Guru dan Siswa MAN 1 Lotim Raih Juara Olimpiade Nasional 2020 - OKENEWS.NET | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Rabu, 09 September 2020

Guru dan Siswa MAN 1 Lotim Raih Juara Olimpiade Nasional 2020

OkeNews.net - Siswa dan guru Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur (Lotim) terus menoreh prestasi. Kali ini, siswa dan gurunya berhasil meraih juara lomba olimpiade nasional. Hal ini menambah sederet catatan prestasi MAN 1 Lotim yang cukup mengharumkan nama madrasah dan daerah baik Lombok Timur maupun Nusa Tenggara Barat.



Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni mengatakan, prestasi yang diraih saat ini cukup membanggakan, meski situasi pandemi namun MAN 1 Lotim telah mampu menunjukkan berbagai prestasi, tidak kalah dengan sekolah lain.


"Kali ini, prestasi yang diraih guru dan siswa MAN adalah juara Olimpiade Nasional Guru dan Siswa yang digelar oleh Ruang Dosen Republik Indonesia akhir agustus 2020 kemarin," papar Wathoni, Rabu (09/09/2020) di ruang kerjanya.


Disebutkan, dalam olimpiade itu, dua orang guru dan siswa MAN 1 Lotim berhasil meraih juara. Meksi harus rela dengan menempati posisi runner-up atau kedua namun cukup membuat pihaknya bangga mengalahkan guru dan siswa dari seluruh Indonesia.


"2 guru itu, atas nama M. Zakaria, S.Pd meraih juara 2 olimpiade guru bidang IPS dan M. Ziad Aenullah, S.Pd juga sukses merebut juara 2 olimpiade bidang matematika serta siswa atas nama Windy Satria yang mampu meraih juara 2 olimpiade siswa bidang IPS Terpadu yang lombanya diumumkan secara online pada 7 September 2020," ujarnya


Ia menegaskan, prestasi ini menjadi bukti dari kesungguhan dan komitmen bersama antara guru dan siswa untuk berlomba-lomba dengan saling mendukung untuk mempersembahkan prestasi bagi madrasah dan dirinya. 


"Kami disini selalu saling bahu membahu agar MAN 1 ini menjadi salah satu ikon madrasah Lombok Timur dan NTB pada umumnya sehingga stigma dan kesan dikotomi madrasah dan sekolah ini terhapus dan tidak ada lagi," papar kepala madrasah yang baru menjabat 2 tahun ini. 


Oleh karena itu, menurutnya, prestasi bagi siswa dan guru madrasah harus bisa menjadi kebutuhan untuk bisa mewujudkan madrasah hebat bermartabat. "Sehingga ini yang harus terus menerus diperjuangkan dan dibuktikan melalui prestasi," harapnya.


Sementara itu, M. Zakaria selaku guru yang sukses mengharumkan nama madrasah dan daerah diajang olimpiade guru ini mengatakan, bahwa prestasi ini diraih karena dorongan moral, peluang dan dukungan materi yang diberikan oleh pimpinan madrasah yang sangat luar biasa.


"Sehingga kami para guru juga harus berpacu untuk menggembleng diri meningkatkan kualitas dan kapasitas diri untuk menjadi guru berprestasi yang nantinya juga bisa berimbas pada semangat siswa untuk bersama-sama merebut prestasi," ujarnya.


Ia menegaskan, dalam konteks pembelajaran dan prestasi siswa, para guru sebagai inspirasi siswa sehingga siswa memiliki gairah yang besar untuk meningkatkan prestasi bagi madrasah dan daerah. 


"Semoga prestasi yang diraih sekarang ini dapat memacu guru madrasah lainnya untuk bersama-sama mengharumkan nama madrasah, karena kita juga bisa berprestasi jika diberikan kesempatan dan dukungan penuh dari lembaga," imbuh guru ekonomi yang masih betah membujang ini.


Kepala Kantor Kemenag Lotim, H. Azharuddin sangat mengapresiasi prestasi guru dan siswa MAN 1 Lotim yang seolah tiada henti, seakan mengalir terus seperti air yang semua ini terjadi karena program peningkatan mutu, kualitas, dan kapasitas yang dilakukan pimpinan madrasahnya bersama-sama dengan guru serta siswa sangat makskmal.


"Hal ini kita harapkan menjadi motivasi bagi madrasah lainnya di Lombok Timur bahwa jika semua komponen dalam satu madrasah punya kesungguhan dan komitmen bersama, insya Alloh prestasi itu tidak sulit," harapnya.


Ia mengaku, Kemenag Lombok Timur selalu mendukung semua program dan ikthtiar membangun pendidikan. "Insya Alloh kami di kemenag senantiasa mendukung semua ikhtiar madrasah untuk merebut prestasi," imbuh kakanmenag yang juga pernah meraih predikat kepala KUA Teladan Nasional sebelum diamanahkan sebagai Kakanmenag Lotim itu.