www.okenews.net

Selasa, 29 April 2025

Kolaborasi Internasional, Univertas Hamzanwadi Promosikan Budaya Lombok

Rektor Universitas Hamzanwadi bersama Direktur RPLAY Company Group bersama rombongan
Okenews.net – Universitas Hamzanwadi menjalin kerja sama strategis dengan RPLAY Company Group dalam bidang seni, pariwisata, dan pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). 

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) ini berlangsung Selasa (29/04/2025) di Ruang Rapat Universitas Hamzanwadi, disaksikan oleh sivitas akademika, mahasiswa, serta perwakilan dari RPLAY Company Group Korea Selatan.

Acara ini diawali dengan penyambutan tamu menggunakan tarian tradisional Sasak, presean, dan pakaian adat oleh mahasiswa. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi berbagi tentang pengenalan musik tradisional Indonesia dan Korea yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP).

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd menyampaikan kerja sama ini merupakan wujud konkret dari komitmen universitas untuk membangun jejaring internasional yang produktif dan relevan dengan kebutuhan zaman. 

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kapasitas institusi dalam bidang seni dan pariwisata, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam promosi Bahasa Indonesia di tingkat global,” ujar beliau.

Direktur RPLAY Company Group, Mr. Ryu Eun Hyo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari civitas akademika Universitas Hamzanwadi. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini dilandasi oleh semangat berbagi dan saling belajar antara dua budaya yang berbeda. 

“Kami melihat potensi besar di Lombok, khususnya dalam kekayaan seni dan budaya lokal yang autentik. Melalui kerja sama ini, kami ingin berkontribusi dalam pertukaran budaya dan pengembangan industri kreatif yang inklusif,” ujar Mr. Ryu.

Senada dengan hal tersebut Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora Universitas Hamzanwadi Dr. H. Mohzana, M.Pd menyampaikan kerja sama ini akan menjadi katalis penting dalam pengembangan akademik dan praktik seni mahasiswa. 

“Kegiatan ini memberikan ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami budaya lokal, tetapi memperluas wawasan terhadap seni dan budaya internasional, khususnya dari Korea Selatan," ujarnya. 

Menurutnya, program BIPA yang akan dikembangkan juga menjadi salah satu kontribusi strategis fakultas dalam memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada dunia global yang saat ini terus mengalami kemajuan dan ruang komunikasi semakin tak terbatas. 

Melalui kolaborasi ini, Universitas Hamzanwadi dan RPLAY Company Group sepakat untuk mengembangkan berbagai program bersama, seperti pelatihan seni dan pariwisata, produksi konten budaya, pengembangan kurikulum BIPA, serta praktik lapangan bagi mahasiswa. 


Kemenag Lombok Timur Siap Berangkatkan 743 JCH


H Makinuddin
Okenews.net — Jelang keberangkatan kloter pertama jamaah calon haji Lombok Timur ke tanah suci, suasana haru dan persiapan matang semakin tampak di tengah masyarakat Lombok Timur, baik dari administrasi dokumen -dokumen maupun akomodasi yang lain yang akan di gunakan jamaah hajji nantinya.

"Jelang beberapa hari keberangkatan jamaah haji kloter pertama di Lombok Timur, untuk kesiapan segala sesuatunya kami pastikan sudah 99 persen, tinggal jalan saja," ungkap Kasi Haji Kemenag Lotim, Makinuddin, Selasa (29/04/2025).


Makinuddin menerangkan, jama'ah haji khususnya di Lombok Timur yang akan berangakat sekitar 743 Orang lebih sudah siap, baik dari dokumen administrasi, kesehatan dan yang lain, kami pastikan semuanya aman tinggal menggu waktu jalan saja.


"Fokus kita hari ini adalah mempersiapkan garda terdepan, yaitu para ketua regu dan rombongan. Mereka memegang peranan krusial dalam memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah seluruh jemaah kita di Tanah Suci," ujar H. Makinuddin. 


Jamaah calon jemaah haji yang 743 asal Lombok Timur telah resmi terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) dengan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan:


 Kloter 4 (Eksklusif Lombok Timur):


Gelombang pertama jemaah haji asal Lombok Timur akan memulai perjalanan spiritual mereka pada 4 Mei 2025. Masjid Agung Al Mujahidin Selong akan menjadi titik kumpul pertama pada pukul 03.00 WITA, sebelum jemaah melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Lombok di Loang Balok untuk persiapan akhir sebelum terbang ke Tanah Suci.

 

 Kloter 7 (Sinergi Lombok Timur dan Lombok Tengah):


Kloter kedua akan memberangkatkan mayoritas jemaah asal Lombok Timur, berkolaborasi dengan 44 jemaah dari Lombok Tengah. Masjid Agung Selong kembali menjadi lokasi berkumpul pada 8 Mei 2025 pukul 10.00 WITA. Setelah menunaikan ibadah Salat Zuhur, rombongan akan bergerak menuju Asrama Haji Lombok, diperkirakan tiba sekitar pukul 14.00 WITA.


Kloter 11 (Penutup Keberangkatan Lombok Timur):


Sebanyak 22 jemaah haji terakhir dari Lombok Timur akan bergabung dalam kloter 11. Mereka dijadwalkan berkumpul di Masjid Agung Selong pada 14 Mei 2025 pukul 04.00 WITA, sebelum bertolak menuju embarkasi sekitar pukul 05.00 WITA dan diperkirakan tiba pukul 06.00 WITA.


Kabar baik lainnya, jumlah total jemaah haji asal Lombok Timur tahun ini mengalami peningkatan signifikan menjadi 743 orang, setelah adanya penambahan dari daftar calon jemaah cadangan yang sebelumnya berjumlah 722 orang.


Menjelang hari-hari keberangkatan yang semakin dekat, H. Makinuddin menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh calon tamu Allah SWT. "Mengingat gelombang pertama keberangkatan kita akan langsung menuju Madinah, saya mengimbau dengan sungguh-sungguh agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan mengatur istirahat dengan baik. Kondisi fisik yang prima akan menjadi bekal utama dalam menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk," pesannya.

Geram, Penanggungjawab Anita Catering Sebut Kakanwil NTB tak Transparan

Awaluddin, Penanggung Jawab UD Anita Catering

Okenews.net- Kekecewaan mendalam dirasakan oleh kandidat utama tender e-katalog penyediaan layanan Catering hajji NTB yang secara mendadak dibatalkan hanya dua hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Oleh Kakanwil NTB


Keputusan tersebut dinilai janggal yang menimbulkan kemarahan di pihak penyedia jasa, yang telah menyiapkan segala keperluan sejak berbulan- bulan lalu.


"Keputusan sepihak ini sangat menimbulkan kekecewaan, tanpa adanya konfirmasi yang jelas, Pihak Kakanwil NTB membatalkan kerjasama dengan kami," ungkap Awaluddin penanggungjawab UD Anita Catering, Selasa (29/04/2025).


Awaluddin mengaku pihaknya telah mengalokasikan tenaga, waktu dan dana kurang lebih sebesar 300 juta semata-mata untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.


"Kami ini kandidat tunggal untuk memegang e-katalog Catering Hajji, semua proses verifikasi dan syarat lain telah kami ikuti. Namun ntah ada apa tiba-tiba H-2 keberangkatan kami di batalkan," ujar Ilham


Pembatalan mendadak ini tak hanya menimbulkan kerugian materiil, tapi juga merusak kredibilitas sistem e-katalog yang selama ini dianggap sebagai terobosan dalam pengadaan barang dan jasa secara adil dan terbuka. 


"Kalau begini, kami sangat mempertnyakan keterbukaan dan Transparansi dari Kakanwil NTB, kalau memeng kami tidak di pakai, ya di informasikan lah, agar kami tidak mengeluarkan banyak biaya dan tenaga,"tutupnya

Sementara Kakanwil NTB hingga berita ini dimuat belum memberikan penjelasan yang pas terkait pembatalan tersebut. Dan pihak Anita Catering akan mendesak dan mengusut tuntas kasus yang tersebut.

Senin, 28 April 2025

Bupati Lombok Timur Rotasi Eselon III: Strategi Baru, Semangat Baru

Rotasi jabatan pada tubuh pemerintahan Eselon III di Kabupaten Lombok Timur

Okenews.net– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Lakukan Rotasi jabatan di tubuh birokrasi, belasan pejabat eselon III sebagai upaya Bupati Lombok Timur dalam melakukan penyegaran di tubuh pemerintahan Lombok Timur.


Rotasi pada tubuh birokrasi di kabupaten Lombok Timur tersebut di pimpin Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijya dengan turut di hadiri Bupati Lombok Timur dan Sekertaris Daerah Lombok Timur, Senin (28/04/2025).


Berikut Nama- Nama 13 Pejabat Eselon III yang dirotasi.


1. Lalu Kurnia Darmawan Kabag Pengadaan Barang dan jasa Setda Lotim


2. Indar Jaya Kusuma Sekcam Wanasaba


3. Aprian Hadi Kabid Bina Marga 


4. Muh Rozikin Sekcam Labuan Hajji


5. Lalu Erwin Kusmana Kabid Cipta Karya


6. As’ad sebagai Sekcam Sakra


7. Yulian Ugi Lusianto Sekdis BKPSDM


8. Jumadil Sekdis Dinas Pendidikan dan

Kebudayaan


9. Mustiaji Amiruddin Kepala Bidang

Transmigrasi pada Dinas Ketenaga kerjaan


10. Samsul Wajdi Kabid Pembinaan SMP 


11. Kamariddin Kabid Pemuda dan Olahraga 


12. Ripaan Sekdis Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Lombom Timur


13. Muhammada Iswan Agus menjabat Kabid Perindustrian pada Dinas Perindustrian

Krisis Pupuk hingga Sengketa Tanah, Komisi I DPRD Lotim Janji Kawal Hak Petani Sampai Tuntas

Hearing Serikat Tani Nelayan di DPRD Lotim

Okenews.net- Serikat Tani Nelayan (STN) Lombok Timur menyuarakan kegelisahan mereka dalam audiensi bersama Komisi I DPRD Lombok Timur, Senin (28/04/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Komisi I itu, sejumlah persoalan serius mencuat: distribusi pupuk bermasalah, infrastruktur jalan terbengkalai, hingga konflik berkepanjangan terkait lahan eks HGU PT Tanjung Kenanga.

Ketua Komisi I, Safrudin, memimpin langsung hearing yang menghadirkan berbagai instansi teknis. Para petani dan nelayan menyampaikan keresahan mereka yang selama ini terasa tak kunjung mendapatkan solusi nyata.


Salah satu isu yang paling mendesak adalah status lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Tanjung Kenanga di Desa Dara Kunci. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Timur menjelaskan bahwa sengketa lahan tersebut telah berlangsung sejak 2023, meski masa berlaku HGU-nya sendiri sudah berakhir sejak 2013.


“Sekarang lahan itu kewenangannya ada di Kementerian ATR. Proses rekonstruksi batas dan kepemilikan tanah sedang berjalan. Rencananya, sekitar 50 persen lahan akan dialokasikan untuk masyarakat,” terang perwakilan BPN. Target redistribusi tanah ditetapkan rampung pada 2025. Terkait dugaan adanya pembayaran "tali asih" antara perusahaan dan warga, BPN menegaskan sikap netral: “Itu bukan ranah pemerintah. Secara hukum, transaksi tersebut tidak memiliki dasar.”


Masalah distribusi pupuk bersubsidi juga mendapat sorotan tajam. Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Lombok Timur mengungkap masih banyak pengecer yang menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Biaya transportasi yang belum diatur secara resmi serta sistem "gandengan" antara pupuk subsidi dan non-subsidi memperburuk situasi.


“Stok pupuk dari tahun lalu masih ada, itu sebabnya serapan tahun ini baru mencapai 25 persen. Tapi kami terus awasi dan tegaskan: jika ada pengecer langgar aturan, segera laporkan,” tegasnya.


Di bidang infrastruktur, Kepala Dinas PUPR, Dewanto Hadi, menjelaskan bahwa program perbaikan jalan tahun ini tertunda akibat pemangkasan anggaran dari pusat. Dari Rp46 miliar yang semula disiapkan, anggaran tersebut dibatalkan. Namun, Pemkab sudah menyiapkan anggaran tahun jamak sebesar Rp250 miliar untuk proyek jalan mulai 2026 secara bertahap.


Sementara itu, Dinas Perdagangan Lombok Timur juga menyoroti praktik nakal di pasar pupuk. Kepala Dinas, Mahsin Munawar, menyebut ada indikasi penjualan pupuk subsidi ke luar daerah, yang berdampak langsung pada kelangkaan di pasar lokal.


"Ketika barang langka, hukum pasar berlaku: harga naik. Inilah yang sedang kami awasi ketat," ujarnya.


Menutup audiensi, Komisi I DPRD Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu strategis ini, terutama yang menyangkut nasib petani dan nelayan sebagai ujung tombak ekonomi lokal.


"Kami tidak akan lepas tangan. Semua aspirasi ini akan kami kawal hingga tuntas," pungkas Safrudin.

Sabtu, 26 April 2025

Pengangkatan Plt Dirut PDAM Lombok Timur di Bawah Usia 35 Tahun

Andra Ashadi, SH
Pendahuluan 

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur saat ini dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) yang belum mencapai usia 35 tahun. Hal ini menimbulkan pertanyaan hukum, apakah pengangkatan tersebut bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Pasal 57 yang mengatur syarat pengangkatan anggota direksi.

Ketentuan Hukum yang Relevan

PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Pasal 57 secara eksplisit mengatur bahwa untuk dapat diangkat sebagai anggota Direksi (termasuk Direktur Utama), seseorang harus berusia minimal 35 tahun dan maksimal 55 tahun saat mendaftar pertama kali, di samping sejumlah persyaratan lainnya.

Namun, ketentuan ini berlaku secara tegas hanya untuk pengangkatan definitif, tidak secara eksplisit mengatur ketentuan tentang pengangkatan Plt (Pelaksana Tugas) Direktur Utama.

Asas-Asas Hukum yang Berlaku

  1. Asas Legalitas (Nullum Delictum Nulla Poena Sine Lege Praevia): dalam konteks hukum administrasi negara, asas ini berarti bahwa pejabat pemerintah hanya dilarang melakukan sesuatu jika telah dinyatakan secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Jika tidak ada larangan eksplisit, maka tindakan tersebut tidak dapat dinilai melanggar hukum.
  2. Asas Diskresi dalam hukum administrasi: pejabat pemerintah dalam keadaan mendesak atau kebutuhan operasional mendasar dapat melakukan tindakan yang tidak secara eksplisit diatur, selama tidak bertentangan dengan hukum yang lebih tinggi, tidak melanggar asas umum pemerintahan yang baik, dan dilakukan demi kepentingan pelayanan publik.

Argumentasi Hukum

  1. Pengangkatan Plt bukan pengangkatan definitif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 PP 54/2017. Maka, ketentuan usia minimal 35 tahun tidak dapat serta-merta diterapkan dalam konteks Plt. Tidak adanya ketentuan eksplisit yang mengatur batas usia Plt menunjukkan bahwa tidak ada norma hukum yang dilanggar dalam pengangkatan Plt berusia di bawah 35 tahun. Plt bersifat sementara dan bertugas menjamin keberlangsungan operasional perusahaan daerah hingga ada pejabat definitif yang ditunjuk sesuai ketentuan.
  2. Putusan Mahkamah Agung Nomor 55 P/HUM/2018 secara umum juga menegaskan bahwa jabatan sementara (Plt/Plh) tidak tunduk pada seluruh persyaratan jabatan definitif, karena sifatnya administratif dan sementara.

Simpulan

Berdasarkan ketentuan PP No. 54 Tahun 2017 dan asas legalitas, dapat disimpulkan bahwa: Pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Lombok Timur yang berusia di bawah 35 tahun tidak melanggar norma hukum, karena:

1). Pasal 57 hanya mengatur syarat bagi pengangkatan Direktur Utama secara definitif;

Tidak ada ketentuan yang melarang pengangkatan Plt yang usianya di bawah 35 tahun;

2). Berdasarkan asas legalitas, hal yang tidak dilarang secara eksplisit dianggap sah;

3). Pengangkatan Plt dimaksudkan untuk menjaga kelangsungan pelayanan dan operasional PDAM dan bersifat sementara.

Dengan demikian, pengangkatan tersebut dapat dibenarkan secara hukum.

#Opini ini ditulis oleh: Andra Ashadi (Advokat/Legal konsultan) 

Syariah yang 'Terluka': Dari Transformasi ke Krisis, Menjaga Harapan Bank Daerah NTB

Dr. Muhamad Ali, M.Si
TRANSFORMASI
Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah adalah salah satu tonggak bersejarah dalam perjalanan keuangan daerah di Indonesia. Dipelopori oleh kepemimpinan Dr. TGB M. Zainul Majdi, MA, perubahan ini bukan sekadar penggantian akad atau simbol, melainkan penyusunan ulang fondasi nilai dan tata kelola keuangan daerah.

TGB dengan keteguhan visi memulai transformasi itu melalui kerja sistematis: konsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyusunan roadmap berbasis regulasi, hingga pembentukan Dewan Pengawas Syariah. Pada 17 September 2018, NTB resmi menjadi provinsi pertama yang seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) berubah menjadi bank syariah penuh. Sebuah capaian yang kala itu membanggakan.

Namun seperti banyak perubahan besar lainnya, idealisme itu mulai terkikis seiring waktu. Beberapa tahun setelahnya, Bank NTB Syariah mulai didera persoalan: dugaan kelebihan bayar dalam proyek pembangunan kantor baru pada masa kepemimpinan Gubernur Dr. Zulkieflimansyah, isu kredit macet, serta pemanfaatan ruang kantor untuk kegiatan berbau politis, yang diduga difasilitasi dari biaya operasional bank. Semua ini mencuat menjelang proses suksesi gubernur.

Di tengah ketidakpastian itu, sang direktur utama bank memilih mengundurkan diri, tak lama setelah gubernur sebelumnya kalah dalam kontestasi politik. Proses pengunduran diri itu berlangsung cepat, rapi, dan minim evaluasi publik. Lalu, ketika gubernur baru Dr. Lalu Muhammad Iqbal dilantik, masalah yang lebih serius menyeruak: Bank NTB Syariah mengalami serangan siber besar menjelang lebaran. Sebagai respon atas insiden ini, audit forensik segera diumumkan, membuka tabir bahwa bank ini memang tengah rapuh.

Audit forensik dan pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk manajemen baru adalah langkah penting. Namun sebagai warga NTB yang mencintai lembaga ini, sulit untuk mengabaikan kesangsian terhadap integritas proses seleksi yang sedang berlangsung.

Salah satu anggota panitia seleksi (Pansel) —seorang akademisi yang sejak lama dikenal memiliki pandangan politik tajam terhadap pemerintahan, baik pada era TGB maupun sesudahnya—pernah bersurat kepada seluruh bupati dan walikota di NTB, sebagai pemegang saham Bank NTB Syariah, untuk mendorong digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa guna mengganti manajemen, jauh sebelum pemilihan gubernur. 

Kini, setelah menjadi anggota pansel, ia mengeluarkan pernyataan bahwa seluruh jajaran manajemen lama tidak boleh mengikuti seleksi. Pernyataan ini, pernah dilontarkan sebelum audit selesai dan evaluasi dilakukan, tampak tendensius dan mengundang pertanyaan besar tentang objektivitas.

Konteks tersebut di atas, tentu sah bagi siapapun memiliki pandangan kritis. Namun dalam posisi selektif seperti ini, netralitas dan objektivitas bukan lagi pilihan—melainkan keharusan. Jika proses seleksi sejak awal telah dibayangi preferensi personal yang kuat, maka apapun hasilnya, ia akan tampak cacat di mata publik.

Mengacu pandangan tersebut, yang terancam bukan hanya kredibilitas pansel, tapi nilai dasar yang dulu melahirkan Bank NTB Syariah: kejujuran, keberanian, dan semangat pelayanan. Tanpa komitmen menjaga integritas, syariah akan 'terluka' bahkan bisa jadi tinggal nama. Dan bank yang dulu jadi simbol perubahan, hanya akan jadi bangunan megah dengan ruh yang telah pergi.

Penulis menyampaikan ini bukan untuk menuduh, melainkan untuk mengingatkan. Reformasi sejati lahir dari keberanian membuka diri, mengakui kesalahan, dan memperbaiki dengan kejujuran. Audit harus dibuka ke publik. Pansel harus disucikan dari bias personal. Dan seleksi harus dilakukan dengan asas keadilan, bukan penghakiman. Karena jika tidak, harapan yang dulu dibangun dengan idealisme, akan runtuh hanya karena kompromi sesaat.

#Opini ini ditulis oleh Dr. Muhamad Ali, M.Si (Dosen Pascasarjana Universitas Hamzanwadi) 

Jumat, 25 April 2025

Peringati Hari Otda, Lombok Timur Teguhkan Komitmen Tata Kelola yang Baik

Peringatan Hari Otonomi Daerah

Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengikuti rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 tingkat nasional yang dipusatkan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Lombok Timur, Wabup mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Ruang Rapat Bupati pada Jumat (25/04/2025).

Upacara nasional yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome itu dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Wamendagri menyampaikan bahwa otonomi daerah bukan sekadar desentralisasi kekuasaan, tetapi instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Ia mengajak seluruh kepala daerah menjadikan momen peringatan Hari Otda sebagai evaluasi bersama, baik di tingkat pusat maupun daerah, sejalan dengan tema tahun ini, Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.

Bima Arya mengapresiasi kemajuan yang ditunjukkan sejumlah daerah dalam peningkatan kapasitas fiskal dan kepemimpinan, namun juga mengingatkan masih banyak tantangan seperti ketimpangan alokasi APBD dan tumpang tindih regulasi. Ia menekankan perlunya inovasi, kolaborasi lintas sektor, kemudahan perizinan, serta sistem meritokrasi dalam birokrasi yang berkeadilan.

“Otonomi daerah telah melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang kini tampil di panggung nasional. Namun masih ada daerah tertinggal yang membutuhkan pendampingan intensif,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran pemimpin di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik seperti Pilkada.

Di tingkat daerah, Pemkab Lombok Timur memperingati Hari Otda melalui upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik di halaman Kantor Bupati. Sekda membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyerukan penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Mendagri juga menyoroti sejumlah isu strategis seperti swasembada pangan dan energi, pemerintahan bersih dan berintegritas, pengembangan kewirausahaan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BPBD Lombok Timur atas keberhasilan mendaftarkan sekolah-sekolah sebagai Sekolah Aman Bencana.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati agar seluruh ASN turut menyemarakkan pembukaan STQH Tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Sumbawa guna mendukung kafilah Lombok Timur meraih prestasi maksimal.

Upacara ini diikuti oleh perwakilan OPD lingkup Pemkab Lombok Timur dan jajaran Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah demi kemajuan pembangunan daerah.

Kamis, 24 April 2025

Wabup Lotim Letakkan Batu Pertama RKB Ponpes Al-Istiqomah

Moment Peletakan Batu pertama di Ponpes Al- Istiqomah, Wakil Bupati Lombok Timur
Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Yayasan Pondok Pesantren Al–Istiqomah Lendang Batu, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia, pada Kamis (24/04/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan. Ia menyoroti transformasi pendidikan nasional yang kini tengah diarahkan melalui program “Sekolah Garuda,” sebagai bagian dari strategi pemerintah mencetak calon pemimpin masa depan bangsa.

Lebih lanjut, Wabup mengumumkan rencana pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Lombok Timur. Program ini akan dikelola oleh Dinas Sosial, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, dengan sasaran utama anak-anak miskin dan yatim piatu. Lokasi pendirian SR direncanakan di wilayah Sakra dan Lenek. Ia berharap program ini segera terealisasi untuk memperluas akses pendidikan bagi kalangan kurang mampu.

Tidak hanya soal pendidikan, Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai memberikan dampak positif bagi petani lokal, meskipun tantangan masih dihadapi, khususnya pada komoditas jagung. Wabup menyatakan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama daerah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menilai lemahnya ketahanan pangan dapat melemahkan kekuatan suatu negara.

Dalam rangka memperkuat ekonomi masyarakat desa, Pemda Lotim juga mencanangkan pembentukan koperasi Merah Putih di setiap desa sebagai pelengkap BUMDes. Untuk itu, anggaran sebesar Rp 2 miliar telah disiapkan guna mendukung program ini, dengan harapan mampu mendorong ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sembako oleh camat dan kepala desa telah berlangsung sejak 17 Maret hingga 14 April, sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga dan peningkatan daya beli masyarakat. Selain itu, pemerintah merencanakan pemberian bantuan modal bagi pedagang kaki lima, dengan dukungan teknis dari pihak kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan tokoh agama (dai dan khatib) dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan ke masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong kerja sama yang baik antara pondok pesantren dan masyarakat agar pembangunan RKB dapat rampung tepat waktu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al-Istiqomah, Mulyadi, menyampaikan bahwa pesantren yang ia pimpin mengelola pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP. Ia menekankan urgensi pembangunan RKB ini, mengingat siswa kelas 3 saat ini masih belajar di ruang kelas darurat. Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang memungkinkan pembangunan tahap awal ponpes pada tahun 2023. Saat ini, masih terdapat tiga kelas darurat yang digunakan oleh siswa kelas 3, 4, dan 5.

Acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Wabup dan Ketua Yayasan, serta pengajian silaturahmi. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Provinsi NTB, Kepala Biro Kesra Provinsi NTB, camat, kepala desa, kapolsek, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat.

Mahasiswa Hamzanwadi Raih Medali Emas di Singapore Open Track and Field Championship 2025

Yad Hapizudin
Okenews.net - Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Yad Hapizudin meraih medali emas pada nomor lari 1500 meter dalam ajang bergengsi 85th Singapore Open Track and Field Championship 2025, yang digelar pada Kamis (24/4/2025).

Mahasiswa semester 2 Prodi Penjaskes itu mencatatkan waktu impresif 3 menit 53 detik, mengungguli para pesaingnya dari berbagai negara di Asia-Pasifik. Kemenangan itu menjadikan namanya sebagai salah satu atlet muda berbakat yang mengharumkan Indonesia.

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan kompetisi tingkat Asia - Pasifik itu juga berhasil mengibarkan Merah Putih di negeri yang dijuluki negeri singa tersebut menjadi simbol kebanggaan generasi Indonesia khususnya Universitas Hamzanwadi. 

Ia menekankan, keberhasilan ini bukanlah hasil dari proses yang instan, melainkan buah dari latihan yang konsisten, dukungan keluarga, pembinaan, serta semangat pantang menyerah yang dimiliki oleh Yad. 

"Torehan prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus berani bermimpi besar dan berusaha keras untuk mewujudkannya," ujar Wagub NTB periode 2018-2023 itu.

Umi Rohmi juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih yang telah membimbing Yad hingga mampu tampil di panggung internasional. Ia berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus mencetak atlet-atlet muda potensia yang mampu bersaing di kancah global.

Tak hanya itu, kemenangan ini juga membuka peluang lebih luas bagi Yad untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan lain di level yang lebih tinggi. Yad masih baru mulai kuliah, sehingga pihaknya berharap kedepan mendapatkan bimbingan yang lebih maksimal sehingga bisa tampil gemilang di masa mendatang. 

Sementara itu, Korprodi Penjas, Herman Afrian mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku perolehan medali emas dalam kompetisi sekelas Singapore Open Track and Field Championship merupakan hal yang sangat luar biasa. 

Menurutnya, Yad telah mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga, pelatih, serta almamater tercinta Universitas Hamzanwadi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas segala bentuk dukungan semua pihak, baik moral maupun material, selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.

"Keberhasilan Yad menjadi bukti nyata bahwa potensi anak daerah, jika diasah dan didukung dengan sistem pembinaan yang baik, mampu bersaing di level internasional," ucap mahasiswa S3 Undiksha itu. 

Prestasi ini diharapkan mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengembangan bakat-bakat muda dalam berbagai bidang, termasuk olahraga. 

"Universitas Hamzanwadi sendiri berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan dan pembinaan olahraga yang berkualitas demi melahirkan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berkontribusi bagi bangsa," tutupnya.

Pernyataan Prof. Asikin Dinilai Anggota Komisi I DPRD NTB sebagai Bentuk Logika Terbalik


Okenews.net-Anggota Komisi I DPRD NTB Suhaimi, menilai pernyataan Anggota Panitia Seleksi Pengurus Bank NTB Syariah Prof. Zainal Asikin, berpotensi menjadi framing yang manipulatif.

Pernyataan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram tersebut adalah bentuk logika terbalik yang berbahaya. Tidak hanya menyesatkan publik, tapi juga bisa merusak proses demokratis dalam rekrutmen pejabat publik.

“Perbaikan sistem seharusnya memperkuat institusi, bukan jadi alat menggembosi individu,” tandas Suhaimi di Mataram, Kamis (24/4/2025).

Pernyataan Prof. Asikin yang dikutip luas media massa telah membuat gaduh. Para petinggi Bank NTB Syariah yang saat ini tengah menjabat dinyatakan tidak boleh mendaftar untuk ikut seleksi. Prof. Asikin menyebutkan, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memerintahkan perombakan total jajaran direksi, komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah, sehingga para petinggi Bank NTB Syariah saat ini tidak diperkenankan mencalonkan diri kembali.

Suhaimi menegaskan, pernyataan Prof. Asikin tersebut bentuk logika terbalik yang lazim juga disebut logical fallacy atau kesesatan pikir. Sebab, proses perbaikan tata kelola Bank NTB Syariah melalui rekrutmen pengurus yang dibuka mulai pekan ini, justru digunakan untuk menyudutkan jajaran pengurus sebelumnya. Fatalnya, hal itu dilakukan tanpa dasar evaluasi objektif.

Pernyataan publik seperti yang disampaikan Prof. Asikin tersebut, kata politisi muda asal Lombok Tengah ini, berpotensi menjadi framing yang manipulatif, dengan beberapa kemungkinan motif. Yang sudah pasti dibaca publik adalah terkuaknya keinginan Pansel untuk menutup peluang pengurus lama secara sepihak, tanpa proses evaluasi objektif.

Bisa juga kata Suhaimi, publik memaknai pernyataan tersebut sebagai langkah untuk mendukung figur tertentu, sehingga peluang figur tersebut untuk lolos dalam proses seleksi menjadi lebih besar. Atau Pansel ingin menggiring opini publik seolah-olah perubahan personel sama dengan perbaikan otomatis.

Tanpa menyodorkan data objektif kinerja atau hasil audit independen, pernyataan Anggota Pansel tersebut telah menyimpulkan buruknya jajaran lama secara generalisasi. Padahal kata Suhaimi, tidak semua perbaikan tata kelola perlu didahului dengan penyingkiran. Dan tidak semua yang baru otomatis lebih baik.

Ditegaskan Suhaimi, manakala rekrutmen justru dijadikan alat untuk menyudutkan kandidat dari pengurus lama tanpa dasar audit atau evaluasi yang terbuka, lalu mengunci peluang mereka ikut seleksi dengan menebar asumsi bahwa yang lama buruk, maka rekrutmen pengurus Bank NTB Syariah ini telah gagal menjadi sarana perbaikan. Sebaliknya, rekrutmen ini menjadi alat pembunuhan karakter para pengurus lama.

“Perubahan struktural tentu penting. Tapi jika dilakukan dengan logika terbalik yang menyingkirkan individu atas dasar asumsi, bukan bukti, maka yang terjadi bukan perbaikan, tapi peminggiran terselubung. Reformasi tidak membutuhkan korban yang dikorbankan tanpa pengadilan yang adil,” tandas Suhaimi.

Jika hal ini terus berlanjut, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menegaskan, secara terang benderang rekrutmen pengurus Bank NTB Syariah melalui Pansel ini telah menabrak prinsip tata kelola good governance yakni prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan non-diskriminasi.

Karena itu, kata Suhaimi, jangan salahkan publik di Bumi Gora jika kini menilai bahwa berdasarkan pernyataan Prof. Asikin tersebut, Pansel ternyata bekerja dengan menepikan transparansi publik dan malah mengedepankan noizy publik.

Alih-alih menerapkan transparansi publik yang berarti Pansel menyediakan informasi yang akurat, relevan, dan mudah diakses dengan tujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat, mendorong partisipasi publik, dan mencegah korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Yang terjadi malah Pansel menunjukkan noizy publik. Pernyataan disampaikan secara tidak terstruktur, penuh opini, melahirkan kebisingan informasi, dan membuat masyarakat bingung, skeptis, dan bahkan apatis.

“Jadi sekarang publik NTB bertanya. Pansel ini bekerja dengan basis transparansi atau manipulasi,” tandas Suhaimi.

Suhaimi menegaskan, cara kerja Pansel yang menerapkan logika terbalik ini sangat berbahaya. Sebab, bisa berisiko terhadap stabilitas kelembagaan Bank NTB Syariah yang berdampak jangka panjang.

Misalnya, menurunkan kepercayaan internal terhadap proses seleksi dan pembinaan SDM. Atau juga menyuburkan budaya politik kekuasaan di lembaga keuangan, bukan profesionalisme. Atau bahkan mendorong terjadinya apa yang disebut Suhaimi sebagai politik balas dendam saat rezim atau pengendali kelak berubah.

Tak Ada Larangan di Undang-Undang

Di sisi lain, Suhaimi juga membeberkan aturan yang menjadi dasar hukum utama mengenai syarat penempatan jabatan direktur, direksi, komisaris, dan dewan pengawas dalam perusahaan Bank BUMD. Seluruh aturan tersebut, tidak ada yang melarang para pengurus lama untuk mendaftarkan diri kembali.

Aturan tersebut kata Suhaimi termaktub dalam PP 54/2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengatur pendirian, pengelolaan, dan pengangkatan pejabat BUMD termasuk Direksi dan Dewan Pengawas. Diatur pula di UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengatur definisi, tujuan, bentuk hukum, dan pengelolaan BUMD termasuk aspek pengangkatan pejabatnya. Juga di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri 50/1999 tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dan Dewan Pengawas BUMD, termasuk persyaratan jabatan dan larangan rangkap jabatan.

Ada pula diatur dalam UU 7/1992 tentang Perbankan beserta perubahannya, yang mengatur tata kelola dan persyaratan bagi bank, termasuk Bank BUMD yang bergerak di sektor perbankan. Sementara untuk aspek kepemilikan dan pengelolaan bank berbentuk perseroan terbatas, juga merujuk pada UU Perseroan Terbatas dan Perppu Cipta Kerja terkait peraturan perbankan.

“Dalam aturan-aturan ini, tidak ada yang menyatakan eksplisit larangan orang untuk mendaftar kembali sebagai pimpinan Bank/BUMD kecuali terkait rangkap jabatan, integritas dan rekam jejak,” tandas Suhaimi.

Karena itu, politisi mantan Anggota DPRD Lombok Tengah ini menegaskan, pengurus lama sudah seharusnya boleh mendaftar menjadi pimpinan Bank NTB Syariah selama tidak melanggar rangkap jabatan, konflik kepentingan, integritas, maupun rekam jejak pribadi yang cacat.

Lagi pula kata Suhaimi, berdasarkan laporan neraca keuangan Bank NTB Syariah yang telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan dan telah dipublikasikan, kinerja Bank NTB di bawah kepengurusan saat ini sangat positif. Baik dari sisi Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal yang dimiliki bank. Angka NPL atau Non-Performing Loan yang merupakan kredit atau pinjaman yang mengalami masalah dalam pelunasannya dan dianggap tidak dapat dipulihkan oleh bank, juga di bawah ambang batas.

Rasio Loan to Deposit Ratio atau LDR juga menunjukkan kinerja positif. Rasio LDR menunjukkan perbandingan antara total kredit yang diberikan oleh bank dengan total dana yang dihimpun dari masyarakat atau dana pihak ketiga. Demikian juga dengan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional atau BOPO. Angka-angka BOPO menunjukkan bagaimana Bank NTB Syariah terus meningkatkan efisien bank dalam mengelola biaya operasionalnya untuk menghasilkan pendapatan.

Oleh karena itu, Suhaimi mengingatkan, dengan rekam jejak tersebut, maka tak ada hal yang bisa menghalangi para pengurus lama untuk ikut proses seleksi pengurus Bank NTB yang pendaftarannya dibuka hingga 30 April mendatang. Pelarangan justru hanya akan membenarkan dugaan terjadinya proses seleksi yang manipulatif.

“Lagian juga, memangnya siapa yang menjamin pengurus lama akan mendaftar kembali? Kan belum tentu juga ada di antara mereka yang mau mendaftar kembali. Bisa jadi tidak ada juga pengurus lama yang akan mendaftar,” tandas Suhaimi.

Karena itu, dia pun mengingatkan, agar dalam proses rekrutmen ini, Gubernur Muhamad Iqbal tidak bertindak atas nama pribadi. Sebab, sebagai pemegang saham pengendali Bank NTB Syariah, Gubernur mewakili entitas pemerintah daerah. Itu sebabnya, dalam setiap keputusannya, Gubernur harus didasarkan kepentingan institusional, bukan selera pribadi. Keputusan Gubernur juga harus diukur dengan prinsip Good Corporate Governance. Akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan secara publik.

Jika Gubernur menyelipkan kepentingan politik, kedekatan pribadi, dan keinginan membentuk tim sendiri dalam manajemen Bank NTB Syariah, maka itu kata Suhaimi, akan merusak kepercayaan pasar. Mengurangi independensi bank. Dan berisiko hukum jika ada konflik kepentingan. Dan pada akhirnya, manakala keputusan pemegang saham terlihat berpihak atau sangat kental nuansa personal, maka kepercayaan publik dan Otoritas Jasa Keuangan akan runtuh.

“Dalam pemilihan pengurus Bank NTB Syariah ini, Gubernur tidak memiliki kewenangan mutlak. Ada aturan dan otoritas khusus di luar gubernur. Jadi, pengurus Bank NTB itu bukan tentang siapa yang disukai Gubernur. Tapi tentang siapa yang paling layak,” tutup Suhaimi.

Belum 100 Hari Kerja, DPD KNPI Lotim Puji Kepemimpinan Iron-Edwin


Okenews.net- Sebuah pujian tak terduga datang dari kubu oposisi pemerintah daerah Lombok Timur. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Zuarno Saputra, yang dikenal sebagai bagian dari oposisi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur yang baru menjabat kurang dari 100 hari, dengan jargon "Iron-Edwin".


Pernyataan dukungan dari tokoh oposisi ini tentu menjadi angin segar bagi kepemimpinan "Iron-Edwin" dan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat dalam membangun Lombok Timur yang lebih maju. Masyarakat Lombok Timur tentu menantikan realisasi penuh dari program-program yang telah dijanjikan dan diapresiasi ini.


Dalam pernyataan persnya yang diterima redaksi pagi ini,Kamis (24/4), Zuarno menyatakan bahwa pihaknya sangat terkesan dengan realisasi berbagai program kerakyatan yang telah berjalan maupun yang masih dalam tahap perencanaan. 


Menurutnya, program-program yang diinisiasi oleh duet kepemimpinan "Iron-Edwin" tersebut menunjukkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat Lombok Timur.


"Kami dari KNPI, yang selama ini berada di garis oposisi, melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana keseriusan pemimpin Lombok Timur saat ini dalam mewujudkan janji-janji mereka," ujar Zuarno dengan nada mantap.


"Program-program yang mereka canangkan dan mulai realisasikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi." Sambung Zuarno.


Lebih lanjut, Zuarno merinci beberapa program unggulan yang menjadi sorotan KNPI Lombok Timur, diantaranya Bantuan Paket Sembako Skala Besar senilai Rp 40 miliar yang menyasar 270 ribu warga Lombok Timur dinilai sebagai langkah konkret dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.


Bantuan Modal Cuma-Cuma untuk Pedagang Bakulan, Rencana pemberian bantuan modal tanpa bunga sebesar Rp 25 miliar untuk 25 ribu pedagang bakulan di seluruh Lombok Timur dipandang sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mikro yang signifikan.


Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE): Alokasi dana sebesar Rp 5 miliar untuk bantuan KUBE diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kolektif di tingkat masyarakat.


Bantuan untuk Guru Ngaji dan Marbot, Rencana bantuan senilai Rp 3 miliar bagi para guru ngaji dan marbot di Lombok Timur dipandang sebagai bentuk perhatian terhadap tokoh agama yang memiliki peran penting dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat.


Perbaikan Infrastruktur Jalan, Anggaran fantastis sebesar Rp 249 miliar melalui dana percepatan tahun 2025 untuk perbaikan jalan di seluruh wilayah Lombok Timur disambut baik sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah.


Penataan dan Perbaikan Eks Gedung, Alokasi dana Rp 50 miliar untuk perbaikan dan penataan eks gedung diharapkan dapat menghidupkan kembali potensi aset daerah dan menciptakan ruang publik yang lebih baik.


Penerangan Jalan Umum, Anggaran Rp 10 miliar untuk penyiapan lampu jalan dan pemeliharaannya dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.


Revitalisasi Taman Kota, Rencana revitalisasi Taman Selong dengan anggaran Rp 1,4 miliar dan Taman Tugu Selong dengan anggaran Rp 1,9 miliar dipandang sebagai upaya meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau dan fasilitas rekreasi bagi warga.


"Kami melihat keseriusan yang luar biasa dari Bupati dalam menata kemajuan Lombok Timur menjadi lebih baik. Program-program ini bukan hanya sekadar janji, tetapi sudah mulai direalisasikan dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat," tegas Zuarno. 


"Oleh karena itu, kami dari KNPI memberikan dukungan sebesar-besarnya atas upaya-upaya positif ini. Semoga ke depannya, kepemimpinan Iron-Edwin dapat terus konsisten dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur," pungkas Zuarno.

Rabu, 23 April 2025

FIP Universitas Hamzanwadi Jalin Kemitraan Strategis untuk Pendidikan Inklusif dan Upskilling

Okenews.net – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hamzanwadi dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Kelayu resmi menjalin kemitraan strategis dalam upaya memperkuat pelayanan pendidikan inklusif, pelatihan tenaga pendidik, serta kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. 

Acara penandatanganan kerja sama yang berlangsung di SLB Muhammadiyah Kelayu ini dirangkaikan dengan pembukaan program upskilling bagi guru-guru SLB, menandai langkah awal kolaborasi yang diharapkan memberikan dampak signifikan bagi pendidikan khusus di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Pengawas SLB, Kepala Cabang Muhammadiyah, Dekan FIP Universitas Hamzanwadi Muhammad, Korprodi Pendidikan Khusus, guru, dan staf SLB Muhammadiyah Kelayu. 

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan kualitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah khusus.

Dekan FIP Universitas Hamzanwadi, Muhammad Sururruddin mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan layanan pendidikan khusus secara berkelanjutan, dengan fokus pada penyediaan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa berkebutuhan khusus. 

"Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis kebutuhan, program ini diarahkan untuk membantu siswa mencapai potensi maksimal mereka, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun keterampilan hidup," ujar Dekan FIP Universitas Hamzanwadi Muhammad Sururruddin, Rabu (23/04/2025). 

Selain itu, kemitraan ini juga membuka ruang bagi FIP Universitas Hamzanwadi untuk mendukung pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan intensif, serta melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan isu pendidikan khusus.

Sururruddin menegaskan, kemitraan ini merupakan wujud nyata dari komitmen fakultas untuk berkontribusi pada transformasi pendidikan inklusif di Indonesia. Pihkanya percaya bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhannya.

"Melalui kerja sama dengan SLB Muhammadiyah Kelayu, kami berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan potensi siswa secara holistik, sekaligus memperkuat kapasitas guru sebagai ujung tombak layanan pendidikan khusus,” ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa FIP akan terus melakukan pendampingan dalam mengembangkan inovasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap, program upskilling guru yang dibuka bersamaan dengan acara ini menjadi salah satu wujud konkret dari kemitraan tersebut. 

Pelatihan ini diharap untuk memperdalam pemahaman guru tentang strategi pengajaran yang inklusif, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pendekatan berbasis kebutuhan individu dalam pembelajaran sehingga dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Selasa, 22 April 2025

Lombok Timur Kendalikan Harga Komoditas Strategis

Rapat Koordinasi terkait Lonjakan harga cabai
Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur merespons cepat lonjakan harga komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, dan gula. Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik memimpin rapat intensif pada Selasa (22/04/2025).

Dalam arahannya, Sekda menegaskan pentingnya kinerja efektif Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Ia meminta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan untuk melakukan pemantauan secara ketat terhadap pelaksanaan kebijakan pengendalian harga di lapangan.

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah sinkronisasi data harga antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Sekda menekankan bahwa data yang dilaporkan pemerintah daerah harus seragam, baik dari sisi sumber maupun mekanisme pelaporan.

"Harga yang kita laporkan harus identik, tidak boleh ada perbedaan antara data yang dikirim ke Bapanas dan BPS," tegasnya. 

Sekda juga menyarankan penggunaan satu sumber utama data harga, yaitu dari Dinas Perdagangan, untuk pelaporan ke Bapanas guna menghindari tumpang tindih. Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan pedagang agar tidak memanfaatkan kondisi pasar untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Mengantisipasi terganggunya pasokan akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, Sekda menyampaikan bahwa langkah paling realistis adalah melaksanakan operasi pasar. Hal ini telah menjadi keputusan bersama antara TPID dan champion komoditas cabai, sebagai upaya cepat untuk menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Sekda juga menggarisbawahi pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang jernih dan menenangkan masyarakat, agar tidak menimbulkan kepanikan atau spekulasi harga.

Meski saat ini Indeks Harga Produsen (IPH) Lombok Timur berada pada angka empat lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang sempat mencapai angka tujuh Sekda tetap mengingatkan agar TPID tetap waspada dan proaktif. 

“TPID harus paham dinamika pasar dan tidak boleh lengah. Kita harus cepat beradaptasi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa TPID bukan hanya terdiri dari perangkat daerah dan instansi vertikal, tetapi juga melibatkan pedagang dan petani sebagai elemen penting dalam pengendalian inflasi daerah. Peran aktif seluruh pihak diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Lombok Timur Pastikan Hewan Kurban Cukup dan Sehat

 

Moment, Monitoring Tempat Pemotongan Ayam, Oleh Dinas Perenakan Lombok Timur
Okenews.net- Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Peternakan Lombok Timur pastikan ketersediaan dan kecukupan hewan dan daging qurban.

Ia juga pastikan ribuan ekor sapi dan kambing unuk kebutuhan kurban siap diakomodir, dengan memastikan kesehatan dengan ketat agar sesuai standar.


"Lombok Timur selalu siap untuk mengakomodir hewan kurban dan daging, kami di Dinas Peternakan Lombok Timur pastikan ketersediaan tersebut," ungkap Mashur, Selasa, (22/04/2025).


Masyhur juga menyampaikan Lombok Timur mempunyai kandang ternak di berbagai titik, bahkan kami bisa katakan, Lombok Timur memiliki stok hewan kurban yang sangat cukup bahkan lebih.


"Lombok Timur di tahun-tahun sebelumnya juga kerap menyuplai hewan kurban dan daging ke berbagai wilayah di Provinsi NTB," ucapnya.


“Stok hewan kurban kita aman, bahkan cenderung surplus. Kami juga memastikan seluruh hewan bebas dari penyakit, dan kami pastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” imbihnya.


Ditambahkannya juga, walapun hewan kurban melimpah namun tetap harus dilakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap hewan-hewan yang akan dikurban nantinya. Dengan mengadakan Posko-posko pemeriksaan di berbagai titik di Lombok Timur untuk pelayanan Cek Up hewan kurban sebelum di kurban.


Ia juga turut menghimbau kepada semua peternak yang ada di Lombok Timur untuk memastikan kandang-kandang miliknya bersih, agar hewan ternak menjelang Hari Raya kurban tetap dalam keadaan sehat.


"Jangan hawatir, kami di setiap kecamatan menyiapkan tim untuk cek up hewan kurban guna memastikan kesehatannya dan kelayakannya, dan kami himbau untuk seluruh peternak agar lebih memperhatikan kebersihan kandangya," ujar Masyhur.


Turut diingatkannya pula, kepada seluruh peternak di Lombok Timur, agar tidak hawatir dengan harga hewan kurban, baik dari kambing, sapi, dan jenis lainnya harga tetap normal.


"Kami harap untuk peternak jangan risau kalu masalah harga, kami pastikan untuk harga setabil, dengan permintaan yang semakin bnyak," tutupnya

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi