Tradisi Bau Nyale Ditiadakan, Simpang 4 Pemongkong akan "Disekat" - Okenews.net | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Selasa, 26 Januari 2021

Tradisi Bau Nyale Ditiadakan, Simpang 4 Pemongkong akan "Disekat"

OkeNews.net - Tradisi tahunan Bau Nyale di wilayah pantai selatan Kabupaten Lombok Timur ditiadakan. Hal itu berdasarkan pertimbangan bahwa virus corona atau corona virus desease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lombok Timur terus bertambah.


Demikian dikatakan Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., seusai memberikan hadiah lomba bola volly di Makodim 1615/Lotim jalan Prof. M. Yamin Selong, Selasa (26/1/2021).


Menurutnya, peniadaan acara tradisi Bau Nyale tahun ini semata-mata untuk menghindari kerumunan massa pengunjung sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari bahaya Covid-19.


"Ini salah satu upaya kita bersama untuk mencegah penularan Covid-19 di NTB khususnya wilayah Lombok Timur," ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, lanjut Agus Donny, pihaknya dari Koramil 1615-04/Keruak akan berkoordinasi dengan Forkopimca Jerowaru dan para Kepala Desa untuk melakukan "penyekatan" di simpang 3 Dusun Tutuk dan simpang 4 Desa Pemongkong agar pengunjung tidak bisa memasuki kawasan pantai.


Selain itu, melarang pendirian lapak oleh para pedagang baik pedagang dari Luar maupun pedagang dari Kecamatan Jerowaru sendiri.


"Jadi ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 30 Januari hingga Senin tanggal 1 Februari," terangnya.


Mantan Danyonif 742/SWY itu juga berharap agar masyarakat memahami kondisi seperti ini sehingga dapat meminimalisasi penyebaran dan penularan Covid-19.