www.okenews.net: Banjir
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2026

Perjuangan Selamatkan 75 Ribu Arsip Tanah Pascabanjir di Aceh Tamiang

Banjir Aceh Tamiang

Okenews.net- Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26–30 November 2025 menyisakan dampak besar. Curah hujan ekstrem menyebabkan hampir seluruh wilayah terendam banjir setinggi 4–5 meter, disertai lumpur setinggi 1–2 meter yang menutup permukiman, fasilitas umum, hingga perkantoran pemerintahan.

Salah satu instansi yang terdampak paling parah adalah Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Air dan lumpur merendam hampir seluruh ruangan, termasuk ruang arsip yang menyimpan dokumen penting pertanahan.

Sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur terdampak, belum termasuk warkah serta dokumen pendukung lainnya. Kondisi semakin sulit karena aliran listrik padam total, sehingga proses penyelamatan tidak bisa segera dilakukan.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, Evan Rahmaini, menegaskan bahwa arsip tersebut bukan sekadar dokumen biasa.

“Itu adalah bukti hak masyarakat. Kalau rusak atau hilang, yang terdampak adalah kepastian hukum warga,” ujarnya.

Enam hari setelah banjir, akses ke kantor mulai terbuka meski hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Lumpur masih menutupi lantai setinggi lutut, rak arsip roboh, dan bangunan sekitar mengalami kerusakan parah. Dua minggu pertama difokuskan untuk memetakan kondisi serta menyusun strategi penyelamatan dokumen.

Karena hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang terdampak, tidak ada lokasi layak untuk restorasi arsip. Bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, diputuskan arsip dievakuasi ke daerah yang lebih aman, yakni Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Kota Banda Aceh.

Proses restorasi mendapat dukungan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Sekitar 30 taruna/i diterjunkan melalui program KKNP-PTLP untuk membantu pemulihan arsip.

Arinaldi menyampaikan,“Sebagian arsip telah berhasil dibersihkan, sekitar 10 persen atau kurang lebih 1,9 meter linier hingga hari ini. Selanjutnya akan difokuskan untuk proses restorasi lanjutan di Kabupaten Langkat.”

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi fisik bangunan yang rusak, Kantah Aceh Tamiang terus berupaya memulihkan arsip negara sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Pelayanan pertanahan pun mulai berjalan kembali meski sementara berpindah lokasi.

Upaya ini menjadi bukti komitmen ATR/BPN dalam memastikan keamanan dan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat, bahkan di tengah situasi bencana.

Jumat, 21 November 2025

Baznas Lotim Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Aik Beta

Baznas Lombok Timur
Okenews.net- Banjir yang melanda Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, pada Rabu sore (19/11/2025), meninggalkan kerusakan sekaligus kepedihan bagi warga setempat. Merespons cepat musibah tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) langsung turun ke lokasi untuk menyalurkan bantuan darurat.

Dipimpin Wakil Ketua Baznas Lotim, Hasbullah, tim yang terdiri dari beberapa kepala bagian tiba di kawasan terdampak pada Kamis (20/11/2025). Kehadiran mereka membawa harapan bagi warga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako darurat untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat.

Hasbullah menjelaskan bahwa gerak cepat ini merupakan komitmen Baznas dalam memastikan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tersalurkan segera kepada mustahik yang tertimpa musibah.

“Semalam kami mendapatkan laporan adanya musibah banjir. Kami tidak menunggu lama, dan hari ini kami langsung datang ke lokasi membawa bantuan keperluan masyarakat,” ungkapnya di sela kegiatan penyerahan bantuan.

Ia menegaskan bahwa Baznas Lotim selalu berupaya hadir pada situasi genting, memastikan amanah masyarakat melalui ZIS benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, terutama di momen darurat seperti bencana banjir ini.

Selain menyerahkan bantuan, Hasbullah juga menyampaikan pesan penguatan mental bagi warga terdampak. Ia mengingatkan bahwa bencana adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi, sehingga kewaspadaan harus selalu dijaga.

“Semua tidak menginginkan adanya musibah, tetapi siapa yang tahu kapan musibah itu datang,” ujarnya penuh keprihatinan.

Dengan cuaca yang masih tidak menentu dan curah hujan tinggi, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan diri dan lingkungan.

Hasbullah menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan bersifat tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Baznas Lotim akan melanjutkan asesmen dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terkait kebutuhan lanjutan di Dusun Aik Beta.

Baznas berharap kehadiran mereka dapat membantu meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. 

Sabtu, 10 April 2021

SDM PKH Lombok Timur Kunjungi Korban Banjir di Bima

Okenews - Sebagai bentuk solidaritas dan rasa kepedulian sosial antar sesama SDM PKH dengan masyarakat terdampak benca banjir, SDM PKH Lombok Timur ikut berpartisifasi pada kegiatan bakti sosial yang diisi dengan bagi-bagi sembako dan trauma healing warga Bima Provinsi NTB.

Ketua Rombongan, Saparudin (kiri) kunjungi korban banjir di Bima


Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 10-11 April 2021. Kegiatan ini bisa dilaksanakan atas kerjasama dan suport seluruh SDM PKH Lombok Timur ikut berkontribusi mengumpulkan bantuan uang dengan total  yang terkumpul sebesar Rp. 17.200.000. 


"Dana yang terkumpul kemudian dibelanjakan, kita beli barang-barang yang sangat dibutuhkan seperti pempes, sabun mandi, deterjen untuk mencuci, bahan-bahan makanan seperti mie instan, mie kering, telur, dan lainnya," ujar Korkab SDM PKH Lombok Timur Saparuddin, M.Pd.I, Sabtu (10/04/2021).


Ia juga menuturkan keberangkatan dari Lombok langsung ke Bima pada hari Jum'at dengan menggunakan 1 truk yang membawa sembako dan satu mobil Pemda Lombok Timur untuk 14 orang personil yang mewakili SDM Lotim mulai dari korkab, korcam dan beberapa anggota.


"Sesampai di Bima kami langsung diterima oleh Dinas Sosial Kabupaten Bima yang diwakili oleh Kabid Linjamsos sekaligus sebagai Ketua PPKH Bima," tutur Saparudin yang juga Koordinator Presidium KAHMI Lombok Timur. 


Dalam sambutannya Kabid  Linjamsos Ismud, S.Sos menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam atas kedatangan dan kepedulian SDM PKH Lombok Timur, kehadiran dan bantuan ini sangat membantu masyarakat terutama yg terdampak banjir. 


Ia juga menjelaskan, banyak KPM PKH yang menjadi korban banjir, begitu juga pendamping PKH bayak yang menjadi korban bahkan ada yang rumahnya rusak berat akibat banjir yang menimpa mereka.


Rombongan Temui Korban


Begitu selesai serah terima secara simbolis, rombongan yang dipimpin Saparudin itu langsung turun ke lokasi banjir di Desa Pela Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Desa ini termasuk lokasi yang terdampak parah. 


"Kami langsung ketemu KPM, para lansia untuk memberikan bantuan sembako dan sedikit uang untuk lansia, dilanjutkan dengan trauma healing kepada anak-anak korban banjir," ujarnya.


Ia menuturkan kondisi yang dialami masyarakat penuh dengan suasana kebatinan sangatlah terasa, sedih dan haru malihat kondisi rumah rumah yang rusak, termasuk anak yang bercerita tentang ketakutannya atas kejadian itu.


Pengalaman berkunjungan ini menurutnya telah memberikan kesan mendalam. Ia merasa kehadiran para donatur dan semua pihak yang peduli ditengah kepiluan dan trauma itu memberikan manfaat besar bagi mereka.


"Karena itu, kami mengajak pada semua pihak, LSM, ormas, pemuda, mahasiswa, para pegiat sosial. Mari kita tunjukkan solidaritas dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah," ajaknya.


"Bagi semua SDM PKH dan Pemda Lombok Timur yang sudah mensuport sehingga kegiatan ini bisa terlaksana kami ucapkan terimakasih. Semoga tercatat menjadi amal kebaikan kita," tutupnya. 

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi