www.okenews.net: Masyarakat
Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Agustus 2026

UNISDA dan Institut Elkatarie Edukasi Pengolahan Sampah Jadi Energi

Okenews.net – KKN Kolaboratif Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan dan Institut Elkatarie bekerja sama dengan ICM Green Circular Community menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Inovasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan dengan tema "Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas dan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar melalui Teknologi Pirolisis sebagai Solusi Energi Ramah Lingkungan" di Balai Desa Timba Gading, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur Senin, 03/7/2026


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif. Masyarakat diberikan edukasi tentang pengolahan sampah organik menjadi biogas serta sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis, sehingga limbah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi.


Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Irfan Azim, S.Kom., M.M., akademisi dan praktisi ekonomi sirkular, serta Lalu Guguh Putraji, praktisi di bidang pengelolaan sampah dan energi terbarukan. Kegiatan diikuti oleh masyarakat Desa Timba Gading, perangkat desa, mahasiswa KKN Kolaboratif, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.


Dalam paparannya, Dr. Irfan Azim menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari strategi pembangunan desa yang berkelanjutan melalui penerapan ekonomi sirkular.


"Sampah bukan lagi beban, tetapi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Sampah organik dapat diolah menjadi biogas, sementara sampah plastik dapat dikonversi menjadi bahan bakar melalui teknologi pirolisis. Inovasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Perguruan tinggi harus hadir sebagai motor penggerak inovasi yang mampu menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan dan energi," tegas Dr. Irfan Azim.


Sementara itu, Lalu Guguh Putraji menjelaskan aspek teknis pengolahan sampah menjadi energi. Ia memaparkan proses pembuatan biogas dari limbah organik melalui fermentasi anaerob, sekaligus memperkenalkan teknologi pirolisis, yaitu proses pemanasan sampah plastik tanpa oksigen yang menghasilkan bahan bakar cair, gas, dan residu karbon yang dapat dimanfaatkan kembali. Menurutnya, teknologi ini menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang sulit terurai.


Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penerapan teknologi biogas dan pirolisis di tingkat desa, termasuk peluang pengembangannya sebagai usaha produktif berbasis lingkungan.


Melalui KKN Kolaboratif UNISDA Lamongan dan Institut Elkatarie bersama ICM Green Circular Community, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Program ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri energi, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menciptakan nilai tambah ekonomi dari pengelolaan sampah organik maupun sampah plastik.

Kamis, 30 Juli 2026

Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 501 Ribu KK Mulai Didata

Foto: Kepala Dinas Sosial Lombok Timur

Okenews.net– Kabupaten Lombok Timur resmi ditunjuk sebagai salah satu pilot project nasional dalam uji coba transformasi digital bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlinsos. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyempurnakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Siti Aminah, mengatakan sebanyak 501.140 Kartu Keluarga (KK) di Lombok Timur menjadi sasaran pendataan melalui Portal Perlinsos. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai pada Kamis (30/7/2026).


"Melalui Portal Perlinsos, kami ingin memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Data yang akurat menjadi kunci agar tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran," ujar Siti Aminah.


Ia menjelaskan, Lombok Timur menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan perluasan uji coba Portal Perlinsos. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya Kabupaten Lombok Timur dan Kota Mataram yang dipercaya menjalankan program tersebut.


Pendataan dilakukan melalui dua mekanisme, yakni secara mandiri oleh masyarakat yang telah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau melalui pendampingan petugas lapangan. Untuk mempercepat proses, Dinas Sosial melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), operator SIKS-NG desa dan kelurahan, kepala dusun, kepala lingkungan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga aparatur sipil negara (ASN).


Menariknya, pelaksanaan pendataan ini dilakukan tanpa dukungan anggaran khusus.


"Program pendataan ini murni dilaksanakan secara sukarela. Tidak ada anggaran khusus yang disiapkan, tetapi semangat gotong royong para pendamping, perangkat desa, hingga ASN menjadi kekuatan utama untuk menyukseskan program nasional ini," kata Siti Aminah.


Melalui Portal Perlinsos, pemerintah dapat memverifikasi kelayakan calon penerima bantuan secara lebih akurat dengan memanfaatkan data yang telah terintegrasi, seperti kepemilikan aset, kendaraan, penggunaan listrik, hingga status pekerjaan anggota keluarga, termasuk ASN. Selain itu, masyarakat juga diberikan ruang untuk mengajukan sanggahan apabila terdapat data yang tidak sesuai.


Menurut Siti Aminah, digitalisasi data bansos ini diharapkan mampu menekan kesalahan pendataan, baik inclusion error (masyarakat mampu yang menerima bantuan) maupun exclusion error (masyarakat miskin yang belum memperoleh bantuan).


"Harapan kami, data masyarakat semakin valid sehingga seluruh program bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Dengan data yang akurat, penyaluran bansos akan lebih adil, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

Minggu, 26 Juli 2026

M. Zaini Menang Telak, Warga Pancor Sanggeng Antusias Sambut Kepala Dusun Baru

Okenews.net – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan Pemilihan Kepala Dusun (Kadus) Pancor Sanggeng yang digelar pada Minggu (26/7). Proses demokrasi tingkat dusun tersebut berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, M. Zaini berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh 70 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni M. Nasri yang memperoleh 54 suara, dan Alimudin dengan 9 suara. Dari total 135 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hampir seluruh warga menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin dusun yang baru.

Kemenangan putra asli Dusun Pancor Sanggeng itu disambut suka cita oleh keluarga, pendukung, tokoh masyarakat, dan warga yang sejak awal mengikuti jalannya pemungutan hingga penghitungan suara.

Dalam pernyataannya usai dinyatakan terpilih, M. Zaini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan seluruh warga, bukan hanya para pendukungnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pancor Sanggeng atas kepercayaan yang telah diberikan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, tetapi kemenangan seluruh warga. Mari kita bersama-sama membangun Dusun Pancor Sanggeng menjadi lebih maju, aman, harmonis, dan sejahtera," ujar M. Zaini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan usai serta menghilangkan perbedaan pilihan yang sempat terjadi selama pesta demokrasi berlangsung.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif bagi Dusun Pancor Sanggeng. Mereka menaruh harapan agar berbagai program pembangunan dapat menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi warga, penguatan peran pemuda, hingga menjaga nilai-nilai persatuan dan gotong royong.

Pelaksanaan pemilihan yang berlangsung aman dan kondusif dinilai menjadi bukti kedewasaan demokrasi masyarakat di tingkat dusun. Tingginya partisipasi warga juga menjadi modal penting bagi kepala dusun terpilih untuk menjalankan roda pemerintahan dengan dukungan penuh dari masyarakat.

Dengan mandat yang diberikan melalui proses demokrasi tersebut, M. Zaini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan dusun yang lebih baik serta menghadirkan program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Dusun Pancor Sanggeng.

Rabu, 22 Juli 2026

Bupati Lotim Kucurkan Rp200 Juta untuk Lanjutkan Pembangunan Panti Asuhan Ampera

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung lembaga sosial yang bergerak di bidang kesejahteraan anak. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memastikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk melanjutkan rehabilitasi asrama LKSA Panti Asuhan (PA) Ampera Pringgasela.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Milad ke-48 Yayasan Siti Khodijah dan LKSA PA Ampera yang dirangkaikan dengan Haul pendiri yayasan almarhum Mayor H. Ahmad Siddiq serta tasyakuran selesainya rehabilitasi ringan asrama oleh Korem 162/Wira Bhakti. Kegiatan berlangsung di Masjid Besar Jami'yyatul Qudsiyyah, Pringgasela, Rabu (22/7).

Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pembina, relawan, hingga para donatur yang selama hampir lima dekade terus menjaga keberlangsungan yayasan dalam membina anak-anak yatim.

Menurutnya, eksistensi LKSA PA Ampera hingga memasuki usia 48 tahun merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian.

"Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan membantu pembangunan lanjutan asrama sebesar Rp200 juta. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas yang masih membutuhkan rehabilitasi," ujar Haerul Warisin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim. Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari, Bupati menyebut orang yang memelihara anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah di surga.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Korem 162/Wira Bhakti yang telah merehabilitasi sebagian asrama panti sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sosial di Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua LKSA PA Ampera, Hasanain Ayyubi, mengatakan perjalanan lembaga yang dipimpinnya selama 48 tahun tidak terlepas dari kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi seluruh pengurus serta para pembina.

Ia menyampaikan, peringatan milad tahun ini menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yayasan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Korem 162/Wira Bhakti atas bantuan rehabilitasi asrama.

"Selama 48 tahun, kami terus berupaya memberikan pendidikan, pembinaan, dan kasih sayang kepada anak-anak asuh agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik," ungkap Hasanain.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada 65 anak yatim piatu dan 55 lanjut usia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Lotim Janji Perbaiki Jalan Wisata Tetebatu dalam Dua Bulan

Okenews.net – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memastikan ruas jalan menuju kawasan wisata Tetebatu akan diperbaiki dalam waktu dua bulan ke depan. Komitmen tersebut disampaikan langsung saat membuka Festival Seni Olahraga Presean di Lapangan Desa Tetebatu, Rabu (22/7), yang dihadiri masyarakat serta wisatawan mancanegara.

Janji itu disampaikan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam meningkatkan kualitas infrastruktur penunjang sektor pariwisata. Tetebatu yang dikenal sebagai desa wisata tertua di Lombok Timur dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi destinasi unggulan.

Menurut Haerul Warisin, perbaikan jalan tidak hanya bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat setempat, tetapi juga meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang berkunjung.

"Insyaallah dalam dua bulan ke depan jalan wisata di Tetebatu akan kita perbaiki. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan yang menunjang pariwisata agar setiap tamu yang datang merasa nyaman dan mendapatkan pelayanan terbaik," tegas Haerul Warisin.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang mampu memperkuat daya tarik wisata. Menurutnya, keramahan masyarakat dan kenyamanan wisatawan menjadi kunci agar sektor pariwisata mampu berkembang secara berkelanjutan.

"Tidak boleh ada tamu yang merasa kecewa atau tidak nyaman. Jika wisatawan merasa puas, maka dampaknya akan kembali kepada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tetebatu, Sabli, mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan ke Tetebatu terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 23.168 orang dari berbagai negara. Sedangkan hingga pertengahan Juli 2026, jumlah kunjungan telah menembus lebih dari 19 ribu wisatawan.

Sabli berharap rencana perbaikan infrastruktur yang disampaikan Bupati dapat segera terealisasi sehingga semakin memperkuat posisi Tetebatu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat.

Selain menyampaikan perkembangan sektor pariwisata, Sabli juga mengakui realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di desanya masih belum optimal. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah desa siap meningkatkan kepatuhan masyarakat melalui sistem digitalisasi yang tengah dikembangkan.

"Kami berkomitmen meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PBB maupun pajak lainnya sesuai ketentuan yang berlaku, seiring penguatan sistem pelayanan berbasis digital," pungkasnya.

Kamis, 16 Juli 2026

PUPR Lombok Timur Tampilkan Peta Digital Jalan, Prioritas Perbaikan Kini Lebih Transparan

Okenews.net– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur memperkenalkan inovasi berupa peta digital kondisi jalan yang memuat informasi ruas jalan yang telah ditangani maupun yang masih menunggu perbaikan.


Peta digital tersebut dipaparkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Lombok Timur, Aprian, menggunakan perangkat tablet sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi data dan transparansi dalam penanganan infrastruktur jalan.


Menurut Aprian, setiap ruas jalan pada aplikasi ditampilkan dengan kode warna yang memudahkan masyarakat maupun pemerintah mengetahui kondisi terkini di lapangan.


"Warna hijau menunjukkan kondisi jalan baik, kuning menandakan kondisi sedang, sedangkan merah menunjukkan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat dan menjadi prioritas penanganan," jelas Aprian, Selasa (15/7/2026).


Ia menuturkan, sistem pemetaan digital tersebut menjadi dasar dalam menyusun skala prioritas pembangunan dan pemeliharaan jalan, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.


Selain mempermudah proses perencanaan, aplikasi ini juga menjadi instrumen evaluasi terhadap progres pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Lombok Timur. Dengan data yang diperbarui secara berkala, pemerintah dapat menentukan langkah penanganan berdasarkan kondisi riil di lapangan.


Melalui inovasi ini, Dinas PUPR Lombok Timur berharap proses pengambilan kebijakan terkait pembangunan infrastruktur jalan menjadi lebih cepat, terukur, dan transparan, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Selasa, 14 Juli 2026

Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria

Okenewes.net- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) yang disusun Komisi Nasional (Komnas) HAM pada Senin (13/07/2026). Kajian tersebut merupakan masukan untuk memperkuat penanganan konflik agraria melalui penyempurnaan kebijakan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pendekatan yang lebih berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.

"Konflik agraria tidak semata-mata berkaitan dengan tugas dan fungsi kami di bidang pertanahan. Di dalamnya terdapat persoalan hak hidup, hak memperoleh keadilan, hak atas rasa aman, hingga hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Karena itu, Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM ini menjadi panduan yang sangat penting dalam upaya menyelesaikan konflik agraria secara menyeluruh," ujar Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, saat menghadiri Dialog Rekomendasi Kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM, di gedung Komnas HAM, Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Ossy Dermawan mengapresiasi penyusunan kajian yang dilakukan Komnas HAM selama hampir tiga tahun. Menurutnya, dokumen tersebut memandang konflik agraria sebagai persoalan yang bersifat struktural sehingga penyelesaiannya memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan melibatkan berbagai kementerian/lembaga.

Wamen Ossy menilai, hasil kajian beserta rekomendasi yang disampaikan Komnas HAM menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam memperkuat penyelesaian konflik agraria. Jajaran Kementerian ATR/BPN siap menindaklanjuti berbagai rekomendasi melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembahasan bersama terhadap kasus-kasus prioritas, hingga menjadikannya sebagai bahan penyusunan kebijakan dan regulasi pertanahan ke depan.

"Kami akan melaporkan hasil kajian ini kepada Bapak Menteri. Kami juga melihat ada peluang untuk memperkuat substansi penyelesaian konflik agraria melalui penguatan regulasi sehingga langkah-langkah penyelesaiannya memiliki landasan yang semakin kuat," kata Wamen Ossy.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Putu Elvina, mengatakan bahwa hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM disusun bukan hanya untuk Kementerian ATR/BPN. Kajian ini disusun sebagai masukan bagi berbagai kementerian dan lembaga karena penyelesaian konflik agraria tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanahan, namun juga kehutanan, energi dan sumber daya mineral, serta sektor lain yang saling berkaitan.

"Isu HAM bersifat multidimensi dan multisektor. Karena itu, rekomendasi kajian ini perlu menjadi masukan bagi kementerian dan lembaga terkait, termasuk dalam pembahasan regulasi yang sedang berjalan. Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting sebagai upaya mencegah konflik agraria yang terus berulang," ungkap Putu Elvina.

Pada kesempatan ini, Wamen ATR/Waka BPN hadir mengikuti dialog dengan didampingi oleh, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono; serta Direktur Hubungan Kelembagaan dan Pengaturan Layanan Pertanahan, Hizkia Simarmata. 

Minggu, 12 Juli 2026

Festival 17 Agustus Sakra Barat Siap Digelar, Panitia Matangkan Persiapan Pesta Rakyat

Okenews.net– Panitia Festival 17 Agustus 2026 Kecamatan Sakra Barat terus mematangkan persiapan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (12/7/2026), seluruh unsur panitia menyatukan langkah untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan meriah, aman, tertib, dan sukses.

Ketua Panitia Festival 17 Agustus 2026 Sakra Barat, Fikry Putra Revolusi, mengatakan festival tahun ini dirancang menjadi pesta rakyat yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus mempererat persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.

"Festival ini adalah milik seluruh masyarakat Sakra Barat. Karena itu kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskannya. Dengan kebersamaan dan kerja sama yang solid, kami optimistis Festival 17 Agustus 2026 akan menjadi perayaan yang membanggakan dan dikenang oleh masyarakat," ujar Fikry.

Festival akan dipusatkan di Lapangan Umum Sakra Barat dengan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari hiburan rakyat, pentas seni dan budaya, pertunjukan kreativitas generasi muda, berbagai perlombaan, hingga hiburan musik yang melibatkan masyarakat dari seluruh desa di Kecamatan Sakra Barat.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, pedagang lokal, komunitas kreatif, dan berbagai sektor usaha yang akan meramaikan kawasan festival.

Dukungan penuh datang dari Camat Sakra Barat, Kamaluddin, S.Adm. Menurutnya, Pemerintah Kecamatan mengapresiasi semangat panitia dalam menyiapkan agenda besar tersebut dan siap memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

"Festival ini bukan sekadar perayaan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat. Pemerintah Kecamatan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur Forkopimcam agar seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses," kata Kamaluddin.

Komitmen serupa disampaikan Kapolsek Sakra Barat, IPTU Anhar, yang memastikan jajaran kepolisian siap mendukung pengamanan selama festival berlangsung.

"Kami siap bersinergi dengan Forkopimcam, panitia, pemerintah desa, TNI, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung. Kenyamanan masyarakat menjadi prioritas kami," tegasnya.

Sementara itu, dukungan dari dunia pendidikan juga mengalir. Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Sakra Barat, Taufik Ismail, S.Pd, menegaskan pihaknya siap berpartisipasi aktif dalam menyukseskan festival sebagai sarana menanamkan nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda.

"Kami mengapresiasi inisiatif panitia yang menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat. UPTD Dikbud siap mendukung penuh, dan kami berharap seluruh guru serta siswa SD dan SMP di Kecamatan Sakra Barat dapat ikut menyemarakkan festival sebagai bagian dari pembelajaran tentang nasionalisme, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa," ungkap Taufik.

Sinergi antara panitia, Pemerintah Kecamatan, Forkopimcam, dunia pendidikan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menyukseskan Festival 17 Agustus 2026 yang diproyeksikan sebagai salah satu agenda terbesar peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Sakra Barat.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung semarak dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan, festival ini diharapkan menjadi simbol persatuan, semangat gotong royong, serta mendorong tumbuhnya kreativitas dan geliat ekonomi lokal.

Panitia juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, berpartisipasi, serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar Festival 17 Agustus 2026 benar-benar menjadi pesta rakyat yang membanggakan bagi seluruh warga Kecamatan Sakra Barat.

Kamis, 18 Juni 2026

Festival Muharram Lotim Capai Puncak 21 Juni, GIGI hingga Bams Siap Hibur Masyarakat

Okenews.net Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan puncak perayaan Festival Muharram 1448 Hijriah akan digelar pada Ahad, 21 Juni 2026 mendatang. Sejumlah musisi dan band nasional dijadwalkan tampil untuk memeriahkan perayaan tahun baru Islam tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Festival Muharram 1448 H, H. Muhammad Juaini Taofik, mengatakan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak pekan lalu akan ditutup dengan konser hiburan yang menghadirkan sederet musisi ternama tanah air.

"Konser puncak acara akan diisi oleh band-band nasional sebagaimana yang telah diumumkan melalui pamflet resmi," ujar Juaini Taofik saat ditemui awak media, Kamis (18/6) malam.

Menurutnya, sejumlah nama besar yang akan tampil antara lain grup band GIGI, Bams eks vokalis Samsons, serta John Paul Ivan yang dikenal sebagai mantan gitaris Boomerang. Selain menghadirkan musisi nasional, panitia juga memberi ruang bagi talenta lokal, termasuk Bapackguru yang belakangan dikenal luas melalui lagu-lagunya yang viral di media sosial.

Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, lokasi konser dipindahkan ke Lapangan GOR Lalu Muslihin Selong. Langkah tersebut diambil berdasarkan evaluasi pelaksanaan konser tahun sebelumnya yang dipadati masyarakat.

"Lapangan GOR memiliki kapasitas lebih luas dibandingkan Lapangan Nasional sehingga diharapkan mampu menampung antusiasme masyarakat dengan lebih baik," jelasnya.

Dari sisi keamanan, panitia bersama aparat gabungan dari Polres Lombok Timur, TNI, dan Satpol PP akan melakukan pengamanan ketat di seluruh area kegiatan. Setiap pintu masuk juga akan dilengkapi alat pemindai logam untuk mencegah masuknya barang-barang berbahaya.

Sekda Lombok Timur itu mengimbau masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban dan menjadikan momentum tersebut sebagai ajang mempererat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Ia juga mengingatkan pengunjung agar tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya karena akan diperiksa oleh petugas keamanan di lokasi acara.

Sementara itu, guna mengurangi kemacetan dan penumpukan kendaraan, panitia telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di berbagai titik, di antaranya area SKB, MI NW Selong, SMA Negeri 3 Selong, Gedung Juang, Masjid Agung Al-Mujahidin, Lapangan Tugu Selong, Lapangan Nasional, Masjid Mbungpapak, kawasan Pasar Soma, hingga MAN 1 Selong.

Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian Festival Muharram 1448 H dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi momentum memperkuat syiar Islam serta kebersamaan masyarakat Lombok Timur.

Sabtu, 06 Juni 2026

Ekonomi Lombok Timur Tumbuh 7 Persen, Bupati Sebut Pertanian Jadi Motor Utama

Okenews.net Di tengah tantangan ekonomi nasional dan ketidakpastian global, Kabupaten Lombok Timur berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi daerah ini mencapai 7 persen di luar sektor pertambangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Yayasan Shirotul Khair di Ambung, Masbagik Timur, Sabtu (6/6).

Menurut Bupati, capaian tersebut menempatkan Lombok Timur sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Lombok. Ia menjelaskan, meskipun Kabupaten Sumbawa Barat mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi hingga 30 persen, angka tersebut didorong oleh aktivitas industri pengolahan dan smelter emas.

"Kalau di Lombok Timur, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk memberikan data yang akurat kepada petugas BPS yang tengah melakukan pendataan ekonomi. Ia menegaskan bahwa data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan menentukan program prioritas bagi masyarakat.

Menurutnya, informasi yang disampaikan warga akan digunakan untuk memetakan kondisi ekonomi masyarakat, mulai dari kategori miskin ekstrem, miskin, hingga kelompok yang telah sejahtera.

"Jangan sampai memberikan data yang tidak sesuai kondisi sebenarnya, karena hasil pendataan ini akan menjadi acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan," katanya.

Selain menyoroti sektor ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia mengapresiasi peran para ulama dan tokoh agama yang selama ini aktif membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan, baik berbasis pondok pesantren maupun sekolah umum.

Ia menyebut Lombok Timur memiliki ribuan satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta. Bahkan untuk jenjang SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sederajat, jumlahnya mencapai ratusan sekolah.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui dukungan pemerintah pusat maupun program daerah.

"Pemerintah pusat saat ini sedang melakukan revitalisasi sekolah secara nasional, dan Lombok Timur juga menjadi bagian dari program tersebut," jelasnya.

Bupati menambahkan, berbagai pondok pesantren yang telah mengajukan proposal bantuan telah mendapatkan perhatian pemerintah. Salah satunya Yayasan Al-Khair yang disebutnya telah memiliki alokasi anggaran bantuan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan gedung baru Yayasan Shirotul Khair, Bupati berjanji akan menyalurkan bantuan semen pada awal pekan mendatang.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para Tuan Guru dan pengelola lembaga pendidikan yang terus berjuang meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur.

"Semangat para Tuan Guru dalam membina generasi muda adalah modal besar bagi kemajuan daerah ini," pungkasnya.

Sabtu, 30 Mei 2026

Lentera Lombok Nusantara Satukan Tokoh Daerah, Siapkan Program Tahunan untuk Masyarakat

Foto: Yayasan Lentera Lombok Nusantara


Okenews.net– Yayasan Lentera Lombok Nusantara menggelar kegiatan makan bersama yang dihadiri pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan di Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Sabtu (30/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan program kerja tahunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Komisi Informasi (KI) NTB, Ketua Peradin dan Posbakumadin, Kapolsek Sakra Barat, Camat Sakra Barat, Ketua GLF, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.



Sekretaris Yayasan Lentera Lombok Nusantara, Hairuman Syahroni, mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkuat kebersamaan, tetapi juga wadah konsolidasi untuk menyusun berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Malam ini kita berkumpul bukan sekadar makan bersama, tetapi menyatukan visi dan langkah. Ke depan, Yayasan Lentera Lombok Nusantara akan menghadirkan program-program tahunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.


Menurutnya, sinergi antara yayasan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sakra Barat dan Camat Sakra Barat mengapresiasi inisiatif Yayasan Lentera Lombok Nusantara yang terus aktif membangun kolaborasi sosial di tengah masyarakat. Mereka berharap kerja sama lintas sektor dapat semakin diperkuat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman, maju, dan berdaya saing.


Sementara itu, Ketua KI NTB, Sahnam, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan maupun kegiatan sosial yang dilaksanakan.


Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi santai dan doa bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja-kerja sosial dan pemberdayaan masyarakat di Lombok Timur.


Yayasan Lentera Lombok Nusantara sendiri merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.


Rabu, 06 Mei 2026

Porang Jadi Andalan, Lotim Perkuat Desa Berdaya dan Ketahanan Pangan

Foto: Bupati Lombok Timur

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Hal itu terungkap dalam audiensi antara Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama jajaran Dinas Perindustrian Provinsi NTB dan Perum Bulog di ruang rapat Bupati, yang membahas program strategis mulai dari desa berdaya, hilirisasi, hingga ketahanan pangan Rabu,(6/5)

Bupati Haerul Warisin menegaskan, sejumlah program yang dipaparkan sejalan dengan fokus pembangunan daerah saat ini. Salah satu komoditas unggulan yang menjadi perhatian adalah porang, yang dinilai memiliki prospek cerah.

Menurutnya, harga porang di Lombok Timur saat ini mencapai Rp10.200 per kilogram, bahkan melampaui harga acuan Bulog. Selain itu, komoditas ini relatif mudah dibudidayakan karena tidak membutuhkan perawatan khusus serta memiliki waktu panen yang fleksibel.

“Produksi porang kita bisa mencapai 50 hingga 60 ton per hari, mulai dari umbi hingga menjadi tepung. Ini terus kami awasi agar kualitas tetap terjaga,” ujarnya.

Selain porang, Pemkab Lombok Timur juga mendorong penguatan program desa berdaya. Tujuh desa yang menjadi prioritas yakni Tetebatu, Sakra, Pijot, Pringgabaya Utara, Sembalun Bumbung, Pesanggrahan, dan Lendang Nangka Utara. Bupati meminta pemerintah provinsi melakukan identifikasi kebutuhan spesifik di masing-masing desa agar intervensi program lebih tepat sasaran.

Di sektor perkebunan, Lombok Timur dinilai memiliki potensi besar pada komoditas kelapa. Pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan investor, termasuk ketertarikan investor asal Malaysia untuk pengembangan komoditas tersebut.

Sementara di sektor pertanian, pengendalian inflasi menjadi perhatian utama, khususnya pada komoditas cabai dan sayuran. Pemkab mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan, sebagai langkah menjaga stabilitas harga. Sebelumnya, pemerintah daerah juga sempat mendatangkan pasokan cabai dari luar daerah guna menekan lonjakan harga.

Untuk mendukung produktivitas pertanian, Pemkab Lombok Timur telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pembangunan greenhouse.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Lalu Wiranata, menyebutkan saat ini terdapat sekitar 40 desa di NTB yang masuk program desa berdaya, dengan tujuh desa berada di Lombok Timur. Program tersebut difokuskan pada desa dengan kategori miskin ekstrem melalui penguatan ekonomi lokal dan bantuan stimulan.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Rizal, menyatakan kesiapan Bulog dalam mendukung program ketahanan pangan di Lombok Timur, termasuk penyediaan beras serta pelaksanaan operasi pangan murah di desa-desa berdaya.

Di hari yang sama, Bupati juga menerima audiensi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram terkait rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP). Sebanyak 754 mahasiswa akan diterjunkan ke lima kecamatan, yakni Jerowaru, Keruak, Sakra, Sakra Barat, dan Sakra Timur, mencakup 58 desa.

Bupati menyambut baik program tersebut dan berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat desa. Selain itu, mahasiswa diharapkan membantu masyarakat dalam mengakses layanan digital seperti BPJS dan pembayaran pajak.

“Ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus meminimalisasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.

Audiensi ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, lembaga, dan akademisi dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di Lombok Timur.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi