Okenews.net- Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024), H. Fauzan Khalid mengimbau
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat
untuk tetap tenang dan memprioritaskan
pelayanan masyarakat, meski Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini ditangkap
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di
Lombok, NTB, Senin (20/07/2026).
“Saya minta teman-teman ASN di Pemkab
Lombok Barat tetap menjalankan pelayanan publik. Jangan sampai roda
pemerintahan terhambat, menyusul musibah yang menimpa Bupati Lalu Ahmad Zaini.
Prioritaskan pelayanan masyarakat,” kata Fauzan, yang kini Anggota DPR RI dari
Fraksi NasDem, ketika diminta tanggapannya oleh sejumlah awak media, usai rapat
paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/07/2026).
Fauzan, Anggota DPR RI yang terpiih dari
dapil NTB II Pulau Lombok ini mengimbau, ASN di lingkungan Pemkab Lombok Barat
tetap menjalankan roda pemerntahan seperti biasa. Fauzan mnta agar ASN
memastikan administrasi pemerintahan tetap berjalan normal.
Fauzan, Anggota Komisi II DPR RI meyakini
roda pemerntahan tetap berjalan normal dan tidak sampai menghambat pelayanan
publik. Berdasarkan regulasi, kekosongan kepemimpinan diisi Wakil Kepala Daerah
sebagai Pelaksana Tugas (Plt) atau Penjabat (Pj) yang ditunjuk pemerintah pusat
atau provinsi untuk menjamin birokrasi dan layanan masyarakat terus berjalan.
“ASN harus tenang, fokus melayani
masyarakat, dan jaga netralitas serta integritas. Hindari tindakan reaksioner
seperti menyebarkan informasi tidak valid,” jelasnya.
Fauzan mengatakan agar ASN tetap menghormati
proses hukum yang sedang berjalan. Selain itu ASN diminta untuk selalu memaatuhi
arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) bupati atau Kementerian Dalam Negeri.
Fauzan menegaskan agar ASN menolak segala bentuk perintah atau kebijakan yang
berpotensi melanggar hukum, meskipun datang dari atasan. Jangan berspekulasi
dan menyebarkan gosip, atau membuat pernyataan provokatif di media sosial
terkait kasus tersebut.
“Selalu tunduk pada instruksi yang diberikan penjabat kepala daerah (Plt) yang ditunjuk resmi. Patuhi juga pedoman yang diberikan Kemendagri,” ujar Fauzan.
Fauzan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Peristiwa ini, lanjutnya, menjadi pukulan bagi tata kelola pemerintahan daerah yang diharapkan transparan dan melayani masyarakat.
.png)
