![]() |
| Organisasi Nahdatul Wathan |
Okenews.net- Ratusan pemuda yang tergabung dalam organisasi Nahdlatul Wathan (NW) resmi dilantik dalam prosesi Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang Pemuda NW se-Kabupaten Lombok Timur Masa Bakti 2026-2029, yang digelar di Auditorium Ummuna Hj. Siti Raehanun Zainuddin Abdul Majid, Anjani, Ahad (15/02/2026).
Momentum ini menjadi tonggak penting estafet kepemimpinan generasi muda NW, terlebih Lombok Timur dikenal sebagai basis utama pergerakan organisasi tersebut. Pelantikan serentak di 21 kecamatan itu dihadiri jajaran Pengurus Besar NW, Pengurus Wilayah, tokoh daerah, hingga perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Ardi, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Kami ingin bergerak cepat. Pemuda NW harus hadir dan mewujud nyata di setiap desa di seluruh penjuru Lombok Timur,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Kadir Jailani, mengapresiasi militansi para pengurus yang tetap solid meski jadwal pelantikan sempat tertunda. Ia menyebut, sejumlah pengurus kecamatan bahkan telah melakukan konsolidasi dari desa ke desa sebelum resmi dilantik.
“Semangat ini jangan pernah padam sampai garis akhir hayat. Perjuangan kita di Nahdlatul Wathan tidak boleh berhenti karena usia,” ujarnya penuh semangat.
Kadir juga menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan hingga tingkat Anak Cabang (PAC) dan Ranting (Dusun), sesuai amanah dalam Wasiat Renungan Masa karya TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.
“Pemuda adalah ujung tombak dan estafet kepemimpinan. Hari ini kalian di Pemuda, besok bisa menjadi Kepala Desa, Anggota DPR, bahkan Bupati,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Asisten I Setda, H. Ahyan, menitipkan harapan besar agar Pemuda NW tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial daerah.
Ia memaparkan, angka kemiskinan di Lombok Timur masih mencapai sekitar 183 ribu jiwa atau 13,5 persen, dengan 43 ribu jiwa tergolong miskin ekstrem. Di sisi lain, prevalensi stunting masih berada di kisaran 22-23 persen, yang salah satu penyebab utamanya adalah tingginya angka pernikahan usia anak.
“Kami berharap Pemuda NW berdiri di depan untuk mengampanyekan pencegahan pernikahan dini. Intervensi rekan-rekan pemuda sangat membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan,” kata H. Ahyan.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat data BPS 2025 menunjukkan angkatan kerja masih didominasi lulusan tingkat SD.
Puncak acara diisi dengan irsyadat dan tausiyah dari Sekretaris Jenderal PB NW, Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan. Ia membekali para pengurus baru dengan kerangka berpikir ilmiah dan organisatoris, salah satunya melalui Teori Empirisme yang menekankan pentingnya pengalaman inderawi dalam membangun pengetahuan.
“Pemuda era Generasi Z harus visioner, mampu membaca realitas, dan bangkit menghidupkan organisasi dengan kerja nyata,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD NTB Hj. Lale Yaqutunnafis, perwakilan Bakesbangpoldagri dan Dispora Lombok Timur, serta jajaran Pengurus Wilayah dan Daerah NW NTB.
Dengan dilantiknya kepengurusan di 21 kecamatan ini, Pemuda NW Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan perjuangan, memperkuat struktur hingga pelosok dusun, serta berkolaborasi menekan stunting, kemiskinan, dan pernikahan dini demi kemaslahatan umat.
.png)
