www.okenews.net: Lombok Timur
Tampilkan postingan dengan label Lombok Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lombok Timur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2026

Perkuat Sinergitas, Lapas Selong Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Lombok Timur

Okenews.net — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong terus memperkuat sinergitas dan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Lombok Timur. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dalam kegiatan eksekusi pemusnahan barang bukti yang digelar Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut dipusatkan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Timur. Dalam kegiatan itu, Lapas Kelas IIB Selong diwakili Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Dedy Aryadi.

Kehadiran jajaran Lapas Selong menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan proses penegakan hukum sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan jajaran APH lainnya di wilayah Lombok Timur.

Sinergitas antarinstansi dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang berjalan efektif, profesional, transparan, dan berintegritas. Koordinasi yang baik juga menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Selong menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi positif bersama Kejaksaan serta institusi penegak hukum lainnya.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kerja antarlembaga sekaligus mendukung terciptanya penegakan hukum yang semakin solid di Kabupaten Lombok Timur.

Lapas Selong terus berkomitmen menjaga sinergitas dengan seluruh mitra kerja dan APH guna mendukung penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepastian hukum.

Minggu, 16 Agustus 2026

Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 Siap Digelar, Ribuan Warga Diajak Rayakan HUT RI ke-81

Okenews.net– Lapangan Umum Kecamatan Sakra Barat sebentar lagi kembali bergemuruh. Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 resmi membuka ruang bagi seluruh masyarakat Lombok Timur untuk bersama-sama memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama tujuh hari, mulai 17 hingga 23 Agustus 2026, Sakra Barat akan disulap menjadi pusat pesta rakyat yang sarat hiburan, budaya, olahraga, religi hingga kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti masyarakat secara gratis tanpa tiket maupun syarat khusus. Warga dapat datang bersama keluarga, sahabat, maupun kerabat untuk menikmati berbagai agenda yang telah disiapkan panitia.

Ketua Panitia Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026, Faizun Fikry, S.IP., M.AP., mengatakan festival tahun ini tidak semata-mata menghadirkan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat Lombok Timur.

Mengusung tema “Karya Bersama Untuk Semua Menuju Lombok Timur Smart”, Gawe Beleq diharapkan mampu menjadi panggung bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.

“Kami mengundang Bapak, Ibu dan seluruh masyarakat Lombok Timur untuk hadir. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan tawa, doa, budaya dan karya bersama. Sakra Barat siap menyambut dengan tangan terbuka,” ujar Faizun.

Sekretaris Panitia, M. Ilham Jauhari, S.Pd.I., menambahkan, rangkaian kegiatan sengaja dirancang agar dapat dinikmati berbagai kalangan dan usia.

Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari lantunan Alba yang akan membuka malam kemerdekaan, Cilokaq Tokol Songak yang menghadirkan hiburan khas masyarakat, Temu Karya sebagai ruang bertukar gagasan dan kreativitas, hingga Sakbar Bersholawat yang menjadi momentum memperkuat nilai religius.

Kemeriahan diprediksi mencapai puncaknya pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ribuan warga diperkirakan memadati Lapangan Umum Sakra Barat untuk menyaksikan Rudat Temu Karya sekaligus pelepasan 1.000 lampion yang akan menghiasi langit Sakra Barat.

Sebelum malam puncak, masyarakat juga dapat mengikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama. Panitia turut menghadirkan Samsat Keliling dan Bazar Murah, sehingga kehadiran festival tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, rangkaian festival akan ditutup dengan kegiatan olahraga Fun Bike pada 23 Agustus 2026.

Panitia juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi melalui bazar. Langkah ini diharapkan dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat selama festival berlangsung.

Ilham mengajak seluruh masyarakat Lombok Timur untuk tidak sekadar mendengar kemeriahan Gawe Beleq, tetapi datang dan menjadi bagian dari perayaan tersebut.

“Jangan sampai hanya dengar ceritanya. Datang langsung dan jadilah bagian dari Gawe Beleq Sakra Barat 2026. Karena ini bukan acara panitia, ini acara kita semua,” tegasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Hairuman Syahroni di 081917802277 atau Agus Satriawan di 081944388887.

Sakra Barat telah bersiap menyambut masyarakat. Kini, ajakan untuk meramaikan Festival Gawe Beleq Sakra Barat 2026 menjadi milik seluruh warga Lombok Timur.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Kapolres Lotim Turun Langsung Padamkan Karhutla di TNGR Sembalun, 40 Hektare Terbakar

Okenews.net– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Resort Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Api yang sempat menjalar di sejumlah titik berhasil dipadamkan setelah tim gabungan berjibaku sejak Jumat (7/8/2026) sore hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Penanganan Karhutla tersebut bahkan dipantau langsung Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. Kapolres turun ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal sekaligus memberikan dukungan kepada personel yang berada di medan.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah petugas TNGR menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya titik panas (hotspot) di sekitar batas kawasan Maletan, TNGR Resort Sembalun, Jumat sekitar pukul 16.48 Wita.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Sembalun langsung berkoordinasi dengan Koramil 1615/10 Sembalun dan petugas TNGR. Tim kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan sekitar pukul 18.30 Wita menemukan tiga titik api yang masih aktif.

Pemadaman dilakukan dengan peralatan yang tersedia di lapangan, seperti pompa punggung atau jet shooter, racun api, parang serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.

Namun, kondisi medan dan titik api yang terus terpantau di beberapa lokasi membuat proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap. Tim gabungan juga melakukan pemantauan menggunakan drone untuk mengetahui perkembangan kobaran api dari udara.

Sekitar pukul 20.30 Wita, hasil pemantauan drone kembali menemukan dua titik api. Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha kemudian turun langsung ke lokasi sekitar pukul 21.45 Wita untuk memantau proses pemadaman sekaligus memastikan seluruh personel bekerja secara optimal.

Penanganan Karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, petugas TNGR, Damkarmat, Manggala Agni, masyarakat hingga siswa PKL SKMA.

Tim tersebut terdiri dari Kapolres Lombok Timur, Kapolsek Sembalun IPTU Lalu Subadri bersama enam personel, satu personel Koramil 1615/10 Sembalun, enam petugas TNGR, empat personel Damkarmat Sembalun, tujuh personel Manggala Agni, tujuh masyarakat serta empat siswa PKL SKMA.

Hingga pukul 23.00 Wita, personel Polsek Sembalun bersama Damkarmat Sembalun masih bersiaga di lokasi sembari menunggu tambahan peralatan pemadaman.

Upaya pemadaman kembali dilanjutkan sekitar pukul 00.01 Wita. Kapolres Lombok Timur bersama tim pengendalian Karhutla turun melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api yang masih menyala menggunakan jet shooter dan peralatan yang tersedia.

Kerja keras tim membuahkan hasil. Sekitar pukul 01.50 Wita, sejumlah titik api berhasil dipadamkan. Tim Manggala Agni kemudian melakukan pengecekan ulang guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali membesar.

Sekitar pukul 02.30 Wita, dilaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin langsung Kapolres Lombok Timur.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Kapolres menegaskan bahwa kekompakan dan sinergitas antarpersonel menjadi kunci dalam mempercepat penanganan kebakaran, terlebih kondisi medan kawasan TNGR membutuhkan koordinasi serta kesiapan yang baik.

“Sinergitas seluruh unsur di lapangan sangat penting. Dengan kekompakan dan kesiapan yang baik, setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat sehingga tidak meluas,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, khususnya untuk menghadapi potensi Karhutla di kawasan TNGR.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi semak, perdu dan liana.

Seluruh rangkaian pengendalian dan pemadaman Karhutla berakhir sekitar pukul 03.15 Wita. Api dinyatakan berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Meski demikian, upaya penanganan tidak berhenti setelah api padam. Manggala Agni dijadwalkan melakukan mopping up pada Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 08.00 Wita untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang tersisa dan mencegah terjadinya penyalaan kembali.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan kebakaran yang dipicu kelalaian manusia.

Koordinasi antara Polsek Sembalun, TNGR, TNI, Manggala Agni, Damkarmat dan unsur terkait lainnya akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya Karhutla susulan.

Polres Lombok Timur juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya risiko Karhutla.

Kamis, 06 Agustus 2026

Desak Polisi Bertindak, Massa Beri Ultimatum 3x24 Jam untuk Tangkap Terduga Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati Lotim

Foto: Penerimaan Masa Aksi di Polres Lombok Timur
Okenews.net– Sejumlah massa yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat dari 21 kecamatan di Lombok Fimur menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Lombok Timur, Kamis (6/8/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak Polres Lombok Timur segera menangkap terduga pelaku ujaran kebencian yang ditujukan kepada Bupati Lombok Timur.


Massa memberikan ultimatum kepada aparat kepolisian agar pelaku ditangkap dalam waktu 3x24 jam. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.


Koordinator lapangan aksi, Subhan, menilai unggahan yang dilaporkan telah melampaui batas karena tidak hanya mengandung ujaran kebencian, tetapi juga telah menyerang ranah pribadi Bupati Lombok Timur.


"Kami meminta Polres Lombok Timur bekerja secara profesional. Tidak ada pihak lain yang berwenang menangkap terduga pelaku selain kepolisian. Kami percaya proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," tegas Subhan di hadapan peserta aksi.


Menurutnya, laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) telah dilayangkan ke Polres Lombok Timur sejak 17 Juli 2026. Namun, hingga kini masyarakat belum melihat adanya perkembangan yang jelas terhadap penanganan perkara tersebut.


Massa juga meminta kepolisian memaksimalkan kemampuan Tim Siber Polres Lombok Timur untuk mengusut identitas dan keberadaan terduga pelaku.


Selain menyampaikan tuntutan, Subhan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Lombok Timur yang telah menerima dan mengamankan jalannya aksi dengan baik. Ia menegaskan demonstrasi tersebut tidak ditunggangi kepentingan politik maupun kelompok tertentu.


"Aksi ini murni lahir dari kepedulian terhadap kemanusiaan dan harga diri masyarakat. Jangan sampai ujaran kebencian seperti ini dibiarkan dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," ujarnya.


Sementara, salah seorang peserta aksi Wiranata berharap kepolisian dapat segera menyelesaikan perkara tersebut. Menurutnya, apabila dugaan penghinaan terhadap seorang kepala daerah saja tidak ditangani secara serius, maka masyarakat dapat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum.


Ia juga mengingatkan agar citra Polres Lombok Timur tetap dijaga melalui penanganan perkara yang cepat, profesional, dan sesuai ketentuan hukum.


Dalam kesempatan itu, perwakilan Polres Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres Lombok Timur tidak dapat hadir menemui massa akibat agenda kedinasan yang telah dijadwalkan.


Pihak Polres Lombok Timur juga menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan telah dicatat dan akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.


Sebagai bentuk komitmen, Polres Lombok Timur juga membacakan nota kesepahaman yang menegaskan komitmen institusi untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi integritas, objektivitas, dan solidaritas dalam penegakan hukum.


Rabu, 29 Juli 2026

BAZNAS Lotim Bekali Petani Gunung Malang dengan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Okenews.net- BAZNAS Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat program pemberdayaan mustahik melalui zakat produktif yang berkelanjutan. Kali ini, BAZNAS menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota Kelompok Tani Barokah Zakat di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya Rabu, 29/7/2026

Penyerahan kartu berlangsung di balai desa setempat dan dihadiri jajaran BAZNAS Lombok Timur, pemerintah desa, pendamping program, serta seluruh anggota Kelompok Tani Barokah Zakat.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Nurul Hadi, S.S., M.Pd., mengatakan bahwa pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya melengkapi program zakat produktif yang selama ini telah dijalankan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi harus dibarengi dengan jaminan perlindungan bagi para petani yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam bekerja.

"Kami berharap para petani tidak hanya mendapatkan bantuan berupa pemberdayaan usaha, tetapi juga memiliki perlindungan apabila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan adanya kartu ini, para petani dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki jaminan perlindungan," ujar Nurul Hadi.

Ia menjelaskan, sektor pertanian memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, mulai dari kecelakaan kerja di sawah maupun ladang hingga berbagai kondisi yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha tani. Karena itu, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi jaring pengaman bagi para petani dan keluarganya.

Menurut Nurul Hadi, komitmen BAZNAS tidak berhenti pada pemberian bantuan modal atau sarana usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memperoleh perlindungan sosial sehingga dapat terus menjalankan usahanya secara berkelanjutan.

"Semoga kartu BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga keberlangsungan usaha para petani serta memberikan rasa aman bagi mereka beserta keluarganya," tambahnya.

Sementara itu, anggota Kelompok Tani Barokah Zakat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS. Mereka menilai program tersebut menunjukkan kepedulian BAZNAS yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga terhadap aspek keselamatan dan perlindungan kerja.

Melalui program ini, BAZNAS Lombok Timur berharap Kelompok Tani Barokah Zakat semakin berkembang, mandiri, dan produktif. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah desa, serta kelompok tani juga akan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sektor pertanian.

Program tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat di Lombok Timur tidak hanya diwujudkan dalam bantuan sesaat, melainkan diarahkan pada pemberdayaan yang berkelanjutan melalui perlindungan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah.

Rabu, 22 Juli 2026

Bupati Lotim Kucurkan Rp200 Juta untuk Lanjutkan Pembangunan Panti Asuhan Ampera

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung lembaga sosial yang bergerak di bidang kesejahteraan anak. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memastikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk melanjutkan rehabilitasi asrama LKSA Panti Asuhan (PA) Ampera Pringgasela.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Milad ke-48 Yayasan Siti Khodijah dan LKSA PA Ampera yang dirangkaikan dengan Haul pendiri yayasan almarhum Mayor H. Ahmad Siddiq serta tasyakuran selesainya rehabilitasi ringan asrama oleh Korem 162/Wira Bhakti. Kegiatan berlangsung di Masjid Besar Jami'yyatul Qudsiyyah, Pringgasela, Rabu (22/7).

Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pembina, relawan, hingga para donatur yang selama hampir lima dekade terus menjaga keberlangsungan yayasan dalam membina anak-anak yatim.

Menurutnya, eksistensi LKSA PA Ampera hingga memasuki usia 48 tahun merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.

"Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan membantu pembangunan lanjutan asrama sebesar Rp200 juta. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas yang masih membutuhkan rehabilitasi," ujar Haerul Warisin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari, Bupati menyebut orang yang memelihara anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah di surga.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Korem 162/Wira Bhakti yang telah merehabilitasi sebagian asrama panti sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sosial di Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua LKSA PA Ampera, Hasanain Ayyubi, mengatakan perjalanan lembaga yang dipimpinnya selama 48 tahun tidak terlepas dari kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi seluruh pengurus serta para pembina.

Ia menyampaikan, peringatan milad tahun ini menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yayasan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Korem 162/Wira Bhakti atas bantuan rehabilitasi asrama.

"Selama 48 tahun, kami terus berupaya memberikan pendidikan, pembinaan, dan kasih sayang kepada anak-anak asuh agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik," ungkap Hasanain.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 65 anak yatim piatu dan 55 lanjut usia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Sabtu, 18 Juli 2026

Kapolres Lotim Serahkan Tiga Traktor untuk Kelompok Tani Pringgabaya

 

Okenews.net- Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, menyerahkan bantuan tiga unit traktor roda dua kepada tiga kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Pringgabaya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan program ketahanan pangan.

Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD Pertanian Selong, Kamis (16/7/2026), dan dihadiri jajaran Polres Lombok Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Lombok Timur Kompol Sidik Pria Mursita, Kabag SDM Polres Lombok Timur, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Darajata, Kapolsek Selong IPTU Susana Ernawati Djangu, beserta para ketua kelompok tani.

Bantuan berupa traktor roda dua merek Quick tipe G 3000 Zeva diserahkan kepada Poktan Lembah Lengundi III yang diketuai Supriyono, Poktan Sempager yang diketuai Ama Sirnawati, dan Poktan Sari Cendana yang diketuai Amaq Muhammad. Ketiga kelompok tani tersebut berasal dari Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya.

Dalam sambutannya, AKBP Ariakta Gagah Nugraha berharap bantuan alat dan mesin pertanian tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta mendongkrak hasil produksi pertanian.

"Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan para petani," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama pemerintah daerah.

"Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Semoga bantuan traktor ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Lombok Timur," kata Rusmaladi.

Ia menambahkan, Polres Lombok Timur akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Selasa, 07 Juli 2026

CKG Lotim Tembus 27 Persen, Dinkes Optimistis Capai Target 46 Persen

Okenews.net Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan perkembangan. Hingga pekan terakhir Juni 2026, cakupan layanan tersebut telah mencapai lebih dari 27 persen dari target 46 persen yang ditetapkan untuk tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif. Dengan pelaksanaan program yang terus digenjot, pihaknya optimistis target yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai.

“Alhamdulillah progresnya positif. Sampai minggu kemarin kita sudah di angka 27 persen lebih dari target 46 persen tahun 2026. Kami optimistis target itu bisa tercapai,” kata Aries, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, optimisme tersebut juga berkaca pada pelaksanaan CKG tahun sebelumnya. Meski persiapannya dilakukan dalam waktu relatif singkat, capaian pada 2025 mampu mendekati 35 persen.

“Pengalaman tahun 2025, dengan persiapan yang sangat mendadak saja kita bisa mencapai hampir 35 persen. Karena itu kami yakin tahun ini target 46 persen bisa diraih,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaksanaan CKG turut memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan masyarakat di Lombok Timur. Dari hasil pemeriksaan, penyakit tidak menular masih menjadi persoalan yang cukup dominan.

Hipertensi dan diabetes melitus menjadi dua penyakit yang banyak ditemukan dalam pemeriksaan kesehatan masyarakat. Temuan tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan karena pengendalian kedua penyakit itu juga masuk dalam indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Aries menegaskan, pemeriksaan melalui CKG bukan sekadar untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendeteksi faktor risiko penyakit secara lebih dini.

“Karena itu penyakit tidak menular menjadi atensi kami. Kami ingin masyarakat memahami pentingnya pencegahan dan mendeteksi faktor risiko penyakit sedini mungkin,” katanya.

Dengan deteksi lebih awal, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penanganan sebelum penyakit berkembang dan menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Dinas Kesehatan Lombok Timur pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan CKG. Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, pemeriksaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sekaligus menekan risiko penyakit tidak menular di Lombok Timur.

Kamis, 18 Juni 2026

Arsip Pertanahan adalah Benteng Kepastian Hukum Masyarakat

Okenews.net– Di tengah meningkatnya program sertipikasi tanah dan pelayanan pertanahan, kebutuhan akan pengelolaan arsip yang baik menjadi perhatian serius Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur. Arsip pertanahan dinilai memiliki peran vital dalam menjaga kepastian hukum sekaligus melindungi hak-hak masyarakat atas tanah.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur, Supriyadi, menegaskan bahwa arsip pertanahan tidak boleh dipandang sekadar sebagai kumpulan dokumen administrasi. Menurutnya, arsip merupakan sumber data utama yang menjadi dasar pembuktian hak atas tanah dan bagian penting dari sistem administrasi pertanahan nasional.

“Arsip pertanahan adalah memori hukum negara. Menjaga arsip berarti menjaga kepastian hukum dan melindungi hak-hak masyarakat,” ujar Supriyadi.

Ia menjelaskan, sebagai kabupaten dengan wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur mengelola volume dokumen pertanahan yang sangat besar. Jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas pelayanan pertanahan dan pelaksanaan program pendaftaran tanah.

Setiap bidang tanah yang berhasil didaftarkan menghasilkan dokumen administrasi dan yuridis yang harus disimpan dan diamankan secara profesional. Karena itu, penguatan sistem pengelolaan arsip menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Tantangan tersebut diperkirakan akan semakin besar pada tahun 2026. Lombok Timur memperoleh target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 10.738 Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) dan 5.097 hektare Peta Bidang Tanah (PBT). Capaian tersebut akan menambah jumlah dokumen yang harus dikelola oleh Kantor Pertanahan.

“Bertambahnya volume arsip harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang lebih kuat agar dokumen tetap aman, tertata, mudah ditemukan, dan terlindungi dari risiko kerusakan,” jelasnya.

Meski layanan pertanahan saat ini mulai bertransformasi ke sistem digital melalui sertipikat elektronik, Supriyadi menegaskan bahwa arsip fisik masih memiliki fungsi penting. Selain sebagai alat bukti hukum, dokumen fisik juga menjadi sumber data historis dan referensi dalam berbagai pelayanan pertanahan.

Karena itu, ia menilai kebutuhan ruang penyimpanan arsip yang aman dan memenuhi standar menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menariknya, menurut Supriyadi, penguatan fasilitas arsip tidak harus selalu dilakukan melalui pembangunan gedung baru. Pemanfaatan aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal dapat menjadi solusi yang lebih cepat dan efisien.

“Yang terpenting adalah bagaimana dokumen-dokumen pertanahan yang menjadi dasar kepastian hukum masyarakat dapat tersimpan secara aman, profesional, tertata, dan mudah diakses ketika diperlukan,” katanya.

Lebih jauh, Supriyadi menyebut pengelolaan arsip yang baik merupakan investasi pelayanan publik jangka panjang. Selain mendukung perlindungan hak masyarakat, langkah tersebut juga akan memperkuat tata kelola pertanahan dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Ia optimistis berbagai agenda pembangunan pertanahan di Lombok Timur dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya percaya Lombok Timur memiliki modal sosial yang sangat kuat. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, berbagai agenda pembangunan pertanahan maupun penyelesaian persoalan pertanahan dapat dilaksanakan secara baik demi mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Selasa, 16 Juni 2026

Festival Muharram 1448 H Dibuka, Wabup Lotim Dorong UMKM Jadi Penggerak Ekonomi

Okenews.net– Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka Festival Muharram 1448 Hijriah di GOR Lalu Muslihin, Selasa (16/6). Momentum peringatan Tahun Baru Islam tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mendorong berbagai kegiatan yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui Festival Muharram 1448 Hijriah yang resmi dibuka Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya di GOR Lalu Muslihin.

Dalam sambutannya, Edwin menyampaikan pesan Bupati Lombok Timur agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya memberi ruang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam setiap agenda pemerintah daerah.

Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi daerah. Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terus mendukung dan melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan.

Edwin mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur menunjukkan tren positif. Jika pada akhir 2025 berada di kisaran empat persen, maka pada triwulan pertama 2026 meningkat menjadi sekitar tujuh persen.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah kelompok masyarakat pada desil bawah masih membutuhkan perhatian dan program yang lebih terarah.

“Penguatan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus pemerintah daerah pada tahun 2027. Festival dan kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi warga perlu terus dikembangkan hingga ke tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Muharram dapat berjalan lancar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat. Edwin juga mengapresiasi para pelaku seni dan budaya yang turut meramaikan festival dan berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi kreatif di daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Muharram 1448 Hijriah, Husnul Basri, menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung tema “Menebar Semangat Hijrah Mewujudkan Lombok Timur SMART.”

Menurutnya, tema tersebut terinspirasi dari makna hijrah sebagai upaya bertransformasi menuju kondisi yang lebih baik, baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, maupun pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan Muharram sebelumnya telah diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan peserta dari unsur OPD, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum. Selain itu, digelar pula pawai 1.448 dulang sebagai simbol Tahun Hijriah 1448.

Festival ini juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM. Tercatat sekitar 150 pelaku usaha berminat mengikuti kegiatan, meski panitia hanya mampu menyediakan 37 stan karena keterbatasan lokasi. Selebihnya, para pelaku UMKM tetap berpartisipasi secara mandiri di sekitar area kegiatan.

Berbagai layanan publik turut dihadirkan selama festival berlangsung, mulai dari perpustakaan keliling, layanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain pelayanan publik, masyarakat juga disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya seperti hadrah, wayang kulit, cilokaq, penampilan band lokal, serta atraksi seni dari pelajar SMA se-Lombok Timur.

Puncak Festival Muharram 1448 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni mendatang dengan menghadirkan sejumlah musisi nasional, di antaranya Band GIGI, Bams, John Paul Ivan, dan Bapack Guru sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan.

Senin, 15 Juni 2026

Wabup Lotim Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan Sambut Tahun Baru Hijriah

Okenews.net – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memperkuat semangat hijrah menuju daerah yang lebih maju dan religius. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya saat menghadiri doa bersama akhir dan awal tahun di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Senin (15/6).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Festival 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut juga menandai tahun kedua kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.

Dalam sambutannya, Wabup Edwin mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum evaluasi dan perbaikan diri, sekaligus memperkuat semangat pembangunan di Kabupaten Lombok Timur.

Menurutnya, semangat hijrah yang diusung dalam peringatan Tahun Baru Islam sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di berbagai sektor.

Pada kesempatan itu, Edwin juga menyampaikan rasa syukur atas capaian Kafilah Lombok Timur pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB. Lombok Timur berhasil menembus final di 21 cabang lomba dan sementara menempati posisi kedua, meningkat dibandingkan hasil pada MTQ sebelumnya.

“Ini patut kita syukuri. Peningkatan yang terjadi menunjukkan adanya kemajuan dari pola pembinaan yang dilakukan, termasuk keseriusan LPTQ dalam mempersiapkan para peserta,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan terus bekerja keras mewujudkan visi pembangunan Lombok Timur SMART, yakni Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan.

Selain fokus pada pembangunan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur, pemerintah daerah juga terus memperkuat program-program keagamaan sebagai bagian dari visi religius yang diusung. Penguatan LPTQ, pembinaan pondok pesantren, hingga penyelenggaraan kegiatan keagamaan menjadi langkah yang terus didorong.

Meski demikian, Edwin mengakui masih terdapat berbagai tantangan dan keterbatasan yang harus dibenahi. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran agar program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

Wabup juga berharap Festival Muharram di masa mendatang dapat semakin meriah dengan melibatkan lebih banyak desa, khususnya dalam kegiatan parade dulang yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Menurutnya, parade dulang bukan sekadar tradisi budaya dan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kekompakan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong masyarakat Lombok Timur.

“Kebersamaan dan rasa sosial yang tinggi merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Semangat ini harus terus kita pelihara agar Lombok Timur tetap tumbuh dan berkembang,” katanya.

Di akhir sambutannya, Edwin mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas daerah guna mendukung kelancaran pembangunan di Lombok Timur.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian hikmah Tahun Baru Islam yang disampaikan TGH Muzayyin Shobri. Acara ditutup dengan makan bersama menggunakan 1.448 dulang yang disiapkan oleh masyarakat Desa Pengadangan sebagai simbol kebersamaan menyambut Tahun Baru Hijriah.

Rabu, 10 Juni 2026

Lima Finalis Berebut Desain Terbaik Gedung Serbaguna Ikon Baru Lombok Timur

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memasuki tahap akhir Sayembara Desain Gedung Serbaguna Tahun 2026 dengan menggelar presentasi lima karya terbaik yang berhasil lolos ke babak final. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur dan dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pembangunan gedung serbaguna menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan fasilitas publik yang lebih representatif bagi masyarakat Lombok Timur.

Menurutnya, keberadaan Gedung Wanita yang telah berdiri sekitar tiga dekade lalu kini sudah tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, pemerintah merancang pembangunan gedung baru yang tidak hanya megah dan modern, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat.

“Gedung ini diharapkan menjadi ikon baru Lombok Timur yang mencerminkan karakter dan jati diri daerah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, pembangunan di Lombok Timur saat ini terus bergerak maju, baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Karena itu, setiap pembangunan infrastruktur strategis diharapkan mampu mendukung transformasi daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB, Lalu Agus Supriadi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang membuka ruang bagi para arsitek dari berbagai daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui sayembara desain.

Ia mengungkapkan, antusiasme peserta sangat tinggi. Sebanyak 320 peserta mendaftar dan 117 karya dari 15 provinsi berhasil masuk dalam proses penilaian.

“Ini menjadi salah satu sayembara arsitektur terbesar dalam skala nasional. Tingginya partisipasi menunjukkan Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia,” katanya.

Gedung serbaguna yang direncanakan tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 orang dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi kawasan.

Pemrakarsa kegiatan, Ahmad Dewanto Hadi, menjelaskan bahwa sayembara telah melalui proses panjang mulai dari studi kelayakan hingga seleksi desain. Lima finalis terbaik yang berasal dari Jakarta, Jakarta Timur, Palembang, Jawa Tengah, dan Surabaya kini bersaing memperebutkan posisi juara.

Setelah penentuan pemenang, desain terpilih akan dilanjutkan ke tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum memasuki proses pembangunan fisik.

“Target kami, peletakan batu pertama atau groundbreaking dapat dilaksanakan pada akhir Oktober atau awal November 2026,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menyebut pembangunan gedung serbaguna tersebut merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) berskala besar yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain menjadi pusat kegiatan masyarakat, gedung ini juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan yang profesional.

Melalui sayembara ini, Pemkab Lombok Timur berharap lahir sebuah bangunan ikonik yang tidak hanya menjadi pusat pertemuan dan kegiatan publik, tetapi juga simbol kemajuan daerah serta representasi budaya Gumi Patuh Karya di masa depan.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi