Lentera Literasi Gelar Workshop Jurnalistik Santri Hamzanwadi - www.okenews.net | selalu oke di hati | All rights reserved

Breaking

Halaman

Kamis, 18 Maret 2021

Lentera Literasi Gelar Workshop Jurnalistik Santri Hamzanwadi

OkeNews.net – Puluhan santri Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain (YPH PPD) Nahdlatul Wathan Pancor, Lombok Timur  yang terdiri dari perguruan tinggi dan madrasah aliah mengikuti workshsop yang dieselenggarakan Lentera Literasi Nusantara yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Muallimin NW Pancor, Kamis (18/03/2021). Hadir sebagai narasumber Pemimpin Redaksi LOMBOKSATU.com yang juga akademisi Universitas Hamzanwadi.

Direktur LLN  Dr. Muhammad Halqi (kiri) bersama Pemred LOMBOKSATU.com Hanapi

Direktur Lentera Literasi Nusantara, Dr. Muhammad Halqi mengatakan, workshop jurnalistik santri Hamzanwadi ini bertujuan untuk mencetak calon-calon jurnalis masa depan yang andal. Peserta yang ikut workshop ini dikader untuk bisa menulis berita atau informasi terkait internal lembaga pendidikan tempat mereka belajar,minimal menulis dan mempublikasikannya melalui akun-akun media sosial atau portal web madrasah sesuai standar jurnalis. 


“Harapan kita, semua kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan di bawah naungan YPH PPD NW Pancor ini bisa terpublikasi dengan baik sebagai syiar lembaga. Jadi Lembaga Lentera Literasi Nusantara sebagai bagian dari organisasi Nahdlatul Wathan melakukan pengkaderan terhadap generasi NW yang tidak hanya bisa membaca tapi juga bisa menulis yang disebar kepada publik,” tegas Halqi.


Kegiatan ini menurut doktor jebolan UNJ itu, akan berlangsung selama dua hari dengan didampingi narasumber berkompeten di bidangnya. Untuk hari pertama diberikan materi dasar-dasar jurnalistik yang langsung dipraktik para peserta untuk membuat tulisan berdasarkan pemahaman untuk mengukur kemampuan peserta. 


“Kenapa langsung praktik? Karena ini merupakan kegiatan workshop yang dikemas lebih praktis namun dengan hasil yang lebih maksimal. Prinsipnya pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi sebenarnya para santri ini sudah terbiasa mengisi akun-akun media sosial mereka namun untuk lebih terarah dan memenuhi standar jurnalis yang baik maka kegiatan ini kta selenggarakan,” tegas Halqi yang juga Ketua Umum Pimpus Pemuda NW itu.