Sukseskan Belajar Daring, MAN 1 Lotim Berikan Subsidi Kuota Internet - Okenews.net | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Senin, 27 Juli 2020

Sukseskan Belajar Daring, MAN 1 Lotim Berikan Subsidi Kuota Internet

OkeNews.net - Madrasah Aliah Negeri MAN 1 Lombok Timur memberikan subisidi kuota internet untuk menyukseskan pembelajaran secara online kepada 650 siswa kelas XI dan XII.

Total subsidi yang digelontorkan oleh MAN 1 yakni 32 juta perbulan. Sementara itu, subsidi untuk guru yang mencapai 5 juta perbulan, sehingga total yang yang dikeluarkan oleh MAN 1 Lotim dalam menunjang pembelajaran daring Rp 70 jutaan.

“Dalam rangka menunjang kesuksesan pembelajaran daring bagi siswa dan guru, pihak madrasah memberikan subsidi sekitar Rp 70 juta untuk membeli kuota internet,"  tegas Kepala MaN 1 Lombok Timur, M. Nurul Wathoni.

Berdasarkan berberapa pengalaman sebelumnya, ujar Wathoni, yang menjadi kendala terberat dalam pelaksanaan belajar online yakni masalah kuota internet. "Jadi sekarang tidak ada alasan lagi bagi siswa untuk tidak mengikuti belajar secara online." terangnya.

Bantuan subsidi kuota internet ini lanjutnya, diambil dari pengurangan biaya BPP sebesar 50 ribu persiswa dan melalui pengeluaran anggaran dana BOS madrasah. Selain itu, pihak madrasah juga memberikan fasilitas kepada siswa yang tidak memiliki HP android atau laptop untuk belajar dengan cara meminjamkan laptop yang dimiliki oleh madrasah.

“Jiak ada siswa yang beralasan tidak punya HP atau laptop, maka pihak madrasah akan mempasilitasi dengan meminajamkan laptop milik sekolah,” tutur Nurul Wathoni, Senin (27/07/2020).

Ditegaskan, pihak madrasah memiliki tanggung jawab yang besar dalam mensukseskan pelaksanaan belajar daring. Oleh sebab itu, segala potensi yang ada harus dioptimalkan.

"Jadi anggaran madrasah harus berpihak pada siswa seperti pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana belajar berupa jaringan internet termasuk juga membagikan buku mapel pada siswa secara gratis," tegas kepala madrasah yang masih energik itu.

Diakui, pembelajaran daring ini banyak mengalami kesulitan dalam menuntaskan kompetensi karena pembelajarnnya satu arah dan pemerintah lebih fokus daring ini hanya untuk memompa semangat belajar. Sementara sekolah dilarang memberikan tugas yang memberatkan, padahal ketercapaian ketuntasan materi harus diimbangi dengan penugasan, baik terstruktur maupun tidak terstruktur.

"Meski demikian, kita ikhtiarkan dengan segala potensi, termasuk meminjamkan laptop skolah, subsidi kuota internet, tapi tujuan pembelajaran masih belum maksimal kita capai, makanya kita berdoa semoga wabah ini segera berkhir dan belajar bisa tatap muka walaupun kita pakai shif, kita pikir tidak ada masalah," ungkapnya.

Ia juga menuturkan Kabid Penmad Kemenag NTB, H. Zamroni sebelumnya sangat mengapresiasi terobosan dan keberpihakan MAN 1 Lombok Timur pada kebutuhan siswa yang melakukan proses pembelajaran daring.

"Luar biasa tata kelola, semangat dan berbagai strategi madrasah dalam menyukseskan belajar daring ini. Hal itu patut dicontoh bahwa iuran BPP dan juga anggaran BOS dapat juga dimanfaatkan untuk mendukung kesuksesan pembelajaran daring ini melalui subsidi pulsa,” tutur alumni IAIN Mataram itu.

Sementara itu, guru MAN 1 Lombok Timur, Bukhori Muslim menyampaikan terima kasih pada pimpinan madrasah yang banyak mengimlementasikan program yang berpihak pada kebutuhan dan prestasi siswa selama ini termasuk kepedulian pada mutu serta kebutuhan guru dalam menyukseskan pembelajaran daring.

"Saya pribadi sangat berterima kasih kepada pimpinan madrasah yang memiliki visi yang jelas dalam membangun dunia pendidikan yang lebih maju. Pak kepala madrasah M. Nurul Wathoni memang pemimpin yang serius ingin melihat dunia pendidikan madrasah maju," ungkapnya.

Ia juga mengakui, ikhtiar kepala madrasah selama ini dalam memajukan MAN 1 Lombok Timur. Alhamdulillah hasil perjuangan beliau tidak sia-sia. Hal itu dapat dilihat dari prestasi siswa yang hamper tiada hentinya, semoga membawa keberkahan," ungkap Bukhori memuji pimpinnanya.

Di tempat terpisah, salah satu siswa  MAN 1 Lotim, Zhevira mengungkapkan kegembiraannya pada dukungan sekolah pada kegiatan siswa yang sangat maksimal.

"Terkadang kami merasa malu karena untuk latihan termasuk lomba, kami para siswa diberikan uang konsumsi termasuk uang saku dan banyak lagi fasilitas pendukung lainnya," ujarnya.

Bagi siswa, kata Zhevira, subsidi pulsa ini bukan hal yang mengejutkan karena pihak MAN 1 LOTIM sudah lama memberikan dukungan moral dan materi bagi siswa. "Semoga program-program sekolah selalu menghasilkan prestasi yang dapat bermanfaat bagi lembaga dan siswa," harap Zhevira.