LLK Lombok Timur Terus Maksimalkan Pelatihan Mencetak Tenaga Terampil - www.okenews.net

Jumat, 10 Juni 2022

LLK Lombok Timur Terus Maksimalkan Pelatihan Mencetak Tenaga Terampil

Kepala LLK Lombok Timur Fajri
Okenews.net - UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Lombok Timur terus berupaya maksimal memberikan pelayanan dalam mencetak tenaga terampil bagi warga mampu mengurangi pengangguran.

"LLK ini merupakan lembaga strategis yang bergerak untuk meningkat sumber daya manusia (SDM) terutama dalam hal keterampilan dan mencetak tenaga ahli di berbagai bidang," ujar Kepala LLK Fajri di ruang kerjanya, Rabu (08/06/2022).

Beberapa upaya yang telah dilakukan, di antaranya menggadeng pemerintah desa untuk melatih tenaga terampil di desa. Meski hanya sebagian yang bisa melaksanakan di tengah minimnya anggaran.

Apalagi dua tahun terakhir, bangsa ini dilanda pandemi yang mengakibatkan anggaran dipangkas melalui rekofusing sehingga pemerintah desa belum sepenuhnya menganggarkan.

Hal itu bisa dilakukan oleh kepala desa berdasarkan peraturan bersama tiga menteri yakni Menakertrans, Mendes, dan Menkop sehingga anggaran desa bisa digunakan untuk pelatihan skill.

Ia mencontohkan, jika tenaga terampil ini sudah tercetak dalam berbagai skil, mereka bisa menjadi tenaga terampil dalam pengembangan usaha BUMDes. Misalnya BBUMDes ada usaha bengkel, usaha jahit, dan lainnya. Itu bisa dipakai.

"Karena itu kami berharap pemerintah desa ke depannya dapat menjalin kerja sama dengan LLK agar SDM desa tersebut juga meningkat dan berdampak pada perubahan ekonomi," harapnya.

Di tengah keterbatasan anggaran untuk biaya pelatihan di LLK baik dari APBN maupun APBD, ia terus melakukan upaya dengan berharap anggota dewan juga mengalokasikan dana pokir untuk pelatihan.

"Saat ini baru satu anggota dewan yang mengalokasikan anggaran pokirnya untuk pelatihan sebanyak 7 paket. Meski anggaran tidak besar namun cukup membantu dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap anggota dewan lain juga bisa mengalokasikan anggarannya untuk mencetak tenaga terampil bagi generasi muda yang saat ini masih belum ada kerjaan karena tidak memiliki skill. 

"Pelatihan dari dana pokir dewan sebanyak 7 paket. Masing-masing dua paket menjahit dan 5 paket paket tata boga di daerah pemilihan dewan (Dapil) bersangkutan," ujarnya.

Lebih lanjut Fajri menegaskan, saat penyelenggaran pelatihan di LLK melalui swadana atau para peserta membiaya diri dengan biaya RP 1.250.000 untuk bidang komputer. "Dan saat ini itu yang dominan," sambungnya.

Sementara untuk bidang pelatihan yang lain dari semua jurusan tetap terisi namun peminatnya tidak sebanyak pada bidang komputer dan menjahit atau tata boga. 

"Semoga kedepan anggaran pelatihan untuk masyarakat lebih besar sehingga tenaga terampil di Lombok Timur juga semakin banyak," harapnya.


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments