MAN 1 Lotim Juara Film Dokumenter UNICEF 2020 - Okenews.net | PT Bintang Mediaoke Pratama. All rights reserved

Breaking

Halaman

Selasa, 08 Desember 2020

MAN 1 Lotim Juara Film Dokumenter UNICEF 2020

OkeNews.net - Madrasah Aliyah Negeri 1 Lombok Timur (Lotim) kembali meraih prestasi. Kali ini meraih 3 nominasi dalam lomba film dokumenter sanitasi sehat yang diselenggarakan oleh United Nations Children’s Fun (UNICEF) yang bekerja sama dengan Bappeda NTB.


Ketua Jurnalis MAN 1 Lombok Timur, Gibran menyebutkan, nominasi yang diraih oleh MAN 1 Lombok Timur yaitu nominasi sutradara terbaik, nominasi tim terbaik, dan sebagai juara 3 film dokumenter UNICEF 2020.


Lomba ini diikuti oleh siswa jenjang SMA, SMK dan MA yang digelar semenjak bulan September 2020. Penilaiannya cukup ketat sehingga memakan waktu cukup lama. 


"Kami mengikuti lomba film dokumenter ini semenjak bulan September 2020 dan pengumumannya pada 7 Desember 2020. Cukup lama penilaiannya karena banyak aspek yang dinilai" ungkap Gibran, Selasa (08/12/2020).


Adapun judul film dokumenter yang dibuat yakni "Secercah Harapan". Hal ini dilatarbelakangi oleh besarnya harapan seorang pemuda desa Wakan Kecamatan Jerowaru yang ingin melihat warganya memiliki Sanitasi yang layak. 


"Kami mengangkat judul "Secercah Harapan" karena di Desa Wakan ada pemuda atas nama Samsuriadi berharap warganya memiliki sanitasi yang sehat dan berlahan sudah mulai terwujud. Film ini diambil dari kisah nyata dari masyarakat Wakan," ungkap Septina sebagai penulis naskah.


Atas torehan prestasi yang membanggakan tersebut, Kepala MAN 1 Lombok Timur, M.Nurul Wathoni mengaku bangga dan bersyukur. Siswa madrasah sudah mampu memproduksi film. 


Hal ini diakui M. Nurul Wathoni sebagai prestasi yang membanggakan karena dengan prestasi itu bisa menepis persepsi masyarakat yang selama ini menganggap anak madrasah hanya bisa belajar agama saja.


"Kami sangat bangga melihat prestasi siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Jurnalistik dan Fotografi MAN 1 Lombok Timur karena telah mampu menunjukkan bahwa bisa bersaing dengan sekolah umum. Madrasah menjadi juara film itu luar biasa" tutur Wathoni di depan awak media ini.


Wathoni juga mengucapkan terima kasih kepada tim Unicef yang telah memberikan bimbingan dan motivasi sehingga akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. 


"Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Wakan Kec. Jerowaru yang telah berpartisipasi sebagai pemeran dalam film ini," sambungnya.


Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag NTB, HM Ali Fikri juga memberikan apresiasi atas capaian MAN 1 Lombok Timur yang telah banyak mengharumkan nama madrasah.


"Bahwa capaian prestasi siswa MAN 1 Lotim patut dibanggakan karena siswa madrasah juga bisa membuat film dan bermain peran terlebih film dokumenter yang harus diambil dari kisah nyata," ungkapnya.


Ia melihat, hal itu merupakan langkah awal yang bagus untuk memberikan ruang bagi siswa untuk menguasai banyak bidang untuk bekal hidupnya di masa mendatang. 


"Ini harus bisa ditiru oleh madrasah lainnya di NTB tentang bagaimana membekali minat bakat siswa untuk menghasilkan prestasi dalam upaya mewujudkan madrasah hebat bermartabat," pungkas Kabid Penmad yang sebelumnya menjabat Kabid Haji itu.