www.okenews.net: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2026

Australia dan Happy Hearts Resmikan Gedung Baru SDN 2 Pohgading, Pemda Lotim Apresiasi Dukungan Pendidikan Senilai Rp1 Miliar

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengapresiasi dukungan Kedutaan Besar Australia dan organisasi Happy Hearts yang terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sarana pendidikan di daerah tersebut. Apresiasi itu disampaikan saat peresmian gedung baru SDN 2 Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kamis (10/6/2026).

Kunjungan tim Kedutaan Besar Australia bersama Happy Hearts dilakukan untuk meresmikan sekaligus memastikan seluruh proses revitalisasi sekolah telah rampung dan siap digunakan oleh para siswa serta tenaga pendidik.

Program revitalisasi di SDN 2 Pohgading meliputi pembangunan empat ruang kelas baru, dua unit kamar mandi, serta penyediaan mebel dan berbagai sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menjelaskan bahwa pihaknya berperan sebagai penerima manfaat dalam program tersebut. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan oleh pihak yang ditunjuk langsung oleh Happy Hearts.

“Dalam program bantuan revitalisasi dari Happy Hearts ini, Dikbud Lombok Timur dan pihak sekolah menerima hasil jadi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh tim yang telah ditunjuk Happy Hearts,” ujar Wathoni saat mendampingi kunjungan bersama Kabid SMP Samsul Wajdi dan Kepala UPTD Dikbud Pringgabaya M. Nasir.

Menurutnya, bantuan dengan nilai lebih dari Rp1 miliar itu menggunakan konsep bangunan ramah lingkungan yang dirancang tahan gempa dan tahan api. Material yang digunakan merupakan bahan daur ulang yang telah melalui proses pengolahan khusus sehingga memiliki daya tahan hingga puluhan tahun.

“Atas nama Bupati Lombok Timur, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyalurkan bantuannya melalui Happy Hearts,” katanya.

Wathoni mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Happy Hearts Australia telah membangun enam sekolah dasar di Lombok Timur. Program tersebut akan terus berlanjut dengan rencana revitalisasi sekitar enam sekolah lainnya pada periode Juli hingga Desember 2026 yang saat ini masih dalam tahap verifikasi.

Ia menjelaskan, pihak Dikbud hanya mengajukan data sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Selanjutnya, tim Happy Hearts melakukan penilaian dan verifikasi secara independen berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

“Kami hanya menyampaikan data sekolah yang membutuhkan bantuan. Proses verifikasi dilakukan secara mandiri oleh Happy Hearts dan tidak dapat diintervensi karena mereka memiliki standar penilaian tersendiri,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Wathoni mengingatkan seluruh warga sekolah agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian para donatur dari berbagai negara yang harus dijaga kebermanfaatannya untuk jangka panjang.

“Ini adalah bantuan sosial dari para donatur luar negeri. Sebagai penerima manfaat, kita harus menjaga dan merawatnya dengan baik sebagai bentuk rasa syukur dan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan,” pungkasnya.

Rabu, 10 Juni 2026

Pelaku Usaha Tetebatu Antusias Ikuti Pendampingan NIB Gratis dari DPMPTSP dan Mahasiswa KKN UNHAM

Penyerahan NIB yang langsung jadi usai pendampingan oleh Penata Perizinan DPMPTSP Lotim, Widiyanto, S.Sos., M.M (Kanan)
Okenews.net
- Mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi (UNHAM) Kelompok 10 Desa Tetebatu bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur menggelar sosialisasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis bagi masyarakat, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Orong Gerisak, Desa Tetebatu, diikuti pelaku usaha dan pemilik bangunan usaha yang beroperasi di kawasan desa wisata. Selain mendapatkan pemahaman mengenai regulasi perizinan, peserta memperoleh pendampingan langsung dalam proses penerbitan NIB.

Ketua KKN Universitas Hamzanwadi Kelompok 10 Desa Tetebatu, Muhammad Yusril mengatakan program tersebut lahir dari kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, dan DPMPTSP untuk membantu masyarakat memperoleh legalitas usaha secara lebih mudah.

“Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh perangkat Desa Tetebatu dan menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan legalitas resmi usaha masyarakat Desa Tetebatu yang dikenal sebagai desa wisata,” ujarnya.

Menurut Yusril, legalitas usaha menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha agar dapat menjalankan kegiatan usaha secara lebih aman, tertib, dan memiliki kepastian hukum.

Kepala Desa Tetebatu, Sabli mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai langkah untuk memperkuat usaha yang dimiliki. Ia menilai pemahaman terhadap regulasi dan program pemerintah menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat.

“Penting bagi seluruh masyarakat untuk melegalkan usaha yang dimiliki dan memahami program pemerintah yang dapat mendukung perkembangan usaha,” katanya.

Pada kesempatan itu, Penata Perizinan DPMPTSP Lombok Timur, Widiyanto, S.Sos., M.M., memaparkan materi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Ia menjelaskan persyaratan, prosedur, manfaat, serta pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan perizinan bagi pelaku usaha.

Widiyanto menegaskan kepemilikan NIB dan PBG tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi menjadi salah satu syarat untuk mengakses berbagai program pengembangan usaha yang disediakan pemerintah.

Setelah sesi sosialisasi, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan NIB secara langsung melalui sistem perizinan berbasis elektronik. Tim DPMPTSP mendampingi peserta mulai dari proses pendaftaran hingga penerbitan dokumen perizinan.

Seluruh layanan pendampingan diberikan tanpa dipungut biaya. Kesempatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan forum untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan perizinan usaha dan bangunan yang selama ini belum dipahami secara menyeluruh.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelaku usaha yang memiliki legalitas resmi di Desa Tetebatu. Dengan semakin banyak usaha yang terdaftar dan memenuhi ketentuan perizinan, daya saing sektor pariwisata dan ekonomi lokal di desa wisata tersebut diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.

Senin, 08 Juni 2026

Langgar Edaran Karya Wisata, Kepsek SDN 5 Pengadangan Bakal Dievaluasi

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur

Okenews.net– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur akan melakukan evaluasi terhadap Kepala SDN 5 Pengadangan menyusul meninggalnya seorang siswi dalam kegiatan perpisahan sekolah yang digelar di Gili Kondo, Kecamatan Sambelia. Langkah tersebut diambil karena kegiatan karya wisata tersebut dinilai tidak mengindahkan surat edaran yang telah diterbitkan Dikbud sekitar tiga bulan lalu.

Kepala Dikbud Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, bersama Sekretaris Dinas L. Bayan Purwadi, didampingi para pengawas sekolah, Kepala UPTD Pringgasela, serta guru-guru SDN di wilayah Pringgasela, mengunjungi rumah duka almarhumah Arena Olivia, siswi SDN 5 Pengadangan yang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan tersebut.

Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu itu dilakukan di kediaman orang tua korban, Anto, di Dusun Bebokar, Desa Pengadangan. Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan juga bersilaturahmi dengan keluarga korban, kepala desa, tokoh masyarakat, serta para guru.

"Alhamdulillah, kami sudah diterima baik oleh pihak keluarga, termasuk kepala desa dan tokoh masyarakat di Dusun Bebokar. Pihak keluarga Bapak Anto selaku orang tua almarhumah Arena Olivia telah menerima musibah ini dengan lapang dada sebagai takdir Allah SWT dan menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Dinas Pendidikan dan para guru," ujar Wathoni.

Dalam kesempatan tersebut, Wathoni menegaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah. Dalam edaran itu, sekolah diperbolehkan menggelar perpisahan, namun harus dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah dan tidak memberatkan orang tua siswa.

"Ada poin khusus yang melarang kegiatan karya wisata dalam rangka perpisahan demi menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik. Namun ternyata masih ada sekolah yang melaksanakannya dengan berbagai alasan," tegasnya.

Menurutnya, sosialisasi surat edaran tersebut telah dilakukan secara luas melalui UPTD, pengawas sekolah, media sosial, dan berbagai saluran informasi lainnya agar dipahami oleh seluruh sekolah dan wali murid.

Menyikapi insiden yang terjadi di SDN 5 Pengadangan, Dikbud Lombok Timur memastikan akan mengambil langkah tegas dengan memanggil kepala sekolah dan pihak-pihak terkait untuk dimintai klarifikasi.

"Kami tetap berpegang pada regulasi dan surat edaran yang telah diterbitkan. Karena sejak awal karya wisata dalam kegiatan perpisahan sudah kami larang, maka kejadian ini akan kami evaluasi secara menyeluruh. Setelah proses klarifikasi selesai, kami akan berkoordinasi dengan tim internal dan BKPSDM untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Wathoni.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh satuan pendidikan di Lombok Timur agar lebih mengutamakan keselamatan siswa serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

"Kami mengingatkan seluruh kepala sekolah, pengawas, dan UPTD agar setiap program sekolah terkoordinasi dengan baik. Jangan sampai ada sekolah yang berjalan sendiri tanpa koordinasi. Keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama," pungkasnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh sekolah untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), serta memastikan setiap kegiatan yang melibatkan siswa dilaksanakan sesuai regulasi demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Selasa, 02 Juni 2026

Mendikdasmen Respons Cepat, Dua SD Rusak Berat di Lombok Timur Segera Direhabilitasi

Okenews.net- Kabar baik datang bagi dunia pendidikan di Lombok Timur. Dua sekolah dasar yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, dipastikan akan segera mendapatkan penanganan dari pemerintah pusat.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta, Selasa (2/6).

Menurut Bupati, kondisi kedua sekolah tersebut mendapat perhatian langsung dari Menteri Dikdasmen. Bahkan, Menteri Abdul Mu’ti disebut telah memberikan arahan kepada jajarannya agar proses penanganan dapat segera dilakukan.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung direspons. Pak Menteri memberikan direktif kepada jajarannya untuk segera menindaklanjuti penanganannya dalam waktu dekat,” ujar Haerul Warisin.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, Bupati memaparkan kondisi sejumlah sekolah di daerah tersebut yang masih mengalami kerusakan, baik kategori sedang maupun berat. Ia berharap pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen dapat mengakomodasi program revitalisasi sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.

Selain menyampaikan kebutuhan rehabilitasi sarana pendidikan, Pemkab Lombok Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan lingkungan dan budaya pendidikan yang mendukung proses pembelajaran mendalam dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut tercermin dari capaian sektor pendidikan di Lombok Timur. Pada 2025, Harapan Lama Sekolah (HLS) tercatat mencapai 14,08 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada di angka 7,71 tahun. Kedua indikator tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam sektor pendidikan juga telah terlihat sebelumnya melalui peresmian 87 satuan pendidikan di Lombok Timur yang selesai direvitalisasi pada pertengahan Mei lalu.

Dengan adanya dukungan pemerintah pusat, diharapkan perbaikan SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru dapat segera terealisasi sehingga aktivitas belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan optimal.

Sabtu, 30 Mei 2026

Peringati HKN 2026, Sekda Lotim Ingatkan Bahaya Echo Chamber bagi Pemuda

Foto: Peringatan HKN 2026

Okenews.net- Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak dalam fenomena echo chamber di media sosial yang dapat mengancam persatuan dan mempersempit cara pandang terhadap keberagaman.

Pesan tersebut disampaikan Juaini saat menjadi narasumber dalam dialog Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 2026 bertema “Peran Strategis Pemuda dalam Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital” yang digelar Komunitas Literasi dan Diskursus Politik Narasi Politik di Kedai Teduh, Kembang Sari, Selong, Jumat (29/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Juaini menyoroti besarnya potensi bonus demografi Indonesia. Saat ini sekitar 60 persen penduduk berada pada usia produktif, sementara mayoritas pengguna internet berasal dari kalangan muda.

“Ini adalah peluang besar bagi bangsa Indonesia. Pemuda harus kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif,” ujarnya di hadapan mahasiswa, komunitas pemuda, dan masyarakat umum.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas diri. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak menghabiskan masa produktif hanya untuk kesenangan sesaat.

“Jangan waktu muda hanya digunakan untuk foya-foya. Masa muda harus dimanfaatkan untuk belajar, membangun kapasitas diri, dan berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.

Juaini juga menyoroti fenomena echo chamber, yakni kondisi ketika seseorang hanya menerima informasi yang sejalan dengan pandangannya sendiri. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memicu fanatisme sempit, polarisasi, hingga sikap intoleran.

“Indonesia adalah negara yang majemuk. Kita membutuhkan pemuda yang terbuka, toleran, dan mampu menjaga harmoni sosial di tengah perbedaan. Anak muda tidak boleh menutup diri. Mereka harus aktif berdialog dan memperluas wawasan agar tidak mudah terjebak pada sikap intoleran,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen persatuan, pelopor literasi digital, penggerak perubahan sosial, sekaligus benteng dalam menghadapi radikalisme dan disinformasi di ruang digital.

Tak hanya itu, Juaini juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam menentukan isu-isu prioritas pembangunan sangat penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Peran pemuda dalam agenda setting sangat penting. Anak muda harus berani terlibat dalam proses penyusunan kebijakan agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar tantangan menjaga persatuan bangsa, dampak media sosial, serta peran generasi muda dalam memperkuat demokrasi dan kebhinekaan.

Sementara itu, Direktur Narasi Politik, Ahmad, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran politik, literasi digital, serta semangat kebangsaan di kalangan generasi muda Lombok Timur.

“Melalui forum seperti ini, kami berharap lahir pemuda yang kritis, cerdas bermedia, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di tengah perkembangan era digital,” ujarnya.


Rabu, 20 Mei 2026

Bupati Lotim Hadiri Penamatan Santri YPP Darul Iman, Janji Bantu Ruang Kelas

Foto: Bupati Lotim Saat Menghadiri Acara Tasyakuran Penamatan Santri dan Santriwati

Okenews.net – Suasana haru dan khidmat mewarnai acara tasyakuran penamatan santri dan santriwati Yayasan Pondok Pesantren Darul Iman Wattaqwa NW Boro’ Tumbuh, Kecamatan Suralaga, Rabu (20/5). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Lombok Timur Haerul Warisin bersama para tuan guru, wali murid, dewan guru, serta masyarakat sekitar.

Mengusung tema “Membentuk Generasi Sukses di Era Globalisasi, Cerdas Spiritual dan Cerdas Sosial,” acara penamatan berlangsung penuh semangat dan doa bagi masa depan para santri.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana damai dan aman di Lombok Timur. Menurutnya, kondisi daerah yang tenteram menjadi modal utama dalam membangun pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin Lombok Timur tetap damai, masyarakat bisa bekerja dengan baik, hidup aman dan tenteram,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan pondok pesantren yang dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus membantu pemerintah dalam pendidikan moral masyarakat.

“Kalau tidak ada pondok pesantren, tentu pemerintah akan sangat berat memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena itu kami sangat bersyukur dengan keberadaan pesantren,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut membuka peluang bantuan hibah untuk pembangunan ruang kelas tambahan di lingkungan yayasan. Ia meminta pihak pengurus segera mengajukan proposal agar pembangunan dapat dibantu pemerintah daerah.

“Silakan ajukan proposal, nanti akan kami bantu dana hibah untuk pembangunan ruang kelas,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan para santri agar terus menjaga akhlakul karimah dan menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Sementara itu, Sekretaris Umum YPP Darul Iman Wattaqwa NW Hariadi berpesan kepada seluruh santri agar tidak berhenti menuntut ilmu dan selalu menghormati guru.

“Belajar itu wajib dari lahir sampai meninggal dunia. Hormati guru agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah,” pesannya.

Tahun ajaran 2025/2026 ini, sebanyak 131 santri dinyatakan tamat, terdiri dari 41 santri TK, 16 Madrasah Ibtidaiyah, 49 MTs, dan 25 Madrasah Aliyah.

Minggu, 17 Mei 2026

Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Gedung Rektorat ITSKes Muhammadiyah Selong

Foto: Sekertaris Daerah Lombok Timur Dampingi Menteri Pendidikan Dasar di Muhammadiyah Selong 

Okenews.net– Pembangunan gedung Rektorat Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik, Ahad (17/5).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Mendikdasmen di Kabupaten Lombok Timur. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya membangun semangat kemajuan seiring pembangunan fisik kampus.

Menurutnya, gedung yang dibangun tidak hanya menjadi simbol infrastruktur, tetapi juga harus menghadirkan semangat untuk menjadi institusi pendidikan terbaik. Ia meminta seluruh civitas akademika ITSKes Muhammadiyah Selong terus berinovasi dan terbuka terhadap perubahan.

“Jangan anti perubahan. Belajar dari yang baik dan terus berbenah agar kampus memiliki keunggulan,” ujarnya.

Ia juga mendorong kampus untuk membuka program studi yang sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Namun demikian, kualitas pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama.

Abdul Mu’ti berharap ITSKes Muhammadiyah Selong mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan daerah, termasuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak buruh migran yang mengalami kendala melanjutkan sekolah.

Sementara itu, gedung rektorat yang dirancang tiga lantai tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sembilan bulan. Kehadiran gedung baru diharapkan menjadi penguat visi pengembangan kampus Muhammadiyah di Lombok Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat pendidikan Provinsi NTB, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB, Kepala UPT Dikdasmen NTB, Kepala BPMP, Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, serta jajaran organisasi Aisyiyah Lombok Timur.

Senin, 04 Mei 2026

Selamat..! Lalu Usman Ali Sukses Jalani Ujian Promosi Doktor di UNS

Promovendus Lalu Usman Ali bersama promotot dan pengujinya
Okenews.net – Promovendus Lalu Usman Ali berhasil menjalani ujian tertutup dan sidang promosi doktor pada Program Studi S3 Pendidikan IPA, Universitas Sebelas Maret. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan di Aula Pascasarjana FKIP UNS dan berlangsung dengan khidmat serta penuh apresiasi dari para penguji.

Dalam sidang tersebut, Lalu Usman Ali mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Problem Based Contextual Learning (PBCL) Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa.” Disertasi ini menawarkan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan berbasis masalah dengan konteks lokal berbasis etnosains, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di Indonesia.

Sidang promosi doktor dipimpin oleh Ketua Penguji Prof. Dr. Slamet Subiyantoro, M.Si.; dengan Sekretaris Penguji sekaligus Kaprodi S3 Pendidikan IPA yaitu Prof. Sulistyo Saputro, M.Si.,Ph.D.; Turut hadir sebagai penguji pakar luar dari Universitas Negeri Yogyakarta yaitu Prof. Dr. Heru Kuswanto, M.Si; serta penguji pakar dalam yaitu Prof. Dr. Sarwanto, S.Pd., M.Si.

Selain itu, tim promotor yang mendampingi promovendus terdiri dari Prof. Drs. Suranto, M.Sc.,Ph.D., sebagai promotor dan Dr. Meti Indrowati, S.Si., M.Si., sebagai kopromotor, yang juga bertindak sebagai anggota penguji dalam sidang tersebut.

Dalam pemaparannya, promovendus menekankan bahwa model PBCL bermuatan etnosains mampu menjembatani pembelajaran sains dengan kearifan lokal, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep ilmiah secara abstrak, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan literasi sains sekaligus mengasah keterampilan berpikir kreatif peserta didik.

Para penguji memberikan apresiasi atas kontribusi ilmiah yang dihasilkan, terutama dalam pengembangan model pembelajaran inovatif yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini. Diskusi ilmiah berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif untuk penyempurnaan disertasi.

Dengan keberhasilan tersebut, Lalu Usman Ali resmi menyandang gelar doktor dalam bidang Pendidikan IPA. Capaian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan sains, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam pembelajaran modern.

Ketua Penguji menyampaikan selamat kepada saudara Lalu Usman Ali sebagai Doktor ke 61 Prodi S3 Pendidikan IPA dan Doktor ke 390 di FKIP Universitas Sebelas Maret.

“perlu kami sampaikan bahwa saudara promovendus dinyatakan lulus dan meraih Doktor tanpa ujian terbuka karena memenuhi syarat yaitu publikasi ilmiah di jurnal ilmiah bereputasi (Q1 atau Q2) dan menghasilkan produk-produk luaran penelitian lainnya sebagaimana Peraturan Rektor Universitas Sebelas Maret Nomor 22 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister Dan Program Doktor,” ungkap Ketua Penguji yang juga Wakil Dekan III FKIP UNS.

Selanjutnya, para penguji memberikan pesan dan kesan serta memberikan selamat kepada promovendus atas ujian tertutup dan promosi doktor saudara promovendus.

Promovendus menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan dan peluang yang diberikan dalam menempuh studi di S3 Pendidikan IPA Universitas Sebelas Maret dan dan Alhamdulillah pada Bulan Pendidikan ini bisa memberikan torehan tinta sejarah untuk pendidikan.

“Terima kasih atas dukungan dari semuanya seperti dukungan pendanaan dari BIB-LPDP RI, Rektor dan Dekan FTK serta pimpinan di UIN Mataram, keluarga (ortu, istri dan anak-anak), tentunya rekan-rekan seperjuangan di Prodi, dan lain-lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,” ungkap promovensud.

“Banyak hal positif yang kami dapatkan di salah satu kampus terbaik di Indonesia ini yang selalu bertengger di 10 besar kampus terbaik nasional dan Asia, seperti budaya akademik yang positif, karakter budaya yang kuat, pelayanan yang maksimal dan kekeluargaan, dan banyak hal posistif yang kami pelajari disini dan MOHON DOA agar saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan ilmunya bermanfaat,” tegas Lalu Usman Ali.

Sidang promosi ini tidak hanya menjadi puncak perjalanan akademik promovendus, tetapi juga menjadi momentum penting bagi pengembangan inovasi pendidikan berbasis etnosains di Indonesia.

Sabtu, 02 Mei 2026

Hardiknas 2026 di Lombok Timur, Pendidikan Didorong Lebih Humanis dan Berbasis Teknologi

Foto: Sekertaris Daerah Lotim dalam Upacara Hardiknas 2026


Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Bupati, Sabtu (2/5). Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, sebagai pembina.

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan nasional. Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan peradaban bangsa.

Pemerintah mengusung pendekatan pendidikan yang berlandaskan filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni Asah, Asih, dan Asuh, sebagai upaya memanusiakan manusia sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul sejalan dengan visi nasional.

Saat ini, pemerintah menitikberatkan pada penerapan metode Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pendekatan ini didukung sejumlah kebijakan strategis, termasuk revitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan sepanjang 2025 serta penguatan digitalisasi melalui distribusi ratusan ribu papan interaktif digital ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada kesejahteraan tenaga pendidik. Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi guru yang belum sarjana serta meningkatkan tunjangan sertifikasi yang kini disalurkan secara langsung setiap bulan. Berbagai pelatihan juga digelar, mulai dari bimbingan konseling hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Di sisi lain, sekolah didorong menjadi lingkungan yang aman dan nyaman melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta bebas dari perundungan. Program penguatan karakter seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kegiatan pramuka, hingga pembelajaran berbasis pengalaman turut dioptimalkan.

Pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan, termasuk bagi masyarakat di daerah terpencil dan anak berkebutuhan khusus, melalui skema sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, serta penguatan sekolah inklusif.

Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, pemerintah pusat disebut telah membangun fondasi pendidikan yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari sekolah, keluarga, masyarakat, hingga media, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Kamis, 30 April 2026

Pemda Lotim Hibahkan Lahan ke UNRAM, Dorong Riset Rumput Laut dan Layanan Kesehatan Kepulauan

Foto: Bupati Bersama Rektor Unram Saat Tandatangani Dokumen Hibbah

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi menghibahkan lahan kepada Universitas Mataram (UNRAM) untuk pembangunan pusat penelitian rumput laut dan klinik spesialis kedokteran kepulauan di kawasan Ekas. Penandatanganan dokumen hibah dilakukan Bupati H. Haerul Warisin bersama Rektor UNRAM, Kamis (30/4), di Ruang Rapat Bupati.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor kelautan sekaligus memperkuat layanan kesehatan di wilayah pesisir. Selain penandatanganan hibah, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait sinkronisasi program kesehatan dalam RPJMN dan RPJMD.

Bupati Haerul Warisin menyoroti tingginya jumlah penduduk Lombok Timur yang belum sebanding dengan ketersediaan tenaga medis. Karena itu, menurutnya, dibutuhkan terobosan serta komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan pihak kampus.

Ia juga mengungkapkan, saat ini Pemda tengah berupaya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat yang sempat dinonaktifkan. Jika tidak ditemukan solusi, pemerintah daerah diperkirakan harus menambah anggaran hingga Rp55 miliar.

“Kalau tidak ada siasat, tentu ini menjadi beban tambahan. Namun kita tetap bersyukur karena pembangunan di daerah masih bisa berjalan meski bertahap,” ujarnya.

Terkait dukungan pendidikan, Bupati menyebut subsidi bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) akan dievaluasi. Selama ini, Pemda rutin memberikan bantuan kepada lulusan kedokteran yang mengabdi, dengan harapan mereka kembali bertugas di Lombok Timur setelah menyelesaikan pendidikan spesialis.

“Kami ingin ada pola kerja sama yang lebih teknis agar para dokter spesialis ini memiliki komitmen untuk kembali mengabdi di daerah,” katanya.

Di sisi lain, lahan hibah di Ekas diharapkan dapat terintegrasi dengan pengembangan kawasan pesisir, termasuk keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih yang didukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi fasilitas pendukung seperti SPBUN dan pabrik es untuk menjaga stabilitas harga hasil tangkapan nelayan.

Sementara itu, Rektor UNRAM Sukardi menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyebut pihaknya juga tengah menjajaki kolaborasi lebih luas, termasuk dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa kedokteran, serta kebutuhan sarana dan prasarana perkuliahan.

Selain itu, UNRAM juga menyoroti pentingnya subsidi biaya pendidikan atau UKT bagi mahasiswa asal Lombok Timur, khususnya pada kategori ekonomi menengah ke bawah.

Selasa, 28 April 2026

Sekolah Sempat Ambruk, SDN 4 Pandan Wangi Kini 80 Persen Selesai

Foto: SDN 4 Pandan Wangi Jerowari

Okenews.net – Setelah sempat ambruk, gedung SDN 4 Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, akhirnya rampung dikerjakan. Proyek pembangunan sekolah tersebut kini telah mencapai 80 persen. 


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menyampaikan pembangunan ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur melalui pelaksana CV Mitra Karya. 


“Secara teknis, Dinas Pendidikan yang membuatkan proposal ke Bupati, kemudian dikerjakan oleh BPBD Lombok Timur,” ujar Wathoni, Senin, 27 April 2026.


Ia menjelaskan, pembangunan sekolah menelan anggaran Rp260 juta. Dana tersebut bersumber dari Dana Tidak Terduga (DTT) APBD Lombok Timur. 


Sebelumnya, gedung SDN 4 Pandan Wangi dilaporkan ambruk sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Pemerintah daerah kemudian merespons cepat dengan mengajukan pembangunan darurat melalui BPBD.


Wathoni mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah. “Kami berterima kasih kepada Pemda Lombok Timur yang telah gerak cepat menyelesaikan pembangunan ini. Dengan progres 80 persen, siswa akan segera bisa belajar dengan layak,” katanya. 


Dengan selesainya pembangunan ini, aktivitas belajar mengajar SDN 4 Pandan Wangi diharapkan kembali normal dalam waktu dekat.

Sabtu, 25 April 2026

Dua Siswa MAN 1 Lotim Raih Juara 1 dan Juara 3 Lomba Karya Ilmiah Nasional di Malang

Noval Anugrah kelas XI IPS 1 dan Hyvatya Al Maida kelas X I,

Okenews.net
– Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur (Lotim) berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dan Juara 3 pada lomba karya ilmiah tingkat nasional Edu Spark Vol. II yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026).

Ajang yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini diawali dengan seleksi daring untuk menjaring finalis terbaik. Enam siswa MAN 1 Lotim yang aktif dalam ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) berhasil lolos ke babak final dan mempresentasikan karya mereka secara langsung di kampus penyelenggara.

Koordinator Tim Prestasi MAN 1 Lotim, Siti Surodiana menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi pembinaan serta semangat kompetitif siswa dalam mengembangkan tradisi ilmiah.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan. Enam siswa kita mampu menembus final nasional dan dua di antaranya meraih juara. Ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan riset siswa kita mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan, termasuk dari Jawa seperti MAN 2 Malang,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari peran pembina KIR yang selama ini aktif membimbing siswa dalam mengasah kemampuan menulis dan berpikir kritis, inovatif, kolaboratif, adaptif, serta berdaya saing tinggi.

Adapun Juara 1 diraih oleh Noval Anugrah, siswa kelas XI IPS 1, melalui karya berjudul “Transformasi Budaya Scroll Menjadi Budaya Kritis: Pemanfaatan Media Sosial Bagi Siswa. Sementara Juara 3 diraih oleh Hyvatya Al Maida, siswa kelas X I, dengan karya berjudul “Menjembatani Kesenjangan Digital: Transformasi Pendidikan di Wilayah Pelosok Melalui Aplikasi EduPelosok.”

Sementara Pelaksana Tugas (PLt) Kepala MAN 1 Lotim L Dedi Mardono menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan potensi akademik siswa melalui berbagai ajang kompetisi, serta memperkuat budaya riset, literasi, inovasi, dan prestasi berkelanjutan di lingkungan madrasah.

“Kami memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pembinaan maupun pembiayaan. Enam siswa yang lolos final telah difasilitasi secara maksimal hingga mengikuti presentasi di Malang. Atas prestasi ini, mereka juga mendapatkan piala, sertifikat, dan dana pembinaan, serta akan diberikan reward tambahan dari madrasah,” tegasnya.

Ia berharap, prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa MAN 1 Lotim untuk terus berinovasi dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan madrasah.

Jumat, 24 April 2026

Hamzanwadi Go Global: 19 Mahasiswa Pariwisata Siap Magang ke Jepang

Universitas Hamzanwadi

Okenews.net-Universitas Hamzanwadi melalui Direktorat Kerja Sama dan Hubungan Internasional menggelar kegiatan pelepasan peserta Program Magang Internasional ke Jepang bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi, pukul 09.00–11.00 WITA.

Acara dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, jajaran wakil rektor, Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora, Koordinator Prodi Pariwisata Muhammad Ramli, M.Pd, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA) Parman Munte, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lombok Timur, Kepala Kantor Imigrasi Lombok Timur, serta para peserta dan orang tua.

Koordinator Prodi Pariwisata menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak 15 April 2025, dimulai dari tahap sosialisasi, seleksi, wawancara, hingga pelatihan bahasa. Sebanyak 19 mahasiswa akan diberangkatkan dalam dua kloter, dengan keberangkatan pertama dijadwalkan pada 5 Mei 2026. Program magang berlangsung selama satu tahun dan akan dikonversi menjadi dua semester perkuliahan, yakni semester 6 dan 7.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. “Gunakan waktu satu tahun ini untuk meningkatkan skill dan kemampuan bahasa. Pengalaman tidak bisa dibeli, tetapi akan menjadi bekal berharga di masa depan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT INA atas kerja sama yang terjalin dan berharap kolaborasi dapat terus diperluas.

Sementara itu, Direktur PT INA, Parman Munte, menyampaikan bahwa peserta akan dibagi dan ditempatkan di dua tempat, yakni Gensen Holding dan Itoens Hotel. Ia optimistis mahasiswa Universitas Hamzanwadi mampu beradaptasi dengan baik di Jepang, mengingat hasil pelatihan dan seleksi menunjukkan kesiapan yang positif.

Melalui program ini, Universitas Hamzanwadi terus mendorong mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman global serta meningkatkan daya saing di industri pariwisata internasional.

OPSI 2

“Tembus Industri Global, Mahasiswa Hamzanwadi Berangkat Magang ke Jepang”

Selong — Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelepasan peserta Program Magang Internasional ke Jepang bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama dan Hubungan Internasional ini berlangsung di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi, pukul 09.00–11.00 WITA.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, jajaran wakil rektor, Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora, Koordinator Prodi Pariwisata Muhammad Ramli, M.Pd, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA) Parman Munte, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lombok Timur, Kepala Kantor Imigrasi Lombok Timur, serta para peserta beserta orang tua.

Sebanyak 19 mahasiswa akan diberangkatkan dalam dua kloter, dengan keberangkatan pertama pada 5 Mei 2026. Program ini merupakan hasil proses panjang sejak April 2025, mulai dari sosialisasi, seleksi, wawancara, hingga pelatihan bahasa. Selama satu tahun, mahasiswa akan menjalani magang di industri internasional yang kemudian dikonversi menjadi dua semester perkuliahan.

Koordinator Prodi Pariwisata mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga komitmen akademik, khususnya dalam penyelesaian tugas akhir, sekaligus membuka peluang bagi batch berikutnya untuk mengikuti program serupa.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan penuh motivasi kepada peserta. “Manfaatkan waktu satu tahun ini sebaik mungkin. Tingkatkan skill dan kemampuan bahasa. Pengalaman seperti ini tidak bisa dibeli, tetapi akan menjadi bekal besar untuk masa depan,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan PT INA serta membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan Imigrasi Lombok Timur, guna menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global.

Sementara itu, Direktur PT INA menyampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di Gensen Holding dan Itoens Hotel. Ia optimistis mahasiswa Universitas Hamzanwadi mampu beradaptasi dengan cepat di Jepang, didukung hasil pelatihan dan seleksi yang menunjukkan kesiapan yang sangat baik.

Program ini menjadi langkah nyata Universitas Hamzanwadi dalam mendorong mahasiswa menembus batas global, sekaligus memperkuat kompetensi dan kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja internasional.


OPSI 3

“Harapan dan Doa Mengiringi Langkah ke Jepang, Hamzanwadi Lepas Mahasiswa Magang Internasional”

Selong — Suasana haru, bangga, dan penuh harapan menyelimuti pelepasan peserta Program Magang Internasional ke Jepang bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama dan Hubungan Internasional ini berlangsung di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi, pukul 09.00–11.00 WITA.

Dihadiri oleh Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, jajaran pimpinan universitas, mitra industri, serta orang tua mahasiswa, momen ini menjadi langkah awal perjalanan besar bagi 19 mahasiswa yang akan menapaki pengalaman internasional.

Koordinator Prodi Pariwisata, Muhammad Ramli, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini telah melalui proses panjang sejak April 2025, mulai dari sosialisasi, seleksi, wawancara, hingga pelatihan bahasa. Para peserta akan diberangkatkan dalam dua kloter, dengan keberangkatan pertama pada 5 Mei 2026, untuk menjalani magang selama satu tahun yang dikonversi menjadi dua semester perkuliahan.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus penuh makna. Ia mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Gunakan waktu satu tahun ini untuk meng-upgrade skill dan kemampuan bahasa. Pengalaman seperti ini tidak bisa dibeli, tetapi akan menjadi bekal hidup yang sangat berharga,” tuturnya.

Tak hanya itu, Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Hamzanwadi untuk mendidik putra-putri Bapak/Ibu. Dukungan dan doa orang tua adalah kekuatan terbesar bagi mereka dalam menempuh perjalanan ini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen universitas dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk mitra industri dan instansi pemerintah.

Sementara itu, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA), Parman Munte, menyampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di Gensen Holding dan Itoens Hotel. Ia optimistis seluruh peserta mampu beradaptasi dengan cepat di Jepang, mengingat kesiapan yang telah ditunjukkan selama proses pelatihan.

Pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal perjalanan mimpi. Dengan doa orang tua, dukungan kampus, dan semangat belajar yang tinggi, para mahasiswa diharapkan mampu membawa nama baik almamater dan kembali dengan pengalaman yang mengubah masa depan.

Rabu, 22 April 2026

Jelang PPDB 2026, Dikbud Lotim Perketat Aturan, Cegah Pungli dan Atasi Ketimpangan Siswa

Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur

Okenews.net- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur terus mematangkan persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2026. Sejumlah regulasi disiapkan guna mengantisipasi persoalan yang kerap muncul, termasuk praktik pungutan liar (pungli) serta ketimpangan jumlah siswa antar sekolah.

Kepala Dikbud Lombok Timur (Lotim), Nurul Wathoni, menegaskan bahwa petunjuk teknis (juknis) PPDB telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan ditindaklanjuti oleh daerah dengan penyesuaian kondisi lokal.

"Juknis dari kementerian sudah ada, dan kami juga telah mengeluarkan turunan yang disesuaikan dengan kondisi daerah. Termasuk menyiapkan regulasi dan surat edaran untuk mencegah adanya pungli dalam proses penerimaan siswa baru," ujarnya, Rabu (22/4).

Menurutnya, aturan tersebut penting untuk memastikan proses PPDB berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan kuota tertentu ke kementerian sebagai upaya mengurangi persoalan yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Ia mengakui, sistem zonasi masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan PPDB. Di satu sisi terdapat sekolah dengan kuota terbatas namun memiliki minat tinggi, sementara di sisi lain masih ada sekolah yang kekurangan siswa.

"Ada sekolah yang dibatasi jumlah siswanya, sementara minat masyarakat sangat besar. Ini yang menjadi persoalan sejak diberlakukannya sistem zonasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Wathoni menilai preferensi masyarakat yang cenderung memilih sekolah tertentu berdasarkan reputasi turut memperparah ketimpangan tersebut, meskipun kualitas pendidikan di sekolah lain dinilai tidak kalah bersaing.

"Masih ada wali murid yang fanatik pada satu sekolah, padahal sekolah lain juga memiliki prestasi yang baik. Ini yang menjadi beban bagi kami," tambahnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dikbud telah melakukan berbagai sosialisasi melalui UPTD dan pihak sekolah agar pemahaman masyarakat terhadap sistem zonasi semakin meningkat.

Selain itu, sekolah-sekolah yang kurang diminati juga didorong untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas agar mampu menarik minat masyarakat.

"Sekolah yang kurang diminati harus melakukan pembenahan agar bisa menarik minat masyarakat," tegasnya.

Ia mengungkapkan, sekolah yang kekurangan siswa umumnya berada di wilayah pedesaan dengan akses terbatas, serta menghadapi persaingan dengan sekolah swasta maupun pondok pesantren.

Bahkan, Dikbud Lotim telah menutup sejumlah sekolah yang tidak lagi aktif akibat minimnya jumlah siswa.

“Sudah ada empat sekolah yang kami tutup karena dalam beberapa tahun tidak aktif. Ada juga kasus di Sembalun, satu SMP hanya memiliki lima siswa,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya akan lebih selektif dalam memberikan izin pendirian sekolah baru dengan mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan melalui kajian yang lebih komprehensif.

Halal Bihalal PGRI Masbagik, Bupati Resmikan Gedung dan Lepas Jemaah Haji

PGRI Masbagik

Okenews.net– Kebersamaan dan nuansa religius terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Masbagik, Rabu (22/4). Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 3 Masbagik Selatan ini dirangkai dengan pelepasan jemaah calon haji serta peresmian gedung PGRI Kecamatan Masbagik.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan pendidik dalam mendorong terwujudnya Lombok Timur Smart.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan pesan kepada para calon jemaah haji agar mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran, keikhlasan, serta menghindari emosi selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan hati. Jaga lisan, bersabar, dan ikhlas agar memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmennya dalam pembangunan daerah. Ia menyebut ketegasan yang selama ini diterapkan bertujuan mempercepat pencapaian program dan target pembangunan.

Kepada para guru, Bupati meminta agar terus menjalankan peran sebagai pendidik dengan penuh keikhlasan serta menjadi teladan bagi peserta didik. Ia juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang mampu menjaga lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Teruslah menjadi contoh yang baik sesuai nilai-nilai pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, mewakili Ketua PGRI Lombok Timur, Kepala UPT Dinas Dikbud Masbagik Mahsun menyampaikan bahwa PGRI merupakan organisasi besar dengan jumlah anggota yang signifikan, termasuk di Masbagik.

Ia menegaskan dukungan PGRI terhadap program pemerintah daerah, terutama dalam memajukan sektor pendidikan. Mahsun juga mengapresiasi kebijakan Bupati yang dinilai berpihak kepada tenaga pendidik, termasuk rencana pembangunan gedung sekretariat PGRI yang lebih representatif.

“PGRI siap bersinergi dan mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur,” tegasnya.

Sabtu, 18 April 2026

Halal Bihalal PGRI Pringgabaya, Sekda Tekankan Peran Guru dan Jaminan Kesejahteraan

Foto: Sekertaris Daerah dalam Halal Bihalal PGRI Peringgabaya

Okenews.net– Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pringgabaya menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelepasan guru purnabakti, Sabtu (18/4). Kegiatan berlangsung di halaman SMPN 1 Pringgabaya dan dihadiri ratusan guru.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati H. Haerul Warisin, menyampaikan pesan agar para pemimpin daerah mampu bergerak cepat dalam menangkap peluang dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk program maupun tambahan anggaran pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjaga kebersamaan. Ia menilai momentum Halal Bihalal harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan.

Menurutnya, arah pembangunan pendidikan di Lombok Timur telah tertuang jelas dalam dokumen perencanaan daerah. Pemerintah, melalui sinergi dengan BKPSDM, berkomitmen memperhatikan status kepegawaian tenaga pendidik, khususnya mendorong guru paruh waktu menjadi penuh waktu demi peningkatan kesejahteraan.

Sekda menegaskan, peran guru sangat vital sebagai ujung tombak pendidikan, terutama dalam memperkuat karakter siswa di tengah derasnya arus informasi. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adaptif agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Selain itu, ia menyinggung rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayah Pringgabaya yang ditujukan untuk mencetak generasi unggul dengan kemampuan teknologi tinggi.

Terkait isu PPPK, Sekda meminta para guru tetap optimistis. Ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan nasib tenaga pendidik agar mendapatkan kepastian dan peningkatan kesejahteraan.

“Di Lombok Timur, kebijakan kepala daerah sangat berpihak kepada guru. Upaya komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan,” ujarnya.

Sekda juga berpesan agar para guru turut menjaga kondusivitas di media sosial dengan memperkuat solidaritas dan saling mendukung.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukhsin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota PGRI sekaligus menjadi momen saling memaafkan usai Idul Fitri.

Acara juga diisi dengan prosesi pelepasan guru purnabakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Pada kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada perwakilan guru yang telah memasuki masa purna tugas.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala BKPSDM Lombok Timur sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap peran strategis guru dalam pembangunan daerah.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi