YAYASAN Darul
Sabilunnajah Dinata yang berlokasi di
Dusun Bagik Kerongkong,
Desa Semoyang,
Praya Timur,
Kabupaten Lombok Tengah, baru saja memulai perjalanan panjangnya
dalam dunia pendidikan.
Meskipun yayasan ini
masih terbilang baru dan dalam tahap pengembangan, mereka sudah memiliki visi
besar yang jelas untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
Dengan semangat untuk
memberikan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Islam, Yayasan Darul
Sabilunnajah Dinata berkomitmen untuk membentuk anak-anak yang tidak hanya
terampil dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan moral
yang tinggi.
Ketua Yayasan Darul
Sabilunnajah Dinata, Karno Dinata, S.Pd., M.Kes menjelaskan tujuan utama dari
pendirian yayasan ini adalah untuk menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya
mengutamakan kecerdasan intelektual. Namun membangun karakter dan akhlak yang
baik pada setiap anak.
“Kami ingin generasi
masa depan tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tangguh dalam
iman dan memiliki akhlak yang baik. Kami percaya bahwa pendidikan yang
mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan agama adalah kunci untuk membentuk
pribadi yang berkualitas,” ujar Karno.
Meskipun masih dalam
tahap awal, yayasan ini berusaha untuk memberikan dampak positif bagi
pendidikan di wilayah Lombok Tengah, serta menjadi tempat di mana anak-anak
dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang mendidik dan penuh kasih
sayang.
Program Pendidikan:
TK IT Ceria Cendikia dan TPQ
Sebagai bagian dari
upaya untuk menciptakan pendidikan yang menyeluruh, Yayasan Darul Sabilunnajah
Dinata mengelola dua program utama yang menjadi andalannya: Taman Kanak-Kanak
Islam Terpadu (TK IT) Ceria Cendikia dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
Program TK IT Ceria
Cendikia menawarkan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya melibatkan
pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga
mengajarkan nilai-nilai dasar agama Islam.
Dalam suasana yang
menyenangkan dan penuh kasih sayang, anak-anak diajarkan untuk mengenal huruf
hijaiyah, doa-doa sehari-hari, serta nilai-nilai akhlak Islam yang akan menjadi
pondasi moral mereka di masa depan.
“Di TK IT Ceria
Cendikia, kami berusaha menciptakan atmosfer yang menyenangkan agar anak-anak
bisa belajar tanpa merasa terbebani. Kami ingin mereka merasa senang datang ke
sekolah dan belajar berbagai hal, baik itu ilmu pengetahuan maupun nilai-nilai
agama yang akan mereka bawa sepanjang hidup,” kata Karno Dinata.
Meskipun fasilitas
yang tersedia masih terbatas, semangat para pengajar dan komitmen yayasan untuk
memberikan yang terbaik bagi anak-anak sangat jelas terasa. Yayasan ini juga
berharap untuk terus meningkatkan fasilitas agar anak-anak dapat belajar dengan
lebih nyaman.
Selain TK, TPQ juga
menjadi program unggulan yang sangat penting bagi yayasan ini. Taman Pendidikan
Al-Qur’an (TPQ) memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dalam
tentang Al-Qur’an, baik dalam hal membaca, menghafal, maupun memahami kandungan
nilai-nilai moral yang ada di dalamnya.
Kedati TPQ masih
membutuhkan banyak pengembangan dalam hal fasilitas dan jumlah pengajar,
yayasan ini tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam pendidikan agama
bagi anak-anak.
Tantangan dan
Harapan untuk Masa Depan
Sementara itu Penasihat Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata, Herman Afrian, M.Si menambahkan, sebagai yayasan yang
baru berdiri, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh Yayasan Darul
Sabilunnajah Dinata. Salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan
fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai.
Yayasan ini masih
membutuhkan banyak dukungan dalam bentuk fasilitas yang lebih lengkap,
buku-buku pelajaran yang lebih banyak, serta tenaga pengajar yang lebih
berkompeten dan berpengalaman dalam mengajar.
“Kami sadar bahwa
masih banyak yang perlu kami perbaiki, terutama dalam hal fasilitas. Namun,
dengan dukungan dari berbagai pihak, kami yakin dapat terus berkembang dan
memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak,” ujarnya.
Ia mengakui, bantuan
dari Masyarakat sangat dibutuhkan, baik itu berupa dukungan materi, tenaga
pengajar, maupun fasilitas, agar bisa mewujudkan visi untuk menjadi pusat
pendidikan yang mencerahkan generasi masa depan.
Selain itu, yayasan
ini juga berencana untuk memperluas jangkauan pendidikan, agar lebih banyak
anak-anak di Desa Semoyang bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar di TK IT
Ceria Cendikia dan TPQ.
“Kami berharap, dengan
berkembangnya yayasan ini, kami bisa mencetak lebih banyak generasi yang tidak
hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi memiliki akhlak yang baik dan siap
menghadapi tantangan hidup. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa
depan bangsa dan negara,” uranya mahsiswa S3 Undiksa Singaraja itu.