247 Warga Bintang Rinjani Masuk Data Perlinsos, Desa Kejar Warga Belum Terdata - www.okenews.net

Selasa, 11 Agustus 2026

247 Warga Bintang Rinjani Masuk Data Perlinsos, Desa Kejar Warga Belum Terdata

Okenews.net- Sebanyak 247 warga Desa Bintang Rinjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, berhasil terdaftar dalam program Perlindungan Sosial atau Perlinsos. Proses pendaftaran dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah desa dengan agen dari Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian Kabupaten Lombok Timur pada Kamis (11/8/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya memastikan warga yang berhak menerima bantuan sosial tidak terlewat dalam pendataan dan verifikasi.

Pjs Kepala Desa Bintang Rinjani, Risyad Nuqson Hakim, mengatakan pendataan akan terus dilakukan secara bertahap. Pihak desa mendorong agen desa dan pendamping Program Keluarga Harapan untuk aktif menjaring data langsung di lapangan.

"Pendataan ini akan terus kami lakukan dengan mendorong agen yang ada di desa juga pendamping PKH, sehingga masyarakat yang layak tidak ada yang terlewatkan. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar hanya karena keterbatasan informasi atau akses," ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan para pendamping di lapangan sangat penting agar bantuan sosial tepat sasaran. Dengan capaian 247 warga yang sudah terdaftar, pemerintah desa menargetkan jumlah penerima Perlinsos akan terus bertambah seiring berjalannya proses verifikasi data.

Pemerintah desa berharap seluruh warga yang memenuhi kriteria segera terdata, sehingga manfaat Perlinsos dapat dirasakan secara merata di Desa Bintang Rinjani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, H. Fauzan, menegaskan bahwa kegiatan di Bintang Rinjani merupakan bagian dari percepatan pendataan di seluruh wilayah. 

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kominfo  untuk mendukung percepatan pencapaian target pemerintah kabupaten. Di bulan ini sebanyak 501 ribu warga di Kabupaten Lombok Timur bisa terdaftar dalam program Perlinsos. Oleh karena itu pihaknya menerjunkan langsung sebanyak 18 orang bersama agen-agen di desa, bekerja sama dengan pemerintah desa dan para pendamping PKH agar proses pendataan berjalan cepat, akurat, dan tidak ada masyarakat yang memenuhi syarat namun tertinggal. 

"Kami juga terus melakukan validasi dan verifikasi data agar apa yang diharapkan kabupaten Lombok Timur salah satu jadi pilot project bisa tercapai tepat waktu," jelas H. Fauzan.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Dinas Kominfo Lombok Timur optimis target 501 ribu warga dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditentukan.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments