www.okenews.net: Olahraga
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2026

Siswa SMPN 1 Selong Tembus Panggung Nasional, Defan Alsava Ahmad Perkuat Lombok United


Okenews.net- Usia muda bukan penghalang untuk meraih prestasi. Semangat itu ditunjukkan Defan Alsava Ahmad, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selong, Kabupaten Lombok Timur, yang berhasil menembus skuad Lombok United Mataram untuk berlaga di ajang Grassroot Indonesia National Series 2026.

Lahir pada 4 Februari 2014, Defan yang kini berusia 12 tahun terus mengembangkan potensinya di dunia sepak bola. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, ia mampu menunjukkan komitmen dan kedisiplinan dalam mengasah kemampuan di lapangan hijau.

Kesempatan tampil dalam turnamen berskala nasional tersebut menjadi pencapaian penting bagi Defan. Ia membawa nama SSB Bintang Kejora Lombok Timur sekaligus menjadi bagian dari talenta muda yang berkesempatan menunjukkan kemampuan sepak bola daerah di tingkat nasional.

Keikutsertaan Defan dalam kompetisi ini juga menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan teknik bermain, membangun mental bertanding, serta memperluas pengalaman menghadapi pemain-pemain muda dari berbagai daerah.

Dukungan keluarga, sekolah, pelatih, dan masyarakat tentu menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet muda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, potensi yang dimiliki Defan diharapkan dapat terus berkembang tanpa mengabaikan pendidikan sebagai bekal masa depannya.

Langkah Defan menuju Grassroot Indonesia National Series 2026 sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya di Lombok Timur untuk berani bermimpi dan tekun berlatih demi meraih prestasi.

Perjalanan tersebut bukan sekadar tentang kesempatan tampil di panggung nasional, melainkan juga tentang proses, kedisiplinan, dan keberanian untuk mengembangkan potensi sejak usia dini.

Prestasi Defan diharapkan menjadi salah satu pemantik semangat bagi tumbuhnya bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Lombok Timur yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Rabu, 07 Oktober 2026

Diikuti 773 Pelajar, Bupati Cup IPSI Lotim Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Okenews.net – Sebanyak 773 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Open Turnamen Bupati Cup Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) 2026 tingkat Kabupaten Lombok Timur. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus penanaman nilai disiplin dan karakter bagi generasi muda.

Turnamen tersebut resmi dibuka Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di Sport Hall, Rabu (7/10). Peserta terdiri atas 168 siswa sekolah dasar (SD), 340 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 265 siswa sekolah menengah atas (SMA).

Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengingatkan bahwa pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga merupakan warisan budaya yang mengandung nilai seni, etika, dan pembentukan akhlak.

Ia menegaskan, kemampuan bela diri harus digunakan untuk melindungi diri, keluarga, serta membantu masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk mencari lawan atau terlibat perkelahian.

Menurutnya, seorang atlet tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik dan teknik. Disiplin dalam berlatih serta sikap hormat kepada pelatih, guru, dan orang tua juga menjadi bagian penting dalam membangun prestasi.

Bupati juga memotivasi para peserta agar tidak takut menghadapi kekalahan. Baginya, kekalahan dalam pertandingan merupakan bagian dari proses belajar, sedangkan ketidakdisiplinan dan hilangnya rasa hormat justru menjadi hal yang perlu dihindari oleh setiap atlet.

Untuk mencapai prestasi maksimal, para pelajar diminta menjaga pola hidup sehat, rutin berlatih, dan memperhatikan asupan nutrisi. Ia juga mengingatkan peserta agar menghindari minuman beralkohol serta minuman dengan pemanis buatan.

Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada pengurus IPSI Lombok Timur yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut. Ia berharap kompetisi ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang dipersiapkan untuk menghadapi ajang olahraga yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

Pembukaan Bupati Cup IPSI 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Lombok Timur. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta jajaran pengurus IPSI dan KONI Lombok Timur.

Jumat, 25 September 2026

Tumbangkan Darwil-Ramli, Ariakta-Hirsan Juarai Kapolres Cup III

Okenews.net- Pasangan Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha dan M. Hirsan menasbihkan diri sebagai juara Turnamen Badminton Kapolres Cup III yang digelar di Lapangan Bulutangkis Bale Wartawan, Jumat (25/9).


Kemenangan pasangan tersebut diraih secara dramatis setelah mengandaskan perlawanan pasangan Lalu Darwil-Lalu Ramli pada partai final yang berlangsung dalam tiga set atau rubber set.


Pada set pertama, pasangan Lalu Darwil-Lalu Ramli tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 21-14. Memasuki set kedua, Ariakta-Hirsan bangkit dan membalas dengan kemenangan cukup meyakinkan, 21-10.


Set ketiga menjadi penentu. Kedua pasangan tampil sengit dan saling kejar angka. Poin demi poin diperebutkan hingga pertandingan sempat diwarnai aksi protes.


Dengan pengawalan empat hakim garis, Subarman selaku wasit memberikan kemenangan kepada pasangan Ariakta-Hirsan setelah pasangan Lalu Darwil-Lalu Ramli dinyatakan melakukan kesalahan.


Pasangan Ariakta-Hirsan akhirnya menutup rubber set dengan skor 21-16. Hasil tersebut memastikan keduanya keluar sebagai juara Turnamen Badminton Kapolres Cup III. Posisi runner-up diraih Lalu Darwil-Lalu Ramli, sedangkan juara III ditempati pasangan Samsul Hadi-Subarman.


Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, khususnya dengan insan media.


"Ini sebagai ajang silaturahmi, terutama dengan rekan-rekan media, sekaligus menyambut HUT Lalu Lintas ke-71,"ujar AKBP Ariakta Gagah Nugraha.


Pada kesempatan tersebut, Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Dany Agung Pratama turut menyerahkan hadiah pembinaan kepada para pemenang.


 

Selasa, 08 September 2026

Bupati Cup Voli Rarang Bakal Jadi Agenda Tahunan

Okenews.net – Kejuaraan Voli Bupati Cup 2026 di Lapangan Bola Voli Rarang, Lombok Timur, mendapat perhatian khusus dari Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Turnamen tersebut dipastikan tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, tetapi akan diarahkan menjadi agenda olahraga tahunan.

Hal itu disampaikan Haerul saat menghadiri penutupan Kejuaraan Voli Bupati Cup 2026 di Rarang, Selasa (8/9). Di hadapan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan turnamen tersebut setiap tahun.

“Kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang akan kita lanjutkan setiap tahun. Kita jadikan turnamen di Desa Rarang ini sebagai agendanya Bupati Lombok Timur,” kata Haerul.

Tak hanya memastikan keberlanjutan turnamen, Bupati juga menyatakan akan meningkatkan dukungan anggaran pada pelaksanaan berikutnya. Dengan dukungan yang lebih besar, ia berharap kualitas penyelenggaraan dan pembinaan atlet voli di daerah juga semakin berkembang.

Menurutnya, keberadaan turnamen menjadi salah satu cara untuk membangun minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya bola voli. Ia berharap ajang tersebut mampu memacu pemuda Rarang dan wilayah sekitarnya untuk menekuni olahraga secara serius.

Haerul mengakui peserta yang berlaga dalam kejuaraan tahun ini tidak seluruhnya berasal dari Rarang. Bahkan, sejumlah atlet datang dari luar Lombok Timur. Namun, kondisi tersebut dinilai dapat menjadi pemicu bagi atlet lokal untuk meningkatkan kemampuan dan tidak kalah bersaing.

“Justru ini kita harapkan menjadi motivasi bagi pemuda Rarang untuk lebih serius menekuni olahraga voli,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Haerul juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta aparat keamanan yang telah berperan menjaga kelancaran selama turnamen berlangsung.

Sementara itu, laga puncak mempertemukan ATN Samudera Rarang dengan LTP Bank NTBS. Tampil sebagai tuan rumah, ATN Samudera Rarang berhasil keluar sebagai pemenang dan menutup Kejuaraan Voli Bupati Cup 2026 dengan hasil membanggakan.

Senin, 27 Juli 2026

ORADO NTB Gelar Turnamen Terbuka 2026, Ajang Bergengsi Domino Berhadiah Rp25 Juta

Okenews.ne- Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Nusa Tenggara Barat sukses menggelar Turnamen Terbuka ORADO NTB 2026 yang berlangsung meriah pada Sabtu dan Minggu, 25–26 Juli 2026. Bertempat di Meekow, Jalan Lingkar Selatan, Mataram, kejuaraan ini mempertemukan 64 tim dari berbagai daerah yang bertanding ketat memperebutkan total hadiah sebesar Rp25.000.000,-.

Selama dua hari penyelenggaraan, suasana kompetisi berlangsung hangat dan penuh sportivitas. Ketua Panitia Pelaksana, Erwin Irawan, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta menjadi bukti pesatnya perkembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Nusa Tenggara Barat.

"Antusiasme 64 tim yang bertanding sangat luar biasa. Turnamen terbuka ini kami hadirkan bukan hanya untuk memperebutkan total hadiah Rp25 juta, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, pembentukan mental bertanding, dan ajang unjuk kebolehan para atlet domino di NTB," ujar Erwin Irawan di sela-sela penutupan acara, Minggu (26/7).

Dari sisi teknis pertandingan, jalannya kejuaraan dipastikan berlangsung fair dan profesional di bawah pengawasan perangkat pertandingan resmi. Ketua Wasit ORADO NTB, Abdurrahman, menegaskan bahwa seluruh jalannya laga dari babak penyisihan hingga babak final mengacu pada regulasi pertandingan standar ORADO.

"Kami mengapresiasi seluruh peserta yang menjunjung tinggi sportivitas dan integritas selama turnamen berlangsung. Penerapan aturan pertandingan secara tegas dan objektif membuat jalannya kompetisi berkualitas serta melahirkan para juara yang benar-benar teruji," tegas Abdurrahman.

Pemilihan lokasi di Meekow Jalan Lingkar Selatan Mataram juga memberikan kenyamanan bagi para peserta dan pendukung yang memadati area turnamen hingga partai puncak pada Minggu malam.

Gelaran ini ditutup secara resmi dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang. Suksesnya Turnamen Terbuka ORADO NTB menjadi pijakan kuat bagi kepengurusan ORADO NTB untuk terus menggelar agenda kejuaraan rutin guna melahirkan atlet-atlet domino berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

Tentang ORADO NTB:

Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) NTB adalah wadah resmi pengawasan, pembinaan, dan pengembangan olahraga domino di wilayah Nusa Tenggara Barat guna mencetak atlet-atlet profesional dan berprestasi.

Selasa, 21 Juli 2026

9 Atlet Taekwondo Dicoret Saat Technical Meeting, KONI Sumbawa Tuntut Keadilan

Okenews.net - KONI Kabupaten Sumbawa menyampaikan sikap resmi atas perlakuan yang diterima oleh sembilan atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa yang telah dinyatakan lolos proses verifikasi administrasi, memperoleh ID Card resmi dari KONI NTB, dan tercatat sebagai bagian dari kontingen Kabupaten Sumbawa, namun justru tidak diperkenankan mengikuti pertandingan setelah mendapat penolakan pada Technical Meeting (TM) oleh panitia cabang olahraga, dalam hal ini Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) NTB.

Peristiwa ini dinilai menjadi pukulan berat bagi dunia olahraga NTB. Atlet yang telah berlatih dengan penuh pengorbanan justru diperlakukan tidak adil, padahal seluruh proses administrasi telah mereka lalui sesuai mekanisme yang berlaku.

"Kami mempertanyakan, apa arti diterbitkannya ID Card resmi oleh KONI NTB apabila atlet yang telah dinyatakan sah sebagai peserta masih dapat digugurkan secara sepihak pada saat Technical Meeting. Jika hal seperti ini dibiarkan, maka kredibilitas sistem verifikasi peserta Porprov menjadi dipertanyakan," tegas Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, Selasa 21 Juli 2026

Menurutnya, Porprov merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama KONI Provinsi NTB. Oleh karena itu, penyelenggaraannya harus menjunjung tinggi asas keadilan, kepastian hukum, sportivitas, dan perlindungan terhadap hak setiap atlet.

"Tidak boleh ada ruang bagi tindakan yang mencederai semangat olahraga dan merampas hak atlet untuk bertanding. Atlet datang membawa nama daerah dan telah memenuhi seluruh persyaratan, sehingga hak mereka harus dilindungi," ujarnya.

KONI Kabupaten Sumbawa menilai tindakan yang dilakukan Pengprov TI NTB telah mencederai nilai-nilai olahraga, menghilangkan kesempatan atlet untuk berprestasi, serta menimbulkan luka yang mendalam bagi para atlet, pelatih, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

"Kami meminta KONI Provinsi NTB untuk segera mengambil sikap yang tegas, objektif, dan bertanggung jawab dengan memulihkan hak-hak atlet yang telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Porprov," kata Abdul Rafiq.

Lebih jauh, KONI Kabupaten Sumbawa berharap kepada Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB, sebagai pemimpin daerah yang menaungi pelaksanaan Porprov XII NTB 2026, agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

"Kami memohon kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur agar memastikan keadilan bagi para atlet Kabupaten Sumbawa serta memerintahkan investigasi secara menyeluruh terhadap proses yang menyebabkan sembilan atlet tersebut kehilangan haknya untuk bertanding," ujarnya.

Apabila ditemukan adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan kewenangan, melakukan intervensi, atau merekayasa proses sehingga merugikan atlet, KONI Kabupaten Sumbawa meminta agar diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dunia olahraga tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan yang mengorbankan masa depan atlet. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab," tegasnya.

KONI Kabupaten Sumbawa juga menegaskan bahwa apabila persoalan ini tidak diselesaikan secara adil, maka sengketa tersebut akan dibawa ke Badan Arbitrase Keolahragaan Nasional serta menempuh langkah-langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga telah melakukan tindakan yang merugikan hak atlet Kabupaten Sumbawa.

"Perjuangan ini bukan sekadar membela sembilan atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa. Ini adalah perjuangan untuk menjaga marwah olahraga, menegakkan keadilan, dan memastikan bahwa tidak ada lagi atlet di Nusa Tenggara Barat yang menjadi korban akibat keputusan yang tidak transparan dan tidak berpihak pada nilai-nilai sportivitas," ujar Abdul Rafiq.

Ia menegaskan, keadilan tidak boleh berhenti di meja Technical Meeting.

"Keadilan harus hadir di arena pertandingan. Atlet datang untuk bertanding, bukan untuk dipermainkan oleh keputusan yang mencederai rasa keadilan," tutupnya.

Kamis, 02 Juli 2026

Panggung yang Ditunggu-Tunggu: Porwada NTB Umumkan Jawara Jurnalistik dan Fotografi

Okenews.net- Jika cabang olahraga lain sudah lebih dulu melahirkan para pemenang, satu pengumuman ini justru menjadi yang paling membuat peserta menahan napas hingga akhir. Cabang lomba karya jurnalistik dan fotografi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 akhirnya mengumumkan hasil resmi para pemenangnya, Kamis 2 Juli 2026 di Mataram.

Bukan tanpa alasan pengumuman ini paling dinanti. Berbeda dengan cabang lain yang bertumpu pada skor dan catatan waktu, di arena jurnalistik dan fotografi, yang dipertaruhkan adalah ide, kedalaman cerita, ketajaman sudut pandang, hingga kemampuan menangkap momen menjadi karya yang berbicara.

Pengumuman itu sekaligus menjadi semacam “golden ticket” bagi para peserta terbaik untuk terus mengasah kemampuan menuju panggung yang lebih tinggi. Porwanas Lampung 2027.

Koordinator Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada, H. Rudi Hidayat, mengatakan proses penilaian dilakukan secara serius dan melibatkan juri yang memiliki rekam jejak kuat di bidang masing-masing.

“Masukan dari para juri jelas, jangan cepat puas dengan hasil ini. Ini baru titik awal. Sebelum menuju Porwanas, kemampuan harus terus diasah agar kualitas karya semakin matang dan mampu bersaing di level nasional,” ujar H. Rudi.

Menurut dia, antusiasme peserta cukup tinggi. Untuk kategori karya jurnalistik diikuti 17 wartawan, sementara kategori fotografi diikuti lima wartawan.

Pada cabang karya jurnalistik, dewan juri diisi nama-nama yang tidak asing di dunia media dan komunikasi NTB. Mereka adalah Nurdin Rangga Barani, mantan wartawan MBM Sinar, Akdiansyah S.H.I yang kini menjadi anggota DPRD NTB, serta Bambang Mei Finarwanto, Direktur M16.

Sementara kategori fotografi dinilai oleh Ferry Gunawan yang dikenal sebagai fotografer profesional, H. Boy Mashudi selaku wartawan senior dan Ketua JMSI NTB, serta Ustaz Suaeb Qury yang juga Komisioner KIP NTB sekaligus penulis sejumlah buku dan Ketua Infokomdigi MUI NTB.

Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa didu ini menegaskan bahwa karya jurnalistik yang menonjol bukan hanya soal kemampuan merangkai kalimat, tetapi juga keberanian menggali fakta dan menghadirkan perspektif yang kuat.

“Jurnalisme yang baik tidak berhenti pada peristiwa. Ia harus mampu menghadirkan konteks, kedalaman, dan memberi pengalaman kepada pembaca untuk memahami sesuatu secara utuh. Kompetisi seperti ini menjadi ruang latihan yang penting bagi wartawan,” kata nya 

Dalam perlombaan ini, karya jurnalistik dipertandingkan dalam lima mata lomba, yakni TV Porwada, Features Porwada, Features Wisata Loang Balok, Features Olahraga, dan Medsos Porwada.

Adapun kategori fotografi melombakan tema Pembukaan Porwada, Wisata Loang Baloq, Pemprov NTB, Grand Final Porwada, dan Ekonomi NTB.

Penilaian jurnalistik sendiri dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari kesesuaian tema dan judul, orisinalitas gagasan, kedalaman liputan, penggunaan bahasa sesuai kaidah EYD, gaya penulisan, struktur kalimat, hingga kualitas penyajian karya.

Sedangkan pada fotografi, aspek yang dinilai mencakup relevansi dengan tema, ketajaman visual, pemilihan angle, serta kekuatan komposisi.

Ferry Gunawan menyebut foto jurnalistik bukan hanya gambar yang enak dipandang, tetapi karya yang mampu menyampaikan cerita.

“Foto yang baik adalah foto yang berbicara. Sekali dilihat, publik bisa menangkap emosi, suasana, dan pesan yang ingin disampaikan,” ujarnya.

Berikut daftar Pemenang Lomba Karya Jurnalistik PORWADA PWI NTB 2026

TV Porwada

Juara I: Aris Munandar

Juara II: Yoni Ariadi


Feature Porwada

Juara I: Lalu Habib

Juara II: Fajar


Feature Olahraga

Juara I: Saudi

Juara II: Khaeruddin

Feature Wisata


Juara I: M. Nasrullah

Medsos Porwada

Juara I: Ratna Dewi


Daftar Pemenang Lomba Fotografi Porwada 2026

Kategori Pembukaan Porwada

Juara I: M. Awal

Juara II: Wira Surya

Juara III: Saptono Yudi

Grand Final Porwada


Juara I: Randy

Juara II: Khaeruddin

Wisata Loang Balok (Eksibisi)

Juara I: KHM Nasuhi

Bupati Lotim Lepas SSB Satria Muda Berlaga di Piala Dunia Anak Indonesia 2026

Okenews.net – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi melepas keberangkatan Sekolah Sepak Bola (SSB) Satria Muda Lombok Timur yang akan tampil pada ajang Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Progresif Arena, Bandung, Jawa Barat.


Keikutsertaan SSB Satria Muda pada turnamen sepak bola usia dini tingkat nasional tersebut menjadi kebanggaan bagi Lombok Timur. Ajang ini diikuti puluhan sekolah sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia dan mempertandingkan kelompok usia mulai U-8 hingga U-16 sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta muda.


Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin memberikan motivasi kepada seluruh pemain agar bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Ia menilai kesempatan tampil di level nasional harus dimanfaatkan sebagai pengalaman berharga sekaligus langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi.


"Teruslah menjaga mimpi kalian. Prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, doa, dan mental yang kuat. Jadilah anak-anak yang mampu mengharumkan nama keluarga, daerah, dan bangsa," ujar Haerul Warisin.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mendukung pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga. Dukungan tersebut merupakan bagian dari investasi daerah dalam mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.


Bupati juga mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga nama baik Lombok Timur selama mengikuti kompetisi di Bandung. Ia berpesan agar para pemain selalu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menghormati masyarakat di daerah yang dikunjungi.


"Jaga etika dan adab di mana pun berada. Hormati semua orang, jaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan. Karakter yang baik adalah kemenangan yang paling berharga," pesannya.


Di akhir sambutannya, Haerul Warisin berharap seluruh kontingen kembali ke Lombok Timur dengan membawa pengalaman berharga dan hasil terbaik.

Sementara itu, Head Coach SSB Satria Muda Lombok Timur, Coach Gempar, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati kepada timnya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh pemain, pelatih, dan ofisial sebelum bertanding.


"Pesan Bapak Bupati menjadi motivasi besar bagi kami. Anak-anak semakin percaya diri karena mendapat dukungan langsung dari pemimpin daerah. Insyaallah kami akan berjuang secara sportif dan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Lombok Timur," kata Coach Gempar.


Keberangkatan SSB Satria Muda menuju Piala Dunia Anak Indonesia 2026 menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Diharapkan, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional mampu melahirkan pesepak bola muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap mengharumkan nama daerah di masa mendatang.

Minggu, 14 Juni 2026

Be-Rari Half Marathon Dongkrak Sport Tourism Lombok Timur, Diikuti Lebih dari 1.000 Pelari

Okenews.net- Ajang Be-Rari Half Marathon sukses menyedot perhatian masyarakat dan pelari dari berbagai daerah. Kegiatan yang menggabungkan olahraga dan promosi pariwisata tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta, menjadikannya salah satu event olahraga terbesar yang digelar di Lombok Timur tahun ini.

Dukungan penuh diberikan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terhadap kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6). Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin hadir langsung untuk melepas peserta kategori 5 kilometer (5K) yang diikuti sekitar 600 pelari dari berbagai kalangan.

Sejak pagi hari, suasana di lokasi start telah dipadati peserta yang antusias mengikuti lomba. Kehadiran Bupati Haerul Warisin turut menambah semangat para pelari yang siap menaklukkan lintasan.

Selain menjadi sarana olahraga, Be-Rari Half Marathon juga dirancang sebagai upaya memperkenalkan destinasi wisata Lombok Timur melalui konsep sport tourism. Peserta tidak hanya menikmati kompetisi lari, tetapi juga disuguhkan keindahan alam dan potensi wisata daerah yang menjadi bagian dari rute perlombaan.

Pemerintah daerah menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak ganda. Di satu sisi mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, sementara di sisi lain dapat memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Kategori half marathon atau 21 kilometer dilepas langsung oleh Kapolres Lombok Timur. Sementara kategori 10 kilometer (10K) diberangkatkan oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik.

Sekda Juaini Taofik mengapresiasi tingginya partisipasi peserta serta dampak ekonomi yang ditimbulkan dari penyelenggaraan event tersebut. Menurutnya, kehadiran ribuan pelari dan pendamping memberikan efek positif bagi pelaku usaha, mulai dari sektor kuliner hingga jasa penginapan.

“Event seperti ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu pemerintah daerah mendukung agar Be-Rari Half Marathon dapat menjadi agenda tahunan,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah bagi para pelari lokal untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan prestasi terbaiknya sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tingginya minat peserta dari luar Lombok Timur, bahkan dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi bukti bahwa Be-Rari Half Marathon memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi menjadi event unggulan yang mendukung kemajuan pariwisata daerah.

Senin, 01 Juni 2026

Mi6: NTB Butuh Pemimpin Petarung, Mori Hanafi Salah Satu Jawabannya

Okenews.net- Anggota DPR RI Mori Hanafi dinilai memiliki modal politik paling mengilap untuk tampil sebagai kandidat Gubernur NTB pada Pilgub 2029. Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menempatkan politisi asal Bima tersebut sebagai salah satu figur yang paling relevan dengan kebutuhan kepemimpinan NTB ke depan, terutama di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks dan kompetitif.

"Bagi Mi6, kepemimpinan NTB lima tahun mendatang tidak cukup hanya bertumpu pada popularitas atau faktor kewilayahan. Yang lebih penting adalah kapasitas membangun jejaring nasional, kemampuan mengonsolidasikan kekuatan politik, serta rekam jejak dalam memperjuangkan kepentingan daerah," kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Senin, 1 Juni 2026 

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menilai Mori Hanafi memiliki kombinasi modal politik yang relatif lengkap. Selain memiliki pengalaman panjang dalam politik dan pemerintahan, Mori juga mempunyai jejaring nasional yang kuat, kapasitas organisasi yang teruji, dan karakter petarung yang mampu bertahan dalam berbagai dinamika politik.

Menurut Didu, perjalanan politik Mori tidak dibangun secara instan. Dari Wakil Ketua DPRD NTB, kandidat dalam Pilkada NTB, anggota DPR RI, hingga kini dipercaya memimpin DPW Partai Nasdem NTB, seluruh tahapan tersebut membentuk kapasitas kepemimpinan yang matang dan relevan dengan kebutuhan daerah.

"Pengalaman itu membuat Mori bukan sekadar politisi elektoral. Ia memahami bagaimana kepentingan daerah diperjuangkan melalui jalur kebijakan nasional. NTB membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu berbicara di tingkat lokal, tetapi juga memiliki akses dan kemampuan memperjuangkan daerah di tingkat pusat," ujarnya.

Didu menilai Pilgub NTB 2029 akan menjadi momentum menentukan arah pembangunan daerah di tengah tantangan baru, mulai dari transformasi ekonomi, hilirisasi industri, peningkatan kualitas SDM, penguatan konektivitas wilayah, hingga persaingan investasi yang semakin ketat.

Karena itu, menurutnya, NTB membutuhkan figur yang mampu berpikir strategis, memahami arah kebijakan nasional, dan memiliki kemampuan memperbesar posisi tawar daerah.

"Salah satu tantangan NTB selama ini adalah memperkuat daya tawar di tingkat nasional. Gubernur ke depan tidak cukup hanya menjadi administrator yang baik, tetapi juga harus menjadi negosiator yang efektif bagi kepentingan daerah. Dalam konteks itu, pengalaman dan jejaring nasional Mori menjadi sangat relevan," katanya.

Didu juga melihat posisi Mori sebagai Ketua KONI NTB berpotensi menjadi faktor penting menjelang Pilgub 2029. Apalagi NTB akan mencatat sejarah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, PON 2028 akan menjadi panggung besar yang akan menguji kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan jejaring yang dimiliki para tokoh daerah.

"Kalau PON sukses, prestasi atlet NTB meningkat, penyelenggaraannya mendapat apresiasi nasional, dan pembiayaannya tidak terlalu membebani APBN maupun APBD karena mampu melibatkan dunia usaha, tentu publik akan memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan Mori sebagai Ketua KONI NTB," ujarnya.

Didu menegaskan bahwa keberhasilan PON 2028 berpotensi menjadi salah satu leverage politik yang signifikan menjelang Pilgub 2029.

Selain itu, kemunculan Mori Hanafi dinilai merepresentasikan kebutuhan regenerasi kepemimpinan di NTB. Menurut Didu, daerah ini membutuhkan figur yang mampu menggabungkan energi generasi baru dengan pengalaman politik yang memadai.

"Mori masih relatif muda, tetapi pengalaman politik dan organisasinya sudah matang. Ini kombinasi yang tidak banyak dimiliki figur lain," katanya.

Didu juga menyoroti masih adanya sebagian kalangan yang mempersoalkan asal-usul geografis seorang calon pemimpin. Menurutnya, cara pandang tersebut sudah tidak relevan dalam demokrasi modern.

"Kalau Mori berasal dari Bima, memangnya kenapa? Yang harus menjadi ukuran adalah kapasitas, integritas, rekam jejak, dan kemampuan memimpin seluruh masyarakat NTB. Demokrasi yang sehat memberi kesempatan yang sama kepada semua anak daerah untuk mengabdi," tegasnya.

Menurut Didu, NTB tidak boleh terus terjebak pada sekat-sekat kewilayahan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang mampu bekerja untuk seluruh NTB tanpa memandang asal-usul daerahnya.

Dalam perspektif politik modern, posisi Mori sebagai Ketua DPW Nasdem NTB juga menjadi modal penting. Memimpin organisasi politik tingkat provinsi membutuhkan kemampuan konsolidasi, komunikasi lintas kelompok, manajemen konflik, dan kemampuan menjaga soliditas organisasi.

"Ketua partai itu bukan jabatan administratif. Itu adalah laboratorium kepemimpinan yang menguji kemampuan membangun konsensus dan menggerakkan sumber daya politik," katanya.

Didu menambahkan, salah satu kelebihan Mori adalah karakter politiknya sebagai figur petarung yang mampu bertahan dan terus berkembang di tengah kompetisi politik yang ketat.

"Politik itu arena daya tahan. Banyak figur muncul ketika situasi menguntungkan, tetapi tidak semua mampu bertahan ketika menghadapi tekanan. Mori menunjukkan daya tahan politik yang kuat. Karakter seperti itu penting untuk memimpin daerah sebesar NTB," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Didu juga menegaskan bahwa Mi6 mendukung pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat, baik untuk bupati/wali kota maupun gubernur.

Menurutnya, wacana pemilihan gubernur melalui DPRD atau mekanisme penunjukan merupakan kemunduran demokrasi yang berpotensi mengurangi legitimasi politik kepala daerah.

"Rakyat harus tetap menjadi pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpinnya. Karena itu, Mi6 menuntut Pilgub NTB 2029 tetap dilaksanakan secara langsung agar masyarakat dapat menentukan sendiri siapa figur terbaik yang akan memimpin daerah ini," katanya.

Karena itu, Mi6 menilai sangat wajar apabila nama Mori Hanafi mulai diperhitungkan secara serius dalam percakapan politik menuju Pilgub NTB 2029.

"Saya tidak mengatakan Mori satu-satunya figur yang layak. Tetapi jika berbicara secara objektif tentang pengalaman, jejaring nasional, kapasitas organisasi, legitimasi politik, dan daya juang, maka Mori Hanafi berada dalam baris terdepan," tutup Didu.

Senin, 18 Mei 2026

O2SN Lotim 2026 Resmi Dibuka, Sekda Tekankan Pembentukan Karakter Siswa

Foto: Sekertaris Daerah Lombok Timur dalam acara pembukaan (O2SN)

Okenews.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Lombok Timur jenjang SD/MI dan SMP/MTs di GOR Lalu Muslihin Selong, Senin (18/5). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga”.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, mengenai pentingnya membiasakan tujuh kebiasaan hebat bagi anak Indonesia. Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, belajar, bersosialisasi, serta tidur teratur.

Menurutnya, kebiasaan itu selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI. Ia menilai generasi emas Indonesia 2045 tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga kesehatan fisik dan karakter yang kuat.

“Kami titip kepada bapak ibu guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia kepada peserta didik,” ujarnya.

Sekda menegaskan, pelaksanaan O2SN bukan semata-mata mencari juara, melainkan membangun mental dan karakter siswa melalui olahraga. Ia menyebut atlet berprestasi lahir dari proses latihan yang disiplin, semangat bersaing, dan mentalitas yang baik.

“Tujuan O2SN bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana menumbuhkan karakter anak Indonesia hebat. Para juara tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan latihan, disiplin, daya saing, dan mentalitas yang baik,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari panitia, guru, official hingga organisasi perangkat daerah terkait untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut. Kehadiran Ketua Harian KONI Lombok Timur, lanjutnya, menjadi bentuk perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini yang dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB di masa mendatang.

Sekda berharap Lombok Timur mampu meningkatkan prestasi pada Porprov NTB 2026 mendatang sekaligus menjadi tuan rumah yang baik.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur, Agus Apandi, menjelaskan O2SN menjadi wadah pengembangan bakat olahraga peserta didik sekaligus menanamkan nilai sportivitas, tanggung jawab, percaya diri, dan jiwa kompetitif.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bulutangkis, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, dan atletik. Kegiatan berlangsung mulai 18 hingga 22 Mei 2026 di sejumlah venue berbeda di wilayah Lombok Timur.

Para juara akan memperoleh piagam penghargaan, medali, serta bantuan pembinaan. Khusus juara pertama akan mewakili Lombok Timur pada O2SN tingkat Provinsi NTB.

Kamis, 30 April 2026

Bupati Lotim Buka Raker KONI, Soroti Pembiayaan dan Loyalitas Atlet

Foto: Bupati Lotim dalam Acara Raker KONI Lotim

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor olahraga daerah. Hal ini ditandai dengan pembukaan Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Timur oleh Bupati H. Haerul Warisin, Kamis (30/4).

Kegiatan yang berlangsung di Rupatama 1 tersebut mengusung tema peningkatan pembinaan dan prestasi olahraga sebagai langkah strategis menuju ajang Porprov XII NTB tahun 2026, dengan target menjadikan Lombok Timur sebagai daerah yang kompetitif dan berprestasi.

Dalam arahannya, Bupati menyoroti keterbatasan sumber pembiayaan sebagai salah satu tantangan utama dalam pengembangan olahraga. Ia mengakui bahwa Lombok Timur belum memiliki dukungan besar dari sektor swasta maupun sumber dana CSR seperti daerah lain.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi penghambat dalam mencetak atlet berprestasi. Pemerintah daerah tetap berupaya memberikan dukungan, termasuk alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar untuk membantu kebutuhan berbagai cabang olahraga.

Selain persoalan anggaran, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap fenomena perpindahan atlet ke daerah lain. Ia meminta para pembina dan orang tua atlet untuk menanamkan rasa bangga dan loyalitas kepada daerah asal.

Menurutnya, sejumlah atlet Lombok Timur telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional, seperti tim futsal dan atlet putri asal Loyok. Potensi tersebut harus dijaga agar tetap mengharumkan nama daerah sendiri.

“Pembinaan tidak hanya soal kemampuan, tetapi juga bagaimana menjaga komitmen atlet untuk tetap membela Lombok Timur,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas pertandingan, akomodasi, dan penginapan. Ia berharap status Lombok Timur sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di NTB sejalan dengan kesiapan infrastruktur olahraga yang memadai.

Raker KONI ini turut dirangkaikan dengan peluncuran resmi jersey Porprov 2026 sebagai simbol kesiapan dan semangat atlet Lombok Timur dalam menghadapi kompetisi mendatang.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi