www.okenews.net: LPKA
Tampilkan postingan dengan label LPKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPKA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 September 2026

Kimwasmat PN Praya Pantau Pembinaan Anak di LPKA Lombok Tengah

Okenews.net– Proses pembinaan Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah mendapat perhatian dari Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri (PN) Praya.

Hal itu terlihat saat Kimwasmat PN Praya melakukan kunjungan ke LPKA Lombok Tengah, Jumat (25/9). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan sesuai ketentuan.

Rombongan Kimwasmat diterima Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi LPKA Lombok Tengah, Ahmad Saepandi, bersama jajaran. Dalam kunjungan itu, rombongan kemudian meninjau sejumlah fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pembinaan.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya pondok hunian, ruang kelas, serta area kegiatan pembinaan Anak Binaan.

Selain melihat kondisi hunian, Kimwasmat juga mengamati pelaksanaan pendidikan dan berbagai kegiatan pembinaan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk perubahan perilaku, mengembangkan potensi, sekaligus mempersiapkan Anak Binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, mengatakan pengawasan dari Kimwasmat menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses pembinaan berjalan sebagaimana mestinya.

“Pengawasan dan pengamatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembinaan berjalan dengan baik. Kami terus berupaya memberikan pembinaan yang terarah, memenuhi hak Anak Binaan, serta mempersiapkan mereka agar mampu kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang positif,” kata Hidayat.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan putusan pengadilan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak dan masa depan Anak Binaan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara PN Praya dan LPKA Lombok Tengah. Sinergi kedua institusi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemasyarakatan yang mengedepankan pembinaan serta kesiapan Anak Binaan untuk kembali ke lingkungan masyarakat.

Selasa, 08 September 2026

Tak Sekadar Menari, Anak Binaan LPKA Lombok Tengah Belajar Disiplin dan Percaya Diri

Okenews.net – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah terus menghadirkan program pembinaan yang kreatif, edukatif, dan membangun karakter anak binaan. Salah satunya melalui pembelajaran seni tari yang digelar pada Selasa (8/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi semakin menarik karena melibatkan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram sebagai pendamping dan instruktur.


Dalam pembelajaran itu, anak binaan diperkenalkan sekaligus mempraktikkan Tari Gopala dan Tari Kecak. Para mahasiswa PKL terlebih dahulu memberikan contoh setiap gerakan, kemudian mendampingi anak binaan untuk mengikuti rangkaian gerakan secara bertahap.


Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Anak binaan tidak hanya diajak mengenal seni dan budaya, tetapi juga dilatih untuk berani tampil, berkonsentrasi, menjaga kekompakan, serta mengikuti setiap gerakan dengan disiplin.


Bagi LPKA Lombok Tengah, seni tari bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu. Lebih dari itu, seni menjadi media pembinaan yang dapat membantu anak binaan menggali potensi sekaligus membangun karakter positif.


Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, mengapresiasi kolaborasi dengan mahasiswa IAHN Gde Pudja Mataram tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam program pembinaan sangat penting untuk memberikan pengalaman positif dan beragam kepada anak binaan.


“Melalui kegiatan seni, anak binaan dapat mengembangkan potensi dan kreativitas sekaligus belajar tentang disiplin dan kerja sama. Kami berharap pengalaman positif ini dapat menjadi bekal bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” ujar Hidayat.


Ia menegaskan, LPKA Lombok Tengah akan terus mendorong lahirnya program-program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga mampu membentuk mental dan karakter anak binaan.


Melalui kegiatan seni tari ini, anak binaan diharapkan semakin percaya diri, mampu bekerja sama, serta memiliki ruang untuk menyalurkan kreativitas secara positif.

Rabu, 19 Agustus 2026

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, Anak Binaan LPKA Lombok Tengah Ikuti Pembelajaran

Okenews.net– Sebanyak 21 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di Ruang Belajar LPKA Lombok Tengah, Rabu (19/8).

Kegiatan tersebut diikuti Anak Binaan yang menjalani program Kejar Paket melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ANDIKPAS LPKA Lombok Tengah. Pembelajaran dipandu Medina Arnis Alfiani dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami.

Dalam kegiatan tersebut, Anak Binaan mendapatkan materi Bahasa Inggris yang meliputi latihan pengucapan, pemahaman kosakata, serta praktik sederhana untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

Suasana pembelajaran berlangsung aktif. Para peserta didorong untuk berani mempraktikkan materi yang telah dipelajari sehingga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menggunakannya dalam komunikasi sederhana.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, mengatakan pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan Anak Binaan. Karena itu, pihaknya terus mendorong mereka untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan keterampilan.

“Kami terus mendorong Anak Binaan untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pendidikan. Pembelajaran Bahasa Inggris ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta menjadi bekal bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Hidayat.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan Anak Binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen LPKA Lombok Tengah dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi Anak Binaan. Melalui pembelajaran yang berkelanjutan, mereka diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri sebagai bekal untuk menata masa depan yang lebih baik.

Senin, 17 Agustus 2026

41 Anak Binaan LPKA Lombok Tengah Terima Pengurangan Masa Pidana


Okenews.net – Sebanyak 41 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah mendapat Pengurangan Masa Pidana (PMP) Umum dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyerahan PMP secara simbolis berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Senin (17/8/2026). Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. Muhammad Nursiah, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah dan Kepala Rutan Kelas IIB Praya.

Dua Anak Binaan hadir mewakili penerima PMP dan menerima surat keputusan secara simbolis dalam kegiatan tersebut.

Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi LPKA Kelas II Lombok Tengah, Ahmad Saepandi, menjelaskan, dari 41 Anak Binaan yang memperoleh pengurangan masa pidana, 40 orang menerima PMP Umum I dan satu orang mendapatkan PMP Umum II.

Adapun besaran pengurangan masa pidana yang diberikan bervariasi. Sebanyak 16 anak memperoleh pengurangan satu bulan, 17 anak mendapat pengurangan dua bulan, dan delapan anak memperoleh pengurangan tiga bulan.

Ahmad mengatakan, pemberian PMP merupakan bagian dari pemenuhan hak Anak Binaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Pengurangan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, di antaranya perilaku baik, kepatuhan terhadap tata tertib, keaktifan mengikuti program pembinaan, serta adanya penurunan tingkat risiko selama menjalani masa pidana.

“Pemberian Pengurangan Masa Pidana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Anak Binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, mempertahankan perilaku baik, serta meningkatkan kesiapan untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Pemberian PMP pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak, tetapi juga mendorong Anak Binaan terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kamis, 23 Juli 2026

19 Anak Binaan LPKA Lombok Tengah Terima Remisi Hari Anak Nasional


Okenews.net – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momen penuh kebahagiaan bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Sebanyak 19 anak binaan menerima pengurangan masa pidana (remisi) sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik dan keaktifan mereka selama menjalani program pembinaan, Kamis (23/7/2026).

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada dua perwakilan anak binaan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Barat, Ketut Akbar Herry Achyar, didampingi Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat.

Saat ini, LPKA Lombok Tengah dihuni 57 anak binaan. Dari jumlah tersebut, 19 orang dinyatakan memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk memperoleh remisi Hari Anak Nasional.

Rinciannya, sebanyak 10 anak menerima remisi satu bulan, enam anak memperoleh remisi dua bulan, dan tiga anak mendapatkan remisi tiga bulan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas NTB, Ketut Akbar Herry Achyar, mengajak seluruh anak binaan menjadikan remisi sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Saya ingatkan kepada anak-anakku sekalian untuk selalu berkelakuan baik dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Jadikan momen remisi ini sebagai pemicu semangat untuk menata masa depan," ujar Ketut Akbar Herry Achyar.

Ia menegaskan, remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan negara kepada anak binaan yang menunjukkan perubahan sikap, disiplin, dan kesungguhan dalam mengikuti setiap program pembinaan.

Melalui pemberian remisi pada peringatan Hari Anak Nasional ini, diharapkan seluruh anak binaan semakin termotivasi untuk terus berperilaku positif, meningkatkan kualitas diri, serta kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab.

Kamis, 09 Juli 2026

Bangun Kepercayaan Diri Anak Binaan, LPKA Lombok Tengah Gandeng Biro Psikologi Adeena

Okenews.net – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah terus memperkuat pembinaan mental dan psikologis bagi anak binaan. Kali ini, LPKA menggandeng Biro Psikologi Adeena untuk menggelar kegiatan konseling bertema "Percaya Diri", Rabu (8/7).

Kegiatan yang berlangsung di Berugak Besuk tersebut menghadirkan dua konselor, Baiq Safitri dan Dini Happy. Seluruh anak binaan mengikuti sesi konseling yang dikemas secara interaktif guna membangun kepercayaan diri sekaligus membantu mereka mengenali potensi yang dimiliki.

Dalam sesi tersebut, para konselor memaparkan pentingnya rasa percaya diri, cara mengenali bakat dan potensi diri, serta memberikan ruang diskusi dan berbagi pengalaman. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong anak binaan untuk lebih mengenal dirinya, mengembangkan kemampuan yang dimiliki, dan membangun pola pikir yang positif.

Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, menegaskan bahwa pembinaan psikologis merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembentukan karakter anak binaan.

"Melalui kegiatan konseling ini, kami berharap anak binaan mampu membangun rasa percaya diri, mengenali potensi yang dimiliki, serta memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri. Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan keterampilan, tetapi juga pada kesehatan mental dan pembentukan karakter," ujar Hidayat.

Menurutnya, kepercayaan diri yang kuat akan menjadi bekal penting bagi anak binaan dalam menjalani proses pembinaan sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, optimistis, dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi dengan Biro Psikologi Adeena ini, LPKA Lombok Tengah berharap pembinaan yang diberikan tidak hanya meningkatkan kesehatan mental dan motivasi anak binaan, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka dalam menyongsong masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Rabu, 13 Mei 2026

Desk Evaluasi WBBM Digelar, LPKA Lombok Tengah Perkuat Komitmen Pelayanan Bersih

Foto: LPKA Lombok Tengah

Okenews.net- Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah terus mematangkan pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Desk Evaluasi yang berlangsung di aula LPKA setempat, Selasa (13/5).

Kegiatan evaluasi ini melibatkan Tim Penilai Internal dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mengikuti jalannya kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting. Dalam proses penilaian tersebut, pihak LPKA memaparkan berbagai data dukung terkait pembangunan Zona Integritas yang telah dijalankan.

Selain pemaparan materi, tim penilai juga mengikuti room tour secara langsung melalui siaran livestreaming untuk melihat kondisi layanan dan fasilitas di lingkungan LPKA Lombok Tengah. Sesi tersebut dipandu oleh petugas internal yang memperlihatkan sejumlah area pelayanan serta inovasi yang telah diterapkan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara tim penilai dan tim pembangunan Zona Integritas LPKA. Pembahasan difokuskan pada komitmen organisasi, capaian program, hingga strategi percepatan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Tim Penilai Internal atas pelaksanaan evaluasi tersebut. Ia berharap berbagai inovasi yang telah dilakukan mampu membawa LPKA Lombok Tengah meraih predikat WBBM.

Menurutnya, evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Jumat, 08 Mei 2026

LPKA Lombok Tengah Deklarasi Perang terhadap HP Ilegal dan Narkoba

LPKA Lombok Tengah

Okenews.net- Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah menunjukkan komitmen kuat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman dengan menggelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat (8/5).

Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Lombok Tengah itu dipimpin langsung Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, dan diikuti seluruh jajaran pegawai serta unsur stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat membacakan sekaligus menandatangani ikrar sebagai bentuk komitmen bersama memberantas peredaran handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan di lingkungan LPKA.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai integritas pemasyarakatan.

“Saya tidak akan memberi ruang bagi peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan di LPKA Lombok Tengah. Kami berkomitmen menjaga integritas dan memperkuat pengawasan demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran,” tegas Hidayat.

Usai apel dan pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan razia kamar hunian serta tes urine terhadap seluruh petugas dan anak binaan. Kegiatan tersebut melibatkan Koramil 1620-07/Batukliang dan Polsek Batukliang.

Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB turut memberikan sosialisasi kepada anak binaan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampaknya terhadap masa depan generasi muda.

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya poin keenam terkait pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan di lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan negara.

Minggu, 22 Maret 2026

Kakanwil Ditjenpas NTB Pantau Layanan Idul Fitri di LPKA Lombok Tengah

LPKA Lombok Tengah

Okenews.net- Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, Anak Agung Gde Krisna, untuk memastikan layanan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah tetap berjalan optimal.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan pada hari kedua Lebaran dengan fokus pada pelayanan kunjungan keluarga bagi anak binaan. Dalam peninjauannya, Kakanwil melihat langsung proses layanan yang menjadi momen penting bagi anak binaan untuk bertemu keluarga.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya kunjungan, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung saat hari raya. Selain itu, kenyamanan pengunjung dan anak binaan juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan layanan.

Tidak hanya memantau layanan kunjungan, Kakanwil juga melakukan pengecekan kondisi keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan LPKA guna memastikan situasi tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri.

Kedatangan Kakanwil disambut oleh Pelaksana Harian Kepala LPKA Lombok Tengah, Jaliludin, bersama jajaran petugas yang tengah menjalankan piket. Dalam laporannya, Jaliludin menyampaikan bahwa layanan kunjungan Idul Fitri berlangsung lancar dan terkendali dengan dukungan penuh dari seluruh petugas yang disiagakan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan, khususnya di LPKA Lombok Tengah, dapat terus terjaga sekaligus memberikan dampak positif bagi proses pembinaan anak binaan serta meningkatkan kepuasan masyarakat.

Sabtu, 21 Maret 2026

Remisi Idul Fitri di LPKA Lombok Tengah, 45 Anak Binaan Dapat Pengurangan Hukuman, Satu Langsung Bebas

Sumber Foto: Humas LPKA Kelas II Lombok Tengah

Okenews.net- Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah, Sabtu (21/3/2026). Momentum tersebut menjadi istimewa bagi para anak binaan yang mengikuti Shalat Id berjamaah di lapangan upacara.

Usai pelaksanaan Shalat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait Pemberian Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Idul Fitri 2026. Sebanyak 45 anak binaan menerima remisi sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala LPKA Lombok Tengah, Jaliludin, kepada perwakilan anak binaan.

Dari total penerima, sebanyak 44 anak memperoleh PMP I atau pengurangan masa pidana sebagian. Sementara itu, satu anak binaan menerima PMP II yang membuatnya langsung bebas karena masa pidananya berakhir bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Plh Kepala LPKA Lombok Tengah menegaskan bahwa pemberian remisi tidak sekadar bentuk pengurangan hukuman, melainkan apresiasi negara terhadap perubahan perilaku dan keaktifan anak binaan dalam mengikuti program pembinaan.

“Hari ini bukan hanya kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum bagi anak-anak binaan yang telah menunjukkan niat dan usaha untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada anak binaan yang langsung bebas agar menjadikan momen tersebut sebagai awal baru dalam kehidupan, serta mampu kembali ke tengah keluarga dan masyarakat dengan sikap yang lebih positif.

Suasana emosional pun tak terhindarkan ketika anak binaan yang dinyatakan bebas langsung melakukan sujud syukur. Raut bahagia bercampur haru terlihat, tidak hanya dari yang bersangkutan, tetapi juga dari rekan-rekan sesama binaan yang turut merasakan kebahagiaan tersebut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan halalbihalal antara petugas dan seluruh anak binaan. Meski masih menjalani masa pembinaan, semangat Idul Fitri tetap terasa melalui kebersamaan, rasa syukur, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Selasa, 03 Maret 2026

LPKA Loteng Usulkan Pengurangan Masa Pidana Anak Binaan di Hari Raya Nyepi 2026

LPKA Lombok Tengah

Okenews.net- Dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah (LPKA Loteng) mengusulkan satu orang anak binaan untuk memperoleh Pengurangan Masa Pidana (PMP).

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) pada Selasa (3/3/2026).

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, melalui Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi Ahmad Saepandi menjelaskan bahwa pengurangan masa pidana merupakan hak anak binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

“Pemberian Pengurangan Masa Pidana ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan pelaksanaannya mengacu pada Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi serta hak integrasi lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebelum diusulkan, anak binaan tersebut telah melalui proses verifikasi dan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Aspek yang menjadi pertimbangan meliputi perilaku selama menjalani pembinaan, keaktifan mengikuti program, serta kelengkapan administrasi.

Pihak LPKA berharap usulan PMP ini tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak binaan lainnya untuk terus menunjukkan sikap positif dan aktif dalam setiap kegiatan pembinaan. Dengan demikian, proses reintegrasi sosial diharapkan dapat berjalan optimal saat mereka kembali ke masyarakat.

Rabu, 18 Februari 2026

Sambut Ramadhan 1447 H, LPKA Lombok Tengah Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

LPKA Lombok Tengah

Okenews.net – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan tempat ibadah di lingkungan sekitar, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman ini dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, bersama seluruh jajaran pegawai dan peserta magang. Mereka bergotong royong membersihkan bagian dalam dan luar masjid, serta membantu mengangkut tanah untuk mendukung proses renovasi rumah ibadah tersebut.

Aksi sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen LPKA Lombok Tengah dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Tidak hanya sekadar bersih-bersih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat pengabdian sosial.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter serta upaya memperkuat silaturahmi dengan warga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman. Ini juga menjadi cara kami menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Hidayat.

Masyarakat Dusun Tojong-Ojong Bat menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala dusun bersama warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian serta partisipasi aktif LPKA Lombok Tengah dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara LPKA Lombok Tengah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman menjelang Ramadhan.

Selasa, 27 Januari 2026

Perkuat Hak Kesehatan Anak Binaan, LPKA Lombok Tengah Gandeng Puskesmas Aik Darek

LPKA Lombok Tengah Teken MOU Dengan Puskesmas Aik Darek

Okenews.net- Upaya memastikan pemenuhan hak dasar anak binaan terus diperkuat Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Terbaru, LPKA Lombok Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Puskesmas Aik Darek dalam rangka peningkatan layanan kesehatan bagi anak binaan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pelayanan kesehatan yang berlangsung di lingkungan LPKA Kelas II Lombok Tengah, baru-baru ini. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, Puskesmas Aik Darek akan memberikan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan rutin, penanganan kondisi darurat, hingga program promotif dan preventif guna mencegah munculnya penyakit, khususnya penyakit menular di lingkungan LPKA.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menegaskan bahwa aspek kesehatan memegang peranan penting dalam proses pembinaan anak binaan. Menurutnya, pembinaan yang optimal tidak akan tercapai tanpa dukungan kondisi fisik dan mental yang sehat.

“Kesehatan adalah fondasi utama dalam proses pembinaan. Sinergi dengan Puskesmas Aik Darek ini kami harapkan mampu memastikan anak binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak, berkelanjutan, dan sesuai standar,” ujar Hidayat, Selasa, (27/01/2026)

Sementara itu, pihak Puskesmas Aik Darek menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di LPKA Lombok Tengah. Kolaborasi ini juga dinilai sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup anak binaan selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kerja sama ini, LPKA Kelas II Lombok Tengah menegaskan komitmennya menjalankan pembinaan secara holistik. Tidak hanya fokus pada pembentukan karakter dan kemandirian, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak kesehatan anak sebagai bagian dari perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberi dampak positif dalam menciptakan lingkungan LPKA yang sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan anak binaan secara menyeluruh.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi