www.okenews.net: Upacara
Tampilkan postingan dengan label Upacara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Upacara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2026

Tak Punya Banyak, Tapi Punya Semangat: Warga Ganang Rawat Tradisi Upacara Kemerdekaan

Okenews.net– Keterbatasan ekonomi dan kesibukan mencari nafkah tak menyurutkan semangat warga Ganang RT 20, Lingkungan Lendang Bedurik Induk, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat itu diwujudkan melalui upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang telah menjadi tradisi warga setempat selama tiga tahun terakhir. Upacara digelar di halaman rumah salah seorang warga, Ibu Kartini, Senin (17/8/2026).

Ratusan warga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, mereka mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh khidmat dan antusias.

Ketua RT 20, M. Nazri, SH, mengatakan antusiasme warga menjadi hal yang patut diapresiasi. Di tengah kondisi sebagian besar masyarakat yang bekerja sebagai pekerja serabutan, mereka tetap menyempatkan diri untuk mengikuti upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan kemerdekaan Indonesia.

“Ada hal yang menarik dan perlu menjadi contoh bagi saudara-saudara kami yang lain. Warga di sini meskipun rata-rata pekerja serabutan, rela meluangkan waktu untuk mencari nafkah guna mengikuti pelaksanaan upacara bendera dan mereka terlihat sangat antusias,” kata Nazri.

Menurutnya, semangat warga tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan dengan kegiatan besar dan biaya yang mahal. Dengan keterbatasan yang ada, masyarakat tetap mampu menghadirkan rasa nasionalisme melalui kebersamaan.

Dalam amanatnya, pembina upacara, Ustadz Zuhri, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menumbuhkan semangat patriotisme serta memahami nilai perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan semangat belajar bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dunia digital.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus mengisi kemerdekaan. Sebab, masa depan bangsa berada di tangan generasi penerus.

“Mari kepada para pemuda kita tanamkan rasa syukur dengan menanamkan semangat patriotisme mempertahankan kemerdekaan ini sebagai bentuk hormat kita kepada para pahlawan yang telah gugur,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI warga Ganang, M. Sukri, mengatakan semangat masyarakat dalam menyambut hari-hari besar nasional maupun keagamaan telah menjadi bagian dari tradisi warga setempat.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan bangsa, berbagai kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, kebersamaan, gotong royong, dan rasa kekeluargaan antarwarga.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan upacara hingga penyediaan door prize, dilakukan secara swadaya melalui sumbangan sukarela masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan agar seluruh warga, terutama anak-anak dan generasi muda, semakin termotivasi untuk ikut ambil bagian dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

“Ini semua kami anggarkan secara sukarela, dari pelaksanaan upacara hingga door prize yang kami suguhkan untuk masyarakat. Tujuannya hanya satu, agar mereka juga ikut termotivasi merayakan dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai ini,” tandas Sukri.

Bagi warga Ganang, kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Di tengah keterbatasan, semangat untuk mengibarkan Merah Putih tetap menyala. Tradisi sederhana yang dirawat selama tiga tahun itu menjadi bukti bahwa rasa cinta tanah air tumbuh kuat dari kebersamaan masyarakat.

Senin, 17 Agustus 2026

Wabup Edwin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Lombok Timur

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur tersebut dipimpin Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya selaku inspektur upacara. Sementara pembacaan teks Proklamasi dilakukan Ketua DPRD Lombok Timur H. Muhammad Yusri.

Suasana khidmat terasa sepanjang rangkaian upacara. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin turut hadir bersama Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, organisasi wanita, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Perhatian juga tertuju pada Paskibraka Kabupaten Lombok Timur yang menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan lancar.

Halizatul Fitri dari SMAN 1 Aikmel dipercaya sebagai pembawa baki. Tugas pembawa bendera dijalankan Muhamad Pajar dari SMAN 1 Sakra, sedangkan posisi pembentang dipercayakan kepada Gevin Hijriansyah Dharmawan dari SMAN 3 Selong.

Sementara itu, Irwan Hadi dari MA NW Debok Santong bertugas sebagai pengerek bendera di bawah komando Danpok 17, Tristan Zaki Aldizaen dari SMAN 1 Selong.

Selain menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, peringatan HUT ke-81 RI di Lombok Timur juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial.

BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menyerahkan bantuan melalui program Lombok Timur Religius untuk bidang dakwah dan advokasi serta program Mustahik Sejahtera di bidang ekonomi.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin berdaya.

Peringatan HUT ke-81 RI pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan kepedulian dalam membangun Lombok Timur.

Wabup Edwin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Lombok Timur

Okenews.net – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lombok Timur ditutup dengan upacara penurunan Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (17/8/2026).

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Edwin Hadiwijaya, kembali dipercaya menjadi inspektur upacara. Prosesi penurunan bendera berlangsung tertib dan lancar hingga penyerahan Sang Merah Putih.

Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan organisasi wanita, serta para veteran.

Iptu Rahimahullah KJ bertindak sebagai komandan upacara. Sementara itu, tugas dalam prosesi bendera dipercayakan kepada sejumlah pelajar.

Ela Ramdhani, siswi MAN 1 Sikur, bertugas sebagai pembawa baki. Aldi Firmansah dari SMAN 3 Selong menjadi pembentang bendera, L. Roja Surya Putra dari SMAN 1 Terara sebagai pengerek, dan Teguh Pratama dari SMAN 1 Labuhan Haji sebagai pembawa bendera.

Kekhidmatan semakin terasa ketika paduan suara SMPN 1 Selong membawakan sejumlah lagu perjuangan, di antaranya Berkibarlah Benderaku, Hari Merdeka, dan Syukur.

Penurunan Bendera Merah Putih menjadi penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lombok Timur.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni penutup, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menghargai perjuangan para pahlawan serta memperkuat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat tersebut diharapkan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan, menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Polres Lombok Timur Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Nasionalisme

Okenews.net – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Apel Polres Lombok Timur, Senin (17/8/2026) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin langsung Wakapolres Lombok Timur, Kompol Sidik Pria Mursita, S.H., dan diikuti seluruh personel Polres Lombok Timur. Rangkaian upacara berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Rusmaladi, mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh personel untuk kembali menghayati makna perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, upacara kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa nasionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Upacara ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi memiliki banyak makna. Salah satunya untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan para pahlawan yang gugur dalam membela bangsa dan negara Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme,” ujar Iptu Rusmaladi.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dengan menjaga persatuan, meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 RI, lanjutnya, juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami berharap di usia negara kita yang ke-81 tahun ini, bangsa dan negara kita semakin maju, makmur, sejahtera, dan semakin kondusif,” harapnya.

Upacara tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan jajaran Polres Lombok Timur terhadap jasa para pahlawan. Semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu bangsa diharapkan terus menjadi inspirasi bagi setiap personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” jajaran Polres Lombok Timur berkomitmen menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat untuk terus bekerja dengan penuh integritas, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Minggu, 16 Agustus 2026

32 Paskibraka Lotim Dikukuhkan, Bupati: Tegakkan Hati Saat Mengibarkan Merah Putih

Okenews.net – Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Timur resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Pengukuhan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Ahad (16/8), dan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Prosesi tersebut turut disaksikan Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta para orang tua dan wali anggota Paskibraka.

Bupati Lombok Timur menyampaikan kebanggaannya kepada para anggota Paskibraka yang berhasil melewati proses seleksi dan persaingan ketat hingga terpilih menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera tahun ini.

Menurutnya, menjadi Paskibraka bukan kesempatan yang dimiliki semua pelajar. Dari ribuan siswa yang memiliki keinginan untuk mengemban tugas tersebut, hanya 32 orang yang akhirnya terpilih.

“Tidak semua bisa dan memiliki kesempatan besar ini,” tegasnya.

Ia mengingatkan, tugas Paskibraka bukan sekadar mengibarkan bendera Merah Putih. Di balik tugas tersebut terdapat nilai sejarah, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan yang harus dimaknai oleh setiap anggota.

“Ketika berdiri tegak di hadapan Merah Putih, jangan hanya tegakkan badan saja, tapi tegakkan hati,” pesannya.

Bupati juga meminta para anggota Paskibraka mengingat perjuangan orang tua, guru, serta para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

Ia menekankan, berakhirnya tugas sebagai Paskibraka bukan berarti berakhir pula nilai-nilai yang selama ini mereka dapatkan selama menjalani pelatihan.

Disiplin, kekompakan dan keberanian, kata Bupati, harus terus menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalian akan menjadi penerus generasi akan datang, baik di pemerintahan ataupun di tempat lainnya. Disiplin yang diterima itu harus menjadi karakter dan terus dibawa di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain itu, Bupati mengingatkan para anggota Paskibraka agar tidak melupakan ibadah dan kewajiban berbakti kepada orang tua.

“Jangan begitu selesai kemudian pakaian Paskibraka dibuka dan semua ikut selesai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa dan pengorbanan selama proses seleksi hingga pelatihan.

“Di balik anak-anak hebat ini, ada doa dan pengorbanan orang tua yang luar biasa,” katanya.

Apresiasi juga diberikan kepada para pembina dan pelatih yang telah membentuk kedisiplinan para anggota Paskibraka selama menjalani persiapan.

Bupati meminta seluruh anggota menjalankan setiap arahan pelatih saat bertugas. Sebab, penampilan mereka saat mengibarkan Sang Merah Putih nantinya tidak hanya disaksikan peserta upacara, tetapi juga masyarakat luas.

Sebanyak 32 anggota Paskibraka tersebut selanjutnya akan bertugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Lombok Timur hingga upacara penurunan bendera yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi