Silaturrohmi...! Kakanwil NTB Kagumi Ponpes dan Wisata Sembalun - OKENEWS.NET | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Minggu, 27 September 2020

Silaturrohmi...! Kakanwil NTB Kagumi Ponpes dan Wisata Sembalun

OkeNews.net - Guna menyapa masyarakat dan mempererat silaturrohim, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama NTB melakukan silaturrohmi dengan mengunjungi pondok pesantren di NTB. Kali ini Kakanwil bersama rombongan menyapa warga Kecamatan Sembalun di beberapa desa.



Kunjungan silaturrahmi Kakanwil Dr KH Zaidi Abdad didampingi Kakanmenag Lotim Drs H Azharuddin, M.Sy dan rombongan ini dibarengi dengan penyerahan voucer bantuan kepada 6 ponpes yang ada di wilayah Sembalun senilai Rp 15 juta per Ponpes.


Ia juga mengaku kagum dengan keindahan panorama alam Sembalun yang penuh pesona sehinngga wajar banyak wisatawan yang tertarik datang ke Sembalun. Selain itu, ia melihat sejumlah Ponpes di Sembalun juga memiliki perkembangan pesat meski berada di lembah gunung Rinjani.


Kegiatan ini dimulai dari Ponpes Nurul Ikhsan Desa Sajang pada hari Sabtu 26 September 2020, dilanjutkan ke Ponpes Nurul Huda NW Desa Sembalun pada malam harinya dengan disambut meriah oleh warga bersama tokoh desa setempat.


Dalam silaturohmi itu, sejumlah tokoh sangat mengapresiasi kehadiran orang nomor satu di Kanwil Kemenag NTB itu. Ia menuturkan sepanjang sejarah baru pertama kali seorang Kakanwil melakukan kunjungan dengan menginap, menyapa warga atau jamaah.


"Baru pertama kali terjadi di Sembalun, Kakanwil kemenag NTB melakukan kunjungan dan silaturrahim  ke Sembalun dan kami sangat tersanjung serta memberikan apresiasi," ungkap seorang tokoh agama Desa Sajang, TGH Abdul Hafiz  pada saat kunjungan Kakanwil Kemenag NTB di Ponpes Nurul ikhlas NW Sajang Sembalun, Sabtu (26/09/2020).


Silaturrohmi Kakanwil ini juga dibarengi dengan penyerahan bantuan pada Ponpes sekaligus mendengar masukan-masukan penting dari tokoh dan masyarakat di Sembalun terkait program layanan keummatan dan keagamaan di wilayah Sembalun yang nantinya diharapkan menjadi pijakan dalam memberikan kebijakan dan program kedepakan di Sembalun. 


Kakanwil NTB, Dr Zaidi Abdad berpesan agar senantiasa menjaga silaturrohmi dan harmoni di tengah kehidupan sosial keagamaan. Ia juga berharap agar majelis taklim terus dihidupkan dan melakukan upaya membumikan nilai dan ajaran Alquran di Sembalun. 


"Karena dua hal ini menjadi sangat penting dalam upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran agama, terlebih Sembalun sudah menjadi kawasan wisata yang memiliki tantangan pergeseran nilai budaya dan agama yang cepat sebagai ekses yang harus bisa diminimalisir," ungkapnya. 


Selanjutnya pada Ahad 27 September 2020 di pagi hari acara silaturrahim dilanjutkan  ke Ponpes al-Mubarok Nahdlatul Wathan (NW) Sembalun dan peresmian taman pendidikan Qur'an (TPQ) di Desa Sembalun. Pada kesempatan itu juga Kakanwil menyerahkan bantuan yang diserahkan oleh Kakanmenag Lombok Timur, H. Azhruddin. 


Di Ponpes tersebut, Kakanwil bepesan kepada ratusan jamaah yang hadir agar warga Ponpes menjadi pelopor dalam penegakan disiplin protokol kesehatan karena saat ini masyarakat di seluruh belahan dunia sedang dilanda pandemi.


Ia juga berpesan, kegiatan diniyah, pengajian, dan kajian-kajian Qur'ani hendaknya terus dihidupkan untuk menambahkan ketaqwaan sekaligus mendatangkan berkah bagi semua, karena bangsa ini sudah banyak mendapatkan ujian besar dari Allah Swt, mulai dari gempa bumi, pandemi dan lainnya.


Di sela-sela kunjungan, Kakanwil bersama rombongan ini juga menyempatkan diri untuk menikmati keindahan alam dan kawasan wisata agricultur di Sembalun mulai arena poto di Sajang sambil menikmati kopi Sajang, termasuk mengunjungi areal kebon strowbery, bahkan banyak berselfi (swapoto) sebagai kenangan di area wisata alam yang penuh pesona.



Selain itu, Kakanwil dan rombongan didampingi beberapa Pengurus Banser Anshor Lombok Timur menyempatkan diri mengunjungi situs kawasan Bale Belek Sembalun. Disana ia mengungkapkan kekaguman sembari berharap agar kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan pusat kebudayaan Sembalun tempo dulu.


Ia juga berharap pemerintah memiliki perhatian untuk menata lingkungan pusat budaya Sembalun itu supaya sejarah tetap terpelihara dan menjadi pelajaran serta kebanggaan generasi setelahnya. "Semoga kegiatan silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat," tutupnya.