www.okenews.net

Rabu, 22 Juli 2026

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid Imbau ASN Lombok Barat Tetap Prioritaskan Layanan Publik

Okenews.net- Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024), H. Fauzan Khalid mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk tetap tenang dan  memprioritaskan pelayanan masyarakat, meski Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok, NTB, Senin (20/07/2026).

“Saya minta teman-teman ASN di Pemkab Lombok Barat tetap menjalankan pelayanan publik. Jangan sampai roda pemerintahan terhambat, menyusul musibah yang menimpa Bupati Lalu Ahmad Zaini. Prioritaskan pelayanan masyarakat,” kata Fauzan, yang kini Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, ketika diminta tanggapannya oleh sejumlah awak media, usai rapat paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/07/2026).

Fauzan, Anggota DPR RI yang terpiih dari dapil NTB II Pulau Lombok ini mengimbau, ASN di lingkungan Pemkab Lombok Barat tetap menjalankan roda pemerntahan seperti biasa. Fauzan mnta agar ASN memastikan administrasi pemerintahan tetap berjalan normal.

Fauzan, Anggota Komisi II DPR RI meyakini roda pemerntahan tetap berjalan normal dan tidak sampai menghambat pelayanan publik. Berdasarkan regulasi, kekosongan kepemimpinan diisi Wakil Kepala Daerah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) atau Penjabat (Pj) yang ditunjuk pemerintah pusat atau provinsi untuk menjamin birokrasi dan layanan masyarakat terus berjalan.

“ASN harus tenang, fokus melayani masyarakat, dan jaga netralitas serta integritas. Hindari tindakan reaksioner seperti menyebarkan informasi tidak valid,” jelasnya.

Fauzan mengatakan agar ASN tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Selain itu ASN diminta untuk selalu memaatuhi arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) bupati atau Kementerian Dalam Negeri.

Fauzan menegaskan agar ASN menolak segala bentuk perintah atau kebijakan yang berpotensi melanggar hukum, meskipun datang dari atasan. Jangan berspekulasi dan menyebarkan gosip, atau membuat pernyataan provokatif di media sosial terkait kasus tersebut.

Selalu tunduk pada instruksi yang diberikan penjabat kepala daerah (Plt) yang ditunjuk resmi. Patuhi juga pedoman yang diberikan Kemendagri,” ujar Fauzan.

Fauzan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.  Peristiwa ini, lanjutnya, menjadi pukulan bagi tata kelola pemerintahan daerah yang diharapkan transparan dan melayani masyarakat.


“Penindakan tegas oleh KPK diharapkan dapat menjadi efek jera dan momentum evaluasi menyeluruh terhadap rekrutmen serta pengawasan kepala daerah,” tegas Fauzan.

Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Lotim Targetkan Baznas Himpun Rp31 Miliar, Siapkan 10 Ambulans untuk Warga

Okenews.net– Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tidak hanya dilihat dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Refleksi Satu Tahun Pengabdian Baznas Lombok Timur yang digelar di halaman Kantor Baznas, Selasa (21/7/2026).

Menurut Bupati, capaian penghimpunan dana zakat dan infak yang telah menembus lebih dari Rp24 miliar patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran Baznas agar tidak cepat berpuas diri karena potensi zakat di Lombok Timur masih sangat besar.

"Yang paling membahagiakan bukan sekadar angka Rp24 miliar, tetapi ketika masyarakat yang sebelumnya kesulitan bisa tersenyum, orang sakit mendapat bantuan, dan mereka yang hidup dalam keterbatasan merasakan manfaat kehadiran Baznas. Itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya," ujar Haerul Warisin.

Bupati mengakui, keberadaan Baznas selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan secara cepat tanpa harus melalui prosedur birokrasi yang panjang.

Karena itu, ia memasang target lebih tinggi bagi Baznas pada Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2027, yakni mampu menghimpun dana sedikitnya Rp31 miliar. Dana tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan 10 unit ambulans gratis yang akan melayani masyarakat kurang mampu di seluruh wilayah Lombok Timur.

"Dengan target itu, kita berharap tersedia 10 ambulans. Satu ambulans melayani dua kecamatan sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa memperoleh layanan kesehatan darurat dengan lebih mudah," katanya.

Selain peningkatan penghimpunan dana, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik. Ia meminta seluruh pimpinan dan pengurus Baznas terus menjunjung tinggi prinsip kejujuran, profesionalisme, transparansi, dan amanah dalam mengelola dana umat.

Ia juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan internal serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui Baznas.

Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Timur, Muhammad Kamli, melaporkan bahwa selama satu tahun terakhir lembaganya berhasil menghimpun dana lebih dari Rp24 miliar. Dana tersebut berasal dari zakat sebesar Rp17 miliar, infak lebih dari Rp1 miliar, serta dana CSR dan dana sosial keagamaan lainnya yang mencapai lebih dari Rp6 miliar.

Menurut Kamli, seluruh dana yang dihimpun merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima manfaat.

"Seluruh dana yang kami kelola bukan milik pemerintah ataupun amil, melainkan sepenuhnya milik masyarakat yang dipercayakan kepada Baznas untuk disalurkan secara tepat sasaran," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Baznas Lombok Timur juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perum BULOG Cabang Lombok Timur terkait pengadaan barang dan jasa. Selain itu, Baznas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pelaku UMKM, petugas kebersihan, serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sektor pertanian.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada sejumlah muzakki yang dinilai konsisten mendukung program Baznas, di antaranya Sekretaris Daerah Lombok Timur, PT Selaparang Finansial, dan PT Bank NTB Syariah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran aplikasi Baznas Smart (B-Smart), sebuah inovasi layanan digital yang dirancang untuk mempermudah administrasi, pengelolaan proposal, digitalisasi surat-menyurat, hingga integrasi data muzakki dan mustahik. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan Baznas kepada masyarakat Lombok Timur.

HUT ke-18 KLU, Kantah Tegaskan Komitmen Wujudkan Kepastian Hukum Pertanahan

Okenews.net– Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara dimaknai Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara sebagai penguat komitmen dalam mendukung pembangunan daerah melalui pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepastian hukum.


Dalam ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Lombok Utara yang diperingati pada 21 Juli 2026, Kantah Lombok Utara menyampaikan apresiasi atas perjalanan pembangunan daerah yang telah berlangsung selama 18 tahun. Menurut Kantah, capaian tersebut merupakan hasil dari semangat, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang semakin maju dan berdaya saing, Selasa, 21/07/2026


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, mengatakan pihaknya siap terus menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui pelayanan pertanahan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.


"Selamat Hari Jadi ke-18 Kabupaten Lombok Utara. Semoga daerah ini terus tumbuh menjadi kabupaten yang maju, harmonis, dan berkelanjutan. Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara akan terus menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan transparan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Shaleh.


Ia menambahkan, kepastian hukum atas tanah merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, mempercepat pembangunan infrastruktur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan Lombok Utara yang semakin maju di usia ke-18 tahun.

9 Atlet Taekwondo Dicoret Saat Technical Meeting, KONI Sumbawa Tuntut Keadilan

Okenews.net - KONI Kabupaten Sumbawa menyampaikan sikap resmi atas perlakuan yang diterima oleh sembilan atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa yang telah dinyatakan lolos proses verifikasi administrasi, memperoleh ID Card resmi dari KONI NTB, dan tercatat sebagai bagian dari kontingen Kabupaten Sumbawa, namun justru tidak diperkenankan mengikuti pertandingan setelah mendapat penolakan pada Technical Meeting (TM) oleh panitia cabang olahraga, dalam hal ini Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) NTB.

Peristiwa ini dinilai menjadi pukulan berat bagi dunia olahraga NTB. Atlet yang telah berlatih dengan penuh pengorbanan justru diperlakukan tidak adil, padahal seluruh proses administrasi telah mereka lalui sesuai mekanisme yang berlaku.

"Kami mempertanyakan, apa arti diterbitkannya ID Card resmi oleh KONI NTB apabila atlet yang telah dinyatakan sah sebagai peserta masih dapat digugurkan secara sepihak pada saat Technical Meeting. Jika hal seperti ini dibiarkan, maka kredibilitas sistem verifikasi peserta Porprov menjadi dipertanyakan," tegas Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, Selasa 21 Juli 2026

Menurutnya, Porprov merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama KONI Provinsi NTB. Oleh karena itu, penyelenggaraannya harus menjunjung tinggi asas keadilan, kepastian hukum, sportivitas, dan perlindungan terhadap hak setiap atlet.

"Tidak boleh ada ruang bagi tindakan yang mencederai semangat olahraga dan merampas hak atlet untuk bertanding. Atlet datang membawa nama daerah dan telah memenuhi seluruh persyaratan, sehingga hak mereka harus dilindungi," ujarnya.

KONI Kabupaten Sumbawa menilai tindakan yang dilakukan Pengprov TI NTB telah mencederai nilai-nilai olahraga, menghilangkan kesempatan atlet untuk berprestasi, serta menimbulkan luka yang mendalam bagi para atlet, pelatih, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

"Kami meminta KONI Provinsi NTB untuk segera mengambil sikap yang tegas, objektif, dan bertanggung jawab dengan memulihkan hak-hak atlet yang telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Porprov," kata Abdul Rafiq.

Lebih jauh, KONI Kabupaten Sumbawa berharap kepada Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB, sebagai pemimpin daerah yang menaungi pelaksanaan Porprov XII NTB 2026, agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

"Kami memohon kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur agar memastikan keadilan bagi para atlet Kabupaten Sumbawa serta memerintahkan investigasi secara menyeluruh terhadap proses yang menyebabkan sembilan atlet tersebut kehilangan haknya untuk bertanding," ujarnya.

Apabila ditemukan adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan kewenangan, melakukan intervensi, atau merekayasa proses sehingga merugikan atlet, KONI Kabupaten Sumbawa meminta agar diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dunia olahraga tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan yang mengorbankan masa depan atlet. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab," tegasnya.

KONI Kabupaten Sumbawa juga menegaskan bahwa apabila persoalan ini tidak diselesaikan secara adil, maka sengketa tersebut akan dibawa ke Badan Arbitrase Keolahragaan Nasional serta menempuh langkah-langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga telah melakukan tindakan yang merugikan hak atlet Kabupaten Sumbawa.

"Perjuangan ini bukan sekadar membela sembilan atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa. Ini adalah perjuangan untuk menjaga marwah olahraga, menegakkan keadilan, dan memastikan bahwa tidak ada lagi atlet di Nusa Tenggara Barat yang menjadi korban akibat keputusan yang tidak transparan dan tidak berpihak pada nilai-nilai sportivitas," ujar Abdul Rafiq.

Ia menegaskan, keadilan tidak boleh berhenti di meja Technical Meeting.

"Keadilan harus hadir di arena pertandingan. Atlet datang untuk bertanding, bukan untuk dipermainkan oleh keputusan yang mencederai rasa keadilan," tutupnya.

Kapolres Lotim Pimpin Pengungkapan Kurir Sabu di Pelabuhan Kayangan

Okenews.net– Polres Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial D diamankan dalam pengungkapan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Pelabuhan Kayangan, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (19/7/2026) malam.

Pengungkapan kasus tersebut bermula sekitar pukul 22.15 WITA saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lombok Timur menerima informasi dari personel Polsek KP3 Pelabuhan Kayangan terkait seorang pria yang diduga membawa narkotika.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, langsung memerintahkan Kasat Resnarkoba IPTU Fedy Miharja, beserta personel menuju lokasi. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sekitar pukul 22.50 WITA, Kapolres bersama Tim Satresnarkoba tiba di Pos KP3 Pelabuhan Kayangan. Dengan disaksikan petugas pelabuhan sebagai saksi, petugas melakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian, dan barang bawaan terduga pelaku.

Dari hasil penggeledahan badan, petugas menemukan sebuah dompet hitam yang berisi identitas diri dan uang tunai sebesar Rp2 juta. Penggeledahan kemudian dilanjutkan terhadap sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi yang dikuasai terduga.

Di bagian dashboard sepeda motor ditemukan sebuah tas punggung hitam berisi kantong belanja warna biru yang di dalamnya terdapat pakaian dan satu plastik bening berukuran besar berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu. Sementara dari bawah jok sepeda motor, petugas kembali menemukan tas belanja merah yang berisi dua plastik klip besar diduga berisi sabu, serta satu unit telepon genggam Android merek Redmi warna emas.

Dalam interogasi awal, terduga pelaku mengaku berperan sebagai kurir. Berdasarkan keterangan sementara, ia berasal dari Pulau Sumbawa dan diduga memperoleh barang haram tersebut dari Kota Mataram untuk selanjutnya dibawa dan diedarkan di wilayah Pulau Sumbawa.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi tiga plastik besar berisi kristal bening diduga sabu, satu plastik klip berisi empat poket diduga sabu, satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi, satu dompet berisi identitas diri, satu unit telepon genggam Android merek Redmi warna emas, serta uang tunai sebesar Rp2 juta.

Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Lombok Timur untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Untuk mengembangkan perkara, Satresnarkoba Polres Lombok Timur juga berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Proses hukum akan dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan masing-masing. Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi muda dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar IPTU Lalu Rusmaladi.

Senin, 20 Juli 2026

Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali

Okenews.net- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, di Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Senin (20/07/2026). Pertemuan ini fokus membahas masa depan pengelolaan ruang dan pembangunan yang terus berkembang di Bali.

“Bicara masa depan Bali, kita bicara bagaimana mengelola ruang yang terbatas sekaligus menjawab kebutuhan yang terus bertambah. Rencana Tata Ruang (RTR) adalah kompas pembangunan dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) adalah petunjuk operasionalnya,” ujar Wamen Ossy.

Untuk mewujudkan pengembangan kawasan yang _sustainable_ di Bali, Kementerian ATR/BPN menginginkan agar RTR menjadi landasan dalam tiap perencanaannya. “Mulai dari Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), RTR Provinsi dan Kabupaten/Kota hingga RDTR harus menjadi acuan dalam pembangunan, menjadi panglima dan menjadi landasan dalam pembangunan maupun investasi ke depan,” tuturnya.

Di momen ini, Pemprov Bali diimbau untuk mempercepat pengintegrasian RDTR ke dalam Online Single Submission (OSS). Berdasarkan data, dari target 75 RDTR di Bali, ada 30 RDTR yang sudah terintegrasi dengan OSS dan ada empat yang masih dalam proses integrasi. Baru di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar yang RDTRnya sudah 100% terintegrasi ke OSS. 

“Saya pikir ini perlu ada _boosting_, semoga bisa segera ditindaklanjuti, agar RDTR bisa dijadikan sebagai landasan pembangunan dan dasar investasi yang berkesinambungan dan berkelanjutan di Provinsi Bali,” imbau Wamen Ossy. 

Pertemuan hari ini merupakan pertemuan yang diikuti oleh sejumlah Menteri/Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan Kepala Lembaga dan BUMN. Tidak sebatas membahas aspek tata ruang, pertemuan ini juga mendiskusikan tentang langkah strategis pembangunan kawasan Bali dari beberapa lini, seperti aspek pariwisata, aspek ekonomi kreatif, aspek perhubungan, dan aspek penerbangan/aviasi.

Memimpin jalannya diskusi, yaitu Menko AHY. Pada kesempatan ini, ia menekankan bahwa pengembangan Bali harus dilakukan secara terintegrasi berbagai aspek. Pembangunan yang berjalan tidak boleh dilakukan parsian, melainkan harus mengedepankan perencanaan jangka panjang yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD.

“Ini kembali kita meletakkan tata ruang sebagai panglima pembangunan. Karena, kalau asal-asalan, maka ini akan mengakibatkan bencana dan sekaligus menambah permasalahan pariwisata, konektivitas, dan lingkungan yang lain,” tegas Menko IPK. 

Dalam kesempatan yang sama, beberapa pihak yang hadir dalam pertemuan ini turut menyampaikan paparan sebagai bahan pembahasan. Di antaranya, Gubernur Bali, I Wayan Koster; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. 

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan tindak lanjut oleh Menko IPK untuk sejumlah kementerian/lembaga. Dalam kegiatan ini, Wamen Ossy hadir dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Dirjen Penataan Agraria, Embun Sari; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, Eko Priyanggodo. 

Insan Cendekia Mandalika Gelar Pelatihan Batch II, Kupas Strategi Tembus Jurnal Scopus

 

Okenews.net– Insan Cendekia Mandalika (ICM) kembali menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Jurnal Ilmiah Batch II dengan tema "Strategi Tembus Jurnal Scopus" pada Senin (20/7/2026) di Kantor Insan Cendekia Mandalika (ICM), Jl. Raya Sukamulia No. 9, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan Batch I yang mendapat sambutan positif dari para akademisi. Batch II difokuskan pada peningkatan kapasitas dosen, peneliti, editor, reviewer, dan mahasiswa dalam memahami strategi publikasi artikel pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.

Direktur Insan Cendekia Mandalika (ICM), Dr. Irfan Azim, S.Kom., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional merupakan tantangan sekaligus kebutuhan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas akademik.

"Saat ini dosen tidak cukup hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga harus mampu mempublikasikannya pada jurnal bereputasi internasional. Melalui pelatihan ini, ICM ingin menghadirkan ruang belajar yang aplikatif sehingga peserta memahami strategi memilih jurnal, menyiapkan artikel yang berkualitas, hingga menghadapi proses review dari editor dan reviewer jurnal Scopus," ujar Dr. Irfan Azim.

Ia menambahkan bahwa ICM akan terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan kompetensi akademik melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan konsultasi publikasi ilmiah.

Sebagai narasumber utama, Dr. Ahmad Munir Hamid, M.S.EI., dosen Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan, membagikan pengalaman dan strategi praktis dalam menembus jurnal internasional bereputasi. Menurutnya, keberhasilan publikasi di jurnal Scopus tidak hanya ditentukan oleh kualitas penelitian, tetapi juga oleh kemampuan penulis dalam memilih jurnal yang sesuai, menyusun naskah secara sistematis, serta merespons masukan editor dan reviewer secara ilmiah.

Materi yang disampaikan meliputi strategi memilih jurnal Scopus yang sesuai, teknik menyusun artikel ilmiah berstandar internasional, menghindari desk rejection, menghadapi proses peer review, teknik menjawab komentar reviewer, serta langkah-langkah meningkatkan peluang artikel diterima (accepted) pada jurnal Scopus.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai kendala yang dihadapi dalam proses publikasi ilmiah serta mendapatkan solusi berdasarkan pengalaman narasumber.

Melalui kegiatan ini, Insan Cendekia Mandalika berharap semakin banyak akademisi Indonesia yang mampu menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas dan menembus jurnal bereputasi internasional, sehingga dapat meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Insan Cendekia Mandalika (ICM) terus berkomitmen mendukung pengembangan budaya riset, publikasi ilmiah, dan kolaborasi akademik sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Wabup Lotim Lepas Jalan Sehat Alunan Budaya Pringgasela, Dukung Pelestarian Tradisi

Okenews.net– Perhelatan Alunan Budaya Desa Pringgasela 2026 resmi memasuki satu dekade penyelenggaraannya dengan diawali kegiatan Car Free Day dan jalan sehat yang dipusatkan di kawasan Tugu Juang Pringgasela Raya (Tugu Mopra), Minggu (19/7).

Ribuan warga tampak antusias mengikuti jalan sehat yang secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian Alunan Budaya yang tahun ini mengusung tema "Srimananti", sekaligus menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Dalam sambutannya, Wabup Edwin mengapresiasi semangat masyarakat Pringgasela yang dinilainya berhasil menjaga tradisi, budaya, dan kebersamaan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, Pringgasela tidak hanya dikenal sebagai sentra tenun khas Lombok, tetapi juga memiliki kekuatan dalam merawat nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif berbasis kemasyarakatan seperti ini. Pembangunan Lombok Timur tidak akan berjalan optimal tanpa masyarakat yang sehat, rukun, dan penuh optimisme seperti warga Pringgasela," ujar Edwin.

Ia menilai jalan sehat bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan antarwarga. Selain menyehatkan tubuh, kegiatan tersebut juga menghadirkan suasana gembira melalui berbagai hadiah doorprize yang disiapkan panitia.

Wabup juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga ketertiban selama mengikuti kegiatan, sekaligus tetap memperhatikan kebersihan lingkungan sepanjang rute yang dilalui.

"Yang terpenting, nikmati kebersamaan ini dengan penuh kegembiraan sambil tetap menjaga kebersihan dan ketertiban," pesannya.

Sementara itu, tema "Srimananti" yang diangkat pada Alunan Budaya tahun ini merepresentasikan harapan, peran perempuan, serta identitas tenun khas Pringgasela yang telah menjadi bagian penting dari warisan budaya masyarakat setempat.

Melalui penyelenggaraan Alunan Budaya yang telah memasuki usia ke-10, diharapkan tradisi dan potensi budaya Pringgasela semakin dikenal luas, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Timur.

Polisi Amankan Dua Terduga Kasus Sabu di Sambelia

Okenews.net – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Timur kembali mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (17/7/2026), petugas mengamankan dua orang terduga di sebuah rumah di Dusun Tekalok, Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.


Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima Kasat Resnarkoba Polres Lombok Timur, IPTU Fedy Miharja, dari Kapolsek Sambelia sekitar pukul 11.00 WITA. Informasi tersebut menyebutkan bahwa anggota Polsek Sambelia bersama warga telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Resnarkoba memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin Kanit II Satresnarkoba IPDA Rizal Hidayat bersama empat personel untuk menuju lokasi dan melakukan penangkapan serta penggeledahan sesuai prosedur hukum.


Sekitar pukul 13.00 WITA, petugas tiba di lokasi dan mengamankan dua terduga, masing-masing berinisial M, seorang petani asal Dusun Tekalok, Desa Sugian, serta H, seorang wiraswasta asal Desa Dadap, Kecamatan Sambelia.


Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan Kepala Dusun dan Ketua RT setempat sebagai bentuk transparansi dalam proses penegakan hukum. Dari penggeledahan badan terhadap kedua terduga, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun, saat menggeledah rumah milik M, tepatnya di ruang tengah, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.


Barang bukti yang diamankan meliputi: Satu plastik klip berisi empat poket yang diduga sabu, Satu plastik berisi dua poket yang diduga sabu, Satu alat hisap (bong) lengkap, 

Satu bungkus plastik klip kosong, Satu buah korek ap, Uang tunai Rp50.000; Dua unit telepon genggam Android. Total berat bruto barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu tersebut mencapai 2,30 gram.


Berdasarkan hasil penyelidikan awal, M diduga berperan sebagai pengedar narkotika di wilayah Kecamatan Sambelia, sedangkan H diduga sebagai pengguna. Meski demikian, peran masing-masing masih akan didalami dalam proses penyidikan.


Atas dugaan perbuatannya, kedua terduga dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta ketentuan pidana lainnya yang relevan.


Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menegaskan bahwa Polres Lombok Timur akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika dengan tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkotika demi menyelamatkan generasi muda," ujar Lalu Rusmaladi.


Saat ini, kedua terduga beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Lombok Timur untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sesuai asas praduga tak bersalah, keduanya tetap dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kapolres Lotim Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat Silaturahmi ke Kodim 1615

Okenews.net – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 1615/Lombok Timur, Jumat (17/7/2026), sebagai langkah memperkuat soliditas dan sinergitas antara Polri dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lombok Timur.

Kunjungan yang berlangsung di Makodim 1615/Lombok Timur, Kecamatan Selong, tersebut disambut langsung oleh Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Hadiyansyah, S.IP. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari agenda perkenalan dirinya sebagai Kapolres Lombok Timur yang baru, sekaligus memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polres Lombok Timur dan Kodim 1615/Lombok Timur.

Menurutnya, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antara TNI dan Polri menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di daerah.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa hubungan Polres Lombok Timur dan Kodim 1615/Lombok Timur tetap solid, harmonis, dan saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Sinergitas ini menjadi modal utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lombok Timur," ujar Kapolres.

Sementara itu, Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Hadiyansyah menyambut baik kunjungan tersebut dan mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Lombok Timur yang juga baru bertugas di wilayah tersebut.

Ia menegaskan, Kodim 1615/Lombok Timur siap terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Polres Lombok Timur dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Menurutnya, dinamika yang berkembang di tingkat nasional tidak boleh memengaruhi kekompakan TNI dan Polri di daerah.

"Silaturahmi seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kekompakan. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri tetap bersinergi dalam memberikan pelayanan, menjaga keamanan, serta menciptakan situasi yang kondusif di Lombok Timur," ungkap Dandim.

Pertemuan juga diisi dengan diskusi mengenai penguatan koordinasi lintas institusi dalam mengantisipasi berbagai dinamika sosial dan potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan wujud komitmen Polres Lombok Timur untuk terus menjaga dan memperkuat sinergitas TNI-Polri sebagai pilar utama pemeliharaan keamanan daerah.

"Sinergitas TNI dan Polri merupakan kekuatan utama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat, tepat, dan bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Lombok Timur akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda serta elemen masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, dan memastikan situasi Kabupaten Lombok Timur tetap aman serta kondusif.

Sabtu, 18 Juli 2026

Perkuat Data Riset, Peneliti Universitas Hamzanwadi Penerima Hibah Fundamental Kemdiktisaintek Gelar FGD di KEK Mandalika

Tim peneliti penerima Hibah Penelitian Fundamental Kemdiktisaintek dari Universitas Hamzanwadi menggelar FGD

Okenewes.net
– Tim peneliti penerima Hibah Penelitian Fundamental Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026 dari Universitas Hamzanwadi menggelar Focus Group Discussion (FGD) di JM Hotel Kuta Lombok, Sabtu (18/7/2026).

FGD menjadi bagian dari tahapan penguatan data penelitian dengan menghimpun perspektif berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun model ekonomi hijau dan pemberdayaan UMKM di kawasan lingkar KEK Mandalika.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian berjudul Desain Model Pendidikan Ekonomi Partisipatif Berbasis SDGs untuk Pemberdayaan UMKM Desa Lingkar KEK Mandalika dalam Kerangka Desa Berdaya yang didanai Kemdiktisaintek.

Forum mengangkat dua tema utama, yakni Model Ekonomi Hijau Integratif untuk Transformasi Pariwisata Berkelanjutan Pascabencana: Studi Kasus KEK Mandalika, Lombok dan Desain Model Pendidikan Ekonomi Partisipatif Berbasis SDGs untuk Pemberdayaan UMKM Desa Lingkar KEK Mandalika dalam Kerangka Desa Berdaya.

FGD melibatkan Bappeda Lombok Tengah, Dinas PMD, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata, ITDC Mandalika, pemerintah tujuh desa, Pokdarwis, BUMDes, pelaku UMKM, pengelola homestay, dan akademisi.

Penelitian dilaksanakan tim dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Hamzanwadi dengan melibatkan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis riset.

Mahasiswa berpartisipasi dalam pengumpulan data, observasi lapangan, dokumentasi, dan pendampingan FGD. Keterlibatan tersebut menjadi sarana mengembangkan kemampuan riset, analisis, serta kepedulian terhadap persoalan pembangunan masyarakat.

Ketua Tim Peneliti, Huzain Jaelani, mengatakan FGD menjadi tahapan penting untuk menghimpun perspektif berbagai pemangku kepentingan sebagai dasar penyusunan model yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kawasan KEK Mandalika.

FGD menjadi tahapan penting dalam proses pengumpulan data guna menghasilkan model pembangunan yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat di kawasan penyangga KEK Mandalika.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengumpulan data Penelitian Fundamental Reguler Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2026," ujarnya.

Menurut Huzain, penelitian tersebut merupakan implementasi komitmen dosen Universitas Hamzanwadi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pembangunan masyarakat.

Ia menegaskan penelitian tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi merumuskan model yang dapat diterapkan untuk memperkuat kapasitas UMKM agar lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

Melalui FGD tersebut, tim peneliti berharap menghasilkan rekomendasi ilmiah sebagai rujukan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan berbasis ekonomi hijau dan pemberdayaan masyarakat.

Model yang dikembangkan diharapkan mampu mendorong terwujudnya pariwisata yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing UMKM sebagai penggerak ekonomi desa lingkar KEK Mandalika.

Kapolres Lotim Perkuat Sinergi dengan Ponpes NW Anjani

Okenews.net- Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, terus memperkuat kemitraan dengan tokoh agama sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Anjani, Kecamatan Suralaga, Kamis (16/7/2026).

Kunjungan yang berlangsung di kediaman Ketua Umum PBNW Anjani tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi Kapolres kepada para ulama dan pimpinan pondok pesantren usai mengemban amanah sebagai Kapolres Lombok Timur.

Dalam kesempatan itu, Kapolres didampingi Kasat Intelkam Polres Lombok Timur AKP Sayum dan Kapolsek Suralaga IPTU Lalu Masoan,  Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua Umum PBNW Anjani, TGKH Dr. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani, bersama TGH Afharrozi, Dr. Ustad Muhammad Zuhri, serta jajaran pengurus Pondok Pesantren NW Anjani.

Dalam suasana penuh keakraban, AKBP Ariakta Gagah Nugraha memperkenalkan diri sebagai Kapolres Lombok Timur yang baru sekaligus memohon doa dan dukungan dari para ulama agar dapat menjalankan amanah dengan baik.

Ia menegaskan, sinergi antara Polri dan tokoh agama merupakan modal penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.

"Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mempererat hubungan dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis Polri. Kami berharap dukungan dan doa dari para ulama agar bersama-sama dapat menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Lombok Timur," ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Umum PBNW Anjani, TGKH Dr. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Menurutnya, hubungan antara Pondok Pesantren NW Anjani dengan Polri selama ini telah terjalin sangat baik, terutama dalam pengamanan berbagai kegiatan keagamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres Lombok Timur. Selama ini Polres Lombok Timur dan Polsek Suralaga selalu memberikan dukungan dan pengamanan pada setiap kegiatan pesantren. Kami siap terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PBNW Anjani juga menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan mendatang Pondok Pesantren NW Anjani akan menggelar Hultah NW Anjani ke-91. Kegiatan tahunan itu menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya pondok pesantren sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan, silaturahmi yang dilakukan Kapolres merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama.

"Tokoh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas keamanan. Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara Polri dan para ulama semakin kuat sehingga mampu bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Lombok Timur," kata IPTU Lalu Rusmaladi.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diakhiri dengan ramah tamah sebelum Kapolres Lombok Timur beserta rombongan melanjutkan agenda kerja berikutnya.

Kapolres Lombok Timur Perkuat Sinergi dengan Yayasan Hamzanwadi NWDI Pancor

Okenews.net– Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., terus memperkuat kemitraan dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan melalui kegiatan silaturahmi. Salah satunya dengan mengunjungi Yayasan Hamzanwadi NWDI Pancor, Kamis (16/7/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Gedung Birrul Walidain, Kantor Pusat PB Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI), Jalan TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid Nomor 132, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang erat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam Polres Lombok Timur AKP Sayum dan Kapolsek Selong IPTU Susana Ernawaty Djangu, S.H.

Rombongan disambut Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor H. Muhammad Djamaluddin, Ketua Majelis Pendidikan YPH PPD Hamzanwadi NWDI Pancor Prof. Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum., Bendahara Dr. Hj. Dukha Yunitasari, serta Wakil Bendahara yang juga Sekjen Satgas PB Hamzanwadi H. Mursyidin Zuhdi.

Dalam suasana penuh keakraban, AKBP Ariakta Gagah Nugraha memperkenalkan diri sebagai Kapolres Lombok Timur yang baru sekaligus berdialog dengan jajaran pengurus yayasan. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai masukan terkait kondisi kamtibmas di Lombok Timur, termasuk perkembangan pendidikan keagamaan Islam di lingkungan NWDI Pancor.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan keagamaan, Kapolres juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan santri. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan pesantren.

Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor, H. Muhammad Djamaluddin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolres. Semoga hubungan baik dan sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan demi menjaga situasi Kabupaten Lombok Timur tetap aman, damai, dan kondusif," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Lombok Timur dalam membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.

"Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara Polri dengan para tokoh agama serta lembaga pendidikan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Polres Lombok Timur berkomitmen untuk terus hadir, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta bersama-sama mewujudkan keamanan yang menjadi tanggung jawab bersama," kata IPTU Lalu Rusmaladi.

Kumpul di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan

Okenews.net - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memasuki fase transformasi organisasi dan pelayanan publik. Dalam arahannya kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur dan Kantor Pertanahan (Kantah) se-Jawa Timur, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menekankan bahwa seluruh perubahan yang tengah dijalankan bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, terukur, dan berorientasi pada masyarakat.

"Intinya kita semester ini memasuki periode transformasi pelayanan dan transformasi organisasi dengan menempatkan pemohon atau rakyat sebagai raja yang harus kita layani. Transformasi pelayanan, kata kuncinya hari ini," tegas Menteri Nusron pada pertemuan yang berlangsung di Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Sabtu (18/07/2026).

Menurut Menteri Nusron, transformasi pelayanan publik harus ditopang tiga pilar utama, yakni organisasi, tata laksana atau standar operasional prosedur (SOP), serta sumber daya manusia (SDM). Ketiga aspek tersebut harus diperkuat secara bersamaan agar pelayanan pertanahan berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. 

Pada aspek organisasi, Kementerian ATR/BPN akan mengubah struktur Kantah dari pendekatan tematik menjadi pendekatan kewilayahan. "Tujuannya pelayanan publik dapat lebih mudah diukur, setiap Kasi harus mengetahui seluruh persoalan di wilayahnya, selain itu, pendekatan pelayanan menjadi lebih dekat kepada masyarakat," terang Menteri Nusron.

Di aspek pelayanan, Kementerian ATR/BPN akan menerapkan prinsip _first in, first out,_ yakni berkas yang masuk lebih dahulu harus diselesaikan lebih dahulu. Kementerian ATR/BPN juga menerapkan sistem Pengukuran Terjadwal agar masyarakat memperoleh kepastian waktu pelayanan. Transformasi pelayanan juga dilakukan pada layanan peralihan hak yang ditargetkan selesai paling lama 10 hari. 

"Kita akan menggunakan prinsip fiktif positif. Kalau mengacu pada filosofi pelayanan publik, semuanya harus terukur, memiliki parameter yang jelas, memberikan kepastian, dan transparan," jelas Menteri Nusron.

Di hadapan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang hadir, Menteri Nusron mengingatkan pentingnya penguatan SDM dan integritas aparatur. Seluruh pegawai akan mengikuti pelatihan manajemen risiko, sementara Kepala Kantor diminta menghentikan praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum. "Kalau Saudara ingin selamat menjadi pejabat, ikuti aturan, jangan ikuti perasaan," tegasnya.

Pada dasarnya, seluruh transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Layani rakyat dengan hati. Kalau memang bisa, katakan bisa. Kalau tidak bisa, sampaikan dengan baik. Yang penting jangan sampai mereka tersinggung," pesan Menteri Nusron sebelum mengakhiri arahannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Muhammad Naim, melaporkan progres dan capaian kinerja kepada Menteri Nusron. Hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad serta Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima. 

Refleksi Setahun Kepemimpinan Kamli, BAZNAS Lotim Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga

Okenews.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menggelar Refleksi 365 Hari Kepemimpinan Ketua BAZNAS H. Muhammad Kamli dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada ribuan penerima manfaat dari seluruh wilayah Lombok Timur. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor BAZNAS Lombok Timur itu menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kesejahteraan masyarakat. Sabtu 18/07/2026

Acara tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Lombok Timur H. Muhammad Kamli beserta jajaran pimpinan, para amil pelaksana, serta ribuan masyarakat penerima manfaat dari berbagai kecamatan.

Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyalurkan bantuan pada lima program unggulan, yakni bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah dan advokasi, serta sosial kemanusiaan. Bantuan yang diberikan meliputi bantuan biaya pengobatan, kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan pendidikan, modal usaha bagi pelaku UMKM, paket sembako, bantuan tunai, hingga berbagai bentuk bantuan sosial lainnya.

Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Momentum refleksi 365 hari ini bukan sekadar memperingati perjalanan satu tahun kepemimpinan, tetapi menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen bahwa BAZNAS harus terus hadir melayani umat. Setiap amanah yang dipercayakan kepada kami akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Kamli.

Ia menegaskan, selama setahun terakhir BAZNAS Lombok Timur terus memperluas jangkauan pelayanan melalui berbagai inovasi program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dakwah, hingga bantuan sosial kemanusiaan.

"Zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu kami terus berupaya memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi para mustahik," tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Ribuan penerima manfaat memadati halaman Kantor BAZNAS Lombok Timur dengan tertib untuk menerima bantuan. Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui program kesehatan, BAZNAS membantu masyarakat dalam pembiayaan pengobatan serta menyediakan alat bantu kesehatan seperti kursi roda. Di sektor pendidikan, bantuan diberikan kepada pelajar dan mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi.

Sementara pada sektor ekonomi, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Di bidang dakwah dan advokasi, bantuan diberikan untuk mendukung kegiatan pembinaan umat serta pendampingan masyarakat. Adapun pada program sosial kemanusiaan, BAZNAS menyalurkan paket sembako, bantuan tunai, dan berbagai bantuan sosial bagi warga yang mengalami kesulitan ekonomi maupun terdampak kondisi darurat.

Refleksi 365 hari kepemimpinan H. Muhammad Kamli menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen BAZNAS Lombok Timur dalam membangun tata kelola zakat yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Pada kesempatan itu, BAZNAS Lombok Timur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfik, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan terpercaya, sehingga zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan Lombok Timur yang lebih sejahtera.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi