www.okenews.net: Ekonomi
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2026

Harga Cabai Melonjak, Pemda Lombok Timur Datangkan Pasokan dari Enrekang

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik

Okenews.net-Meroketnya harga cabai di pasaran dalam beberapa waktu terakhir mendorong pemerintah melakukan langkah intervensi. Kenaikan harga tersebut dipicu curah hujan yang tinggi yang memengaruhi produksi, sementara kebutuhan masyarakat meningkat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Sebagai upaya menstabilkan pasokan dan harga, cabai rawit merah didatangkan dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Pasokan cabai tersebut tiba di Lombok pada Jumat (6/3/2026).

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, usai serah terima cabai di Terminal Kargo Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), menjelaskan bahwa pengadaan cabai ini merupakan kerja sama bisnis atau business to business (B to B) antara champion cabai di Enrekang dan Lombok Timur.

“Kerja sama ini antara champion cabai yang ada di Enrekang dan yang ada di Lombok Timur. Pemerintah membantu mendekatkan pasokan agar harga bisa lebih murah dari harga yang sekarang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, cabai yang didatangkan tersebut akan langsung didistribusikan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan stok bagi rumah tangga sekaligus menstabilkan harga di pasaran.

Pemerintah daerah juga akan menggelar operasi pasar untuk memastikan harga tetap terkendali.

“Besok kita akan melakukan operasi pasar, khususnya cabai, di Pasar Pancor, Taman Rinjani, dan beberapa titik lainnya,” jelasnya.

Dalam operasi pasar tersebut, cabai rawit merah akan dijual dengan harga Rp75 ribu per kilogram, jauh lebih rendah dibanding harga pasar yang saat ini berada di kisaran Rp120 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rinna Syawal, mengatakan lonjakan harga cabai tidak hanya terjadi di Lombok, tetapi juga di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya curah hujan yang berdampak pada produksi.

Menurutnya, Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memfasilitasi distribusi cabai dari luar daerah. Biaya transportasi pengiriman tersebut ditanggung oleh Bapanas agar harga jual cabai tetap terjangkau.

“Kami dari Satgas Saber memfasilitasi distribusi cabai rawit merah dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Biaya transportasi difasilitasi oleh Bapanas sehingga harga yang diterima masyarakat bisa sama dengan harga di daerah asal,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa intervensi ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk menstabilkan harga agar masyarakat tetap bisa membeli dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Untuk jangka panjang, pemerintah daerah berharap petani dan masyarakat dapat kembali meningkatkan produksi cabai lokal. Hal ini mengingat Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok Timur, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil cabai di Indonesia.

Senin, 02 Maret 2026

Bupati Lotim Tekankan Penguatan Transaksi Non Tunai demi Pertahankan Prestasi TP2DD

Bupati Lotim. H. Haerul Warisin

Okenews.net-Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pentingnya memperkuat sistem digitalisasi keuangan daerah guna mempertahankan prestasi yang telah diraih pada ajang Championship TP2DD tahun 2025.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka High Level Meeting Sosialisasi dan Evaluasi Kinerja Championship TP2DD 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) I Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya. Karena itu, berbagai upaya yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya harus terus ditingkatkan agar capaian tersebut tetap terjaga.

“Meraih juara itu lebih mudah daripada mempertahankan. Karena itu, apa yang sudah dicapai pada 2025 harus kita jaga dan tingkatkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik tersebut, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan transaksi non tunai, khususnya pada sektor pajak dan retribusi daerah.

Ia menilai penguatan sistem pembayaran digital menjadi langkah penting untuk mendorong transparansi keuangan daerah sekaligus meminimalkan potensi kebocoran anggaran.

“Transaksi non tunai pada sektor pajak dan retribusi harus terus diperkuat. Selain itu, kanal pembayaran digital masyarakat juga perlu dioptimalkan serta diintegrasikan dengan sistem keuangan daerah berbasis elektronik,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar pengalaman lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang sempat terjadi akibat kenaikan harga cabai dapat menjadi pelajaran untuk memperkuat sistem pengendalian ekonomi daerah.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, salah satunya perluasan layanan digital hingga ke desa. Mengingat sebagian besar masyarakat berada di wilayah pedesaan, ia meminta agar OPD memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan para kepala desa.

Selain itu, penggunaan QRIS dan kanal pembayaran non tunai juga diharapkan semakin konsisten, disertai monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.

Pada tahun 2026 ini, Bupati juga mendorong penguatan regulasi serta komitmen seluruh pimpinan OPD dalam mendukung transformasi digital, termasuk memperluas layanan pembayaran daerah hingga mencapai 100 persen berbasis digital.

“Hal-hal yang masih bisa diatur, buat regulasinya. Pembayaran tunai berpotensi menimbulkan kebocoran, sehingga digitalisasi menjadi langkah penting,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan yang diraih Lombok Timur tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi contoh nyata transformasi digital yang mampu meningkatkan transparansi keuangan, pendapatan asli daerah (PAD), efisiensi birokrasi, serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik berharap Bank NTB Syariah dapat segera merealisasikan penggunaan kartu kredit pemerintah pada triwulan kedua tahun ini, setidaknya pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai proyek percontohan.

Sekda juga meminta penguatan sekretariat TP2DD serta memperluas sosialisasi kepada masyarakat melalui sejumlah kegiatan, di antaranya pada acara car free day (CFD), Rumah Makan Rarang, dan Lesehan Purnama.

Rabu, 11 Februari 2026

Gubernur NTB Buka Pasar Rakyat di Pringgabaya, Upaya Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Bazar Umkm

Okenews.net- Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, pemerintah bersama berbagai pihak menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2/2026).

Pasar rakyat yang digagas Makmur Mendunia Center (MMC) ini terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Provinsi NTB, serta Bulog. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Lalu Muhammad Iqbal yang didampingi Bupati Lombok Timur Haerul Warisin.

Bupati Haerul Warisin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM di Lombok Timur. Pada tahun 2025, Pemda Lombok Timur mengalokasikan sekitar Rp20 miliar untuk pembinaan tidak kurang dari 23 ribu pelaku UMKM.

Selain pembinaan usaha, pemerintah daerah juga terus melakukan langkah pengendalian harga kebutuhan pokok melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan melibatkan petani serta sejumlah pihak terkait.

Bupati Warisin turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB atas penyelenggaraan pasar rakyat di wilayah Pringgabaya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga menjelang Ramadan.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengapresiasi penyelenggaraan pasar rakyat dan bazar UMKM tersebut. Ia menyebut kegiatan ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah di tengah meningkatnya harga sejumlah kebutuhan pokok akibat naiknya permintaan masyarakat.

Iqbal juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok di NTB masih dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Tidak usah khawatir, stok bahan-bahan pokok yang ada di NTB terpenuhi dan tersedia,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov NTB juga menyiapkan hampir 300 paket program untuk pengembangan ketahanan pangan di sekitar 300 desa di NTB, termasuk desa-desa di Kecamatan Pringgabaya. Program tersebut direncanakan berlangsung hingga tahun 2029.

Usai membuka kegiatan, Gubernur bersama Bupati Lombok Timur meninjau langsung berbagai produk yang dijual di pasar rakyat tersebut serta berinteraksi dengan masyarakat dan pelaku UMKM.

Selasa, 27 Januari 2026

Dari Bumi ke Meja Makan: Lombok Timur Dorong Pangan Lokal untuk Tekan Stunting

Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-66

Okenews.net-Komitmen memperbaiki kualitas gizi masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui gelaran talkshow bertema “Pangan Lokal, Gizi Optimal, Sehat dari Bumi”. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (27/01/2026), ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya yang membuka acara tersebut menekankan bahwa isu gizi bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas daerah dan lembaga yang terlibat, sekaligus menegaskan keterbukaan Pemda Lombok Timur terhadap kerja sama dengan berbagai NGO dalam menangani persoalan sosial, termasuk gizi dan stunting.

Menurut Wabup, perhatian pemerintah saat ini sejalan dengan agenda nasional, yakni pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta percepatan penurunan stunting. Dalam konteks tersebut, peran Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dinilai strategis untuk memastikan penyajian gizi seimbang yang tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia memaparkan, hingga saat ini Lombok Timur telah memiliki 213 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan 171 di antaranya telah beroperasi. Keberadaan SPPG tersebut diharapkan menjadi penguat implementasi MBG sekaligus mendukung penurunan angka stunting. Berdasarkan data terakhir, prevalensi stunting Lombok Timur pada Desember 2025 tercatat sebesar 22,39 persen, sementara pada Januari 2026 muncul kasus baru sebesar 0,8 persen atau 545 kasus.

Sementara itu, Manager Wahana Visi Indonesia, Sidik Lando, dalam laporannya menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menciptakan generasi anak yang sehat dan berkualitas. Ia menilai sinergi antara Lombok Timur, Lombok Utara, dan Persagi sebagai contoh nyata kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sidik juga menggarisbawahi besarnya potensi sumber daya alam Lombok yang dapat dioptimalkan melalui pemanfaatan pangan lokal. Tema kegiatan ini, menurutnya, bukan sekadar kampanye gizi, tetapi juga ajakan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional. “Sehat dimulai dari diri kita, sehat dari bumi kita,” ujarnya.

Talkshow ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya dokter sekaligus ahli gizi Tan Shot Yen, Ketua Persagi Provinsi NTB, perwakilan Dinas Kesehatan Lombok Timur dan Lombok Utara, hingga tim ahli dari Wahana Visi Indonesia. Diskusi yang berlangsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal.

Sabtu, 17 Januari 2026

Pantai Kahona Resmi Dibuka, Sekda Lotim: Mutiara Baru Pariwisata Teluk Dalam

Peresmian Pantai Kohana, Oleh Sekda Lombok Timur

Okenews.net- Satu lagi destinasi wisata bahari resmi hadir memperkaya pariwisata Lombok Timur. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, secara resmi melaunching Pantai Kahona yang berada di kawasan Teluk Dalam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Sabtu (17/01/2025).

Peluncuran Pantai Kahona menjadi penanda terbukanya akses publik terhadap pesona alam yang selama ini tersembunyi. Sekda menyebut kehadiran pantai ini sebagai angin segar bagi sektor pariwisata daerah, terutama karena karakter alamnya yang masih alami dan jauh dari hiruk-pikuk keramaian.

Pantai Kahona menyuguhkan lanskap khas pesisir selatan Lombok Timur, dengan hamparan laut tenang Teluk Dalam yang berpadu indah dengan bukit-bukit hijau di sekelilingnya. Keasrian alam tersebut menjadikannya destinasi ideal bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman berlibur yang lebih dekat dengan alam.

Menurut Sekda, selama ini Pantai Kahona belum banyak dikenal wisatawan lantaran akses menuju lokasi yang cukup terbatas. Sebelumnya, pengunjung hanya bisa mencapai pantai ini melalui jalur laut dengan perahu, biasanya dari kawasan Pantai Pink. Namun, kondisi tersebut kini berubah seiring rampungnya pembangunan infrastruktur jalan menuju lokasi.

“Dengan terbukanya akses darat, Pantai Kahona kini lebih mudah dijangkau dan siap menjadi tujuan wisata unggulan baru,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak masyarakat Lombok Timur maupun wisatawan luar daerah untuk menjadikan Pantai Kahona sebagai salah satu pilihan utama berlibur. Beragam aktivitas wisata dapat dinikmati di pantai ini, mulai dari berenang, memancing, hingga berkemah sambil menikmati suasana alam yang tenang.

Kehadiran Pantai Kahona sekaligus menambah deretan pantai indah di wilayah selatan Lombok Timur, memperkuat potensi daerah sebagai destinasi wisata bahari yang menjanjikan.

Sabtu, 29 November 2025

Yayasan Sapu Jagat Dukung Program Bantuan Modal UMKM Bupati Lombok Timur

Abdul Mukmin Rifai

Okenews.net– Yayasan Sapu Jagat Cahaya Nusantara menyatakan dukungan penuh terhadap Program Bantuan Modal UMKM yang diluncurkan oleh Bupati Lombok Timur. Program ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.


Sekretaris Yayasan Sapu Jagat Cahaya Nusantara, Abdul Mukmin Rifai, mengatakan bahwa penguatan UMKM adalah kunci dalam mendorong ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Bantuan modal dari pemerintah dinilai sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Lombok Timur atas inisiatif ini. Program bantuan modal bukan hanya membantu mengatasi persoalan permodalan, tetapi juga memberi semangat baru bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” ujar Abdul Mukmin, Sabtu, 29/11/2025


Yayasan Sapu Jagat Cahaya Nusantara juga memastikan akan mengambil peran melalui pendampingan usaha, pelatihan, peningkatan kemampuan manajemen, serta dukungan pemasaran bagi penerima manfaat. Menurut Abdul Mukmin Rifai, kolaborasi lintas sektor sangat penting agar program ini berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Program Bantuan Modal UMKM ini diharapkan dapat membuka peluang kerja baru, memperkuat fondasi ekonomi lokal, dan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha mandiri di Lombok Timur.


Dengan keterlibatan berbagai pihak termasuk lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat, program ini diyakini menjadi momentum penting menuju Lombok Timur sebagai daerah dengan ekosistem UMKM yang kuat, maju, dan kompetitif.

Sabtu, 08 November 2025

Wabup Edwin Apresiasi Desa Sakra Selatan: Pemerintah Harus Hadir Dekat dengan Pelayanan

Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya

Okenews.net - Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sakra Selatan yang berinisiatif membangun lapangan dan pasar desa sebagai bagian dari penataan dan perencanaan pembangunan yang baik.

Menurutnya, pasar menjadi pusat pergerakan ekonomi, sementara lapangan berfungsi sebagai pusat aktivitas dan silaturahmi masyarakat. “Inisiatif membangun lapangan berhadapan dengan desa patut kita apresiasi. Pasar juga demikian, karena menjadi pusat ekonomi. Tentu ini layout yang bagus, Pak Kades,” ujar Wabup Edwin saat menghadiri Event Budaya Betanduran Gumi Paer di Lapangan Desa Sakra Selatan, Sabtu (08/11/2025).

Kegiatan bertema Pandik Daus, Janjam Jalung, Popot Purak ini digelar dalam rangka peringatan 15 tahun berdirinya Desa Sakra Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Wabup berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kebudayaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan, kehadiran pemerintah dalam acara seperti ini bisa sekaligus membawa pelayanan administrasi kependudukan, PBB, dan lain-lain agar masyarakat bisa merasakan manfaat langsung,” harapnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah desa dapat mengoptimalkan dana desa untuk pembangunan, sementara Pemda akan terus mendukung melalui pengelolaan pajak daerah, seperti pajak bumi dan bangunan serta pajak kendaraan bermotor.

Sementara itu, Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, menjelaskan bahwa kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan berbagai hiburan rakyat ini merupakan perayaan hari jadi pertama yang diselenggarakan sejak berdirinya desa 15 tahun lalu. Ia juga menyampaikan rencana pemanfaatan sebagian tanah pecatu desa untuk pembangunan lapangan dan pasar desa sebagai penunjang kemajuan wilayah.

Event budaya tersebut turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. R. Soedjono, perwakilan PMI Lombok Timur yang membuka stan donor darah, serta sejumlah sponsor dari pihak swasta. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, terutama saat menunggu pengundian doorprize usai kegiatan jalan santai.

Rabu, 05 November 2025

Wabup Edwin Tekankan Pentingnya Keuangan Berkelanjutan Hadapi Dinamika Fiskal Daerah

Wabub Lotim

Okenews.net – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menekankan pentingnya sinergi dan penerapan program keuangan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika fiskal daerah yang semakin kompleks. Hal itu disampaikan Wabup saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran direksi, manajemen, dan karyawan PT Selaparang Finansial di Aula lantai II kantor perusahaan tersebut, Rabu (5/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdiskusi dan mencatat kesan positif terhadap suasana kerja di lingkungan PT Selaparang Finansial. Didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Wabup berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang terbuka untuk memperoleh masukan yang jernih dan berbasis data akurat, sehingga menghasilkan keputusan yang tepat bagi daerah.

Wabup juga menyoroti kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang dinilainya akan cukup berat. Ia menyebut, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) diproyeksikan mengalami pemotongan hingga Rp329 miliar. Meski sebagian dana tersebut dikembalikan dalam bentuk program Instruksi Presiden (Inpres) seperti revitalisasi sekolah dan proyek lainnya, situasi ini menunjukkan tingginya ketergantungan daerah terhadap transfer pusat, mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum mencapai 15 persen dari total APBD.

Kepada manajemen PT Selaparang Finansial, Wabup berpesan agar mempertimbangkan aspek keuangan berkelanjutan sebagai fokus utama dalam penyaluran pembiayaan dan investasi di tahun 2026.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Selaparang Finansial, Iva Nuril Solihani, berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan target yang telah ditetapkan.

“Masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk memaksimalkan target kami di tahun 2025. Dengan sisa waktu yang ada, kami akan berupaya mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Selaparang Finansial, M. Isroi, menyambut baik arahan Wabup tersebut. Ia menilai pandangan itu menjadi pedoman penting dalam menerapkan rencana aksi keuangan berkelanjutan agar perusahaan dapat terus tumbuh dan berperan aktif dalam kegiatan sosial serta program lingkungan.

Rakor ini menjadi momentum strategis bagi PT Selaparang Finansial untuk menyusun program kerja tahun 2026 yang lebih selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah, khususnya dalam bidang pembiayaan berkelanjutan dan dukungan terhadap target pembangunan Lombok Timur.


Selasa, 04 November 2025

Cetak Wirausaha Muda, Lombok Timur Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Pembukaan Pelatihan Kewirausahaan 

Okenew.net – Sebanyak 100 pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Timur mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Miskin Ekstrem yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur.


Kegiatan bertema “Wirausaha Muda Mandiri Indonesia Tangguh: Pengentasan Kemiskinan melalui Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Berbasis Sumber Daya Lokal” ini berlangsung pada Selasa (04/11/2025) di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur.


Pelatihan tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan berwirausaha para pemuda sesuai dengan minat, bakat, dan potensi lokal yang dimiliki Lombok Timur.


Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya yang hadir membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas program unggulan Kemenpora yang dilaksanakan di Lombok Timur, salah satu dari delapan kabupaten/kota terpilih di Indonesia sebagai lokasi pelatihan.


“Kegiatan ini sejalan dengan visi-misi Lombok Timur untuk melahirkan 20.000 wirausaha baru sebagai upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Kolaborasi lintas sektoral, lintas kementerian, dan lintas lembaga menjadi kunci agar upaya ini berhasil,” ujar Wabup Edwin.


Ia menambahkan, pelatihan kewirausahaan ini bisa menjadi pilot project dan tidak menutup kemungkinan akan direplikasi melalui program daerah, seperti di Loka Latihan Kerja Selong.


Kepada para peserta, Wabup memberikan motivasi agar tidak minder disebut miskin ekstrem. Ia berharap para pemuda mengikuti pelatihan dengan serius, menyerap ilmu dari para narasumber, dan meneladani kisah sukses wirausaha muda yang hadir membagikan pengalaman.


Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI Yohan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan pemuda.


“Melalui pelatihan ini, para pemuda berusia 16–30 tahun yang masuk kategori miskin ekstrem dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu melahirkan ide kreatif, inovasi, serta membuka lapangan kerja berbasis potensi lokal,” jelasnya.


Pelatihan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Manager Mikro Bank BRI Cabang Selong yang membahas akses permodalan, wirausaha muda lokal sukses, serta Founder Rumah SDM Indonesia yang memaparkan strategi pengembangan diri dan bisnis berkelanjutan.


Para peserta diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi agen perubahan dan pembuka lapangan kerja baru di daerahnya.


Saat ini tercatat lebih dari 15.000 kepala keluarga di Lombok Timur masih tergolong miskin ekstrem. Secara nasional, pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem turun hingga 0,5 persen pada tahun 2026 mendatang.



Senin, 03 November 2025

Sekda Lotim Tegaskan Langkah Cepat Tingkatkan PAD, Denda PBB 2014–2023 Dihapus

Skertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur semakin serius memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan perlunya langkah cepat dan efektif dalam mempercepat realisasi penerimaan PBB yang hingga saat ini baru mencapai sekitar 60 persen.


Penegasan tersebut disampaikan Sekda saat memimpin rapat koordinasi Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah (Opjar) yang digelar pada Senin (03/11/2025) di ruang rapat Bupati Lombok Timur. Dalam arahannya, Sekda menyoroti pentingnya upaya penertiban tunggakan pajak untuk menjaga postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Ia memaparkan bahwa dari total APBD Lombok Timur sebesar Rp 3,4 triliun, kontribusi PAD hanya sekitar Rp 523 miliar atau 12,6 persen. “Artinya, struktur keuangan daerah kita masih sangat bergantung pada Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Karena itu, peningkatan PAD harus menjadi fokus bersama,” tegasnya.


Sebagai langkah strategis sekaligus kebijakan afirmatif untuk meringankan beban masyarakat, Pemkab Lombok Timur melalui keputusan Bupati menetapkan pembebasan denda bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan PBB dari tahun 2014 hingga 2023. 


“Untuk tahun 2025, wajib pajak hanya perlu membayar pokoknya saja tanpa dikenakan denda,” jelas Sekda.


Selain penagihan piutang pajak, Sekda juga menginstruksikan Tim Opjar dan para camat untuk lebih kreatif dalam edukasi dan sosialisasi pajak daerah. Ia mendorong pemanfaatan media promosi seperti baliho, spanduk, dan saluran digital untuk menyampaikan pesan yang menyejukkan sekaligus mengedukasi masyarakat.


Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Bapenda Lombok Timur, para camat se-Kabupaten Lombok Timur, dan Tim Opjar. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kecamatan dalam mencapai target PAD tahun 2025.

Rabu, 03 September 2025

Bupati Lotim Dukung Pembangunan Kantor Imigrasi, Permudah Layanan Publik dan Dukung Investasi

Bupati Lombok Timur Hairul Warisin

Okenews.net– Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima kunjungan tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi pada Rabu (03/09/2025) di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari rencana pembangunan kantor imigrasi baru di Lombok Timur yang digadang-gadang akan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas layanan publik.


Tim Ditjen Imigrasi juga meninjau langsung lahan yang telah disiapkan Pemda Lombok Timur sebagai lokasi pembangunan. Lahan yang dipilih berada di kawasan Rumah Sehat, Kelurahan Rakam, yang dinilai cukup strategis untuk menunjang pelayanan.


Sementara Bupati Lombok Timur H. Hairul Warisin juga turut menyambut baik rencana pembangunan trsebut. Menurutnya kantor imigrasi di Lombok Timur merupakan kebutuhan yang mendesak, mengingat selama ini Masyarakat harus pergi mengurus berkas hingga ke mataram.


“Selama ini masyarakat kita cukup terbebani karena harus menempuh perjalanan jauh ke Mataram. Dengan adanya kantor imigrasi di Lombok Timur, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan, lebih cepat, dan lebih efisien,” ungkapnya.


Bupati Lombom Timur juga menilai, selain untuk kepentingan Masyatakat lokal, keberadaan kantor imigrasi di lotim ini bisa menjadi daya dukung penting bagi perkembangan lombok timur melalui sektor pariwisata, dengan pengurusan dokumen dokumen Warga negara Asing yang izin tinggal sementara bisa menjadi lebih cepat.


“Pariwisata dan investasi kita terus berkembang, tentu ini harus diiringi dengan layanan keimigrasian yang memadai. Dengan begitu, tamu asing maupun investor tidak merasa kesulitan dalam urusan administrasi,” tambahnya.


Apabila rencana pembangunan ini terealisasi, kantor baru tersebut akan berstatus sebagai Kantor Imigrasi Kelas II Lombok Timur. Dengan demikian, tidak lagi berinduk kepada Kantor Imigrasi Mataram. Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi birokrasi, sekaligus mendukung roda perekonomian daerah.


Hairul Warisin juga menegaskan Lombok Timur siap mendukung Penuh proses pembangunan kantor tersebut dari segala sisi, baik dari lahan, koordinasi teknis, guna mempercepat rencana baik tersebut bisa terealisasi segera


Rencana pembangunan kantor imigrasi di Lombok Timur juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk mendekatkan layanan publik ke daerah. Dengan hadirnya kantor ini, Lombok Timur berpotensi menjadi pusat layanan keimigrasian di wilayah timur NTB, sehingga pelayanan masyarakat lebih terjangkau dan merata.

Selasa, 02 September 2025

Audiensi Unram dan Pemkab Lotim, Bahas Laboratorium Riset Rumput Laut di Ekas

 

Pemda Lotim Bersama Mahasiswa Universitas Mataram

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima audiensi dari Universitas Mataram (Unram) di Ruang Rapat Bupati, Selasa (02/09/2025). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, untuk membahas rencana besar menjadikan Lombok Timur sebagai pusat pengembangan rumput laut tropis kelas dunia.


Rektor Unram, Bambang Hari Kusumo, memaparkan bahwa Lombok Timur memiliki potensi strategis dalam pengembangan rumput laut nasional. Sebagai langkah awal, Unram berencana membangun laboratorium riset dan pengembangan bibit rumput laut di kawasan pesisir. Lahan seluas 20–30 are pun diajukan sebagai lokasi pembangunan laboratorium tersebut.


“Selama ini kendala utama pengembangan rumput laut di Lombok Timur adalah bibit unggul. Laboratorium ini akan menjadi sentra pengembangan bibit rumput laut skala nasional,” jelas Bambang.


Menanggapi hal itu, Bupati Haerul Warisin menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan Pemkab siap memfasilitasi perizinan dan mendukung penuh agar program ini cepat terealisasi.


“Ini kesempatan emas bagi Lombok Timur. Jika sudah berjalan, kami akan libatkan BUMD untuk mengembangkan usaha rumput laut. Untuk lahan, Pemda akan upayakan secepatnya,” tegas Bupati.


Sebagai bentuk keseriusan, Bupati bahkan mengusulkan agar lahan di wilayah Ekas yang sebelumnya diproyeksikan sebagai rest area dapat dialihfungsikan untuk pembangunan laboratorium rumput laut.


Audiensi ini juga dihadiri Sekda Lombok Timur, Rektor Unram bersama rombongan, Asisten Bidang Ekonomi Setda, Kepala Bagian Hukum, serta sejumlah Kepala OPD terkait. Kehadiran laboratorium ini diharapkan mampu mendorong kemajuan industri rumput laut dan menjadikan Lombok Timur sebagai pusat pengembangan komoditas tropis kelas dunia.


Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi