![]() |
| Foto: Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur |
Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di halaman Kantor Bupati, Senin (27/4). Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taufik, yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.
Dalam amanatnya, Mendagri menegaskan bahwa otonomi daerah harus mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, pelaksanaannya tetap harus berada dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Menindaklanjuti pesan tersebut, Sekda Lombok Timur memaparkan sejumlah capaian daerah yang dinilai membanggakan. Di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur berhasil menempati peringkat keempat dalam indeks pembangunan terbaik. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah pada akhir 2025 tercatat mencapai 4,93 persen, menempatkannya sebagai yang tertinggi kedua di NTB.
“Capaian ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Juaini di hadapan peserta apel.
Selain itu, Lombok Timur juga mencatat berbagai prestasi nasional, di antaranya sebagai kabupaten terbaik dalam percepatan digitalisasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik tingkat nasional, serta pengendalian inflasi terbaik di kawasan NTB, NTT, Maluku, dan Papua. Tak hanya itu, daerah ini juga meraih penghargaan sebagai pengelola keuangan daerah terbaik tahun 2025 dalam program inklusi keuangan.
Sekda menambahkan, berbagai insentif dan penghargaan yang diterima akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran yang telah mendorong inovasi, termasuk dalam penguatan sistem pembayaran non-tunai dan digitalisasi layanan.
“Keberhasilan ini bukan hasil kerja individu, melainkan kerja bersama. Kita harus terus mempertahankan inovasi dan berbagi pengalaman untuk kemajuan Lombok Timur ke depan,” tegasnya.
.png)
