Dikes Lotim Sasar 39.024 Siswi dalam Program Imunisasi HPV - www.okenews.net

Selasa, 18 Agustus 2026

Dikes Lotim Sasar 39.024 Siswi dalam Program Imunisasi HPV

Okenews.net — Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur menargetkan 39.024 pelajar perempuan menerima imunisasi Human Papillomavirus (HPV) melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Kepala Dikes Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan program BIAS merupakan agenda nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di Lombok Timur, pelaksanaannya menyasar siswi di sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI hingga SMP/MTs atau sederajat.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Dikes Lotim telah menyurati seluruh puskesmas agar melaksanakan imunisasi di sekolah-sekolah dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.

“Dikes Lotim sudah menyurati seluruh puskesmas dengan melibatkan instansi terkait untuk melakukan imunisasi ke sekolah-sekolah,” kata Aries Fahrozi, Selasa (18/8).

Berdasarkan rekapitulasi data puskesmas, sasaran imunisasi HPV tahun ini terdiri atas 13.355 siswi kelas V SD/MI, 13.304 siswi kelas VI SD/MI, serta 12.365 siswi kelas IX SMP/MTs.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pada tahap awal, program ini difokuskan kepada pelajar perempuan sebagai kelompok sasaran imunisasi HPV.

Selain pemberian imunisasi, Dikes Lotim juga mengagendakan edukasi dan pelatihan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan infeksi HPV dan kanker serviks.

Aries menegaskan, program BIAS 2026 tidak hanya berfokus pada pelaksanaan imunisasi, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit.

“Program BIAS 2026 ini bertujuan mengurangi risiko kanker serviks melalui pencegahan infeksi HPV sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini,” tandasnya.

Melalui program tersebut, Dikes Lotim berharap perlindungan kesehatan bagi anak perempuan dapat diperkuat sejak usia sekolah, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments