Musyawarah, SMPN 1 Suralaga Bahas BDR - OKENEWS.NET | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Rabu, 02 September 2020

Musyawarah, SMPN 1 Suralaga Bahas BDR

OkeNews net - Sejak pandemi corona virus disease (covid-19) sampai saat ini, pemerintah belum memberikan izin sekolah untuk melaksanakan proses pembelajaran secara langsung dengan bertatap muka di ruang kelas. Sekolah hanya boleh melaksanakan pembelajaran via daring atau melalui pembelajaran online



Menindak lanjuti surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Lombok Timur, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Suralaga menggelar musyawarah dengan semua guru dan wali dari siswa untuk membahas sistem belajar mengajar melalui daring, Rabu (02/09/2020) di aula sekolah setempat.


Wakil kepala sekolah (Wakasek) bidang kurikulum, Corina Herawati, SE menyampaikan, perpanjangan masa belajar dari rumah (BDR) ini sesuai dengan adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur.


Selain itu, dalam rapat tersebut membahas kuota internet yang akan diberikan kepada murid untuk belajar lewat internet di rumah yang akan diberikan selama empat bulan ke depan. Ia juga menyampaikan kepada semua wali murid agar bisa berperan aktif membantu guru dalam pemantauan belajar anak.


Disebutkan, dalam melaksanakan proses pembelajaran via daring itu banyak kendala sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak dalam melakukan pengawasan agar proses pembelajarannya lebih efektif.


"Kami pihak sekolah tetap melakukan pengontrolan, monitoring terhadap siswa-siswi tentang proses belajar mengajar selama berlakunya sistem belajar daring," ucapnya dihadapan peserta rapat yang hadir.


Ia juga mengakui, ada sebagian kecil siswa-siswi tidak memiliki perangkat untuk belajar daring, seperti hanphone, laptop atau perangkat lainnya. Hal itu dikarenakan keterbatasan kemampuan wali murid untuk membelikan anaknya.


Namun demikian, pihaknya melakukan pendataan terhadap peserta didik yang tidak memiliki handphone sekaligus memberikan solusi yakni bergabung kepada temannya yang memiliki handphone.


"Kami menghimbau kepada seluruh wali murid sebagai pendidik untuk tetap mambantu kami dalam memonitoring anak anak kita agar senantiasa tetap melaksanakan aturan yang diberikan oleh guru-gurunya," imbaunya sembari mengingatkan, semua pihak terutama siswa-siswi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.


#Jurnalis: Rahman | Editor: AM. ALIYA