www.okenews.net

Minggu, 01 Februari 2026

Mahasiswa PIAUD IAIH Pancor Tampilkan Kreativitas Lewat Pentas Seni Akhir Semester

Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Okenews.net- Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor menggelar Pentas Seni Mahasiswa bertema “Berkarya, Berbudaya, dan Berkreasi” di Aula IAIH Pancor, Kamis (30/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi akhir semester sekaligus wadah pengembangan bakat seni mahasiswa.


Beragam penampilan seni musik dan tari disuguhkan mahasiswa PIAUD, dengan memadukan unsur budaya nusantara dan sentuhan modern. Pentas seni tersebut tidak hanya menampilkan kreativitas, tetapi juga mencerminkan hasil pembelajaran yang telah ditempuh mahasiswa selama satu semester.


Kaprodi PIAUD IAIH Pancor, Baiq Halimatuzzuhrotulaini, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari proses pembelajaran terintegrasi, bukan sekadar hiburan semata.

Menurutnya, mahasiswa dilibatkan secara langsung mulai dari perencanaan konsep pertunjukan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi, sehingga mampu melatih kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan manajerial.


“Pentas seni ini menjadi sarana mahasiswa untuk mengaktualisasikan kemampuan akademik dan non-akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan,” ujarnya di sela kegiatan.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan capaian pembelajaran Prodi PIAUD, khususnya dalam membekali mahasiswa agar mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran anak usia dini yang kreatif dan inovatif.


Selain aspek keterampilan seni, pentas seni ini juga menekankan penguatan pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal. Nilai-nilai seperti kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, serta apresiasi terhadap budaya nusantara ditanamkan melalui setiap penampilan.


“Mahasiswa tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga memahami makna budaya dari karya yang dibawakan,” tambahnya.


Ia menegaskan, kemampuan seni dan kreativitas menjadi bekal penting bagi calon guru PAUD dalam menciptakan proses pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan menyenangkan bagi anak.


Ke depan, Prodi PIAUD IAIH Pancor menargetkan pentas seni mahasiswa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan kampus sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan.


Jumat, 30 Januari 2026

Wabup Lombok Timur Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Sektor Kesehatan

Pelantikan Pejabat Lingkup Pemda Lombok Timur

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, melantik dan mengambil sumpah puluhan pejabat administrator, pejabat pengawas, serta kepala UPTD Puskesmas di Aula Pendopo Bupati Lombok Timur, Jumat (30/01/2026).


Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan organisasi pemerintahan guna meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sistem birokrasi sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas organisasi.


Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), penataan birokrasi yang profesional, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap layanan pemerintah semakin tinggi sehingga ASN harus bekerja lebih adaptif dan responsif.


Wabup juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Pesan Bupati Lombok Timur turut disampaikan, yakni agar seluruh pejabat mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.


“Pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, sehingga pelayanan dapat berjalan cepat, efektif, dan optimal,” ujarnya.


Selain mengucapkan selamat, Wabup menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi ASN sebagai bekal menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan. Pada kesempatan tersebut, dilantik tiga pejabat administrator, 48 pejabat pengawas, serta 18 kepala UPTD Puskesmas.


Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur.

Kamis, 29 Januari 2026

Revitalisasi Puluhan Sekolah di Lotim Diresmikan, Bupati Tegaskan Pendidikan Tak Bisa Jalan Sendiri

Peresmian Revitalisasi Sekolah Oleh Bupati Lombok Timur

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan melalui peresmian program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025. Peresmian tersebut berlangsung di SDN 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/01/2026),

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menekankan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah, baik dari APBD maupun APBN, menuntut adanya kolaborasi lintas sektor. Ia menilai keterlibatan pihak ketiga, seperti lembaga sosial dan swasta, menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan sarana pendidikan.

Menurutnya, pembangunan dunia pendidikan tidak mungkin hanya bergantung pada anggaran negara. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pihak swasta harus terus diperkuat agar kualitas pendidikan dapat meningkat secara merata.

Bupati juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Ia menilai pembangunan infrastruktur fisik tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dari aspek moral, akhlak, dan ilmu pengetahuan.

Sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan pendidikan, Pemkab Lombok Timur juga tengah menyiapkan pengembangan Sekolah Rakyat (SR). Setelah Lenek Duren, program tersebut direncanakan akan dilanjutkan di Kecamatan Jerowaru. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan konsep Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.

Tak hanya sektor pendidikan, Bupati turut menyinggung peningkatan kualitas layanan publik lainnya. Ia mengingatkan kepala sekolah, tenaga pendidik, serta tenaga kesehatan untuk bekerja sesuai tugas dan fungsi. Bupati menegaskan agar tidak ada lagi keluhan pelayanan kesehatan yang lambat, termasuk yang berkaitan dengan administrasi BPJS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, mengungkapkan bahwa lahan pembangunan sekolah di Lenek Duren merupakan hasil hibah dari kepala sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa setempat. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan peningkatan prestasi siswa.

Ia juga memberikan penekanan kepada kepala sekolah agar mampu menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan. Menurutnya, sarana yang telah memadai harus dibarengi dengan kepemimpinan sekolah yang kuat dan inovatif. Jika fasilitas lengkap namun prestasi tidak meningkat, evaluasi akan menjadi langkah yang tidak terhindarkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Dikbud turut mengapresiasi pola pengerjaan bantuan dari Kementerian Pendidikan yang dilakukan secara swakelola. Skema ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar karena melibatkan tenaga lokal dalam proses pembangunan.

Ketua Panitia, Nur Hidayati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan para donatur, khususnya melalui program Classroom Hope. Ia menyebut revitalisasi sekolah bukan hanya soal bangunan, tetapi juga investasi bagi kenyamanan dan kesehatan mental guru serta peserta didik.

Program revitalisasi pendidikan tahun ini menyasar sebanyak 36 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan Kecamatan Lenek menjadi salah satu wilayah prioritas.

Acara peresmian ditutup dengan prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Lombok Timur bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai tanda resmi digunakannya gedung sekolah yang telah direvitalisasi.

Rabu, 28 Januari 2026

Pemda Lombok Timur Siap Dikawal BPK, Wabup Edwin Pastikan Pemeriksaan Berjalan Lancar

Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung proses pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, saat menerima tim BPK dalam pertemuan awal atau entry meeting di ruang kerjanya, Rabu (28/01/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Edwin memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan yang akan berlangsung selama 45 hari ke depan dapat berjalan lancar dan transparan. Ia menyatakan akan mengawal langsung proses tersebut, termasuk menunjuk person in charge (PIC) guna mempermudah koordinasi serta penyediaan data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa.

Menurutnya, kehadiran BPK justru menjadi sarana evaluasi penting bagi pemerintah daerah. Laporan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan BPK dinilai sangat membantu Pemda dalam memetakan berbagai aspek yang perlu dibenahi ke depan.

Didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Inspektur Daerah, Wabup menegaskan komitmen Pemda Lombok Timur untuk terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan. Upaya tersebut, kata dia, tidak semata demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Terkait tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan (LHP), Wabup mengakui masih terdapat sejumlah kendala. Meski demikian, ia optimistis seluruh rekomendasi BPK dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Entry meeting ini sekaligus menandai dimulainya pemeriksaan resmi BPK terhadap pengelolaan keuangan dan kinerja Pemkab Lombok Timur. Adapun fokus pemeriksaan meliputi piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan aset, serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Wabup Lotim Dampingi Mahasiswa IKMM, Posyandu Ternak di Lendang Nangka Utara

Pendampingan Posyandu Ternak Oleh Wabup Lotim
Okenews.net- Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, turun langsung mendampingi mahasiswa Ikatan Keluarga Mahasiswa Masbagik (IKMM) dalam rangkaian program IKMM Mengabdi 2026 yang digelar di Desa Lendang Nangka Utara, Rabu (28/01/2026).

Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian khusus adalah Posyandu Ternak, sebuah inisiatif yang bertujuan menjaga kesehatan hewan ternak sebagai penopang ekonomi masyarakat desa. Program ini digagas sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah dalam program pengabdian mahasiswa bukan sekadar simbolik. Menurutnya, kehadiran pemerintah bertujuan memastikan setiap kegiatan menyentuh kebutuhan riil masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun kesehatan.

“Pengabdian masyarakat harus berdampak langsung. Tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar menyentuh sektor-sektor vital yang menopang kehidupan warga,” ujar Edwin.

Posyandu Ternak ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, dengan fokus pada pemberian vaksinasi dan vitamin ternak. Program tersebut menyasar dua dusun, yakni Dusun Otak Pancor dan Dusun Benteng Selatan, yang mayoritas warganya menggantungkan hidup dari sektor peternakan.

Lebih lanjut, Edwin mengungkapkan bahwa Desa Lendang Nangka Utara pada tahun 2026 ditetapkan sebagai salah satu lokasi Program Desa Berdaya Provinsi NTB. Program ini akan memberikan intervensi pemberdayaan ekonomi secara intensif kepada sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) kategori miskin ekstrem.

“Insya Allah, fokus utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar kesejahteraan mereka meningkat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut ditandai dengan pemberian obat cacing secara simbolis, sebagai penanda dimulainya gerakan kesehatan ternak secara massal di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Peternakan, Kepala Desa Lendang Nangka Utara, para Kepala Dusun, Ketua IKMM, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan mahasiswa dan peternak lokal yang menyambut antusias program tersebut.

Angka Stunting Lotim Masih Tertinggi di NTB, Wabup Tekankan Validasi Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Pendampingan Analisis Situasi dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Okenews.net-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting dengan menempatkan akurasi data sebagai fondasi utama kebijakan. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, saat membuka kegiatan Pendampingan Analisis Situasi dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Lombok Timur, Rabu (28/01/2026).

Dalam forum tersebut, Wabup yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) menilai pendampingan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh program penanganan stunting benar-benar berbasis pada data yang valid dan terukur.

Ia mengungkapkan, Lombok Timur masih menghadapi tantangan serius karena tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data Desember 2025, prevalensi stunting mencapai 22,39 persen, dan pada Januari 2026 kembali ditemukan penambahan kasus sebesar 0,8 persen atau 545 kasus baru.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Karena itu, saya minta agar data yang ada benar-benar dicek dan divalidasi ulang, terutama data dari 21 kecamatan, agar intervensi yang kita lakukan tepat sasaran,” tegasnya.

Wabup juga menekankan bahwa upaya penurunan stunting tidak dapat hanya dibebankan kepada organisasi perangkat daerah (OPD). Keterlibatan organisasi kemasyarakatan, pemerintah desa, hingga unsur masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Tim Pendamping, Arifin Effendy Hutagalung, Analis Kebijakan Madya sekaligus Koordinator Substansi Kesehatan Kementerian Dalam Negeri Ditjen Bina Bangda, menegaskan bahwa kualitas perencanaan menjadi kunci pencapaian target nasional penurunan stunting.

Ia menyebutkan, berdasarkan RPJMN, target prevalensi stunting nasional ditetapkan sebesar 14,2 persen pada 2029 dan 5 persen pada 2045. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan analisis data yang tajam serta konvergensi lintas sektor yang konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan nasional diterjemahkan secara tepat ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, sekaligus memperkuat tata kelola data melalui sistem terintegrasi seperti SIPD dan sistem sektoral lainnya.

“Kolaborasi TP3S hingga tingkat kecamatan, desa, dan dusun harus diperkuat karena merekalah garda terdepan penanganan stunting,” ujarnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi data yang lebih konkret dan akurat, sehingga menjadi rujukan bersama dalam penyusunan program dan kebijakan penurunan stunting di Lombok Timur ke depan.

Ratusan Mahasiswa IAIH Pancor Siap Mengabdi ke Penjuru Negeri, KKN 2026 Digelar Berskala Nasional

IAIH Hamzanwadi Pancor 

Okenews.net- Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2026. Ratusan mahasiswa resmi dilepas untuk terjun langsung ke tengah masyarakat dalam program pengabdian yang akan berlangsung selama dua bulan.


Kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan KKN tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai daerah, baik di dalam maupun luar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tahun ini, jangkauan lokasi KKN IAIH Pancor diperluas hingga skala nasional, mencakup wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, hingga Bali.


Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. Abdul Hayyi Akrom, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan tinggi. Menurutnya, KKN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan sarana pembelajaran sosial yang memiliki nilai historis dan edukatif yang kuat.


“Kuliah Kerja Nyata adalah kewajiban akademik yang tidak bisa digantikan dengan aktivitas lain. Ini bukan soal administrasi kelulusan, tetapi proses pembelajaran nyata yang telah menjadi tradisi pendidikan tinggi sejak 1951,” ujarnya, Selasa (28/01/2026).


Ia menekankan bahwa capaian akademik setinggi apa pun, termasuk IPK, tidak dapat menghapus kewajiban mahasiswa untuk mengikuti KKN. Bahkan, ia menyebut KKN sebagai pengalaman unik yang hanya bisa dirasakan sekali selama masa studi.


“KKN hanya sekali seumur hidup bagi mahasiswa. Ini adalah pengalaman belajar yang sangat berharga dan tidak tergantikan,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Hayyi juga berpesan agar mahasiswa membawa dua semangat utama selama menjalankan pengabdian, yakni semangat belajar dan semangat mengajar. Mahasiswa diharapkan mampu membaca realitas sosial, budaya, serta kebutuhan masyarakat, sekaligus hadir sebagai agen perubahan yang memberi manfaat nyata.


“Mahasiswa tidak cukup hanya hadir dan menjalankan program. Mereka harus mau belajar dari masyarakat dan, di saat yang sama, mengabdi dengan penuh tanggung jawab agar kehadirannya memberikan dampak positif dan berkelanjutan,” jelasnya.


Tak kalah penting, ia mengingatkan seluruh peserta KKN untuk menjaga sikap, etika, serta nama baik diri, keluarga, dan almamater selama berada di lokasi pengabdian.


“Di mana pun kalian berada, kalian adalah duta kampus. Jaga nama baik institusi dan jadikan KKN sebagai bagian dari perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.


Pemuda Jerowaru Pasang Arah Baru: KNPI Resmi Dilantik, Pariwisata Jadi Tumpuan Masa Depan

DPK KNPI Jrowaru

Okenews.net- Semangat perubahan mengemuka dari Kantor Camat Jerowaru, Rabu (28/01/2026), saat Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jerowaru resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2028. Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum awal konsolidasi gerakan pemuda melalui rapat kerja, dengan tekad besar membangun Jerowaru yang lebih maju dan berdaya saing.


Mengusung tema “Membentuk Generasi Muda yang Visioner Menuju Jerowaru Maju”, kepengurusan baru KNPI Jerowaru menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar hadir sebagai organisasi formal, tetapi sebagai kekuatan sosial yang aktif mendorong perubahan di tingkat kecamatan.


Ketua DPK KNPI Jerowaru, Riadi, menekankan bahwa pemuda harus tampil sebagai agen pembangunan yang memiliki visi jelas, kepedulian sosial, serta keberanian mengambil peran strategis di tengah masyarakat. Menurutnya, KNPI harus menjadi ruang pemersatu sekaligus motor penggerak potensi pemuda Jerowaru.


“KNPI hadir untuk melahirkan generasi muda yang visioner, berdaya saing, dan mampu membawa Jerowaru ke arah yang lebih baik,” ujar Riadi.


Ia mengungkapkan, sektor pariwisata akan menjadi salah satu fokus utama program KNPI ke depan. Dengan potensi alam dan budaya yang dimiliki Jerowaru, penguatan peran pemuda di sektor ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


“Jerowaru punya modal besar di sektor pariwisata. Jika dikelola dengan baik dan melibatkan pemuda, ini bisa menjadi penggerak kemajuan daerah,” tambahnya.


Dari tingkat kabupaten, Wakil Ketua KNPI Lombok Timur Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Karomi, mengingatkan bahwa ber-KNPI bukan hanya soal jabatan struktural, melainkan amanah perjuangan untuk masyarakat dan masa depan pemuda.


“KNPI harus menjadi rumah besar pemuda Jerowaru. Di sinilah proses kaderisasi, penguatan karakter, dan perjuangan pemuda dimulai,” tegasnya.


Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat gerakan kepemudaan, serta melahirkan kader-kader berintegritas yang peka terhadap persoalan sosial di wilayahnya.


Sementara itu, Camat Jerowaru, Sirah, menegaskan bahwa pemuda merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyatakan keterbukaan pemerintah kecamatan untuk berkolaborasi dengan KNPI, khususnya dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan dan program kepemudaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Pemuda harus mampu menghadirkan program nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.


Sirah juga menyinggung sejumlah tantangan yang dihadapi Jerowaru, termasuk dampak bencana banjir di beberapa desa yang masih membutuhkan penanganan dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, luas wilayah dan kompleksitas persoalan Jerowaru menuntut kolaborasi kuat antara pemuda, pemerintah desa, dan kecamatan.


“Jerowaru ini tantangannya besar. Karena itu, sinergi menjadi kunci,” pungkasnya.


Pemerintah Kecamatan Jerowaru menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan KNPI selama sejalan dengan arah pembangunan daerah. Harapannya, KNPI dapat menjadi motor penggerak pemuda yang progresif, transparan, dan berorientasi pada kemajuan Jerowaru ke depan.

Menuju Baznas Digital, Lombok Timur Belajar ke Lombok Tengah Demi Transparansi Zakat

BAZNAS Lombok Timur

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur mulai mengakselerasi transformasi digital dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah ini ditempuh sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.


Sebagai bentuk keseriusan, Baznas Lombok Timur mengutus tim teknologi informasi (IT) untuk melakukan studi tiru ke Baznas Kabupaten Lombok Tengah, daerah yang dinilai sukses menerapkan sistem informasi digital dan meraih penghargaan nasional melalui Baznas Award.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyebut Lombok Tengah menjadi rujukan karena dinilai paling optimal dalam memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA) beserta aplikasi pendukung lainnya.


“Lombok Tengah termasuk yang terbaik dalam pengelolaan aplikasi SIMBA. Kami ingin melihat langsung bagaimana operator di sana bekerja, agar sistem yang sama bisa kita terapkan di Lombok Timur demi transparansi lembaga,” ujarnya, Selasa (27/01/2026).


Menurut Kamli, secara kualitas sumber daya manusia, Baznas Lombok Timur telah memiliki tenaga IT yang mumpuni. Namun, penguatan sistem terintegrasi dan sarana pendukung menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan ZIS berjalan lebih efektif dan profesional.


Transformasi digital ini difokuskan pada penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat, yakni pengumpulan, administrasi, pendistribusian, dan pelaporan.


Senada dengan itu, Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nuruh Hadi, menjelaskan bahwa keberhasilan Lombok Tengah tidak hanya terletak pada SIMBA yang bersifat nasional, tetapi juga pada pengembangan aplikasi tambahan yang mampu memperluas konektivitas data dan mempercepat proses kerja.


“Empat bidang itu jadi fokus utama. Dengan sistem tambahan, data bisa langsung terhubung. Misalnya, hasil survei lapangan bisa diinput lewat HP dan otomatis masuk ke laporan pusat secara real-time,” jelasnya.


Keunggulan lain dari sistem digital ini adalah kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Ke depan, para muzakki dapat memantau langsung penyaluran zakat mereka melalui website maupun media sosial resmi Baznas.


Selain itu, sistem ini dirancang untuk mencegah terjadinya duplikasi bantuan. Basis data mustahik yang terintegrasi memungkinkan Baznas memastikan bantuan disalurkan secara lebih adil dan merata.


“Kalau seseorang sudah menerima bantuan di tahun tertentu, datanya akan tercatat. Tahun berikutnya kita bisa memprioritaskan yang belum tersentuh bantuan. Ini bagian dari keadilan sosial,” tambah Kamli.


Baznas Lombok Timur menyadari bahwa pembangunan infrastruktur digital membutuhkan anggaran yang tidak kecil, dengan estimasi mencapai Rp300 juta, tergantung pada fasilitas yang dibangun. Meski demikian, investasi tersebut dinilai sepadan dengan manfaat jangka panjangnya.


“Ini investasi untuk membangun kepercayaan publik. Dengan sistem yang terbuka dan transparan, kami optimistis minat masyarakat untuk berzakat akan terus meningkat,” pungkasnya.


Melalui penguatan sistem digital ini, Baznas Lombok Timur menargetkan layanan zakat yang terintegrasi dan merata di 21 kecamatan, sekaligus membawa pengelolaan ZIS ke arah yang lebih modern, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

SMART JKN Antar Lombok Timur Jadi Role Model Nasional Layanan Kesehatan Digital

Sekertaris Daerah Lombok Timur
Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Melalui terobosan layanan kesehatan berbasis digital bertajuk SMART JKN, Lombok Timur sukses mengukuhkan diri sebagai pelopor transformasi layanan kesehatan yang inklusif dan bebas diskriminasi.

Inovasi tersebut mengantarkan Pemkab Lombok Timur meraih penghargaan Inovasi Terbaik Nasional dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, Dr. HM. Juaini Taofik, di Hotel Jakarta Expo, Selasa (27/01/2026).

Dalam ajang nasional tersebut, Lombok Timur dinobatkan sebagai terbaik pertama kategori Inovasi Terbaik Co-Creation BPJS Kesehatan Bidang Kepesertaan, mengungguli berbagai daerah lain di Indonesia.

Juaini Taofik menjelaskan, SMART JKN hadir sebagai solusi atas keluhan masyarakat terkait rumitnya birokrasi dan perbedaan perlakuan dalam layanan kesehatan. Inovasi ini dirancang sederhana namun berdampak besar, dengan prinsip pelayanan yang mudah diakses dan berkeadilan.

“SMART JKN kami rancang agar layanan BPJS Kesehatan bisa diakses secara setara dan tanpa diskriminasi. Cukup dengan e-KTP, masyarakat sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Juaini.

Lebih dari sekadar nama, SMART JKN mengusung filosofi pelayanan yang mencakup Setara, Mudah, Akuntabel, Responsif, dan Terintegrasi, dengan sistem yang menghubungkan berbagai OPD terkait guna mempercepat dan mempermudah pelayanan masyarakat.

Meski telah meraih pengakuan nasional, Pemkab Lombok Timur menegaskan tidak ingin berpuas diri. Tantangan ke depan, menurut Juaini, adalah memastikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh fasilitas kesehatan selaras dengan semangat inovasi tersebut.

“Kami tidak ingin ada lagi perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN. Baik BPJS maupun non-BPJS, pelayanannya harus sama, senyumnya juga harus sama,” tegasnya.

Ia juga berharap SMART JKN menjadi instrumen quality control bagi seluruh tenaga kesehatan agar pelayanan diberikan secara tulus, bukan sekadar formalitas.

“Kita sudah terbaik nasional. Jangan sampai prestasi ini tercoreng oleh hal-hal sepele seperti sikap pelayanan. Ini komitmen yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Tak hanya itu, Lombok Timur juga berhasil meraih nominasi UHC Award kategori Pratama, berkat capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.

Dengan capaian tersebut, Lombok Timur semakin mantap melangkah menuju layanan kesehatan menyeluruh dan inklusif, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan berbasis digital dan berkeadilan.

Selasa, 27 Januari 2026

Perkuat Hak Kesehatan Anak Binaan, LPKA Lombok Tengah Gandeng Puskesmas Aik Darek

LPKA Lombok Tengah Teken MOU Dengan Puskesmas Aik Darek

Okenews.net- Upaya memastikan pemenuhan hak dasar anak binaan terus diperkuat Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Terbaru, LPKA Lombok Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Puskesmas Aik Darek dalam rangka peningkatan layanan kesehatan bagi anak binaan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pelayanan kesehatan yang berlangsung di lingkungan LPKA Kelas II Lombok Tengah, baru-baru ini. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, Puskesmas Aik Darek akan memberikan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan rutin, penanganan kondisi darurat, hingga program promotif dan preventif guna mencegah munculnya penyakit, khususnya penyakit menular di lingkungan LPKA.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menegaskan bahwa aspek kesehatan memegang peranan penting dalam proses pembinaan anak binaan. Menurutnya, pembinaan yang optimal tidak akan tercapai tanpa dukungan kondisi fisik dan mental yang sehat.

“Kesehatan adalah fondasi utama dalam proses pembinaan. Sinergi dengan Puskesmas Aik Darek ini kami harapkan mampu memastikan anak binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak, berkelanjutan, dan sesuai standar,” ujar Hidayat, Selasa, (27/01/2026)

Sementara itu, pihak Puskesmas Aik Darek menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di LPKA Lombok Tengah. Kolaborasi ini juga dinilai sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup anak binaan selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kerja sama ini, LPKA Kelas II Lombok Tengah menegaskan komitmennya menjalankan pembinaan secara holistik. Tidak hanya fokus pada pembentukan karakter dan kemandirian, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak kesehatan anak sebagai bagian dari perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberi dampak positif dalam menciptakan lingkungan LPKA yang sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan anak binaan secara menyeluruh.

Dari Bumi ke Meja Makan: Lombok Timur Dorong Pangan Lokal untuk Tekan Stunting

Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-66

Okenews.net-Komitmen memperbaiki kualitas gizi masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui gelaran talkshow bertema “Pangan Lokal, Gizi Optimal, Sehat dari Bumi”. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (27/01/2026), ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya yang membuka acara tersebut menekankan bahwa isu gizi bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas daerah dan lembaga yang terlibat, sekaligus menegaskan keterbukaan Pemda Lombok Timur terhadap kerja sama dengan berbagai NGO dalam menangani persoalan sosial, termasuk gizi dan stunting.

Menurut Wabup, perhatian pemerintah saat ini sejalan dengan agenda nasional, yakni pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta percepatan penurunan stunting. Dalam konteks tersebut, peran Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dinilai strategis untuk memastikan penyajian gizi seimbang yang tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia memaparkan, hingga saat ini Lombok Timur telah memiliki 213 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan 171 di antaranya telah beroperasi. Keberadaan SPPG tersebut diharapkan menjadi penguat implementasi MBG sekaligus mendukung penurunan angka stunting. Berdasarkan data terakhir, prevalensi stunting Lombok Timur pada Desember 2025 tercatat sebesar 22,39 persen, sementara pada Januari 2026 muncul kasus baru sebesar 0,8 persen atau 545 kasus.

Sementara itu, Manager Wahana Visi Indonesia, Sidik Lando, dalam laporannya menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menciptakan generasi anak yang sehat dan berkualitas. Ia menilai sinergi antara Lombok Timur, Lombok Utara, dan Persagi sebagai contoh nyata kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sidik juga menggarisbawahi besarnya potensi sumber daya alam Lombok yang dapat dioptimalkan melalui pemanfaatan pangan lokal. Tema kegiatan ini, menurutnya, bukan sekadar kampanye gizi, tetapi juga ajakan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional. “Sehat dimulai dari diri kita, sehat dari bumi kita,” ujarnya.

Talkshow ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya dokter sekaligus ahli gizi Tan Shot Yen, Ketua Persagi Provinsi NTB, perwakilan Dinas Kesehatan Lombok Timur dan Lombok Utara, hingga tim ahli dari Wahana Visi Indonesia. Diskusi yang berlangsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal.

Cuaca Buruk Melanda, Satlantas Lotim Pasang Peringatan Khusus di Titik Rawan

Kasat Lantas Lombok Timur

Okenews.net- Ketika hujan deras, jalan licin, dan kabut menutup pandangan, satu hal menjadi krusial bagi pengendara: peringatan yang jelas dan mudah terbaca. Inilah yang mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur mengambil langkah tak biasa dalam menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Nusa Tenggara Barat.


Bukan baliho besar penuh gambar, bukan pula spanduk rumit dengan tulisan kecil. Satlantas Lotim justru memilih pendekatan sederhana namun tegas: banner imbauan dengan huruf besar, pesan singkat, dan langsung mengena. Pemasangan banner semi-permanen ini mulai dilakukan pada Selasa (27/01/2026) di sejumlah titik rawan kecelakaan.


Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Abdul Rachman, menyebut langkah ini sebagai bagian dari sistem peringatan dini yang dirancang sesuai kondisi lapangan.


“Pengendara tidak punya waktu membaca banyak tulisan. Karena itu kami buat pesan singkat, huruf besar, dan mencolok. Lewat satu titik, dua titik, tiga titik pesannya terus diingat, hati-hati,” ujarnya.


Hingga kini, enam banner telah terpasang di wilayah yang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, seperti Sikur, Labuhan Haji, Jenggik, Sambelia, Masbagik, dan Sembalun. Jumlah tersebut merupakan tahap awal dari target 20 banner yang akan disebar secara bertahap di seluruh Lombok Timur.


Langkah preventif ini tak dikerjakan sendirian. Satlantas menggandeng Forum Komunikasi Lalu Lintas yang melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Jasa Raharja, hingga pihak swasta seperti ATPM Honda. Menariknya, warga sekitar lokasi pemasangan juga dilibatkan secara aktif.


“Ketika masyarakat merasa ikut memiliki, banner itu terjaga. Kalau rusak atau bergeser, mereka langsung melapor. Ini soal keselamatan bersama,” tambah AKP Abdul Rachman.


Ke depan, Satlantas Lotim juga berencana memanfaatkan plang reklame milik pemerintah yang sedang kosong sebagai media tambahan untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas.

Menghadapi ancaman jalan licin, jarak pandang terbatas, hingga potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, AKP Abdul Rachman mengingatkan pengendara agar tidak mengambil risiko yang tidak perlu.


“Pastikan kendaraan layak jalan, terutama ban. Jangan paksakan perjalanan jika cuaca benar-benar tidak mendukung. Menunda lebih baik daripada celaka,” tegasnya.


Di sisi lain, program Poros Polres tetap berjalan. Edukasi keselamatan terus dilakukan oleh Unit Kamsel, sementara penegakan hukum oleh Unit Turjawali siap dilaksanakan menunggu arahan resmi pimpinan Polri.


Dengan pendekatan yang sederhana namun tepat sasaran, Satlantas Lotim berharap setiap pengendara yang melintas di jalanan Lombok Timur merasa diingatkan bahwa di balik huruf besar di pinggir jalan, ada pesan besar tentang keselamatan nyawa.

Perkuat Layanan Publik, Kantah Lombok Utara Satukan Persepsi dengan IPPAT

Atr/Bpn Lombok Utara

Okenews.net- Upaya meningkatkan kualitas dan kepastian layanan pertanahan terus dilakukan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara. Salah satunya melalui rapat koordinasi proses bisnis layanan pertanahan bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Lombok Utara yang digelar pada Senin (26/1/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula Kantah Lombok Utara tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara Kantor Pertanahan dan PPAT sebagai mitra utama dalam pelayanan administrasi pertanahan. Hadir langsung Kepala Kantor Pertanahan Lombok Utara, Mohammad Shaleh Basyarah, didampingi jajaran pejabat struktural, serta Ketua IPPAT Lombok Utara Junaedi, bersama seluruh anggota IPPAT.

Dalam arahannya, Mohammad Shaleh Basyarah menekankan bahwa keselarasan proses bisnis menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan pertanahan yang efektif dan terpercaya. Menurutnya, koordinasi yang berkesinambungan perlu terus dibangun agar setiap tahapan layanan berjalan sesuai aturan, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“PPAT merupakan mitra strategis Kantor Pertanahan. Karena itu, kesamaan persepsi dan pemahaman terhadap alur layanan sangat penting untuk meminimalkan kendala serta mempercepat penyelesaian pelayanan,” ujarnya.

Selain penyampaian kebijakan dan teknis layanan, rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi terbuka. Berbagai persoalan di lapangan, tantangan administrasi, hingga masukan dari PPAT dibahas secara konstruktif sebagai bahan evaluasi bersama.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Kantah Lombok Utara berharap terbangun komunikasi yang semakin solid dengan IPPAT. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya layanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum serta kepuasan bagi masyarakat Lombok Utara.

Senin, 26 Januari 2026

Wabup Lombok Timur Dorong Mahasiswa IKMM Jadi Motor Perubahan Desa


Wabup Edwin Hadiwijaya Membuka Kegiatan (IKMM)

Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, secara resmi membuka kegiatan Ikatan Keluarga Mahasiswa Masbagik (IKMM) Mengabdi 2026 yang digelar di Aula Kantor Kepala Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Senin (26/01/2026).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema “Membangun Kesadaran Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Lingkungan sebagai Fondasi Lendang Nangka Utara yang Berkelanjutan.” Program tersebut akan berlangsung selama dua pekan dan melibatkan mahasiswa asal Masbagik yang berkuliah di berbagai perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi sosial, khususnya di sektor pendidikan dan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Lombok Timur. Menurutnya, durasi pengabdian selama dua minggu cukup efektif untuk menghadirkan dampak nyata jika diisi dengan program yang tepat sasaran.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan waktu dua minggu, saya yakin banyak hal konkret yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat desa, terutama dalam membangun kesadaran dan solusi berbasis kebutuhan lokal,” ujar Wabup.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Lombok Timur yang terbuka terhadap kritik dan aspirasi publik, termasuk dari kalangan mahasiswa. Bahkan, kata dia, ruang demokrasi disiapkan secara serius agar suara masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

“Bupati sudah menegaskan, silakan demo sebanyak-banyaknya. Kami bahkan menugaskan pejabat eselon II untuk mencatat setiap tuntutan. Hearing atau audiensi juga terbuka kapan saja, selama kami tidak sedang berada di luar daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lendang Nangka Utara, Moh. Tahir, berharap kehadiran mahasiswa IKMM mampu menghadirkan perspektif baru bagi masyarakat desa. Ia menyoroti masih tingginya angka pernikahan usia dini sebagai persoalan serius yang membutuhkan pendekatan edukatif dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga menyinggung dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan oleh para petani di desanya, sehingga diperlukan inovasi dan pendampingan untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

“Mahasiswa kami harapkan bisa menjadi jembatan edukasi, terutama bagi generasi muda dan keluarga yang rentan terhadap pernikahan dini, sekaligus membantu masyarakat menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Di sisi lain, Pembina IKMM, Akmaludin Sya’bani, menekankan pentingnya membekali mahasiswa dengan dua kemampuan dasar, yakni kemampuan melahirkan ide dan gagasan serta mengimplementasikannya dalam bentuk karya nyata maupun karya ilmiah.

“Ilmu tidak cukup hanya didiskusikan. Ia harus diaplikasikan langsung untuk menjawab persoalan masyarakat. Dua hal ini akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa saat terjun ke lapangan,” katanya.

Melalui program IKMM Mengabdi 2026, diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dapat memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di Lendang Nangka Utara.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi