www.okenews.net

Senin, 20 Oktober 2025

WA Diretas, Wabup Edwin Minta Abaikan Pesan yang Berpotensi Menipu

Wakil Bupati Lotim HM Edwin Hadiwijaya, MM
Okenews.net – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyampaikan klarifikasi resmi bahwa nomor WhatsApp 0878-3003-0027 yang selama ini telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan tidak lagi digunakan. 

“Saya berharaap masyarakat untuk mengabaikan seluruh pesan, panggilan, atau permintaan apa pun yang berasal dari nomor tersebut, terlebih jika berpotensi menimbulkan menipu dan kerugian, baik secara finansial maupun moral,” ujar Wabu Edwin, Senin (20/10/2025).

Informasi mengenai dugaan peretasan ini muncul setelah sejumlah warga dan rekan kerja melaporkan menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Wakil Bupati. Pesan tersebut berisi permintaan dengan nada mendesak dan tidak wajar, termasuk ajakan untuk mentransfer dana atau mengirimkan data pribadi. 

“Assalamualaikum, boleh minta tolong ngga? Ini kan ada keperluan transfer 5jt m-banking lagi error keblokir gabisa dibuka, bisa bantu transferin duu nanti sore di ganti, kalau bisa bantu sya kirim nomor rekeningnya,” tulisan dalam WA yang menyebar. 

Ia menegaskan, nomor WhatsApp tersebut sudah tidak lagi digunakan, karena telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Bila ada pesan yang mengatasnamakan saya, mohon untuk diabaikan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat kejadian ini, sekaligus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan serupa yang marak terjadi di berbagai daerah,” pesannya.

Warga Rarang Ngamuk! SPBU Dituding Tak Berpihak, Pertamina Diminta Tutup Saja

 

SPBU Rarang

Okenews.net — Suasana memanas di Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur, Senin (20/10/2025), setelah warga terlibat kericuhan di area SPBU Rarang. Penyebabnya, warga dilarang membeli BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite untuk kebutuhan pertanian.


Kericuhan memuncak karena tidak ada titik temu antara warga dan pihak SPBU yang bernaung di bawah Pertamina. Warga pun mendesak agar SPBU Rarang ditutup, karena dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil.


Hadi Hendrawan, salah seorang petani asal Desa Rarang, mengaku kecewa atas kebijakan SPBU tersebut. Menurutnya, kebijakan larangan pembelian tanpa sosialisasi adalah bentuk ketidakadilan.


“Pokoknya kalau tidak ada kejelasan dan kepastian, kami akan tetap menyegel SPBU ini,” tegas Hadi.


Ia menjelaskan, pihak SPBU tidak pernah memberikan pemberitahuan atau imbauan terkait pembuatan barcode pembelian BBM subsidi untuk kebutuhan pertanian. Namun secara tiba-tiba, warga dilarang membeli, bahkan untuk kebutuhan kecil sekalipun.


“Kami tidak diberi tahu soal barcode. Tiba-tiba dilarang beli, walau hanya satu botol,” keluhnya.


Selain itu, warga juga menuding Pertamina sering melakukan pemecatan sepihak terhadap karyawan lokal tanpa pesangon, terutama bagi mereka yang dianggap terlalu berpihak kepada masyarakat. Kini, sebagian besar pekerja di SPBU Rarang disebut berasal dari luar wilayah tersebut.


Sementara itu, Direktur PT Surya Indah selaku pengelola SPBU Rarang L. Herman Jaelani, menegaskan akan mempermudah akses masyarakat dan petani dalam pembelian BBM subsidi hingga penerbitan barcode rampung. 


Ia juga menyatakan kesiapannya bertanggung jawab atas kebijakan tersebut, yang dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.


“Kami akan mempermudah masyarakat dan petani membeli BBM bersubsidi sampai proses barcode selesai,” ujarnya.


Di tempat yang sama, Kepala Desa Rarang, Lalu Sahrandi, menyatakan komitmennya untuk mengawal kepentingan masyarakat.


“Selama saya masih menjabat dan berpijak di bumi ini, saya akan bertanggung jawab penuh terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.


Pemerintah desa juga akan membantu proses pembuatan barcode untuk kebutuhan pertanian dan UMKM, kecuali untuk pembelian eceran.


“Kita akan kumpulkan semua pengusulan masyarakat dan koordinasikan dengan dinas terkait agar penerbitan barcode segera selesai. Ini penting agar kejadian seperti ini tidak terulang,” jelas Lalu Hariadi.


Ia pun menilai SPBU lamban dalam melakukan sosialisasi terkait kewajiban barcode tersebut.


“Kalau sosialisasi dilakukan sejak awal, saya yakin kericuhan ini tidak akan terjadi,” pungkasnya.

Fauzan Khalid Perjuangkan Tenaga Honorer Non Database Tetap Bekerja

Fauzan Khalid

Okenews.net– Di sela-sela kegiatan reses masa persidangan I tahun 2025-2026, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid menerima utusan tenaga honorer non database Wilayah NTB di Sandik, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad sore (19/10/2025).

Kedatangan perwakilan tenaga honorer menemui Fauzan Khalid, untuk menyampaikan keresahan mereka, karena khawatir menjadi pengangguran pada tahun 2026 mendatang. Persoalannya, 518 orang tenaga honorer non database di sejumlah instansi Pemprov NTB belum mendapatkan kepastian status, menyusul belum adanya regulasi pengangkatan mereka menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu tahap II.

“Kami mohon Kanda H. Fauzan Khalid, Anggota Komisi II DPR RI memperjuangkan kami di DPR RI. Kami mewakili teman-teman, minta ada regulasi supaya kami bisa diangkat menjadi PPPK paruh waktu,” kata Koordinator Honorer Non Database Wilayah NTB, Irfan dihadapan Fauzan Khalid, Bupati Lombok Barat periode 2016 hngga 2024 ini.

Menanggapi aspirasi tenaga honorer non database Wilayah NTB ini, Fauzan Khalid berjanji akan memperjuangkan aspirasi tenaga honorer non database untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Fauzan yang pernah menjadi Ketua KPU NTB periode 2008-2013 ini meminta kepada Pemprov NTB untuk mengakomodir permintaan tenaga honorer di NTB agar tetap dipekerjakan.

“Saya minta agar tenaga honorer non database ini tetap dikaryakan. Mereka sangat membantu kelancaran tugas pelayanan masyarakat di berbagai instansi. Kita carikan solusinya bersama-sama. Jangan sampai menciptakan pengangguran baru,” ucap Fauzan, Anggota DPR RI Fraksi NasDem ini.

Menurut Fauzan, sejauh ini pemerintah pusat tidak melarang pemerintah daerah untuk tetap mempekerjakan tenaga honorer non database, selama pemerintah daerah mampu. Sejauh ini, kata Fauzan, upaya yang dilakukan Pemprov NTB dengan bersurat kepada pemerintah pusat sudah benar dan patut diapresiasi untuk mencari solusi agar tenaga honorer non database tetap bekerja dan ditugaskan di instansi pemerintah daerah.

“Saya melihat Pemprov NTB sudah punya niat baik mencari solusi pengangkatan para tenaga honorer non database dengan mengirim surat ke Pemerintah Pusat. Namun belum ada solusi sesuai aspirasi para tenaga honorer non database ini,” ucap Fauzan.

Fauzan mengatakan, ia bersedia membantu dan menjembatani antara Pemprov NTB dan Pemerintah Pusat untuk mengatasi kekhawatiran tenaga honorer non database ini. Fauzan menyatakan siap membantu  dan menyuarakan keresahan para tenaga honorer kepada Pemerintah Pusat melalui DPR RI. 

“Saya minta Pemprov NTB nanti lebih intens untuk menginformasikan permasalahan tenaga honorer non database kepada saya. Sebagai perwakilan masyarakat NTB di Komisi II DPR RI yang bermitra dengan Kementerian terkait, saya pasti akan membantu dan menyampaikan aspirasi masyarakat NTB di Jakarta.” jelas Fauzan.

Fauzan menegaskan, ia berkomitmen untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer non database di NTB, termasuk tenaga honorer non database di seluruh Indonesia. Fauzan juga berjanji akan membantu rencana audiensi para tenaga honorer non database ke Komisi II DPR RI, setelah masa reses mendatang.

Sabtu, 18 Oktober 2025

Fauzan Khalid Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Fauzan Khalid Anggota DPR RI Dapil NTB

Okenews.net-Empat pilar kebangsaan merupakan fondasi penting bagi seluruh rakyat untuk membangun identitas dan karakter bangsa. Empat pilar yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, landasan yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan dan menjadi kerangka bagi kita untuk berkontribusi secara konstruktif”. 

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok. H. Fauzan Khalid, dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Bagik Polak, Lombok Barat, NTB, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Fauzan, yang juga Anggota Komisi II DPR RI, empat pilar kebangsaan digali dari sosial budaya yang hidup di masyarakat. Empat pilar ini terus direvitalisasi, diperkuat, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat pilar kebangsaan ini bersumber dari agama. Saya yakin tidak ada yang bertentangan dengan agama apa pun,” jelas Fauzan, yang menjabat Bupati Lombok Barat pada periode 2016 hingga 2024.

Fauzan menambahkan, Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan. Nilai-nilai ini relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia yang memiliki keragaman budaya dan suku.

Undang-Undang Dasar 1945, kata Fauzan, memberikan kerangka hukum yang melindungi hak-hak warga negara. Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara mengajarkan pentingnya persatuan dalam perbedaan. 

“Di era perkembangan teknologi informasi yang pesat, kita harus mampu menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan untuk menciptakan masyarakat yang harmonis.” ucap Fauzan.

Fauzan mengingatkan, agar masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya caranya dengan tidak menyebarkan berbagai informasi atau berita-berita yang tidak benar atau hoaks.

“Mari kita semua ikut serta menjaga stabilitas negara, dengan tidak mendistribusikan berita hoaks. Manfaatkan era digital dengan menyampaikan narasi positif di berbagai saluran media, termasuk di media sosial. Mari kita jaga bersama keamanan negara kita.’ tuturnya.

Fauzan dalam sosialisasi ini juga minta agar semua elemen masyarakat untuk mendukung berbagai pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan Presiden Prabowo. Selain itu, Upaya Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi di Tanah Air juga patut didukung oleh semua rakyat Indonesia.

“Upaya pemberantasan korupsi dilakukan Presiden antara lain dengan mengambil alih jutaan hektar lahan sawit illegal. Presiden juga sedang berusaha mengambi alih tambang-tambang illegal. Semuanya ini akan dikembalikan untuk kesejahteraan semua rakyat,” jelas Fauzan, Ketua KPU NTB periode 2008-2013 ini.

Jumat, 17 Oktober 2025

Bupati Lombok Timur Rotasi 170 Pejabat, Jangan Andalkan Kedekatan, Saya Akan Evaluasi Enam Bulan

Pemda Lombok Timur


Okenews.netSebanyak 170 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi mengalami rotasi jabatan. Bupati Lombok Timur menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi, bukan sekadar formalitas.

“Rotasi ini adalah penyegaran. Jangan terlalu diambil hati. Semua sudah kami pertimbangkan dengan matang. Enam bulan ke depan, saya akan evaluasi kinerja kalian satu per satu,” tegas Bupati dalam sambutannya, Jumat, 17/10/2025


Ia mengingatkan seluruh pejabat agar tidak bekerja seenaknya hanya karena merasa memiliki kedekatan pribadi dengan pimpinan. 


“Jangan karena ada kedekatan, lalu bekerja sembarangan. Saya akan tetap memantau pekerjaan kalian,” ujarnya.


Bupati juga menekankan pentingnya semangat kerja di tempat baru. Menurutnya, seorang ASN yang mampu menunjukkan kinerja baik akan selalu mendapatkan tempat yang layak.


“Kalau Anda bekerja baik, di mana pun ditempatkan, Anda pasti akan melompat ke posisi yang lebih baik. Tapi kalau saat dipindah justru kecewa, di mana komitmen Anda sebagai ASN?” katanya.


Ia meminta seluruh pejabat segera membangun komunikasi yang baik di lingkungan kerja baru agar cepat beradaptasi dan menunjukkan loyalitas kepada daerah dan pimpinan.


“Menuju tahun 2026, kita menghadapi penurunan anggaran yang cukup serius. Karena itu, saya harap semua bekerja sungguh-sungguh dan tulus untuk Lombok Timur,” ucapnya.


Selain menyoroti kinerja ASN, Bupati juga menyinggung tingginya angka kemiskinan di Lombok Timur yang meski mulai menurun, masih perlu menjadi perhatian bersama.


“Ini bukan hanya pekerjaan Bupati, tapi tanggung jawab kita semua. Mari bersama-sama meningkatkan ekonomi masyarakat Lombok Timur,” terangnya.


Bupati juga mengingatkan agar seluruh aparatur menanggapi serius isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, dan memastikan tidak ada penyalahgunaan.
 

Kepada para pejabat eselon II, Bupati berpesan agar selalu menyampaikan informasi yang benar kepada pimpinan.

“Jangan ada kebohongan. Sampaikan apa adanya agar kebijakan kita tidak salah arah,” tandasnya.


Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.
“Selamat bertugas. Semoga Lombok Timur terus melangkah menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.


Atlet Binaan Polres Lombok Tengah Borong Medali Emas di PON Kudus 2025

PON Kudus

Okenews.net - Atlet binaan Polres Lombok Tengah di bawah naungan Polsek Batu Keliang Utara (BKU) kembali menorehkan prestasi gemilang. Mereka berhasil memborong sejumlah medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang digelar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga dari daerah pelosok mampu menghasilkan atlet tangguh yang berdaya saing di tingkat nasional.

Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., bersama Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para atlet binaannya. Dukungan serupa juga datang dari Karo SDM Polda NTB Kombes Pol. I Dewa Made Adnyana, S.I.K., S.H., M.H., yang selama ini aktif dalam pembinaan bela diri di lingkungan kepolisian.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang luar biasa dari para atlet serta dukungan pembinaan yang berkesinambungan. Kami bangga atas perjuangan mereka,” ujar Kapolres AKBP Eko Yusmiarto.

Tim seni gerak Tarung Derajat asal Lombok Tengah tampil impresif di berbagai kategori, baik tunggal maupun beregu. Berikut daftar peraih medali yang mengharumkan nama NTB di PON Kudus 2025, Aoura Thiyen- 2 Medali Emas (Seni Gerak Tunggal Putri & Rangger Putri) Nadila Putri -1 Emas & 1 Perak (Rangger Putri & Rangger Dua Orang Putri) Riski Rahmawati -1 Emas & 1 Perak (Rangger Tiga Putri & Rangger Dua Putri) Erlaga Hidayat - 1 Emas (Seni Gerak Garang Putra) Denis Pebrian - 1 Emas (Seni Gerak Garang Putra) Riyadi Zulkarmawan -1 Emas (Seni Gerak Garang Putra) Dedi Iswari - 1 Emas (Petarung Putra 70,1–75 Kg)

Total, para atlet binaan Polres Lombok Tengah berhasil membawa pulang tujuh medali emas dan dua perak untuk Provinsi NTB.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh jajaran Polres Lombok Tengah yang konsisten membina atlet melalui Polsek Batu Keliang Utara. Fasilitas latihan, pelatih berkompeten, serta disiplin tinggi menjadi kunci keberhasilan mereka.

“Semoga anak-anak kami dapat mempertahankan gelar juara di PON NTB 2028 mendatang. Kami berharap mereka terus diperhatikan, karena mereka telah mengharumkan nama daerah,” ujar AKBP Eko Yusmiarto.

Pelatih utama, Saepul Anwar, juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memberi perhatian lebih kepada para atlet berprestasi, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Sebagian besar atlet kami berasal dari keluarga sederhana, bahkan ada yang yatim piatu. Kami berharap ada apresiasi nyata, seperti penghargaan dan peluang kerja di daerah,” tutur Saepul.

Capaian luar biasa ini menjadi inspirasi bahwa talenta besar tidak hanya lahir dari kota besar, tetapi juga dari pelosok desa bila diberikan pembinaan dan dukungan yang tepat.

Dengan semangat dan kerja keras, para atlet muda Lombok Tengah ini telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dari tempat yang sederhana  membawa nama NTB bersinar di panggung nasional.

Empat Ranperda Diharmonisasi, DPRD Loteng Tegaskan Komitmen Bangun Regulasi yang Berkeadilan

Lombok Tengah – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng), melalui komisi-komisi yang dipimpin Ketua Komisi I, Ahmad Syamsul Hadi, menggelar rapat pengharmonisasian terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), dengan melibatkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTB.

Rapat pengharmonisasian tersebut, bertempat di Ruang Rapat Mandalika Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi NTB, Kemarin

Adapun empat Ranperda yang dibahas dalam rapat harmonisasi tersebut antara lain, Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Desa Wisata, Ranperda tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Ketua Komisi I DPRD Loteng, Ahmad Syamsul Hadi menegaskan, rapat ini merupakan bagian penting dari proses pembentukan peraturan daerah, agar setiap produk hukum daerah memiliki kejelasan norma, tidak tumpang tindih, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Sedia payung sebelum hujan, bahasa ini layak kita ucapkan, jadi semua produk hukum harus kita matangkan sebelum hukum tersebut disahkan,” katanya

Dikatakan, dengan rapat harmonisasi ini, dengan melibatkan Kemenkumham NTB, pihaknya atas nama anggota DPRD Loteng berharap, ke Empat Ranperda tersebut dapat segera difinalisasi dan ditetapkan.

Sehingga nantinya, mampu memberikan landasan hukum yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, peningkatan sektor pariwisata, serta perlindungan masyarakat dari potensi bahaya kebakaran.

Dalam rapat tersebut, hadir pula anggota DPRD dari berbagai komisi yang turut memberikan masukan konstruktif sesuai dengan bidangnya masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dengan memperhatikan aspek hukum, sosial, budaya, dan kebutuhan daerah dalam setiap Ranperda yang diusulkan.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara selesainya proses harmonisasi oleh pihak DPRD bersama jajaran Kanwil Kemenkumham NTB, sebagai bukti komitmen bersama dalam menyempurnakan dokumen Ranperda sebelum dibahas lebih lanjut pada tahapan berikutnya. (*)

Kamis, 16 Oktober 2025

Pemda Lotim Sambut Sinergi Pesantren NWDI untuk Indonesia Emas 2045

 

Edwin Hadiwijaya
Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana Ikatan Kerjasama Pondok Pesantren (IKPP) NWDI, Kamis (16/10/2025) di Pancor. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengenal Spirit Perjuangan Menuju Pesantren NWDI yang Mandiri dan Berkemajuan Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan apresiasi terhadap kiprah pondok pesantren yang disebutnya sebagai “jangkar kehidupan sosial dan moral masyarakat.” Ia menegaskan bahwa peran pesantren sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa, sekaligus menjadi mitra penting pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah Daerah Lombok Timur menyambut baik kehadiran IKPP NWDI. Melalui wadah ini, komunikasi dan kolaborasi antara pesantren dan pemerintah dapat terjalin lebih erat untuk bersama membangun daerah,” ujar Edwin.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kemandirian dan inovasi di lingkungan pesantren. “Kemajuan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kemandirian finansial dan kemampuan pesantren dalam mengelola sumber daya secara produktif. Peran pesantren akan sangat signifikan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus IKPP NWDI, Hasanuddin, menyebut pembentukan IKPP NWDI sebagai langkah strategis untuk menyatukan visi besar pondok pesantren di bawah naungan NWDI.

“Pesantren adalah jangkar yang kuat bagi kemajuan bangsa. IKPP hadir untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Rakerda perdana ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran pesantren dalam pembangunan Lombok Timur yang religius, mandiri, dan berkemajuan.

Rabu, 15 Oktober 2025

Skylancing Paragliding X'Cross Country Championship 2025 Resmi Dibuka

Event Skylancing

Okenews.net - Event Skylancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 secara resmi telah dibuka pada Selasa, 14 Oktober 2025. Opening ceremony berlangsung meriah. 

Acara dibuka oleh Aster Kaskoopsudnas Marsma TNI Elya Ardianto, mewakili Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP., kemudian Asisten Teritori TNI AU NTB Kolonel Pnb Sonny Irawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Wirawan Ahmad, Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia, Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lalu Sungkul, serta perwakilan sejumlah stakeholder terkait.

Kehadiran TNI AU menjadi wujud nyata dukungan TNI Angkatan Udara terhadap pengembangan olahraga dirgantara di wilayah NTB. Pihaknya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam sambutan tertulisnya, Pangkoopsudnas menyampaikan apresiasi kepada Pemprov NTB, PB FASI, Lanud TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menghadirkan ajang kedirgantaraan bertaraf internasional ini. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, dunia olahraga, dan masyarakat dalam mengangkat nama Indonesia—khususnya Nusa Tenggara Barat—di mata dunia.

“Event ini bukan sekadar lomba, tetapi wujud nyata sinergi antara olahraga, pariwisata, dan kedirgantaraan yang berpadu dalam semangat kebangsaan,” ujar Pangkoopsudnas.

Bagi Lanud ZAM dan Pemprov NTB, Skylancing Championship 2025 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah sebagai calon tuan rumah PON 2028, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

Olahraga dirgantara seperti paralayang, lanjut Aster Kaskoopsudnas, juga mencerminkan nilai-nilai keberanian, keseimbangan, dan filosofi hidup yang sejalan dengan karakter prajurit dan insan udara.

“Langit tidak membatasi kita, justru membukakan ruang seluas-luasnya bagi mereka yang berani bermimpi dan berusaha,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kolonel Pnb Sonny Irawan mendukung penuh kegiatan

paralayang sebagai bagian dari

pembinaan potensi dirgantara sekaligus upaya memperkenalkan olahraga kedirgantaraan kepada masyarakat luas.

"Kegiatan ini turut menjadi sarana promosi wisata dirgantara dan mempererat sinergi antara TNI AU dengan komunitas olahraga udara serta pemerintah daerah," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Wirawan Ahmad menyampaikan dukungan Pemprov NTB terhadap Event Skylancing Paragliding Xcross Country Championship 2025.

"Atas nama pemerintah provinsi nusa tenggara barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) atas kepercayaannya menjadikan NTB, khususnya Lancing Lombok Tengah sebagai tuan rumah ajang bergengsi ini," ujar Wirawan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan dan keberanian, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan sinergi antara olahraga, pariwisata, dan pembangunan daerah.

Sky Lancing Cross Country Championship bukan sekadar perlombaan. Ia adalah simbol keberanian manusia menaklukkan ketinggian, menjelajah ruang udara dengan semangat 

pantang menyerah.

"Kami percaya, dengan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, TNI/Polri, FASI, maupun masyarakat, event ini akan membawa manfaat besar bagi perkembangan olahraga dirgantara," jelasnya.

Ia mengaku, keberadaan event semacam itu bisa menggenjot pariwisata daerah, khususnya Lombok Tengah dan NTB pada umumnya.

"Peningkatan kunjungan wisata serta pemberdayaan ekonomi lokal masyarakat sekitar mari kita jadikan ajang ini sebagai wadah mempererat persaudaraan dan semangat sportivitas. sekaligus ajang untuk menunjukkan semangat juang dan cinta tanah air," beber Wirawan. 

"Nikmatilah setiap detik perlombaan ini dengan penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. keselamatan. dan persaudaraan," sambung Wirawan.

Sebagai informasi, Event ini diikuti oleh lebih dari sekitar 80 atlet paralayang nasional serta sejumlah peserta dari Malaysia, Thailand, dan Australia. Mereka akan menempuh rute lintas udara sejauh lebih dari 40 kilometer, melintasi lanskap alam yang menampilkan kombinasi pesisir, perbukitan, dan area persawahan khas Lombok Barat. Event ini akan berlangsung sampai dengan 19 September mendatang.

Seluruh peserta Sky Lancing International Paragliding Xcross Country Championship 2025 dijadwalkan terbang paling cepat pukul 10.30 Wita. Peserta boleh terbang hingga pukul 15.00 WITA sore. Event ini bakal memperebutkan hadiah total tak kurang dari 18.000 USD.

Sky Lancing sebelumnya telah sukses menggelar banyak event. Seperti pada tahun 2022, Kejurda Paralayang NTB, Porprov NTB Cabor Paralayang. Kemudian tahun 2023, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia.

Pada tahun 2024, International Paragliding Accuracy Championship (IPAC), AFA Asian League, PGAWC Seri Indonesia, Panglima TNI Cup, dan pada tahun 2025, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia, Kejurnas Gantolle.

Hari Kedua, Seluruh Atlet Matangkan Persiapan

Seluruh peserta event Sky Lancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 gagal take off. Musababnya kecepatan angin di atas batas maksimum untuk terbang mencapai 35 km/jam hingga pukul 13.00 Wita. 

Mic Director atau Sutradara Pertandingan Sky Lancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 Aries Pribaya mengatakan kecepatan angin sejak pukul 11.00 Wita masih berada di atas 25 km/jam di atas landasan take off bukit Sky Lancing, Lombok Tengah. 

Imbasnya, sebanyak 32 peserta yang ikut terbang pada hari pertama event menuju ke halaman kantor Bupati Lombok Barat di Kecamatan Gerung Lombok Barat, NTB gagal dilakukan. 

"Tadi sudah kita lakukan briefing sebelum take off. Tapi kondisi alam dan cuaca belum mendukung," kata Aries ditemui di Bukit Sky Lancing, Lombok Tengah, Rabu siang (15/10/2025).

Selain itu, berdasarkan hasil breafing pukul 11.00 Wita, semula landasan Landing para peserta akan dialihkan ke persawahan warga di Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan atau Desa Tempos di Kecamatan Gerung. Rencana itu dilakukan demi keselamatan para peserta. 

"Risikonya lebih tinggi, kami tidak akan memaksakan landing di kantor Bupati, Lombok Barat," ujar Aries. 

Menurut Aries, berdasarkan hasil free practice yang dilakukan pada Selasa siang (14/10/2025) kemarin, kondisi cucaca sangat mendukung. Dari 4 peserta yang melakukan uji coba lintasan seluruhnya berhasil landing dengan selamat di halaman kantor Bupati Lombok Barat. 

"Secara lomba kita selalu mengarahkan ke kantor Bupati Lombok Barat secara di sana point untuk landing. Tapi kalau tidak memungkinkan akan kita arahkan ke lokasi persawahan warga," ujarnya. 

Pria asli Sumedang ini mengaku lomba Paragliding Xcross Country Championship 2025 ini akan dilanjutkan pada Kamis (16/10/2025) besok pukul 12.00 Wita. Meski begitu, panitia lomba bakal tetap memperhatikan kondisi cuaca. 

Dijelaskan, event ini bukan sekadar terbang di udara, event ini adalah perpaduan antara kompetisi, eksplorasi, dan filosofi kebebasan, di mana setiap pilot berpacu dengan waktu, angin, dan dirinya sendiri.

Berbeda dari paralayang biasa yang berputar di sekitar area lepas landas, X’Cross Country menuntut peserta menempuh lintasan jarak jauh dari satu titik ke titik lain menggunakan tenaga alam — arus termal dan angin. Tak ada mesin, tak ada pendorong, hanya insting, strategi, dan kemampuan membaca cuaca yang menentukan sejauh apa mereka bisa melayang.

Setiap pilot X’Cross Country sejatinya adalah “pembaca langit” yang ulung. Mereka belajar memahami arah angin dari gerakan daun, membaca termal dari bentuk awan, dan memperkirakan kestabilan udara dari suhu tanah.

Di sinilah keindahan sekaligus tantangan event ini: sains dan insting berpadu dalam harmoni. Tak ada rumus pasti—hanya pengalaman, kepekaan, dan keberanian yang berbicara.

Keunikan Paralayang X’Cross Country adalah bagaimana olahraga ini mengajarkan manusia untuk berkompromi dengan alam, bukan menaklukkannya. Pilot tidak memaksa langit tunduk pada keinginannya, tetapi menunggu saat terbaik ketika alam memberi izin untuk terbang.

Jin Hei, peserta asal Korea Selatan mengaku senang bisa mengikuti lomba paralayang Xcross Country di Lombok Tengah. Menurut dia pemandangan di bukit Sky Lancing ini cukup memukau.

"Bagus ya. Indah juga bukitnya. Tahun depan kalau diadakan kembali kami akan ajak 20 orang dari Korea untuk ikut," katanya.

Pemda Lotim Siapkan Lahan untuk Wujudkan Sekolah Garuda, Cetak SDM Berdaya Saing Global

Bupati Lotim Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda

Okenws.net- Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen mewujudkan pendirian Sekolah Garuda di wilayahnya. Keberadaan sekolah ini dinilai penting dan strategis sebagai upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di kancah global.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat dijumpai wartawan pada Rabu (15/10), menjelaskan bahwa Sekolah Garuda dirancang dengan konsep berbeda dari SMA maupun Madrasah Aliyah (MA) sederajat. Sekolah ini diharapkan menjadi model pendidikan unggulan yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain di Lombok Timur.

“Sekolah Garuda akan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujar Bupati Warisin.

Lebih lanjut, Pemda Lombok Timur kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kantor Staf Kepresidenan dan kementerian terkait, termasuk menyiapkan lahan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Salah satu syarat utama dari Kementerian Pendidikan adalah pemerintah daerah harus menyiapkan lahan minimal 20 hektar dengan persetujuan kementerian,” jelasnya.

Dari hasil kajian awal, Kecamatan Pringgabaya menjadi salah satu lokasi yang direkomendasikan karena memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk yang mendukung. Bupati berharap lokasi tersebut mendapatkan respons positif dari kementerian agar pembangunan Sekolah Garuda dapat segera direalisasikan.

“Semoga ini menjadi langkah awal bagi Lombok Timur dalam melahirkan pemimpin masa depan yang berdaya saing global,” tutupnya.

7 Atlet Binaan Polsek Batu Keliang Utara Wakili NTB Tembus Semifinal PON Beladiri II di Kudus

Atlet Tarung Derajat, di PON Kudus

Okenews.net - Tujuh atlet Tarung Derajat binaan Polsek Batu Keliang Utara (BKU), Polres Lombok Tengah, berhasil menembus babak semifinal dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II yang digelar di GOR Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.

Para atlet asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini tampil membanggakan dengan mewakili daerah dalam sejumlah kategori pertandingan, di antaranya seni gerak tunggal putra dan putri, ragger putra-putri, serta garang putra.

Pelatih sekaligus anggota Polsek Batu Keliang Utara, Aipda Saiful Anwar, yang saat ini mendampingi para atlet di Kudus, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, sejumlah kategori sudah kami ikuti dan sejauh ini tujuh medali berhasil kami rebut. Bahkan tujuh atlet binaan kami sudah memastikan diri di babak semifinal,” ujar Saiful Anwar, Rabu (15/10/2025).

Ia menjelaskan, dari 13 atlet asal NTB yang lolos ke babak final, tujuh di antaranya merupakan atlet binaan Polsek Batu Keliang Utara. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga bela diri di tingkat kepolisian dan masyarakat.

“Mereka ini anak-anak berprestasi yang menjadi kebanggaan NTB. Perjuangan mereka luar biasa hingga bisa menembus semifinal dan final. Ini bukti bahwa pembinaan di daerah juga bisa melahirkan atlet hebat,” tambahnya.

Saiful juga berharap agar pemerintah daerah dan lembaga olahraga terkait memberikan perhatian lebih kepada para atlet Tarung Derajat yang telah membawa nama baik daerah di kancah nasional.

“Kami berharap ada perhatian dan pembinaan lanjutan dari pihak terkait agar semangat dan prestasi anak-anak ini terus berkembang,” tandasnya.

7 Petarung NTB Tembus Semifinal PON Bela Diri 2025, Pelatih: “Mereka Berjuang Habis-habisan di Matras”

Tarung Derajat

Okenews.net-Tujuh atlet Tarung Derajat asal Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menembus babak semifinal pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.

Ketua tim, Muhamad Mali, didampingi pelatih Aipda Saepul Anwar, yang juga merupakan anggota Samapta Polsek Batu Kliang Utara (BKU), menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan keras para atlet yang tampil di hari kedua pertandingan, Selasa (14/10/2025).

“Hasilnya, tujuh atlet sukses memastikan langkah ke babak semifinal yang akan digelar Rabu (15/10/2025). Harapan kami, mereka bisa tampil lebih optimal dan menembus final. Target kami minimal semua petarung masuk final sambil menunggu hasil dari kategori seni gerak,” ujar Mali.

Sementara itu, Aipda Saepul Anwar menuturkan rasa haru sekaligus bangganya melihat semangat juang anak-anak asuhnya di arena.

“Harapan saya, anak-anak didik kami bisa mencapai puncak yang diimpikan, yaitu meraih medali emas. Mereka ini lahir dari desa, tapi semangatnya luar biasa. Negara ini akan maju kalau SDM dari desa juga diberi kesempatan untuk berkarya dan berprestasi,” ungkap Ipul, sapaan akrabnya.

Dengan mata berkaca-kaca, Ipul juga menceritakan bagaimana kerasnya perjuangan para atlet di atas matras.

“Untuk mencapai puncak PON itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anak-anak berjuang habis-habisan, sampai tangan dan wajah mereka bengkak. Saya sebagai pelatih tidak bisa menahan air mata melihat perjuangan mereka,” tutupnya.


DPRD Lombok Tengah Gelar Sidang Paripurna Peringati Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke 80


LOMBOK TENGAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-80, Selasa (14/10/2025).

Sidang yang berlangsung di ruang utama DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lombok Tengah, H. Lalu Ramdan, serta dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., bersama Wakil Bupati Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda, anggota DPRD, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian pembangunan daerah hingga saat ini. Menurutnya, usia ke-80 merupakan momentum penting untuk meneguhkan semangat bersama dalam membangun Lombok Tengah yang lebih baik.

“Di usia ke-80 tahun ini, Lombok Tengah terus berdiri tegak, tidak hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun jiwa dan harapan rakyatnya,” ujar Pathul Bahri.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Pathul–Nursiah, pada periode 2021–2024 yang kini berlanjut hingga 2025–2030, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah meneguhkan tekad untuk mewujudkan visi besar pembangunan daerah, yakni “Masyarakat Lombok Tengah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis (Masmirah),” tegas Bupati.

“Bagi kami, Lombok Tengah adalah batu permata, batu permata yang harus dijaga, diasah, dan dipersembahkan untuk dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Loteng, HL. Ramdan menyampaikan, dalam 80 tahun kiprahnya, Loteng telah menyaksikan banyak kemajuan signifikan. Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi telah membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu sorotan gemilang adalah keberhasilan luar biasa sebagai tuan rumah MotoGP Mandalika 2025. Perhelatan balap motor kelas dunia ini bukan hanya mengangkat nama Loteng di mata internasional, tapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Dengan tingkat okupansi hotel mencapai 93 persen dan kawasan Mandalika yang dipadati oleh wisatawan luar maupun dalam negeri, ajang ini membuktikan kapasitas Loteng menjadi tuan rumah event internasional bertaraf tinggi.

“Gelaran MotoGP Mandalika 2025 turut membangkitkan geliat ekonomi lokal, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM yang merasakan dampak positifnya,” jelasnya.

Keberhasilan ini juga merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, menunjukkan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia dalam menyambut tantangan global. Ini membuktikan bahwa Loteng tak hanya kaya akan potensi alam dan budaya, tapi juga memiliki kapasitas luar biasa untuk berkompetisi di kancah internasional.

“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar refleksi atas capaian yang telah dicapai, melainkan juga panggilan untuk terus melangkah maju. Tantangan zaman menuntut kita untuk lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif dalam membangun daerah ini agar semakin sejahtera, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya. (*)

DPRD Lombok Tengah Gelar Sidang Paripurna Penyampaian KUA-PPAS 2026


LOMBOK TENGAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, Selasa (14/10/2025).

Sidang yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Lombok Tengah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, H. Lalu Ramdan, serta dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., para anggota dewan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pathul Bahri menjelaskan bahwa penyusunan dokumen KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Penyusunan dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan teknokratis, partisipatif, dan sinkronisasi terhadap kebijakan pembangunan nasional serta Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Semua ini kami lakukan sebagai wujud komitmen untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif dan terukur, serta selaras dengan aspirasi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati Pathul Bahri dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, stabilitas ekonomi nasional masih terjaga, dan hal ini memberikan ruang bagi Lombok Tengah untuk terus tumbuh positif. Salah satu indikatornya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukkan peningkatan konsisten, dengan capaian 71,19 poin pada tahun 2024. Peningkatan tersebut menjadi bukti keberhasilan daerah dalam memprioritaskan investasi pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, upaya kolaboratif pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan juga membuahkan hasil signifikan. Tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 2,55 persen, sementara persentase penduduk miskin pada tahun 2024 berada di angka 12,07 persen, dengan capaian sementara tahun 2025 menurun menjadi 10,68 persen.

“Capaian pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024 juga turun hingga 0,72 persen, dan prevalensi stunting berhasil ditekan ke angka 10,17 persen,” jelasnya.

Meski pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 sempat melambat di angka 3,34 persen akibat tekanan global, Bupati Pathul tetap optimistis terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 yang diperkirakan akan berada di kisaran 4,99 hingga 6,25 persen. Optimisme ini ditopang oleh pesatnya perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta penguatan sektor pariwisata, pertanian, dan industri kecil menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp23,29 juta hingga Rp24,07 juta, dengan kontribusi terhadap PDRB Provinsi NTB berkisar antara 9,08 hingga 12,36 persen. Pada aspek kesejahteraan sosial, pemerintah menargetkan penurunan tingkat kemiskinan di rentang 11,72–12,07 persen, serta pengurangan ketimpangan pendapatan dengan rasio gini yang diproyeksikan menurun pada kisaran 0,339–0,324.

“Pada tahun 2026, kapasitas sumber daya manusia juga ditargetkan meningkat dengan pencapaian IPM sebesar 71,75 poin, dan tingkat pengangguran terbuka yang stabil di kisaran 2,47–2,56 persen,” ungkap Pathul.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 3,71 persen, serta peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup daerah hingga mencapai 72,11 poin.

Dalam aspek keuangan daerah, arah kebijakan pendapatan pada tahun anggaran 2026 akan difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat kemandirian fiskal. Pemerintah akan menerapkan berbagai strategi inovatif dan proaktif dalam menggali potensi pendapatan baru, tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, terhadap pendapatan daerah yang bersumber dari transfer pemerintah pusat, telah dilakukan penyesuaian berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui surat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tentang penyampaian rancangan alokasi transfer ke daerah tahun anggaran 2026.

“Penyesuaian ini bertujuan agar proyeksi pendapatan transfer selaras dengan alokasi yang telah ditetapkan, sehingga perencanaan anggaran menjadi lebih akurat, realistis, dan akuntabel,” tandas Bupati Pathul Bahri.

Sidang paripurna tersebut menjadi langkah awal bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam menyusun kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan daerah tahun 2026. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan menuju Lombok Tengah yang mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan harmonis (Masmirah).

Selasa, 14 Oktober 2025

Aura Ratu Tien dan Denis Pebrian, Atlet Binaan Polsek BKU Polres Lombok Tengah Tampil Memukau di PON Jateng

Dua Atlet kebanggaan Lombok Tengah, Aura Ratu Tien dan Denis Pebrian

Okenews.net - Dua atlet kebanggaan Lombok Tengah, Aura Ratu Tien dan Denis Pebrian, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Gelanggang Olahraga (GOR) Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah. Keduanya merupakan atlet cabang olahraga Tarung Derajat yang merupakan binaan Polsek Batukliang Utara (BKU) di bawah naungan Polres Lombok Tengah.

Pada hari pertama pertandingan, cabang Tarung Derajat nomor seni gerak-getar berpasangan putra dan putri menampilkan tujuh pasangan terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Aura dan Denis yang turun dalam kategori seni gerak menampilkan teknik dan keindahan gerakan yang memukau para juri dan penonton.

“Penampilan mereka luar biasa. Gerakannya kompak, penuh tenaga dan ekspresi. Ini hasil latihan keras dan disiplin tinggi,” ujar pelatih Saepul Anwar, yang didampingi M. Mali serta tim pelatih lainnya.

Aura dan Denis merupakan bagian dari tim Tarung Derajat NTB yang terus menunjukkan perkembangan signifikan di ajang nasional. Dukungan penuh dari Polsek BKU dan Polres Lombok Tengah menjadi motivasi tersendiri bagi keduanya untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah dan institusi yang menaungi mereka.

“Semangat mereka luar biasa. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal membangun mental juara dan kebanggaan daerah,” tambah Saepul Anwar.

Dengan semangat juang dan performa yang terus meningkat, Aura Ratu Tien dan Denis Pebrian diharapkan mampu membawa pulang prestasi membanggakan untuk NTB dan Lombok Tengah di ajang bergengsi tersebut.


Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi