![]() |
Melalui suguhan musik tradisional Cilokak dan penampilan band binaan Lapas, para WBP berhasil menghibur masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Aksi mereka mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari para pengunjung yang hadir.
Keikutsertaan WBP dalam festival tersebut merupakan bagian dari partisipasi Lapas Selong untuk memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam bersama masyarakat.
Sebanyak delapan WBP menampilkan kesenian Cilokak, musik tradisional khas Lombok yang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal. Sementara itu, lima WBP lainnya yang tergabung dalam grup band binaan Lapas membawakan sejumlah lagu hiburan yang sukses menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Selong bersama jajaran pejabat struktural turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Pengawasan dan pengamanan dilakukan secara maksimal oleh petugas guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kepala Lapas Selong menyampaikan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial dan budaya merupakan bagian dari program pembinaan yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas.
Melalui wadah seni dan kreativitas, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun kesiapan untuk kembali berbaur dan berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.
Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga mendorong pengembangan potensi dan karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif.
.png)
