![]() |
| Pengurus ABKIN NTB saat silaturrahmi dengan Dikpora NTB |
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari konsolidasi awal kepengurusan setelah Dr. H. Musifuddin, M.Pd kembali dipercaya sebagai Ketua Pengurus Daerah ABKIN NTB melalui Konferensi Daerah (Konferda) pada 3 Agustus 2026.
Selain memperkenalkan kepengurusan yang akan menjalankan amanah periode 2026–2030, kunjungan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan pendidikan di Nusa Tenggara Barat.
Menurut Musifuddin, jajaran Dikpora NTB dan BGTK Mataram menyambut baik kedatangan pengurus baru ABKIN NTB. Sambutan tersebut, kata dia, menunjukkan terbukanya ruang kolaborasi untuk memperkuat pengembangan profesi bimbingan dan konseling.
“Kami mendapat sambutan yang baik dari kedua pihak. Ini tentu menjadi energi positif bagi kami untuk membangun komunikasi dan kerja sama ke depan, terutama dalam penguatan layanan bimbingan dan konseling,” ujar Musifuddin.
Ketua terpilih sekaligus formatur ABKIN NTB itu mengatakan, silaturahmi menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi kelembagaan sejak awal sebelum kepengurusan resmi dilantik dan menjalankan berbagai program kerja.
![]() |
| Silaturrahmi dengan BGTK di Mataram |
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan sinergi. Kami ingin kepengurusan ke depan hadir sebagai mitra strategis dalam memperkuat layanan bimbingan dan konseling di NTB,” katanya.
Musifuddin menegaskan, kepengurusan periode 2026–2030 tidak hanya diarahkan pada penguatan internal organisasi, tetapi juga peningkatan kompetensi profesional anggota, pengembangan keilmuan, riset, publikasi, serta perluasan jejaring kemitraan.
Ia menyebut tantangan pendidikan yang semakin kompleks membutuhkan keberadaan konselor yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan perkembangan peserta didik.
Karena itu, ABKIN NTB akan mendorong penguatan ekosistem profesi bimbingan dan konseling melalui kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Organisasi profesi harus menjadi ruang untuk bertumbuh bersama, memperkuat kapasitas anggota, sekaligus memastikan layanan bimbingan dan konseling semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan,” katanya.
Sebelumnya, Musifuddin selaku ketua terpilih sekaligus formatur telah mengusulkan struktur kepengurusan ABKIN NTB periode 2026–2030 kepada pengurus pusat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar legalitas kepengurusan.
Setelah proses tersebut, tahapan berikutnya adalah mempersiapkan pelantikan Pengurus Daerah ABKIN NTB periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2026.
Pelantikan tersebut akan menjadi momentum dimulainya secara resmi masa bakti kepengurusan baru sekaligus menandai berlanjutnya konsolidasi organisasi setelah pelaksanaan Konferda dan penyusunan struktur kepengurusan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, ABKIN NTB diharapkan semakin mampu mengambil peran strategis dalam pengembangan profesi bimbingan dan konseling, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di NTB.
.png)

