Abidin juga berharap agar masyarakat dapat menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan pesta pantai nantinya. 

Masyarakat harus memberikan rasa aman, nyaman dan ketertiban bagi pengunjung yang datang berwisata ke pantai Labuhan Haji  pada acara pesta pantai nanti.

"Kami panitia juga telah berkoordinasi dengan unsur terkait, baik dari tingkat Kepala Wilayah se Desa Labuhan Haji, Kecamatan, Kapolsek, Koramil, Kapolres, Dispar, DLHK bahkan bupati," ucapnya.

H. Zaenal menegaskan, untuk unsur kepanitiaan pesta pantai ini juga terdiri dari Kepala Wilayah Se Desa Labuhan Haji, Pemuda, LKMD, BPD, BKD, Polmas dan Babinsa.

Pada perayaan pesta pantai tahun 2023 ini direncanakan oleh panitia akan dimeriahkan dengan berbagai acara diantaranya, lomba perahu, jurakan dan elektone dan juga Bazar. 

Sebagai tambahan informasi adapun biaya karcis masuk pengunjung per orang dalam event pesta pantai tahunan ini sebesar Rp. 7 ribu.

Bupati Sukiman Terima Kunjungan Polda Bersama Kanwil Kemenag NTB

Okenews.net - Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy didampingi Sekda Muhammad Juaini Taofik menerima Kakanwil Kemenag dan Kapolda NTB dan rombongan dalam kegiatan Safari Ramadan 1444 H.

Rombongan diterima di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong Jumat (14/04/2023). Bupati dalam sambutan memaparkan kondisi Lombok Timur kondusif, termasuk pasca pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diakui tidak terlepas dari koloborasi dan koordinasi semua pihak, di semua tingkatan, termasuk kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi mengalami peningktan. Masyarakat saat ini sudah melek demokrasi.

Sementara Kakanwil Kemenag NTB H Zamroni Azis mengakui dan mengapresiasi kondisi keamanan dan ketertiban di Lombok Timur sebagai buah dari sinergi semua elemen.

Karena itu ia mengingatkan bahwa semua elemen memiliki peran dalam mewujudkan stabilitas keamanan di masing-masing wilayah.

Terlebih jelang Pemilu serentak tahun 2024 mendatang yang akan memunculkan perbedaan pandangan maupun pilihan politik.

Ia menekankan kepada jajaran Kementerian Agama maupun aparat keamanan yang mengikuti kegiatan safari ramadan tersebut untuk mengamankan masyarakat dengan saling menghargai dan menghormati.

Terciptanya kondisi yang aman, termasuk dalam beribadah, diyakini dapat memajukan daerah yang saat ini terus mengalami perbaikan dan peningkatan.

Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto mengingatkan bahwa perbedaan sebagai sunatullah adalah sebuah kekuatan untuk membangun bangsa ini.

Akan tetapi perbedaan tersebut juga akan menjadi titik kehancuran ketika tidak dirawat. Karena itu ia mengajak untuk merawat perbedaan, sekecil apapun untuk kemaslahatan bersama.

Kapolda juga mengingatkan untuk meningkatkan kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama, mengingat inti dari ajaran islam adalah kasih sayang, seperti telah ditunjukkan Rasulullah SAW.

Selain berinteraksi dengan jamaah yang hadir pada kegiatan tersebut, rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya untuk masjid serta sejumlah bantuan sembako. 

Waspada, Seorang Terduga Pelaku Curanmor Masih Berkeliaran Melarikan Diri

Polisi kembalikan motor ke pemiliknya
Okenews.net – Direktur Reserses Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol Teddy Ristiawan mengembalikan motor curian kepada pemilik aslinya di Dusun Tanak Tepong Selatan, Desa Peresak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis, 13 April 2023.

Sebelumnya motor tersebut merupakan motor hasil curian oleh seorang pelaku curanmor yang saat ini masih berkeliaran melarikan diri. Saat korban melapor kehilangan motor, polisi dengan cepat bergerak memburu pelaku yang telah dikantongi identitasnya.

“Kami berhasil menemukan kendaraan tersebut di rumah TO (target operasi) curanmor. Tersangkanya belum berhasil kita tangkap, namun kita berhasil mengamankan kendaraan tersebut,” kata Kombes Pol Teddy Ristiawan.

Dia mengatakan sengaja menyerahkan langsung ke rumah pemiliknya, tanpa harus pemiliknya datang sendiri ke kantor polisi.

“Dan saat ini kami serahkan kembali ke pemilik, tanpa merepotkan pemilik harus berangkat ke kantor polisi,” ujarnya.

Motor milik korban yang dikembalikan berjenis Honda CBR 150cc. Pengembalian tersebut didamping Wadirreskrimum AKBP Feri Jaya Satriasyah dan Kasubdit III Jatanras Polda NTB Kompol Wendi Oktariansyah.

Pemilik kendaraan curian tersebut merasa kaget didatangi langsung Dirreskrimum. Dia mengucapkan terimakasi atas sikap responsif polisi yang dengan cepat menemukan kendaraan curian tersebut.

Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diringkus

Seorang pelaku penyalahgunaan narkoba ditahan
Okenews.net - Personel Sat Resnarkoba Polres Sumbawa kembali meringkus seorang pria yang merupakan palaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Rabu (12/04/23) pukul 13.00 Wita.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH., saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu, pelaku diketahui berinisial R (34) warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa.

"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya tidak penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh seorang pria, setelah di selidiki,petugas langsung melakukan penangkapan," ungkap Kapolres.

Lanjut AKBP Henry, pelaku R ditangkap saat berada di rumahnya yang berlokasi di Kampung Daparoka, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa.

Saat dilakukan penggrebekan dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 2 poket sabu yang ditemukan di dalam bungkus rokok merk Classmild, 1 poket sabu di temukan di jendela kamar pelaku, dan 1 poket sabu ditemukan di halaman samping rumah yang sempat di buang oleh pelaku. Sehingga totalnya ada 4 poket sabu dengan verat total 2.04 gram. 

Selain brang bukti sabu, petugas juga turut mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 bendel klip obat, 1 buah sumbu, 3 buah korek api, 1 unit hp merk vivo, 1 buah sekop, dan 1 bungkus rokok classmild.

"Selanjutnya personel Sat Res Narkoba membawa pelaku dan barang bukti ke Polres Sumbawa guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan," kata Kapolres.

Kamis, 13 April 2023

Bupati Bersama BAZNAS Salurkan Zakat Infaq dan Shadaqoh

Okenews.net - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama BAZNAS menyerahkan zakat dan infaq kepada masyarakat Lombok Timur yang dinilai berhak mendapatkannya, Kamis (13-04-2023).

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyampaikan, sebagai ummat yang taat beragama maka sudah menjadi kewajiban bagi manusia lain untuk saling membantu kepada sesama yang kurang mampu dan membuthkan.

Mengingat Indonesia merupakan mayoritas ummat beragama Islam, maka sudah sewajarnya untuk mengeluarkan apa yang telah menjadi kewajinanya, untuk nengeluarkan zakat, untuk mensucikan hartanya.

Bupati juga dalam sambutanya mengingatkan untuk selalu mengingat apa yang telah di janji Allah SWT terhadap manusia yang menginfakkan hartanya, dengan mengutip ayat Al-qur’an surah Al- Baqaroh ayat 261. 

Pada ayat tersebut mengingatkan kepada seluruh ummat muslim yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Yang dimna di setiap tankainya ada seratus biji kebaikan.

Ia juga dalam sambutanya mengajak semua yang hadir untuk mengeluarkan zakat atau sebagian hartanya dengan penuh rasa ikhlas yang nantinya akan diberikan kepada Baznas sebagai Lembaga yang di percayai untuk menyalurkan zakat kepada yang berhak menerima.

Ketua Baznas Lombok Timur Ismaul Basar menyampaikan, pada Tahun 2022  Baznas berhasil mengumpulkan zakat, infak dan Shodaqoh (ZIS) sebanyak 14,39 Miliar dari target Rp18 miliar.

Ismaul Basar juga memaparkan terkait dengan yang berhak menerima bantuan tersebut, sebanyak kurang lebih sekitar 15.934 orang secara Lembaga dan perorangan.

Iya juga menyebut Baznas turut andil membantu Pemerintah Daerah dalam mensejahterakan masyarakat melalui program Baznas. Baik dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lain lain.

Ismaul ketua Baznas menilai Hal tersebut selaras dengan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengurangan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, 

Dirinya juga menilai selain zakat konsumtif, perlunya zakat produktif untuk menudukung program pengurangan angka kemiskinan di Lombok Timur

Selain itu, dia juga menargetkan selama kurang lebih 4 hari ke depan Pemrintah Lombok Timur merampungkan apa yang telah menjadi kewajiban bersama.

Dengan harapan pada penghujung Bulan Suci Ramadhan semua elemen masyarakat yang berhak menerima tersebut, bisa berbahagia.

Sidang Paripurna, Bupati Sampaikan Pengantar LKPJ 2022

Okenews.net - Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy menyampaikan pidato pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2022 pada Rapat Paripurna VIII masa sidang II DPRD Kabupaten Lombok Timur. 

Pada rapat yang berlangsung Kamis (13/4) tersebut Bupati menyampaikan bahwa penyelenggaraan pembangunan daerah selama tahun 2022, tidak terlalu jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mengalami dinamika cukup signifikan akibat dampak pandemi covid-19. 

Dalam situasi pemulihan akibat dampak pandemi tersebut Pemda harus melakukan penyesuaian dengan arah kebijakan pemerintah pusat, untuk melaksanakan langkah-langkah pemulihan ekonomi masyarakat.

Selain menyampaikan garis besar pengelolaan keuangan daerah, dipaparkannya pula hasil evaluasi sembilan indikator kinerja utama Pemda kabupaten Lombok Timur yang tertuang dalam RPJMD 2018-2023. 

Realisasi kinerja sampai akhir 2022 menunjukkan terdapat empat indikator yang melampaui target RPJMD yaitu laju pertumbuhan ekonomi, indeks ketentraman dan ketertiban, indeks risiko bencana, dan peningkatan status desa mandiri. 

Diakuinya masih terdapat sejumlah indikator yang masih harus terus dipercepat dan ditingkatkan capaiannya seperti angka kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), indeks infrastruktur wilayah dan indeks kepuasan masyarakat.

Namun demikian capaian masing-masing indikator tersebut sepanjang empat tahun terakhir menunjukkan peningkatan sangat signifikan. Dampak pandemi covid-19 disebut masih berpengaruh terhadap upaya-upaya pencapaian kinerja daerah secara keseluruhan. 

Dari komponen IPM, Angka harapan lama sekolah (HLS) dari target 13,98 tahun terealisasi 14,05 tahun (100,50%). Angka ini naik 1,1% dibanding tahun sebelumnya. 

Sedangkan angka rata-rata lama sekolah (RLS) dari target 6,90 tahun tercapai 7,04 (102,03%) atau naik 4,7% dibanding 2021. HLS dan RLS Lombok Timur melampaui capaian provinsi dan nasional. 

Selain itu, umur harapan hidup saat lahir (UHH) mengalami peningkayan. Tahun 2021 lalu UHH Lombok Timur ada di angka 66,16 naik menjadi 66,55 tahun 2022. Hanya saja angka ini masih di bawah rata-rata kabupaten/kota di Provinsi NTB yaitu 66,67 tahun. 

Masih tingginya angka kematian ibu dan kematian bayi menjadi penyebab. Karena itu Pemda berupaya melakukan pencegahan kematian ibu dan bayi baru lahir melalui serangkaian program dan kegiatan.

Termasuk pencegahan kematian bayi dan balita melalui imunisasi, pencegahan stunting/wasting, pencegahan penyakit menular. Demikian pula peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, perbaikan status gizi keluarga dan sebagainya.  

Sementara itu pada urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, Pemda tetap memprioritaskan pembangunan daerah di bidang infrastruktur, baik jalan, irigasi ,maupun air bersih. 

Capaian kinerja indeks infrastruktur ke-PU-an tahun 2022 sebesar 75,80 %. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pencapaian target kinerja sektor ini adalah masih besarnya jalan maupun irigasi yang perlu mendapat penanganan.

Pemda telah beruapya mela kukan terobosan guna pencapaian target kinerja sektor ini adalah melalui penanganan kegiatan tahun jamak. Hasilnya tahun 2022 jalan mantap di Lombok Timur mencapai 68,57%, jaringan irigasi kondisi baik sebesar 66,50% dan cakupan penduduk yang terlayani akses air minum sebesar 88,40%.

Bupati juga menyebut persentase penduduk miskin yang terus mengalami penurunan. Dari tahun 2021 sebesar 15,38% turun menjadi 15,14% pada 2022 lalu. Seiring penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) juga menurun mencapai 27,52% dari target 10%. 

Penurunan juga terjadi pada realisasi indikator kinerja tingkat pengangguran terbuka di kabupaten lombok timur tahun 2022 yaitu sebesar 1,51 % dari target sebesar 3,36%. capaian yang melampauai target RPJMD dengan persentase realisasi sebesar 155,06 %.

Sementara itu sektor ekonomi Lombok Timur, setelah mengalami kontraksi pada 2020, kembali bangkit pada 2021 mencapai angka 3,12 dan tahun 2022 ini tumbuh mencapai angka 3,18  dengan sektor pertanian, perdagangan dan konstruksi sebagai sektor yang berkontribusi tertinggi. 

Menutup pidato pengantar LKPJ, Bupati berharap pada tahun 2023 ini sebagai tahun terakhir pelaksanaan RPJMD target  yang belum tercapai dapat dituntaskan.

Rabu, 12 April 2023

Sekda Lombok Timur Terima Kedatangan Ombudsman NTB

Okenews.net - Sekda Lombok Timur M Juaini Taofik menerima kunjungan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTB Arya Wiguna, Rabu (12/4/2023)

Kunjungan itu dalam rangka pendampingan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik Pemkab Lombok Timur.

Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman atas pendampingan tersebut. 

Menurut Sekda pendampingan ini menunjukkan dorongan dan perhatian serius dari Ombudsman kepada Pemda Lotim dan masyarakat, khususnya dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kendati menyayangkan turunnya nilai Lombok Timur, di mana  tahun 2021 Lombok Timur masuk dalam kategori hijau atau kualitas tinggi, tahun 2022 Lombok Timur  berada di zona kuning atau kualitas sedang.

Sekda menegaskan agar ada peningkatan di tahun mendatang. Apalagi mengingat harapan publik terhadap Pemerintah sangat dinamis. 

“Untuk itu kita harus memberikan penyempurnaan dalam pelayanan baik dari segi input, output, proses hingga pengaduan,” terangnya. 

Pendampingan tersebut, harap Sekda sekaligus mengarahkan Asisten Admisnitrasi dan Umum, dapat ditindaklanjuti sampai layanan terdekat dengan masyarakat. 

Tidak hanya terkait dukungan infrastruktur melainkan juga perilaku pelayanan. Kehadiran Ombudsman RI diharapkan memberikan pencerahan dan tambahan wawasan sehingga dari waktu ke waktu pelayanan publik di Lombok Timur semakin membaik.

Berdasarkan pemaparan Arya Wiguna terdapat empat  unit layanan yang dinilai kepatuhannya yaitu Puskesmas Denggen (nilai 62,41), Puskesmas Selong (61,21), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (75,41), dan Dinas PMPTSP (76,27). Total nilai yang diraih Lombok Timur adalah 68,82 yang menempatkannya pada zona kuning atau sedang.

Arya menyampaikan penilaian ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pencegah maladministrasi melalui pemenuhan standar pelayanan, pemenuhan sarana prasarana, peningkatan kompetensi penyelenggara layanan, serta kualitas pengelola pengaduan pada tiap unit pelayanan publik, baik Pemda maupun Pemerintah Pusat.

Ada empat dimensi yang dinilai, yakni input, proses, output dan pengaduan. Dijelaskannya, Input untuk mengetahui standar kualifikasi dan kinerja pemberi layanan publik sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik serta melihat pemenuhan sarana prasarana pendukung yang dapat menunjang pelayanan publik yang sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009.

Sementara itu proses, dijelaskannya, guna mengukur pemenuhan komponen dari produk layanan yang diselenggarakan sehingga memberikan kualitas pelayanan yang baik.  

Berikutnya, output guna mengetahui persepsi pengguna layanan terkait penyelenggaraan pelayanan publik di unit penyelenggaraan layanan. Terakhir, penilaian terkait pengaduan, guna mengetahui mekanisme interaktif antara pemberi layanan dan pengguna layanan dalam menyelesaikan persoalan.

Berbekal Doa dan Restu Ibu, Akmaludin Siap Tarung Kembali di 2024


Okenews.net
- Lombok Timur - Kader Partai Persatu Pembangun (PPP) Akmaluddin Syakbani, MHI, menyerahkan berkas persyaratan sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dapil 3 Provinsi NTB dengan didampingi keluarga dan sejumlah tim pemenang. 

Kedatangan dan Penyerahan berkas dilakukan bersama timnya ke DPW NTB untuk serahkan berkas persyaratan sebagai langkah awal untuk berjuang dan ikut membangun NTB melalu jalur parlemen atau legislatif. 

"Ikhtiar ini juga dorongan dari keluarga dan teman-teman dari tim milenial," Demikian diungkapkan Akmaludin Sya'bani, SH.I usai menyerahkan berkasnya di Mataram, Rabu (12/04/2024).

Pria yang karib disapa Ustadz Akmal itu menyebutkan, pada kontestasi pileg 2019 telah ikut bertarung dari dapil yang sama dan saat itu belum berhasil. Berbekal pengalaman sebelumnya, ia sekarang mempersiapkan diri untuk kembali tarung. 

Pendaftaran ini tidak semata kemauan dirinya namun atas dukung banyak pihak, terutama doa restu orangtua (ibu) dan juga Istri. Dorongan dan dukungan dari semua sahabat dan berbagai kalangan yang siap bersama berjuang dan bergerak untuk bersama-sama untuk mencapai kemenangan. 

"Insya Allah kita optimis, karena restu dari ibu dan doa dari istri serta dorongan teman-teman muda dan juga masyarakat yang mendorong dan siap berjuang bersama menambah semangat dan keyakinan kami," terangnya.

Ia juga menegaskan, pencalonan ini juga bagian dari ikhtiar sebagai kader untuk bersama-sama membesarkan partai yang saat ini sedang berjuang untuk bisa menjadi pemenang di pemilu 2024 mendatang.

Ia berharap dukungan ikhlas dari semua masyarakat nanti bisa terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi NTB di tahun 2024 yang akan datang. "Semoga Alloh meridhoi perjuangan dan kita memang," harapnya.

Menurutnya, kalau diberikan kemenangan, banyak hal yang akan bisa dilakukan untuk kebermanfaatan kepada masyarakat secara luas. Termasuk untuk kemajuan daerah. "Saya minta doa dan dukungan masyarakat untuk memenangkan Ikhtiar 2024 yang akan datang," pintanya.

Senin, 10 April 2023

Tantangan Pemilu 2024 di NTB

Samsul Hadi
Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 tinggal menghitung hari. Beberapa tahapan pun sudah dimulai. Di beberapa pinggir jalan utama kita akan disuguhkan gambar calon yang ingin maju menjadi anggota legislative, presiden maupun kepala daerah. Walaupun kita ketahun ada jeda waktu anatra pemilihan legislative dan pemilihan kepala daerah.

Pemilihan umum tahun 2024 masih merujuk pada Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum. Namun, Tidak diubahnya Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum akan menjadikan kondisi Pemilu Serentak 2024 kurang lebih sama dengan Pemilu 2019. Padahal, Pemilu 2019 bukan tanpa cela, ada beberapa isu krusial yang masih muncul diantaranya adalah pemenuhan hak memilih kelompok rentan yang masih perlu diperhatikan, persoalan keterwakilan perempuan, transparansi laporan dana kampanye dan pembiayaan pemilu, penataan beban penyelenggara pemilu, dan perbedaan pengaturan UU Pemilu dan Pilkada.

Beberapa peneliti juga menyebutkan bahwa terdapat dua problem utama pemilu di Indonesia. Pertama adalah sektor regulasi atau prosedural. Regulasi pemilu dibuat tidak setara antara partai besar dan partai kecil, partai baru dan partai lama, atau politisi perempuan dan laki-laki. Sisi penyelenggaraan juga lebih rumit dan kompleks, sementara dari hasil pemilu belum menghasilkan komposisi politik yang memperkuat representasi politik dan sistem presidensial.

Problem kedua adalah soal substansi dari pemilu. Terjadi diskoneksi antara partisipasi selama pemilu dan partisipasi pasca-pemilu. Pemilu serentak berhasil menjadi stimulan politik untuk meningkatkan partisipasi pemilih secara agregat, namun tidak memberikan pengaruh positif terhadap kecerdasan politik pemilih. Selain itu beberapa tantangan demokrasi elektoral saat ini seperti biaya politik yang mahal dan praktik politik uang, mobilisasi politik identitas, diskoneksi hubungan antara pemilih dan partai politik atau kandidat, rendahnya akuntabilitas representasi politik, dan reduksi peran masyarakat hanya sebagai voters, bukan demos.

Lalu seperti apa tantangan pemili di Nusa Tenggara Barat (NTB)?. Tantangan pemilu di NTb tidak akan jauh berbeda dengan Nasional. Walaupun secara konteks local. Hal ini dikarenakan politik local di NTB sangat dipengaruhi oleh politik secara nasional. Baik secara penyelenggaraan maupun secara hasil.
Majunya teknologi informasi juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana cepatnya sebauh informasi sampai kepada masyarakat. Kemajuan teknologi ini pun digunakan secara maksimal oleh beberapa peserta pemilu. Baik dalam bentuk pepartaian maupun secara pribadi-pribadi calon.

Penulis mencoba menyederhanakan tantangan pemilu tahun 2024 di NTB dalam bentuk tiga hal yakni masalah makro, masalag teknis, dan masalah SDM ad hock. Masalah makro yaitu adanya ketentuan dalam UU pemilu dan pilkada yang multitafsir membuat penyelenggara rentan dipersoalkan secara etik bahkan pidana. ini yang akhirnya ada yang ke DKPP dan pengadilan pidana.  

Selanjutnya yaitu permasalahan teknis. Permasalahan teknis ini pun ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama yaitu pertama irisan tahapan antara pemilu dan pilkada. Kedua kesulitan akses jaringan teknologi informasi di berbagai daerah terutama wilayah Indonesia timur. Ketiga, kendala geografis di daerah yang terisolir, dan keempat yakni keterbatasan waktu rekapitulasi penghitungan suara dan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU). 

Sebut saja dalam IT adjudikasi yang bersifat video conference agak sulit di beberapa daerah di NTB padahal pada saat ini kemajuan teknologi menjadi sebuah kewajiban yang mutlak dilakukan. Belum lagi pengalaman tahun kemarin pada saat terjadinya pandemi seperti ini yang video conference bisa dilakukan.  

Selanjutnya, permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM) ad hoc yaitu kesulitan rekruitmen SDM adhoc dan kapasitas SDM adhoc dalam melaksanakan persiapan dan pelaksanaan pungut hitung. Namun dengan melihat permasalahan tersebut harus diikuti oleh sebuah strategi yang jitu. Strategi dan antisipasi yang dilakukan. Strategi pertama yang harus dilakukan yakni pengaturan jeda waktu yang proporsional antara pemilu dan pilkada. Ini juga yang harus dihitung dengan benar, kalau ada putaran kedua bagaimana.  

Strategi kedua yaitu sosialisasi yang efektif seluruh jenis pemilu dan pilkada, ketiga penyamaan persepsi antarpenyelenggara baik KPU, Bawaslu, dan DKPP  dengan melakukan identifikasi potensi masalah teknis dan hukum serta kerangka penyelesaiannya, dan keempat
optimalisasi sarana pengawasan Bawaslu dan pengawasan partisipatif. 

Itulah yang sering kita sebut tripartit untuk membahas permasalahan yang ada pada tiga lembaga penyelenggara ini dan bawaslu selalu ikut serta dalam acara tersebut. Untuk itu penguatan SDM pengawas pemilu, menggalakan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), dan mengintensifkan koordinasi antarpenyelenggara dan antara penyelenggara dengan intansi penegak hukum pemilu lainnya yang berfokus pada identifikasi potensi masalah teknis dan hukum serta kerangka penyelesaiannya. 

Ke depan kita tidak bangga dengan penanganan pelanggaran administrasi yang banyak misalnya, pelanggaran-pelanggaran yang kecil misalnya salah pemasangan baliho tidak usahlah masuk dalam pelanggaran adminitrasi cukup diselesaikan di lapangan melalui penyelesaian sengketa antara peserta dan penyelenggara. Namun dengan segala strategi antisipasi yang dilakukan bersama semua pihak akan menghasilkan pemilu yang berkualitas. Tetap untuk kemajuan daerah bersama. 

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi