Keren...! Lombok Timur Tuan Rumah SeaBRnet Meeting ke-13 - www.okenews.net

Rabu, 17 November 2021

Keren...! Lombok Timur Tuan Rumah SeaBRnet Meeting ke-13

Okenews.net - Keren...! Destinasi Wisata Sembalun Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB menjadi tuan rumah untuk pertemuan Field Trip South East Asia Biosfer Reserves Network (SeaBRnet) Meeting ke-13. 


Dalam pertemuan yang bertema Jasa Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat menuju pengelolaan Cagar Biosfer Berkelanjutan dihadiri oleh perwakilan UNESCO Indonesia, Hans Thulstrup. 


Hadir pula Komite Nasional Man And The Biosphere Prof. Purwanto, Perwakilan BRIN , Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Madani Mukarom, serta para Delegasi Cagar Bisofer di Indonesia. 


Selain itu, acara ini dihadiri perwakilan GIZ-Forclime, perwakilan UNAS, perwakilan ITTO, serta Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dan seluruh Kepala Balai Lingkup Ditjen KSDAE Kementerian LHK, turut meramaikan pertemuan berskala internasional itu.


Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur HM. Juaini Taofik menegaskan, sebagai bagian dari Cagar Biosfer, Rinjani Lombok memiliki luas ±1600 km2 yang di dalamnya terdiri dari zona inti, zona transisi, dan zona penyangga. 


Menurut Sekda, status internasional yang diraih pada tahun 2018 lalu membuat pemerintah dan masyarakat Lombok Timur patut berbangga.


Dengan status ini, Lombok Timur telah menjadi bagian dari masyarakat dunia dalam mensukseskan tercapainya pembangunan berkelanjutan 2030.


"Pelaksanaan di lapangan, dukungan untuk mencapai program tersebut telah banyak dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan semua stakeholders," ujar Sekda Lotim dalam pertemuan yang berlangsung Rabu (17/11/2021).


Pelaksanaan program itu berupa pemanfaatan jasa lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan tetap mempertahankan nilai adat dan budaya masyarakat Lombok Timur. 


Contoh nyata kegiatan tersebut di antaranya, pemanfaatan mata air dari kawasan Gunung Rinjani untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat di lingkar Rinjani. 


Di samping itu, pengembangan dan peningkatan kapasitas masyarakat untuk mewujudkan multiplayer effect di destinasi wisata melalui aktifitas pendakian, usaha jasa transportasi, cinderamata, rumah makan, penginapan, dan jasa pemandu wisata.


"Kerjasama Pemkab Lombok Timur dan masyarakat bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dalam rangka pemulihan ekosistem untuk mengembalikan fungsi hutan sebagaimana mestinya," paparnya. 


Hal itu akan menjadi sumber air dan tempat hidup flora dan fauna seperti di kawasan hutan Pesugulan Taman Nasional Gunung Rinjani. 


Dijelaskannya, sinergi pemerintah daerah dan masyarakat Lombok Timur bersama para pihak merupakan bentuk implementasi  nilai budaya Sasak “Meriri Tuah Rinjani Bestari”.


Meriri Tuah Rinjani ini berarti upaya bersama untuk melindungi Rinjani sebagai pusat budaya dan aktivitas spiritual, sebagai penyangga kehidupan berupa tersedianya air dan perlindungan alam yang harus dijaga dan dilestarikan. 


Jika hal itu sudah terlaksana dengan baik, Sekda yakin akan banyak memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat Lombok secara berkelanjutan.


Sekda juga menyampaikan selamat datang kepada para peserta field trip SeaBRnet meeting ke 13 di Sembalun. Ia berharap suasana di sekitar Rinjani ini memberikan kesan baik . 


"Kami berharap para hadirin datang kembali di masa yang akan datang untuk menikmati landscape, culture, dan keramahan masyarakat Lombok Timur," harapnya.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments