Dukung Paslon Lain, Kader NasDem Terancam Dipecat - Okenews.net | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Jumat, 25 September 2020

Dukung Paslon Lain, Kader NasDem Terancam Dipecat

OkeNews.net - Tensi politik yang mulai memanas pasca penetapan nomor urut calon kepala daerah pada Pilkada 2020. Partai-partai politik pengusung mulai merapikan barisan. Salah satu diantaranya Partai NasDem.

Arif Rahman Maladi (kanan)


Ketua Bappilu NasDem NTB, Arif Rahman Maladi menegaskan, kader yang tidak loyal dengan keputusan partai yang mendukun pasangan calon (Paslon) yang bukan didukung partai terancam kena sanksi hingga pemecatan. "Kami tegaskan kepada seluruh kader, untuk patuh dan loyal pada keputusan partai " tegas Arif Rahman Maladi dalam rilisnya, Jumat (25/09/2020). 


Berdasarkan pantauan dan laporan kata dia, beberapa kader NasDem banyak yang mendukung paslon yang bukan diusung oleh partai.  "Ada beberapa kader yang tidak loyal kepada partai dan secara terang terangan mendukung paslon lain. Dan hari ini kami dari Bappilu DPW meminta kepada DPD untuk segera melayangkan surat teguran kepada bebrapa kader yang tidak patuh dan tunduk kepada keputusan partai," tegasnya.


Arif juga menjelaskan bahwa, surat teguran ini harus ditindaklanjuti segera, jika tidak, maka mekanisme partai untuk menjatuhkan sanksi tegas akan dilakukan. Ukuran sanksi tergantung pada tingkat kesalahan, mulai dari penangguhan KTA hingga pencabutan KTA (pemecatan). "Kalau tidak loyal, lebih baik segera angkat kaki (mundur) atau sanksi beratnya ya dicabut KTAnya (dipecat)," tukas Arif yang juga Koordinator Daerah Partai NasDem Kota Mataram.  


Sesuai Instruksi Ketua Umum dan Ketua Bappilu DPP, lanjutnya, bahwa NasDem berkomitmen penuh memenangkan paslon yang diusungnya. "Ketika ini tidak dipatuhi maka sanksi tegas menanti. NasDem itu tidak boleh lepas dari jargon Bersatu Berjuang Menang," tutupnya.