www.okenews.net: Guru
Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2026

Halal Bihalal PGRI Masbagik, Bupati Resmikan Gedung dan Lepas Jemaah Haji

PGRI Masbagik

Okenews.net– Kebersamaan dan nuansa religius terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Masbagik, Rabu (22/4). Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 3 Masbagik Selatan ini dirangkai dengan pelepasan jemaah calon haji serta peresmian gedung PGRI Kecamatan Masbagik.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan pendidik dalam mendorong terwujudnya Lombok Timur Smart.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan pesan kepada para calon jemaah haji agar mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran, keikhlasan, serta menghindari emosi selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan hati. Jaga lisan, bersabar, dan ikhlas agar memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmennya dalam pembangunan daerah. Ia menyebut ketegasan yang selama ini diterapkan bertujuan mempercepat pencapaian program dan target pembangunan.

Kepada para guru, Bupati meminta agar terus menjalankan peran sebagai pendidik dengan penuh keikhlasan serta menjadi teladan bagi peserta didik. Ia juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang mampu menjaga lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Teruslah menjadi contoh yang baik sesuai nilai-nilai pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, mewakili Ketua PGRI Lombok Timur, Kepala UPT Dinas Dikbud Masbagik Mahsun menyampaikan bahwa PGRI merupakan organisasi besar dengan jumlah anggota yang signifikan, termasuk di Masbagik.

Ia menegaskan dukungan PGRI terhadap program pemerintah daerah, terutama dalam memajukan sektor pendidikan. Mahsun juga mengapresiasi kebijakan Bupati yang dinilai berpihak kepada tenaga pendidik, termasuk rencana pembangunan gedung sekretariat PGRI yang lebih representatif.

“PGRI siap bersinergi dan mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur,” tegasnya.

Sabtu, 18 April 2026

Halal Bihalal PGRI Pringgabaya, Sekda Tekankan Peran Guru dan Jaminan Kesejahteraan

Foto: Sekertaris Daerah dalam Halal Bihalal PGRI Peringgabaya

Okenews.net– Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pringgabaya menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelepasan guru purnabakti, Sabtu (18/4). Kegiatan berlangsung di halaman SMPN 1 Pringgabaya dan dihadiri ratusan guru.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati H. Haerul Warisin, menyampaikan pesan agar para pemimpin daerah mampu bergerak cepat dalam menangkap peluang dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk program maupun tambahan anggaran pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjaga kebersamaan. Ia menilai momentum Halal Bihalal harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan.

Menurutnya, arah pembangunan pendidikan di Lombok Timur telah tertuang jelas dalam dokumen perencanaan daerah. Pemerintah, melalui sinergi dengan BKPSDM, berkomitmen memperhatikan status kepegawaian tenaga pendidik, khususnya mendorong guru paruh waktu menjadi penuh waktu demi peningkatan kesejahteraan.

Sekda menegaskan, peran guru sangat vital sebagai ujung tombak pendidikan, terutama dalam memperkuat karakter siswa di tengah derasnya arus informasi. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adaptif agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, ia menyinggung rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayah Pringgabaya yang ditujukan untuk mencetak generasi unggul dengan kemampuan teknologi tinggi.

Terkait isu PPPK, Sekda meminta para guru tetap optimistis. Ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan nasib tenaga pendidik agar mendapatkan kepastian dan peningkatan kesejahteraan.

“Di Lombok Timur, kebijakan kepala daerah sangat berpihak kepada guru. Upaya komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan,” ujarnya.

Sekda juga berpesan agar para guru turut menjaga kondusivitas di media sosial dengan memperkuat solidaritas dan saling mendukung.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukhsin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota PGRI sekaligus menjadi momen saling memaafkan usai Idul Fitri.

Acara juga diisi dengan prosesi pelepasan guru purnabakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Pada kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada perwakilan guru yang telah memasuki masa purna tugas.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala BKPSDM Lombok Timur sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap peran strategis guru dalam pembangunan daerah.

Rabu, 15 April 2026

Halal Bihalal PGRI Selong, Bupati Dorong Guru Wujudkan Lotim Smart

Foto: Bupati Lombok Timur dalam Halal Bihalal PGRI

Okenews.net – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Selong, Rabu (15/4). Acara yang berlangsung di SDN 2 Kelayu Utara ini dirangkai dengan pelepasan guru purna tugas serta pemberian bingkisan kepada calon jamaah haji dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan UPT Dikbud Kecamatan Selong.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kekompakan para guru dan pengurus PGRI dalam menyukseskan acara yang sarat nilai silaturahmi tersebut.

Bupati juga menyampaikan kabar positif terkait kondisi ekonomi daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur saat ini menempati posisi kedua tertinggi di NTB setelah Kota Mataram, yang berdampak pada meningkatnya daya beli masyarakat.

“Ini terlihat dari antusiasme dan kesiapan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Selain itu, Haerul Warisin memberikan motivasi kepada para pendidik agar menjalankan tugas dengan penuh ketulusan. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi unggul melalui proses pendidikan yang berkualitas.

Terkait visi “Lombok Timur Smart”, Bupati mengakui tantangan yang dihadapi cukup besar. Namun, ia optimistis target tersebut dapat tercapai jika seluruh elemen, termasuk guru, bersinergi dan bergerak bersama.

Ia juga meminta para guru turut mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi peserta didik, khususnya dalam pemenuhan gizi.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan sekretariat PGRI Lombok Timur melalui anggaran perubahan tahun berjalan.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, menyebut kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarpendidik. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 24 guru yang memasuki masa purna tugas serta 9 guru yang akan menunaikan ibadah haji.

“Semangat kebersamaan ini akan terus kami jaga, termasuk dalam upaya membangun sekretariat PGRI ke depan,” tandasnya.

Kamis, 05 Februari 2026

Gaji Guru Paruh Waktu Aman, Pemkab Lombok Timur Tinggal Tunggu Juknis Pusat

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi.

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru, baik paruh waktu maupun non paruh waktu. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk menjamin kepastian pembayaran gaji tenaga pendidik.


Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru paruh waktu di daerah tersebut mencapai 4.897 orang, sementara guru non paruh waktu tercatat sebanyak 917 orang. Besaran gaji yang diterima guru, kata dia, tidak bisa disamaratakan dengan daerah lain karena disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


“Setiap daerah memiliki kemampuan fiskal yang berbeda. Karena itu, kesejahteraan guru paruh waktu juga menyesuaikan kondisi APBD masing-masing daerah,” ujar Lalu Bayan, Kamis (5/2/2026).


Untuk tahun anggaran berjalan, Pemkab Lombok Timur telah mengalokasikan dana sekitar Rp10 miliar. Dari total anggaran tersebut, Rp9 miliar diperuntukkan bagi pembayaran gaji guru paruh waktu, sementara Rp1 miliar dialokasikan bagi guru yang belum masuk dalam database guru paruh waktu.


“Anggaran itu sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kami. Jadi secara kesiapan anggaran, pemerintah daerah sudah siap,” tegasnya.


Meski demikian, realisasi pembayaran gaji masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Menurut Lalu Bayan, langkah ini penting agar mekanisme penyaluran gaji tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau skema lainnya.


“Kami masih menunggu juknisnya. Apakah melalui BOS atau mekanisme lain, yang jelas anggarannya sudah tersedia,” jelasnya.


Sementara itu, terkait guru yang masih berstatus non paruh waktu, pemerintah daerah terus berupaya agar seluruh guru dapat masuk dalam skema guru paruh waktu. Namun kebijakan tersebut masih memerlukan keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.


Lalu Bayan pun mengimbau para guru non paruh waktu agar tetap menjalankan tugas secara profesional dan tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memikirkan solusi terbaik demi peningkatan kesejahteraan seluruh tenaga pendidik di Lombok Timur.


“Harapan kami, para guru tetap bekerja maksimal sesuai tupoksi. Pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari jalan terbaik,” pungkasnya.

Rabu, 21 Januari 2026

Baznas Lombok Timur Salurkan Rp440 Juta Insentif untuk 1.434 Guru TK dan PAUD

Penyaluran Bantuan Guru
Okenews.netBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur Bersama Pemda kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada para tenaga pendidik non ASN. Pada tahap pertama Tahun 2026, Baznas menyalurkan insentif senilai Rp440 juta kepada 1.434 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB).

Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur sebagai mitra strategis dalam pendistribusian dana umat.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhamad Kamli, menjelaskan bahwa para penerima manfaat berasal dari tujuh kecamatan, yakni Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.


“Insentif ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan melalui Baznas Lombok Timur. Amanah ini kami kembalikan kepada mereka yang berhak, khususnya guru non ASN yang selama ini berjuang di pendidikan usia dini,” ujarnya.


Menurut Kamli, guru TK dan PAUD merupakan kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian karena berperan besar dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, meskipun sering berada dalam keterbatasan ekonomi.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi berupa hadiah umrah kepada seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama lebih dari dua dekade, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dalam dunia pendidikan.


Baznas Lombok Timur berharap penyaluran insentif ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat serta mendorong sinergi berkelanjutan antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di Lombok Timur.


Bupati Lotim Tegaskan Perhatian untuk Guru PAUD, Insentif Disalurkan hingga Hadiah Umrah

Penyaluran Intensif Bagi Guru, Non (GTT) (PTT) (PPPK)

Okenews.netPemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru pendidikan anak usia dini. Melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Pemkab Lombok Timur menyalurkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non PPPK dan non sertifikasi Tahun 2026.


Penyaluran insentif tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta jajaran OPD terkait.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan penghargaan tinggi kepada para guru TK dan PAUD yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi masa depan Lombok Timur.


“Guru paling teladan adalah guru TK dan PAUD. Mereka mengajar dengan sabar dan ikhlas. Jasa mereka tidak kecil, meski sering luput dari perhatian,” tegas Bupati.


Ia mengakui bahwa nilai insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengorbanan para guru. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas mulia di dunia pendidikan.


Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Timur juga memberikan hadiah umrah kepada Guru Kasturi, seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama 21 tahun di KB Tulus Ate, Dusun Kembang Kuning, Desa Banjar Sari. Penghargaan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap dedikasi panjang tenaga pendidik non ASN.


Pemkab Lombok Timur berharap, langkah ini dapat memperkuat kolaborasi dengan Baznas dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas pendidikan usia dini di daerah.

Selasa, 02 Desember 2025

Baznas Lotim Salurkan Insentif untuk 884 Guru Kemenag: Bupati Haerul Warisin Tegaskan, Jasa Guru Tak Tertandingi

Penyaluran Intensif Untuk 884 Guru dibawah Naungan Kemenag Lotim

Okenews.net -Komitmen besar terhadap kesejahteraan pendidik kembali dibuktikan melalui langkah kolaboratif Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Daerah. Sebanyak 884 guru di bawah Kemenag menerima insentif yang bersumber dari program bagi hasil Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola Kemenag dan disalurkan melalui Baznas.

Penyerahan insentif tersebut berlangsung khidmat di Aula Majlis Ta’lim MI Al-Ijtihad, Jontak, Masbagik, Selasa (02/12/2025), dan turut dihadiri Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin.

Ketua Baznas Lotim, H. Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa penyaluran insentif ini menjadi bukti nyata bahwa ZIS mampu memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para pendidik.
“Dana insentif ini berasal dari hasil pengelolaan ZIS Kemenag yang disalurkan melalui Baznas. Semakin banyak masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan,” ujarnya.

Bupati Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan mendalam atas peran vital para guru dalam pembangunan daerah.
“Tidak ada negara maju dan pemerintahan yang baik tanpa guru. Jasa guru tidak tertandingi,” tegasnya, disambut haru para hadirin.

Kepala Kemenag Lotim, H. Shuhli, menambahkan bahwa insentif ini diprioritaskan bagi guru yang belum menerima honor tetap seperti kontrak, PPPK, maupun sertifikasi.
“Nilainya mungkin belum besar, namun ini adalah bentuk perhatian serius pemerintah,” jelasnya.

Acara tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan khusus, di antaranya untuk guru dengan masa pengabdian terlama selama 31 tahun, serta guru berkebutuhan khusus yang tetap menunjukkan dedikasi luar biasa.

Insentif akan disalurkan setiap tiga bulan sekali, menjadi dorongan moral bagi ratusan guru untuk terus mencerdaskan generasi bangsa.

Dengan sinergi Baznas, Kemenag, dan Pemda Lotim, program ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidik di Lombok Timur.

Senin, 29 April 2024

Pj Bupati Serahkan SK 435 Guru Lolos PPK

 

Penyerahan SK 435 Guru lingkup Lotim
Okenews.net--Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 435 tenaga guru formasi tahun 2023 lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, yang telah berhasil lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Dihadiri Kepala BKN Regional X Denpasar, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta Pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Selong yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati pada Senin, (29/4/2024)

Pj. Bupati Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para tenaga honorer yang telah berjuang keras dalam mengikuti seleksi PPPK, termasuk para guru yang menerima SK pada kesempatan tersebut. la pun menekankan pentingnya peran guru yang selayaknya orang tua kedua bagi anak didik. 

"Karenanya, memuliakan guru sama halnya dengan memuliakan orangtua,” ungkap Pj Bupati Juaini.

Pj. Bupati Juaini mengingatkan tugas besar ASN, termasuk PPPK Guru ada tiga, pertama melayani, dalam hal ini PPPK Guru tidak hanya memberikan pelayanan pada siswa, akan tetepi seluruh yang terkait dalam lingkungan sekolah. Kedua, sebagai implementator (pelaksana) kebijakan pemerintah. 

Ditegaskan antara PNS dan PPPK adalah sama-sama sebagai pelaksana kebijakan. Ketiga, sebagai perekat persatuan di dalam masyarakat. Dalam hal ini Pj. Bupati juga mengingatkan PPPK untuk bersikap netral, mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada tepatnya 27 November mendatang.

Dikatakan posisi PPPK sudah setara dengan PNS, untuk itu harus mengikuti aturan dan larangan yang berlaku dengan cara tidak ikut terlibat dalam proses kampanye calon kepala daerah, tidak turut mempromosikan calon di media sosial, dan tidak menggunakan atribut yang memihak pada salah satu calon.

"Hati-hati. Menjelang Pilkada, jangan masuk ke politik praktis," pesan Pj Bupati Juaini.

Selanjutnya ia mengapresiasi kinerja BKPSDM yang dinilai sangat baik dalam mengurus hak-hak PPPK yang lulus seleksi. Sehingga dengan tuntasnya rekrutmen tahun 2023 ini, pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur akan segera bersiap untuk melangsungkan rekrutmen tahun 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara Region X Denpasar Yudhantoro Bayu Wiratmoko mengingatkan bahwa ke depannya profesi guru harus siap berinovasi mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat. 

Guru-guru disebutnya akan menghadapi tantangan yang lebih berat dalam menghadapi generasi yang berbeda dari genersasi sebelumnya. Generasi yang diyakini lebih kritis.

"Hari ini kita merayakan dan bersyukur diserahkannya SK, tetapi di samping itu kita juga punya kewajiban bersama sebagai ASN untuk menunjukkan kinerja sebagai pelayan masyarakat untuk memberikan yang terbaik," pungkas Pj Bupati Juaini.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur H. Mugni dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh proses rekrutmen untuk tahun 2023 telah berakhir dengan dibagikannya SK bagi PPPK Guru.

Sehubungan dengan itu, Mugni juga menjelaskan tentang permohonan pindah (mutasi) bagi PPPK tidak ada dalam peraturan. Akan tetapi ia menegaskan agar PPPK berpikir mutasi tentang mutasi sebelum 10 tahun di tempat tugas.

Dari 435 orang PPPK tenaga guru ini merupakan bagian dari formasi PPPK tahun 2023 sebanyak 793 formasi. Pemda menyediakan 440 formasi tenaga guru namun terpenuhi 435 saja. 

Adapun rencana masa Perjanjian Kerja PPPK Tenaga Guru dimulai pada 1 Maret 2024 s/d 28 Februari 2029. Sementara Surat Pernyataan Melaksanakan (SPMT) direncanakan tanggal 30 April 2024.

Senin, 18 Desember 2023

Demonstran Tuntut Kadis Dikbud Lombok Timur Dicopot

 

Okenews.net- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMMN) Lombok Timur melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Lombok Timur, Senin (18/12/2023).

Para Demonstran menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur dicopot dari jabatanya. "Kami minta agar Kepala Dinas Dikbud dicopot dari jabatanya," teriak demonstran.

Demonstran menuding Kadis Dikbud telah melakukan rasionalisasi honorarium yang dipangkas secara tiba-tiba dengan dalih penyesuaian anggaran, padahal Pemda telah memastikan honorium honorer sesuai standar.

Pj Bupat Lombok Timur HM Juaini yang menemui demonstran mengaku pada tahun ini Dikbud mengalokasikan Rp12,271 miliar lebih melalui dana APBD untuk membayar honor 1.699 guru tidak tetap dan 1.001 insentif guru sekolah swasta.

Akan tetapi, kata dia, ada perubahan status (migrasi) sekolah swasta (TK) menjadi sekolah negeri dan sekolah yang dana bantuan operasional sekolah (BOS) di bawah Rp50 juta yang harus dibayarkan.

Dengan kata lain, terdapat penambahan mencapai 642 orang sehingga jumlah tersebut tidak lagi mencukupi dan terdapat kekurangan sebesar Rp 1,2 miliar.

Namun demikian, untuk mengatasi hal itu Pj Bupati berjanji akan membayar gaji guru honor sesuai standar, dan akan menambah honor yang telah terlanjur dirasionalkan beberapa waktu lalu.

"Maka dari itu kami di Pemda mengambil sikap untuk membayar gaji sesuai standar yang di terima para guru honorer kita," sambung Pj Bupati.

Ia menambahkan Ini bukan soal besar kecilnya, tetapi sebagai bentuk penghargaan kepada para guru tidak tetap yang membantu proses belajar mengajar di sekolah itu tidak boleh dikurangi.

Pj Bupati berharap kepda para guru honorer untuk bersabar, karena gaji selama 3 bulan akan di bayarkan dan yang dua bulan akan diselesaikan pada awal 2024 melalui APBD

“Terima dulu honor tiga bulan, tetapi honor yang dua bulan akan kami bayarkan di awal tahun 2024,” tutupnya.

Jumat, 08 Desember 2023

Anggaran Minim, Dikbud Lombok Timur Lakukan Penyesuaian

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur Izzuddin
Okenews.netDinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur adakan penyesuaian honor yang diterima oleh tenaga honorer guru. Hal ini dilakukan mengingat anggaran minim.

"Kami tidak melakukan pemotongan, hanya saja kami melakukan penyesuaian dengan anggaran yang ada," ungkap Kepala Dinas Dikbud Lotim Izzuddin, Jumat (08/12/2023)

Dijelaskan Izzuddin, pada tahun yang lalu memang kondisi anggaran yang ada di DPA untuk GTT yang dibebankan di APBD, tahun lalu juga sempat melakukan penyesuaian.

Hal itu dilakukan karena melihat kondisi anggaran untuk para Guru Tidak Tetap (GTT) yang masuk ke anggran APBD tidak memungkinkan, sehingga dilakukan penyesuain untuk meratakan.

Ia juga menyebut beberpa katagori guru yang masuk dalam penyesuaian di.antarnya, guru dengan Perjanjian Kerja (PK), guru dengan Kontrak Kerja (KK), dan guru dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK).

Lebih lanjut ia memaparkan jumlah dan katagori yang masuk dalam penyesuain di antaranya, guru dengan Perjanjian Kerja (PK) sebanyak 325 orang yang sebelumnya menerima Rp650 disesuaikan menjadi Rp500 ribu.

Guru dengan Perjanjian Kontrak kerja (KK) sebanyak  311 orang yang sebelumnya menerima honor Rp550 ribu disesuaikan menjadi Rp400 ribu, dan guru dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dengan jumlah 1081 orang yang sebelumnya menerima honor Rp400 ribu disesuaikan menjadi Rp200 ribu.

Dengan adanya penyesuaian tersebut kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur berharap agar para tenaga guru yang terkena penyesuaian untuk dimaklumi, mengingat minimnya anggaran.

"Kita berharap untuk tenaga pendidik kita agar terus semangat, dan jangan putus semangat dengan dilakuknya penyesuain ini. Semoga untuk kedepanya para tenaga pengjar kita bisa lebih sejahtra, demi cita-cita dan kesuksesan anak bangsa," tutupnya.

Jumat, 26 November 2021

Meriahkan Hari Guru Nasional, MAN 1 Lotim Gelar Lomba

Okenews.net - Guna memeriahkan Hari guru nasional, MAN 1 Lombok Timur (Lotim) menggelar berbagai lomba yakni lomba cover lagu kebangsaan SLTA tingkat provinsi, lomba tausiyah SLTP tingkat provinsi.


"Untuk ada lomba di tingkat internal yakni lomba zikir doa, lomba khitobah, lomba paduan suara, lomba futsal, dan lomba keberihan kelas serta pemilihan siswa pelopor disiplin," Kepala MAN 1 Lombok Timur M Nurul Wathoni, Kamis (25/11/2021).


Pada momentum upacara peringatan hari guru nasional ini, Organisai Siswa Madrasah (Orisma) MAN 1 Lotim juga memanfaatkannya untuk penyerahan hadiah juara pada ragam lomba yang telah digelar sebelumnya. 


Selain itu, tim Oraima MAN 1 Lombok Timur mengumumkan juara lomba yang telah diraih oleh para guru serta siswa MAN 1 Lotim dalam minggu ketiga bulan November 2021 ini dalam berbagai lomba. 


"Di antaranya, juara 2 yang di raih oleh 2 guru dan 1 siswa dalam lomba MTQ tingkat Kabupaten Lombok Timur,  juara pembuatan video narasi tingkat umum se Indonesia oleh tim Jurnalis MAN 1 Lotim, juara harapan 1 Liga Dangdut Pelajar NTB 2021, dan masih banyak lagi," ungkap Wathoni. 


Penyerahan hadiah pemenang kegiatan yang digelar MAN 1  dilakukan oleh Kakanmenag

usai upacara peringatan hari guru nasional yang saat itu sekaligus sebagai pembina upacara dengan total hadiah uang Rp 8 juta lebih. 


Wathoni menambahkan, bahwa prestasi yang telah diraih oleh guru dan siswa siswi tidak terlepas dari semangat dan komitmen para guru dan siswa MAN 1 Lotim untuk memajukan madrasah yang berlokasi disebelah timur Porda Selong ini.


Menurut Wathoni, peringatan hari guru ini menjadi  moment penting dalam dunia pendidikan. Betapa tidak, guru merupakan garda terdepan dalam mendidik sekaligus membimbing generasi muda untuk meraih jati diri dan cita-cita.


"Saya bersyukur dan bangga atas capaian prestasi guru maupun siswa siswi MAN 1 Lotim yang terus mengalir. Semoga juara yang kita raih selalu membawa keberkahan, aamiin” ungkapnya dengan raut senyum bahagia. 


Sementara Kakanmenag Lotim H Sirojudin mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh guru yang telah berjuang mencerdaskan anak bangsa. Berkat jasa guru seluruh generasi bangsa tercerahkan. 


“Guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa," ungkap Sirojuddin dalam amanatnya sebagai pembina upacara di Lapangan MAN 1 Lotim.


Selanjutnya rangkaian acara hari guru di MAN 1 Lotim, Kakanmenag didampingi Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni melakukan potong tumpeng yang diberikan pada guru dan siawa setelah pelepasan balon ucapan hari guru. 


Kemeriahan hari guru di MAN 1 Lotim ini dilanjutkan dengan pentas kreasi siswa bagi guru dan makan bersama. Bahkan siswa menyerahkan kado istimewa pada para guru-gurunya yang selama ini membimbing mereka. 

Rabu, 24 November 2021

Sekdis Dikbud Lotim Berharap Momen HGN Bisa Membakar Semangat Juang Guru

Okenews.net - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) berlangsung setiap tanggal 25 November tiap tahun. Hal ini sebagai salah satu cara mengenang dan mengapresiasi jasa para guru yang telah mencerdaskan generasi bangsa.

Sekdis Dikbud Lotim As'ad

Sekertaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur As'ad menerangkan, sesuai tema yang diusung Mendikbud, peringatan hari guru nasional tahun ini mengangkat tema "bergerak dengan hati pulihkan pendidikan". 


Tema ini sesuai dengan realita dunia pendidikan yang sempat terkendala pandemi covid-19. Aktivitas pendidikan mengalami penurunan. Namun saat ini aktivitas pendidikan mulai berjalan lancar. 


"Semoga momentum Hari Guru Nasional ini bisa membakar semangat juang para guru dalam mendidik," kata As'ad di ruang kerjanya, Rabu (24/11/2021). 


Ia mengakui, guru memiliki dedikasi tinggi namun kesejahteraan rendah sehingga kedepan ia berharap kesejahteraan para guru lebih meningkat. Terutma guru yang sudah mengabdikan dirinya berpuluh-puluh tahun.


Ia juga mengakui, jasa dan pengabdian guru terhadap bangsa sangat luar biasa, tanpa jasa guru, kondisi bangsa ini tentu tidak mungkin seperti sekarang ini. Termasuk dirinya tidak mungkin bisa menjadi aparatur sipil negara tanpa jasa guru. 


"Guru merupakan profesi, sebuah panggilan hati nuraini dan guru memiliki dedikasi yang tinggi serta tulus dalam mengemban tugas," ungkapnya.


Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi semangat dan keikhlasan guru yang dengan penuh sabar memberikan bimbingan kepada peserta didiknya selama bertahun-tahun. "Semoga kedepan kita bisa menjadi lebih baik," tutupnya.


#Jurnalis: Suhirman Amrullah | Editor: Am Aliya

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi