Okenews.net — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan santunan kepada anak yatim, fakir miskin, dan kaum duafa di Gili Beleq, Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Selasa (8/9/2026). Kegiatan bertajuk “Seberangi Lautan” tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli bersama rombongan menyeberangi laut untuk hadir langsung di tengah masyarakat Gili Beleq. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Baznas menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses.
Rombongan disambut hangat oleh warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana haru dan bahagia mewarnai pertemuan tersebut, terutama saat penyerahan santunan kepada para penerima manfaat.
Ketua Baznas Lombok Timur mengaku tersentuh oleh sambutan dan semangat masyarakat dalam mengikuti peringatan Maulid Nabi. Menurutnya, perjalanan menuju Gili Beleq bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar untuk memastikan manfaat zakat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Kami menyeberangi lautan bukan karena dekatnya jarak, tetapi karena besarnya cinta dan kepedulian kepada saudara-saudara kita di Gili Beleq. Ketika melihat masyarakat berkumpul, anak-anak yatim tersenyum dan warga menyambut kami dengan penuh kehangatan, jujur hati saya sangat tersentuh. Ada rasa haru, tetapi juga kebahagiaan yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Baznas harus dirasakan hingga ke wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, dan daerah terpencil. Masyarakat yang berhak menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah perlu mendapatkan perhatian tanpa terhalang jarak maupun kondisi geografis.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat Desa Pare Mas, khususnya warga Gili Beleq, untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Menurutnya, selain menjadi kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, zakat berperan dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Mari kita tunaikan zakat melalui Baznas Lombok Timur. InsyaAllah amanah dan tepat sasaran. Zakat yang kita keluarkan mungkin terlihat kecil bagi kita, tetapi bagi saudara kita yang membutuhkan, nilainya bisa sangat besar dan berarti bagi kehidupan mereka,” ajaknya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam kepedulian, kedermawanan, dan kasih sayang kepada sesama.
“Kecintaan kepada Rasulullah SAW jangan hanya kita tunjukkan dengan memperingati Maulid. Mari kita buktikan dengan memperbanyak amal, membantu sesama, menyantuni anak yatim, memperhatikan kaum dhuafa, dan berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Santunan yang diserahkan kepada sejumlah anak yatim, fakir miskin, dan kaum duafa di Gili Beleq bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Lombok Timur yang diamanahkan kepada Baznas untuk disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.
Bagi warga Gili Beleq, kunjungan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat di wilayah kepulauan.
Camat Jerowaru turut mengapresiasi kehadiran langsung jajaran Baznas Lombok Timur. Menurutnya, kunjungan itu menunjukkan bahwa jarak dan kondisi geografis tidak membatasi kepedulian terhadap masyarakat.
“Ini merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Kehadiran pimpinan Baznas Lotim secara langsung ke Gili Beleq tentu menjadi kebanggaan sekaligus membawa harapan bagi warga. Ini menunjukkan bahwa masyarakat di pulau juga menjadi bagian penting dari perhatian dan kepedulian sosial di Lombok Timur,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari unsur pemerintahan dan keamanan setempat. Rombongan Baznas didampingi Camat Jerowaru, Polmas Desa Pare Mas, serta Babinsa. Kolaborasi ini turut mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat kepulauan.
Rangkaian kegiatan “Seberangi Lautan” ditutup dengan tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW, doa bersama, dan ramah tamah antara jajaran Baznas Lombok Timur dan masyarakat Gili Beleq.
Melalui kegiatan ini, Baznas Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan penyaluran zakat, infak, dan sedekah hingga ke pelosok dan pulau-pulau di Kabupaten Lombok Timur. Perjalanan menuju Gili Beleq membawa pesan bahwa jarak bukan alasan untuk berhenti peduli.
“Kami ingin tidak ada satu pun saudara kita yang merasa terlupakan. Sebab zakat adalah amanah, dan amanah itu harus sampai kepada mereka yang berhak menerimanya,” tutup Ketua Baznas Lombok Timur.