HAB Kemenag ke-76, Kanwil Launching Buku Berkhidmat untuk Umat - www.okenews.net

Kamis, 13 Januari 2022

HAB Kemenag ke-76, Kanwil Launching Buku Berkhidmat untuk Umat


OLEH: M Nurul Wathoni (Kepala MAN 1 Lombok Timur) 

Kakanwil NTB Dr. KH. Zaidi Abdad

Suasana agak berbeda di momentum puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag NTB ke-76 yang berlangsung 3 Januari 2022 lalu. 

Suasana berbeda itu, tampak semarak launching buku yang dipersembahkan penggiat literasi dari apartur sipil negara (ASN) Kemenag kepada Kakanwil Kemenag NTB. 

Sebelum kegiatan launching, HAB diawali ragam lomba, santunan dan apel. Launching buku yang diharapkan menjadi ikhtiar awal untuk penguatan literasi di jajaran Kemenag NTB.

Buku dengan covernya cukup menarik publik untuk melihat isi dan dilengkapi aneka photo kegiatan, diatur dengan apik dan dibelah dengan pita bendera merah putih, seakan menggambarkan isinya secara utuh. 

Mengutip pidato Kakanwil NTB Dr. KH. Zaidi Abdad  menyebutkan, buku berjudul Kakanwil Kemenag NTB Berkhidmat untuk Ummat sebagai salah satu kado dalam HAB Kemenag ke-76 Tahun 2022.

Buku  sederhana ini berisi tentang rekam jejak dan terobosan serta ide besar Kakanwil Kemenag NTB dalam ikhtiar memberikan layanan terbaik dan berkualitas  bagi ummat dalam bidang sosial keagamaan pendidikan dan lainnya selama satu tahun kepemimpinannya di tahun 2021. 

Buku ini ditulis 4 ASN Kemenag NTB yakni Dr L Sirajul Hadi Kamad MAN 1 Mataram, M Nurul Wathoni, M.Pd Kepala MAN 1 Lombok Timur, H Abd Aziz Faradi, M.Pd Kepala MAN 1 Lombok Barat dan Musa Tatok, MA Kepala KUA Mataram. 

Keempatnya memiliki semangat untuk terus mendorong penguatan literasi di madrasah dan Kemenag NTB secara umum. Para penulis berharap  buku ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama kedepan agar capaian prestasi dan ikhtiar personal dan kelembagaan di Kemenag NTB bisa terdokumentasikan dalam bentuk buku atau sejenisnya.

Dr Sirajul Hadi selaku koordinator penulisan menyampaikan, mewakili para penulis mohon maaf atas segala kekurangan dalam buku ini. Mereka berharap banyak masuk agar ke depan bisa lebih baik lagi dan berharap buku ini dapat membawa berkah dan manfaat untuk melengkapi literasi generasi. 

Di sisi lain, buku ini diharapkan menjadi refleksi perjalanan kepemimpinan sekaligus menjadi dokumentasi untuk melakukan penataan dan pengembangan program yang lebih baik dan berkualitas di tahun berikutnya. 

Sebagai gambaran, buku ini berisi 9 sub pokok bahasan yang selama ini menjadi konsen program Kemenag NTB. Sub satu dan enam di tulis oleh Abdul Aziz Faradi yang saat ini menjadi Kepala MAN 1 Lombok Barat. 

Sub itu membahas tentang kiprah dan perjuangan Kemenag NTB dan Kakanwil Kemenag NTB dalam ikut serta menjadi pelopor dan garda depan dalam membangun masyarakat NTB yang toleran dan NTB menjadi rumah bersama bagi masyarakat NTB. 

Di dalamnya hidup dengan rukun, damai yang didasari dengan moderasi agama yang kuat dan dilanjutkan dengan uraian serta terobosan Kemenag NTB dalam meretas jalan baru menuju layanan haji terpadu. 

Sub buku yang kedua ditulis oleh Dr Sirajul Hadi dengan judul 76 tahun kemenag mengabdi bersama dan bangkit untuk berubah. Pada sub bahasan ini berisi tentang sejarah perjalanan singkat kiprah kemenag NTB yang keberadaannya di NTB dimulai dari tahun 1971.

Sub ini dilengkapi dengan pejabat Kakanwil yang pernah menjabat dan sedikit dilengkapi dengan beberapa catatan terobosan yang pernah dilakukan sampai pejabat Kakanwil saat ini. 

Selanjutnya sub ketiga berjudul Inovasi Kemenag NTB, dan Program Digitalisasi Sistem, sub bagian ketujuh berisi tentang Kemenag NTB dalam mewujudkan ikhtiar madrasah hebat, mandiri berprestasi. 

Sub kedelapan berisi judul menuju kemandirian pesantren di NTB ditulis oleh M Nurul Wathoni yang saat ini menjadi Kepala MAN 1 Lotim. Pada tiga sub bahasan ini, penulis memaparkan tentang konsep dan terobosan serta tauladan yang telah dilakukan Kemenag NTB. 

Seperti merealisasikan sistem kerja di Kemenag NTB dan Satker di bawahnya dengan berbasis digital agar kerja menjadi lebih efektif efisien termasuk untuk memotong rantai birokrasi yang berbelit dan lainnya. 

Kemudian dilanjutkan dengan kiprah Kakanwil Kemenag NTB dalam mendorong dan memacu prestasi madrasah dan pontren menuju madrasah dan ponpes yang mandiri berprestasi. 

Banyak terobosan program yang dapat diukur dan dilihat nyata dari terobosan yang sudah dilakukan dan dalam buku sederhana ini dapat digambarkan capaian kemajuan. Walaupun terkesan ringkas, karena keterbarasan ruang penulisan dan seterusnya. 

Pada sub bahasan keempat, kelima dan kesembilan ditulis oleh Musa Atok, MA yang saat ini aktif sebagai KUA Mataram. Pada sub-sub ini Atok menulis tentang  ide dan implementasi 3 program Kemenag NTB di bawah kendali Dr KH Zaidi Abdad.

Di antaranya, program five in one di Kanwil Kemenag NTB, dilanjutkan bahasan tentang program revitalisasi Kantor KUA dan kiprah Program Gerakan Jambu Mekar di Kemenag NTB sebagai inovasi baru.

Program Jambu Mekar ini adalah gerakan sosial Jumat Seribu Membangun Wakaf untuk Rakyat yakni salah satu program rintisan dari Kakanwil Kemenag NTB dalam upaya Kemenag NTB dan jajaran di bawah memiliki kontribusi. 

Misalkan madrasah punya kontribusi nyata dalam ikut serta membangun ummat dan meningkatkan kepedulian sosial insan kemenag bagi pembangunan umat dan tentu program ini dijalankan dengan  sukarela, keikhlasan, dan tidak ada unsur paksaan atau semacamnya.  

Buku ini memang masih jauh dari sempurma dan belum komprehensif dalam memberikan catatan pada proses, terobosan dan capaian prestasi-prestasi Kemenag NTB selama satu tahun di tahun 2021.

"Namun paling tidak langkah ini merupakan ikhtiar awal untuk kedepan bisa menghadirkan karya yang lebih baik dalam merekam rangkaian program sebagai refleksi dan evaluasi dalam melakukan penyempurnaan di masa datang," ungkap Dr Zaidi Abdad saat menerima buku dari para penulis sebelum memulai acara launching. 

Penulis juga sampaikan terma kasih kepada Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag NTB Drs H Azharuddin yang ikut serta dalam menyusun draf awal buku didampingi H Saipunnasri analis Kehumasan Kanwil Kemenag NTB. 

Terakhir, penulis juga sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dan suport sehingga buku itu hadir untuk kita semua. Semoga bermanfaat dan membawa berkah. Aamiin. 

Kepala MAN 1 Lombok Timur M Nurul Wathoni


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments