Lantik 115 Kepala Sekolah, Bupati Lotim Tekankan Integritas dan Pendidikan Akhlak
Okenews.net– Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melantik dan mengambil sumpah jabatan 115 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengemban tugas sebagai kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Pelantikan berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (30/10).
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur.
Menurutnya, jabatan kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan lembaga pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter dan moral peserta didik.
Bupati menegaskan, pendidikan akhlak, adab, dan etika harus menjadi perhatian utama sejak usia dini, baik di tingkat TK, SD, maupun SMP. Anak-anak perlu dibimbing agar tumbuh menjadi generasi yang menghormati orang tua dan guru, serta memiliki ketaatan kepada Allah SWT.
“Pembinaan karakter harus ditekankan sejak dini. Anak-anak kita harus dibekali akhlak mulia, adab, dan etika, sehingga menjadi generasi yang mampu menghormati orang tua serta taat kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan menjadi tempat yang nyaman bagi peserta didik. Menurutnya, guru dan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik.
Haerul Warisin menyebut Lombok Timur sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius. Hal tersebut tercermin dari keberadaan masjid, marbot, dan pondok pesantren yang tersebar di berbagai wilayah.
Karena itu, nilai-nilai keagamaan harus terus diperkuat dalam dunia pendidikan, termasuk melalui pembiasaan akhlakul karimah, penghormatan kepada orang tua, serta ketaatan kepada guru.
Selain menekankan pendidikan karakter, Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas.
Ia memastikan pengangkatan para kepala sekolah dilakukan berdasarkan penilaian kinerja dan kompetensi, tanpa adanya pungutan biaya.
“Pelantikan ini murni berdasarkan kinerja dan kompetensi. Tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Prinsip transparansi ini harus terus dijaga dan berlaku bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.
“Selamat bekerja, selamat bertugas, dan selamat mendidik,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas kepemimpinan sekolah, meningkatkan mutu pendidikan, serta membentuk generasi Lombok Timur yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
.png)
















