www.okenews.net: Guru
Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Oktober 2026

Lantik 115 Kepala Sekolah, Bupati Lotim Tekankan Integritas dan Pendidikan Akhlak

Okenews.net– Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melantik dan mengambil sumpah jabatan 115 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengemban tugas sebagai kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Pelantikan berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (30/10).

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur.

Menurutnya, jabatan kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan lembaga pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter dan moral peserta didik.

Bupati menegaskan, pendidikan akhlak, adab, dan etika harus menjadi perhatian utama sejak usia dini, baik di tingkat TK, SD, maupun SMP. Anak-anak perlu dibimbing agar tumbuh menjadi generasi yang menghormati orang tua dan guru, serta memiliki ketaatan kepada Allah SWT.

“Pembinaan karakter harus ditekankan sejak dini. Anak-anak kita harus dibekali akhlak mulia, adab, dan etika, sehingga menjadi generasi yang mampu menghormati orang tua serta taat kepada Allah SWT,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan menjadi tempat yang nyaman bagi peserta didik. Menurutnya, guru dan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik.

Haerul Warisin menyebut Lombok Timur sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius. Hal tersebut tercermin dari keberadaan masjid, marbot, dan pondok pesantren yang tersebar di berbagai wilayah.

Karena itu, nilai-nilai keagamaan harus terus diperkuat dalam dunia pendidikan, termasuk melalui pembiasaan akhlakul karimah, penghormatan kepada orang tua, serta ketaatan kepada guru.

Selain menekankan pendidikan karakter, Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas.

Ia memastikan pengangkatan para kepala sekolah dilakukan berdasarkan penilaian kinerja dan kompetensi, tanpa adanya pungutan biaya.

“Pelantikan ini murni berdasarkan kinerja dan kompetensi. Tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Prinsip transparansi ini harus terus dijaga dan berlaku bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

“Selamat bekerja, selamat bertugas, dan selamat mendidik,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas kepemimpinan sekolah, meningkatkan mutu pendidikan, serta membentuk generasi Lombok Timur yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Rabu, 23 September 2026

Baznas Lotim Cairkan Insentif untuk 700 Guru Nonsertifikasi

Okenews.net– Sebanyak 700 guru nonsertifikasi dari jenjang RA, MI, MTs hingga MA menerima insentif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim).


Penyaluran insentif tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Timur, Rabu (23/9/2026). Para penerima berasal dari wilayah Kecamatan Suralaga dan Sukamulia.


Program ini menjadi penyaluran insentif untuk ketujuh kalinya bagi guru honorer nonsertifikasi di Lombok Timur. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli, Wakil Ketua Dr. Asbullah, jajaran amil Baznas serta perwakilan Kemenag Lombok Timur.


Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli mengatakan, pemberian insentif tersebut merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang dinilai berhak menerima.

Menurutnya, guru nonsertifikasi memiliki peran penting dalam pendidikan meski selama ini masih menghadapi keterbatasan dari sisi kesejahteraan.


“Semoga pengabdian bapak dan ibu yang tulus dan ikhlas selama ini menjadi amal ibadah dan dibalas Allah dengan pahala berlipat. Nilai insentifnya mungkin tidak seberapa dibanding pengorbanan, tapi ini bentuk cinta kami,” kata Kamli.


Selain memberikan insentif, Baznas Lombok Timur juga memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial para guru nonsertifikasi.

Kamli mengungkapkan, lebih dari 2.000 guru nonsertifikasi di Lombok Timur telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi para guru selama menjalankan tugas dan pengabdiannya.


Program perlindungan serupa juga diberikan kepada guru ngaji dan marbot masjid di seluruh wilayah Lombok Timur.

Suasana haru mewarnai kegiatan tersebut ketika tiga guru dengan masa pengabdian panjang mendapat penghargaan khusus. Ketiganya masing-masing telah mengabdi selama 35 tahun, 30 tahun dan 25 tahun.

Ketiga guru senior tersebut menerima reward masing-masing sebesar Rp1,5 juta. Pemberian penghargaan itu mendapat sambutan tepuk tangan dari para peserta yang hadir.


Kamli menegaskan, program kepedulian terhadap guru nonsertifikasi dan para pejuang agama tersebut akan terus dikembangkan.


Ia berharap pengelolaan zakat, infak dan sedekah yang amanah dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Lombok Timur, khususnya mereka yang selama ini mengabdikan diri di bidang pendidikan dan keagamaan.

Rabu, 22 April 2026

Halal Bihalal PGRI Masbagik, Bupati Resmikan Gedung dan Lepas Jemaah Haji

PGRI Masbagik

Okenews.net– Kebersamaan dan nuansa religius terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Masbagik, Rabu (22/4). Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 3 Masbagik Selatan ini dirangkai dengan pelepasan jemaah calon haji serta peresmian gedung PGRI Kecamatan Masbagik.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan pendidik dalam mendorong terwujudnya Lombok Timur Smart.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan pesan kepada para calon jemaah haji agar mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran, keikhlasan, serta menghindari emosi selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan hati. Jaga lisan, bersabar, dan ikhlas agar memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmennya dalam pembangunan daerah. Ia menyebut ketegasan yang selama ini diterapkan bertujuan mempercepat pencapaian program dan target pembangunan.

Kepada para guru, Bupati meminta agar terus menjalankan peran sebagai pendidik dengan penuh keikhlasan serta menjadi teladan bagi peserta didik. Ia juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang mampu menjaga lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Teruslah menjadi contoh yang baik sesuai nilai-nilai pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, mewakili Ketua PGRI Lombok Timur, Kepala UPT Dinas Dikbud Masbagik Mahsun menyampaikan bahwa PGRI merupakan organisasi besar dengan jumlah anggota yang signifikan, termasuk di Masbagik.

Ia menegaskan dukungan PGRI terhadap program pemerintah daerah, terutama dalam memajukan sektor pendidikan. Mahsun juga mengapresiasi kebijakan Bupati yang dinilai berpihak kepada tenaga pendidik, termasuk rencana pembangunan gedung sekretariat PGRI yang lebih representatif.

“PGRI siap bersinergi dan mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur,” tegasnya.

Sabtu, 18 April 2026

Halal Bihalal PGRI Pringgabaya, Sekda Tekankan Peran Guru dan Jaminan Kesejahteraan

Foto: Sekertaris Daerah dalam Halal Bihalal PGRI Peringgabaya

Okenews.net– Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pringgabaya menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelepasan guru purnabakti, Sabtu (18/4). Kegiatan berlangsung di halaman SMPN 1 Pringgabaya dan dihadiri ratusan guru.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati H. Haerul Warisin, menyampaikan pesan agar para pemimpin daerah mampu bergerak cepat dalam menangkap peluang dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk program maupun tambahan anggaran pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjaga kebersamaan. Ia menilai momentum Halal Bihalal harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan.

Menurutnya, arah pembangunan pendidikan di Lombok Timur telah tertuang jelas dalam dokumen perencanaan daerah. Pemerintah, melalui sinergi dengan BKPSDM, berkomitmen memperhatikan status kepegawaian tenaga pendidik, khususnya mendorong guru paruh waktu menjadi penuh waktu demi peningkatan kesejahteraan.

Sekda menegaskan, peran guru sangat vital sebagai ujung tombak pendidikan, terutama dalam memperkuat karakter siswa di tengah derasnya arus informasi. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adaptif agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, ia menyinggung rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayah Pringgabaya yang ditujukan untuk mencetak generasi unggul dengan kemampuan teknologi tinggi.

Terkait isu PPPK, Sekda meminta para guru tetap optimistis. Ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan nasib tenaga pendidik agar mendapatkan kepastian dan peningkatan kesejahteraan.

“Di Lombok Timur, kebijakan kepala daerah sangat berpihak kepada guru. Upaya komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan,” ujarnya.

Sekda juga berpesan agar para guru turut menjaga kondusivitas di media sosial dengan memperkuat solidaritas dan saling mendukung.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukhsin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota PGRI sekaligus menjadi momen saling memaafkan usai Idul Fitri.

Acara juga diisi dengan prosesi pelepasan guru purnabakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Pada kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada perwakilan guru yang telah memasuki masa purna tugas.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala BKPSDM Lombok Timur sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap peran strategis guru dalam pembangunan daerah.

Rabu, 15 April 2026

Halal Bihalal PGRI Selong, Bupati Dorong Guru Wujudkan Lotim Smart

Foto: Bupati Lombok Timur dalam Halal Bihalal PGRI

Okenews.net – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Selong, Rabu (15/4). Acara yang berlangsung di SDN 2 Kelayu Utara ini dirangkai dengan pelepasan guru purna tugas serta pemberian bingkisan kepada calon jamaah haji dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan UPT Dikbud Kecamatan Selong.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kekompakan para guru dan pengurus PGRI dalam menyukseskan acara yang sarat nilai silaturahmi tersebut.

Bupati juga menyampaikan kabar positif terkait kondisi ekonomi daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur saat ini menempati posisi kedua tertinggi di NTB setelah Kota Mataram, yang berdampak pada meningkatnya daya beli masyarakat.

“Ini terlihat dari antusiasme dan kesiapan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Selain itu, Haerul Warisin memberikan motivasi kepada para pendidik agar menjalankan tugas dengan penuh ketulusan. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi unggul melalui proses pendidikan yang berkualitas.

Terkait visi “Lombok Timur Smart”, Bupati mengakui tantangan yang dihadapi cukup besar. Namun, ia optimistis target tersebut dapat tercapai jika seluruh elemen, termasuk guru, bersinergi dan bergerak bersama.

Ia juga meminta para guru turut mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi peserta didik, khususnya dalam pemenuhan gizi.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan sekretariat PGRI Lombok Timur melalui anggaran perubahan tahun berjalan.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, menyebut kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarpendidik. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 24 guru yang memasuki masa purna tugas serta 9 guru yang akan menunaikan ibadah haji.

“Semangat kebersamaan ini akan terus kami jaga, termasuk dalam upaya membangun sekretariat PGRI ke depan,” tandasnya.

Kamis, 05 Februari 2026

Gaji Guru Paruh Waktu Aman, Pemkab Lombok Timur Tinggal Tunggu Juknis Pusat

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi.

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru, baik paruh waktu maupun non paruh waktu. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk menjamin kepastian pembayaran gaji tenaga pendidik.


Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru paruh waktu di daerah tersebut mencapai 4.897 orang, sementara guru non paruh waktu tercatat sebanyak 917 orang. Besaran gaji yang diterima guru, kata dia, tidak bisa disamaratakan dengan daerah lain karena disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


“Setiap daerah memiliki kemampuan fiskal yang berbeda. Karena itu, kesejahteraan guru paruh waktu juga menyesuaikan kondisi APBD masing-masing daerah,” ujar Lalu Bayan, Kamis (5/2/2026).


Untuk tahun anggaran berjalan, Pemkab Lombok Timur telah mengalokasikan dana sekitar Rp10 miliar. Dari total anggaran tersebut, Rp9 miliar diperuntukkan bagi pembayaran gaji guru paruh waktu, sementara Rp1 miliar dialokasikan bagi guru yang belum masuk dalam database guru paruh waktu.


“Anggaran itu sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kami. Jadi secara kesiapan anggaran, pemerintah daerah sudah siap,” tegasnya.


Meski demikian, realisasi pembayaran gaji masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Menurut Lalu Bayan, langkah ini penting agar mekanisme penyaluran gaji tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau skema lainnya.


“Kami masih menunggu juknisnya. Apakah melalui BOS atau mekanisme lain, yang jelas anggarannya sudah tersedia,” jelasnya.


Sementara itu, terkait guru yang masih berstatus non paruh waktu, pemerintah daerah terus berupaya agar seluruh guru dapat masuk dalam skema guru paruh waktu. Namun kebijakan tersebut masih memerlukan keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat.


Lalu Bayan pun mengimbau para guru non paruh waktu agar tetap menjalankan tugas secara profesional dan tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memikirkan solusi terbaik demi peningkatan kesejahteraan seluruh tenaga pendidik di Lombok Timur.


“Harapan kami, para guru tetap bekerja maksimal sesuai tupoksi. Pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari jalan terbaik,” pungkasnya.

Rabu, 21 Januari 2026

Baznas Lombok Timur Salurkan Rp440 Juta Insentif untuk 1.434 Guru TK dan PAUD

Penyaluran Bantuan Guru
Okenews.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur Bersama Pemda kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada para tenaga pendidik non ASN. Pada tahap pertama Tahun 2026, Baznas menyalurkan insentif senilai Rp440 juta kepada 1.434 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB).

Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur sebagai mitra strategis dalam pendistribusian dana umat.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhamad Kamli, menjelaskan bahwa para penerima manfaat berasal dari tujuh kecamatan, yakni Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.


“Insentif ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan melalui Baznas Lombok Timur. Amanah ini kami kembalikan kepada mereka yang berhak, khususnya guru non ASN yang selama ini berjuang di pendidikan usia dini,” ujarnya.


Menurut Kamli, guru TK dan PAUD merupakan kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian karena berperan besar dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, meskipun sering berada dalam keterbatasan ekonomi.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi berupa hadiah umrah kepada seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama lebih dari dua dekade, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dalam dunia pendidikan.


Baznas Lombok Timur berharap penyaluran insentif ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat serta mendorong sinergi berkelanjutan antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di Lombok Timur.


Bupati Lotim Tegaskan Perhatian untuk Guru PAUD, Insentif Disalurkan hingga Hadiah Umrah

Penyaluran Intensif Bagi Guru, Non (GTT) (PTT) (PPPK)

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru pendidikan anak usia dini. Melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Pemkab Lombok Timur menyalurkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non PPPK dan non sertifikasi Tahun 2026.


Penyaluran insentif tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta jajaran OPD terkait.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan penghargaan tinggi kepada para guru TK dan PAUD yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi masa depan Lombok Timur.


“Guru paling teladan adalah guru TK dan PAUD. Mereka mengajar dengan sabar dan ikhlas. Jasa mereka tidak kecil, meski sering luput dari perhatian,” tegas Bupati.


Ia mengakui bahwa nilai insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengorbanan para guru. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas mulia di dunia pendidikan.


Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Timur juga memberikan hadiah umrah kepada Guru Kasturi, seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama 21 tahun di KB Tulus Ate, Dusun Kembang Kuning, Desa Banjar Sari. Penghargaan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap dedikasi panjang tenaga pendidik non ASN.


Pemkab Lombok Timur berharap, langkah ini dapat memperkuat kolaborasi dengan Baznas dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas pendidikan usia dini di daerah.

Selasa, 02 Desember 2025

Baznas Lotim Salurkan Insentif untuk 884 Guru Kemenag: Bupati Haerul Warisin Tegaskan, Jasa Guru Tak Tertandingi

Penyaluran Intensif Untuk 884 Guru dibawah Naungan Kemenag Lotim

Okenews.net -Komitmen besar terhadap kesejahteraan pendidik kembali dibuktikan melalui langkah kolaboratif Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Daerah. Sebanyak 884 guru di bawah Kemenag menerima insentif yang bersumber dari program bagi hasil Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola Kemenag dan disalurkan melalui Baznas.

Penyerahan insentif tersebut berlangsung khidmat di Aula Majlis Ta’lim MI Al-Ijtihad, Jontak, Masbagik, Selasa (02/12/2025), dan turut dihadiri Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin.

Ketua Baznas Lotim, H. Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa penyaluran insentif ini menjadi bukti nyata bahwa ZIS mampu memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para pendidik.
“Dana insentif ini berasal dari hasil pengelolaan ZIS Kemenag yang disalurkan melalui Baznas. Semakin banyak masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan,” ujarnya.

Bupati Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan mendalam atas peran vital para guru dalam pembangunan daerah.
“Tidak ada negara maju dan pemerintahan yang baik tanpa guru. Jasa guru tidak tertandingi,” tegasnya, disambut haru para hadirin.

Kepala Kemenag Lotim, H. Shuhli, menambahkan bahwa insentif ini diprioritaskan bagi guru yang belum menerima honor tetap seperti kontrak, PPPK, maupun sertifikasi.
“Nilainya mungkin belum besar, namun ini adalah bentuk perhatian serius pemerintah,” jelasnya.

Acara tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan khusus, di antaranya untuk guru dengan masa pengabdian terlama selama 31 tahun, serta guru berkebutuhan khusus yang tetap menunjukkan dedikasi luar biasa.

Insentif akan disalurkan setiap tiga bulan sekali, menjadi dorongan moral bagi ratusan guru untuk terus mencerdaskan generasi bangsa.

Dengan sinergi Baznas, Kemenag, dan Pemda Lotim, program ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidik di Lombok Timur.

Senin, 29 April 2024

Pj Bupati Serahkan SK 435 Guru Lolos PPK

 

Penyerahan SK 435 Guru lingkup Lotim
Okenews.net--Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 435 tenaga guru formasi tahun 2023 lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, yang telah berhasil lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Dihadiri Kepala BKN Regional X Denpasar, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta Pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Selong yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati pada Senin, (29/4/2024)

Pj. Bupati Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para tenaga honorer yang telah berjuang keras dalam mengikuti seleksi PPPK, termasuk para guru yang menerima SK pada kesempatan tersebut. la pun menekankan pentingnya peran guru yang selayaknya orang tua kedua bagi anak didik. 

"Karenanya, memuliakan guru sama halnya dengan memuliakan orangtua,” ungkap Pj Bupati Juaini.

Pj. Bupati Juaini mengingatkan tugas besar ASN, termasuk PPPK Guru ada tiga, pertama melayani, dalam hal ini PPPK Guru tidak hanya memberikan pelayanan pada siswa, akan tetepi seluruh yang terkait dalam lingkungan sekolah. Kedua, sebagai implementator (pelaksana) kebijakan pemerintah. 

Ditegaskan antara PNS dan PPPK adalah sama-sama sebagai pelaksana kebijakan. Ketiga, sebagai perekat persatuan di dalam masyarakat. Dalam hal ini Pj. Bupati juga mengingatkan PPPK untuk bersikap netral, mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada tepatnya 27 November mendatang.

Dikatakan posisi PPPK sudah setara dengan PNS, untuk itu harus mengikuti aturan dan larangan yang berlaku dengan cara tidak ikut terlibat dalam proses kampanye calon kepala daerah, tidak turut mempromosikan calon di media sosial, dan tidak menggunakan atribut yang memihak pada salah satu calon.

"Hati-hati. Menjelang Pilkada, jangan masuk ke politik praktis," pesan Pj Bupati Juaini.

Selanjutnya ia mengapresiasi kinerja BKPSDM yang dinilai sangat baik dalam mengurus hak-hak PPPK yang lulus seleksi. Sehingga dengan tuntasnya rekrutmen tahun 2023 ini, pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur akan segera bersiap untuk melangsungkan rekrutmen tahun 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara Region X Denpasar Yudhantoro Bayu Wiratmoko mengingatkan bahwa ke depannya profesi guru harus siap berinovasi mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat. 

Guru-guru disebutnya akan menghadapi tantangan yang lebih berat dalam menghadapi generasi yang berbeda dari genersasi sebelumnya. Generasi yang diyakini lebih kritis.

"Hari ini kita merayakan dan bersyukur diserahkannya SK, tetapi di samping itu kita juga punya kewajiban bersama sebagai ASN untuk menunjukkan kinerja sebagai pelayan masyarakat untuk memberikan yang terbaik," pungkas Pj Bupati Juaini.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur H. Mugni dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh proses rekrutmen untuk tahun 2023 telah berakhir dengan dibagikannya SK bagi PPPK Guru.

Sehubungan dengan itu, Mugni juga menjelaskan tentang permohonan pindah (mutasi) bagi PPPK tidak ada dalam peraturan. Akan tetapi ia menegaskan agar PPPK berpikir mutasi tentang mutasi sebelum 10 tahun di tempat tugas.

Dari 435 orang PPPK tenaga guru ini merupakan bagian dari formasi PPPK tahun 2023 sebanyak 793 formasi. Pemda menyediakan 440 formasi tenaga guru namun terpenuhi 435 saja. 

Adapun rencana masa Perjanjian Kerja PPPK Tenaga Guru dimulai pada 1 Maret 2024 s/d 28 Februari 2029. Sementara Surat Pernyataan Melaksanakan (SPMT) direncanakan tanggal 30 April 2024.

Senin, 18 Desember 2023

Demonstran Tuntut Kadis Dikbud Lombok Timur Dicopot

 

Okenews.net- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMMN) Lombok Timur melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Lombok Timur, Senin (18/12/2023).

Para Demonstran menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur dicopot dari jabatanya. "Kami minta agar Kepala Dinas Dikbud dicopot dari jabatanya," teriak demonstran.

Demonstran menuding Kadis Dikbud telah melakukan rasionalisasi honorarium yang dipangkas secara tiba-tiba dengan dalih penyesuaian anggaran, padahal Pemda telah memastikan honorium honorer sesuai standar.

Pj Bupat Lombok Timur HM Juaini yang menemui demonstran mengaku pada tahun ini Dikbud mengalokasikan Rp12,271 miliar lebih melalui dana APBD untuk membayar honor 1.699 guru tidak tetap dan 1.001 insentif guru sekolah swasta.

Akan tetapi, kata dia, ada perubahan status (migrasi) sekolah swasta (TK) menjadi sekolah negeri dan sekolah yang dana bantuan operasional sekolah (BOS) di bawah Rp50 juta yang harus dibayarkan.

Dengan kata lain, terdapat penambahan mencapai 642 orang sehingga jumlah tersebut tidak lagi mencukupi dan terdapat kekurangan sebesar Rp 1,2 miliar.

Namun demikian, untuk mengatasi hal itu Pj Bupati berjanji akan membayar gaji guru honor sesuai standar, dan akan menambah honor yang telah terlanjur dirasionalkan beberapa waktu lalu.

"Maka dari itu kami di Pemda mengambil sikap untuk membayar gaji sesuai standar yang di terima para guru honorer kita," sambung Pj Bupati.

Ia menambahkan Ini bukan soal besar kecilnya, tetapi sebagai bentuk penghargaan kepada para guru tidak tetap yang membantu proses belajar mengajar di sekolah itu tidak boleh dikurangi.

Pj Bupati berharap kepda para guru honorer untuk bersabar, karena gaji selama 3 bulan akan di bayarkan dan yang dua bulan akan diselesaikan pada awal 2024 melalui APBD

“Terima dulu honor tiga bulan, tetapi honor yang dua bulan akan kami bayarkan di awal tahun 2024,” tutupnya.

Jumat, 08 Desember 2023

Anggaran Minim, Dikbud Lombok Timur Lakukan Penyesuaian

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur Izzuddin
Okenews.net - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur adakan penyesuaian honor yang diterima oleh tenaga honorer guru. Hal ini dilakukan mengingat anggaran minim.

"Kami tidak melakukan pemotongan, hanya saja kami melakukan penyesuaian dengan anggaran yang ada," ungkap Kepala Dinas Dikbud Lotim Izzuddin, Jumat (08/12/2023)

Dijelaskan Izzuddin, pada tahun yang lalu memang kondisi anggaran yang ada di DPA untuk GTT yang dibebankan di APBD, tahun lalu juga sempat melakukan penyesuaian.

Hal itu dilakukan karena melihat kondisi anggaran untuk para Guru Tidak Tetap (GTT) yang masuk ke anggran APBD tidak memungkinkan, sehingga dilakukan penyesuain untuk meratakan.

Ia juga menyebut beberpa katagori guru yang masuk dalam penyesuaian di.antarnya, guru dengan Perjanjian Kerja (PK), guru dengan Kontrak Kerja (KK), dan guru dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK).

Lebih lanjut ia memaparkan jumlah dan katagori yang masuk dalam penyesuain di antaranya, guru dengan Perjanjian Kerja (PK) sebanyak 325 orang yang sebelumnya menerima Rp650 disesuaikan menjadi Rp500 ribu.

Guru dengan Perjanjian Kontrak kerja (KK) sebanyak  311 orang yang sebelumnya menerima honor Rp550 ribu disesuaikan menjadi Rp400 ribu, dan guru dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dengan jumlah 1081 orang yang sebelumnya menerima honor Rp400 ribu disesuaikan menjadi Rp200 ribu.

Dengan adanya penyesuaian tersebut kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur berharap agar para tenaga guru yang terkena penyesuaian untuk dimaklumi, mengingat minimnya anggaran.

"Kita berharap untuk tenaga pendidik kita agar terus semangat, dan jangan putus semangat dengan dilakuknya penyesuain ini. Semoga untuk kedepanya para tenaga pengjar kita bisa lebih sejahtra, demi cita-cita dan kesuksesan anak bangsa," tutupnya.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi