www.okenews.net

Senin, 13 Oktober 2025

Anggota DPR RI Dapil Lombok Fauzan Khalid Bertemu Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Anggota Komisi II DPDR RI, Fauzan Khalid

Okenews.net – Anggota Komisi II DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid terus mengisi masa reses masa persidangan I tahun sidang 2025-2026, dengan melakukan  berbagai kegiatan di daerah pemilihan Pulau Lombok, Kali ini, Fauzan menemui organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Selong, Lombok Timur, NTB, Ahad (12/10/2025).

Kehadiran Fauzan Khalid Anggota DPR RI Fraksi NasDem ini dalam rangka menutup Training Raya (LKII dan LKK) Tingkat Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam yang (HMI) Cabang Selong. Kegiatan yang berlangsung 5-12 Oktober 2025 ini diikuti puluhan Kader HMI dari berbagai daerah.

Fauzan, yang pernah menjabat Bupati Lombok Barat dua periode ini dalam arahannya mengingatan agar para kader HMI terus berjuang dengan dilandasi Al-Quran atau wahyu, akal dan ilmu pengetahuan. Sebab, tantangan kemajuan teknologi informasi mengakibatkan terjadinya era yang disebut sebagau post truth.

Era post truth, menurut Fauzan merupakan istilah yang menggambarkan fenomena, di mana fakta objektif kurang berpengaruh membentuk opini di kalangan masyarakat, dibandingkan keyakinan pribadi. Kondisi ini dapat menciptakan disinformasi, berita hoaks dan penyebaran  propaganda, sehingga masyarakat sulit membedakan mana informasi benar dan mana yang mengadung unsur kebohongan.

“Di era post truth ini, orang lebih meyakini dan memercayai berita yang ingin dipercaya, ketimbang berita yang benar sesuai fakta. Akibatnya, berita hoaks dan misinformasi makin berkembang di kalangan publik.” jelas Fauzan, yang pernah menjabat Ketua KPU NTB ini.

Oleh karena itu, kata Fauzan, kader HMI harus mendasari setiap perjuangan dengan pijakan Al-Quran, akal, dan ilmu pengetahuan. Tiga landasan ini harus terintegrasi agar perjuangan memiliki landasan kokoh, beretika, dan para kader mampu merespons era perubahan secara kritis dan ilmiah.

“Integrasi ini memastikan nilai dasar perjuangan tidak hanya didorong keyakinan agama atau pemikiran logis, tetapi juga oleh ilmu pengetahuan atau oleh sebuah kesatuan yang holistik,” ucapnya. Fauzan juga mengingatkan agar para kader HMI terus mengembangkan diri dengan banyak belajar dan banyak membaca sebagai bekal ilmu pengetahuan.

Dalam arahannya, Fauzan, yang pernah menjadi dosen di berbagai peguruan tinggi di Lombok ini meminta agar para kader terus bersilaturrahmi, baik secara internal HMI maupun eksternal karena banyak organisasi lainnya di luar HMI. “Jangan terkungkung hanya bersama teman sesama HMI, tetapi kembangkan diri dengan banyak-banyak bersilaturrahmi,” ujar Fauzan.

Sebelumnya, Presidium Majelis Daerah  KAHMI Lombok Timur, Marsoan menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Anggota DPR RI, Fauzan Khalid untuk menutup kegiatan training raya yang digelar HMI Cabang Selong ini. Menurut Marsoan, Fauzan Khalid selama ini menjadi panutan bagi para kader HMI karena dinilai memiliki tingkat emosi yang baik dan terbukti memiliki kinerja yang bagus selama menjabat, baik sebagai Bupati Lombok Barat maupun saat menjabat Anggota dan Ketua KPU NTB.

“Pak Fauzan ini sabar dan kami melihat beliau memiliki tingkat emosi yang baik. Saat menjabat Bupati Lombok Barat, beliau tentu banyak menghadapi berbagai hambatan dan tantangan, tetapi beliau tetap tenang dan mampu menjalankannya tugas dengan baik dan sukses. Saat duduk di DPR RI pada periode ini, beliau tidak melupakan kami.” jelas Marsoan. 

DPRD Lotim Kecam Ketidakhadiran BRI dalam Hearing Soal Dugaan Lelang Sepihak

DPRD Lombok Timur

Okenews.net— Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Timur menyoroti keras sikap Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang tidak menghadiri rapat dengar pendapat (hearing) terkait dugaan lelang sepihak, Senin (13/10/2025). Rapat yang digelar di Kantor Bupati Lombok Timur itu semestinya menjadi forum untuk mencari solusi antara BRI, balai lelang, dan para nasabah yang merasa dirugikan.


Pimpinan rapat dari Komisi III DPRD Lotim, Farouq Bawazier, menyampaikan kekecewaannya atas absennya pihak BRI tanpa konfirmasi langsung. Menurutnya, hal ini menunjukkan sikap yang tidak menghormati lembaga dewan dan aspirasi masyarakat.


“Kami baru diberi tahu pagi tadi bahwa pihak BRI tidak bisa hadir karena ada acara lain. Tapi ini forum penting yang menyangkut kepercayaan publik. Ketidakhadiran mereka jelas mengecewakan,” tegas Farouq.


Ia menegaskan, DPRD akan mencatat ketidakhadiran tersebut sebagai bentuk ketidakkooperatifan lembaga perbankan terhadap upaya penyelesaian masalah secara terbuka. DPRD, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan nasabah tidak menjadi korban praktik yang merugikan.


“Tujuan hearing ini mencari titik terang agar tidak ada pihak yang dirugikan. Tapi bagaimana bisa ada solusi jika pihak yang dituding justru menghindar?” tambahnya.


Sementara itu, sejumlah nasabah yang hadir dalam forum tersebut menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap BRI. Salah satunya, Surtini, mengaku telah lama berupaya mencari keadilan terkait lelang aset yang disebut dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya.


“Kami merasa dipermainkan. BRI seolah tidak peduli pada nasib kami. Kalau begini terus, kami tidak akan tinggal diam,” ujarnya dengan nada geram.


Kuasa hukum nasabah, Suhirman, juga menilai ketidakhadiran BRI sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab.


“BRI harusnya hadir untuk menjelaskan dan membuka diri. Ini bukan persoalan kecil. Ini soal kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan nasional,” tegasnya.


DPRD Lotim berjanji akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil kembali seluruh pihak yang terlibat, termasuk BRI dan balai lelang, pada hearing lanjutan tanggal 21 Oktober mendatang.


“Kami ingin masalah ini selesai secara terbuka dan adil. DPRD akan terus mengawal sampai tuntas,” pungkas Farouq.


Sabtu, 11 Oktober 2025

Anggota MPR RI H. Fauzan Khalid Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Fauzan Khalid

Okenews.net – Anggota MPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid, kembali turun langsung ke masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di GOR Badminton Komplek Jogot Madani Residence, Jalan TGH. Lopan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, H. Fauzan Khalid menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan merupakan pondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Empat pilar dimaksud meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara kesatuan, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang menggambarkan adanya keberagaman.

Menurutnya, sosialisasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional anggota MPR dalam menjaga keutuhan bangsa. “Empat pilar ini harus benar-benar dipahami dan dihayati oleh seluruh elemen masyarakat. Tanpa itu, kita mudah terpecah oleh perbedaan dan kehilangan arah sebagai bangsa,” tegas Fauzan, yang juga Anggota Komisi II DPR RI di hadapan peserta sosialisasi.

Politisi NasDem yang pernah menjabat Bupati Lombok Barat dua periode itu menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar harus terus ditanamkan di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, menurutnya, penting bagi masyarakat untuk tetap berpegang pada jati diri bangsa.

“Kita boleh maju dan modern, tapi jangan sampai kehilangan identitas kebangsaan. Semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air harus terus dipelihara, ujar Fauzan, yang pernah menjabat Ketua KPU NTB ini.

Sebagai wakil rakyat dari dapil Pulau Lombok, Fauzan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan. “Saya ingin masyarakat NTB semakin paham, bahwa empat pilar ini bukan hanya materi pelajaran atau slogan, tetapi panduan hidup bersama dalam keberagaman,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota MPR RI yang juga Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Charles Meikyansah, mengatakan, sosialisasi empat pilar ini terus dilakukan sebagai modal untuk membangun kebersamaan dan kekuatan berbangsa dan bernegara. Empat pilar MPR RI merupakan empat landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yang terdiri dari landasan ideologi, konstitusi, persatuan dan kesatuan, dan semangat keberagaman.

“Saya yakin sosialisasi empat pilar ini bermanfaat bagi kita semua, saya Charles Meikyansah, Pak Haji Fauzan Khalid dan semua masyarakat,” jelas Charles. 

Charles dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada H. Fauzan Khalid yang telah berkenan berkolaborasi dalam menggelar sosialisasi empat pilar di Pulau Lombok. Charles juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang hadir dalam sosialisasi dan berharap bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Kegiatan sosialisasi berlangsung penuh antusiasme. Warga yang hadir menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang disampaikan narasumber H. Fauzan Khalid dan H. Charles Meikyansah. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana masyarakat berkesempatan menyampaikan pandangan serta persoalan kebangsaan yang mereka hadapi di lapangan.

Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama untuk menjaga persatuan dan semangat kebhinekaan di NTB, sebagai wujud nyata pengamalan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak Hultah akbar ke-90 Madrasah NWDI Siap Digelar, dua menteri dan Puluhan Ribu Jamaah Diperkirakan Padati Anjani

Hultah NWDI ke 90 Anjani Lombok Timur

Okenews.net- Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Hultah) akbar ke-90 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) akan digelar secara meriah di Anjani, Lombok Timur, pada Minggu, 12 Oktober 2025 mendatang. 

Acara akbar ini akan menjadi momentum penting bagi seluruh jamaah dan keluarga besar Nahdlatul Wathan (NW) untuk mengenang dan meneladani perjuangan Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NW sekaligus Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menjelang acara puncak, berbagai kegiatan telah dan sedang dilaksanakan oleh panitia dan jamaah NW dari berbagai daerah. Di antaranya Jalan Sehat Berhadiah 5 Umroh yang diikuti puluhan ribu peserta di Kota Mataram, Lomba Marathon, Pawai Sepeda Motor yang juga berhadiah 1 paket umroh, sepeda motor dan lainnya, Seminar Nasional, hingga Pawai Alegoris yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 besok di Anjani.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan syiar kebesaran organisasi Nahdlatul Wathan yang selama ini berperan besar dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah keagamaan di Indonesia Khususnya di NTB.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Dr. TGKH. M. Zainuddin Atsani, menegaskan, Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini merupakan momen yang sangat bersejarah, tidak hanya bagi jamaah NW tetapi juga bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Ia menyebut bahwa setiap kegiatan yang digelar merupakan bentuk kecintaan dan penghormatan kepada pendiri NW yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan Islam modern di Indonesia Khususnya di NTB.

“Hultah ini adalah bentuk cinta kita kepada Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Beliau bukan hanya tokoh bagi Nahdlatul Wathan, tetapi juga pejuang bangsa yang telah berjasa besar dalam mencerdaskan umat,” ujarnya, Jumat 10 Oktober 2025.

“Kami mengajak seluruh jamaah NW, simpatisan, dan masyarakat umum untuk hadir memeriahkan dan mensukseskan acara puncak di Anjani. Mari kita buktikan bahwa semangat perjuangan Maulanasyaikh tetap hidup di dada generasi penerus NW,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hultah akbar ke-90 Madrasah NWDI, H. Syamsul Rijal, memastikan seluruh persiapan acara puncak telah rampung hampir sepenuhnya. Panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, dinas perhubungan, dan pemerintah daerah, untuk memastikan pelaksanaan acara berjalan aman dan tertib.

“Kesiapan kami sudah mencapai 90 persen. Mulai dari tata panggung, area parkir, tenda jamaah, hingga jalur arus lalu lintas semuanya telah diatur. Kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya agar kemacetan panjang dapat diminimalisir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa panitia menyiapkan sejumlah titik parkir alternatif dan jalur masuk-keluar bagi jamaah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama Anjani.

“InsyaAllah semua sudah siap, baik untuk pawai alegoris maupun hari H nanti. Kami berharap jamaah yang datang dari berbagai daerah bisa menikmati acara dengan nyaman dan tertib,” kata H. Syamsul Rijal.

Berdasarkan laporan panitia, ribuan jamaah Nahdlatul Wathan dari berbagai daerah akan hadir langsung di Anjani. Sejumlah jamaah mulai berdatangan sejak awal pekan ini untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan berziarah ke makam Maulanasyaikh.

Selain itu, sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan NW juga telah menggelar kegiatan pra-Hultah seperti doa bersama, Hiziban akbar, dan berbagai kegiatan keagamaan lainya.

Peringatan Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi generasi muda Nahdlatul Wathan. Menurut PBNW, perjuangan Maulanasyaikh harus terus dilanjutkan oleh anak-anak muda NW dengan cara memperkuat keilmuan, akhlak, dan semangat pengabdian kepada umat.

“Generasi muda NW harus tampil sebagai pelanjut perjuangan. Jangan hanya menjadi penonton dalam sejarah. Kita semua adalah bagian dari perjuangan besar Nahdlatul Wathan untuk agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Dengan usia yang hampir satu abad, Madrasah NWDI telah menorehkan banyak sejarah dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. Ribuan alumni madrasah dan lembaga pendidikan di bawah naungan NW kini tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Panitia berharap momentum Hultah akbar ke-90 ini menjadi batu loncatan menuju perayaan Hultah ke-100 NWDI pada tahun 2035 mendatang yang diharapkan lebih besar, lebih tertib, dan membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Kita bersyukur atas karunia Allah SWT karena Nahdlatul Wathan masih terus eksis hingga 90 tahun lamanya. Semoga ke depan, di usia satu abad nanti, NWDI menjadi lebih maju, lebih mandiri, dan lebih memberi manfaat bagi masyarakat luas,"tandasnya.

Jumat, 10 Oktober 2025

Wabup Edwin Dukung Kreativitas Mahasiswa Melalui Roah Seni Pertunjukan Vol.4 “BASWARA”

Hut ke-4 Program Studi Seni Universitas Hamzanwadi

Okenews.net – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Roah Seni Pertunjukan Vol.4 “BASWARA”, yang digelar oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Hamzanwadi.


Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/10) di Terminal Pancor tersebut merupakan agenda tahunan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Hamzanwadi. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, Roah kali ini semakin meriah dengan pertunjukan seni tari, penampilan band, dan bazar kuliner dari Asosiasi Pengusaha Industri Kecil Menengah (APIKM) Lombok Timur.


Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan rasa bangga karena untuk pertama kalinya kegiatan Roah dilaksanakan di luar area kampus. Ia menilai masih banyak ruang publik di Lombok Timur yang potensial dimanfaatkan untuk kegiatan seni dan budaya serupa.


“Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah,” ujarnya.


Wabup juga mendorong mahasiswa Seni Pertunjukan agar mampu mengkolaborasikan berbagai cabang seni mulai dari tari, musik, teater, hingga seni rupa dalam satu pertunjukan terpadu.


“Saya sangat mengapresiasi kreativitas mahasiswa Universitas Hamzanwadi. Semoga dari sini lahir para seniman, sineas, dan penulis yang membawa Lombok Timur ke arah yang lebih maju,” harapnya.


Selain itu, Wabup Edwin menekankan pentingnya mengembangkan industri kreatif agar menjadi peluang kerja baru bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan dan membuka ruang kolaborasi dengan para pelaku seni dan UMKM.


“Selamat untuk Baswara, semoga sukses dan lancar,” tutupnya.


Kamis, 09 Oktober 2025

Siap Kompetisi di Berbagai Event: MAN 1 Lotim Siap Ikuti 48 Lomba Bulan Ini, Berikut Daftarnya

Siswa-siswi MAN 1 Lotim yang siap mengikuti lomba
Okenews.net - Dalam upaya menambah koleksi prestasi sekaligus mengasah mental tanding siswa, MAN 1 Lombok Timur menyiapkan 49 lomba khusus yang akan diikuti sepanjang bulan Oktober 2025.

Berbagai even bergengsi tingkat lokal, regional, hingga nasional siap diikuti siswa dengan dukungan penuh madrasah, baik dari sisi pembinaan maupun pembiayaan. Berikut daftar. 

  1. Lomba Robotik Se NTB di Unham diikuti 2 tim siswa
  2. Lomba penelitian siswa (OPSI) Tk Nasional yg diselenggarakan g Kemendikdasmen RI yg diikuti 3 siswa
  3. Lomba LKTI Guru Tk Nasional di Astra Motor Kemendikdasnen RI 2025 diikuti 1 tim
  4. Semi pinal Lomba karya tulis ilmiah siswa tk nasional KREASI yang diselenggarakan ABAK Akademi bersama UI diikuti 2 tim siswa.
  5. Final Lomba konten vidio literasi se Lombok di Perpustakaan Daerah Lombok Timur diikuti 2 tim siswa
  6. Lomba olimpiade TIK di Fak Tehnik UNRAM.diikuti 5 siswa
  7. Lomba Robotik se NTB di Fak Tehnik Unram diikuti 3 tim siswa
  8. Lomba Olimpiade Bidang fisika Pada KSM/Olimpiade Madrasah Indonesia Tk provunsi yang diselenggarakan Direktur KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2025 diikuti 1 siswa
  9. Lomba Olimpiade Bidang kimia Pada KSM/  Olimpiade Madrasah Indonesia Tk provinsi yang diselenggarakan Direktur KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2025 diikuti 1 siswa
  10. Lomba Olimpiade Bidang Ekonomi Pada KSM/Olimpiade Madrasah Indonesia Tk provinsi yang diselenggarakan Direktur KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2025 diikuti 1 siswa
  11. Lomba Olimpiade Bidang Geografi Pada KSM/Olimpiade Madrasah Indonesia Tk provinsi yang diselenggarakan Direktur KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2025 diikuti 1 siswa
  12. Lomba LCC PPKN Tk Nasional di UNESA Surabaya Jatim diikuti 2 siswa
  13. Lomba essai  konsuler Jepang Indonesia diikuti 6 siswa
  14. Lomba Kurash Asia Tenggara yang diselenggarakan Kemenpora RI dan Kurash Indonesia diikuti 1 siswa
  15. Final Lomba olimpiade PPKN Tk Nasional di Univ¹ Negeri Surabaya Jawa Timur diikuti 2 siswa
  16. Pemilihan Duta Remaja Tk Nasional di Jakarta wakili NTB diikuti 1 siswa
  17. Pemilihan Duta BPJS diselenggarakan BPJS RI diikuti 2 siswa 
  18. Lomba Cerdas  Cermat Ekonomi Syariah Tk Nasional Yang Diselenggarakan OJK diikuti 3 tim siswa
  19. Lomba futsal se Lombok Dalam rangka hultah NWDI Ke 90 di Anjani diikuti 2 tim.
  20. Lomba paskib se NTB di MAN 2 Mataram diikuti 3 tim paskib. 
  21. Lomba olimpiade kimia nasional yang diselenggarakan UNAIR Surabaya jatim diikuti 2  tim
  22. Lomba silat PraPON Se NTB BALI NTT dalam event kejuaraan silat Rinjani Championship diikuti 20 siswa
  23. Lomba Silat Nasional PON BELADIRI Wakili prov NTB di Jakarta diwakili 1 siswa
  24. Lomba Karate POPNAS DKI Wakili prov NTB di Jakarta diwakili 1 siswa
  25. Lomba olimpiade kedokteran se ntb di fak kedokteran Unram diikuti 12 siswa (4 tim)
  26. Lomba band aquistik se lombok di Rempung Lotim diikuti 3 tim 
  27. Lomba robotik madrasah direktur KSKK kemenag RI diikuti 2 tim 
  28. Lomba cerdas cermat APBN kemenkeu RI diikuti 3 tim siswa
  29. Lomba futsal nusantara se lotim diikuti 1 tim
  30. Lomba band pelajar se ntb di unram diikuti 2 tim
  31. Lomba nyanyi solo di unram diikuti 2 siswa
  32. Lomba olimpiade nahwu sharef nasional forum santri jawa barat diikuti 5 siswa
  33. Lomba olimpiade sosiologi se NTB di Unram diikuti 2 tim
  34. Lomba basket se lombok dalam even Kades Aikmel Basket Ball diikuti 2 tim siswa 
  35. Lomba catur tk nasional PB Percasi di senayan Jakarta diikuti 1 siswa 
  36. Lomba basket se Lombok di GOR Ananda Masbagik diikuti 2 tim siswa
  37. Lomba baca pusi se Lombok di fak. bahasa indonesia dan seni Unham diikuti 3 siswa
  38. Lomba baca cipta  cerpen se Lombok di fak. bahasa indonesia dan seni Unham diikuti 4 siswa
  39. Lomba Reporter se Lombok di fak. bahasa indonesia dan seni Unham diikuti 6 siswa
  40. Lomba mendongeng se Lombok di fak. bahasa indonesia dan seni Unham diikuti 3 siswa
  41. Lomba Tari se Lombok di fak. bahasa indonesia dan seni Unham diikuti 2 tim siswa
  42. Ikuti Independent Student Camp Generasi ke-4 yang diselenggarakan oleh Forum Organisasi Intra Sekolah dan Madrasah (FORSISMA) NTB Tahun 2025 di Taman Budaya Mataram diikuti 2 siswa
  43. Lomba paskib se NTB di SMKN 2 Mataram diikuti 3 tim
  44. Lomba kejurnas Catur di Sulawesi Barat yang diselenggarakan PB Percasi diikuti 1 siswa
  45. Lomba Tilawah tingkat nasional di UIN Gunung Jati Bandung Jawa Barat diikuti 1 siswa
  46. Lomba Tahfiz tingkat nasional di UIN Gunung Jati Bandung Jawa Barat diikuti 1 siswa
  47. Lomba paskib se NTB di SMAN 1 Masbagik diikuti 2 tim
  48. Lomba lari run ekas se NTB yang diaelenggarakan pemda dan dispar lotim diikuti 10 siswa.
Siswa-siswi MAN 1 Lotim yang bakal mengikuti berbagai event

Rabu, 08 Oktober 2025

Wabup Edwin Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Gawe Adat Otak Reban

Wabup Lotim Hadiri Gawe Adat Selametan Otak Reban Kecamatan Sambalia

Okenews.net– Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri Gawe Adat Selametan Otak Reban yang digelar pada Rabu (08/10/2025) di Balai Sangkep Otak Reban, Kecamatan Sambelia.


Kegiatan adat yang telah berlangsung turun-temurun selama tiga generasi itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain unsur OPD, Stafsus Bidang Pemerintahan Desa dan Kesehatan, Kapolres, Danramil, para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dan pekasih dari lima desa: Labuan Pandan, Sambelia, Bagik Manis, Sugian, dan Dadap.


Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan apresiasi atas keberlangsungan tradisi yang telah digelar hingga ke-180 kalinya.


“Ini adalah pencapaian luar biasa yang hanya mungkin terwujud berkat kekompakan dan persatuan masyarakat di lima desa,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya menjaga dua hal utama yang menjadi inti dari tradisi tersebut, yakni kelestarian sumber daya air dan penanganan sampah.


“Sumber daya air adalah tanggung jawab bersama. Tugas kita menjaga kelestariannya,” tegas Edwin.


Terkait persoalan sampah, Wabup berharap optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dapat segera dilakukan, khususnya untuk menangani volume sampah dari kawasan Sembalun yang mulai berdampak pada sektor pertanian dan dibuang ke TPA Ijo Balit.


Selain sebagai wujud syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi lintas generasi. Wabup Edwin mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan meminta Karang Taruna Desa agar aktif melestarikan tradisi dan budaya lokal.


Sementara itu, Kepala Desa Sambelia sekaligus Ketua Adat H. Muhammad Kahar menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang berpartisipasi, termasuk PLN. Ia menjelaskan bahwa rangkaian Gawe Adat Otak Reban menggabungkan nilai adat dan keagamaan serta diisi dengan kegiatan pelestarian lingkungan.


Tradisi Selametan Otak Reban telah dijalankan selama ratusan tahun sebagai simbol syukur dan komitmen masyarakat dalam menjaga sumber air yang menjadi tumpuan hidup warga Sambelia dan sekitarnya.

LSM Garuda Dampingi Ahli Waris Seruni Mumbul, Desak Keadilan atas Putusan Sengketa Tanah

Konfrensi Pers pendampingan Masyarakat Oleh LSM Garuda

Okenews.netSengketa tanah seluas 4,29 hektar di Desa Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur, kembali mencuat ke publik. Keluarga ahli waris menuding adanya dugaan praktik “masuk angin” dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Selong, setelah mereka dinyatakan kalah meski mengantongi bukti otentik kepemilikan sejak tahun 1976.


Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (08/10/2025), LSM Garuda bersama keluarga ahli waris menyampaikan berbagai kejanggalan dalam proses hukum yang membuat mereka kehilangan tanah peninggalan almarhum Abu Bakar Suri. Kasus tersebut menyeret nama I Wayan Budi, warga asal Mataram, sebagai pihak penggugat.


Perwakilan ahli waris, Muksin dan Salahudin, didampingi Ketua LSM Garuda M. Zaini, menegaskan bahwa tanah tersebut telah mereka kuasai dan bayar pajaknya secara sah selama hampir lima dekade.


“Kami memiliki surat ganti rugi, SPPT, dan bukti pembayaran pajak lengkap sejak tahun 1976 hingga sekarang. Tidak pernah sekalipun kami menunggak,” tegas Muksin.


Namun yang membuat mereka kecewa, pengadilan justru memenangkan pihak lawan yang hanya membawa fotokopi surat jual beli tahun 1984.


“Bagaimana mungkin kami yang pegang dokumen asli bisa kalah dari orang yang hanya membawa fotokopi? Ini sangat janggal. Kami mencurigai adanya praktik ‘masuk angin’ di tubuh pengadilan,” ujarnya dengan nada kecewa.


Salahudin menambahkan, kejanggalan juga tampak pada inkonsistensi penerapan hukum. Ia menilai, kasus lain yang hanya bermodalkan fotokopi pernah dikategorikan sebagai tindak pidana ringan (tipiring), sementara perkara mereka justru berlanjut hingga tahap eksekusi.


Keluarga ahli waris juga mengaku kecewa terhadap kuasa hukum mereka yang absen saat proses eksekusi dilakukan.


“Ketika pihak penggugat datang bersama pengacaranya untuk mengeksekusi lahan, pengacara kami justru tidak hadir. Ini sangat kami sesalkan,” ungkap Zaini.


Zaini juga menyoroti fakta bahwa objek tanah yang sama digugat dua kali oleh pihak penggugat dengan dasar berbeda.


“Ini membingungkan. Satu lahan bisa digugat dua kali, dengan alasan yang tidak sama. Seharusnya ini sudah cukup menjadi pertimbangan bagi majelis hakim,” ujarnya heran.


Merasa dizalimi dan kehabisan biaya setelah delapan tahun berjuang di pengadilan, keluarga ahli waris kini menggantungkan harapan pada pendampingan hukum dari LSM Garuda.


“Kami akan mengirim surat resmi ke Mahkamah Agung, serta menembuskan ke DPR RI dan Komisi Yudisial, agar dugaan kejanggalan ini diselidiki. Negara harus hadir menjamin keadilan bagi rakyat kecil,” tegas Zaini menutup konferensi pers.


Selasa, 07 Oktober 2025

Bupati Lotim Tekankan Digitalisasi Efisien dan Berbasis SDM Unggul

Bupati Lombok Timur H.Hairul Warisin

Okenews.net – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa percepatan dan perluasan digitalisasi di Kabupaten Lombok Timur harus diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta diarahkan pada efisiensi anggaran. Hal itu disampaikan Bupati dalam acara High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat Kabupaten Lombok Timur, Selasa (07/10/2025).


Menurut Bupati, agenda Capacity Building tersebut berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.


“Kalau kita dengar dari Bank NTB, ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil. Pertama, kita mendapatkan transaksi dan akuntabilitas yang memadai. Kedua, efisiensi karena non-tunai pasti akan terjadi,” jelas Bupati. 


Ia menambahkan, sistem non-tunai tidak hanya mendorong efisiensi, tetapi juga mencegah potensi penyalahgunaan serta memperkuat inklusi keuangan di daerah.

Bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam optimalisasi penerimaan daerah, seperti retribusi pasar, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta pajak lainnya.


“Ketika orang membayar secara digital, prosesnya lebih aman dan transparan. Tidak ada lagi potensi penyimpangan karena semua terekam dan terverifikasi,” tegasnya, sambil mencontohkan penerapan sistem digital oleh petugas pajak dan retribusi di lapangan.


Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang berhasil masuk nominasi penghargaan TP2DD dan TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah). Keberhasilan tersebut diraih di tengah tantangan berat berupa pemotongan anggaran daerah lebih dari Rp300 miliar.


“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kepala bagian, kepala dinas, serta seluruh staf yang telah bekerja dengan baik,” ujar Bupati.


Bupati berharap digitalisasi tidak hanya memperkuat transparansi dan efisiensi, tetapi juga menghadirkan keamanan transaksi keuangan yang merata di semua sektor.


Sementara itu, Ketua TP2DD Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menegaskan bahwa digitalisasi berperan strategis dalam mempercepat optimalisasi pendapatan daerah sekaligus memperluas akses keuangan digital bagi masyarakat.


“Digitalisasi transaksi keuangan daerah bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan mendasar yang memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan kita,” ujarnya.


Ia menambahkan, sejumlah capaian positif telah terlihat, seperti penggunaan QRIS dan Virtual Account (VA) di pasar-pasar rakyat serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak melalui kanal digital. Hal ini menunjukkan adanya perubahan perilaku yang positif berkat kemudahan akses digital.


Meski demikian, Juaini mengakui masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi digital di masyarakat, yang perlu diatasi melalui sinergi lintas sektor.

TP2DD bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem digitalisasi agar menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi daerah: Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan.

Fauzan Khalid Tinjau Rumah Warga Penerima Bantuan, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Anggota DPR RI Fauzan Khalid

Okenews.net– Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid, memulai masa resesnya dengan meninjau langsung rumah warga calon penerima bantuan perbaikan rumah di Desa Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Senin (06/10/2025).


Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar layak dibantu sesuai kriteria program pemerintah. Dalam kesempatan itu, Fauzan berdialog langsung dengan warga yang rumahnya akan diperbaiki melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).


Dalam dialog tersebut, terungkap bahwa sebagian besar warga penerima bantuan tidak memiliki pekerjaan tetap dan tinggal di kawasan padat penduduk, sehingga kesulitan memperbaiki rumahnya secara mandiri.


“Terima kasih Pak Haji Fauzan sudah datang langsung ke kampung kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang selama ini belum mampu memperbaiki rumah sendiri. Semoga ke depan makin banyak warga lain yang bisa mendapatkan bantuan serupa,” ujar salah satu warga penerima bantuan.


Fauzan Khalid, yang juga mantan Bupati Lombok Barat dua periode, menyampaikan bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan puluhan rumah di Desa Labuapi telah memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Setiap penerima akan menerima dana sebesar Rp 20 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni.


“Ke depan, kami tidak hanya akan fokus pada bantuan perbaikan rumah warga, tetapi juga pada peningkatan fasilitas publik lainnya, seperti masjid, pondok pesantren, serta dukungan bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM,” jelas Fauzan.


Ia menambahkan, bantuan BSPS ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat, di mana dana disalurkan langsung kepada penerima manfaat setelah melalui proses verifikasi. Dana tersebut digunakan untuk pembelian material bangunan dan upah tukang.


“Bantuan ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan dan mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang layak huni,” katanya.


Sementara itu, Kepala Desa Labuapi, H. Amanah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan perjuangan Fauzan Khalid bagi warga kurang mampu di desanya.


“Pak Fauzan sejak dulu dikenal dekat dengan rakyat. Waktu jadi bupati pun beliau tidak berjarak dengan masyarakat. Alhamdulillah, setelah menjadi anggota DPR RI, beliau tetap peduli dan terus memperjuangkan kebutuhan warga,” ujar Amanah.

Senin, 06 Oktober 2025

Buku Rekam Jejak Prestasi MANSA Lotim: Sebuah Reportase Menuju Madrasah Mendunia Dilaunching

Kepala madrasah bersama guru serta siswa-siswinya

Okenews.net
- Dalam mendokumentasikan capaian prestasi selama tahun 2025, MAN 1 Lotim menerbitkan buku berjudul Rekam Jejak Prestasi Mansalotim, Sebuah Reportase Menuju Madrasah Maju, Bermutu Mendunia setebal 578 halaman.


Dalam buku ini, penulis memaparkan kiat sukses MAN 1 Lotim dalam ikhtiar mengejar prestasi yang dilengkapi dengan rekapituliasi prestasi dari bulan Januari - September 2025 dengan jumlah prestasi 347 dari target 360 tahun tahun 2025.

Jumlah prestasi itu sangat beragam, mulai dari mulai jenjang kabupaten, provinsi, nasional dan internasional. Baik bidang akademik maupun non akademik yang membacakan semua warga madrasah dan menjadi inspirasi bagi siswa lain.

Pada buku reportase ini, penulis juga melengkapinya dengan uraian program unggulan yang menjadi penopang utama MAN 1 Lotim dalam meraih prestasi. Selain itu, buku ini turut dilengkapi dengan dokumentasi liputan media atas seluruh capaian prestasi MAN 1 Lotim.

"Baik dari media cetak maupun media online, termasuk pemberitaan pada web madrasah," ungkap M. Nurul Wathoni selaku penulis buku yang didampingi tim editor penulisan, M. Zulkifli Amini dan Siti Surodiana.

Atas terbitnya buku reportase prestasi ini, M Nurul Wathoni yang Kepala MAN 1 Lotim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Lotim Haerul Warisin dan Kakananwil Kemenag NTB Zamroni Aziz yang telah berkenan memberikan kata sambutan dan suport sehingga buku ini dapat terbit lebih awal.

Pihaknya juga menyanpaikan terima kasih pada dukungan para siswa, para pendidik dan tenaga kependidikan serta keluarga besar MAN 1 Lotim Lotim serta pengurus komite madrasah atas dukungan penuh pada lahirnya prestasi yang terus terukir setiap hari, minggu, bulan sehingga prestasi MAN 1 Lotim bisa mencapai pretestasi yang melampaui target tahun 2025.

Ucapan terima kasih juga pihak madrasah sampaikan pada support dan kerjasama liputan pada prestasi MAN 1 Lotim sehingga capaian prestasi MAN 1 Lotim bisa diketahui publik antara lain Lombok Post, Radar Lombok, KobaranNews, Okenews, Lomboksatu, Topikterkini, SuaraNurani, RagamLombok, Lombokkita, Dutarakyat, InsideLombok, NTBZone, OpsiNTB, Idtimes, NTBPost, Antara, LombokToday dan lainnya.

Peneribitan buku ini, lebih pada ikhtiar mendokumentasikan secara runut pada capaian prestasi MAN 1 Lotim selama satu tahun agar kedepannya dapat menjadi motivasi keluarga madrasah untuk terus bergerak, berproses dalam pembinaan yang maksimal.

Terutama kepada yang terus ikuti ragam kompetisi, karena prestasi tak akan lahir tanpa kompetisi dan suport total dari madrasah baik dari sisi pembiayaan maupun apresiasi. Ia berharap buku ini menjadi pijakan kedepan untuk MAN 1 Lotim bisa meraih prestasi yang semakin gemilang.

"Kami berharap madrasah ini bisa terus mendapatkan kepercayaan publik yang luas dan menjadi lingkungan pendidikan yang unggul dengan pembiayaan yang terjangkau serta menjadi pilihan siswa kurang mampu tapi berprestasi, untuk mengembangkan minat bakatnya sebgai bekal mereka meniti masa depan yang lebih baik," harap Wathoni.

Jumat, 03 Oktober 2025

Bupati Haerul Warisin Pesan PPPK Baru: Layani Masyarakat dengan Hati, Bukan Sekadar Obat

Penyerahan SK PPPK Tahap II Lotim

Okenews.net – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi kepada 31 orang penerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024.

Menurutnya, status sebagai PPPK bukan hanya membawa kebanggaan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan bagi para pegawai dan berimbas positif terhadap ekonomi masyarakat Lombok Timur secara keseluruhan.

Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menekankan pentingnya tanggung jawab moral para PPPK dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia meminta agar seluruh pegawai senantiasa disiplin, loyal kepada pimpinan, serta taat terhadap aturan pemerintah.

Secara khusus, Bupati menyoroti peran tenaga kesehatan. Ia mengingatkan bahwa pasien tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga keramahan dan empati dari petugas medis.

“Anda harus menanamkan niat bahwa Anda adalah pelayan masyarakat. Terlebih di bidang kesehatan, Anda berhadapan dengan orang yang menderita, yang sedang sakit. Jangan pernah bersikap ketus atau menampakkan wajah murung,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Haerul Warisin menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk mempercepat operasional Rumah Sakit Daerah di Kecamatan Masbagik.

Untuk PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024 ini, masa perjanjian kerja ditetapkan selama lima tahun, mulai 1 September 2025 hingga 31 Agustus 2030. Sebelumnya, pada Tahap I telah terisi sebanyak 1.417 dari total 1.500 formasi yang tersedia.

Kamis, 02 Oktober 2025

Wabup Edwin Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Kolaborasi NGO

Wabub Lotim Edwin Hadiwijaya

Okenews.net– Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan komitmennya dalam kegiatan sosial kemanusiaan melalui berbagai kemitraan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO), bahkan di luar tugas resminya sebagai Wakil Bupati. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penyerahan santunan daging oleh MEC Foundation, Kamis (02/10/2025).


Acara yang berlangsung di aula Yayasan Ishlahul Qolbi, Desa Bagik Nyaka Santri, Kecamatan Aikmel, itu dihadiri pula oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan lembaga mitra.


Dalam kesempatan tersebut, Wabup Edwin mengungkapkan dirinya aktif menjalin kerja sama dengan berbagai NGO di bidang kemanusiaan. Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah penyediaan akses air bersih untuk masyarakat.


“Terakhir, pada tanggal 29 kami memasang instalasi air bersih yang bisa langsung diminum oleh anak-anak di sekolah,” ujarnya.


Selain untuk sekolah, inisiatif kemanusiaan tersebut juga menyasar sejumlah pondok pesantren di Lombok Timur.

Lebih lanjut, Wabup menyebutkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa NGO seperti Sharing Happiness dan Relawan Nusantara. Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga fasilitas ibadah.


Ke depan, kolaborasi dengan Sharing Happiness akan diarahkan pada penanggulangan masalah stunting, mengingat angka stunting di Lombok Timur masih cukup tinggi dan berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Ia berharap kerja sama di bidang kemanusiaan terus berlanjut dan semakin diperluas.


Di akhir sambutannya, Wabup Edwin juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Server Indonesia (YSI) atas kontribusinya.

Perwakilan YSI, Taufan, menjelaskan bahwa bantuan daging domba yang dibagikan merupakan hasil kerja sama YSI dengan lembaga Dhuha dan mitra dari 42 negara.


“Kami mewakili teman-teman muslim di seluruh dunia menyampaikan salam untuk saudara-saudara muslim di Indonesia,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Ishlahul Qolbi, H. Marzuki, menyampaikan rasa syukur atas sinergi yang telah terjalin lama dengan YSI, di antaranya dalam pembiayaan bagi ibu hamil hingga anak-anak mereka tumbuh besar.


Adapun bantuan yang didistribusikan berupa satu bungkus daging domba untuk 500 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dilakukan di beberapa kecamatan, antara lain Aikmel, Suela, Sembalun, dan Wanasaba.

DP3AKB Lotim Kerahkan Ribuan Pendamping Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Cegah Keracunan Balita

 

DP3AKB Lombok Timur

Okenews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu nifas, dan balita. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan sekaligus memastikan distribusi makanan sampai ke penerima dalam kondisi layak konsumsi.


Kepala DP3AKB Lombok Timur, H. Ahmat, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap desa untuk ikut mengawasi jalannya pendistribusian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


“TPK nanti akan ikut mengawasi pendistribusian untuk ibu hamil, ibu nifas, dan balita. Bahkan sudah disiapkan dana operasional untuk menunjang tugas mereka,” jelas Ahmat saat diwawancarai di Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (02/10/2025).


Menurutnya, pengawasan ketat sangat penting untuk mencegah potensi keracunan makanan. Setiap hidangan yang akan didistribusikan harus diperiksa terlebih dahulu dari segi warna, bau, dan kondisi fisik.


“Kalau ada makanan yang berubah warna atau berbau tidak sedap, tentu tidak boleh didistribusikan,” tegasnya.


Selain itu, setiap SPPG ditargetkan mampu melayani minimal 10 persen data B3 (Bumil, Bupas, Balita) dari jumlah sasaran. Dengan jumlah itu, keterlibatan TPK dinilai sangat krusial.


DP3AKB juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh SPPG sebagai bentuk kolaborasi menyukseskan program MBG. Sebanyak lebih dari 3.000 TPK akan dikerahkan di seluruh wilayah Lombok Timur. Mereka dibekali dengan surat tugas resmi bahkan ID card agar mudah dikenali saat bertugas.


“Surat tugas akan kami keluarkan dari dinas. Bila perlu, TPK juga dilengkapi ID card agar pihak SPPG mengetahui mereka resmi bertugas,” tambah Ahmat.


Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat rentan, tetapi juga aman, higienis, dan tepat sasaran.


Zona Integritas: Mental, Kehendak dan Tindakan.

Retno Sirnopati (Komisioner KPU Kabupaten Lombok Timur)

Okenews.net-Permenpan RB no 90 tahun 2021 sebagaimana telah di ubah dengan Permenpan RB no 5 tahun 2024, adalah bukti keinginan baik pemerintah mengelola seluruh sumberdaya birokrasi dan SDM yang dimiliki untuk menghasilkan pelayanan prima dan pemanfaatan sumber daya secara efisien demi kesejahteraan rakyat. 

Sebuah niat dan keinginan mulia. Namun sejujurnya merupakan agenda yang sangat serius dan "berat". Tapi patut didukung-demi rakyat. "Zona integritas" sebuah terma di dalam rumpun isu perubahan. Menarik isu ini digaungkan menggalang opini publik mendorong lembaga-lembaga negara (KPU) untuk secepatnya menjadi kebijakan (tindakan). 

Zona integritas sebuah proposisi dari  institusi negara. Ketika pernyataan itu disampaikan pejabat negara dalam hal ini kementerian PAN RB tentu tujuannya membangun sistem kolektif diseluruh kementerian dan lembaga negara. Skalanya luas dan besar. Indonesia memiliki ratusan mungkin juga ribuan lembaga formal negara. Semuanya menjadi objek regulasi Permenpan RB no 5/2024 tersebut.

Pertanyaannya, apakah cukup hanya dengan regulasi dapat merubah kultur kolektif birokrasi yang sudah mendarah daging selama hampir se-abad? Jika pertanyaan itu diajukan ke saya (penulis), jawaban saya tidak cukup. Permen dan regulasi lain-apapun bentuknya tidak akan pernah mampu merubah atau menghasilkan out put sebagaimana harapan pembentuk regulasi tersebut.

Apa argumentasi logisnya? 

Zona integritas itu bukan sekedar proposisi kosong. Ia sebuah pernyataan serius dari organisasi negara. Ia merupakan konsep psikologis dan kultur yang butuh mental, kehendak dan tindakan. Dan untuk mencapai itu, pendekatan regulasi tidak akan pernah sampai. Integritas itu isu moral. Itu konsep abstrak-psikologis dan pendekatannya harus berbasis ke dalam. Artinya mental perubahan yang direncanakan kementerian PAN RB adalah perubahan radikal. Karena yang di tuju adalah mental individu birokrasi dalam ribuan lembaga agar menjadi tindakan kolektif.

Untuk sampai pada perubahan mindset, perilaku, kebiasaan dan tindakan kolektif aparatur sipil negara tidak cukup dengan regulasi. Kita butuh peta jalan, metode, dan nilai-nilai yang akan digunakan dalam membangun mental, kehendak dan tindakan. 

Sebaik apapun ide, gagasan, konsep yang ditawarkan jika ia hanya selesai hanya sebagai ide, tapi tidak selesai menjadi sebuah tindakan atau perilaku maka tidak akan berarti apapun atau sama nilainya dengan nol. Artinya gagasan yang tersusun dalam narasi regulasi itu hanya sebatas pemanis kata-kata dalam naskah regulasi. Ia secara tidak langsung telah menciptakan kontradiksi internal dan bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran sebagai basis moral. 

Pada prinsipnya gerakan zona integritas memerlukan perangkat teoritik dan nilai-nilai yang akan dijadikan basis penerapannya. Butuh konsep epistemologi sebagai fondasi membangun zona integritas. Dalam karya intelektual Husni Muadz, Phd, Anatomi Sistem Sosial Rekonstruksi Normalitas Relasi Intersubjektivitas-Rekognitif dengan Pendekatan Sistem, memberikan penjelasan bahwa integritas adalah identifikasi dari moral setiap individu yang ada dalam organisasi. Sikap moral individu adalah nilai-nilai yang digunakan individu-individu yang saling berhubungan dengan pola-pola tertentu yang bersifat tetap, tidak berubah dan berlangsung secara terus menerus. Konsistensi nilai dalam tindakan itulah yang kemudian melahirkan output integritas dan menimbulkan kepercayaan, kebaikan dan kebenaran.

Dari individu menuju kelembagaan

Isu integritas bukan isu ringan dan biasa. Ia merupakan karakter yang melekat pada setiap individu. Sebab manusia diciptakan cendrung pada kebenaran (Al-Hanif) dan kehendak bebas (free will). Pada momen kehendak bebas itu pilihan manusia menjadi krusial. Apakah akan memilih menjadi baik atau sebaliknya. Karena manusia tidak pernah final dalam tujuan namun terus berproses "menjadi". Dengan demikian apapun yang menjadi isu kehidupan ketika manusia (individu) menjadi subjek-nya maka berpotensi terealisasi. Pun sebaliknya juga berpeluang tidak terwujud. 

Demikian pada isu integritas sebagai sebuah orientasi kelembagaan, tentu nilai-nilai pendukung integritas harus menjadi pilihan tindakan setiap individu penyelenggara negara pada institusi di mana isu (integritas) digaungkan dan direncanakan. 

Persoalannya kemudian nilai apa saja menjadi konstrain dari isu integritas tersebut. Karena pada organisasi sistem sosial yang hidup adalah nilai-nilai yang dikonservasi yang akan menciptakan identitas sosial. Sebagai contoh: jika nilai-nilai ketidak jujuran, anti pati, gosip, saling curiga, mencuri, menipu, tidak transparan dan contoh negatif lainnya yang terpelihara dalam sistem organisasi tersebut maka identitas organisasi yang terbentuk dan muncul di tengah masyarakat adalah identitas lembaga korup, pembohong, aparatur negara maling, sarang penjahat, bahkan masyarakat akan berusaha men-delegitimasi kebijakan lembaga tersebut.

Pada konteks lembaga KPU saat ini sedang melakukan penataan kelembagaan pada isu integritas, tidak cukup hanya dengan mentransformasi semangat regulasi menciptakan zona integritas. KPU secara keseluruhan (kultur dan tradisi) adalah medan zona integritas bukan hanya pada manusia yang hidup di dalamnya. Tapi juga soal rutinitas, perilaku dan pengetahuan keseharian seluruh elemen penopang organisasi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia 

Zona integritas merupakan agenda perubahan kultur dan tradisi serta pengetahuan individu yang meneggerakkan roda sebuah organisasi, dan di motori Permenpan RB no 5 tahun 2024, perubahan pertama Permenpan RB no 90 tahun 2021. Regulasi itu menurut saya (penulis) sesungguhnya agenda perubahan radikal namun tidak memiliki basis epistemik sehingga terkesan agenda biasa. Sebab peraturan menteri itu mengandung ide besar agenda kebudayaan: merubah pola kebiasaan, prilaku dan pengetahuan penyelenggara negara untuk menghasilkan 'radikal break' meminjam istilah rocky gerung. Dengan demikian perubahan kultur dan tradisi itu kemudian bermetamorfosis menjadi harapan: Kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Akhirnya agenda zona integritas merupakan satu permulaan menata kembali budaya dan kebiasaan manusia dan lingkungan kelembagaan aparatur sipil negara guna menghasilkan perubahan mendasar demi keadaban bangsa Indonesia menjelang 1 abad Republik Indonesia berdiri sebagai sebuah bangsa.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi