www.okenews.net

Selasa, 28 Oktober 2025

Bupati Sidak Pastikan Pelayanan Publik di Lombok Timur Berjalan Optimal

Inspeksi Mendadak, Bupati Lombok Timur

Okenews.net – Untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang optimal, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas layanan pada Selasa (28/10/2025). Tiga lokasi yang menjadi sasaran kunjungan yakni RSUD Lombok Timur, PT Selaparang Finansial, dan SMPN 2 Labuhan Haji.


Kunjungan diawali di RSUD Lombok Timur, di mana Bupati ingin memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan maksimal. Ia berinteraksi langsung dengan petugas medis dan pasien, baik di Poliklinik rawat jalan maupun ruang rawat inap, sekaligus memberikan semangat kepada para pasien agar segera pulih.


Selain mengecek pelayanan, kunjungan ini juga terkait dengan rencana pengalihan pengelolaan RSUD yang awalnya dibangun dari dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) masyarakat Lombok Timur. Nantinya, Baznas RI akan melengkapi rumah sakit tersebut dengan peralatan kesehatan baru, sementara peralatan yang saat ini tersedia akan dialihkan untuk mendukung operasional RSUD Masbagik.


“Alat-alat yang ada kami sepakati untuk dipindahkan ke Masbagik,” jelas Bupati. “Kami ingin memastikan kondisi dan kelengkapan alat kesehatan yang kita miliki,” tambahnya.


Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan dan fasilitas yang telah berjalan dengan baik di rumah sakit tersebut.

Di PT Selaparang Finansial, Bupati meninjau perkembangan aset perusahaan serta memastikan peran aktifnya dalam mendukung pelaku UMKM. Ia mengaku puas karena banyak UMKM yang telah terbantu melalui pembiayaan dari lembaga keuangan daerah itu.


“Ternyata sudah banyak UMKM yang dilayani,” ujarnya. “Kontraktor pelaksana pekerjaan juga bisa mengakses permodalan melalui PT Selaparang Finansial dengan bunga yang bersaing,” tegasnya.


Sidak diakhiri dengan kunjungan ke SMPN 2 Labuhan Haji bersama Camat Labuhan Haji. Di sana, Bupati menilai layanan pendidikan berjalan baik dan tertib. Ia juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan harapan menu yang disajikan menggunakan bahan pangan lokal dan tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan.


“Gunakan bahan lokal dengan cita rasa lokal, tapi pastikan gizinya sesuai standar,” pesan Bupati.

Dinkes Lombok Timur Perketat Pengawasan Sanitasi dan Penjamah Makanan, Tekan Kasus Keracunan

 

PLT Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur

Okenews.net— Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur, H. L. Aries Fahrozi, Skep., Ns., M.Kep., menegaskan komitmen jajarannya dalam memperkuat pengawasan sanitasi lingkungan dan keamanan pangan, terutama bagi pelaku usaha penyedia makanan.


Menurut Aries, Dikes Lombok Timur telah membentuk tim khusus untuk melakukan survei lapangan ke SPPG (Surat Penilaian Pengawasan Gizi) sebelum menerbitkan izin sanitasi. Tim tersebut menilai berbagai aspek penting, seperti sumber air, kondisi lingkungan, serta kelayakan fasilitas.


“Jika hasil survei tim menyatakan layak, barulah kami mengeluarkan Surat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS),” ujar Aries Fahrozi, Selasa (28/10/2025).


Selain pengawasan, Dikes juga mulai memfokuskan perhatian pada pelatihan bagi penjamah makanan. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan pendampingan dalam hal penyajian makanan yang aman dan higienis.


“Kami sudah membentuk tim pelatih dari Dikes. Pelatihan ini akan segera dilaksanakan agar para penjamah makanan memahami proses yang benar mulai dari persiapan hingga penyajian,” jelasnya.


Aries menambahkan, langkah ini diharapkan mampu menekan risiko keracunan makanan. Dikes juga meminta seluruh puskesmas agar terus memantau wilayah kerja masing-masing secara aktif untuk memastikan keamanan pangan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.


“Kualitas makanan harus terjamin, dan itu dimulai dari penjamahnya. Puskesmas juga kami himbau untuk tetap melakukan monitoring secara berkala,” tegasnya.


Sebagai tahap awal, Dikes Lombok Timur telah menyiapkan 10 tim pelatihan Monitoring Bina Gizi (MBG) yang akan bekerja secara bertahap di berbagai wilayah.

Momentum Sumpah Pemuda, BPN Lombok Utara Teguhkan Komitmen Pelayanan Berintegritas

ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net — Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman kantor setempat, Selasa (28/10/2025).


Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H., dan diikuti seluruh jajaran pegawai. Dengan mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, serta dedikasi dalam pelayanan publik.




Dalam amanatnya, Muhammad Shaleh Basyarah menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus terus hidup di setiap langkah pengabdian para aparatur negara.


“Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menggerakkan kita untuk berinovasi, melayani, dan menjaga persatuan bangsa. Pemuda masa kini harus menjadi motor perubahan di bidangnya masing-masing,” ujarnya.


Antusiasme terlihat jelas dari para pegawai yang sebagian besar merupakan generasi muda. Mereka tampil disiplin dengan seragam lengkap, mencerminkan semangat juang dan kebersamaan sebagaimana ditunjukkan para pemuda 97 tahun lalu.


Momentum ini juga menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan semangat nasional “Bersatu, Bangun Bangsa.”


Di penghujung acara, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu “Bangun Pemuda Pemudi” dengan penuh semangat menegaskan bahwa api perjuangan dan pengabdian pemuda tetap menyala di jiwa aparatur negara yang siap melayani tanah air.

Senin, 27 Oktober 2025

Ganjar Pranowo Buka Konferda DPD PDIP NTB, Ingatkan Kader Senantiasa Membela Kepentingan Rakyat

PDIP NTB Gelar Koferda

Okenews.net - PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Konferensi Daerah (Koferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) kabupaten/kota se-NTB. Konferda dan Konfercab digelar di Lombok Raya Hotel Mataram pada Senin (27/10/2025).

Konferda tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. Turut hadir juga perwakilan DPP PDI Perjuangan di antaranya Dr Andreas Hugo Pareira (Ketua DPP PDIP sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPR RI), Sadarestuwati (Ketua DPP PDIP sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPR RI), S.P., M.MA., dan Dra Hj Sri Rahayu (Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan).

Salah satu agenda penting dalam pelaksanaan Konferda tersebut adalah pemilihan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB masa bhakti 2025-2030. Selain itu, Konferda menjadi ajang strategis untuk menentukan strategi dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.

Setelah melalui serangkaian proses baik pra-konferda maupun rapat-rapat saat Konferda berlangsung, DPP PDI Perjuangan memutuskan menujuk kembali politikus senior H. Rachmat Hidayat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB periode 2025-2030.

Keputusan terpilihnya H. Rachmat Hidayat itu dibacakan langsung oleh Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Dra Hj Sri Rahayu.

"DPP PDI Perjuangan memutuskan dan menetapkan H. Rachmat Hidayat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB periode 2025-2030," ujarnya diikuti pekikan kata "merdeka" oleh seluruh kader yang hadir. 

Ketua DPD PDIP NTB terpilih, Rachmat Hidayat, menegaskan para kader PDIP NTB untuk lebih mendahulukan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi.

“Jadi, jangan jadikan diri sendiri sebagai “tukang” yang hanya mencari keuntungan pribadi. Jangan barter diri dengan materi, tapi barterlah diri dengan kepentingan rakyat,” ucap Rachmat Hidayat.

Politikus gaek itu juga menegaskan, PDIP bukan partai oposisi, melainkan partai yang berdiri dan bersuara demi kemajuan bangsa dan daerah.

“Tidak ada oposisi, tidak ada partai oposisi. Kita bersama-sama membangun daerah, membangun negara ini. Jika ada kebijakan yang baik, kita harus dukung. Tapi kalau ada yang jelek, kita harus koreksi,” katanya.

PDIP, katanya, harus menjadi partai yang punya sikap korektif dan juga konstruktif. Artinya, partai PDIP harus menjadi partai politik yang berfokus pada upaya memperbaiki kesalahan, masalah, atau ketidaksesuaian yang terjadi dalam sistem pemerintahan atau kebijakan yang ada.

“Selama bertahun-tahun, inilah yang saya tanamkan kepada seluruh kader partai. Kalau ada yang kena masalah, ya itu untuk pembelajaran pribadi saja,” pungkasnya.

Rachmat Hidayat, menegaskan komitmennya untuk membersihkan internal partai dari praktik-praktik yang merugikan rakyat. Rachmat menyatakan bahwa ia selalu melatih kadernya untuk menjunjung tinggi integritas dan memberikan korektif untuk daerah.

“Saya melatih mereka sebagai kader partai supaya tetap korektif, konstruktif, dan objektif serta solutif dalam membangun daerah,” ujar Ketua DPD PDIP NTB itu.

Menurutnya, kader PDIP harus menjadi agen perubahan yang murni mengedepankan kepentingan rakyat, bukan materi.

“Kenapa? Supaya mereka menjadi kader sejati yang baik. Jadi jangan ditukar dan diinjak dengan uang, jangan barter dengan materi, tapi barter lah dirinya dengan kepentingan rakyat,” ujar anggota DPR RI ini.

Rachmat Hidayat menampik pandangan bahwa PDIP sebagai partai oposisi di NTB. Ia menegaskan, sikap partai adalah membangun bersama, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang merugikan.

Ganjar Ingatkan Ingatkan Pesan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk Senantiasa Membela Kepentingan Rakyat

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo memberikan sejumlah pesan dalam sambutannya.

Ganjar berpesan kepada seluruh kader agar terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi tempat curhat rakyat. Menurutnya, kedekatan emosional dengan masyarakat adalah kunci membangun kepercayaan politik. 

“Kader harus aktif menemui masyarakat. Jadilah tempat mereka bercerita dan mencari solusi,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menyoroti pentingnya pendekatan kepada generasi muda, terutama Gen Z, dalam menghadapi dinamika politik masa depan. Ia menilai kelompok muda memiliki peran strategis dalam pembentukan opini publik dan arah politik nasional.

Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah itu memaparkan sejumlah program yang dapat diinisiasi partai sebagai bentuk kerja konkret di masyarakat. Salah satunya, program penurunan angka stunting yang menjadi perhatian khusus baik di tingkat daerah maupun nasional. 

Ganjar menegaskan, upaya ini telah menjadi bagian dari diskusinya bersama Ketua Umum partai untuk memperkuat kehadiran PDI Perjuangan dalam isu-isu sosial.

Menyongsong Pemilu 2029, Ganjar menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi internal. Ia mengingatkan bahwa baik-buruknya kinerja kepengurusan dan semangat kader di akar rumput akan menjadi penentu kemenangan partai. 

“Yang memenangkan PDI Perjuangan adalah rakyat akar rumput. Mereka bekerja tanpa pamrih, dan kita harus menghargai perjuangan itu,” kata Ganjar.

Ganjar juga mendorong pembentukan struktur dan sayap organisasi partai di seluruh tingkatan, mulai dari DPD, PAC, hingga anak ranting. Ia menekankan pentingnya merangkul berbagai komunitas, termasuk warga pendatang, dalam memperluas basis dukungan PDI Perjuangan di NTB.

Lebih jauh, Ganjar Pranowo mengingatkan seluruh kader di NTB untuk segera menuntaskan pekerjaan rumah (PR) politik. 

"Setidaknya kami sudah menuntaskan konsolidasi semua organisasi. Mulai dari setelah kongres, dan sekarang konferda di beberapa provinsi. Di NTB sudah tuntas, dan PR kami sekarang adalah tugas-tugas kepartaian, ada yang di struktural, legislatif, hingga eksekutif," kata Ganjar.

Ganjar menekankan pentingnya kader untuk bekerja nyata bagi masyarakat. "(Kami harus) bekerja untuk melayani rakyat," sambung Ganjar.

Suara Perempuan, Inspirasi dari Kata GOW Lombok Timur Gelar Lomba Retorika, Bupati Harap Lahir Sosok Perempuan Inspiratif

Gabungan Organisasi Wanita Lombok Timur

Okenews.net– Bupati Lombok Timur melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Husnul Basri, secara resmi membuka Lomba Retorika yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (27/10/2025) di Pendopo Bupati Lombok Timur, dengan diikuti oleh 28 perwakilan organisasi masyarakat dan organisasi wanita yang tergabung dalam GOW.


Dalam sambutannya, Husnul Basri menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan kapasitas dan potensi kaum perempuan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.


“Retorika bukan sekadar seni berbicara, tetapi juga seni menyampaikan pesan secara efektif agar tidak menimbulkan salah persepsi. Kemampuan berkomunikasi dengan baik menjadi kunci dalam membangun pemahaman dan kerja sama,” ujarnya.


Lebih lanjut, Husnul Basri juga menyinggung capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Timur yang pada tahun 2024 mencapai 71,48, meningkat cukup signifikan meski masih berada di bawah rata-rata Provinsi NTB. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, GOW, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


“Saya berharap seluruh program pemerintah dapat kita kerjakan bersama. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Lombok Timur yang lebih maju dan SMART,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur Hj. Sri Mahyu Wardani dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba ini merupakan salah satu program kerja bidang pendidikan GOW yang ditargetkan rampung pada Oktober ini.


Dengan mengusung tema “Suara Perempuan, Menginspirasi Lewat Kata,” kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan berkomunikasi, serta melatih peserta dalam menyampaikan gagasan positif.


“Berkomunikasi dengan baik adalah modal penting dalam kehidupan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun organisasi. Anggota GOW harus mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial ke arah yang lebih positif,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Diharapkan lomba ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang aktualisasi diri bagi perempuan Lombok Timur.


“Semoga dari kegiatan ini lahir perempuan-perempuan yang cakap beretorika, berpikiran maju, santun, dan bermanfaat bagi sesama,” tutup Hj. Sri Mahyu Wardani.


Fauzan Khalid Ajak Kader Bersatu Membesarkan Partai NasDem

Anggota DPR RI 

Okenews.net - Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid mengajak semua kader Partai NasDem untuk bekerjasama dan berkolaborasi membesarkan Partai NasDem, khusus di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Fauzan, Partai NasDem harus berkembang dan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kita bahu-membahu, bekerja keras membesarkan Partai NasDem. Jumlah kader bertambah, perolehan suara bertambah dan kader di DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten/ kota juga harus bertambah. Kader sebagai kepala daerah juga harus bertambah,” tegas Fauzan dalam pengarahannya pada pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem se-Kabupaten Lombok Barat Periode 2025-2029 di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Jumat (24/10/2025).

Fauzan mengatakan, sebagai kader Partai NasDem, para kader harus terus berpikir dan selalu semangat agar Partai NasDem tumbuh semakin besar. Karena itu, setiap kader turun lapangan memberi pemahaman dan wawasan kepada masyarakat tentang Partai NasDem.

Kader Partai NasDem, kata Fauzan, harus banyak-banyak memperkenalkan Partai NasDem kepada masyarakat, terutama di kalangan akar rumput. Kader harus banyak melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan partai, seperti kegiatan pada saat Hari Ulang Tahun Partai NasDem.

Fauzan menyarankan, untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat, sebaiknya dimulai dari para kader sendiri. “Contoh ringan dan mudah dilakukan, seperti memasang bendera Partai NasDem di rumah-rumah masing-masing pengurus dan kader. Ini mudah dilakukan, yang penting ada keinginan. Mari kita galakkan, pasang bendera NasDem di rumah,” tegas Fauzan.

Selain itu, setiap kader harus mengikuti perkembangan dan informasi berbagai kegiatan yang dilakukan melalui akun media sosial resmi partai. Para pengurus dan kader Partai NasDem secara otomatis harus mem-follow medsos Partai NasDem, seperti instagram, tiktok, dan medsos lainnya serta media-media lain, termasuk media online resmi yang dimiliki partai.  

Fauzan juga mengingatkan agar semua kader untuk terus menjaga soliditas karena tantangan kedepan akan lebih besar. Tantangan yang dihadapi pada pemilu tahun 2029 akan lebih besar dibandingkan pemilu 2024 lalu. 

“Apa pun tantangannya, kalau kita solid, insyaalloh bisa kita atasi bersama. Dibutuhkan persatuan yang kuat untuk menanggulangi berbagai persoalan yang muncul. “Untuk menjaga soliditas, maka saya akan banyak mengumpulkan kader, pengurus, termasuk anggota DPRD di dapil masing-masing,” ucapnya.

“Ini harus kita lakukan secepatnya, untuk memperkuat soliditas, solidaritas sesama kader, pengurus, anggota DPR RI, maupun DPRD. Kita perbanyak silaturrahmi. Segera kita jadwalkan. Insyaalloh Partai NasDem akan semakain besar. Ini tekad kita bersama,” tambah Fauzan.

Ketua DPD Partai NasDem Lombok Barat, Tarmizi mengatakan, para pengurus yang dilantik harus siap mengemban amanah rakyat dan meneruskan perjuangan partai menuju cita-cita besar, keadilan, kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Tarmizi minta para pengurus yang dilantik agar bekerja dengan hati, dan niat tulus serta selalu menjaga marwah partai.

“Tunjukkan bahwa kita adalah pengurus dan kader Partai NasDem yang siap mengabdi. Partai NasDem selalu hadir bersama rakyat, bukan saat menjelang pemilu saja. Mari jadikan Partai NasDem menjadi rumah besar bagi kita semua, tempat lahirnya gagasan dan solusi bagi negeri, jelas Tarmizi.

Fauzan Khalid: Penting, Peran Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu

Anggota DPR RI Fauzan Khalid

Okenews.net- Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Pulau Lombok, H, Fauzan Khalid mengatakan, masyarakat memiliki peran penting dalam pengawasan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu). Pengawasan dilakukan mulai dari tahap persiapan hingga penyelenggaraan pemilu.

“Idealnya semua kita ikut serta dalam pengawasan partisipatif. Tidak saja dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tetapi semua elemen masyarakat, termasuk pemilih dan penyelenggara pemilu,” kata Fauzan, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem saat menjadi narasumber kegiatan sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif dalam pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum bersama Bawaslu, di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Jumat (24/10/2025).

Fauzan dalam penjelasannya mencontohkan, warga yang melaporkan pemilih yang belum terdaftar sebagai pemilih, misalnya, merupakan salah satu bagian dari tindakan pengawasan partisipatif. Contoh lainnya seperti mengingatkan atau menegur warga jika ditemukan adanya praktik politik uang (money politics) juga merupakan bagian dari pengawasan pemilu.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB periode 2008-2013 ini, semua elemen masyarakat harus peka terhadap keseluruhan proses penyelenggaraan pemilu. “Kalau ada yang salah, kita luruskan, kalau ada yang kurang sempurna, kita sempurnakan. Jangan abai supaya penyelenggaraan pemilu berlangsung langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber) serta jujur dan adil atau jurdil,” jelas Fauzan.

Penyelenggara pemilu, kata Fauzan, juga haus kita awasi bersama-sama. Pengawasan pemilu di era saat ini pun bisa dilakukan dengan berbagai cara. Di era digital saat ini pun, pelaporan pelanggaraan pemilu sebagai salah satu bentuk pengawasan dapat dilakukan secara digital, seperti melalui aplikasi atau platform online yang disediakan penyelenggara pemilu.

“Saya melihat peran masyarakat sangat penting dalam menjaga integritas pemilu. Pelibatan  masyarakat dalam pengawasan pemilu juga dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemilu,”

Fauzan menyatakan, dengan adanya pengawas dari masyarakat, penyelenggara pemilu akan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya dan mengurangi potensi kecurangan. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu adalah kurangnya pemahaman dan informasi dari masyarakat. 

Fauzan mengatakan, banyak masyarakat yang tidak mengetahui hak dan kewajiban mereka dalam proses pemilu. Oleh karena itu, penting untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan pemilu dan cara-cara untuk berpartisipasi. 

“Program-program pendidikan pemilih yang melibatkan sekolah, universitas, dan komunitas lokal dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Peran masyarakat dalam pengawasan pemilu sangat vital untuk memastikan bahwa pemilu berlangsung adil dan transparan,” ucap Fauzan, Bupati Lombok Barat periode 2016-2024 ini.

Minggu, 26 Oktober 2025

700 Pelari Taklukkan Keindahan dan Tantangan Gunung Rinjani

Wakil Bupati Lombok Timur, Bersama Gubernur NTB

Okenews.net- Ajang Sembalun Mountain Marathon (SMM) 2025 sukses digelar pada Ahad (26/10/2025) dengan antusiasme tinggi. Sebanyak 700 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara berpartisipasi dalam lomba yang memadukan semangat olahraga, petualangan, dan wisata alam khas Sembalun di kaki Gunung Rinjani.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Tiga kategori utama yang diperlombakan meliputi Full Marathon, Half Marathon, dan 7K Run, dengan lintasan yang menantang sekaligus memanjakan mata dengan panorama pegunungan dan hamparan savana Sembalun.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai berhasil mengonsolidasikan berbagai inisiatif lokal di kawasan Sembalun.

“Alhamdulillah, sejak lama kita dorong agar berbagai event inisiatif lokal di Sembalun bisa terintegrasi dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan lain di Pulau Lombok. Sekarang saya melihat berbagai inisiatif yang dulu terpisah, kini bersatu dalam satu seri kegiatan,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas partisipasi pelari dari mancanegara yang turut memeriahkan ajang ini.

“Ini luar biasa. Banyak peserta dari luar negeri, dan seluruh elemen mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga masyarakat lokal ikut berperan. Harapan kami, tahun depan kegiatan seperti ini bisa disinergikan dalam calendar of event resmi daerah agar dampaknya semakin luas,” tambahnya.

Gubernur menilai, kehadiran SMM 2025 tidak hanya menjadi wadah bagi pecinta olahraga lari lintas alam, tetapi juga berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi lokal.

“Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, pelaku UMKM bisa tumbuh dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyambut baik penyelenggaraan SMM 2025. Menurutnya, ajang ini memperkaya deretan event olahraga di Lombok Timur, setelah Color Run dan Rinjani 100.

“Selain Color Run dan Rinjani 100, kini ada Sembalun Mountain Marathon. Ke depan juga akan hadir Ekas Trail Marathon dan kegiatan lainnya. Meskipun belum masuk kalender provinsi, kegiatan ini akan terus kami dorong agar menjadi event resmi daerah,” jelasnya.

Wabup menegaskan, kegiatan seperti SMM memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Event olahraga seperti ini jelas menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat di sekitar lokasi lomba,” tuturnya.


Dende Tamari, Seruan Teater untuk Kebenaran dan Keberanian Perempuan

Bengkel Aktor Mataram

Okenews.net- Bengkel Aktor Mataram (BAM) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu komunitas teater paling konsisten di Nusa Tenggara Barat (NTB). Semalam, Sabtu 25 Oktober 2025, mereka menuntaskan pementasan lakon Dende Tamari di Gedung Tertutup Taman Budaya NTB, disaksikan oleh ratusan penonton yang memadati ruang pertunjukan hingga larut malam. 

Pertunjukan ini sekaligus menjadi pementasan BAM ke-63, sebuah capaian yang menandai perjalanan panjang dan teguh kelompok teater yang berdiri di Mataram ini dalam menjaga napas seni pertunjukan di daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Surya Mulawarman, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap konsistensi BAM dan relevansi pementasan kali ini. Menurutnya, Dende Tamari bukan hanya pertunjukan teater biasa, tetapi juga etalase seni pertunjukan yang mempertemukan lintas disiplin—teater, musik, seni rupa dan tradisi lokal.

“Pertunjukan ini adalah katalisator pembuka ruang dialog dan dialektika. Ia menjauhkan kita dari arogansi diri, bahkan dari arogansi personalisasi kekuasaan,” ujar Miq Surya. “Kegiatan seperti ini penting, karena seni mesti hadir sebagai ruang pertemuan gagasan dan kemanusiaan.”

Dalam konteks itu, BAM melalui sang sutradara, Kongso Sukoco, menegaskan bahwa teater bukan sekadar hiburan, melainkan alat untuk berpikir dan mempertanyakan. “Teater yang masih memedulikan unsur sastra akan selalu menekankan dialog dan pertanyaan. Dari situ lahir kesimpulan-kesimpulan baru dalam memahami relasi manusia,” ujarnya. 

“Namun sekarang, tren teater mulai mengabaikan bahasa dan menggantinya dengan efek media. Kami ingin mengembalikan kekuatan kata dan rasa.”

Dende Tamari adalah adaptasi dari tragedi klasik Yunani Antigone karya Sophocles, yang kali ini dilahirkan kembali dalam konteks lokal Lombok. Pertanyaan mendasar yang melatari naskah ini tetap sama: apakah hukum buatan penguasa lebih tinggi daripada hukum moral dan kemanusiaan?

Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan

Dalam versi BAM, sosok Antigone menjelma sebagai Dende Tamari seorang perempuan Sasak yang berani menentang kekuasaan demi kemanusiaan. Ia menolak tunduk pada hukum yang menafikan nilai moral dan kasih sayang. Keberaniannya menimbulkan konflik besar yang berakhir tragis: Dende Tamari dihukum mati karena menentang hukum penguasa.

Sutradara Kongso Sukoco menjelaskan: “Tragedi disebut tragedi ketika peristiwa tragis menimpa orang baik. Dende Tamari adalah sosok yang melawan kekuasaan yang semena-mena. Ia akhirnya mati, tapi justru dari kematian itu lahir makna tentang kebenaran.”

Ada keberanian BAM menafsir ulang karya besar dunia ke dalam lanskap lokal, yaitu ‘menaklukkan Antigone’ ke dalam sosok Dende Tamari, perempuan Lombok yang membawa suara lokal untuk isu universal.

Kongso menimpali, “Itu menunjukkan bagaimana kita masih tertinggal dalam memahami paradigma kesetaraan gender. Padahal, ketika Antigone ditulis Sophocles ribuan tahun lalu, gagasan demokrasi dan kesetaraan sudah hidup.”

Kekuatan Dende Tamari bukan hanya pada narasi, tetapi juga pada perwujudan estetika yang berpijak pada bumi Lombok. Tembang tradisional, kostum daerah, dan alat musik lokal menjadi bagian dari tubuh pertunjukan. 

Penonton diajak merasakan kegetiran tragedi Yunani dalam irama suling Sasak, dalam nyanyian yang lahir dari tanah sendiri.

Musik dan tata artistik menjadi jembatan antara dunia klasik dan realitas lokal. Para Musisi (tradisi)  Lalu Prima Wira Putra, Nurul Maulida, Ayutara Adelya, dan Nunuk Husnul menghadirkan harmoni antara bunyi-bunyian tradisi dan atmosfer dramatik yang membangun emosi pertunjukan.

Penataan cahaya karya Fathul Ajis dan arahan artistik Zaeni Mohammad menghadirkan ruang simbolik: sumur batu tempat Dende Tamari dihukum menjadi metafor atas kekuasaan yang membungkam, namun sekaligus tempat lahirnya cahaya perlawanan.

Pementasan ini melibatkan sejumlah aktor muda BAM yang tampil dengan intensitas emosional tinggi: Winsa, Dende Dila, Wulan Eryana Sain, Bagus Maulana, Hawa Metha, dan Febri Febrian. Manajemen panggung dipercayakan kepada Reza Ashari, dengan Mantra Ardhana sebagai penata suara, serta dukungan kru: Susan Damayanti, Lalu Farid, Syahrul Rozi, dan Akbar.

Para pemain menghidupkan tokoh-tokoh klasik dengan tubuh dan aksen lokal, menghadirkan keotentikan baru yang membedakan versi BAM dari adaptasi teater konvensional. Sorak dan tepuk tangan penonton di akhir pementasan menjadi bukti bahwa karya ini menyentuh sisi terdalam dari rasa kemanusiaan.

Seruan Kemanusiaan

Lebih dari sekadar pertunjukan, Dende Tamari adalah seruan kemanusiaan. Ia berbicara tentang keberanian untuk menentang ketidakadilan, tentang suara perempuan yang menolak tunduk pada kekuasaan yang buta. Ia mengingatkan kita bahwa di tengah dunia yang makin pragmatis, nurani tetap harus menjadi panglima.

“Seni bukan hiburan,” tutup Kongso Sukoco. “Seni adalah suara perlawanan, cermin kehidupan, dan panggilan hati nurani.”

Melalui Dende Tamari, BAM mengajak masyarakat untuk kembali percaya pada kekuatan perempuan, keberpihakan sosial, dan cinta pada kemanusiaan. Dari Lombok, pesan itu bergema: bahwa keberanian untuk berpihak pada kebenaran tak akan pernah lekang oleh zaman.

Didirikan lebih dari dua dekade lalu, BAM adalah kelompok teater independen di Mataram, NTB, yang konsisten mengeksplorasi teater berbasis naskah, riset sosial, dan pendekatan lokalitas. Dengan 63 pementasan hingga kini, BAM menjadi laboratorium kreatif bagi generasi muda dalam memahami seni sebagai jalan kesadaran sosial dan kebudayaan.

Sabtu, 25 Oktober 2025

Akhyar Tekankan Pelaku Kesenian Kecimol Tak Pertontonkan Tarian Erotis


LOMBOK TENGAH – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Lalu Muhammad Akhyar menghimbau kepada para pelaku kesenian, khususnya kecimol untuk tetap mengedepankan hal-hal positif untuk dipertontonkan ditengah masyarakat.

Himbaun tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelaku kesenian kecimol yang ada di Loteng, namun semua pelaku yang ada di Pulau Lombok secara umum. Mengingat, saat ini keberadaan kesenan kecimol sedang menjadi sorotan di semua wilayah. “Kami minta kepada rekan-rekan pelaku kesenian kecimol untuk tidak lagi melakukan aksi tarian erotis sampai mengarah pada porno aksi yang berdampak kepada kita semua,” kata Lalu Akhyar, Sabtu (25/10/2025).

Politisi Golkar ini mengatakan, sejauh ini keberadaan kecimol sangat berpengaruh besar di tengah masyarakat, khususnya sebagai iringan pengantin dan tradisi adat lainnya. Hanya saja, tarian erotis yang dilakukan oleh oknum pelaku kesenian tertentu dapat merusak citra kecimol secara keseluruhan.

“Jadi penting kami tekankan untuk tidak lagi menampilkan tarian erotis itu, agar tidak ada lagi kesan-kesan negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kesenian tersebut seharusnya menjadi sarana untuk memberikan edukasi baik bagi masyarakat luas. Yang tentunya harus bisa menjaga dan mengedepankan marwah budaya.

“Intinya, setiap pertunjukan yang dipertontonkan tidak menyimpang dari kesenian itu sendiri. Dan tetap mengacu padai kaidah adat, etika dan budaya,” pungkasnya. (*)

Jumat, 24 Oktober 2025

Bupati Pastikan Pembangunan RS Masbagik Berjalan Sesuai Rencana

Bupati Lotim Sidak Pembangunan Rumahsakit Masbagik

Okenews.net- Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Masbagik yang berlokasi di eks Puskesmas Masbagik Baru, pada Jumat (24/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Direktur Rumah Sakit Lombok Timur Labuhan Haji.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan perkembangan fisik pembangunan yang saat ini masih berlangsung. Bupati menegaskan pentingnya percepatan pembangunan rumah sakit ini guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur, khususnya warga Masbagik dan sekitarnya.

“Melihat progres yang ada, kemungkinan waktu penyelesaian akan mundur sedikit. Tapi itu lebih baik, daripada memaksakan cepat selesai namun hasilnya tidak sehat. Kalau ditempati sementara pekerjaan fisik masih berjalan, bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Bupati.

Sebelumnya, alih fungsi Puskesmas Masbagik Baru menjadi Rumah Sakit Masbagik ditargetkan rampung pada 17 Desember mendatang. Pembangunan fisik rumah sakit ini menelan anggaran Rp 9,8 miliar yang bersumber dari DPA Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2025. Namun, untuk menghasilkan fasilitas yang ideal dan berfungsi optimal, masih dibutuhkan tambahan anggaran.

Sementara itu, peralatan kesehatan (alkes) untuk RS Masbagik rencananya akan memanfaatkan alkes dari Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji. Nilai alkes yang akan dialihkan tersebut diperkirakan mencapai Rp 50 miliar.

Kebijakan pemindahan alkes ini dinilai sebagai langkah efisiensi dan optimalisasi aset daerah. Dengan begitu, diharapkan Rumah Sakit Masbagik dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Lombok Timur.

Kamis, 23 Oktober 2025

Bupati Hairul Warisin Lantik Puluhan Pejabat Baru: Rotasi Bukan Hukuman, Tapi Penyegaran Birokrasi

Pemda Lombok Timur

Okenews.net-Bupati Lombok Timur, H.M. Hairul Warisin, kembali melakukan perombakan besar di jajaran birokrasi. Sebanyak puluhan pejabat Eselon II dan III dilantik dalam upacara resmi di Gedung Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (23/10/2025).


Dalam sambutannya, Bupati Hairul Warisin menegaskan bahwa rotasi jabatan bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah penyegaran untuk menjaga kinerja dan profesionalisme aparatur sipil negara.


“Rotasi ini bukan hukuman, tetapi bentuk penyegaran agar birokrasi tetap hidup dan dinamis. Kita ingin memutus pola kerja yang monoton. Jika seseorang terlalu lama di satu bidang, inovasinya bisa mandek. Rotasi akan membuka wawasan baru,” tegas Bupati.


Menurutnya, setiap pejabat harus siap ditempatkan di posisi mana pun, karena jabatan adalah amanah dan tanggung jawab, bukan hak istimewa.


“Birokrasi harus bergerak, bukan diam. Jangan ada yang nyaman di satu posisi. Semua jabatan ini amanah, bukan tempat untuk mencari kenyamanan,” ujarnya.


Di akhir arahannya, Bupati Hairul Warisin menyinggung soal semangat kerja bagi pejabat yang mendekati masa purna tugas agar tetap menunjukkan dedikasi hingga akhir.


“Jangan berpikir karena tinggal beberapa bulan lalu jadi malas-malasan. Justru semangat di masa akhir itulah yang akan dikenang oleh Tuhan dan keluarga kita,” pesannya penuh makna.


Daftar Pejabat yang Dirotasi dan Dilantik:


1. Drs.ISWAN RAKHMADI, MM.

Sekretaris DPRD Kab. Lombok Timur


2. AHYAN, S.H., M.H. 

Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kab. Lombok Timur


3. MUHAMMAD HAIRI, SIP., M.Si. 

Asisten Perekonomian Dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kab. Lombok Timur


4. HUSNUL BASRI, SP., M.M.A. 

Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kab. Lombok Timur


5. MUHAMMAD AZLAN, SE., M.Ak. 

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan


6. MAHSIN, S.Pd., MM.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia


7. H.M ABADI, SP. 

Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan


8. Drs.SALMUN RAHMAN, MM. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Lombok Timur 


9. MUHAMMAD SAFWAN, SE. Drs. 

Kepala Dinas Perhubungan Kab. Lombok Timur


10. Dr. PATHURRAHMAN, SKM., M.AP. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lombok Timur


11 dr. H.MUHAMMAD HASBI SANTOSO, 

M.Kes. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan,

Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana

 

12. BAIQ FARIDA APRIANI, S.Sos. 

Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kab. Lombok Timur


13 SUROTO, SKM., M.Kes. 

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab. Lombok Timur


14. Drs.SLAMET ALIMIN, M.Si. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Lombok Timur


15 drh. H.ACHSAN NASIRUL HUDA 

Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Lombok Timur


16. HADI FATHURRAHMAN, S.Sos. 

Kepala Dinas Perdagangan Kab. Lombok Timur


17 LL DAMI AHYANI, S.IP. 

Kepala Dinas Perindustrian Kab. Lombok Timur


18 Ir. Hadi Suranggana kepala dijas perindustrian


19. ANAN TARFI, S.S.T., MM. 

Sekretaris Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Lombok Timur


20. ARFANY MUAMMAR MASANY, S.STP., 

M.H. Camat Wanasaba Kab. Lombok Timur


21. MAAD ADNAN,S.Sos., MM. 

Inspektur Pembantu IV pada Inspektorat Daerah Kab. Lombok Timur


22. MASYHURRIADI, SE. 

Kepala Bidang Pelayanan Pendaptaran Penduduk pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Lombok Timur


23. SUHIRMAN, SH.

Sekretaris Kecamatan Jerowaru Kab. Lombok Timur


24.HASIBUAN SAFARDI, S.Sos. 

Sekretaris Kecamatan Sakra Timur Kab. Lombok Timur


25. SUTARMAN, S.Sos. 

Sekretaris Kecamatan Montong Gading Kab. Lombok Timur


26. PELITA YATNA, S.Sos. 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Lombok Timur


27. LALU AGUS SATRIAWAN, S.STP., MM. Sekretaris Kecamatan Sembalun Kab. Lombok Timur


28. LALU IHSAN, SKM., MM. 

Kepala Bidang Penunjang Medik Dan Non Medik pada RSUD Dr. R. Soedjono Selong Kab. Lombok Timur


29. MUHAMMAD ZAINI JAUHARI, S.Gz.,

M.Gizi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur


39. MARHAMAH, S.Kep.,Ners.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Penelitian Dan Pengembangan pada Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur


31. M. HARIR VANDONI, S.STP. 

Kepala Subbidang Belanja Pegawai Dan PPKD pada Bidang Perbendaharaan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kab. Lombok Timur


32. TUTI ALAWIYAH, A.Md.Kom. 

Kepala Subbagian Keuangan pada Sekretariat Dinas

Perdagangan Kab. Lombok Timur


33. L. MOHAMAD NASIR, S.Sos 

Kepala UPT Pelayanan Pajak Daerah Wilayah V pada Badan Pendapatan Daerah Kab. Lombok Timur


34. ROSMINIATI, S.AP., MM. 

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Suralaga Kab. Lombok Timur


35. BAIQ HANIFA RAHMAWATI, SE. 

Kepala Subbagian Keuangan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Lombok Timur


36. ZEFILLIA MORIS, S.AP. 

Kepala Subbagian Keuangan pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab.Lombok Timur


37. HERNA RISNAWATI,S.AP. 

Kepala Subbagian Umum Dan Kepegawaian pada Dinas

Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Lombok Timur


38. DEDI AMRULLAH, S.IP. 

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Lenek Kab. Lombok Timur


39. PURNAMAHADI, S.H. 

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Aikmel Kab.Lombok Timur


Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi