Pandemi Corona, Baznas Lombok Timur Intensifkan Penyaluran Bantuan - Okenews.net | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Jumat, 07 Agustus 2020

Pandemi Corona, Baznas Lombok Timur Intensifkan Penyaluran Bantuan

OkeNews.net - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur selama masa pandemi virus corona disease (covid-19), mulai bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020 telah menyalurkan dana bantuan senilai miliaran rupiah. Bantuan itu diberikan kepada yang berhak menerima.

Sekretaris Baznas, Ust. Abdul Hayyi Zakaria
Sekretaris Baznas, Abdul Hayyi Zakaria menegaskan, selama empat bulan terakhir Baznas telah mendistribusikan bantuan dalam bentuk program di antaranya, bantuan tunai bagi mustahiq, bantuan program sembako, bantuan permodalan, dan pendidikan serta keagamaan.

Berdasarkan data Baznas, jumlah sasaran dan jumlah besaran bantuan yang diberikan kepada masyarakat untuk bantuan tunai mustahiq itu menyasar 10.327 orang dengan total anggaran Rp.957.327.000,  bantuan sembako untuk seribu orang senilai Rp.150.000.000, bantuan permodalan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk 609 orang senilai Rp.326.250.000, bantuan pendidikan 93 orang Rp.185.600.000, dan bantuan keagamaan di 425 titik senilai Rp.956.075.000.


Selain penyaluran 5 jenis bantuan tersebut, Baznas juga mengucurkan dana bantuan saat pandemi covid-19 untuk pembelian masker 16 ribu pieces senilai Rp.93.000.000, dukungan logistik kesehatan 523 pieces senilai Rp.395.450.000. "Itulah peran Baznas selama Covid-19 di Lotim," jelas Hayyi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.


Menurut Hayyi, perlu diketahui dalam program Baznas ini yang diutamakan adalah masyarakat yang belum tersentuh oleh program BST, JPS dan bantuan lainnya yang telah digelontorkan oleh pemerintah termasuk juga program pemberian honor kepada klaster guru honorer dan guru ngaji yang belum mendapatkan insentif selama covid-19.


Program penyaluran bantuan Baznas kata dia, tidak dibatasi waktu, hanya saja dalam empat bulan terakhir penyaluran bantuan lebih diintensifkan dengan tujuan membantu pemerintah menangani covid-19 dan juga dampaknya terhadap masyarakat.